Iskemik Cerebri

  • View
    43

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

IC

Text of Iskemik Cerebri

BAB IPENDAHULUANStroke adalah suatu tanda klinis yang ditandai defisit neurologi fokal atau global yang berlangsung mendadak selama 24 jam atau lebih atau kurang dari 24 jam yang dapat menyebabkan kematian, yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah.1Stroke merupakan penyebab kematian, dengan proporsi sebesar 15,4%.2,3 Stroke dapat dibagi menjadi dua, yaitu stroke non hemoragik dan stroke hemoragik. Sebagian besar (80%) disebabkan oleh stroke non hemoragik.2 Stroke non hemoragik dapat disebabkan oleh trombus dan emboli. Stroke non hemoragik akibat trombus terjadi karena penurunan aliran darah pada tempat tertentu di otak melalui proses stenosis.3 Mekanisme patofisiologi dari stroke bersifat kompleks dan menyebabkan kematian neuronal yang diikuti oleh hilangnya fungsi normal dari neuron yang terkena.1 Memahami patofisiologi stroke non hemoragik akibat trombus penting dalam penatalaksanaan pasien, khususnya dalam memberikan terapi secara tepat.3BAB II

PEMBAHASAN

2.1 ANATOMI DAN FISIOLOGI

Batang otak merupakan daerah paling tua dan paling kecil di otak, bersambungan dengan korda spinalis. Bagian ini mengatur dan mengontrol banyak prosses untuk mempertahankan hidup, misalnya bernapas, sirkulasi dan pencernaan. Proses-proses diatas disebut dengan proses vegetative. Batang otak merupakan struktur pada bagian posterior (belakang) otak. Batang otak merupakan sebutan untuk kesatuan dari tiga struktur yaitu medulla oblongata, pons dan mesencephalon (otak tengah).9 Pada gerak volunter, batang otak merupakan jalur yang dilalui impuls rangsang sebelum mencapai cerebrum. Impuls rangsang dihantarkan oleh traktus ascendentes (serat-serat saraf yang menghantarkan impuls ke otak) untuk diolah di otak, lalu impuls respons dihantarkan oleh traktus descendentes (serat-serat saraf yang menghantarkan impuls menjauhi otak). Pada perbatasan antara batang otak dan medulla spinalis terjadi deccusatio piramidum (penyilangan) serat-serat kortikospinal (serat-serat saraf descendentes dari cerebrum ke medulla spinalis). Serat-serat kortokospinal dari otak kiri menyilang ke bagian kanan medulla spinalis dan serat dari otak kanan menyilang ke bagian kiri. Penyilangan ini menyebabkan bagian tubuh kanan di kendalikan oleh otak kiri dan bagian tubuh kiri dikendalikan oleh otak kanan. Batang otak merupakan tempat melekatnya seluruh saraf kranial, kecuali saraf I dan II yang menempel pada cerebrum (otak besar).9

Gambar 1. Anatomi otak

Batang otak terdiri dari 3 bagian utama yaitu : Mesencephalon Pons Medulla Oblongata1. Mesencephalon atau Otak Tengah (disebut juga Mid Brain)Mesencephalon adalah bagian teratas dari batang otak yang terletak antara pons dan diencefalon. Mesencephalon terdiri dari banyak nuclei dan berkas serabut saraf asenden dan desenden, bentuk konus dan berhubungan dengan pons di sebelah superior serta medulla spinalis di sebelah inferior. Merupakan bagian otak yang pendek dan terkontriksi, yang menghubungkan pons dan cerebellum. Fungsi dari mesencephalon adalah sebagaijalur penghantar & pusat reflex dan juga berfungsi dalam hal mengontrol respon penglihatan, gerakan mata, pembesaran pupil mata, mengatur gerakan tubuh dan pendengaran. Mesensepalon terdiri atas 4 bagian yang menonjol ke atas disebut lamina kuadrigemina, dengan 2 disebelah atas yang disebut (kolikul superior) , 2 di sebelah awah yang disebut kolikul inferior. Mesensefalon mempunyai serat-serat saraf nervus oculomotorius dan troklearis yang bertugas untuk membantu pergerakan mata, mengangkat kelopak mata, memutar mata, pembesaran pupil mata. Bagian bagian mesencephalon yaitu:

Korpora quadrigemina kolikulus superior(berkaitan dgn refleks visual) & inferior (berkaitan dengan refleks auditori). Tegmentum terletak antara tektum dan substansia nigra Pedunkulus cerebralis adalah dua berkas serabut yang menonjol terbentuk dari traktus kortikospinalis, kortikonuklearis, dan kortikopontis.Didalam mesencephalon mengandung nuclei saraf cranial III, IV dan V (sebagian). Terdapat juga substansi Nigra, yakni area neuron berpigmen yang penting dalam fungsi motorik. Nucleus merah ( ruber) yang berperan dalam tonus otot & postur.92. Pons

Pons merupakan stasiun pemancar yang mengirimkan data ke pusat otak bersama dengan formasi reticular. Pons yang menentukan apakah kita terjaga atau tertidur. Pons terletak di anterior cerebellum, inferior dar mesencephalon, dan superior dari medulla oblongata. Pons memiliki banyak serabut yang berjalan transversal pada permukaan anteriornya yang menghubungkan kedua hemisfer cerebelli, banyak nuclei, dan serabut saraf asenden dan desenden. Pons terdiri dari substansi alba, dan menghubungkan medulla dengan berbagai bagian otak melalui pedunkulus cerebralis. Pons merupakan Pusat respiratori, mengatur frekuensi & kedalaman pernafasan. Serta terdapat nuclei saraf kranial V, VI, VII & VIII.9 3. Medulla OblongataMedula oblongata terbentang dari lokasi keluarnya radiks vertebara servikalis I setinggi foramen magnum, hingga tempat pertemuannya dengan pons 2,5-3 cm lebih ke arah rostral. Pada medulla oblongata terdapat banyak nuclei yang berfungsi menyalurkan serabut saraf asenden dan desenden. Bagian depan medulla adalah pyramid (tonjolan substansi putih, yang merupakan lanjutan dari akson pada pedunkulus cerebri). Pada bagian belakang medulla oblongata terdapat sebagian lanjutan traktus sensorik (spinotalamikus). Nuklei merupakan pusat pemancar informasi yang dikirim ke pusat otakyang lebih tinggi atau ke cerebellum. Pusat medulla adalah nuklei yg berperan dalam pengendalian fungsi seperti frekuensi jantung, pernafasan, batuk, menelan & muntah. Dalam medulla terdapat nuklei N IX, X, XI & XII.9VascularisasiOtak mendapat vaskularisasi dari 2 pasang arteri besar yaitu sepasang arteri karotis interna dan sepasang arteri vertebralis dan cabang-cabangnya beranastomosis pada permukaan bawah otak membentuk sirkulus Willis.2,4

Gambar 2. Suplai darah ke otak ( diambil dari Clinical Anatomy of the Brain and

Spinal Cord Vascular System, Handbook of StrokeBerat otak sekitar 2 % dari berat tubuh, namun otak memakai 18 % dari total volume darah yang beredar dalam tubuh.2,5 Darah merupakan sarana transportasi oksigen, nutrisi dan bahan-bahan lain yang sangat diperlukan untuk mempertahankan fungsi penting jaringan otak dan mengangkut sisa metabolit. Kehilangan kesadaran terjadi bila aliran darah ke otak berhenti 15 detik atau kurang, kerusakan jaringan otak yang permanen terjadi bila aliran darah ke otak terhenti dalam waktu 5 menit. Penyakit serebrovaskular atau stroke, terjadi sebagai akibat gangguan pembuluh darah atau perdarahan dan penyebab terbanyak kecacatan neurologi.2,5

Penyakit aterosklerosis arteri besar intrakranial khususnya arteri serebri media adalah penyebab tersering stroke dan transient ischemic attack ( TIA ) diberbagai belahan dunia dari Eropa dan Amerika utara. Patologi aterosklerosis intrakranial tidak banyak berbeda dari aterosklerosis sistem sirkulasi ditempat lain seperti pada aorta dan koroner serta karotis. Timbunan lemak dengan variasi ketebalan kapsul sering ditemukan pada aterosklerosis arteri intrakranial.2,6 Plak aterosklerosis sering dijumpai pada bifurkasio arteri atau di kelokan-kelokan arteri karotis. Tempat-tempat tersebut adalah yang terutama menangkis tekanan-tekanan akibat hipertensi.2.2 DEFENISI

Menurut WHO Stroke adalah terjadinya gangguan fungsional otak fokal maupun global secara mendadakan dan akut yang berlangsung lebih dari 24 jam, atau dapat menyebabkan kematian, disebabkan oleh gangguan peredaran darah otak. Berdasarkan etiologinya stroke dibedakan menjadi Stroke perdarahan atau stroke hemoragik dan Stroke iskemik atau stroke non hemoragik.2.3 KLASIFIKASIKlasifikasi Berdasarkan etiologi :

a. Stroke hemoragik Perdarahan intra serebral Perdarahan ekstra serebral (sub-arakhnoid)b. Stroke non-hemoragik

Trombosis serebriStroke trombotik yaitu stroke yang disebabkan karena adanya penyumbatan lumen pembuluh darah otak karena trombus yang makin lama makin menebal, sehingga aliran darah menjadi tidak lancar. Penurunan aliran darah ini menyebabkan iskemia.7,8 Trombosis serebri adalah obstruksi aliran darah yang terjadi pada proses oklusi satu atau lebih pembuluh darah lokal.7,8 Emboli serebriInfark iskemik dapat diakibatkan oleh emboli yang timbul dari lesi ateromatus yang terletak pada pembuluh yang lebih distal. Gumpalan-gumpalan kecil dapat terlepas dari trombus yang lebih besar dan dibawa ke tempat-tempat lain dalam aliran darah. Bila embolus mencapai arteri yang terlalu sempit untuk dilewati dan menjadi tersumbat, aliran darah fragmen distal akan terhenti, mengakibatkan infark jaringan otak distal karena kurangnya nutrisi dan oksigen. Emboli merupakan 32% dari penyebab stroke non hemoragik.8Menurut perjalanan klinisnya, stroke dibagi menjadi:10,12 TIA merupakan gejala neurologic fokal yang berhubungan dengan tidak cukupnya aliran darah ke otak. Serangannya muncul tiba-tiba, terjadi dalam 24 jam atau kurang dan tidak menyisakan deficit neurologis.PatogenesisBerkurangnya aliran darah ke otak dibawah 20-30 ml/100 mg/min menyebabkan terjadinya gejala neurologis. Proses perkembangan infark ini merupakan konsekuensi besarnya derajat menurunya aliran darah dan durasinya. Jika alirannya tersimpan pada suatu daerah di otak selama periode krtis, gejala iskemik bisa berkurang dengan sendirinya. TIA sembuh tanpa ada gejala sisa dan reversible. TIA bisa disebabkan oleh :9 Berkurangnya aliran melalui pembuluh darah

Blockade aliran darah karena emboli Reversible ischemic neurological deficit (RIND)Gejala neurologik yang timbul akan menghilang dlm waktu > 24 jam, tapi tidak lebih dari seminggu, sifatnya revesible. Stroke Progresif (Progressive Stroke/Stroke In Evaluation)Gejala neurologik makin lama makin berat, penyembuhannya biasanya tidak sempurna. Stroke Komplet (C