Hirarki Tujuan Strategik

  • View
    219

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Dosen PS Agribisnis Fak Pertanian(Lec of Agribusiness Dept. Fac of Agriculture)UNIVERSITAS UDAYANAPh/fax : +62 361 701907Cell : 082146494698;08155711811E-mail : kbsusrusa@yahoo.co.id; kbsusrusa@gmail.comWebsite: http://unud.ac.id

Text of Hirarki Tujuan Strategik

  • 1

    HIRARKI TUJUAN STRATEGIS

    VISI

    Dalam manajemen strategic, visi merupakan kategori tujuan yang

    luas dan pemikiran ke depan. Visi menjelaskan keinginan masa

    depan yang mengandung arti akan digunakan untuk mencapai

    keinginan akhir, paling tinggi. Visi yang paling efektif adalah visi

    yang menginspirasi, dan inpirasi ini bisa mengambil bentuk

    harapan untuk menjadi paling: terbaik, terhebat atau terbesar.

    Bisa berbentuk pelayanan terbaik, produk terkuat, pelayanan

    prima, dls, tetapi harus menispirasi/memotivasi.Visi gila Steven Job

    dalam membangun computer menginspirasi lahirnya Macintosh

    yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

    Visi adalah sesuatu yang personal, sering tidak ditulis,. Barangkali,

    gagasan ideal yang diekpresikan sangat sombong atau ringkas

    sehingga tidak meyakinkan kelihatannya di atas kertas. Sekalipun

    demikian, apakah visi itu ditulis atau tidak, jika visi tersebut

    memiliki impak besar, maka harus dikomunikasikan pada banyak

    orang/stakehorder. Mengkomunikasikan visi mengambil dua cara.

    Cara komunikasi yang paling jelas adalah menterjemahkan menjadi

    kata perintah dalam bnetuk pernyataan misi. Cara komunikasi yang

    agak kurang tegas, tetapi bahkan lebih penting, melalui personal

    selling tentang bagian dari wawasan. Sebagaio contoh, prilaku

    para pemimpin yang menonjolkan visi tertentu akan menegaskan

  • 2

    apa arti dari kata-kata yang digunakan dalam pernyataan misi.

    Contoh Visi:

    GIA

    Menjadi Perusahaan penerbangan yang andal dengan menawarkan

    layanan yang berkualitas kepada masyarakat dunia menggunakan

    keramahan Indonesia.

    BNI

    Menjadi Bank kebanggaan nasional yang Unggul, Terkemuka dan

    Terdepan dalam Layanan dan Kinerja

    MISI

    Misi menjadi nebih nyata ketika tercermin dalam bentuk

    pernyataan misi. Pernyataan demikian mampu memverbalkan

    kepercayaan-kepercayaan dan arahan-arahan sesuai dengan visi

    manager. Contoh misi tiga perusahaan tingkat dunia: GIA, BNI

    Animation, Inc, dan Americanm Airline.

    Walaupum perusahaan menerapkan ke seluruh organisasi,

    pernyataan misi tetap saja sifatnya personal dalam arti

    pernyataan tersebut tidak mempengaruhi aturan-aturan berkenaan

    dengan apa yang harus terliput. Pada umumnya, pernyataan misi

    berkenaan dengan isu-isu yang lebih eksplisit dan mampu

    mengidentifikasi apa yang unik tentang karakter organisasi.

    Untuk menyediakan informasi pernyataan misi biasanya mencoba

  • 3

    untuk menjawab pertanyaan berikut:

    1. Apa alasan perusahaan ada? Apakah tujuan dasar

    perusahaan?

    2. Apa yang unik atau berbeda pada perusahaan?

    3. Apa yang mungkin berbeda tentang bisnis perusahaan tiga

    sampai lima tahun mendatang?

    4. Siapa pelanggan, klien, atau segmen pasar utama perusahaan?

    5. Apa produk (barang dan jasa utama) perusahaan, sekarang

    dan masa depan?

    6. Apa, yang menjadi perhatian utama perusahaan dalam bidang

    ekonomi?

    7. Apa keyakinan dasar, nilai-nilai, aspirasi, dan prioritas

    filosofis perusahaan?

    Jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut secara eksplisit dengan

    menulis secara formal pernyataan misi memiliki tiga manfaat utama

    untuk organisasi, yaitu:

    Pernyataan Misi memberikan batasan untuk memandu perumusan

    strategi.

    Dengan memberikan arah strategis, pernyataan misi memusatkan

    perhatian ke arah tujuan tertentu yang berbeda dari perusahaan

    lainnya. Pernyataan misi yang terlalu ketat berisiko merangsang

    pandangan sempit. Namun, jika terlalu luas, sebuah organisasi bisa

    tidak efektif. Organisasi semacam itu bisa mengembara dari satu

  • 4

    tempat ke tempat lain, dan manajer bisa menghabiskan banyak

    sekali waktu untuk menganalisis apa yang bisa dilakukan tanpa

    pernah benar-benar melakukan apa-apa. Banyak usaha kecil,

    wirausaha, yang bergerak dalam usaha berbasis teknologi

    menunjukkan perilaku seperti itu.

    Contoh pernyataan Misi :

    GIA

    Sebagai Perusahaan penerbangan pembawa bendera bangsa (flag

    carrier) Indonesia yang mempromosikan Indonesia kepada dunia

    guna menunjang pembangunan ekonomi nasional dengan

    memberikan pelayanan yang profesional.

    BNI

    1. Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah

    kepada seluruh nasabah, dan selaku mitra pillihan utama (the

    bank choice)

    2. Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor.

    3. Menciptakan kondisi terbaik sebagai tempat kebanggaan

    untuk berkarya dan berprestasi.

    4. Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap

    lingkungan sosial.

    5. Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola

    perusahaan yang baik

    Pada 10 tahun pertama kehidupan perusahaan seperti di atas,

  • 5

    manajernya tidak bisa menolak berkaitan dengan puluhan aplikasi

    potensial yang merupakan penemuan teknologi mereka. Alasannya

    adalah bahwa salah satu dari aplikasi bisa berkembang menjadi

    pasar dengan jutaan dolar, sehingga mereka tidak mampu untuk

    mengabaikan salah satu dari temuan-temuan tersebut. Hanya

    setelah pasar yang paling menarik didominasi oleh pesaing yang

    lebih terfokus, manajernya baru sadar bahwa harus membuat

    keputusan strategis penting berkenaan dengan pasar mana yang

    diabaikan dan mana yang serius digarap. Keputusan inilah

    kemudian menjadi dasar dari pernyataan misi mereka.

    Dalam menggunakan pernyataan misi untuk mengidentifikasi batas

    dan memberikan fokus bagi organisasi, manajer harus mencapai

    keseimbangan yang sulit antara menjadi terlalu sempit dan

    memberi pedoman yang kabur. Manajer biasanya terjebak ke

    permasalahan membuat pernyataan misi yang terlalu luas atau

    terlalu sempit. Seperti dijelaskan di bawah ini, pernyataan misi

    yang hanya mengidentifikasi keuntungan sebagai tujuan membuat

    organisasi tidak fokus untuk mengarahkan program-programnya.

    Tanpa menyatakan bagaimana tingkat keuntungan yang akan

    dicapai ditargetkan, sebuah organisasi menjadi tanpa tujuan.

    Di sisi lain, pernyataan misi yang terlalu jauh menentukan rincian

    operasi menyebabkan misi menjadi terlalu ketat dan kaku. Hal ini

    merupakan kondisi yang menyebabkan penerapan rencana tertentu

  • 6

    menjadi terikat untuk berubah, dan pernyataan misi yang terlalu

    spesifik dapat melumpuhkan kemampuan organisasi untuk

    menyesuaikan diri dengan perubahan. Dengan kata lain,

    pernyataan misi yang ideal adalah relatif stabil dan berusaha untuk

    mengidentifikasi tujuan yang lebih luas yang menekan sekecil

    mungkin kemungkinan menjadi tidak cocok, tetapi juga harus

    cukup fleksibel yang mendorong organisasi mampu menjadi entitas

    yang dinamis untuk menanggapi perubahan yang terjadi.

    Tantangan bagi para manajer adalah bagaimana menyeimbangkan

    tindakan saat mereka berusaha untuk menentukan di dalam bisnis

    apa mereka berada, sebagai bagian sentral dari pernyataan misi

    yang baik.

    Gambar 1.3 memberikan contoh hipotetis definisi bisnis yang terlalu

  • 7

    luas dan terlalu sempit

    Manajer yang hati-hati mempertimbangkan berbagai pilihan akan

    mempunyai wawasan baru yang penting tentang organisasi mereka

    (wawasan yang dapat mengubah tindakan strategis untuk

    memasuki pasar telepon jarak jauh bagi perusahaan tersebut).

    Misalnya, MCI adalah salah satu dari beberapa perusahaan

    telekomunikasi baru yang memasuki pasar telepon jarak jauh

    setelah sistem Bell menjadi usang. Meskipun manajer MCI

    mengetahui dirinya berada dalam bisnis telepon, mereka

    berangsur-angsur menyadari bahwa pandangan tersebut tidak

    membuat mereka unik, atau tidak membantu membertikan

    keberhasilan yang luar biasa yang dinikmati perusahaan.

    Bersamaan dengan itu, ada beberapa perusahaan baru yang muncul

    dalam bisnis telepon, dan tidak semua berhasil. Setelah

    pemeriksaan lebih dekat, manajer mengamati bahwa mereka

    menghabiskan sejumlah besar waktu kerja untuk peraturan

    pemerintah yang mencoba mengubah industri telekomunikasi dari

    pasar monopoli ke pasar yang lebih kompetitif. Sebagian besar dari

    keberhasilannya disebabkan oleh ketekunan tersebut, dan manajer

    berpikir bahwa MCI bukan hanya berada di bisnis telepon tetapi

    juga dalam bisnis hubungan pemerintahan. Berdasarkan

    pemahaman baru ini, hubungan pemerintahan diberikan lebih

    banyak pertimbangan dalam proses perencanaan strategis

    perusahaan.

  • 8

    Pernyataan Misi menyiratkan tanggung jawab terhadap berbagai

    pemangku kepentingan dan menetapkan standar kinerja

    organisasi

    Exhibit 1.4 mengurut delapan dimensi kinerja yang

    menggambarkan kewajiban beragam perusahaan untuk berbagai

    stakeholdersnya. Pemangku kepentingan ini dapat mencakup

    pihak-pihak yang memiliki kepentingan, atau saham, terhadap

    keberhasilan atau kinerja perusahaan. Jangan dibingungkan antara

    "pemegang saham" (juga disebut "share-holders") dengan

    "stakeholder." Saham hanya salah satu dari beberapa kemungkinan

    kelompok stake-holders. Kewajiban kepada pemegang saham

    perusahaan kadang-kadang disebut sebagai tanggung jawab fiskal,

    sementara kewajibannya kepada para pemangku kepentingan

    disebut sebagai tanggung jawab sosial. Pernyataan misi tentang

    tanggung jawab sosial meliputi hubungan per