JURUSAN HUKUM TATA NEGARA ISLAM FAKULTAS .Penggunaan huruf awal kapital untuk Allah hanya berlaku

  • View
    214

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of JURUSAN HUKUM TATA NEGARA ISLAM FAKULTAS .Penggunaan huruf awal kapital untuk Allah hanya berlaku

  • BPLS (BADAN PENANGGULANGAN LUMPUR SIDOARJO) DALAM MENANGANI BENCANA LUMPUR SIDOARJO

    SKRIPSI

    DIAJUKAN KEPADA FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

    UNTUK MEMENUHI SYARAT GUNA MEMPEROLEH GELAR SARJANA STRATA SATU DALAM ILMU HUKUM TATA NEGARA ISLAM

    OLEH:

    DHITA RESTY HANDAYANI 11370027

    PEMBIMBING

    DRS. M. RIZAL QOSIM, M.SI. NIP 196301311992031004

    JURUSAN HUKUM TATA NEGARA ISLAM

    FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA

    YOGYAKARTA 2016

  • ii

    ABSTRAK

    Porong merupakan suatu kecamatan yang berada di wilayah Sidoarjo Jawa Timur yang saat ini tengah diperbincangkan masyarakat dikarenakan bencana yang semburan lumpur yang sedang melanda daerah tersebut. Semburan lumpur ini muncul dari tahun 2006 hingga sekarang sembran lumpur tersebut masih aktif menyembur. Ada dua hipotesa yang diindikasi memicu semburan ini. Pertama akibat kesalahan teknisi dalam menjalankan tugasnya dan yang kedua hal ini di picu oleh gempa di yogyakarta beberapa saat lalu. Pemerintah kemudian membentuk TimNas PSLS untuk membantu menyelidiki dan mengatasi penyebab semburan yang kemudian digantikan oleh BPLS yang memiliki tugas lebih kompleks dari pada TimNas PSLS.

    BPLS yang tediri dari beberapa menteri dan pejabat yang bertugas untuk menyelesaikan permasalahan yang timbul akibat semburan lumpur ini seakan pekerjaannya hanya berada dibalik layar. Padahal tugas BPLS sangat penting dalam menjadi penengah baik antara pihak pemerintah, PT. Lapindo Brantas, dan masyarakat khususnya. Shingga dalam penelitian ini akan menfokuskan peran BPLS sebagai tanggung jawab pemerintah dalam menangani permasalahan semburan lumpur di wilayah Porong Sidoarjo dalam perspektif Siyasah Syariyyah.

    Penelitian ini merupakan peneitian field research dimana penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang data-datanya akan didapatkan secara langsung dengan metode mewawancarai secara langsung dengan pihak BPLS dan beberapa masyarakat dari korban bencana lumpur Sidoarjo untuk mendapatkan keterangan mengenai permasalahan bencana semburan lumpur di Sidoarjo tersebut. Data sekunder juga akan didapat dengan mengumplkan jurnal, website, maupun surat kabar yang berhubungan dengan BPLS.

    Berdasarkan analisis data yang diperoleh, peran BPLS dalam menangani bencana lumpur sidoarjo mereka telah melaksanakan tugas yang diberikan pemerintah dan memberikan ganti kepada para korban. BPLS telah menjalankannya melalui beberapa programnya yang berkaitan dengan penanganan bencana lumpur sidoarjo, seperti pelatihan-pelatihan, pemberian air bersih dan pengobatan serta pemulihan insfrasktruktur yang dilakukan oleh BPLS. Sehingga apa yang telah dilakukan oleh pemerintah maupun BPLS telah memenuhi prinsip-prinsip yang ada dalam siyasah syariyyah.

    Kata kunci : BPLS, Lumpur Lapindo, Lumpur Sidoarjo.

  • viii

    PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN

    Penulisan transliterasi Arab-Latin yang dipakai dalam penyusunan skripsi ini berpedoman

    pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama Republik Indonesia dan Menteri

    Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 158 Tahun 1987 dan No. 0543 b/U/1987.

    Secara garis besar uraiannya adalah sebagai berikut:

    A. Konsonan Tunggal

    Fonem konsonan bahasa Arab yang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan huruf

    dan sebagian dilambangkan dengan tanda dan sebagian lain lagi dilambangkan dengan huruf

    dan tanda sekaligus.

    Di bawah ini daftar huruf Arab dan transliterasinya dengan huruf latin:

    Huruf Arab Nama Huruf Latin Nama

    Alif Tidak

    dilambangkan dilambangkan tidak

    Ba B Be

    Ta T Te

    (a es (dengan titik di atas

    Jim J Je

    (Ha ha (dengan titik di bawah

    Kha Kh ka dan ha

    Dal D De

  • ix

    (al zet (dengan titik di atas

    Ra R Er

    Zai Z Zet

    Sin S Es

    Syin Sy es dan ye

    (ad es (dengan titik di bawah

    (Dad de (dengan titik di bawah

    (a te (dengan titik di bawah

    (a zet (dengan titik di bawah

    ain .. .. koma terbalik di atas

    Gain G Ge

    Fa F Ef

    Qaf Q Ki

    Kaf K Ka

    Lam L El

    Mim M Em

    Nun N En

    Wau W We

  • x

    Ha H Ha

    Hamz

    ah .... Apostrof

    Ya Y Ye

    B. Vokal

    Vokal bahasa Arab, seperti vokal bahasa Indonesia, terdiri dari vokal tunggal

    (monoftong) dan vokal rangkap (diftong).

    1. Vokal tunggal

    Vokal tunggal bahasa Arab yang lambangnya berupa tanda atau harakat

    transliterasinya sebagai berikut:

    Tanda Nama Huruf Latin Nama

    ______ Fatah a A

    Kasrah i I

    ___ ___ ammah u U

    2. Vokal rangkap

  • xi

    Vokal rangkap bahasa Arab yang lambangnya berupa gabungan antara harakat dan

    huruf, transliterasinya berupa gabungan huruf, yaitu:

    Tanda dan Huruf Nama

    Gabungan Huruf

    Nama

    Fatah dan ya Ai a dan i

    Fatah dan

    wau Au a dan u

    3. Maddah

    Maddah atau vokal panjang yang lambangnya berupa harakat dan huruf,

    tranliterasinya berupa huruf dan tanda, yaitu:

    Harkat dan Huruf Nama

    Huruf dan Tanda

    Nama

    fatah dan alif

    atau ya a dan garis di atas

    Kasrah dan ya i dan garis di atas

    ______ ammah dan

    wau u dan garis di atas

    4. Ta Marbuah

    Transliterasi untuk ta marbuah ada dua, yaitu:

    a. Ta marbuah hidup

    Ta marbuah yang hidup atau mendapat harkat fatah, kasrah dan ammah,

    transliterasinya adalah /t/.

    b. Ta marbuah mati

  • xii

    Ta marbuah yang mati atau mendapat harkat sukun, transliterasinya adalah

    /h/.Kalau pada suatu kata yang akhirnya katanya ta marbuah yang diikuti oleh kata

    yang menggunakan kata sandang al, serta bacaan kedua kata itu terpisah maka ta

    marbuah itu ditransliterasikan dengan /h/.

    Contoh: - rauah al-afl / rauatul afl.

    5. Syaddah (Tasydid)

    Syaddah atau tasydid yang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan sebuah

    tanda, tanda syaddah atau tanda tasydid. Dalam transliterasi ini tanda syaddah tersebut

    dilambangkan dengan huruf, yaitu huruf yang sama dengan huruf yang diberi tanda

    syaddah itu.

    Contoh: rabban

    6. Kata Sandang

    Kata sandang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan huruf, yaitu : .

    Namun dalam sistem transliterasinya kata sandang itu dbedakan antara kata sandang yang

    diikuti oleh huruf syamsiah dengan kata sandang yang diikuti oleh huruf qomariah.

    a) Kata sandang yang diiikuti oleh huruf syamsiah

    Kata sandang yang diiikuti oleh huruf syamsiah ditranslitersikan sesuai dengan

    bunyinya, yaitu huruf /I/ diganti dengan huruf yang sama dengan huruf yang langsung

    mengikuti kata sandang itu.

    Contoh: ar-rajulu !

    b) Kata sandang yang diiikuti oleh huruf qomariah

  • xiii

    Kata sandang yang diiikuti oleh huruf qomariah ditransliterasikan sesuai dengan

    aturan yang digariskan di depan atau sesuai dengan bunyinya.

    Contoh: "#$! al-qalamu

    Baik diikuti oleh syamsiah maupun qomariah, kata sandang ditulis terpisah dari

    kata yang mengikuti dan dihubungkan dengan tanda sambung/ hubung.

    7. Hamzah

    Hamzah ditransliterasikan dengan apostrof, itu hanya terletak di tengah dan di akhir

    kata. Bila hamzah terletak di awal kata, maka tidak dilambangkan, karena dalam tulisan

    Arab berupa alif.

    Contoh: akala - %

    8. Penulisan Kata

    Pada dasarnya setiap kata, baik fiil, isim maupun huruf ditulis terpisah. Bagi kata-

    kata tertentu yang penulisannya dengan huruf Arab yang sudah lazim dirangkaikan

    dengan kata lain karena ada huruf atau harakat yang dihilangkna maka dalam

    transliterasinya ini penulisan kata tetrsebut bisa dilakukan dengan dua cara: bisa dipisah

    perkata dan bisa pula dirangkaikan.

    Contoh: ' (/ !,+ *( !

    - Wa innallha lahuwa khair ar-rziqn

    - Wa innallha lahuwa khairur rziqn

    9. Huruf Kapital

    Meskipun dalam tulisan Arab huruf kapital tidak dikenal, dalam transliterasi ini

    huruf tersebut digunakan juga. Penggunaan huruf kapital seperti apa yang berlaku dalam

  • xiv

    EYD, di antaranya huruf kapital digunakan untuk menuliskan huruf awal, nama diri dan

    permulaan kalimat. Bila mana didahului oleh kata sandang, maka yang ditulis dengan

    huruf kapital tetap huruf awal nama diri tersebut, bukan huruf awal kata sandangnya.

    Contoh: 2456 6 +!+78

    - Wa m Muhammadun ill rasl

    Penggunaan huruf awal kapital untuk Allah hanya berlaku bila dalam tulisan

    Arabnya memnag lengkap demikian dan kalau penulisan itu disatukan dengan kata lain

    sehingga ada huruf atau harakat yang dihilangkan, huruf kapital tidak dipergunakan.

  • xv

    MOTTO

    HIDUP ADALAH BELAJAR

    (anonymous)

    Ketulusan akan melahirkan keikhlasan. Dan

    keikhlasan adalah pangkal kebahagiaan

    (anonymous)

  • xvi

    HALAMAN PERSEMBAHAN

    Skripsi ini penulis persembahkan kepada

    orang tua

    Papa (Hendra Nuryadi)

    Mama (Jhuslini Chris Handayani)

    yang selalu mendukung dan senantiasa

    menyertakan nama penulis dalam setiap

    doanya.

    Dan Untuk Adek (Angga Fredy Nuryadi)

    Yang selalu memberi semangat dan motivasi

    kepada penulis

  • xvii

    KATA PENGANTAR

    $() % %$# !

    1)) $ -+* $( + *

    3 2

    Penulis merasa bahwa skripsi dengan judul BPLS (Badan

    Penanggulangan Lumpur Sidoarjo) Dala