Click here to load reader

Geopolitik Global

  • View
    90

  • Download
    27

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Geopolitik Global

Text of Geopolitik Global

  • MAKALAH

    Geopolitik Global dan perebutan penguasaan sumber-sumber

    mineral dan energi

    Mata Kuliah Teknologi Management Kewirausahaan

    Disusun Oleh :

    Yudha Pratama Nugraha Irianto Situmorang

    270110130102

    GEOLOGI B

    PROGRAM STUDI S1 FAKULTAS TEKNIK GEOLOGI

    UNIVERSITAS PADJADJARAN

    BANDUNG

    2014

  • ii

    Kata Pengantar

    Puji dan Syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya

    saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Geopolitik Global dan perebutan penguasaan

    sumber-sumber mineral dan energi dengan baik dan tepat waktu.

    Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh Bapak Dr. Nana Sulaksana.

    Makalah ini menjelaskan tentang apa itu dan bagaimana Geopolitik Global dan perebutan penguasaan

    sumber-sumber mineral dan energi.

    Melalui Makalah ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca

    mengenai Geopolitik Global dan perebutan penguasaan sumber-sumber mineral dan energi. Dalam

    penulisan makalah ini, tidak luput dari berbagai macam kesalahan dan kekurangan. Kritik dan Saran

    yang membangun penulis terima dengan lapang dada. Demi menambah pengetahuan Penulis dan

    demi kesempurnaan makalah ini.

    Jatinangor, 8 Desember 2014

    Penulis

    Yudha Pratama Nugraha Irianto Situmorang

  • iii

    DAFTAR ISI

    KATA PENGANTAR..... ii

    DAFTAR ISI...iii

    BAB I PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang ..1

    1.2 Maksud dan Tujuan Penulisan...2

    BAB II PEMBAHASAN

    2.1 Pengertian Geopolitik........3

    2.2 Perkembangan Geopolitik Global.....4

    2.3 Contoh Langsung Geopolitik Dunia.........8

    2.4 Sumber Daya Minyak dalam Kacamata Geopolitik....9

    2.5 Perebutan Wilayah Sumber daya Mineral dan Minyak...11

    2.6 Perebutan Sumber daya Air di Asia15

    2.7 Konflik Laut Cina dan ASEAN..20

    BAB III PENUTUP

    Kesimpulan.......24

    DAFTAR PUSTAKA ...........26

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Geopolitik, dari bahasa Yunani (bumi) dan (politik), secara luas merujuk pada

    hubungan antara politik dan teritori dalam skala lokal atau internasional. Geopolitik mencakup

    praktik analisis, prasyarat, perkiraan, dan pemakaian kekuatan politik terhadap suatu wilayah.

    Secara spesifik, geopolitik merupakan metode analisis kebijakan luar negeri yang berupaya

    memahami, menjelaskan, dan memperkirakan perilaku politik internasional dalam variabel

    geografi. Variabel geografi tersebut umumnya mengarah pada: lokasi geografis negara atau

    negara yang dipertanyakan, ukuran negara yang terlibat, iklim wilayah tempat negara tersebut

    berada, topografi wilayah, demografi, sumber daya alam, dan perkembangan teknologi. Secara

    tradisional, istilah ini lebih digunakan pada dampak geografi terhadap politik, namun

    pemakaiannya telah berubah dalam satu abad terakhir untuk mencakup konotasi yang lebih

    luas. Geopolitik secara tradisional menunjukkan hubungan antara kekuatan politik dan ruang

    geografis. Dalam artian konkret, geopolitik sering dilihat sebagai pemikiran yang mempelajari

    prasyarat strategis berdasarkan kepentingan relatif kekuatan daratan dan laut dalam sejarah

    dunia. Tradisi geopolitik secara konsisten mempelajari korelasi kekuatan geopolitik dalam

    politik dunia, identifikasi wilayah inti internasional, dan hubungan antara kemampuan laut dan

    darat.

    Secara akademik, studi geopolitik mencakup analisis geografi, sejarah, dan ilmu sosial

    dengan mengacu pada politik ruang dan pola-polanya dalam berbagai skala. Geopolitik

    memiliki cakupan multidisipliner, dan meliputi segala aspek ilmu sosial dengan penekanan

    tertentu terhadap geografi politik, hubungan internasional, aspek teritorial ilmu politik, dan

    hukum internasional. Selain itu, studi geopolitik meliputi studi hubungan bersama antara

    kepentingan aktor politik internasional, kepentingan yang terfokus pada wilayah, ruang,

    elemen geografis, hubungan yang menciptakan sistem geopolitik.

  • 2

    1.2 Maksud dan Tujuan Penulisan

    Adapun maksud dan tujuan dalam pembuatan makalah ini adalah :

    Memenuhi tugas mata kuliah teknologi manajemen kewirausahaan

    Mengetahui bagaimana Geopolitik Global

    Mengetahui bagaimana perebutan penguasaan sumber-sumber mineral dan energi

  • 3

    BAB II

    PEMBAHASAN

    2.1 Pengertian Geopolitik

    Geopolitik berasal dari kata geo dan politik.Geo berarti bumi dan politik berasal dari bahasa

    Yunani polite. Poli artinya kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri dan teia artinya urusan.Geopolitik

    biasa juga di sebut dengan wawasan nusantara. Geopolitik diartikan sebagai sistem politik atau

    peraturan-peraturan dalam wujud kebijaksanaan dan strategi nasional yang didorong oleh aspirasi

    nasional geografik (kepentingan yang menitik beratkan pada pertimbangan geografik, wilayah atau

    toritorial dalam arti luas) suatu negara, yang apabila dilaksanakan dan berhasil akan berdampak

    langsung atau tidak langsung kapada sistem politik suatu negara. Istilah geopolitik pertama kali

    diartikan oleh Frederich Ratzel sebagai ilmu bumi politik (political geography) yang kemudian

    diperluas oleh Rudolf Kjellen menjadi geographical politic, disingkat geopolitik.

    Pengertian Geopolitik Menurut Beberapa Ahli:

    Rudolf Kjelln seorang ilmuwan politik Swedia, pada awal abad ke-20 mendefinisikan Geopolitik

    adalah seni dan praktek penggunaan kekuasaan politik atas suatu wilayah tertentu.

    Karl Haushofer (1869-1946), yang terinspirasi ide-rezim Nazi, ditambah proses politik dengan

    definisi Geopolitics (Cohen, 2003): "Geopolitics adalah sains nasional baru negara, sebuah doktrin pada

    determinesme spasial semua proses politik, berdasarkan dasar-dasar geografi yang luas, terutama dari

    geografi politik." Geografi Politik Haushofer dianggap sebagai bagian penting dari Geopolitics.

    Saul Bernard Cohen menggunakan definisi ini dalam buku 2003: "Geopolitics adalah analisis

    interaksi antara, di satu sisi, pengaturan dan perspektif geografis dan, di sisi lain, proses-proses politik.

    Baik pengaturan geografis dan proses politik yang dinamis, dan masing-masing mempengaruhi dan

    dipengaruhi oleh yang lain. Geopolitics alamat konsekuensi dari interaksi ini. " Definisi berfokus pada

    interaksi dinamis antara daya dan ruang. Ini bebas (Cordellier, 2005) juga berfokus pada kekuasaan

    (politik) dan ruang: Ini menekankan bahwa analisis geopolitik seharusnya merupakan refleksi objektif

    dunia.

    Menurut Hagget, Geografi Politik merupakan cabang geografi manusia yang bidang kajiannya

    adalah aspek keruangan pemerintahan atau kenegaraan yang meliputi hubungan regional dan

    internasional, pemerintahan atau kenegaraan dipermukaan bumi. Dalam geografi politik, lingkungan

    geografi dijadikan sebagai dasar perkembangan dan hubungan kenegaraan. Bidang kajian geografi

    politik relative luas, seperti aspek keruangan, aspek politik, aspek hubungan regional, dan internasional.

    Menurut Hafeznia, MR 2006.Prinsip-prinsip dan Konsep Geopolitics. Popoli Publikasi: Iran,

    Geopolitik sebagai cabang dari geografi politik adalah studi tentang hubungan timbale balik antara

    geografi, politik dan kekuasaan dan juga interaksi yang timbul dari kombinasi dari mereka dengan satu

  • 4

    sama lain. Dimana menurut definisi ini, geopolitik merupakan suatu disiplin ilmu dan memiliki ilmu

    dasar alam.

    2.2 Perkembangan Geopolitik Global

    Geopolitik yang terjadi di dunia ini selalu mengalami perkembangan. Geopolitik dapat

    diartikan sebagai ilmu yang mempelajari mengenai kebijakan-kebijakan yang dilaksanakan

    dengan keterkaitannya dalam aspek yang menyangkut keadaan geografisnya. Namun,

    sebelumnya geopolitik tidak bisa dilepas begitu saja tanpa adanya geostrategi. Keberadaan dari

    geostrategi memiliki keterikatan erat oleh geopolitik karena geostrategi dianggap sebagai

    pelaksana dalam geopolitik. Geopolitik dianggap sebagai hal-hal yang berpengaruh terhadap

    kondisi geografis yang nantinya akan mendukung kepentingan nasional negara (Sulistyo 2014).

    Selain itu, keberadaan dari geopolitik telah memunculkan adanya teori-teori yang dibuat oleh

    kaum-kaum intelektual, khususnya para ahli seperti yaitu Friedrich Ratzel dan Karl Haushofer.

    Menurut Friedrich, teori geopolitik merupakan suatu wilayah yang memerlukan ruang hidup

    dan semakin luas yang didasari untuk memenuhi kebutuhanya. Hal tersebut dimaksudkan

    bahwa dengan adanya kebutuhan dari negara tersebut akan mampu untuk mendesak dari

    keberlangsungan kehidupan negara lain karena pengaruh akan sumber dayanya yang semakin

    tinggi. Sedangkan, menurut Haushofer, teori geopolitik didasarkan pada teori ruang dan

    kekuatan. Hal tersebut dapat dilihat dengan adanya pembagian dalam keberadaan dari

    Lebensraum, autarki, dan pembagian dunia yang dibagi menjadi empat kawasan (Pan Region)

    (Unhas LMS t. t.).

    Masa-masa terjadinya geopolitik tersebut dapat dibagi berdasarkan polis, imperium, dan

    the new world order. Pembagian yang terjadi ini secara singkat telah menjelaskan bahwa

    keberadaan dari geopolitik ini dapat berubah sesuai dengan keadaan yang dialami dari setiap

    masa-masa tersebut dengan dilihat perubahan pada aspek time, space, people, dan struggle.

    Pemahaman yang mencakup pada aspek time tersebut berpengaruh pada dinamika terhadap

    fenomena yang te