18
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) DAN PROBLEM SOLVING (PS) PADA MATERI STATISTIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI SE-KABUPATEN KLATEN PADA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 TESIS Disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Magister Program Studi Pendidikan Matematika Oleh FEBRI ARIANTO S851408017 PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2016

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN THINKING … fileeksperimentasi model pembelajaran thinking aloud pair problem solving (tapps) dan problem solving (ps) pada materi statistika ditinjau

  • Upload
    hahanh

  • View
    230

  • Download
    0

Embed Size (px)

Citation preview

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN THINKING ALOUD

PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) DAN PROBLEM SOLVING (PS)

PADA MATERI STATISTIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS

BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPS SMA

NEGERI SE-KABUPATEN KLATEN

PADA TAHUN PELAJARAN

2015/2016

TESIS

Disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Magister

Program Studi Pendidikan Matematika

Oleh

FEBRI ARIANTO

S851408017

PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN MATEMATIKA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2016

ii

iii

iv

PERNYATAAN ORISINALITAS DAN PUBLIKASI ISI TESIS

Saya yang menyatakan dengan sebenarnya bahwa:

1. Tesis yang berjudul : “Eksperimentasi Model Pembelajaran Thinking

Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) dan Problem Solving (PS) pada

Materi Statistika Ditinjau Dari Kreativitas Belajar Matematika Siswa

Kelas XI IPS SMA Negeri Se-Kabupaten Klaten pada Tahun Pelajaran

2015/2016” ini adalah karya penelitian saya sendiri dan bebas plagiat, serta

tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk

memperoleh gelar akademik serta tidak terdapat karya atau pendapat yang

pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain kecuali secara tertulis

digunakan sebagai acuan dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber

acuan serta daftar pustaka. Apabila dikemudian hari terbukti terdapat plagiat

dalam karya ilmiah ini, maka saya bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan

peraturan perundang-undangan (Permendiknas No. 17, tahun 2010).

2. Publikasi sebagian atau keseluruhan isi Tesis pada jurnal atau forum ilmiah

lain harus seijin dan menyertakan tim pembimbing sebagai author dan PPs

UNS sebagai institusinya. Apabila dalam waktu sekurang-kurangnya satu

semester (enam bulan sejak pengesahan Tesis) saya tidak melakukan

publikasi dari sebagian atau keseluruhan Tesis ini, maka Prodi Pendidikan

Matematika PPs-UNS berhak mempublikasikannya pada jurnal ilmiah yang

diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Matematika PPs-UNS. Apabila saya

melakukan pelanggaran dari ketentuan publikasi ini, maka saya bersedia

mendapatkan sanksi akademik yang berlaku.

Surakarta, 2016

Febri Arianto

v

MOTTO

“Sesungguhnya bersama ada kesulitan itu ada kemudahan, maka apabila kamu

menyelesaikan suatu urusan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh”

(Qs. Al Insyiroh : 6-7)

“Setiap orang punya jatah gagal, maka habiskanlah jatah gagalmu pada saat kamu

masih muda”

(Dahlan Iskan)

“Hasil tak akan pernah mengkhianati proses”

(Penulis)

vi

PERSEMBAHAN

Karya tulis ini kupersembahkan untuk :

Kedua orang tuaku Bapak Mutaron dan Ibu Sri Wahyu Handayani

Adik-adikku Rio Setiawan dan Inez Adeliana Kartika Sari

Keluarga Besar kelas B S2 Pendidikan Matematika UNS angkatan

Agustus 2014

Almamater Pascasarjana UNS

vii

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan hidayah dan

innayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini. Pada kesempatan ini

penulis mengucapkan terimakasih kepada:

1. Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu

Pendidikan yang telah memberikan izin penelitian untuk peneliti.

2. Dr. Mardiyana, M.Si., Kepala Program Studi Pendidikan Matematika

Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta sekaligus Dosen

Pembimbing 1 yang selalu memberi motivasi, bimbingan, arahan dan

semangat kepada penulis untuk menyelesaikan tesis ini.

3. Dr. Sri Subanti, M.Si., Dosen Pembimbing II yang telah memberikan bekal,

saran dan bimbingan kepada penulis sehingga tesis ini dapat penulis

selesaikan.

4. Bapak/Ibu dosen Program Studi Pendidikan Matematika Program

Pascasarjana Universitas Sebelas Maret yang telah banyak memberikan bekal

ilmu pengetahuan sehingga mempermudah penulis dalam menyelesaikan tesis

ini.

5. Anik Hayatul Musyarofah, M.Pd., Triana Harmini, M.Pd., N. Sri Utami,

M.Sc., yang telah membantu sebagai validator instrumen penelitian.

6. Kepada SMA N 1 Wedi, SMA N 1 Jogonalan, SMA N 1 Karangdowo, dan

SMA N 1 Prambanan yang telah memberikan izin untuk mengadakan

penelitian di sekolahnya.

7. Ibu Yun Wismi Ediningsih, S. Pd., Ibu Sri Wahyuningsih, S. Pd., Ibu Rini

Utami, S. Pd., dan Bapak Paija, S. Pd., yang telah membantu terlaksananya

penelitian ini sebagai guru matematika di sekolah-sekolah yang dijadikan

tempet penelitian.

8. Siswa-siswi kelas XI IPS SMA Negeri 1 Wedi, SMA N 1 Jogonalan, SMA N

1 Karangdowo, dan SMA N 1 Prambanan yang telah bersedia meluangkan

waktunya untuk menjadi objek penelitian

viii

9. Teman-teman mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika

Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan

motivasi dan dukungan sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini.

Semoga tesis ini bermanfaat.

Surakarta, 2016

Penulis

ix

DAFTAR ISI

Halaman

Judul ............................................................................................................ i

LEMBAR PERSETUJUAN........................................................................ ii

LEMBAR PENGESAHAN ........................................................................ iii

PERNYATAAN ORISINILITAS DAN PUBLIKASI ............................... iv

MOTTO ...................................................................................................... v

PERSEMBAHAN ....................................................................................... vi

KATA PENGANTAR ................................................................................ vii

DAFTAR ISI ............................................................................................... ix

DAFTAR TABEL ....................................................................................... xiii

DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................... xiv

ABSTRAK .................................................................................................. xv

ABSTRACT .................................................................................................. xvii

BAB I PENDAHULUAN ........................................................................... 1

A. Latar Belakang Masalah .................................................................. 1

B. Rumusan Masalah ........................................................................... 7

C. Tujuan Penelitian ............................................................................. 7

D. Manfaat Penelitian ........................................................................... 8

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ................................................................. 9

A. Kajian Teori ..................................................................................... 9

1. Prestasi Belajar Matematika ....................................................... 9

a. Pengertian Prestasi ................................................................. 9

b. Pengertian Belajar .................................................................. 9

c. Pengertian Matematika .......................................................... 11

d. Prestasi Belajar Matematika .................................................. 11

2. Model Pembelajaran ................................................................... 12

a. Model Pembelajaran .............................................................. 12

b. Model Pembelajaran Kooperatif ............................................ 12

c. Model Pembelajaran TAPPS ................................................. 16

d. Model Pembelajaran Problem Solving .................................. 21

x

e. Model Pembelajaran Langsung ............................................. 25

3. Kreativitas Belajar Matematika Siswa ....................................... 29

a. Kreativitas ............................................................................. 29

b. Kreativitas Belajar Matematika ............................................ 34

B. Penelitian yang Relevan .................................................................. 36

C. Kerangka Berpikir ........................................................................... 38

1. Kaitan model pembelajaran dengan prestasi belajar

matematika siswa ........................................................................ 38

2. Kaitan kreativitas belajar matematika siswa dengan

prestasi belajar matematika siswa .............................................. 40

3. Kaitan kreativitas belajar matematika siswa pada masing-

masing model pembelajaran dengan prestasi belajar siswa........ 41

4. Kaitan model pembelajaran pada masing-masing tingkat

kreativitas belajar matematika siswa dengan prestasi belajar

matematika.................................................................................. 42

D. Hipotesis .......................................................................................... 44

BAB III METODE PENELITIAN.............................................................. 46

A. Tempat dan Waktu Penelitian ......................................................... 46

1. Tempat Penelitian ....................................................................... 46

2. Waktu Penelitian ........................................................................ 46

B. Jenis Penelitian ................................................................................ 46

C. Populasi, Sampel dan Teknik Sampling .......................................... 48

1. Populasi ...................................................................................... 48

2. Sampel ........................................................................................ 48

3. Teknik Sampling ........................................................................ 49

D. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ................................. 49

1. Variabel Bebas ............................................................................ 50

2. Variabel Terikat .......................................................................... 51

E. Teknik Pengumpulan Data .............................................................. 51

1. Metode Dokumentasi .................................................................. 52

2. Metode Angket ........................................................................... 52

xi

3. Metode Tes ................................................................................. 52

F. Instrumen dan Uji Coba Instrumen ................................................. 52

1. Angket ........................................................................................ 52

2. Tes .............................................................................................. 55

G. Teknik Analisis Data ....................................................................... 58

1. Uji Prasyarat ............................................................................... 58

a. Uji Normalitas ........................................................................ 58

b. Uji Homogenitas .................................................................... 59

c. Uji Keseimbangan .................................................................. 60

2. Uji Hipotesis ............................................................................... 62

3. Uji Komparasi Ganda ................................................................. 66

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ............................ 70

A. Hasil Uji Coba Instrumen ................................................................ 70

1. Hasil Uji Coba Angket Kreativitas Belajar Matematika ............ 70

2. Hasil Uji Coba Tes Prestasi Belajar Matematika ....................... 71

B. Hasil Uji Prasyarat .......................................................................... 73

1. Deskripsi Data Kemampuan Awal ............................................. 73

2. Hasil Uji Normalitas ................................................................... 73

3. Hasil Uji Homogenitas ............................................................... 74

4. Hasil Uji Keseimbangan ............................................................. 74

C. Deskripsi Data Hasil Penelitian ....................................................... 75

1. Data Prestasi Belajar Matematika Berdasarkan

Model Pembelajaran ................................................................... 75

2. Data Prestasi Belajar Matematika Berdasarkan

Kreativitas Belajar Matematika .................................................. 76

D. Uji Prasyarat Pengujian Hipotesis ................................................... 77

1. Uji Normalitas ............................................................................ 77

2. Uji Homogenitas ......................................................................... 78

E. Hasil Pengujian Hipotesis ............................................................... 79

1. Hasil Analisis Variansi Dua Jalan Sel Tak Sama ....................... 79

2. Uji Komparasi Ganda ................................................................. 79

xii

F. Pembahasan Hasil Analisis Data ..................................................... 86

1. Hipotesis Pertama ....................................................................... 86

2. Hipotesis Kedua .......................................................................... 88

3. Hipotesis Ketiga ......................................................................... 90

4. Hipotesis Keempat ...................................................................... 93

G. Keterbatasan Penelitian ................................................................... 96

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN .................................... 98

A. Simpulan ......................................................................................... 98

B. Implikasi .......................................................................................... 99

1. Implikasi Teoritis ........................................................................ 99

2. Implikasi Praktis ......................................................................... 100

C. Saran ................................................................................................ 101

1. Bagi Guru Matematika .............................................................. 101

2. Bagi Kepala Sekolah ................................................................. 101

3. Bagi Peneliti Lain ...................................................................... 101

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 103

LAMPIRAN ................................................................................................ 107

xiii

DAFTAR TABEL

No. Tabel Halaman

Tabel 2.1 Langkah-langkah model pembelajaran problem solving ............ 22

Tabel 2.2 Langkah-langkah model pembelajaran

problem solving yang digunakan dalam penelitian .................... 23

Tabel 2.3 Sintaks Model Pembelajaran Langsung ...................................... 28

Tabel 2.4 Sintaks Model Pembelajaran Langsung yang

digunakan dalam penelitian ........................................................ 28

Tabel 3.1 Rancangan Penelitian .................................................................. 47

Tabel 3.2 Rangkuman Analisis Variansi Dua Jalan Sel Tak Sama ............. 65

Tabel 4.1 Data Kemampuan Awal .............................................................. 73

Tabel 4.2 Hasil Normalitas Data Kemampuan Awal .................................. 74

Tabel 4.3 Rangkuman Hasil Uji Keseimbangan Populasi

Terhadap Data Kemampuan Awal Matematika Siswa ............... 75

Tabel 4.4 Deskripsi Data Prestasi Belajar Matematika

Berdasarkan Model Pembelajaran .............................................. 76

Tabel 4.5 Data Siswa dengan Kategori Kreativitas Belajar

Matematika pada Masing-masing Model Pembelajaran ............ 76

Tabel 4.6. Deskripsi Data Prestasi Belajar Matematika Siswa

Berdasarkan Kreativitas Belajar Matematika ............................. 77

Tabel 4.7. Hasil Uji Normalitas .................................................................. 77

Tabel 4.8. Hasil Uji Homogenitas ............................................................... 78

Tabel 4.9. Rangkuman Analisis Variansi Dua Jalan dengan

Sel Tak Sama .............................................................................. 79

Tabel 4.10. Rerata Nilai Masing-masing Sel dan Rerata Marginal ............ 80

Tabel 4.11. Hasil Uji Komparasi Ganda Antar Baris.................................. 80

Tabel 4.12. Hasil Uji Komparasi Ganda Antar Kolom ............................... 81

Tabel 4.13. Rangkuman Hasil Komparasi Ganda Antar

Sel pada Baris yang Sama ........................................................ 82

Tabel 4.14. Rangkuman Hasil Komparasi Ganda Antar

Sel pada Kolom yang Sama ..................................................... 84

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

No. Lampiran Halaman

Lampiran 1 : Pengkategorian Sekolah ....................................................... 108

Lampiran 2 : Perangkat Pembelajaran ...................................................... 110

Lampiran 3 : Lembar Kegiatan Siswa (LKS) .......................................... 125

Lampiran 4 : Data dan Uji Prasyarat Kemampuan Awal .......................... 129

Lampiran 5 : Kisi–Kisi dan Instrumen Uji Coba Angket

Kreativitas Belajar Matematika Siswa ................................ 144

Lampiran 6 : Lembar Validasi Instrumen Angket .................................... 152

Lampiran 7 : Konsistensi Internal dan Reliabilitas Angket ...................... 161

Lampiran 8 : Kisi-Kisi dan Instrumen Angket .......................................... 167

Lampiran 9 : Kisi-Kisi dan Instrumen Uji Coba Tes Prestasi

Belajar Matematika ................................................................ 174

Lampiran 10 : Lembar Validasi Tes Prestasi Belajar Matematika ........... 186

Lampiran 11: Daya Beda dan Tingkat Kesukaran Instrumen

Tes Prestasi Belajar Matematika .......................................... 201

Lampiran 12 : Reliabilitas Tes Prestasi Belajar Matematika ...................... 207

Lampiran 13 : Kisi-Kisi dan Instrumen Tes Prestasi Belajar Matematika.. 209

Lampiran 14 : Data dan Uji Prasyarat Analisis Variansi ............................ 218

Lampiran 15 : Analisis Variansi Dua Jalan Dengan Sel Tak Sama ............ 247

Lampiran 16 : Uji Lanjut Pasca Anava ....................................................... 251

Lampiran 17 : Surat Keterangan telah Melakukan Penelitian .................... 263

xv

ABSTRAK

Febri Arianto. S851408017. Eksperimentasi Model Pembelajaran Thinking

Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) dan Problem Solving (PS) Pada Materi

Statistika Ditinjau Dari Kreativitas Belajar Matematika Siswa Kelas XI IPS

SMA Negeri Se-Kabupaten Klaten Pada Tahun Pelajaran 2015/2016.

Pembimbing 1 : Dr. Mardiyana, M.Si, Pembimbing II : Dr. Sri Subanti, M.Si.

Tesis : Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana, Fakultas

Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Surakarta. 2015

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) manakah yang mempunyai

prestasi belajar matematika lebih baik, siswa yang diberi model pembelajaran

TAPPS, problem solving, atau langsung, (2) manakah yang mempunyai prestasi

belajar matematika lebih baik, siswa dengan kreativitas belajar matematika tinggi,

sedang, atau rendah, (3) pada masing-masing model pembelajaran, manakah yang

mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik antara siswa dengan kreativitas

belajar matematika tinggi, sedang, atau rendah, (4) pada masing-masing kategori

kreativitas belajar matematika, manakah yang mempunyai prestasi belajar

matematika lebih baik antara siswa yang diberi model pembelajaran TAPPS,

problem solving, atau langsung.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi dalam

penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri di Kabupaten Klaten tahun

pelajaran 2015/2016. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan stratified

cluster random sampling. Teknik pengambilan data meliputi dokumentasi untuk

memperoleh nilai ujian semester genap kelas X untuk data kemampuan awal

eksperimen, tes untuk memperoleh data prestasi belajar matematika, dan angket

untuk memperoleh data kreativitas belajar matematika siswa. Sebelum

melaksanakan penelitian terhadap populasi, dilakukan uji keseimbangan

menggunakan analisis variansi satu jalan dengan sel tak sama. Uji prasyarat

dengan metode Lilliefors untuk uji normalitas dan metode Bartlett untuk uji

homogenitas. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah

anava dua jalan dengan sel tak sama dengan desain faktorial 3x3.

Berdasarkan hasil analisis disimpulkan : (1) siswa yang diberi model

pembelajaran TAPPS mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada

siswa yang diberi model pembelajaran PS dan model pembelajaran langsung,

sedangkan siswa yang diberi model pembelajaran PS memiliki prestasi belajar

matematika yang sama baiknya dengan siswa yang diberi model pembelajaran

langsung, (2) siswa dengan kreativitas belajar matematika tinggi memiliki prestasi

belajar matematika yang lebih baik daripada siswa dengan kreativitas belajar

matematika sedang dan rendah, sedangkan siswa dengan kreativitas belajar

matematika sedang memiliki prestasi belajar matematika yang sama baiknya

dengan siswa dengan kreativitas belajar matematika rendah, (3) pada model

pembelajaran TAPPS, siswa dengan kreativitas belajar matematika tinggi, sedang

dan rendah mempunyai prestasi belajar matematika yang sama baiknya. Pada

xvi

model pembelajaran problem solving, siswa dengan kreativitas belajar matematika

tinggi, sedang dan rendah mempunyai prestasi belajar matematika yang sama

baiknya. Pada model pembelajaran langsung, siswa dengan kreativitas belajar

matematika tinggi mempunyai prestasi belajar matematika yang sama baiknya

dengan siswa dengan kreativitas belajar matematika sedang, siswa dengan

kreativitas belajar matematika sedang mempunyai prestasi belajar matematika

yang sama baiknya dengan siswa kategori kreativitas belajar matematika rendah,

sedangkan siswa dengan kreativitas belajar matematika tinggi mempunyai

prestasi belajar matematika lebih baik daripada siswa dengan kreativitas belajar

matematika rendah, (4) pada kategori kreativitas belajar matematika tinggi, siswa

yang diberi model pembelajaran TAPPS mempunyai prestasi belajar matematika

sama baiknya dengan siswa yang diberi model pembelajaran problem solving dan

langsung. Pada kategori kreativitas belajar matematika sedang, siswa yang diberi

model pembelajaran TAPPS mempunyai prestasi belajar matematika yang sama

baiknya dengan siswa yang diberi model pembelajaran problem solving dan

langsung. Pada kategori kreativitas belajar matematika rendah, siswa yang diberi

model pembelajaran TAPPS mempunyai prestasi belajar matematika sama

baiknya dengan siswa yang diberi model pembelajaran problem solving, siswa

yang diberi model pembelajaran problem solving mempunyai prestasi belajar

matematika yang sama baiknya dengan siswa yang diberi model pembelajaran

langsung, sedangkan siswa yang diberi model pembelajaran TAPPS mempunyai

prestasi belajar matematika yang yang lebih baik daripada siswa yang diberi

model pembelajaran langsung.

Kata Kunci : Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS), Problem Solving

(PS), Langsung, Kreativitas Belajar Matematika.

xvii

ABSTRACT

Febri Arianto. S851408017. The Experimentation of Learning Model Thinking

Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) and Problem Solving (PS) for Statistics

Viewed from Students’ Creativity on Learning Mathematics for Social Class

Grade XI of State Senior High Schools in Klaten Year 2015/2016. Advisor 1:

Dr. Mardiyana, M.Si. Advisor 2: Dr. Sri Subanti, M.Si. Thesis: Mathematics

Education of Graduate Program Faculty of Teacher Training and Education

of Sebelas Maret University. Surakarta, Indonesia. 2015.

This study aims to verify: (1) which students have better achievement,

those who are taught by learning model TAPPS, problem solving, or direct

learning; (2) Which students have better achievement in learning Mathematics,

those who have high creativity, middle creativity, or low creativity in learning

Mathematics; (3) For each learning model, which students who have better

achievement in Mathematics, those who have high creativity, middle creativity, or

low creativity in learning Mathematics; (4) For each category of creativity in

learning Mathematics, which students who have better achievement in

Mathematics, those who are given learning model TAPPS, problem solving, or

direct learning.

This study was classified into experimental study. The population of the

study are grade XI social class students of state senior high schools in Klaten year

2015/2016. Stratified cluster random sampling was utilized for collecting samples.

The data collection technique of the study includes (1) documentation to know

grades for even semester of grade X, for achievement data of pre-experiment; (2)

a test to know students’ achievement in learning Mathematics; (3) and a

questionnaire to know students’ creativity in learning Mathematics. One way

Anova test was applied before conducting the study for the population. Lilliefors

method was utilized for normality test and Bartlett method was used for

homogeneity test. Furthermore, Two ways Anova with 3x3 of factorial design was

used for hypothesis test.

Based on the analysis, it can be concluded: (1) the students who are taught

by learning model TAPPS have better achievement in learning Mathematics than

those who are taught using PS and direct learning model, while the students who

are given PS learning model have the same achievement as those who are given

direct learning model, (2) high creativity students have better achievement than

middle and low creativity students, while middle creativity students have the same

achievement as low creativity students, (3) in the TAPPS learning model; high,

middle, and low creativity students have the same achievement in learning

Mathematics. It is in line with the result of PS learning model, in the PS learning

model; high, middle, and low creativity students have the same achievement. In

direct learning model, high creativity students have the same achievement as

middle creativity students, while middle creativity students have the same

achievement as low creativity students. High creativity students have better

xviii

achievement than low creativity students, (4) in high creativity category, the

students who are taught by TAPPS learning model have the same achievement as

those who are taught using problem solving and direct learning model. In the

middle creativity student category, those students who are taught using TAPPS

have the same achievement as those who are taught using problem solving and

direct learning model. In low creativity student category, the students who are

given TAPPS have the same achievement as those who are given problem

solving; those who are given problem solving have the same achievement as those

who are taught using direct learning model, while the students who are given

TAPPS have better achievement than those who get direct learning model

Keywords: Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS), Problem Solving

(PS), Direct learning, Mathematics Learning Creativity