INDUSTRI MANUFAKTUR AMERIKA, JEPANG KOREA & pkpki.ugm.ac.id/files/Industri-Jepang-Korea-  · industri. X Dalam makalah ini ... banyak membantu perkembangan ekonomi dan industri ... produksi pertanian, produktivitas tenaga kerja dan

Embed Size (px)

Text of INDUSTRI MANUFAKTUR AMERIKA, JEPANG KOREA & pkpki.ugm.ac.id/files/Industri-Jepang-Korea-  ·...

  • INDUSTRIMANUFAKTURAMERIKA,JEPANGKOREA&MENGGAGASPENGEMBANGAN

    INDUSTRI&TEKNOLOGIINDONESIA

    Dr.Ir.Sutrisno,MSME

    AbstrakProblemutamaperekonomianIndonesia,yaitupenganggurandanrendahnya

    dayabelimasyarakat,memerlukanpengembanganindustrimanufakturdanusahapeningkatanekspor.Akan tetapi belakanganiniIndonesiamengalamikesulitanuntukbangkitkembalidarikrisis.HaltersebutdiperkirakanakibatdarikurangkesadarantentangkrisismanajemenyangadadiIndonesiadanpengabaianperanpentinginteraksinonlinierantarmanusiadalamprosespengembanganteknologiindustri. XDalammakalah ini dituturkan betapa Amerika, Jepangdan KoreaSelatan berhasil mengembangkan industrinya dengan menyadari kontribusiistimewa pengembangan manajemen, pemilihan teknologi dan industri yangberlatarbelakangkultural, historis,cirikhasmasyarakatdansumberdayaalamyangunik.DibandingkanpulasecarakontrasperkembanganmanajemenindustriAmerikadanJepang,yangdiikutidenganstrategiperkembanganindustriKoreaSelatandankebangkitankembalimanajemenindustriAmerika.AkhirnyaditinjautransferteknologidiIndonesiayangdiikutiproposalpengembanganmanajementeori U dan teori V, serta usulan pedoman pengembangan teknologi pilihanIndonesia sendiri dan saransaran dukungan kebijakan nonteknologi yangdiperlukan.

    PENDAHULUANSepertitersebutdalambukuteks,tahun1776,AdamSmithmengemukakandalam

    the Wealth of Nation peran penting spesialisasi tenaga kerja dalam peningkatanproduktivitas perusahaan. Bila mengerjakan semuanya sendiri, seorang karyawanmampumenghasilkan1000bijipinsehari,sedangkanbila10karyawandipekerjakansecara spesialisasi, mereka akan dapat menghasilkan 48.000 biji. Jadi spesialisasimeningkatkanproduktivitashampirlimakalilipat(Hicks,1994).

    Akantetapiperihalyangberlakuditahun1776,mungkintidakberlakulagidalamindustri manufaktur dua abad kemudian, atau bahkan mungkin berlaku sebaliknya.Sebagaicontohmisalnyakonsepmanufacturingcells,yangmerupakanprosesintegrasidarikeseluruhanmaterialdanmesindalammenghasilkansuatuprodukdisatuarea,ternyatadapatmenurunkanbiayamaterialhandling,biayainventory,menurunkanleadtimedanjugamembentukrasakepemilikanbagipekerja.Konsepspesialisasimemang

    perlu ditinjau kembali untuk lebih dikenali batasbatas berlakunya (Prigogine &Stengers,1984).

    Asumsispesialisasisejalandenganasumsiceterisparibus.Keduaasumsiinitelahbanyakmembantuperkembanganekonomidanindustrihinggaakhirabadpertanian.Akan tetapi pada abad industri, persoalan ekonomi dan industri telah menjadisedemikianrumit sehinggahanyadengantinjauanmakrosaja, resepresepekonomimakin diperdebatkan kemanjurannya. Dengan berawalnya abad informasi ini makapersoalanperkembanganindustrimakinrumitdanlebihmendasarlagi.

    Setelahmemahamiperanmodal,fasilitas,pasardanbahanbaku,dirasakurangbijak untuk mensejajarkan karakter manusia pekerja dan teknologi dengan sumberdayasumberdayalain.Manusiaadalahmakhlukindividuyangsekaligusjugamakhluksosialtidakbisadisamakandenganbendamati.Peranpsikologisnyasangatpenting,sehinggaciriotakkirisebagaimakhlukindividualrasionaldanciriotakkananyangmemberi watak makhluk sosialemosionalkreatif memegang peran penting padapembentukan budaya industri dalam mengadopsi, mengembangkan dan menciptateknologi.

    Dalam tulisan ini manajemen industri Amerika dan Jepang diperbandingkansecarakontras.ManajemenTimuryangbercorakverbal,yangdituturkansecaralesanmengesampingkanpenulisan,biasanyaakancepatdilupakan,sebaliknyamanajemenBaratyangmengedepankanbudayatulisakanmudahdipertahankan,dikembangkandandianut di segala penjuru dunia. Itulahsebabnyamakadisini manajemenBaratmenjadisangatdominan.

    Dibawahakandituturkanpelajaranutamayangdapatdigalidarinegaramaju.Jikayangdicermatidanditiruciricirifenomenafenomenaluarsajadarinegaramaju,sepertipendapatanperkapita,danvolumeperdagangan,makakitaakanselalugagallagi. Negaramajuberbedadengannegaranegara lain. Ciriciri negaramajuadalahmampumemanfaatkanwarisanwarisanbudaya,kondisigeografis,watakmasyarakat,dan sumber daya alam semaksimal mungkin. Negara maju memiliki kreativitas,memiliki teknologi yang unik dan perusahaanperusahaan terbaik dunia, sehinggamerekasemakinmenguasaipasardanmonopoli.

    A.PerkembanganIndustriBaratIndustriBaratmajupesatsejakrevolusiindustri,kualitashidupmakinmembaik

    dengan munculnya jasa pelayanan kereta api, listrik, kapal api, pabrik gula dansebagainya.Kemajuanindustrimakincepatdenganrevolusimekanisasi ini.Konsepmanajemenperbengkelandari F.W.Taylor (1895), salahseoranganggota AmericanSocietyofMechanicalEngineers,menandaimunculnyametodaScientificManagement yang kemudian aplikasinya diperluas, merasionalisasi berbagai dasar pemikiran

    1

  • manajemen,menjadisistemmanajemenilmiahrasionalTayloryangdikenaldiindustridanduniabirokrasisampaisaatini.

    1.PerkembanganManajemenIndustriAmerikasebelum1970an

    PengembangandasarpemikiranmanajemenitulebihdidasariolehbudayaBaratyangberciri menonjol dalamkompetisi, sifat individudan peran rasional otak kirimanusia. Perkembangan itu demikian sukses sehingga industriindustri Barat majucepat, makin canggih dan membesar skalanya. Puncak industri mobil di Amerikamisalnya, ditandai dengan penerapan konsep assembly line atau lini perakitan dariFord.Dalamhaliniciriciripengembanganatasdasarkarakterindividualrasionalotakkiridalamindustrimanufaktursangatmenonjol.a). TeoriXdanTeoriY

    TeoriXberanggapanbahwasikapmanusiaterhadappekerjaansangatpasif,olehkarenaituperlupenerapanstandarisasipekerjaan,pengawasan,sertasistempenggajianberdasarkan prestasi. Sedangkan teori Y beranggapan bahwa jika manusia diberimotivasiyangcukup,merekacenderungmenikmatipekerjaanmerekasecaraaktifdankreatif.Olehkarenaitumanajercukupmemberimotivasidanmenciptakansuasanalingkungankerjayangbaiksertaotonomikepadakaryawanmakaproduktivitasakanmeningkat.TeoriYmerupakanmotorpendorongdalamperencanaanprogramruangangkasapadatahun1970dankomunikasikomputerpadatahun1980diAmerika.b). DesignBasedIndustry

    Menjadiciri industriBarat, sebelumsuatuindustrididirikan,perancangandanperencanaantelahdilakukansecararinci,layoutpabrik,fasilitas,mesin,aliranprodukdan bahan, hubungan aktivitas, serta prosedur kerja standar telah ditulis dandidokumentasikan dengan lengkap. Tidak mengherankan bila 25 tahun kemudianindustri tersebut cenderung tidak mengalami perubahan yang berarti. Memangmanajemen industri Barat ini terstruktur rapi dan rinci sehingga pengelolaannyaterkesan sistematis, akan tetapi struktur ini cenderungkaku, karena memang tidakdirancang untuk mengadaptasi dan mengakomodasi perubahan lingkungan yangmungkinakantimbul.c). DariMRPhinggaCIM

    Dalam merancang sistem produksi, suplai komponen dan bahan memerlukankecanggihan teknologi, yang mencakup sebagian besar hingga keseluruhan aspekindustri. Dengan sesedikit mungkin intervensi manusia, kecanggihan komputerdiperlukanuntukperancanganini,mulaidariMRP(MaterialRequirementPlanning),MRP II (Manufacturing Resource Planning) hingga CIM (Computer IntegratedManufacturing).

    Biayainvestasiyangcukupbesardiperlukanuntukmendirikanperusahaanyangakanmenuntutkomitmenjangkapanjangini.

    d). AssemblyLinedariFordSistemFord adalah suatu sistemproduksi masal yang didasarkan pada aliran

    kerja,yangkadangkadangdisebutsistemotomasi.Iniadalahsisternproduksimasalsejati di mana bahan mentah diolah dengan mesin dan dibawa di sepanjang banberjalanuntukdiubahmenjadisukucadangrakitan.Denganlinirakityangbergerakdengankecepatan tetap, komponendari berbagai jeniskemudiandipasokke setiapprosesperakitanakhir,sehinggaakhirnyamenjadimobilrakitanlengkapyangkeluarsatupersatudarilini.

    Metode produksi ini mencerminkan falsafah manajemen bisnis, individualitasorangyangmemimpinpabrikdanmembentukbudayahidupkaryawanindustri.Sistemassemblylineinisekarangsudahdiadopsidiberbagaisistemproduksipadaumumnya.e). Spesialisasi

    Spesialisasi merupakan inti pembagian kerja manajemen industri Barat.Keunggulanspesialisasiantaralainbahwatenagakerjayangmemenuhisyaratmudahdidapatkankarenahanyadipersyaratkanmemilikiketrampilanterbatassaja,untukitukeperluan trainingyangdibutuhkan bisa lebihcepat. Upahkaryawan tentunyabisalebihrendahdanuntukinstruksimaupunkendalinyalebihsederhana.Dengandemikiantingkatmekanisasidanotomatisasinyabisamenjaditinggi.f). ManajemenBirokrasidanKebangkrutanBirokrasiAmerika.

    Dalam penyusunan organisasi yang makin lama makin membesar diperlukanpemikiran rasional untuk pengelolaannya, diperlukan manajemen. Muncul strukturorganisasidengangarisgariskomando,lengkapdenganperaturanperaturandan jobdescription.DengankonsepbirokrasiinilahnegaranegaraBaratberkembangpesat.

    Meskipun sistem manajemen birokrasi telah sedemikian tua, kebangkrutanbirokrasi Amerika Serikat pada tahun 1990 masih merupakan peristiwa yangmengejutkan.Tiapnegarabagiandefisitanggaranbesarbesarandanbanyakpemutusanhubungankerja,sedangkanpemerintahFederalmenderitadefisitanggaransampaiUS$350milyar(Osborne&Gaebler,1999).KrisismanajemeninikemudiandiikutiRusia,EropaTimurdanJerman.

    Memangtugasmanajemenbirokrasilembagapemerintahadalahuntukmenopangmisi kebaikan, demokrasi terbuka, adil tanpa perbedaan, tetapi karena konsep inidikendalikansecaraterpusat,terikateratpadaketentuan&peraturanyangkaku,danrantaipanjanghierarkikomandoyangharusdiikuti,makatimbulkelambanan(timedelay), operation cost yang mahal dan pemborosan. Bahkan tidak ada perbedaanrewardbagimerekayangrajindankreatifdarimerekayangmalas.Dengandemikiansulitsekalibagimanajemenmencapaiefisiensipasar.

    Problemyangsamadihadapiolehindustriindustrimanufakturpadatahun1980an,ketikamerekaharusmenghadapipersainganketatdenganperusahaanperusahaanAsiaTimur.

    2

  • 2.KelemahanManajemenRasionalLini