Industri Perbenihan (contoh kasus)

  • View
    1.179

  • Download
    8

Embed Size (px)

Text of Industri Perbenihan (contoh kasus)

INDUSTRI PERBENIHAN ANALISIS PERUSAHAAN BENIH CV. MULTI GLOBAL AGRINDO (MGA)Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Industri Perbenihan

Disusun Oleh Kelompok 2: Prestilia Ningrum Wendi Irawan D Indah Dian Ning 150310080098 150310080137 150310080144

Kelas: Agribisnis C

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN 20111

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar dalam perekonomian nasional, yaitu ditinjau dari peranannya baik dalam perekonomian nasional, penyerapan tenaga kerja, maupun pemasukan devisa non migas. Dalam dunia pertanian, untuk mendapatkan produksi yang tinggi dan kualitas baik harus digunakan benih yang berkualitas. Untuk mendapatkan benih yang berkualitas, diperlukan kerjasama antara sektor pertanian dan sektor industri untuk menciptakan suatu bentuk kegiatan usaha dalam produksi benih. Kerja sama ini turut menyertakan para pemulia tanaman untuk menghasikan benih-benih tanaman sayuran dan buah-buahan yang memiliki sifat unggul dari segi genetik, adaptasi lingkungan, dan daya tahan terhadap hama. Sehingga tanaman yang dihasilkan produksi serta kualitasnya tinggi. Salah satu terobosan dalam bidang pertanian yang bergerak di bidang plant breeding, produksi benih dan pemasaran benih yaitu di CV. Multi Global Agrindo yang didirikan pada tahun 1998. Beberapa varietas unggul pada tanaman

hortikultura yang berhasil ditemukan di CV. MGA khususnya sayuran dan buahbuahan. Jenis sayur di antaranya : kacang panjang, buncis, pare tomat, cabai dan terung. Jenis buah: melon dan semangka. Varietas yang dihasilkan antara lain: Melon Sumo 28, Mai 119, Mai 116, Ladika 108; Semangka Metal 206, Reddi 227, Redtop 212; Tomat Buba 426, Tia 403, Maestro 414; Kacang panjang Bapan, Dadung Hijau, Rampak Hijau; Buncis Citra; Cabai Rekab, Pertiwi; Pare Mutia 747, Petra 756, Jamrud 707 dan Terong Jelita 568, Silia 505, Teho 555. Dengan adanya pengembangan berbagai varietas baru, maka perusahaan akan lebih maju dan dapat bersaing dengan perusahaan lain khususnya perusahaan yang bergerak dibidang produksi benih hibrida atau F1.

2

1.2 Tujuan Tujuan dari penulisan makalah ini yaitu agar mahasiswa mengetahui dan memahami tentang analisis kategori produk, penggunaan teknologi, dan strategi bisnis yang dilakukan oleh CV. Multi Global Agrindo (MGA).

1.3 Metode Penulisan Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah melalui studi pustaka yang bersumber dari media elektronik.

3

BAB II PEMBAHASAN

2.1

Kondisi Umum Perusahaan

2.1.1 Sejarah Umum Perusahaan CV. Multi Global Agrindo (MGA) adalah badan usaha yang bergerak di bidang perbenihan, khususnya bidang pemuliaan tanaman (Breeding). Kegiatan Breeding (pemuliaan tanaman) di CV. Multi Global Agrindo (MGA) yang berkedudukan di Karanganyar sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1980, akan tetapi pada waktu itu belum menggunakan wadah yang bernama MGA. Pada waktu itu kegiatan breeding mula-mula bertempat di rumah Bapak Mulyono Herlambang di Jalan Raya Solo-Tawangmangu km.30, Desa Gerdu Blero, Karangpandan kabupaten Karanganyar. Jantung dari kegiatan breeding ini adalah R&D (Riset and Development). R&D adalah kegiatan penelitian dan pengembangan varietas baru, maksudnya setelah CV. MGA mengadakan penelitian-penelitian terhadap varietas baru, varietas tersebut dikembangkan menjadi varietas-varietas unggul berkualitas tinggi. Akibat besarnya pembiayaan R&D ini, kegiatan pemuliaan tanaman di CV. MGA sempat mengalami kemandegan karena kekurangan pembiayaan. Akan tetapi pada tahun 1993 oleh Bapak Mulyono Herlambang yang tidak lain adalah pendiri CV. MGA, kegiatan pemuliaan tanaman tersebut dihidupkan kembali. Baru pada tahun 1998 didirikanlah CV. Multi Global Agrindo (MGA) sebagai wadah kegiatan pemuliaan tanaman, yang berkedudukan di Karanganyar tepatnya di Jalan Raya Solo-Tawangmangu Km. 30, Desa Gerdu Blero, Karangpandan Kabupaten Karanganyar. CV. MGA memasarkan produknya dengan merek Tunas Berlian.

4

Adapun tahapan sejarah berdirinya CV. MGA adalah:

CV Multi Global Agrindo mempunyai lahan produksi 10 Ha. Lahan tersebut merupakan lahan kepemilikan sendiri dan lahan sewaan yang tersebar di daerah karanganyar. Lahan MGA antara lain terletak di daerah Singit, Bangsri, Bolong, Salam dan STA (Sub Terminal Agribisnis). Dengan awal produksi benih tahun 2004 dan mulai pemasaran tahun 2005 yang tersebar baik di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa dan bahkan sampai ke luar negeri seperti Jepang. Meskipun baru berdiri 11 tahun namun CV MGA telah banyak menerima penghargaan antara lain: tahun 2003 Pengembangan Usaha Hortikultura dari Dirjen Bina Produksi Hortikultura, tahun 2004 Pengembangan benih Hortikultura dari Presiden RI, tahun 2004 SIDDHA KERTA dari Menteri Negara Riset dan Teknologi serta tahun 2005 Pemulia Tanaman dari HKTI. Dengan latar belakang ini maka CV. MGA diharapkan bisa berperan sebagai pelopor Breeding di Indonesia untuk menghasilkan benih unggul hibrida (F1) bermutu tinggi yang dapat memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri maupun luar negeri.

2.1.2 Lokasi Perusahaan Lahan CV. Multi Global Agrindo (MGA) berlokasi di Jalan Raya SoloTawangmangu Km. 30, Desa Gerdu Blero, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Terletak pada ketinggian 450 490 meter dpl (diatas permukaan laut), berudara sejuk, dengan luas kebun 10 ha. Suhu udara sekitar kebun5

bervariasi atau berubah-ubah yaitu 240 310 C. Dengan curah hujan rata-rata 3.150 mm/th. Kelembaban udara rata-rata sebesar 61 91 persen. Keadaan tanah di CV. MGA merupakan jenis tanah latosol dengan kemiringan lahan kurang lebih 15o dan pH tanah 6,5 7,0.

2.1.3 Struktur Organisasi Struktur organisasi CV. Multi Global Agrindo :

2.1.4 Fungsi Perusahaan CV Multi Global Agrindo mempunyai beberapa fungsi antara lain: 1. Mengumpulkan beberapa plasma nutfah dari seluruh dunia 2. Pembentukan Seed Bank 3. Melaksanakan Research and Development (R&D) 4. Mengadakan uji multi lokasi di dalam dan luar negeri 5. Produksi benih hybrid unggul bermutu tinggi 6. Pemasaran benih dalam dan luar negeri6

7. Kemitraan dengan pelaku agribisnis dan pemerintah 8. Peningkatan sumber daya manusia dan kesejahteraan karyawan 9. CV. MGA sebagai pelopor Breeding di indonesia untuk menghasilkan benih unggul hybrid F1 bermutu tinggi memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri

2.1.5 Ruang Lingkup Usaha Sebagaimana disebutkan dalam Anggaran Rumah Tangga-nya, CV. Multi Global Agrindo (MGA) bergerak dalam bidang konsultan, perdagangan hasil bumi, kontraktor, dan perbenihan. Akan tetapi sekarang ini CV. Multi Global Agrindo (MGA) lebih menfokuskan kegiatan usahanya dalam bidang perbenihan, dengan melakukan pemuliaan tanaman (breeding). Berikut ini urutan langkahlangkah kerja breeding (pemuliaan tanaman) yang dilakukan oleh CV. Multi Global Agrindo (MGA) : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Pegumpulan plasma nuftah Penggaluran Test Cross (istilah CV. MGA) Tes Kombinasi (istilah CV. MGA) Seleksi calon varietas Uji multi Lokasi Pelepasan Varietas Produksi benih Sertifikasi benih

10. Pemasaran

Sejalan dengan R&D yang tidak henti-hentinya dilakukan oleh CV. Multi Global Agrindo (MGA) dalam kurun waktu kurang lebih 12 tahun antara tahun 1993-2005 telah menghasilkan 24 varietas baru. Penemuan varietas baru ini merupakan akumulasi pula dari kegiatan R&D tahun-tahun sebelumnya semenjak tahun 1980. Dari 24 varietas baru yang lahir, telah terdapat 10 varietas baru yang telah dilepas/mendapat SK Menteri Pertanian dan 14 varietas telah diajukan untuk proses pelepasan varietas. Varietas tersebut antara lain :7

1. Terong 2. Melon 3. Tomat 4. Semangka 5. Timun 6. Cabe 7. Pare

: JELITA dan SI LILA. : MAI 116, MAI 119, SUMO, LADIKA. : MAESTRO, TIA, TITANIK. : RED TOP, METAL, REDDI. : TINA, TERA. : PERTIWI, REKAB. : MUTIA, PETRA, JAMRUD.

8. Kacang panjang : BAPAN, DADUNG HIJAU. 9. Buncis 10. Sawi : CITRA : SERA-SERA

2.1.6 Pengelolaan Perusahaan Beberapa kegiatan pengelolaan yang dilakukan CV. Multi Global Agrindo Karangpandan, selaku pengelola Perusahaan Benih yang mencakup tiga hal, yaitu : 1. Pengelolaan Lahan CV Multi Global Agrindo mempunyai lahan 10 ha, dengan pembagian rata-rata 4 ha terletak di STA (Sub Terminal Agribisnis )

digunakan untuk display tanaman sayuran dan untuk produksi benih, 2 ha terletak di Desa Bolong untuk uji multilokasi terhadap benih-benih induk, 1 ha terletak di Desa Singit yang digunakan untuk menanam tanaman buahbuahan untuk produksi benih, 1 ha terletak di Desa Bangsri digunakan display tanaman buah-buahan dan sayur-sayuran untuk produksi benih dan 2 ha terletak di daerah Salam, digunakan untuk menanam tanaman sayuran dan buah-buahan akan tetapi, hanya diambil bunga pejantannya, dengan lahan relatif cukup luas perusahaan ini mampu memproduksi benih yang dapat dipasarkan baik dalam negeri maupun luar negeri . 2. Pengelolaan Tenaga Kerja Keberhasilan dalam suatu perusahaan dapat dicapai dengan

pengelolaan tenaga kerja yang baik, hal ini dapat dilihat dari semangat para pekerja, sehingga akan berhasil pula dalam pengelolaan tanaman, demikian sebaliknya apabila gagal dalam pengelolaan tenaga kerja dapat8

menimbulkan perlakuan kurang baik terhadap tanaman, bila hal ini terjadi produksi tanaman akan terganggu, oleh sebab itu pendekatan sosial secara kekeluargaan kepada buruh tani, penting dilakukan agar menciptakan suasana kerja yang baik. Jumlah tenaga kerja yang ada di CV. Multi Global Agrindo adalah 200 karyawan yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan misalnya lahan pada kondisi pratanam dan kondisi pemeliharaan membutuhkan tenaga kerja lebih banyak, hal ini disebabkan pada kondisi itu banyak kegiat