of 24/24
06/13/22 06/13/22 1 GANGGUAN MENTAL GANGGUAN MENTAL PSIKOTIK PSIKOTIK dr. A. Nurfajriani, dr. A. Nurfajriani, M.Kes, Sp.KJ M.Kes, Sp.KJ

Gangguan Mental Psikotik

  • View
    24

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Gangguan Mental Psikotik

Text of Gangguan Mental Psikotik

  • **GANGGUAN MENTAL PSIKOTIKdr. A. Nurfajriani, M.Kes, Sp.KJ

  • **Klasifikasi

  • **Skizofrenia & Gangguan yang TerkaitKelompok ini terbagi atas :SkizofreniaGangguan SkizotipalGangguan Waham menetapGangguan Psikosis Akut dan SementaraSkizo-afektif

  • **SkizofreniaDefinisi : Skizofrenia adalah suatu gangguan mental psikotik yang tidak diketahui penyebabnya, gangguan fungsi mental yang bermakna dan melibatkan gangguan perasaan, pikiran dan perilaku

  • **SkizofreniaSejarah :1852, Secara formal pertama kali diperkenalkan oleh Benedict Morel (psikiater Belgia) yang menyebunya sebagai demence precoce 1896, Emil Kraepelin (psikiater Jerman) , menyebutnya demensia praecox 1911, Eugen Bleuler memperkenal istilah skizofrenia

    *

  • **SkizofreniaGejala dan Tanda :Kerusakan seluruh fungsi kepribadianIsi pikiran abnormal, misalnya : waham,ideas of reference, miskin ideBentuk pikiran tidak logis,misalnya : assosiasi longgar, inkoherensi, sirkumstansial,tangensial, neologismeGangguan persepsi, Misalnya : halusinasi penglihatan penciuman pendengaran, raba (taktil).Perubahan afek, misalnya afek datar, tumpul, labil, inappropriate.

  • **Skizofrenia6.Gangguan kesadaran diri (impaired sense of self) misalnya : kehilangan batasan ego diri, kebingungan identitas seksual, tidak mampu membedakan kenyataan internal dan external/ 7.Perubahan kemauan (changed volition) misalnya : dorongan dan motivasi yang kurang. Ambivalensi.8.Gangguan fungsi interpersonal, misalnya:penarikan diri secara sosial, perilaku agresif. 9.Perubahan tingkah laku psikomotorik, misalnya : agitasi, penarikan diri, grimace, posturing, ritualistik

  • **Tipe Skizofrenia1. Paranoid a. preokupasi dengan waham sistematik b.halusinasi akustik dengan tema tunggal2. Katatonika. stupor atau mutismeb. negativistikc. rigiditasd. fleksibilitas serea

  • **3. Hebifrenika. inkoherensi, asosiasi longgar, perilaku kacaub. afek mendatar atau tidak serasi4. Residuala. gejala negatif skizofrenia misalnya : perlambatan psikomotorik, afek menumpul, sikap pasif dan ketiadaan inisiatif, kemiskinan kuantitas dan isi pembicaraan, komunikasi nonverbal buruk yang tampak pada expresi wajah, kontak mata, modulasi suara, , perawatan diri dan kinerja sosial yang buruk.b. Sedikitnya ada riwayat satu episode psikotik yang nyata dimasa lalu, yang memenuhi kriteria skizofrenc. Perlangsungan sekurang-kurangnya 1 tahunSimpleka. ada gejala negatif tanpa didahului waham dan halusinasib. ada perubahan perilaku yang bermakna bermanifestasi sebagai kehilangan minat, tidak ada inisiatif, tanpa tujuan kidup

  • **EtiologiTidak ada etiologi tunggal, multifaktorialDiduga berkaitan dengan :

    a.faktor genetik, b.biokimia, c.psikososial.d. infeksi

  • **Pemeriksaan PenunjangLaboratorium :

    - Imunologik pe limfosit, pe killer sel,- Endokrin pe LH dan FSHRadiologik

    - CT scan atropi kortikal, perluasan ventrikel tiga dan lateral, atropi serebral vermis, penurunan densitas parenchym otak EEG

    - penurunan aktivitas gelombang alfa dan peningkatan gelombang theta dan delta

  • **PenatalaksaanPsikofarmakologi- Pasien hiperaktif / agitasi anti psikotik low potensial - penarikan diri high potensial2.ECT tipe katatonik3. Psikoterapi Perilaku, terapi kelompok, terapi keluarga, terapi supportif

  • **Gangguan WahamPedoman Diagnostik- Waham yang sistematik- Perlangsungannya sedikitnya 3 bulan- Mungkin terdapat gejala depresi atau episode depresi yang lengkap, namun waham menetap pada saat gejala depresi tidak ada - Tidak ada bukti adanya gangguan otak- Tidak riwayat gejala skizofrenia

  • **GANGGUAN PSIKOTIK DAN SEMENTARAPedoman Diagnostik :- Onset akut dalam masa 2 minggu- Ada sindroma psikotik yang khas- Ada stres akut dan berat.- Tidak memenuhi kriteria manik- Tidak ada bukti penyebab organik

  • **GANGGUAN SKIZOTIPALPedoman Diagnostik :- Perilaku dan penampilan yang aneh (senang menyendiri)-Afek yang tidak wajar-Hubungan social yang buruk-Persepsi panca indra tidak lazim mengenai tubuhnya-Pikiran dan kepercayaan aneh-Kecurigaan-Obsesif

  • **GANGGUAN SUASANA PERASAANGangguan ini dibedakan menurut :1. Menurut episode : tunggal dan multiple2. Menurut tingkat keparahan gejalanya :- Mania dengan gejala psikotik dan tanpa gejala psikotik- Depresi ringan, sedang, berat dengan atau tanpa gejala psikotik 3. Menurut ada tidaknya gejala somatik

  • **EPISODE MANIKHIPOMANIAPedoman Diagnostik1) Afek yang meninggi atau berubah disertai dengan peningkatan aktivitas yang menetap selama beberapa hari berturut-turut dengan derajat gangguan lebih ringan dari mania.2) Pengaruh nyata pada kelancaran pekerjaan dan aktivitas social.

  • **2. MANIA TANPA GEJALA PSIKOTIKPedoman diagnostik :- Perlangsungan sekurang-kurangnya satu minggu dan cukup berat sampai mengacaukan seluruh pekerjaan dan aktivitas social yang biasa dilakukan-Perubahan afek yang disertai energi yang bertambah sehingga aktivitas berlebihan, percepatan dan banyak bicara, kebutuhan tidur berkurang, ide-ide kebesaran dan terlalu optimis.

  • **3. MANIA DENGAN GEJALA PSIKOTIKPedoman diagnostik :-Bentuk mania yang lebih berat dari mania tanpa gejala psikotik.-Harga diri membumbung dan gagasan kebesaran berkembang menjadi waham kebesaran, irritabilitas, kecurigaan yang berkembang menjadi waham kejaran (delusion of persecution).Waham dan halusinasi sesuai dengan keadaan afek.

  • **EPISODE DEPRESIDitandai oleh : A. Gejala Utama :1) Afek depresif 2) Kehilangan minat dan kegembiraan 3) Berkurangnya energi menuju meningkatnya keadaan mudah lelah

  • **B. Gejala tambahan :1) Konsentrasi dan perhatian berkurang2) Harga diri dan kepercayaan diri yang berkurang3) Gagasan tentang rasa bersalah dan tidak berguna 4) Pandangan masa depan yang suram dan pesimistik5) Gagasan atau perbuatan yang membahayakan diri atau bunuh diri6) Tidur terganggu7) Nafsu makan berkurang.

  • **Tingkatan Depresi1) Episode Depresi Ringan -Terdapat 2 dari 3 gejala utama -Ditambah sekurang-kurangnya 2 dari gejala lainnya-Tidak boleh ada gejala yang berat diantaranya-Lamanya seluruh episode berlangsung sekurang-kurangnya 2 minggu-Hanya sedikit kesulitan pekerjaan dan aktivitas sosial yang biasa dilakukan

  • **2) Episode Depresi Sedang -Terdapat 2 dari tiga gejala utama-Ditambah sekurang-kurangnya 3 (sebaiknya 4) dari gejala lainnya-Lama seluruh episode sekurang-kurangnya berlangsung 2 minggu-Menghadapi kesulitan nyata untuk meneruskan kegiatan sosial, pekerjaan dan urusan rumah tangga

  • **3.Episode Depresi Berat :-Harus ada semua gejala utama depresi-Ditambah sekurang-kurangnya 4 gejala tambahan lainnya-Berlangsung sekurang-kurangnya 2 minggu, kecuali jika gejala sangat berat dan beronset cepat dibenarkan untuk menegakkan diagnosa dalam kurun waktu kurang dari 2 minggu-Aktivitas sosial, pekerjaan atau urusan rumah tangga sangat terganggu, kecuali pada taraf yang sangat terbatas Episode depresi berat dibedakan atas :-Episode Depersi Berat Tanpa Gejala psikotik-Episode Depresi Berat Dengan Gejala Psikotik (disertai waham, halusinasi, stupor)

    *