21
ii IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN SEMPOL YANG DIJAJAKAN OLEH PARA PEDAGANG (SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI) SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Biologi DISUSUN OLEH : WAHYUNINGSIH 201310070311073 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2017

IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

  • Upload
    vannhi

  • View
    329

  • Download
    0

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

ii

IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS

BAKTERI PADA JAJANAN SEMPOL YANG DIJAJAKAN

OLEH PARA PEDAGANG (SEBAGAI SUMBER BELAJAR

BIOLOGI)

SKRIPSI

Diajukan kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Muhammadiyah Malang

sebagai Persyaratan Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan Biologi

DISUSUN OLEH :

WAHYUNINGSIH

201310070311073

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

2017

Page 2: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

iii

SURAT PERNYATAAN

Page 3: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

iv

Page 4: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

v

Page 5: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

vi

Motto

“Dan bersabarlah, dan tidaklah ada kesabaranmu itu kecuali dari Allah.” (QS. An-Nahl:

128)

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan” (Q.S. Asy - Syarh : 5-6)

“Dan Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya”

(Q.S. Al-Baqarah: 286)

Jangan pernah kita menyerah dalam menghadapi kesulitan, karena Allah pasti akan

memberikan kemudahan setelahnya. Oleh karena itu bersungguh-sungguhlah, semakin

besar kesulitan maka semakin besar kesungguhan yang harus kita lakukan.

Dengan hati yang penuh rasa tulus, ikhlas, dan rasa syukur kepada Allah

ku persembahkan karya ini untuk:

Keluarga tersayang Bapak Drs. Marjan, adik Fitriani, Muhammad Iwan

Setiawan

Terimakasih ku ucapkan setulus-tulusnya atas kasih sayang yang telah

diberikan selama ini

Sahabat, keluarga ,dan teman-teman yang tidak bisa saya sebutkan satu

persatu

Ku ucapkan terimakasih atas segala bantuan, semangat, dukungan, serta

saran yang diberikan, semoga Allah senantiasa membalas kebaikan sekecil apapun

bentuknya.

Page 6: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

vii

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang

telah memberikan dan melimpahkan rahmat, taufik, hidayah dan inayah-Nya

sehingga penulis dapat meyelesaikan skripsi dengan judul “Identifikasi Jumlah

Koloni Bakteri dan Jenis Bakteri Pada Jajanan Sempol yang Dijajakan Para

Pedagang (Sebagai Sumber Belajar Biologi).

Penulisan proposal ini tidak akan terselesaikan dengan baik tanpa adanya

bantuan informasi, bimbingan, dukungan, tenaga, serta do’a dari berbagai pihak

yang memberikan semangat. Penulis mengucapkan terima kasih setulus-tulusnya

atas segala bantuan yang telah diberikan. Terimakasih kepada:

1. Ibu Dr. Rr. Eko Susetyarini, M.Si selaku pembimbing I yang telah

meluangkan waktu dan tenaganya untuk memberikan bimbingan, saran,

serta petunjuk dalam penyusunan proposal ini.

2. Ibu Dr. Nurul Mahmudati, M. Kes selaku pembimbing II yang telah

banyak meluangkan waktu dan tenaga untuk memberikan arahan, saran,

petunjuk, serta pertimbangan-pertimbangan demi lancarnya penyusunan

proposal dan penelitian.

3. Bapak/Ibu Dosen Prodi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah

Malang yang telah memberikan ilmu serta pengetahuan selama menempuh

perkuliahan.

4. Bapak Drs. Marjan atas segala do’anya, dukungan dan semangat yang

diberikan selama ini.

5. Teman-teman yang ikut andil dalam membantu proses penelitian ini yaitu

Anisa, Anis Dwiyuningtyas, Rini, Jannah, Muhammad Akhir.

6. Teman-teman Biologi kelas B angkatan 2013 yang telah banyak

memberikan kebahagiaan, dan keceriaan selama masa-masa bersama.

Page 7: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

viii

7. Banyak pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu, terimakasih

yang setulus-tulusnya atas segala semangat, dukungan, serta do’a yang

telah diberikan.

Semoga Allah selalu senantiasa membalas amal baik yang ikhlas

diberikan. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini masih jauh dari

kesempurnaan, oleh sebab itu kritik serta saran penulis harapkan.

Malang, 14 Juli 2017

Penulis,

Wahyuningsih

Page 8: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

ix

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL LUAR ................................................................................ i

HALAMAN SAMPUL DALAM ........................................................................... ii

HALAMAN PERSETUJUAN ............................................................................... iii

HALAMAN PERNYATAAN ................................................................................ vi

HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................ v

HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN .................................................. vi

KATA PENGANTAR ........................................................................................... vii

KATA PENGANTAR ........................................................................................... viii

ABSTRAK ............................................................................................................. ix

ABSTRACT ........................................................................................................... x

DAFTAR ISI .......................................................................................................... xi

DAFTAR TABEL .................................................................................................. xiv

DAFTAR GAMBAR ............................................................................................. xv

DAFTAR LAMPIRAN ......................................................................................... xvi

BAB I PENDAHULUAN .................................................................................... ... 1

1.1 Latar Belakang ................................................................................................ 1

1.2 Rumusan Masalah ............................................................................................ 6

1.3 Tujuan Penelitian .............................................................................................. 6

1.4 Manfaat Penelitian ............................................................................................ 7

1.5 Batasan Penelitian ............................................................................................ 8

1.6 Definisi Penelitian ............................................................................................ 9

Page 9: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

x

BAB II TINJAUAN PUSTAKA .......................................................................... 11

2.1 Makanan Jajanan ............................................................................................. 11

2.1.1 Standar Mutu Pangan ............................................................................ 11

2.1.2 Sanitasi dan Hygienitas pada Makanan ................................................. 13

2.2 Bakteri ............................................................................................................ 16

2.2.1 Morfologi Bakteri ................................................................................ 16

2.2.2 Reproduksi Bakteri .............................................................................. 17

2.2.3 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan ............................... 19

2.3 Jenis Bakteri Penyebab Keracunan Pada Makanan ......................................... 21

2.3.1 Bakteri Escherichia coli ...................................................................... 22

2.3.2 Bakteri Salmonella sp .......................................................................... 24

2.3.3 Bakteri Staphylococcus aureus ........................................................... 26

2.4 Jajanan Sempol ................................................................................................ 28

2.5 Bahan Utama Pembuatan Jajanan Sempol ...................................................... 29

2.5.1 Daging Ayam ...................................................................................... 29

2.5.2 Telur .................................................................................................... 29

2.5.3 Tepung Tapioka ................................................................................... 30

2.6 Metode Perhitungan Jumlah Bakteri ............................................................... 31

2.6.1 Hitungan Mikroskopik ........................................................................ 31

2.6.2 Hitungan Cawan (Total Plate Count) .................................................. 32

2.6.3 MPN (Most Probable Number) ........................................................... 32

2.7 Sumber Belajar ................................................................................................ 35

2.7.1 Klasifikasi Sumber Belajar .................................................................. 36

Page 10: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

xi

2.7.2 Kegunaan Sumber Belajar ................................................................... 37

2.7.3 Syarat Pemanfaatan Sumber Belajar .................................................... 39

2.7.4 Kriteria Memilih Sumber Belajar ......................................................... 39

2.8 Artikel Ilmiah .................................................................................................. 41

2.8.1 Jenis-jenis Artikel Ilmiah .................................................................... 41

2.8.2 Komponen Artikel ................................................................................ 42

2.8.3 Ciri Artikel Ilmiah ................................................................................ 44

2.8.4 Kelebihan dan Kelemahan .................................................................... 45

2.9 Kerangka Konsep ............................................................................................. 47

BAB III METODE PENELITIAN ..................................................................... 48

3.1 Jenis Penelitian ................................................................................................ 48

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian ......................................................................... 48

3.3 Populasi dan Sampel ....................................................................................... 48

3.3.1 Populasi .................................................................................................. 48

3.3.2 Sampel.................................................................................................... 49

3.4 Prosedur Penelitian .......................................................................................... 49

3.4.1 Tahap Persiapan penelitian .................................................................. 49

3.4.2 Pengambilan Sampel ........................................................................... 50

3.4.3 Pelaksanaan penelitian ......................................................................... 50

3.5 Teknik Pengumpulan Data .............................................................................. 53

3.5.1 Hasil Identifikasi Jumlah Koloni Bakteri dan Jenis Bakteri................ 53

3.6 Teknik Analisis Data ........................................................................................ 54

Page 11: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

xii

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ............................................................... 55

4.1 Hasil Penelitian ................................................................................................. 55

1.1.1 Jumlah Koloni pada Jajanan Sempol Bakteri Menggunakan TPC (Total

Plate Count) ......................................................................................... 55

1.1.2 Standar Maksimum Cemaran Mikroba Menurut BPOM tahun 2009 pada

Jajanan Sempol ..................................................................................... 57

1.1.3 Jenis Bakteri pada Jajanan Sempol ....................................................... 58

4.2 Pembahasan ...................................................................................................... 59

4.2.1 Jumlah Kloni Bakteri pada Jajanan Sempol Menggunakan

TPC (Total Plate Count) ....................................................................... 59

4.2.2 Jenis bakteri pada Jajanan Sempol ....................................................... 65

4.3 Pemanfaatan Hasil Penelitian Sebagai Sumber Belajar Biologi ...................... 72

4.3.1 Kejelasan Potensi ................................................................................. 72

4.3.2 Kejelasan Sasaran Pembelajaran .......................................................... 72

4.3.3 Kesesuaian Hasil Penelitian dengan Tujuan Pembelajaran .................. 73

4.3.4 Informasi yang diungkapkan dari Hasil Penelitian .............................. 74

4.3.5 Kejelasan Eksplorasi ........................................................................... 75

4.3.6 Kejelasan Perolehan ............................................................................. 75

BAB V PENUTUP ................................................................................................. 77

5.1 Kesimpulan ....................................................................................................... 77

5.2 Saran ................................................................................................................. 78

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................ 79

LAMPIRAN ........................................................................................................... 86

Page 12: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

xiii

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

2.1 Jenis Mikroba dan Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam Makanan .. 12

2.2 Mikroba Redominan yang Dijumpai diberbagai Daerah Anatomi Manusia 28

2.3 Kandungan Gizi Daging Ayam ................................................................... 29

2.4 Kandungan Gizi dalam Telur ....................................................................... 30

2.5 Kandungan Gizi pada Tepung ..................................................................... 30

3.1 Jumlah Koloni Bakteri Menggunakan TPC pada Jajanan Sempol .............. 47

3.2 Hasil Identifikasi Jenis Bakteri pada Jajanan Sempol ................................. 47

4.1 Rata-rata Jumlah Bakteri pada Jajanan Sempol ........................................... 49

4.2 Standar Cemaran Mikroba Menurut BPOM pada Jajanan Sempol ............. 51

4.3 Hasil Identifikasi Jenis Bakteri pada Jajanan Sempol ................................. 52

Page 13: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

xiv

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

2.1 Bentuk Bakteri Escherichia coli Perbesaran 100x ...................................... 22

2.2 Koloni Bakteri Escherichia coli pada EMB Agar ....................................... 22

2.3 Koloni Bakteri Salmonella sp pada XLD Agar ........................................... 24

2.4 Koloni Staphylococcus aureus pada media MSA ....................................... 26

2.5 Koloni Bakteri Staphylococcus aureus ......................................................... 26

Page 14: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

xv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran ` Halaman

1. Foto alat dan bahan ........................................................................................ 86

2. Dokumentasi pengambilan sampel ................................................................ 89

3. Foto hasil penelitian ....................................................................................... 91

4. Data hasil penelitian Perhitungan Jumlah Koloni ada Jajanan Sempol

(TPC) .............................................................................................................. 94

5. Hasil Uji Bakteri Staphylococcus aureus pada Jajanan Sempol .................... 95

6. Perhitungan rata-rata jumlah koloni bakteri pada jajanan sempol ................. 96

7. Persetujuan judul skripsi ................................................................................ 97

8. Biro skripsi ..................................................................................................... 98

9. Surat pengantar jurusan .................................................................................. 99

10. Artikel Ilmiah ............................................................................................... 100

11. Silabus Biologi SMA Kelas X Kurikulum 2013 ......................................... 110

Page 15: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

xvi

DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, R. 2012. Pembelajaran Berbasis Pemanfaatan Sumber Belajar. Jurnal

ilmiah Didaktika. 2 (12): 216-231.

Adipurnomo, H. 2006. Sumber Dan Media Pembelajaran. Malang: Pusat

Pengembangan Penetaran Guru IPS Dan PMP Malang.

Aditia, L & Muthiadin, C. 2015. Uji Kualitas Mikrobiologis Pada Makanan

Jajanan di Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin

Makassar. Jurnal Ilmiah Biologi. 2 (2): 119-123.

Afrianti, M., Dwiloka, B., Setiana, B.E . 2013. Total Bakteri, pH Dan Kadar Air

Daging Ayam Broiler Setelah Direndam Dengan Ekstrak Daun Senduduk

(Malestona malabathricum L.) Selama Masa Simpan. Jurnal Pangan

Dan Gizi. 7 (4): 49-56.

Agustina, N., Thohari, I., Rosyidi, D. 2013. Evaluasi Sifat Putuh Telur

Pasteurisasi Ditinjau dari pH, Kadar Air, Sifat Emulsi dan Daya

Kembang Angel Cake. Jurnal Ilmu Peternakan. 2 (23): 6-13.

Amanati, L. 2014. Uji Bakteri Staphylococcus aureus dan Bacillus cereus pada

Produk Mie Instan yang Beredar di Pasaran. Jurnal Litbang Industri. 2

(3): 73-80.

Aminudin, M & Habib, I. 2009. Pengaruh Lamanya Penyimpanan Terhadap

Pertumbuhan Bakteri pada Nasi yang dimasak di Rice Cooker dengan

Nasi yang Dikukus. JurnalMutiara Medika. 2 (9): 18-22.

Anggreini, R. 2015. Analisis Cemaran Bakteri Escherichia coli (E. coli) O157:H7

Pada Daging Sapi Di Kota Makassar. Skripsi, Program Studi Kedokteran

Hewan Universitas Hasanuddin Makassar, Makassar.

Asnafiyah. 2005. Pusat Sumber Belajar dan Peranannya Bagi Lembaga

Pendidikan Tenaga Kependidikan. Jurnal Pendidikan Agama Islam. 2

(2): 149-161.

Asrori, M. 2013. Pengertian Tujuan dan Ruang Lingkup Strategi Pembelajaran.

Jurnal Madrasah. 2 (5): 163-187.

Astriani, M & Mukharommah, E. 2017. Penggunaan Strategi Inkuiri dalam

Pembelajaran Isolasi Bakteri Asal Mol dan Penerapannya Sebagai Pupuk

Hayati. Jurnal Florea. 1 (4): 17-23.

Page 16: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

xvii

Bambang, A.G., Fatimawali., Kojong, N.S. 2014. Analisis Cemaran Bakteri

Coliform dan Identifikasi Escherichia Coli pada Air Isi Ulang dari Depot

di Kota Manado. Jurnal Ilmiah Farmasi. 3 (3): 325-334.

BPOM RI. 2008. Pengujian Mikrobiologi Pangan. Jurnal BPOM RI. 2 (9): 1-11.

_______. 2009. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik

Indonesia Nomor HK.00.06.1.52.4011 Tentang Batas Maksimum

Cemaran Mikroba dan Kimia dalam Makanan.

BSN. 2009. Batas maksimum Cemaran Mikroba dalam pangan. Jakarta: Badan

Standardisasi Nasional.

Budiharta, S & Diastini, Y. 1988. Mikrobiologi Makanan Asal Hewan.

Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Buckle, K. A. 1985. Ilmu Pangan. Jakarta: UI- Press.

Budiyanto, M. A. 2002. Dasar-Dasar Ilmu Gizi. Malang: UPT Universitas

Muhammadiyah Malang.

Cahyono, D., Padaga, M.C., Sawitri, M.E. Kajian Kualitas Mikrobiologis (Total

Plate Count (Tpc), Enterobacteriaceae dan Staphylococcus Aureus) Susu

Sapi Segar di Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Jurnal Ilmu

dan Teknologi Hasil Ternak. 1 (8): 1-8.

Chusniati, S., Nelson, B.R., Rohcmah, K. 2009. Deteksi Salmonella sp pada Telur

Ayam Buras yang Dijual Sebagai Campuran Jamu di Kecamatan

Sidoarjo. Journal of Poultry Diseases. 1 (2): 20-23.

Dewi, A. K. 2013. Isolasi, Identifikasi dan Uji Sensitivitas Staphylococcus aureus

Terhadap Amoxicillin dari Sampel Susu Kambing Peranakan Ettawa (PE)

Penderita Mastitis Di Wilayah Girimulyo, Kulonprogo, Yogyakarta.

Jurnal Sains Veteriner. 2 (32): 138-150.

Dwidjoseputro, D. 2005. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Jakarta: Djambatan.

Elfidasari, D., Saraswati, A.M., Nufadianti, G., Samiah, R., Setiowati, V. 2011.

Perbandingan Kualitas Es di Lingkungan Universitas Al Azhar Indonesia

dengan Restoran Fast Food di Daerah Senayan dengan Indikator Jumlah

Escherichia coli Terlarut. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Sains dan

Teknolog. 1 (1): 18-23.

Fardiaz, S. 1992. Mikrobiologi Pangan 1. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka

Utama.

Page 17: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

xviii

Fatmawati, S., Rosidi, A., Handarsari, E. 2013. Perilaku Higiene Pengolah

Makanan Berdasarkan Pengetahuan Tentang Higiene Mengolah

Makanan Dalam Menyelenggarakan makanan Di Pusat Pendidikan Dan

Pelatihan Olahraga Jawa Tengah. Jurnal Pangan dan Gizi. 8 (4): 45-52.

Gaman, P. M & Sherrington, K. B. 1992. Pengantar Ilmu Pangan Nutrisi dan

Mikrobiologi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Habullah, R., Fatimawali., Kojong, N. 2015. Analysis of Coliform Bacteria

Contamination and Escherichia Coli soy Milk Sold in Supermarkets of

Manado City. Jurnal Ilmiah Farmasi. 1 (4): 20-30.

Handayani, B.R. & Werdiningsih, W. 2010. Kondisi Sanitasi dan Keracunan

Makanan Tradisional. Jurnal Agroteksos. 2 (20): 131-138.

Hartono, A. 2006. Penyakit Bawaan Makanan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran

EGC.

Hidayat, T. 2006. Metodologi Penulisan Artikel Ilmiah. Universitas Pendidikan

Indonesia: Bandung.

Huzni, I. S. 2008. Pemanfaatan Media Internet Sebagai Sumber Belajar. Jurnal

Iqra. 2 (2): 72-83.

Ijong, F. G & Dien, H. A. 2011. Karakteristik Bakteri Pereduksi Merkuri

(Escherichia Coli) Diisolasi Dari Perairan Pantai Teluk Manado. Jurnal

Perikanan dan Kelautan Tropis. 3 (7): 103-108.

Immanningsih, N. 2012. Profil Gelatinisasi beberapa Formulasi Tepung-Tepungan

Untuk Pendugaan Sifat Pemasakan. Jurnal Penel Gizi Makan. 1 (35): 13-

22.

Irmansyah, J & Kusnadi. 2009. Sifat Listrik Telur Ayam Kampung Selama

Penyimpanan. Media Peternakan. 1 (32): 22-30.

Kamus Pusat Bahasa. 2008. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa

Pendidikan Nasional.

Karsinah. 2004. Deteksi Salmonella. Surabaya: Universitas Airlangga.

Kurniadi, Y., Saam, Z., Afandi, D. 2013. Faktor Kontaminasi Bakteri E. Coli pada

Makanan Jajanan Dilingkungan Kantin Sekolah Dasar Wilayah

Kecamatan Bangkinang. Jurnal Ilmu Lingkungan. 1 (7): 28-37.

Kurniasih, R.P., Nurjazuli., Hanani, Y. 2015. Hubungan Higiene dan Sanitasi

Makanan dengan Kontaminasi Bakteri Escherichia Coli dalam Makanan

Page 18: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

xix

Di Warung Makan Sekitar Terminal Borobudur, Magelang. Jurnal

Kesehatan Masyarakat. 1 (3): 549-558.

Marshal. 2011. Pengaruh Waktu Pajanan Frekuensi Suara dalam Rentang

Audiosonik Terhadap Viabilitas Staphylococcus aureus. Skripsi, Fakultas

Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.

Muharlien. 2010. Meningkatkan Kualitas Telur Melalui Penambahan Teh Hijau

Dalam Pakan Ayam Petelur. Jurnal dan Teknologi Hasil Ternak. 1 (5):

32-37.

Ningsih, R. 2014. Penyuluhan Hygiene Sanitasi Makanan dan Minuman, Serta

Kualitas Makanan yang Dijajakan Pedagang di Lingkungan SDN Kota

Samarinda. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 1 (10): 64-72.

Nurhayati & Samallo, I. M. 2013. Analisis Degradasi Polutan Limbah Cair

Pengolahan Rajungan (Portunus Pelagicus) dengan Penggunaan Mikroba

Komersial. Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik. 1 (9): 1-13.

Nurhayati. 2008. Studi Perbandingan Metode Sampling Antara Simple Random

Dengan Stratified Random. Jurnal Basis Data. 1 (3): 18-32.

Nurjannah, S. 2006. Kajian Sumber Cemaran Mikrobiologis Pangan pada

Beberapa Rumah Makan di Lingkar Kampus IPB Darmaga Bogor.

Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 3 (11): 18-24.

Nurtjahja, K., Suryanto, D., Winda, L. 2006. Identifikasi Jenis dan Jumlah Bakteri

pada Pasien Mikosis Kulit. Jurnal Biologi. 1 (1): 1-7.

Pertiwi, D.P., Latifa, R., Chamisjiatin, L. 2014. Analisis Kandungan Bakteri

Koliform pada Bakso Bakar di Pasar Minggu Kota Malang. Malang:

Universitas Muhammadiyah Malang.

Pelczar. 1986. Dasar-dasar Mikrobiologi. Jakarta: UIP.

Pratiwi, S.T. 2008. Mikrobiologi Farmasi. Jakarta: Erlangga.

Purnawijayanti, H. A. 2001. Sanitasi Higiene dan Keselamatan Kerja Dalam

Pengolahan Makanan. Yogyakarta: Penerbit Kasinus.

Puspadewi, R., Adirestuti, P., Anugrah, R. 2014. Kajian Kontaminasi

Staphylococcus aureus pada Pangan. Cimahi: Universitas Jenderal

Ahcmad Yani.

Page 19: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

xx

Puspitasari, F. D., Shovitri, M., Kuswytasari, D.. 2012. Isolasi dan Karakterisasi

Bakteri Aerob Proteolitik dari Tangki Septik. Jurnal Sains dan Seni ITS.

1 (1): 1-4.

Rachmawati, F. J & Triyana, S. Y. 2008. Perbandingan Angka Kuman pada Cuci

Tangan dengan Beberapa Bahan Sebagai Standarisasi Kerja di

Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Islam

Indonesia. Jurnal Logika. 1 (5): 3-13.

Rahayu, N. P., Kawuri, R., Suriani, N. L. 2014. Uji Keberadaan Staphylococcus

aureus pada Sosis Tradisional (Urutan) yang Beredar di Pasar

Tradisional di Denpasar Bali. Jurnal Simbiosis. 1 (2): 147-157.

Rahayu, W.P & Kuswanti Y. 2002. Sanitary Condition of Campus Canten. Paper

Presented in FIFSTA Conference, Bangkok.

Riyanto, A & Abdillah, A. D. 2012. Faktor Yang Memengaruhi Kandungan E.

coli Makanan Jajanan SD Di Wilayah Cimahi Selatan. Jurnal MKB. 2

(44): 77-82.

Rohy, G.S., Rahardja, B.S., Agustono. 2014. Jumlah Total Bakteri dalam Saluran

Pencernaan Ikan Gurami (Osphronemus Gouramy) dengan Pemberian

Beberapa Pakan Komersial Yang Berbeda. Jurnal Ilmiah Perikanan dan

Kelautan. 1 (6): 21-24.

Rumalean, I. 2014. Media Poster Sebagai Sarana Peningkatan Kemampuan

Menulis Karangan Persuasi Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Pulau Gorom

Kabupaten Seram Bagian Timur. Jurnal Tahuri. 2 (11): 58-74.

Rusydi, Ibnu. 2014. Pemanfaatan e-journal Sebagai Media Informasi Digital.

Jurnal Iqra. 2 (8): 200-210.

Saleh, A.R. 2009. Peran Pustakawan dalam Disseminasi Informasi Kepada

Peneliti Via Jurnal Elektronik Lokal: Kasus Perpustaan IPB. Visi

Pustaka. 3 (11): 7-12.

Septian, A., Tampubolon, J. 2015. Pengaruh Pembelajaran Menggunakan Media

Tiga Dimensi (3d) Terhadap Hasil Belajar Menggambar dengan

Perangkat Lunak Kelas XI Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan

SMK Negeri 2 Meulaboh. Jurnal Educational Building. 1 (1): 70-78.

Sudjana, N & Ahmad, R. 1989. Teknologi Pengajaran. Bandung.

Sumarsih, Sri. 2003. Mikrobiologi Dasar. Yogyakarta: Fakultas Pertanian UPN

Veteran.

Page 20: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

xxi

Sumarto., Hariyadi, P., Purnomo, E.H. 2014. Kajian Proses Perumusan Standar

Peraturan Keamaan Pangan di Indonesia. Jurnal Pangan, No.2 Vol.23

Hal. 108-119.

Susanti, S. 1991. Perbedaan Karakteristik Fisikokimiawi dan Histologi Daging

Sapid an Daging Ayam. Fakultas Teknologi Pertanian IPB.

Suryoputro, G., Riadi, S., Sya’ban, A. 2012. Menulis Artikel untuk Jurnal Ilmiah.

Jakarta: Uhamka Press.

Tessi, M. A., Aringoli, E.E., Pirovani, M.E.,Vincenzini, A.Z., Sabbag, N.G.,

Costa, S.C., Garcia, C.C., Zannier, M.S., Silva, E.R., Moguilevsky, M.A.

2002. Microbiological quality and and safety of ready-to-eat cooked

foods from a centralized school kitchen in Argentina. Journal of Food

Protection. 65 (4): 422-636.

Waluyo, L. 2007. Mikrobiologi Umum. Malang: UMM Press.

_______. 2013. Buku Petunjuk Praktikum Mikrobiologi Umum. Malang:

Laboratorium Biologi Universitas Muhammadiyah Malang.

Wibawa, A. 2008. Faktor Penentu Kontaminasi Bakteriologik pada Makanan

Jajanan di Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. 1 (3):

3-8.

Widiyanti, P.M & Ristiani, N.P. 2004. Analisis Kualitatif Bakteri Koliform pada

Depo Air Minum Isi Ulang di Kota Singaraja Bali. Jurnal Ekologi

Kesehatan. 1 (3): 64-73.

Widiyanti, P.M & Ristiani, N.P. 2004. Analisis Kualitatif Bakteri Koliform pada

Depo Air Minum Isi Ulang di Kota Singaraja Bali. Jurnal Ekologi

Kesehatan. 1 (3): 64-73.

Widodo, N., Ekowati, D.W., Zuriah, N., Susetyarini, R.E., Wicaksono, B.H.,

Anggraini, P., Cahyono, H. 2015. Panduan Penulisan Karya Ilmiah.

Malang: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas

Muhammadiyah Malang.

Widodo, N. 1990. Diversitas Plankton pada Perairan Sungai Semangu yang

Terkena Limbah dari Proses Pembuatan Bahan Baku Pabrik Kertas

Pilblabak sebagai Sumber Belajar Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap

Kehidupan Organisme bagi Siswa SMA. Skripsi. Institut Keguruan dan

Ilmu Pendidikan. Yogyakarta.

Page 21: IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI …eprints.umm.ac.id/36812/1/jiptummpp-gdl-wahyunings-50031-1...IDENTIFIKASI JUMLAH KOLONI BAKTERI DAN JENIS BAKTERI PADA JAJANAN

xxii

Wilis, A. C & Handayani, S. 2013. Kondisi Higiene Sanitasi dan Karakteristik

Hidangan di Paguyuban PKL Wiyung Surabaya. Jurnal Boga. 3 (2): 11-

17.

Yulianto, A., Nurcholis. 2015. Penerapan Standar Hygienes dan Sanitasi Dalam

Meningkatkan Kualitas Makanan Di Food & Beverage Departement @

Platinum Hotel Yogyakarta. Jurnal Khasanah Ilmu. 2 (6): 31-39.

Yunita, M., Hendrawan, Y., Yulianingsih, R. 2015. Analisis Kuantitatif

Mikrobiologi pada Makanan Penerbangan (Aerofood ACS)garuda

Indonesia Berdasarkan TPC (Total Plate Count) dengan Metode Pour

Plate. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. 3 (3): 237-248.

Yunus, S. P., Umboh, J.M., Pinontoan, O. 2015. Hubungan Personal Higiene dan

Fasilitas Sanitasi dengan Kontaminasi Escherichia Coli pada Makanan

di Rumah Makan Padang Kota Manado dan Kota Bitung. Jurnal JIKMU.

2 (5): 210-217.