29
TOKSOPLASMOSIS SEREBRI PADA PASIEN HIV/AIDS HIV / AIDS AIDS atau Acquired Immunodeficiency Syndrome adalah kumpulan gejala atau penyakit yang disebabkan menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Syndrome).Penularan HIV/AIDS terjadi melalui cairan tubuh yang mengandung virus HIV yaitu melalui hubungan seksual, jarum suntik pada narkoba suntik, transfusi darah dan dari ibu yang terinfeksi kepada bayi yang dilahirkannya. (1) Seseorang dinyatakan terinfeksi HIV apabila dengan pemeriksaan laboratorium terbukti terinfeksi HIV, baik dengan pemeriksaan antibody atau pemeriksaan untuk mendeteksi adanya virus dalam tubuh. (1) Stadium klinis HIV / AIDS untuk orang dewasa dan remaja dengan infeksi HIV dikonfirmasi berdasarkan kriteria WHO (2) Stadium Klinis tahap 1 Asimtomatik Persistent limfadenopati generalisata Stadium Klinis tahap 2 Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan (<10% dari berat badan diperkirakan atau diukur) Infeksi saluran pernapasan berulang (sinusitis, tonsilitis, otitis media dan faringitis) Herpes zoster Sudut cheilitis

Ilustrasi Kasus Toxoplasmosis

Embed Size (px)

DESCRIPTION

toxoplasmosis

Citation preview

TOKSOPLASMOSIS SEREBRI PADA PASIEN HIV/AIDS

HIV / AIDSAIDS atau Acquired Immunodeficiency Syndrome adalah kumpulan gejala atau penyakit yang disebabkan menurunnya kekebalan tubuh akibat infeksi oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Syndrome).Penularan HIV/AIDS terjadi melalui cairan tubuh yang mengandung virus HIV yaitu melalui hubungan seksual, jarum suntik pada narkoba suntik, transfusi darah dan dari ibu yang terinfeksi kepada bayi yang dilahirkannya.(1)Seseorang dinyatakan terinfeksi HIV apabila dengan pemeriksaan laboratorium terbukti terinfeksi HIV, baik dengan pemeriksaan antibody atau pemeriksaan untuk mendeteksi adanya virus dalam tubuh.(1)Stadium klinis HIV / AIDS untuk orang dewasa dan remaja dengan infeksi HIV dikonfirmasi berdasarkan kriteria WHO (2) Stadium Klinis tahap 1 Asimtomatik Persistent limfadenopati generalisata Stadium Klinis tahap 2 Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan ( 10% dari berat badan diperkirakan atau diukur) Diare kronis yang tidak diketahui sebabnya selama lebih dari 1 bulan Demam persisten yang tidak diketahui sebabnya (sekitar 37,6 C intermiten atau konstan, selama lebih dari 1 bulan) Persistent kandidiasis mulut Oral hairy leukoplakia Tuberkulosis paru (saat ini) Infeksi bakteri parah (seperti pneumonia, empiema, pyomyositis, infeksi tulang atau sendi, meningitis atau bakteremia) Stomatitis ulseratif nekrosis akut, gingivitis atau periodontitis Anemia yang tidak jelas sebabnya, trombositopenia neutropaenia atau kronis Stadium klinis tahap 4 HIV wasting syndrome Pneumonia Pneumocystis Pneumonia bakteri parah yang berulang Infeksi herpes simpleks kronis (orolabial, kelamin atau anorektal selama lebih dari 1 bulan atau viseralis di lokasi manapun) Kandidiasis esofagus (atau kandidiasis trakea, bronkus atau paru-paru) TB luar paru Sarkoma Kaposi Cytomegalovirus infeksi (retinitis atau infeksi organ lain) Toksoplasmosis serebri HIV ensefalopati Luar paru termasuk meningitis kriptokokosis Infeksi diseminata mikobakteri nontuberculous Multifokal progresif leukoencephalopathy Cryptosporidiosis kronis (diare) Kronis isosporiasis Mikosis diseminata (histoplasmosis coccidiomycosis atau) Salmonella bakteremia rekuren nontyphoidal Limfoma (serebral atau B-sel non-Hodgkin) atau padat lainnya terkait HIV tumor Karsinoma serviks invasif Atypical leishmaniasis luas Bergejala terkait HIV atau gejala nefropati terkait HIV kardiomiopati

TOKSOPLASMOSIS SEREBRI

Toksoplasmosis serebri merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit toxoplasma gandii.(3) Penyakit ini pada penderita HIV biasanya muncul karena adanya reaktivasi dari kista jaringan yang laten. Penyakit ini secara klinis jarang ditemukan pada penderita HIV dengan CD4+ >200 sel/L. Resiko terbesar muncul pada pasien dengan CD4+ M2, P2