EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN penggunaan obat rasional meliputi tepat indikasi pasien, tepat pemilihan obat, tepat dosis, ... ceftriaxone (12,90%), cefotaxime (9,67%), ... penggunaan

  • View
    222

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN penggunaan obat rasional meliputi tepat indikasi pasien, tepat...

  • EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PASIEN

    INFEKSI SALURAN KEMIH PEDIATRIK DI INSTALASI RAWAT INAP

    RS BETHESDA YOGYAKARTA TAHUN 2015

    SKRIPSI

    Dijalankan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

    Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm)

    Program Studi Farmasi

    Oleh :

    Tirza Yunita

    NIM : 138114075

    FAKULTAS FARMASI

    UNIVERSITAS SANATA DHARMA

    YOGYAKARTA

    2017

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • ii

    EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PASIEN

    INFEKSI SALURAN KEMIH PEDIATRIK DI INSTALASI RAWAT INAP

    RS BETHESDA YOGYAKARTA TAHUN 2015

    SKRIPSI

    Dijalankan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

    Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm)

    Program Studi Farmasi

    Oleh :

    Tirza Yunita

    NIM : 138114075

    FAKULTAS FARMASI

    UNIVERSITAS SANATA DHARMA

    YOGYAKARTA

    2017

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • iii

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • iv

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • v

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • vi

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • vii

    PRAKATA

    Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas

    segala berkat, hikmat, dan kasih-Nya yang tidak pernah berhenti dianugrahkan

    kepada penulis setiap harinya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian

    dan penyusunan naskah skripsi yang berjudul Evaluasi Rasionalitas Penggunaan

    Antibiotika Pasien Infeksi Saluran Kemih Pediatrik di Instalasi Rawat Inap RS

    Bethesda Yogyakarta Tahun 2015.

    Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat dalam mempeoleh

    gelar Sarjana Farmasi (S.Farm) Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma

    Yogyakarta. Dalam penyusunan skripsi, penulis telah banyak melibatkan berbagai

    pihak baik langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, pada kesempatan

    ini, penulis ingin menyampaikan terimakasih kepada :

    1. Ibu Aris Widayati, M.Sc., Ph.D., Apt., selaku Dekan Fakultas Farmasi

    Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

    2. Bapak Septimawanto Dwi Prasetyo, M.Si., Apt., selaku Dosen Pembimbing

    Skripsi atas segala waktu dan ilmu yang diberikan untuk membimbing,

    mendampingi dalam penyusunan dari awal hingga selesainya skripsi ini.

    3. Ibu Dita Maria Virginia, M.Sc., Apt., dan Ibu Putu Dyana Christasani, M.Sc.,

    Apt., selaku Dosen Penguji yang telah memberikan ilmu dan saran untuk

    membantu penulis menyusun naskah.

    4. Bapak Florentinus Dika Octa Riswanto, M.Sc., selaku Dosen Pembimbing

    Akademik atas segala kesabaran dan waktu untuk selalu memotivasi,

    membimbing, dan mendukung selama masa perkuliahan.

    5. Staff, Apoteker, dan Dokter RS Bethesda Yogyakarta selama proses

    pengambilan data skripsi di RS Bethesda Yogyakarta atas waktu yang

    diberikan.

    6. Mas Eko dan Tim Komite Etik Fakultas Kedokteran UKDW yang

    memberikan arahan dan izin pada penulis.

    7. Kedua orang tua, Surat Suroso dan Puji Haryani dan kakak laki-lakiku, Otniel

    Danu Suroso yang selalu memberikan motivasi dan menjadi penopang disaat

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • viii

    merasa lelah, serta mendukung dalam bentuk doa dan kasih sayang sehingga

    penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

    8. Keluarga besar, Tante Atik, Tante Upik, Mbak Murtini, Mbak Fitri, Keluarga

    GSJA Diakonos Semarang yang selalu memberikan semangat kepada penulis.

    9. Teman-teman Skripsi De-One, teman seperjuangan : Krispina Priska Adriani,

    Wilda Apriliana Datuan, Yohanes Hastya Ekaristiadi atas kerjasama, bantuan,

    penyokong selama penelitian berlangsung.

    10. Sahabat-sahabat penulis, Edwin, Om Kage, Asti, Vania, Intan, Efan, Yaya,

    Melissa, Cede, Tabita, Diva, Daniella, Ratna, Kak Betzy, Kak Henzu atas

    kebersamaan dan penyemangat.

    11. Teman kelompok Betutus Family, Ajeng, Sari, Cewe, Puspa, Tiwi, Hastya,

    Chandra, Gilang, Priska untuk kerjasama selama pekuliahan dari awal sampai

    akhir kuliah dan kebersamaannya selama ini.

    12. Teman-teman kost, Susan, Windi, Valen, Mbak Desi, Oliv, Mbak Retha, Pela,

    dan penghuni kos lain atas kebersamaan, berbagi kebahagiaannya selama ini.

    13. Teman-teman FSM B, FKK B, dan angkatan 2013 atas kebersamaan dan

    perjuangannya selama ini.

    14. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu yang turut

    mendoakan dan membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

    Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, maka

    penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak yang membangun dan

    dapat membuat karya ini menjadi lebih baik. Penulis mohon maaf atas segala

    kesalahan dan kekurangan yang terdapat dalam laporan akhir skripsi ini. Akhir

    kata, penulis berharap penelitian ini dapat bermanfaat bagi semua pihak dan

    bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidang

    kefarmasian.

    Yogyakarta, 7 Desember 2016

    Penulis

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • ix

    ABSTRAK

    Infeksi saluran kemih (ISK) termasuk salah satu penyakit infeksi yang

    sering terjadi pada anak selain infeksi saluran nafas atas dan diare pada negara

    berkembang. Di Indonesia, angka prevalensi kejadian ISK pada anak masih relatif

    tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran peresepan

    antibiotik dan evaluasi penggunaan antibiotik rasional pada pasien infeksi saluran

    kemih kelompok pediatrik di instalasi rawat inap RS Bethesda Yogyakarta.

    Standar acuan penelitian yaitu Konsensus ISK IDAI (2011) dan DIH (2015).

    Kriteria penggunaan obat rasional meliputi tepat indikasi pasien, tepat pemilihan

    obat, tepat dosis, tepat interval waktu pemberian, tepat lama pemberian, tepat

    penilaian kondisi pasien. Penelitian observasional ini dilakukan dengan desain

    studi deskriptif evaluatif dan retrospektif. Data yang diambil merupakan rekam

    medis pasien pediatrik dalam rentang usia 0-14 tahun dengan total 31 kasus. Hasil

    penelitian menunjukkan gambaran antibiotik pada peresepan pada antibiotik

    monoterapi (93,54%) yaitu sefiksim (38,70%), asam pipemidat (16,13%),

    seftriakson (12,90%), sefotaksim (9,67%), azitromisin (6,45%), amikasin

    (3,23%), kotrimoksazol (3,23%) dan pada kombinasi antibiotik (6,46%) yaitu

    kombinasi sefotaksim-amikasin dan sefotaksim-sefiksim. Pada penelitian terapi

    ISK, penggunaan antibiotik secara rasional ditemukan dalam 13 kasus (41,94%),

    sedangkan penggunaan antibiotik secara irasional sebanyak 18 kasus (58,06%).

    Kata Kunci : Infeksi Saluran Kemih (ISK), Pediatrik, Antibiotik, Rasional

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • x

    ABSTRACT

    Urinary tract infection (UTI) is one of the infectious diseases that

    commonly occur in children in addition to upper respiratory tract infections and

    diarrhea in developing countries. In Indonesia, the prevalence of UTI in children

    is relatively high. The aim of this study is to describe the pattern of antibiotic

    prescriptions and to evaluate of rational drug use in pediatric patients diagnosed

    as having UTI and treated at inpatient ward of Bethesda Hospital in Yogyakarta.

    The reference standard used for this study was Konsensus ISK IDAI (2011) and

    DIH (2015). Criteria for rational drug use are appropriate indication, drug

    selection, dosage, intervals of administration, duration of administration, and

    precise assessment of patients condition. This observational study was conducted

    with descriptive study design and retrospective. Data were collected from 31

    medical records of the subjects aging from 0-14 years old. The results showed

    that antibiotics are widely used as monotherapy were cefixime (38,70%),

    pipemidic acid (16,13%), ceftriaxone (12,90%), cefotaxime (9,67%), azithromycin

    (6,45%), amikacin (3,23%), cotrimoxazole(3,23%) while the antibiotics used in

    combination (6,46%) were cefotaxime-amikacin and cofotaxime-cefixime. In UTI

    therapy study, it is found that there were 13 cases of rational antibiotic usage

    (41,94%) and 18 cases of irrational antibiotic usage (58,06%).

    Keywords: Urinary Tract Infection, Pediatric, Antibiotics, Rationality

    PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • xi

    DAFTAR ISI

    HALAMAN COVER ....................................................................................... i

    HALAMAN JUDUL ....................................................................................... ii

    HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .............................................. iii

    HALAMAN PENGESAHAN .......................................................................... iv

    PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ......................................................... v

    LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ....................................................... vi

    PRAKATA ....................................................................................................... vii

    ABSTRAK ....................................................................................................... viii

    ABSTRACT ...................................................................................................... ix

    DAFTAR ISI .................................................................................................... x

    DAFTAR TABEL

View more