IV PEMBAHASAN - .IV PEMBAHASAN 4.1 Studi Kepustakaan Dokumen Berbahasa Indonesia Dari hasil studi

  • View
    217

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of IV PEMBAHASAN - .IV PEMBAHASAN 4.1 Studi Kepustakaan Dokumen Berbahasa Indonesia Dari hasil studi

6

melainkan hanya kata benda yang kemunculannya pada teks minimal sama dengan threshold yang ditentukan. Threshold digunakan untuk membatasi banyaknya konsep yang akan digunakan dalam analisis. Threshold dapat ditentukan sesuai dengan kebutuhan.

3. Pembuatan Graf

Kata benda yang telah ditentukan sebagai konsep akan diberi label dan digunakan sebagai verteks untuk membuat graf berarah sesuai dengan hubungan antarverteks yang terjadi pada setiap kalimat berdasarkan metode knowledge graph.

4. Analisis Graf

Pada tahap ini akan dilakukan suatu analisis pada setiap teks dengan membandingkan keseluruhan graf yang terbentuk pada setiap kalimat dan

mempertimbangkan hubungan yang terjadi antarverteks yang ada untuk menentukan keterkaitan antargraf.

5. Menentukan Aturan

Pada tahap ini akan ditentukan aturan yang digunakan untuk meringkas sebuah teks berbahasa Indonesia. Setiap langkah dalam aturan dibuat berdasarkan hasil penelitian pada tiga teks awal.

6. Pengujian Aturan

Selanjutnya aturan yang telah ditentukan harus diuji pada teks lainnya untuk menentukan kelayakan dari aturan yang ada.

IV PEMBAHASAN 4.1 Studi Kepustakaan Dokumen

Berbahasa Indonesia Dari hasil studi kepustakaan dokumen

berbahasa Indonesia diperoleh 3 dokumen dengan tema ketahanan pangan yang dipilih sebagai bahan dalam penelitian. Dokumen tersebut diperoleh dari berbagai media elektronik (internet). Ketiga dokumen tersebut yaitu: 1. Teks A: Solidaritas Nasional Ketahanan

Pangan oleh: Martaja (www.gizi.net/cgi-bin/berita).

2. Teks B: Politik Ketahanan Pangan Indonesia 1950-2005 oleh: Jonatan Lassa (id.shvoong.com/humanities/).

3. Teks C: Mencermati Kebijakan Ketahanan Pangan oleh: Gutomo Bayu Aji (jawabali.com/blog/). Teks dapat dilihat dalam Lampiran 1, 2,

dan 3.

4.2 Penentuan Kata Benda sebagai Konsep Konsep yang digunakan dalam penelitian

ini berupa kata benda. Kata benda yang digunakan diambil dari setiap kalimat dengan mempertimbangkan makna kata dari struktur kalimat yang terbentuk. Kata benda seperti kata ganti orang (contoh: kami, mereka, saya), dan nama orang (contoh: Andi, Rika, Tuti) tidak akan dipakai sebagai konsep. Jika terdapat kata ganti orang atau nama orang,

maka akan dilihat jabatan atau makna dari kata tersebut. Kata benda yang terdapat dalam kalimat langsung, dan berada di dalam tanda kurung (()) dan tanda petik (..) yang berarti penegasan atau informasi tambahan, tidak diperhitungkan.

Dari sudut bentuk kata, semua kata yang

mengandung morfem terikat (imbuhan) ke-an, per-an, pe-, -an, misalnya perumahan, perbuatan, kecantikan, pelari, dan jembatan dicalonkan sebagai kata benda (Keraf 1991), sehingga kata yang memiliki morfem tersebut akan digunakan sebagai kata benda.

Setiap kata benda dalam setiap dokumen dihitung kemunculannya, kemudian kata benda yang telah didapat akan dikelompokkan berdasarkan kesamaan makna kata atau sinonim, dan juga berdasarkan bentuk kata umumnya. Pengelompokan kata benda berdasarkan sinonim dilakukan secara subjektif, karena mempertimbangkan makna kata dalam bahasa Indonesia (yang dapat diperluas atau dipersempit) dalam kalimat.

Setelah dikelompokkan, kata benda diurutkan berdasarkan jumlah kemunculannya. Proses penghitungan dan pengelompokan ini dilakukan pada setiap dokumen, dan didapatkan data sebagai berikut:

7

Tabel 1 Daftar pengelompokan kata benda dan jumlah kemunculannya pada Teks A

Kata Total Kata Total Kata Total

pangan, beras, gabah 41 jasa 2 konsumen 1 ketahanan 20 keamanan 2 konteks 1 masyarakat, keluarga, penduduk, rumah tangga 18 kecukupan 2

lembaga swadaya masyarakat 1

pemerintah, birokrat, legislatif 9 kesejahteraan 2 luar 1 harga 7 kesinambungan 2 manusia 1 jumlah, kuantitas, kebanyakan, rata-rata, tiga, Rp 100.000; 7 konsep, model 2 martabat 1

petani, kelompok tani 7 konsumsi 2 parameter 1 barang, stok, materi, unsur, komponen 6

lembaga penelitian, perguruan tinggi 2 partisipasi 1

kebutuhan 6 lumbung desa 2 pemanfaatan 1 kemiskinan 6 masalah, kasus 2 pemasar 1 ketersediaan 6 optimalisasi, pemantapan 2 pembentukan 1 nasional 6 pembinaan, penyuluhan 2 pemenuhan 1 kenaikan, peningkatan 5 anggota 1 Pendekatan 1 sistem, subsistem 5 bantuan tunai langsung 1 pendidikan 1 tingkat 5 busung lapar 1 penetapan 1 akses, aksesibilitas 4 demplot 1 pengaruhnya 1 BBM, bahan bakar minyak 4 depan 1 pengelola 1 daerah, wilayah, sektor 4 distribusi 1 pengelolaan 1 gerakan, aktivitas 4 Indonesia 1 pengusaha 1 kebijakan 4 informasi 1 peran 1 kerawanan 4 jeritan 1 perbandingan 1 basis, dasar 3 kedaulatan 1 pihak-pihak 1 jangka waktu, masa/generasi, 1 Oktober 2005 3 kelaparan 1 potensi 1

kualitas, manfaat 3 kemandirian 1 produk 1 penanganan, penanggulangan 3 kemungkinan 1 produksi 1 pendapatan 3 kepedulian 1 produsen 1 perluasan, pengembangan 3 keragaman 1 solidaritas 1 pertanian 3 kerja sama 1 sumber daya 1 program 3 kesehatan 1 swasembada 1 cadangan 2 kesempatan 1 titik berat 1 desa, pedesaan 2 kesuksesan 1 tokoh 1 ekonomi 2 komitmen 1 tujuan 1 eksistensi 2 komunitas 1 World Bank 1 gizi 2 kondisi 1

Tabel 2 Daftar pengelompokan kata benda dan jumlah kemunculannya pada Teks B

Kata Total Kata Total Kata Total

beras, singkong, gandum, gula pasir, jagung, kedelai, makanan, pangan

77

era, jaman, masa ke masa, masa, 1952, 1967, 300 tahun, akhir 1980, tahun 1984, tahun ke tahun

14

Pemerintah, pemerintahan, presiden, Bulog, Badan Urusan Logistik

12

Indonesia, Kalimantan, Maluku, Nusantara, Papua, Timor

15 ketahanan 12 swasembada 12

8

Tabel 2 Daftar pengelompokan kata benda dan jumlah kemunculannya pada Teks B (lanjutan)

Kata Total Kata Total Kata Totalharga 11 militer, TNI 2 konsumsi 1 tingkat, level 8 pejabat 2 kontrol 1 kebijakan 7 pembangunan 2 malnutrisi 1 keluarga, masyarakat, rakyat 5 penganekaragaman 2 management 1 nasional 5 PNS, pegawai negeri 2 menu 1 basis, dasar 4 politisasi 2 mitos 1 dua, 40%, 60% 4 revitalisasi 2 negara 1 kolonial 4 sumber 2 nilai tambah 1 pemenuhan, pencapaian, pengadaan 4 tujuan, target 2 Order Baru 1

perdagangan 4 alat politik 1 orientasi 1 perkotaan, kota 4 bagian integral 1 panitia 1 pertanian 4 Belanda 1 paradoks 1 akses 3 beras tekad 1 pasar 1 daerah, sektor 3 bulanan 1 pendapatan 1 kaum 3 buruh 1 penggunaan 1 ketergantungan, kebutuhan 3 contoh 1 pengontrol 1 komoditas 3 dampak 1 penguatan 1 petani 3 dilema 1 pengutamaan 1 produksi 3 diskriminasi 1 perberasan 1 soal, persoalan 3 distribusi 1 pola 1 upaya 3 dunia 1 politik 1

agribisnis 2 globalisasi 1 Project Applied Nutrition Program 1

bahan 2 gudang 1 provinsi 1 barometer, Indikator 2 hasil 1 pulau 1 domestik 2 ilustrasi 1 Repelita 3 dan 4 1 ekonomi 2 impor 1 sejarah 1 fakta, peristiwa 2 istri 1 slogan 1 faktor penentu, penyebab 2 kabupaten 1 stabilisasi 1 global 2 kampanye 1 tempat 1 investasi 2 kelahiran 1 tuduhan 1 kelaparan 2 kemiskinan 1 urbanisasi 1 Malaysia 2 kerangka 1 mekanisme, cara 2 ketersediaan 1

Tabel 3 Daftar pengelompokan kata benda dan jumlah kemunculannya pada Teks C

Kata Total Kata Total Kata Total

pangan, beras, padi 18 Pemerintah, Mentan, Menteri Pertanian, Presiden 13 nasional 8

pertanian, agraria 17 kekurangan, kelangkaan, krisis 9 modernisasi 6

lahan, lahan gambut, lahan kering

15

jumlah, rata-rata, kisaran, 0,3 hektare, 3,1 juta ha, sejuta hektare, 1.000 dolar AS per ton, 500 dolar AS per ton

8 program 6

9

Tabel 3 Daftar pengelompokan kata benda dan jumlah kemunculannya pada Teks C (lanjutan)

Kata Total Kata Total Kata Totaldunia, internasioal 5 perubahan, reformasi 2 liberalisasi 1 Indonesia, Kalimantan, Palangkaraya, dalam negeri, negeri ini

5 petani 2 media cetak 1

ketahanan 5 pilihan 2 negara 1 produksi 5 political will 2 nonliberal 1 waktu, 1980-an, akhir 1960-an, akhir tahun, awal 1970-an 5 artikel 1 obat 1

daerah, sektor 4 AS 1 pembangunan 1 desa-desa, perdesaan 4 berita 1 pembukaan 1 harga 4 bidang 1 peningkatan 1 pemanfaatan, penggunaan 4 Bimas 1 perkebunan 1 perluasan 4 diferensiasi 1 persepsi 1 situasi 4 gelombang 1 perusahaan 1 bencana alam, banjir, kekeringan 3 global 1 pidato 1 bibit, bibit hibrida, bibit unggul 3 hasil 1 potensi 1 ide 3 iklim 1 proporsional 1 kelompok, kalangan 3 Inmas 1 proses 1 masyarakat, penduduk 3 intensifikasi 1 pupuk 1 respons, sikap 3 jalan 1 rasional 1 alih fungsi 2 kecukupan 1 rekayasa genetik 1 busung lapar 2 kehutanan 1 restrukturisasi 1 fasilitas 2 kejadian 1 revitalisasi 1 gizi buruk 2 kelaparan 1 silence tsunami 1 keberhasilan 2 kemungkinan 1 solusi 1 kebijakan, kearifan 2 ketimpangan 1 sosial 1 kecepatan, laju 2 keyakinan 1 stok 1 kegagalan 2 kombinasi 1 strategi 1 keterbatasan 2 konflik 1 swasembada 1 kredit 2 konteks 1 teknologi 1 optimalisasi 2 kunjungan 1 terobosan 1 penguasaan 2 level 1 tumpuan 1 persoalan 2 liberal 1 tuntutan 1

Terdapat beberapa kata dalam tabel yang bermakna kata sifat dalam kamus bahasa Indonesia, tetapi dipergunakan sebagai kata benda dalam penelitian ini. Seperti kata "nasional" dan "internasional" digunakan sebagai kata benda karena dalam beberapa struktur kalimat, kata tersebut berperan sebagai kata benda, jika dihilangkan maka akan menghilangkan beberapa makna kata yang menyertainya.

4.3 Penentuan Threshold Penentuan nilai threshold bertujua