Click here to load reader

IDENTITAS MATA KULIAH - file.upi. · PDF fileSistem, Jakarta: Bumi Aksara Howell, KW. And Nolet, V. (1999) Curriculum-Based Evaluation, United States: Peter Marshall Reece, L. and

  • View
    216

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of IDENTITAS MATA KULIAH - file.upi. · PDF fileSistem, Jakarta: Bumi Aksara Howell, KW. And...

IDENTITAS MATA KULIAH

Nama mata kuliah : Perencanaan Pengajaran

Kode mata kuliah : OT/PP/RT 502

Jumlah SKS : 2 SKS

Semester : VII

Kelompok mata kuliah : Mata Kuliah Keahlian Profesi

Program studi : Pendidikan Teknik Mesin

Status mata kuliah : Mata Kuliah Jenjang S1

Prasyarat mata kuliah : MKDP dan MKPP

TUJUAN KURIKULER

Setelah mengikuti perkuliahan

Perencanaan Pengajaran, mahasiswa

memiliki: kemampuan tingkat analisis dan

keterampilan tingkat respon kompleks

serta memiliki sikap tingkat mewatak akan

pentingnya perencanaan pengajaran

dalam proses pembelajaran

DESKRIPSI ISI

Konsep Desain Pembelajaran;

Analisis Kurikulum SMK;

Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi Teori;

Penyusunan Desain Pembelajaran untuk Materi Praktek;

Penggunaan Instrumen Penilaian Kompetensi Guru (IPKG) untuk Desain Pembelajaran;

Penggunaan Instrumen Penilaian Kompetensi Guru (IPKG) untuk Penampilan Mengajar Berdasarkan Desain Pembelajaran yang Telah Dibuat.

PENDEKATAN PEMBELAJARAN

Metode : Ekspositori;

Penugasan;

Demonstrasi

Tugas : Individual dan Kelompok

Media : Visual (Dokumen-dokumen),

Transparansi

EVALUASI

Kehadiran

Presentasi

Makalah (kelompok dan individual)

UTS

UAS

RINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN

Pertemuan 1: Konsep Desain Pembelajaran

Pertemuan 2: Model-model desain pembelajaran

Pertemuan 3: Langkah-langkah penyusunan desain pembelajaran

materi teori

Pertemuan 4: Langkah-langkah penyusunan desain pembelajaran

materi praktik

Pertemuan 5: Analisis kurikulum SMK (Teknik Otomotif)

Pertemuan 6: Prinsip-prinsip pembelajaran berbasis kompetensi

Pertemuan 7: Aplikasi prinsip pembelajaran berbasis kompetensi

dalam DP

Pertemuan 8: UTS

RINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN

Pertemuan 9: Latihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk

Materi Teori

Pertemuan 10: Latihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk

Materi Teori

Pertemuan 11: Latihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk

Materi Praktik

Pertemuan 12: Latihan Penyusunan Desain Pembelajaran untuk

Materi Praktik

Pertemuan 13: Penggunaan IPKG untuk Desain Pembelajaran

Pertemuan 14: Penggunaan IPKG untuk Penampilan Mengajar

Pertemuan 15: Simulasi Mengajar berdasarkan DP yang

dirancang

Pertemuan 16: UAS

REFERENSI

Burden, P.R. and Byrd, D.M. (1999). Method for Effective Teaching: Second Edition, USA: Allyn and Bacon

Depdiknas. (2004) Kurikulum SMK Edisi 2004, Jakarta: Dikmenjur

________.(2003) Penilaian Tingkat Kelas, Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan

________.(2002) Buku Panduan Ebtanas SMK, Jakarta: Dikmenti

Dick, W., and Carey, L. (1990). The Sistematic Design of Instruction : Third Edition, Glenview, Illionis: Scott, Foresman and Company

Dick, W. dan Reiser, Robert A. (1989). Planning Effective Instruction, USA: Allyn and Bacon.

Hamalik, O., (2003) Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem, Jakarta: Bumi Aksara

Howell, KW. And Nolet, V. (1999) Curriculum-Based Evaluation, United States: Peter Marshall

Reece, L. and Walker, S., (1997). Teaching Training and Learning: A Practical Guide, Third Edition, Sunderland: Business Education Publishers

Stolovitch, Harold D. dan Keeps, Erica J., Engineering Effective Learning, San Francisco: Pfeiffer An Imprint of Wiley

UNDANG-UNDANG NO. 20 TAHUN 2003TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL

BAB XI Pasal 39 Ayat (2)

PENDIDIK MERUPAKAN TENAGA PROFESIONAL

YANG BERTUGAS:

MERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN PROSES

PEMBELAJARAN

MENILAI HASIL PEMBELAJARAN

MELAKUKAN PEMBIMBINGAN DAN PELATIHAN, SERTA

MELAKUKAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA

MASYARAKAT, TERUTAMA BAGI PENDIDIK PADA

PERGURUAN TINGGI

KONSEP DESAIN PEMBELAJARAN

Stolovitch dan Keeps (2003:168) menyatakan: A design document for learning program is analogous to the blueprint for a house. It defines and describes the final products.

R. Ibrahim dan Nana Syaodih (2003 : 55) mengungkapakan:

Dalam pengajaran sebagai suatu sistem, langkah perencanaan program pengajaran memegang peranan yang sangat penting, sebab menentukan langkah pelaksanaan dan evaluasi.

Burden dan Byrd (1999 : 19):

Planning for instruction refers to decisions that are made about organizing, implementing, and evaluating instruction.

SIKLUS PEMBELAJARAN

DESAIN PEMBELAJARAN PROSES PEMBELAJARAN HASIL PEMBELAJARAN

FUNGSI PERENCANAAN PENGAJARAN

Perencanaan pengajaran (yang diwujudkan dalam bentuk Satuan Acara Pemelajaran/Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) merupakan langkah utama yang penting, yang harus dilakukan oleh guru. Dengan dibuatkannya perencanaan pengajaran, paling tidak:

1. Arah dalam usaha-usaha pengajaran menjadi jelas.

2. Dapat diketahui apakah tujuan tersebut telah dicapai atau belum.

3. Dapat diidentifikasi hambatan-hambatan yang mungkin timbul dalam pelaksanaannya, dan

4. Dapat dihindari dari pertumbuhan dan perkembangan yang muncul diluar perencanaan/tujuan.

MODEL-MODEL DESAIN PEMBELAJARAN

MODEL BRIGGS

MODEL BENATHY

MODEL GERLACH & ELY

MODEL KEMP

MODEL IDI (Instructional Development Institute)

MODEL PPSI

MODEL DICK & CERY

MODEL STOLOVITCH & KEEPS

PERBEDAAN DAN PERSAMAAN

PERBEDAAN:ISTILAH YANG DIGUNAKAN

URUTAN

KELENGKAPAN LANGKAHNYA

PERSAMAAN: (DIGOLONGKAN DALAM TIGA KEGIATAN)KEGIATAN YANG MEMBANTU MENENTUKAN MASALAH PENDIDIKAN DAN

PENGORGANISASIAN ALAT UNTUK MEMECAHKAN MASALAH TERSEBUT

KEGIATAN YANG MEMBANTU MENGANALISIS DAN MENGEMBANGKAN

PERSAMAAN PEMECAHAN MASALAH

KEGIATAN YANG MELAYANI PELAKSANAAN EVALUASI PEMECAHAN

MASALAH TERSEBUT

LANGKAH PENYUSUNAN DESAIN PEMBELAJARAN

DESKRIPSI

KRITERIA

KINERJA/

INDIKATOR

LANGKAH/

SKENARIO

PEMBELAJARAN

PERUMUSAN

TUJUAN

PEMBELAJARAN

HASIL

PEMBELAJARAN

ALAT

EVALUASI

REFERENSI

&

MEDIA

PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARANBERBASIS KOMPETENSI

Tujuan pembelajaran jelas

Pembelajaran berfokus pada peserta diklat

Menekankan pada penguasaan kompetensi

Menekankan pada pencapaian performansi

Menggunakan strategi pembelajaran yang dapat mengakomodasi cara belajar yang bervariasi

Menggunakan metode pembelajaran yang bersifat learning by doing

Pembelajaran bersifat individual dilakukan dengan menggunakan modul

Memperhatikan kebutuhan dan kecepatan belajar peserta diklat secara individu

Media dan materi yang digunakan didesain untuk membantu pencapaian kompetensi

LANJUTAN

Kegiatan pembelajaran hendaknya memperhatikan kemudahan proses pemonitoran untuk memudahkan pengaturan program belajar

Kegiatan pembelajaran diadministrasikan

Memanfaatkan sumberdaya internal dan eksternal sekolah

Pembelajaran dapat dilakukan di dalam dan di luar sekolah

Lingkungan belajar dikondisikan seperti di dunia kerja

Melakukan penilaian hasil belajar untuk mendapatkan umpan balik

Penilaian dilakukan terhadap performansi yang dicapai dengan cara demonstrasi

Tingkat performansi peserta diklat ditentukan dengan membandingkan kriteria unjuk kerja sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai

PENGERTIAN KOMPETENSI

Menurut Majelis Pendidikan Kejuruan Nasional (1999)

KOMPETENSI ADALAH:

SUATU KEMAMPUAN YANG DIDASARI OLEH PENGETAHUAN, KETERAMPILAN, DAN DIDUKUNG OLEH SIKAP KERJA SERTA PENERAPANNYA DALAM MELAKSANAKAN SUATU TUGAS/PEKERJAAN DI TEMPAT KERJA MENGACU PADA KRITERIA UNJUK KERJA YANG DIPERSYARATKAN

Menurut Metal Project & West Java Institutional Development Project IAPSD (2001)

KOMPETENSI ADALAH:

SPESIFIKASI DARI PENGETAHUAN (KOGNITIF), KETERAMPILAN (PSIKOMOTOR), DAN SIKAP (AFEKTIF) YANG DIMILIKI SESEORANG SERTA PENERAPANNYA DIDALAM PEKERJAAN SESUAI DG. STANDAR KINERJA DI INDUSTRI

KOMPETENSI ADALAH:

PENGETAHUAN, KETERAMPILAN, DAN SIKAP KERJA YANG DIBUTUHKAN OLEH SESEORANG UNTUK MELAKUKAN SUATU PEKERJAAN DI TEMPAT KERJA SESUAI DENGAN TUNTUTAN STANDAR YANG BERLAKU

FORMULASI KOMPETENSI

KOGNITIF

AFEKTIFPSIKOMOTOR

TAHAP ASPEK KOGNITIF

5. EVALUASI

6. BERPIKIR KREATIF

2. PEMAHAMAN

3. APLIKASI

4. ANALISIS-SINTESIS

1. PENGETAHUAN

TAHAP ASPEK PSIKOMOTOR

7.ORIGINASI

4.MEKANISME

5. RESPONS KOMPLEKS

6. ADAPTASI

3. RESPONS TERBIMBING

ASPEK TAHAP AFEKTIF

5. MEWATAK

2. MERESPON

3. MENILAI

4. MENGORGANISASI

1.MENERIMA

FORMAT MATRIKRENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SMK :

PROGRAM KEAHLIAN :

STANDAR KOMPETENSI :

TUJUAN PEMBELAJARAN :

KOMPETENSI

DASAR

KRITERIA KINERJA/

INDIKATOR

LANGKAH

PEMBELAJARAN

(SKENARIO)

HASIL

PEMBELAJARANEV. KET.

A1: PENGETAHUAN

(KOGNITIF):

KETERAMPILAN

(PSIKOMOTOR):

SIKAP KERJA

(AFEKTIF):

GAMBARAN

KOMUNIKASI

GURU-SISWA

Search related