Click here to load reader

Flora - Bunga Jepun - fileFlora - Bunga Jepun Arkuma Kidz No.6 (Juli 2018) 1 FAKTA SERU SI BUNGA JEPUN Credit: Debby • Dalam bahasa Inggris, bunga berkelopak lima ini disebut dengan

  • View
    219

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Flora - Bunga Jepun - fileFlora - Bunga Jepun Arkuma Kidz No.6 (Juli 2018) 1 FAKTA SERU SI BUNGA...

Flora - Bunga Jepun

1Arkuma Kidz No.6 (Juli 2018)

FAKTA SERU SI BUNGA JEPUN

Credit: Debby

Dalam bahasa Inggris, bunga berkelopak lima ini disebut dengan temple tree atau plumeria. Dalam bahasa Indonesia, bunga Jepun disebut juga sebagai bunga Kamboja, bunga Semboja dan Frangipani.

Bunga Jepun biasanya mudah ditemukan di areal pemakaman. Namun, bunga ini justru ditanam di tempat suci di Bali karena bunga Jepun merupakan bunga persembahyangan dalam upacara suci agama.

Bunga Jepun yang berguguran bisa dikeringkan di bawah sinar matahari selama 3 5 hari, lalu ditumbuk dan diolah menjadi serbuk untuk campuran dupa, pewangi dan campuran lulur.

Bunga Jepun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti mengobati radang gusi atau tenggorokan, menurunkan demam, penambah nafsu makan dan masih banyak lagi.

Bunga Jepun merupakan tanaman perdu yang bisa tumbuh hingga setinggi antara 2 5 meter.

Bunga dengan nama Latin Plumeria rubra ini berbunga sepanjang tahun dan tumbuh di daerah kering beriklim hangat.

Bunga Jepun berasal dari Amerika Tengah, Karibia, Mexico, Amerika Selatan dan Brazil.

YUK MEMBUAT AROMATERAPI ALAMI !

Kamar kamu tentunya merupakan tempat istirahat ternyaman, apalagi setelah seharian sibuk beraktivitas. Agar udara kamar tidak pengap dan terasa segar, siapkan bunga Jepun dan manfaatkan kulit jeruk sunkist, jeruk peras dan sejenisnya.

Credit: Debby

Caranya:Belah jeruk menjadi dua bagian, keruk dan ambil isinya. Masukkan bunga jepun atau bunga yang harum ke dalam cekungan jeruk. Letakkan di sudut ruangan atau meja belajar kamu. Kamar jadi segar tanpa bahan kimia dan kamu pun makin betah berlama-lama di kamar.

(Dikutip dari buku 101 Life Hacks for Teen karya Debby Lukito Goeyardi & Indah Diana, dan diterbitkan oleh Penerbit Tiga Serangkai)

Math Colouring

Arkuma Kidz No.6 (Juli 2018) 2

Pecahkan soal Matematika di bawah ini dan warnailah gambar sesuai jawaban kamu

Namaku mungkin menyeramkan,Tapi aku simbol Kebijaksanaan,

Juga simbol Pengetahuan.Sayangi aku,

Si Burung Hantu yang lucu

Warna:

5 : Abu-abu 9 : Merah Muda 6 : Cokelat Muda 10: Hitam7 : Cokelat Tua 11 : Merah Tua 8 : Kuning Tua 12 : Krem

Teka-Teki Seru

Arkuma Kidz No.6 (Juli 2018) 3

IDE SERU DI HARI ANAK NASIONAL

Aha

Arkuma Kidz No.6 (Juli 2018) 4

Credit: en.sanyatour.com

Di Indonesia, Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tanggal 23 Juli. Peringatan HAN memiliki makna sebagai hari untuk meningkatkan kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak Indonesia agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sehingga menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas tinggi.

Untuk menambah semaraknya HAN, kamu bisa mencoba beberapa ide seru berikut ini:

Setiap anak punya hak untuk memiliki cita-cita dan meraihnya. Kamu bisa membuat Pohon Cita-Cita bersama teman-teman dan menempelkannya di dinding kelas. Cara ini akan memotivasi kamu untuk rajin belajar demi meraih cita-cita yang sudah kamu tempelkan di Pohon Cita-Cita tadi.

Pohon Cita-Cita Kegiatan membuat Pohon Cita-Cita

Tuliskan harapan kamu pada secarik kertas, gulung dan lilitkan kertas pada Balon Harapan, lalu lepaskan bersama dengan teman-teman di halaman sekolah. Sebaiknya kamu bekerjasama dengan pihak sekolah untuk kegiatan ini karena kamu perlu menyediakan balon helium yang bisa terbang.

Credit: likecovers.com

Bermain permainan tradisional bersama teman-teman, seperti engklek, bola bekel, lomba balap karung, permainan ular naga dan masih banyak lagi. Permainan-permainan ini bisa menjauhkanmu dari gadget sekaligus membuat pertemanan makin akrab karena dibutuhkan kebersamaan dan kekompakan serta sikap sportifitas tinggi yang nantinya mampu menunjang pembentukan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Credit: lifepersona.com

Kamu bisa membuat kegiatan seru bersama orang tua di rumah, seperti belajar ketrampilan menjaga kebersihan diri sendiri, mencuci piring hingga belajar merapikan kamar tidur sendiri. Walaupun sepertinya sepele, tapi ketrampilan ini membuatmu mandiri, meningkatkan disiplin diri dan membuatmu menjadi pribadi yang bertanggung jawab, sekaligus mempererat hubunganmu dengan orang tua.

Credit: webmd.com

Generasi penerus bangsa yang berkualitas juga harus peduli pada lingkungan hidup. Buatlah kegiatan yang menunjukkan cinta pada alam sekitar, seperti menanam pohon di rumah atau di sekolah, kerja bakti membersihkan lingkungan rumah atau sekolah hingga mendaur ulang sampah plastik menjadi kreasi yang bermanfaat.

Credit: zululandobserver.co.za

Nah! Seru bukan?Selamat HARI ANAK NASIONAL!

Inspiratif

Adakah pengalaman paling berkesan selama kak Fuadi menjalani karier sebagai novelis?

Suatu hari, saya mendapat kontak dari seseorang di Amerika, tepatnya di University of California di Berkeley, yang merupakan salah satu kampus terbaik di dunia. Profesor Jeff Hadler dari Department of South & Southeast Asian Studies meminta saya bercerita tentang buku yang saya tulis, yaitu Negeri 5 Menara. Di UC Berkeley tersebut, saya mengajar di beberapa kelas dan menonton film Negeri 5 Menara bersama. Profesor Jeff Hadler berkata kepada saya bahwa buku saya tersebut menjadi buku wajib di beberapa mata kuliah di kampus tersebut. Sebagai penulis, hal ini merupakan sebuah kejutan bagi saya. Yang awalnya hanya ingin menulis cerita biasa saja tentang diri kita dan Indonesia, ternyata buku tersebut bisa dibaca oleh banyak orang hingga melintas budaya, bahasa, negara dan bahkan melintas agama. Jadi menulis itu bagaikan membuka segala pintu melintas berbagai batasan yang selama ini kita punya. Jika adik-adik pembaca ingin membuka kesempatan untuk terbang ke mana-mana, salah satunya dengan menulis. Tulisan itu bagaikan karpet terbang seperti Aladin. Dengan menulis, kita akan punya kertas terbang yang akan menerbangkan kita ke mana saja.

AHMAD FUADI:SANG NOVELIS DI BALIK

NEGERI 5 MENARA

Arkuma Kidz No.6 (Juli 2018) 5

Bisa diceritakan perkembangan Komunitas Menara yang kakak dirikan dan bagaimana kakak mengelolanya di tengah kesibukan kakak?

Awalnya, niat untuk mendirikan Komunitas Menara ini karena ingat pesan dari guru-guru di pesantren. Guru-guru berpesan bahwa Manusia terbaik adalah manusia yang paling bermanfaat buat orang lain yang merupakan kutipan dari Nabi Muhammad SAW. Tentunya bermanfaat buat orang lain dengan cara kita masing-masing. Waktu itu saya berpikir bahwa kita bisa bermanfaat bagi banyak orang mungkin dengan menulis. Setelah tulisan saya best seller dan booming, saya pun berpikir apa yang bisa saya lakukan agar bisa bermanfaat lebih banyak lagi. Ketika itu tahun 2009, terjadi gempa besar di Sumatera Barat. Banyak sekolah yang runtuh. Saya berpikir mengapa tidak membuat suatu gerakan dengan novel. Jadi novel saya dibuat sebagai edisi gempa. Orang yang membeli novel saya, berarti dia menyumbang untuk membantu para korban gempa secara otomatis. Penerbit pun ikut membantu, hingga terkumpul sekitar Rp. 40.000.000,-. Dengan dana yang terkumpul ini, kami membangun kembali sekolah PAUD yang runtuh. Dari sana, kami berpikir bahwa program ini tetap bisa dilanjutkan. Bersama para pembaca dan donatur, kami membuat sebuah komunitas untuk membantu pendidikan anak usia dini. Sejak itu, kami pun membangun beberapa sekolah lagi hingga ada empat buah PAUD gratis untuk dhuafa sampai saat ini, yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Banten dan Jawa Barat. Sehari-harinya, semua PAUD kami dikelola oleh para guru yang profesional. Saya hanya berkeliling untuk meninjau saja. Semua PAUD berbasiskan donasi bagi yang tidak mampu.

Pesan kak Fuadi untuk anak-anak jaman sekarang:

Anak-anak jaman sekarang memiliki teknologi yang luar biasa nantinya. Hidup kalian nanti mungkin akan banyak dibantu oleh robot, mesin-mesin hingga AI (Artificial Intelligence). Yang mesin tidak bisa membantu kita mungkin dalam masalah kreatifitas, moral dan karakter. Itulah yang sebaiknya kita dalami. Kita harus bisa menempa karakter yang baik, kerja keras, kejujuran, mau bersabar, mau bersusah-susah untuk mendapatkan hasil yang baik, kreatifitas bagaimana membuat sesuatu yang kreatif dan bukan biasa-biasa saja. Semua ini bisa dibangun dengan berlatih bagaimana bersikap kreatif. Miliki sikap mental bahwa kita hadir di dunia ini untuk berusaha dan berdoa semaksimal mungkin untuk dua tujuan, yaitu tujuan pengabdian kepada Yang di Atas dan pengabdian kepada sesama manusia.

Mohon saran buat para pembaca cilik yang ingin meniti karier sebagai novelis nantinya.

Menulislah dengan hati tenang. Kita harus menikmati kegiatan menulis. Jangan dijadikan sebagai beban. Jika jadi beban, nantinya terasa berat dan kalian jadi malas menulis. Agar hati senang menulis, pilihlah tema yang menyenangkan hati kita yang bisa membuat kita menulis dengan sepenuh hati dan senang hati. Mudah-mudahan pembaca juga ikut tertular rasa senang kita. Pilihlah tema yang tidak membuat kita bosan untuk membicarakannya.

Menulis itu diniatkan untuk ada manfaatnya. Manfaatnya pun tidak usah diukur-ukur juga. Misalnya kalian menulis dengan niat agar dibaca ribuan orang. Nanti jika hanya dibaca oleh satu orang saja, kalian malah stress. Sebaiknya, yang dikejar adalah tulisan yang bermanfaat dan baik. Mudah-mudahan bonusnya adalah tulisan kita bisa jadi best seller.

Mulailah menulis dari sekarang. Jadikan kegiatan menulis sebagai kebiasaan. Latihlah diri pelan-pelan dengan cara-cara sederhana seperti itu. Saya menulis sejak usia 15 tahun dengan cara menulis buku harian sampai saya kuliah dan bekerja. Puluhan tahun menulis buku harian mungki