34
Referat Hipertensi pada Anak Hipertensi Pada Anak BAB I PENDAHULUAN Anak bahkan bayi dapat mengalami hipertensi, bahkan penyakit ini dapat menimbulkan kematian. Penting dilakukan deteksi dini dengan pengukuran darah secara rutin pada setiap anak usia 3 tahun ke atas paling sedikit sekali setahun. Hipertensi pada anak dibagi dua kategori, yaitu hipertensi primer bila penyebab hipertensi tidak dapat dijelaskan atau tidak diketahui penyakit dasarnya, biasanya berhubungan dengan faktor keturunan, masukan garam, stres, dan kegemukan. Sedangkan hipertensi sekunder terjadi akibat adanya penyakit lain yang mendasarinya. Dari penelitian selama ini menunjukkan hipertensi pada anak kebanyakan (80%) bersifat sekunder akibat penyakit lain. 1 Satu sampai tiga dari 100 anak yang diperiksa tekanan darahnya menunjukkan hipertensi dan 0,1% di antaranya merupakan hipertensi berat. Hipertensi pada anak memerlukan penanganan yang cepat dan adekuat. Keterlambatan tata laksana hipertensi dapat berakibat fatal bagi pasien. Berbeda dengan dewasa, hipertensi pada anak mempunyai kekhususan dalam hal cara pengukuran tekanan darah, kriteria 1

Hipertensi anak

Embed Size (px)

DESCRIPTION

hipertensi pada anak

Citation preview

ReferatHipertensi pada Anak

Hipertensi Pada Anak BAB IPENDAHULUANAnak bahkan bayi dapat mengalami hipertensi, bahkan penyakit ini dapat menimbulkan kematian. Penting dilakukan deteksi dini dengan pengukuran darah secara rutin pada setiap anak usia 3 tahun ke atas paling sedikit sekali setahun. Hipertensi pada anak dibagi dua kategori, yaitu hipertensi primer bila penyebab hipertensi tidak dapat dijelaskan atau tidak diketahui penyakit dasarnya, biasanya berhubungan dengan faktor keturunan, masukan garam, stres, dan kegemukan. Sedangkan hipertensi sekunder terjadi akibat adanya penyakit lain yang mendasarinya. Dari penelitian selama ini menunjukkan hipertensi pada anak kebanyakan (80%) bersifat sekunder akibat penyakit lain.1Satu sampai tiga dari 100 anak yang diperiksa tekanan darahnya menunjukkan hipertensi dan 0,1% di antaranya merupakan hipertensi berat.Hipertensi pada anak memerlukan penanganan yang cepat dan adekuat. Keterlambatan tata laksana hipertensi dapat berakibat fatal bagi pasien. Berbeda dengan dewasa, hipertensi pada anak mempunyai kekhususan dalam hal cara pengukuran tekanan darah, kriteria diagnosis hipertensi, dan penyebab hipertensi. Prevalensi hipertensi pada anak diperkirakan 1-3%.1Hipertensi pada anak dapat dibedakan menjadi hipertensi krisis dan non krisis. Hipertensi krisis dapat timbul mendadak tanpa diketahui penyakit sebelumnya atau merupakan akibat hipertensi yang sudah ada sebelumnya. Hipertensi krisis dapat menyebabkan ensefalopati, gagal jantung, gagal ginjal, edema paru, dan retinopati.Penanggulangan hipertensi krisis harus segera dilakukan untuk mencegah kerusakan organtarget.Gambaran klinis krisis hipertensi berupa tekanan darah yang sangat tinggi (umumnya tekanan darah diastolik > 120 mmHg) dan menetap pada nilai-nilai yang tinggi dan terjadi dalam waktu yang singkat dan menimbulkan keadaan klinis yang gawat. Seberapa besar tekanan darah yang dapat menyebabkan krisis hipertensi tidak dapat dipastikan, sebab hal ini juga bisa terjadi pada penderita yang sebelumnya normotensi atau hipertensi ringan/sedang. Walaupun telah banyak kemajuan dalam pengobatan hipertensi, namun para klinisi harus tetap waspada akan kejadian krisis hipertensi, sebab penderita yang jatuh dalam keadaan ini dapat membahayakan jiwa/kematian bila tidak ditanggulangi dengan cepat dan tepat. Pengobatan yang cepat dan tepat serta intensif lebih diutamakan daripada prosesur diagnostik karena sebagian besar komplikasi krisis hipertensi bersifat reversibel.

BAB IIHIPERTENSI1. DefinisiHipertensi adalah suatu keadaan tekanan darah sistolik dan atau diastolik persentil ke-95 untuk umur dan jenis kelamin pada pengukuran 3 kali berturut-turut.22. Teknik Mengukur Tekanan DarahTekanan darah harus diukur sekali dalam setahun pada setiap anak, sebaiknya menggunakan manometer gravitasi merkuri. Teknik doppler dan oscilometri dapat digunakan pada bayi infant dan anak lebih kecil yang pengukuran tekanan darah auskultasinya sulit untuk di dapatkan.3Manset yang digunakan harus cocok untuk ukuran anak. Bila menggunakan manset yang terlalu sempit akan menghasilkan angka pengukuran yang lebih tinggi, sebaliknya bila menggunakan manset yang terlalu lebar akan memberikan hasil angka pengukuran lebih rendah. 1Pengukuran yang diulang pada beberapa waktu disarankan untuk memperoleh informasi yang berarti. 7Ukuran Manset yang sesuai sangat penting untuk pengukuran tekanan darah yang akurat. Manset harus cukup panjang untuk mengelilingi lengan dan cukup lebar untuk menutupi kira-kira panjang dari bahu ke siku.7Anak yang diukur harus santai atau rileks dan dalam posisi duduk yang nyaman atau posisi supinasi dengan lengan kanan diletakkan sejajar jantung.Manset harus dipompa pada tekanan kira-kira 20 mm lebih besar dari pulsasi radius menghilang dan kemudian dikempeskan pada rata-rata 2-3 mmHg perdetik sampai terdengar bunyi suara lembut. 7Bunyi korotkof pertama menunjukkan tekanan sistolik. Fase pertama inikemudian disusul oleh fase 2 , yang ditandai dengan suara bising (murmur), lalu disusul dengan fase 3 berupa suara yang keras, setelah itu suara mulai melemah (fase 4) dan akhirnya menghilang (fase 5). Fase 4 dan fase 5 biasanya terjadi secara berkesinambungan, dan fase 5 bisa tidak terdengar sama sekali. Pada anak fase 5 sulit didengar, maka fase 4 digunakan sebagai petunjuk tekanan diastolik. The Second Task Force on Blood Pressure Control in Children menganjurkan menggunakan fase 4 sebagai petunjuk tekanan diastolik untuk anak-anak berusia kurang dari 13 tahun, sedang fase 5 digunakan sebagai petunjuk tekanan diastolik untuk anak-anak usia 13 tahun keatas. 2Tekanan darah sistolik pada ekstremitas bawah harus diukur saat ketinggian tekanan darah sistolik pada ekstremitas atas yang pertama kali dicatat dan ketika si pemeriksa menemukan amplitudo dari denyut arterial di kaki lebih rendah daripada di tangan.Ketidak sesuaian antara nilai-nilai ini merupakan indikasi koarktasio aorta. Dengan pasien pada posisi supinasi tempatkan manset pada betis. Manset harus cukup lebar untuk menutupi minimal 2/3 dari panjang lutut ke pergelangan kaki. Ultrasound dopler dapat digunakan untuk mendeteksi permulaan aliran darah, menunjukkan tekanan darah sistolik pada posterior tibial ataupun arteri dorsalis pedis. Nilai tersebut harus dibandingkan dengan kesamaan yang didapatkan pada tekanan darah sistolik dopler pada lengan.7Batasan Hipertensi Pada AnakNilai tekanan darah yang dipakai untuk mendiagnosis hipertensi pada dewasa ditetapkan berdasarkan analisis meningkatnya morbiditas dan mortalitas yang berhubungan dengan tingginya tekanan darah tersebut.141 Pada anak batasan tekanan darah ditetapkan berdasarkan pola tekanan darah anak sehat. Tekanan darah anak meningkat seiring dengan meningkatnya umur. Nilai tekanan darah normatif ditetapkan berdasarkan gender, tinggi badan dan umur. Tekanan darah dibawah persentil 90 berdasarkan umur, gender dan tinggi badan dinyatakan normal. Pada publikasi yang keempat dari National High Blood Pressure Education Program (NHBPEP) Working Group on Children and Adolescents tahun 2004 sebagai updating dari 1987 Task Force Report on High Blood Pressure in Children and Adolescents telah diadakan sedikit perubahan pada definisi dan klasifikasi hipertensi pada anak dan remaja.4Anak-anak dengan tekanan darah sistolik maupun diastolik yang berada diantara persentil 90 dan 95 dikategorikan sebagai prahipertensi. Namun anak-anak remaja yang mempunyai tekanan darah diatas 120/80 mmHg juga dinyatakan sebagai prahipertensi meskipun masih berada dibawah persentil 90. Penetapan kategori prahipertensi penting untuk melakukan intervensi pencegahan terjadinya hipertensi yang sesungguhnya. Pada dewasa tekanan darah dan penyakit kardiovaskuler mempunyai hubungan yang jelas dan tidak tergantung pada faktor risiko yang lain. Risiko tersebut dimulai pada tekanan darah 115/75 mmHg, sebuah nilai dibawah batasan prahipertensi, dimana risiko akan berlipat dua pada setiap kenaikan 20/10 mmHg. Anak-anak dengan tekanan darah diatas persentil 95 didiagnosis sebagai menderita hipertensi. Anak-anak dengan tekanan darah diantara persentil 95 dan persentil 99 + 5 mmHg diklasifikasikan hipertensi stadium 1. Tekanan darah diatas persentil 99 + 5 mmHg masuk kategori hipertensi stadium 2 yang memerlukan intervensi yang lebih cepat (tabel 1).

Tabel 1. Klasifikasi tekanan darah pada anak dan dewasa8Pediatrics definition

Normal