ETIKA PROFESI

  • View
    781

  • Download
    25

Embed Size (px)

Text of ETIKA PROFESI

ETIKA PROFESI

Oleh. Guntur, SPd.,MSi.,MMFAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS BAKTI INDONESIA ( U B I ) BANYUWANGI 2011

SEBARAN MATERI KULIAH:1. PERKEMBANGAN ETIKA PROFESIA. Pentingnya Etika Profesi B. Pengertian Etika C. Pengertian Profesi D. Kode Etik Profesi 2. KEBAIKAN, KEBAJIKAN, DAN KEBAHAGIAAN A. Kebaikan B. Kebajikan C. Kebahagiaan

3. PROFESIONALISME KERJA Komponen-komponen Kompetensi Profesional 4. PERAN IQ, EQ, SQ, CQ dan AQ DALAM PERKEMBANGAN PROFESI A. IQ ( Intellegence Quotient ) B. EQ ( Emotional Quotient ) C. SQ ( Spiritual Quotient ) D. CQ ( Creativity Quotient ) E. AQ ( Adversity Quotient )

5. OBYEKTIFITAS MANAJERIAL A. Mengapa enggan melihat diri yang sebenarnya dan bagaimana orang lain melihat diri sendiri B. Ketidak sadaran C. Kebenaran tentang diri sendiri D. Lima teknik mempelajari diri sendiri 6. PENGENDALIAN DAN PENGGUNAAN DORONGAN EKSKUTIF ANDA. A. Dorongan untuk lebih Kompeten B. Bagaimana Sistem Tindakan anda bekerja C. Menghadapi dorongan-dorongan anda D. Kesibukan Harus efisien E. Janganlah meremehkan kelebihan dan Keunggulan yang sedikit

F. Bukan Berapa Banyaknya tetapi Bagaimana Menggunakannya. G. Pisahkan yang penting, kurang penting dan tidak penting H. Sepuluh jalan untuk memaksimalkan Tenaga dan Dorongan. I. Buatlah Rencana untuk Masa Depan 7. PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERNEGOSIASI A. Menggunakan Komunikasi non Verbal B. Merancang Negosiasi C. Menyiasati Negosiasi yang rumit D. Negosiasi lewat e-Mail E. Bernegosiasi dengan orang dari Budaya lain F. Menegosiasikan Kenaikan Gaji yang Pantas anda dapatkan

8. PENYELESAIAN MASALAH ( Problem Solving ) A. Pengertian Problem Solving B. Apa itu Masalah C. Bagaimana Menyikapi Masalah D. Langka-langkah Problem Solving E. Diagnosis Pemecahan Masalah F. Analisis Sebab Akibat dari Masalah G. Menghimpun Alternatip Pemecahan H. Memilih Alternatip yang paling tepat I. Melaksanakan Pilihan Tindakan dalam Bentuk Kegiatan Terencana

ETIKAEtika asalkata dari ethos ( Yunani ) yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidahkaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik, seperti yang dirumuskan oleh beberapa pakar. Etika (OP.Simorangkir) didefinisikan sebagai pandangan manusia dalam berperilaku menurut ukuran dan nilai yang baik

Etika (Sidi Gajalba) didefinisikan teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal. Etika (H.Burhanudin Salam) didefinisikan cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya. Jadi Etika tidak lain adalah aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk

Dua Etika dalam menentukan yang baik dan buruk :1. Etika Deskriptif yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan perilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika Deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang perilaku atau sikap yang mau diambil.

2. Etika Normatif yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola perilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika Normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.

Etika secara Umum dibagi:a. Etika Umum yaitu berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolok ukur dalam menilai baik buruknya suatu tindakan.

b. Etika khusus yaitu merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus, penerapan ini bisa berupa bagaimana cara mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang dilakukan, yang didasari oleh cara cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar.

Etika Khusus dibedakan menjadia. Etika Individual menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendirib. Etika Sosial berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia Etika Sosial dapat dibagi: 1. Sikap terhadap sesama 2. Etika keluarga 3. Etika Profesi 4. Etika Politik 5. Etika Ideologi 6. Etika Lingkungan

PROFESIProfesi didefinisikan pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian. Profesional adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi.

Perbedaan Profesi dg ProfesionalPROFESI : - Mengandalkan suatu keterampilan atau keahlian khusus - Dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama - Dilaksanakan sebagai sumber utama nafkah hidup - Dilaksanakan dengan keterlibatan pribadi yang mendalam

PROFESIONAL : - Orang yang tahu akan keahlian dan keterampilannya itu - Meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya itu. - Hidup dari situ - Bangga akan pekerjaannya - Bertanggung jawab atas profesinya

CIRI-CIRI PROFESI1. Adanya pengetahuan khusus yang biasanya keahlian2. 3. 4. 5.dan keterampilan yang dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun tahun Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi, hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi Mengabdi pada kepentingan masyarakat Ada ijin khusus untuk menjalankan suatu profesi Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi

PRINSIP PRINSIP ETIKA PROFESI1. Tanggung jawab 2. Keadilan 3. Otonomi

SYARAT-SYARAT PROFESI1. Melibatkan kegiatan intelektual 2. Menggeluti suatu batang tubuh ilmu yang khusus 3. Memerlukan persiapan profesional yang alam dan 4.5. 6. 7.

bukan sekedar latihan Memerlukan latihan dalam jabatan yang berkesinambungan Menjanjikan karir hidup dan keanggotaan yang permanen Mementingkan layanan diatas keuntungan pribadi Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat

KODE Yaitu tanda-tanda / simbol-simbol yang berupa kata-kata, tulisan atau benda yang disepakati untuk maksut-maksut tertentu. Kode Etik yaitu norma atau azas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari dimasyarakat maupun ditempat kerja. Menurut UU No.8 (Pokok-Pokok Kepegawaian) Kode Etik Profesi adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dalam kehidupan sehari-hari.

TUJUAN KODE ETIK PROFESI1. Untuk menjunjung tinggi martabat profesi 2. Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para3. 4. 5. 6. 7. 8.anggota Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi Untuk meningkatkan mutu profesi Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi Meningkatkan layanan diatas keuntungan pribadi Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat Menentukan baku standarnya sendiri

FUNGSI KODE ETIK PROFESI1. Memberikan pedoman bagi setiap anggota 2.3.profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan Sebagai sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan Mencegah campur tangan pihak luar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi.

KEBAIKAN, KEBAJIKAN dan KEBAHAGIAANDefinisi kebaikan secara adalah sesuatu yang diinginkan, yang diusahakan dan menjadi tujuan manusia. Tingkah laku manusia yaitu baik dan benar, jika tingkah laku tersebut menuju kesempurnaan manusia, dan kebaikan dikatakan nilai (value) apabila kebaikan itu nyata.

Kebajikan adalah kebiasaan ( habit), merupakan kualitas kejiwaan, keadaan yang tetap, sehingga memudahkan pelaksanaan perbuatan. Kebiasaan yang dari sudut kesusilaan baik dinamakan kebajikan ( virtue ), sedangkan yang jahat / buruk dinamakan kejahatan ( vice)

KEBAHAGIAAN Merupakan kepuasan yang sadar, yang dirasakan seseorang karena keinginanya memiliki kebaikan sudah terlaksana. Kebahagiaan meliputi : a. Kebahagiaan Subyektif - Manusia merasa kosong, tak puas, gelisah, selama keinginnya tidak terpenuhi - Seluruh manusia mencari kebahagiaan, karena setiap orang berusaha memenuhi keinginannya.

b. Kebahagiaan Obyektif terdapat beberapa aliran : - Hedonisme : kebahagiaan merupakan kepuasan jasmani, yang dirasa lebih insentif dari kepuasan rohaniah. - Utilitarisme : Kebahagiaan merupakan faedah bagi diri sendiri maupun masyarakt - Epikurisme : merupakan suasana kebahagiaan, ketentraman jiwa, ketenangan batin.

- Stoisisme : kebahagiaan adalah melepaskan diri dari tiap keinginan, kebutuhan, kebiasaan atau ikatan. - Evolusionisme : merupakan ajaran kemajuan, pertumbuhan yang selalu dilakukan manusia, walaupun tujuan terakhir tidak diketahui.