Click here to load reader

fonologi b.indonesia

  • View
    83

  • Download
    8

Embed Size (px)

DESCRIPTION

wacana dll

Text of fonologi b.indonesia

INISIASI 1FONOLOGI BAHASA INDONESIA

Saudara mahasiswa, selamat berjumpa dalam kegiatan tutorial online ini untuk mata kuliah Kajian Bahasa Indonesia dengan bobot 3 SKS. Mata kuliah ini membahas tentang klasifikasi bunyi bahasa Indonesia. Materi kajian bahasa Indonesia ini membahas 9 unit; unit 1 tentang sejarah perkembangan bahasa Indonesia, unit 2 pembakuan bahasa Indonesia, unit 3 fonologi bahasa Indonesia, unit 4 morfologi bahasa Indonesia, unit 5 sintaksis bahasa Indonesia, unit 6 sastra anak, unit 7 apresiasi sastra anak , unit 8 wacana bahasa Indonesia dan unit 9 kesalahan berbahasa Indonesia. Saudara, bisa buka kembali bahan ajar cetak yang telah saudara terima. Dalam tutorial online kali ini, Anda akan dipandu oleh tutor Anda Dra. Munirah, M. Pd. Pada pertemuan perdana ini, kita akan mendiskusikan materi-materi yang ada pada modul 3. Seperti yang Saudara ketahui pada modul 3, saudara diajak untuk mencoba memahami materi tentang fonologi bahasa Indonesia yang terbagi dalam dua subunit; yaitu klasifikasi bunyi bahasa Indonesia dan pelafalan fonem bahasa Indonesia. Fonologi merupakan bagian dari subdisiplin linguistik yang disebut linguistik terapan. Linguistik terapan membahas penerapan teori linguistik dalam kegiatan praktis, dan terutama ditujukan dalam kegiatan proses belajar-mengajar. Oleh karena itu, fonologi dapat dioperasionalkan secara praktis dalam proses belajar mengajar di kelas. Saudara mahasiswa, pada unit 3 kita akan membahas fonologi yang meliputi 2 sub unit, pertama sub unit 1 mengenai klasisfikasi bunyi dan pada subunit 2 membahas pelafalan bunyi bahasa. Sebagai informasi bahwa materi ini sangat penting Anda kuasai karena akan meningkatkan pemahaman Anda .Oleh karena itu, kompetensi yang diharapkan dari kegiatan tutorial 1 ini, Saudara dapat menerapkan klasifikasi bunyi bahasa. Manfaat yang diharapkan adalah mengetahui pengklasifikasian bunyi-bunyi bahasa Jika Anda mempelajari dengan seksama modul tersebut, Anda memperoleh informasi tentang berbagai klasifikasi bunyi bahasa. Untuk itu, Anda perlu mempelajari sumber lain jika dalam modul itu tidak dapat ditemukan konsep-konsep yang berkaitan dengan fonologis dan konsep fonologi tersebut. Untuk memudahkan memahami isi inisiasi ini, silahkan ikuti paparan berikut.a. Klasifikasi Bunyi Vokal Bunyi vokal dapat diklasifikasikan berdasarkan tinggi rendahnya lidah, bagian lidah yang bergerak, striktur, dan bentuk bibir. Berdasarkan tinggi rendahnya lidah maka vokal dibedakan adanya vokal tinggi, misalnya bunyi [i, I, u, U]; vokal

Inisiasi Online 1

madya, misalnya [e, E,

, o, o];

dan

vokal rendah, misalnya bunyi [a, a].

Berdasarkan lidah yang bergerak vokal dibedakan adanya vokal depan,yaitu vokal yang dihasilkan oleh gerakan peranan turun naiknya lidah bagian depan, misalnya bunyi [I, e, E, a] dan [e]; vokal tengah,yaitu vokala yang dihasilkan oleh gerakan peranan lidah bagian tengah, misalnya bunyi [a]; dan vokal belakang,yaitu vokal yang digerakan peranan turun naiknya lidah bagian belakang (pangkal lidah), misalnya bunyi [u, o, o, a]. b. Klasifikasi Bunyi Konsonan Jika bunyi ujaran, ketika udara keluar dari paru-paru mendapat halangan, maka terjadilah bunyi konsonan. Halangan yang dijumpai bermacam-macam, ada hubungan yang bersifat seluruhnya, dan ada pula yang sebagian yaitu dengan menggeser atau mengadukkan arus suara/tabel sehingga menghasilkan konsonan bermacam-macam pula. Untuk lebih jelasnya, perhatikan diagram konsonan berikut. Bunyi konsonan dihasilkan apabila arus udara mendapat hambatan, baik di rongga mulut atau di rongga hidung. Konsonan dalam bahasa Indonesia dapata digolongkan berdasarkan tiga faktor, yaitu: a. Bergetar tidaknya pita suara; konsonan bersuara dan konsonan tidak bersuara b. Daerah artikulasi; bilabial, labiodental, alveolar, palatal, velar, glota. c. Cara artikulasi; hambat, frikatif, nasal ,getar atau lateral.

Inisiasi Online 2

Latihan Untuk memperdalam pemahaman saudara mengenai materi di atas kerjakanlah latihan berikut ini ! 1. Cobalah Anda mendeskripsikan penamaan vokal bahasa Indonesia! A. vokal e, B. vokal u, dan C. vokal i. 2. Cobalah Anda mendeskripsikan konsonan berikut! A. konsonan k, B. konsonan p, dan C. konsonan b . 3. Amatilah dengan cermat tabel konsonan pada bahan ajar cetak Anda! Deskripsikanlah konsonan berdasarkan tabel tersebut! Saudara Mahasiswa, setelah mengerjakan latihan tersebut, segera kirimkan melalui email kepada tutor online Anda. Umpan balik akan dapat Anda terima paling lambat 2 minggu setelah batas akhir pengiriman. Jangan segan untuk menghubungi tutor online, Saudara jika mengalami kesulitan. Selamat mengerjakan dan semoga sukses

Inisiasi Online 3

INISIASI 2 MORFOLOGI BAHASA INDONESIAmahasiswa, selamat berjumpa dalam kegiatan tutorial online ini untuk mata kuliah Kajian Bahasa Indonesia dengan bobot 3 SKS. Mata kuliah ini membahas tentang klasifikasi bunyi bahasa Indonesia. Materi kajian bahasa Indonesia ini membahas 9 unit; unit 1 tentang sejarah perkembangan bahasa Indonesia, unit 2 pembakuan bahasa Indonesia, unit 4 fonologi bahasa Indonesia, unit 4 morfologi bahasa Indonesia, unit 5 sintaksis bahasa Indonesia, unit 6 sastra anak, unit 7 apresiasi sastra anak , unit 8 wacana bahasa Indonesia dan unit 9 kesalahan berbahasa Indonesia. Saudara, bisa buka kembali bahan ajar cetak yang telah saudara terima. Dalam tutorial online kali ini, Anda akan dipandu oleh tutor Anda Dra. Munirah, M. Pd. Pada pertemuan online ini, kita akan mendiskusikan materi-materi yang ada pada modul 4. Seperti yang Saudara ketahui pada modul 4, saudara diajak untuk mencoba memahami materi tentang morfologi bahasa Indonesia yang terbagi dalam dua subunit; yaitu proses morfologis dan kelas kata. Saudara mahasiswa, pada unit 4 kita akan membahas morfologi yang meliputi 2 subunit, pertama subunit 1 mengenai proses morfologis dan pada subunit 2 membahas kelas kata dan pada unit 2 tentang pembakuan bahasa Indonesia. Sebagai informasi bahwa materi ini sangat penting Anda kuasai, karena akan meningkatkan pemahaman mengenai perbendaharaan kelas kata. Oleh karena itu, kompetensi yang diharapkan dari kegiatan tutorial 2 ini Saudara dapat memperbanyak perbendaharaan kelas kata. Setelah kita mempelajari unit ini, saudara diharapkan mampu memahami proses morfologi dan kelas kata . Pada unit 4 saudara diharapkan mampu memahami seluk-beluk kata. Sebagai informasi bahwa materi ini sangat penting Anda kuasai karena akan meningkatkan kosakata di SD. Jika Anda mempelajari dengan seksama modul tersebut, Anda memperoleh informasi tentang berbagai perbendaharaan kosakata bahasa Indonesia.Untuk itu, Anda perlu mempelajari sumber lain jika dalam modul itu tidak dapat ditemukan konsep-konsep yang berkaitan dengan morfologi. Untuk memudahkan memahami isi inisiasi ini, silakan ikuti paparan berikut. 1. Pengertian Kelas Kata Kelas kata (jenis kata) adalah golongan kata dalam satuan bahasa berdasarkan kategori bentuk, fungsi, dan makna dalam sistem gramatikal. Untuk menyusun

Saudara

Inisiasi Online 4

kalimat yang baik dan benar dengan berdasarkan pola-pola kalimat baku, pemakai harus mengenal jenis dan fungsi kelas kata. Fungsi kelas kata: 1) Melambangkan gagasan atau pikiran yang abstrak menjadi konkret 2) Membentuk bermacam-macam struktur kalimat 3) Memperjelas makna gagasan kalimat 4) Membentuk satuan makna frase, klausa, atau kalimat 5) Membentuk gaya pengungkapan sehingga menghasilkan karangan yang dapat dipahami dan dinikmati oleh orang lain 6) Mengungkapkan berbagai jenis ekspresi, antara lain: berita, perintah, penjelasan, argumentasi, pidato dan diskusi 7) Mengungkapkan berbagai sikap, misalnya: setuju, menolak, dan menerima 2. Jenis Kelas Kata Pada pembahasan ini dipaparkan enam jenis kelas kata bahasa Indonesia terdiri atas a.Verba Penjahat itu terbunuh. Mereka dianiaya. Hatinya telah membatu. Nenek meninggal. Berdasarkan perpindahan kelas kata: (1) verba denominal (nomina ke verba), misalnya: berbudaya, mencangkul, dan mencambuk; (2) verba deadjektif, misalnya: menghina, menyakiti, dan mencintai, (3) deadverbial, misalnya: menyudahi, memung-kinkan, mengakhiri, dan mengawali. b. Adjektiva Adjektiva ditandai dengan dapat didampingkannya kata lebih, sangat, agak, dan paling. Berdasarkan bentuknya, adjektiva dibedakan menjadi: (1) adjektiva dasar, misalnya: baik, adil, dan boros; (2) adjektiva turunan, misalnya: alami, baik-baik,Inisiasi Online 5

dan sungguh-sungguh; (3) adjektiva paduan kata (frase) ada dua macam: (a) subordinatif jika salah satu kata menerangkan kata lainnya, misalnya: panjang tangan, buta warna,murah hati; dan (b) koordinatif setiap kata tidak saling menerangkan, misalnya: gemuk sehat, cantik jelita, dan aman sentosa. c. Nomina Untuk menentukan apakah sebuah kata bahasa Indonesia termasuk kelas kata benda atau tidak Nomina ditandai dengan tidak dapatnya bergabung dengan kata tidak, tetapi dapat dinegatifkan dengan kata bukan: tidak kekasih seharusnya bukan kekasih. Nomina dapat dibedakan: (1) Berdasarkan bentuknya: (a) nomina dasar: rumah, orang, burung; dan sebagainya. (b) nomina turunan: KePerPePeng-an Ke-an : kekasih, kehendak, ketua : pertanda, persegi : petinju, petani, pelempar : pengawas, pengacara, pengekor : tulisan, bacaan, kiriman : kemerdekaan, kesatuan, kesehatan

Peng-an : pengawasan, penggarapan, penganiayaan (2) Berdasarkan subkategori: (a) nomina bernyawa (kerbau, sapi, manusia); dan tidak bernyawa (bunga, rumah, sungai); (b) nomina terbilang (lima orang mahasiswa, tiga ekor kuda, sekuntum bunga); dan tak terbilang (air laut, awan, langit ). d. Pronomina Pronomina adalah kata yang dipakai untuk mengacu ke nomina lain, berfungsi untuk menggantikan nomina. Ada tiga macam pronimina, yaitu:

Inisiasi Online 6

(1) Pronomina persona adalah pronomina yang mengacu kepada orang. Persona pertama tunggal saya, aku, daku, -ku, dan persona jamak kalian, kamu, se