ISTILAH – ISTILAH INTERVENSI MAKRO

  • View
    76

  • Download
    9

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ISTILAH – ISTILAH INTERVENSI MAKRO. OLEH : DIDIET WIDIOWATI. COMMUNITY WORK. Pengertian Pendekatan-pendekatan yang mengarah pada 2 kontinum (2 kutub yang berlawanan) Model-model dalam intervensi makro. PENGERTIAN COMMUNITY WORK. - PowerPoint PPT Presentation

Text of ISTILAH – ISTILAH INTERVENSI MAKRO

  • ISTILAH ISTILAH INTERVENSI MAKROOLEH : DIDIET WIDIOWATI

  • COMMUNITY WORK

    PengertianPendekatan-pendekatan yang mengarah pada 2 kontinum (2 kutub yang berlawanan)Model-model dalam intervensi makro

  • PENGERTIAN COMMUNITY WORK

    Community work adalah suatu proses dalam membantu masyarakat untuk meningkatkan diri mereka sendiri melalui suatu aktivitas-aktivitas kolektif.

    Community work adalah the process of assisting ordinary people to improve their own communities by undertaking collective actions. (Twelvetrees, 1991).

  • Community work merupakan spesialisasi atau setting praktek pekerjaan sosial yang bersifat makro (macro practice). (Johnson, 1984),

    Community work didefinisikan sebagai metode yang memungkinkan orang dapat meningkatkan kualitas hidupnya serta mampu memperbesar pengaruhnya terhadap proses-proses yang mempengaruhi kehidupannya (AMA, 1993).

  • Pengembangan masyarakat (community work) adalah salah satu metode pekerjaan sosial yang tujuan utamanya untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat melalui pendayagunaan sumber-sumber yang ada pada mereka serta menekankan pada prinsip partisipasi sosial (Suharto, 2002).

  • PENDEKATAN-PENDEKATAN YANG MENGARAH PADA 2 KONTINUMRadical community work (___) Profesional community workCommunity development (___) Social planningSelf help strategy (___) Influence strategyGeneric community work (___) Specialist community workPemusatan pada proses (___) Pemusatan pada hasilPeranan enabling (___) Peranan organizingSebagai pendekatan (___) Sebagai sikapPetugas sukarela (___) Petugas yang dibayar

  • Radikal Community Work : Aktivitas-community work yang diarahkan untuk mengubah suatu keadaan dengan cara-cara yang radikal (sampai keakar-akarnya)Profesional Community Work : Aktivitas-community work yang diarahkan untuk mengubah suatu keadaan dengan menggunakan keterampilan khusus dan dengan upaya membantu kelompok-kelompok masyarakat dengan pendekatan self help serta membantu pemerintah lokal atau lembaga-lembaga pemberi pelayanan agar lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

  • Community Development :Model intervensi yang digunakan community worker dengan cara bekerja sama dengan kelompok-kelompok yang ada di masyarakat agar mereka dapat memenuhi kebutuhan dan memecahkan masalahnya sendiri (self help group) dengan menggali dan memanfaatkan sumber-sumber yang ada di masyarakat.

    Social Planning :Model intervensi yang digunakan community worker dengan cara bekerja sama dengan pembuat kebijakan atau pihak pemberi pelayanan untuk mengembangkan kebijakan-kebijakan baru yang lebih memadai.

  • Pendekatan Pelayanan (self help strategy):Pendekatan yang digunakan community worker dalam upaya memenuhi kebutuhan atau memecahkan masalah masyarakat dengan menggunakan sumber-sumber pelayanan yang ada di dalam masyarakat itu sendiri.Pendekatan Pemberian Pengaruh (influence strategy):Pendekatan yang digunakan community worker dalam upaya memenuhi kebutuhan atau memecahkan masalah masyarakat dengan memberikan pengaruh atau merubah kebijakan-kebijakan dari organisasi-organisasi pelayanan yang ada di luar masyarakat sendiri.

  • Specialist Community Worker :Community worker menangani permasalahan khusus/spesifik yang ada di masyarakat. Pekerja ini biasanya terikat oleh suatu lembaga pelayanan, shg bekerja terfokus untuk kepentingan lembaga, mengutamakan kebutuhan lembaga, misi lembaga, dan berorientasi pada tugas-tugas lembaga.

    Generic Community Worker :Community worker menangani berbagai permasalahan yang ada di masyarakat. Pekerja ini biasanya tidak terikat oleh suatu lembaga pelayanan, shg bebas untuk bekerja dlm membantu masyarakat mengartikulasikan serta mengupayakan pemenuhan kebutuhan masyarakat.

  • Terpusat pada Hasil :Tujuan intervensi lebih berorientasi pada hasil, dimana intervensi lebih diarahkan pada upaya perubahan situasi material, seperti perubahan pelayanan, dll.

    Terpusat pada Proses :Tujuan intervensi lebih berorientasi pada proses, dimana intervensi lebih diarahkan pada upaya meningkatkan kepercayaan, pengetahuan, keterampilan maupun sikap masyarakat.

  • Peranan Organizing :Peranan Community Worker lebih kepada mengorganize individu-individu, sebagai tenaga ahli, konsultan, advokat, dan pendekatannya directive (mengatur, mengguna atau memaksa). Biasanya digunakan dalam model pendekatan social planing.

    Peranan Enabling :Peranan Community Worker lebih kepada memampukan masyarakat, mempercepat pencapaian suatu hasil (catalist), fasilitator, dan pendekatannya non directive (tidak mengatur, menggurui atau memaksa). Biasanya digunakan dalam model pendekatan community development.

  • Community Work sebagai sikap:Upaya menolong masyarakat dengan cara membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

    Community Work sebagai pendekatan:Upaya menolong masyarakat dengan cara melakukan upaya pemberdayaan masyarakat, memahami kebutuhan-kebutuhan masyarakat serta upaya memperhatikan dan memperhitungkannya pada saat penyusunan kebijakan.

  • Petugas Sukarela (unpaid worker):Petugas yg bekerja dan aktif di masyarakat atau perkumpulan-perkumpulan/ organisasi seperti kader, tokoh masyarakat, dll, bekerja tanpa bayaran, tidak terikat oleh suatu lembaga, biasanya disebut petugas sosial masyarakat. Petugas yang Dibayar (paid worker):Petugas yg bekerja di masyarakat atau organisasi pelayanan tertentu, bekerja dengan bayaran, terikat oleh suatu lembaga, biasanya disebut Pekerja Sosial Profesional.

  • MODEL-MODEL YANG TERDAPAT DALAM INTERVENSI MAKRO

  • MODEL LOCALITY DEVELOPMENTModel ini biasa juga disebut Community Development. Model ini memandang bahwa perubahan atau pengembangan masyarakat dapat dilakukan dengan sangat baik melalui suatu partisipasi aktif dari masyarakat lokal.

  • MODEL SOCIAL PLANNING

    Model ini terutama menekankan pada suatu proses teknik dalam memecahkan masalah. Model ini meyakini bahwa masalah yang dihadapi oleh masyarakat dengan lingkungan yang kompleks.

  • MODEL SOCIAL ACTION

    Model ini memiliki pandangan bahwa didalam masyarakat yang bersangkutan, terdapat suatu bagian/kelompok yang kurang beruntung (yang sering kali tertindas) yang perku dibantu, diorganisasikan dalam rangka menekan struktur kekuasaan yang menindasnya.

  • TERIMA KASIH