189
i EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI AKTIVITAS SISWA SMP NEGERI KOTA SURAKARTA TESIS Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Disusun Oleh: LILIEK SRI WAHYUTI S 850907113 Program Studi Pendidikan Matematika Progran Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta 2009

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

  • Upload
    vocong

  • View
    232

  • Download
    0

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

i

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD

(STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) DALAM

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA

DITINJAU DARI AKTIVITAS SISWA

SMP NEGERI KOTA SURAKARTA

TESIS

Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan

Mencapai Derajat Magister

Disusun Oleh:

LILIEK SRI WAHYUTI

S 850907113

Program Studi Pendidikan Matematika

Progran Pasca Sarjana

Universitas Sebelas Maret

Surakarta

2009

Page 2: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

ii

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD

(STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) DALAM

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA

DITINJAU DARI AKTIVITAS SISWA

SMP NEGERI KOTA SURAKARTA

Disusun oleh :

LILIEK SRI WAHYUTI NIM S850907113

Telah disetuji oleh tim PembimbingPada Tanggal : ……………………..

Pembimbing I Pembimbing II

Prof. Dr. Budiyono, M.Sc. Drs. Suyono, M.SiNIP. 130794455 NIP. 130529726

MengetahuiKetua Program Pendidikan Matematika

Dr. Mardiyana, M.SiNIP. 132046017

Page 3: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

iii

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD

(STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) DALAM

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA

DITINJAU DARI AKTIVITAS SISWA

SMP NEGERI KOTA SURAKARTA

Disusun oleh :

LILIEK SRI WAHYUTINIM S850907113

Telah Disetujui dan Disahkan oleh Tim Penguji

Pada Tanggal :

Jabatan Nama Tanda tangan

Ketua Dr. Mardiyana, M. Si ................................

Sekretaris Drs. Tri Atmojo K, M.Sc, Ph.D ...............................

Anggota Penguji :

1. Prof. Dr. Budiyono, M.Sc ..............................

2. Drs. Suyono, M.Si ...............................

.

Surakarta, Januari 2009

Mengetahui

Direktur PPs UNS Ketua Progdi Pendidikan Matematika

Prof. Drs. Suranto, M.Sc. Ph.D Dr. Mardiyana, M. Si

NIP: 131 472 192 NIP 132 046 017

Page 4: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

iv

PERNYATAAN

Yang bertandatangan di bawah ini, saya

Nama : Liliek Sri Wahyuti

NIM : S850907113

Menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa tesis berjudul EFEKTIVITAS

METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD (STUDENT TEAMS

ACHIEVEMENT DIVISION) DALAM MENINGKATKAN PRESTASI

BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI AKTIVITAS SISWA SMP

NEGERI KOTA SURAKARTA adalah betul-betul karya saya sendiri. Hal-hal

yang bukan karya saya dalam tesis tersebut ditunjukkan dalam daftar pustaka.

Apabila di kemudian hari terbukti pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia

menerima sanksi akademik berupa pencabutan tesis dan gelar yang saya peroleh

dari tesis tersebut.

Surakarta, Januari 2009

Yang membuat pernyataan,

Liliek Sri Wahyuti

Page 5: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

v

MOTTO

Di dalam kesulitan pasti ada kemudahan.

Pandanglah sesuatu dari kacamata orang

lain. Apabila hal itu menyakitimu,

sangatlah mungkin hal itu menyakiti

orang lain pula.

Lakukan sesuatu dengan ikhlas, yakinlah

kepadaNya maka kebahagiaan akan datang

dengan izinNya.

Page 6: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

vi

HALAMAN PERSEMBAHAN

Kuhaturkan syukurku padaMu ya Allah penolong dan pelindungku yang abadi.

Karya Tesis ini aku persembahkan untuk:

Nafas yang memberiku Islam, yang selalu menjagaku dengan doa,

tauladan dan kasih sayang pengorbanan bapak ibu, hormat bakti dan

terima kasihku untukmu.

Hati yang selalu membuatku besar, adik-adikku.

Suamiku tercinta Edy Iskandar, kepekaan dan kekuatan cintanya telah

mengilhami diriku menjadi yang terbaik.

Ketiga buah hatiku, mbak Lina, mas Dani dan dik Fira.

Teman-temanku Sigit dan Yuzak “ Bersama kita bisa”

Page 7: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

vii

KATA PENGANTAR

Syukur alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat

dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tesis ini. Pada

kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terima kasih kepada:

1. Prof. Dr. Suranto, M.sc, Ph.D, Direktor Program Pascasarjana Universitas

Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan fasilitas kepada penulis

untuk menyelesaikan makalah ini.

2. Prof. Dr. Budiyono, M.Sc, selaku mantan Asisten Direktur I Program Pasca

Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, yang telah memberikan

pengantar ijin penelitian sekaligus sebagai pembimbing I dalam penulisan

tesis ini.

3. Dr. Mardiyana, M.Si, selaku ketua Program Studi Pendidikan Matematika

Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, yang telah

memberikan dorongan dalam penulisan tesis ini.

4. Drs. Suyono, M.Si. selaku pembimbing II yang penuh kearifan telah

bersedia memberikan bimbingan , arahan dan masukan dalam penulisan

tesis ini.

5. Bapak/Ibu Dosen Program Studi Pendidikan Matematika Program

Pascasarjana Universitas Sebelas Maret yang telah memberikan bekal ilmu

6. Drs. Joko Slameto, selaku kepala sekolah SMP Negeri 17 Surakarta yang

telah memberikan ijin penelitian untuk tesis ini.

7. Hj. Endang Mangularsih, S.Pd, MM, M.Pd selaku Kepala sekolah SMP

Negeri 19 Surakarta yang telah memberikan ijin penelitian pada tesis ini.

8. Drs. Joko Setyobudi Wibowo selaku Kepala sekolah SMP Negeri 23

Surakarta yang telah memberikan ijin penelitian pada tesis ini.

9. Drs. F. Handoyo, MM, Selaku Kepala sekolah SMP 10 Surakarta yang telah

memberikan ijin try out instrumen penelitian pada tesis ini.

10. Iswita Mulyahati, S.Pd, yang telah meluangkan waktunya untuk

membimbing penulisan instrumen Aktivitas Belajar Siswa.

Page 8: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

viii

11. Bapak dan Ibu guru matematika SMP Negeri 17, 19 dan 23 yang telah

membantu penyelesaian tesis ini.

12. Teman –teman mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Program

Pascasarjana Universitas Sebelas Maret yang telah memberikan bantuan

dan dorongan sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini.

13. Berbagai pihak yang telah membantu penyelesaian tesis ini yang tidak

tersebutkan satu persatu.

Atas segala jasa dari semua pihak yang telah membantu penulis

menyelesaikan tesis ini, kiranya Allah memberikan limpahan pahala kepadanya.

Amin

Surakarta, Januari 2009

Penulis

Page 9: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

ix

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

HALAMAN PENGESAHAN PEMBIMBING

HALAMAN PENGESAHAN TESIS

PERNYATAAN

MOTTO

HALAMAN PERSEMBAHAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

DARTAR TABEL

DARTAR GAMBAR

DARTAR LAMPIRAN

ABSTRAK

ABSTRACT

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Identifikasi Masalah

C. Pemilihan Masalah

D. Pembatasan Masalah

E. Rumusan Masalah

F. Tujuan Penelitian

G. Manfaat Penelitian

BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS

A. Tinjauan Pustaka

1. Pengertian Belajar Mengajar

2. Matematika

3. Metode Pembelajaran

4. Aktivitas Belajar Siswa

i

ii

iii

iv

v

vi

vii

ix

xi

xii

xiii

xiv

xv

1

3

4

4

5

5

6

7

7

10

15

21

Page 10: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

x

B. Hasil Penelitian Yang Relevan

C. Kerangka Berpikir

D. Hipotesis Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu Penelitian

B. Jenis Penelitian

C. Populasi dan Sampel

D. Teknik Pengumpulan Data

E. Teknik Analisis Data

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Kemampuan Awal

B. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Angket

C. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Tes Prestasi

D. Deskripsi Data Prestasi

E. Analisis Variansi

F. Uji Lanjut Pasca Anava

G. Pembahasan

H. Keterbatasan penelitian

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

A. Kesimpulan

B. Implikasi

C. Saran

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

25

27

30

31

31

33

34

42

54

54

55

57

57

60

61

63

64

65

67

69

71

Page 11: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

xi

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Rancangan Penelitian

Tabel 3.2 Rangkuman Analisis

Tabel 4.1 Discriptive Statistics Kemampuan Awal

Tabel 4.2 Discriptive Statistics Prestasi

Tabel 4.3 Rangkuman Hasil Uji Normalitas Prestasi

Tabel 4.4 Rangkuman Hasil Uji Homogenitas

Tabel 4.5 Rangkuman Hasil Uji Hipotesis

Tabel 4.6 Rataan Masing-masing Sel dari Data Uji Hipotesis

Tabel 4.7 Rangkuman Komparasi Ganda antar Kolom

32

51

54

57

58

58

59

60

61

Page 12: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

xii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Skema Kerangka Pemikiran 28

Page 13: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

xiii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Data kemampuan awal

Lampiran 2 : Uji Keseimbangan

Lampiran 3 : Kisi-kisi Angket Aktifitas

Lampiran 4 : Uji Coba Angket Aktifitas

Lampiran 5 : Validasi Angket Aktifitas

Lampiran 6 : Uji Konsistensi Internal dan Reliabilitas Angket

Lampiran 7 : Kisi-kisi Soal Try Out Test Prestasi

Lampiran 8 : Soal Try Out Test Prestasi

Lampiran 9 : Kunci Jawaban Try Out

Lampiran 10 : Validasi Sola Test Prestasi

Lampiran 11 : Uji Reliabilitas Test Prestasi

Lampiran 12 : Uji Daya Beda dan Tingkat Kesukaran Test Prestasi

Lampiran 13 : Instrumen Angket Aktifitas

Lampiran 14 : Instrumen Test Prestasi

Lampiran 15 : Nilai Angket Aktifitas

Lampiran 16 : Desain Data Prestasi

Lampiran 17 : Discriptive Statistik Prestasi

Lampiran 18 : Uji Normalitas

Lampiran 19 : Uji Homogenitas

Lampiran 20 : Uji Analisis Variansi Prestasi

Lampiran 21 : Uji Lanjut Pasca Anava

Lampiran 22 : RPP Kelompok Eksperimen

Lampiran 23 : RPP Kelompok Kontrol

Lampiran 24 : L K S

Lampiran 25 : Daftar Peringkat SMPN Kota Surakarta

Lampiran 26 : Tabel Statistik

Lampiran 27 : Surat Ijin dan Surat Keterangan Penelitian

71

75

77

78

86

88

91

93

97

98

100

102

104

110

114

126

127

128

146

150

152

154

160

166

172

173

179

Page 14: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

xiv

ABSTRAK

Liliek Sri Wahyuti. S 850907113. Efektivitas Metode Pembelajaran Kooperatif STAD (Student Teams Achievement Divisions) Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Aktivitas Siswa SMP Negeri Kota Surakarta. Tesis: Pendidikan Matematika Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2009.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Apakah siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif dengan metode STAD (Student Teams Achievement Divisions) mempunyai prestasi belajar lebih baik dari pembelajaran konvensional. (2) Apakah siswa dengan aktivitas tinggi mempunyai prestasi belajar lebih baik dari siswa dengan aktivitas sedang, dan rendah. (3) Apakah perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing pendekatan pembelajaran konsisten pada masing-masing kategori aktivitas siswa dan perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing kategori aktivitas siswa konsisten pada masing-masing pendekatan pembelajaran.

Penelitian ini termasuk eksperimental semu yang dilakukan di SMPN KotaSurakarta, kelas VII semester pertama tahun pelajaran 2008/2009. Data penelitian ini berupa nilai UASBN SD untuk variabel kemampuan awal, skor angket untuk variabel aktivitas siswa terhadap matematika dan skor tes prestasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara sampling random stratifikasi (stratified random sampling) dan sampling random kluster (cluster random sampling). Pengumpulan datanya dilakukan melalui dokumen sekolah, angket aktivitas dan tes prestasi. Sebelum angket aktivitas dan tes prestasi digunakan, terlebih dahulu dilakukan uji coba instrumen. Pada uji coba tes prestasi belajar matematika diuji tentang konsistensi, reliabilitas, indeks kesukaran dan daya beda. Sedangkan uji coba instrumen angket aktivitas siswa diuji tentang konsistensi dan reliabilitas.Hasil uji coba instrumen diperoleh nilai uji reliabilitas dengan model KR-20 pada tes prestasi belajar adalah 0,8628 dan nilai uji reliabilitas dengan model Alpha pada angket aktivitas adalah 0,8901. Sebelum melakukan penelitian terlebih dahulu dilakukan uji keseimbangan menggunakan uji rerata t untuk mengetahui bahwa kelompok eksperimen dan kontrol mempunyai kemampuan awal yang sama/seimbang. Hasil uji keseimbangan adalah antara siswa pada metodepembelajaran kooperatif STAD dan metode konvensional adalah seimbang. Pengujian hipotesis menggunakan Anava dua jalan dengan frekuensi sel tak sama, dengan taraf signifikan 5%. Sebelumnya dilakukan uji prasyarat yaitu: uji normalitas menggunakan uji Liliefors dan uji homogenitas menggunakan uji Bartlett. Hasil uji prasyarat adalah sampel berasal dari populasi berdistribusi normal serta berdasarkan metode pembelajaran dan kategori aktivitas sampel berasal dari populasi-populasi yang mempunyai variansi homogen.

Dari hasil analisis disimpulkan : (1) siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif dengan metode STAD mempunyai prestasi belajar lebih baik daripada siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. (2) Siswa dengan aktivitas tinggi mempunyai prestasi belajar lebih baik dari siswa dengan

Page 15: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

xv

aktivitas sedang, dan rendah. (3) Perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing pendekatan pembelajaran konsisten pada masing-masing kategori aktivitas siswa dan perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing kategori aktivitas siswa konsisten pada masing-masing pendekatan pembelajaran.

Page 16: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

xvi

ABSTRACT

Liliek Sri Wahyuti. S850907113. The Effectiveness of Cooperative Learning with STAD (Student Teams Achievement Division) Method in the Improving on the Learning Achievement in Mathematics Viewed from the Students' Learning Activities of Junior Secondary Schools in Surakarta City. Thesis: The Master Program in Mathematics Education, Postgraduate Program, Sebelas Maret University Surakarta, 2009.

This research is aimed at finding out: (1) whether the students instructed with the cooperative learning with STAD method have a better achievement in Mathematics than those instructed with the conventional one; (2) whether the students with the high learning activities have a better achievement in Mathematics than those with the moderate and low learning activities; and (3) whether the difference of learning achievement in the topic of Integer Number of each of the learning methods is consistent with each category of the students' learning activities and that of learning achievement in the topic of Integer number of each category of the students' learning activities is consistent with each of the learning methods.

This research is a query experimental one. It was conducted at Junior Secondary Schools in Surakarta City. Its population was all of the students in Grade VII in the academic year of 2008/2009. Its samples were taken through a stratified random sampling technique and a cluster random sampling technique. They were then divided into two groups, experimental group and control group. In order to assure that both of the group had an equal/balanced initial ability, balance test was carried out by using / average test. The result of the test shows that the initial ability of the students instructed with the cooperative learning with STAD method and that of the students instructed with the conventional one were balanced. Data of the research were gathered through content analysis (schools' documents), questionnaire of learning activities, and test of achievement. Prior to their use, the questionnaire and test instruments were tested. The former was tested in terms of consistency and reliability, whereas the latter was tested in terms of consistency, reliability, difficulty index, and difference index. The value of the reliability of the test instrument which was tested by using KR-20 was 0.8628, and that of the reliability of the questionnaire which was tested by using Alpha model was 0.8901. The hypotheses proposed were tested by using a two-way Analysis of Variants (ANOVA) with an unequal cell frequency at the significance level of 5%. Beforehand, pre-requisite tests including normality test by using Liliefors test and homogeneity test by using Bartlett test were conducted. The results of the tests show that (1) the samples were derived from population with a normal distribution, and (2) based on the learning methods and category of learning activities, the samples were derived from population with homogenous variances.

Based on the results of the analysis, conclusions are drawn as follows: (1) the students instructed with the cooperative learning with the STAD method have a better learning achievement in Mathematics than those instructed with the conventional one; (2) the students with the high learning activities have a better achievement in Mathematics than those with the moderate and low learning

Page 17: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

xvii

activities; and (3) the difference of learning achievement in the topic of Integer Number of each of the learning methods is consistent with each category of the students' activities, and that of learning achievement in the topic of Integer Number of each category of the students' learning activities is consistent with each of the learning methods.

Page 18: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pada era globalisasi di Negara Republik Indonesia, Pendidikan

Nasional sedang membenahi diri untuk mengejar ketinggalan dengan

negara-negara tetangga. Berdasarkan data dari

(PISA) 2003, menyatakan bahwa peringkat prestasi

matematika Indonesia jauh dibawah prestasi matematika internasional dan

berada pada rangking 37 dari 41 negara.

Demikian pula data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan dan Olah

Raga (Dispora) Kota Surakarta, menunjukkan bahwa nilai Ujian Nasional SMP

/ MTs tahun pelajaran 2007/2008 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia nilai

rata-rata 7,06; Bahasa Inggris nilai rata-rata 5,92; Matematika nilai rata-rata

5,09; dan IPA nilai rata-rata 5,92. Tampak jelas bahwa dari mata pelajaran

yang diujikan, matematika menduduki peringkat terakhir. Hal demikian

menjadi tantangan bagi kita sebagai warga negara dan sebagai tenaga pendidik

khususnya mata pelajaran matematika.

Salah satu usaha yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan mutu

pendidikan adalah perubahan kurikulum yang saat ini dinamakan dengan istilah

KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Dengan adanya

penyempurnaan kurikulum diharapkan mutu dan kualitas pendidikan di tanah

air menjadi lebih baik.

Matematika adalah ibu dari semua ilmu, akan tetapi anggapan siswa

1

Programme for International

Student Assessment

Page 19: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

2

terhadap pelajaran matematika sebagai momok yang menakutkan masih belum

bisa hilang. Yansen Marpaung (2003) mengungkapkan "pada umumnya siswa

takut pada pelajaran matematika karena dianggap sulit, abstrak dan tak

bermakna, pelajaran matematika membuat siswa stress, bahan yang dipelajari

terlalu banyak, matematika penuh dengan rumus-rumus, guru matematika pada

umumnya galak-galak dan pembelajaran berlangsung serius dan kurang

manusiawi". Selanjutnya dampak pada siswa yaitu siswa dalam memahami,

menerima dan mempelajari matematika menjumpai banyak kesulitan maupun

kasalahan. Salah satu kesalahan yang sering dilakukan peserta didik adalah

kesalahan dalam memahami konsep (miskonsepsi). Dalam matematika konsep

merupakan obyek utama yang dipelajari sebelum sampai pada penalaran dan

komunikasi serta pemecahan masalah.

Dengan mengetahui kesalahan peserta didik dalam memahami konsep

yang lebih sederhana kemudian melakukan perbaikan terhadap pemahaman

konsep tersebut, berarti memperkecil kemungkinan peserta didik mengalami

kesalahan dalam pemahaman konsep-konsep berikutnya dengan tingkat

kesulitan yang lebih tinggi. Dengan demikian diharapkan siswa benar-benar

memahaminya, sehingga prestasi peserta didik dapat ditingkatkan secara

optimal.

Terdapat beberapa materi matematika di kelas VII SMP di antaranya

"Bilangan Bulat" untuk dapat menguasai pokok bahasan ini diperlukan

pemahaman konsep-konsep bilangan bulat. Terutama operasi hitung pada

bilangan bulat. Kesalahan siswa sering terjadi terutama pada operasi bilangan

Page 20: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

3

bulat negatif sehingga kesalahan-kesalahan itu akan berlanjut pada pembahasan

pokok bahasan lainnya.

Dari latar belakang tersebut di atas, maka pada bagian ini penulis

mencoba mengidentifikasikan masalah sebagai berikut:

1. Adanya kesalahan dalam memahami konsep (miskonsepsi) dalam operasi

hitung bilangan bulat, mungkin disebabkan oleh pendekatan pembelajaran

yang diberikan tidak sesuai. Terkait dengan ini perlu dilakukan penelitian

yang membandingkan pendekatan baru dengan pendekatan lama.

2. Adanya kesalahan dalam memahami konsep (miskonsepsi) dalam operasi

hitung bilangan bulat, mungkin disebabkan oleh sarana pembelajaran

yang diberikan tidak memadai. Terkait dengan ini perlu dilakukan

penelitian yang membandingkan antara penggunaan alat peraga dan

pembelajaran dengan media.

3. Adanya kesalahan dalam memahami konsep (miskonsepsi) dalam operasi

hitung bilangan bulat, mungkin disebabkan oleh metode pembelajaran

yang diberikan tidak sesuai. Terkait dengan ini pertu dilakukan penelitian

yang membandingkan antara metode STAD dengan metode konvensional.

4. Adanya kesalahan dalam memahami konsep (miskonsepsi) dalam operasi

hitung bilangan bulat, mungkin disebabkan karena para siswa tidak

mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi untuk belajar. Penelitian

yang muncul dari hal ini adalah bagaimana merancang pembelajaran

menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan semangat dan motivasi

B. Identifikasi Masalah

Page 21: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

4

dalam belajar matematika khususnya mengenai belajar operasi hitung

bilangan bulat.

5. Aktivitas belajar siswa sangat diperlukan dalam pembelajaran operasi

hitung bilangan bulat. Akan tetapi tidak sedikit siswa yang belum

sepenuhnya ikut berperan aktif. Partisipasi aktif siswa yang masih kurang

inilah yang mungkin ikut mempengaruhi rendahnya prestasi belajar

matematika.

Karena keterbatasan waktu, maka hanya akan dicoba menyelesaikan

masalah penelitian yang ketiga dan kelima dari lima masalah yang telah

teridentifikasi di atas.

Agar dalam penelitian yang dilakukan penulis terarah maka perlu

adanya pembatasan masalah sebagai berikut:

1. Pembelajaran yang dibandingkan adalah pembelajaran kooperatif dengan

metode STAD pada kelas eksperimen dan metode konvensional pada kelas

kontrol.

2. Prestasi belajar matematika siswa adalah hasil belajar siswa yang dicapai

melalui proses pembelajaran matematika pada akhir penelitian pokok

bahasan bilangan bulat untuk kelas eksperimen maupun kelas kontrol.

3. Aktivitas belajar siswa dalam penelitian in i dibatasi pada aktivitas belajar

C. Pemilihan Masalah

D. Pembatasan Masalah.

Page 22: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

5

matematika siswa , meliputi kegiatan bertanya, mencatat, mendengarkan,

mengerjakan soal, dan mempelajari catatan matematika yang telah

diajarkan. Dan aktivitas siswa ini dikelompokkan dalam tiga kategori yaitu:

aktivitas tinggi, sedang dan rendah.

4. Penelitian dilakukan pada SMP Negeri kota Surakarta .

Berdasarkan pembatasan masalah, dapat dirumuskan masalah sebagai

berikut:

1. Apakah siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif dengan

metode STAD ( ) mempunyai prestasi belajar

lebih baik dari pembelajaran konvensional ?

2. Apakah siswa dengan aktivitas tinggi mempunyai prestasi belajar lebih

baik dari siswa dengan aktivitas sedang, dan rendah ?

3. Apakah perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing

pendekatan pembelajaran konsisten pada masing-masing kategori

aktivitas siswa dan perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari

masing-masing kategori aktivitas siswa konsisten pada masing-masing

pendekatan pembelajaran ?

Sesuai dengan rumusan masalah yang telah dikemukakan diatas, maka

tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk:

1. Membandingkan hasil penggunaan pembelajaran kooperatif dengan

metode STAD ( ) dan pembelajaran

konvensional.

E. Rumusan Masalah

F. Tujuan Penelitian

Student Achievement Divisions

Student Teams Achievement Divisions

Page 23: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

6

2. Membandingkan prestasi belajar matematika pada pokok bahasan

bilangan bulat, siswa dengan aktivitas tanggi lebih baik daripada siswa

dengan aktivitas sedang dan aktivitas rendah

3. Mengetahui perbedaan prestasi dari masing-masing kategori aktivitas dan

masing-masing metode pembelajaran.

Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat yaitu :

1. Manfaat Praktis

a. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu inovasi

dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan pembelajaran

maupun metode pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar

matematika.

b. Memberi motivasi kepada peserta didik agar lebih berprestasi dengan

meningkatkan aktivitas dan keterampilan berpikirnya dengan melakukan

penyelidikan dan mencari solusi terhadap masalah-masalah faktual.

2. Manfaat Teoritis

a. Untuk mengetahui efektivitas pembelajaran kooperatif dengan

metode STAD terhadap prestasi belajar matematika kelas VII pada

materi pokok bilangan bulat.

b. Untuk menambah dan mengembangkan wawasan ilmu pengetahuan

serta mendukung teori-teori yang telah ada.

c. Untuk penelitian lanjutan di bidang yang sama atau yang ada kaitannya

dengan materi ini.

G. Manfaat Penelitian.

Page 24: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

7

Belajar adalah merupakan sebuah proses yang terjadi pada setiap

individu. Banyak para ahli yang berpendapat tentang belajar,

perbedaan tersebut disebabkan oleh latar belakang dan sudut pandang yang

berbeda. Beberapa pendapat tentang belajar antara lain:

1) Belajar adalah suatu tahapan aktivitas yang menghasilkan perubahan

perilaku dan mental yang relatif tetap sebagai bentuk respons

terhadap suatu situasi atau sebagai hasil pengalaman dan interaksi

dengan lingkungan.

2) Belajar ialah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk

memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara

keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi

dengan lingkungannya. (Slameto, 2003: 2)

Teori belajar berisi tentang kegiatan mental anak yang dapat ia lakukan

pada usia tertentu. Banyak para ahli yang berpendapat tentang teori belajar

salah satunya adalah Zolon P. Dienes (dalam Endang Sri Ningsih, 2001:10).

Dienes berpendapat ada 6 tahap dalam belajar dan mengajarkan matematika,

7

BAB II

LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS

A. Tinjauan Pustaka

1. Pengertian Belajar Mengajar

a. Pengertian Belajar

b. Teori Belajar

Page 25: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

8

yaitu: 1) Bermain bebas

Ada tahap permulaan anak-anak belajar matematika, anak bermain

dengan benda kongkrit model matematika, anak belajar konsep

matematika dengan manipulasi benda-benda kongkrit secara tidak

disengaja anak berkenalan dengan konsep matematika. Makin

banyak benda / model matematika akan lebih banyak pula

pengalaman yang diterima anak.

2) Permainan

Pada tahap ini anak mulai mengamati pola, sifat kesamaan /

ketidaksamaan, keteraturan / ketidakteraturan suatu konsep yang

diwakili oleh benda-benda kongkrit model matematika.

3) Penelaahan sifat bersama

Dalam permainan anak mungkin belum melihat sifat bersama dan

setiap konsep yang disajikan oleh benda kongkrit. Pada tahap ini

anak mulai menghayati yang akhirnya diharapkan dapat

menunjukkan contoh yang benar.

4) Representasi

Anak mulai belajar membuat pernyataan tentang sifat bersama yang

ditemukan, pernyataan dapat berupa diagram atau tulisan.

5) Penyimbolan

Anak mulai belajar simbol, pada permulaan anak diberi

kesempatan menentukan simbol sendiri, tetapi dari keragaman guru

harus menentukan simbol sesuai konversi yang berlaku.

Page 26: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

9

6) Pemformulaan

Anak belajar mengorganisasikan konsep-konsep matematika

secara formal pada aksioma, dalil atau teori

Metode pembelajaran adalah suatu cara yang dipakai atau

digunakan dalam proses pembelajaran. Dalam penerapan suatu metode

pembelajaran yang harus diperhatikan adalah apakah dengan penerapan

metode itu pembelajaran menjadi efektif dan efisien. Metode pembelajaran

yang sering digunakan dalam pembelajaran matematika antara lain :

1) Metode Ceramah

Adalah cara menyampikan materi pembelajaran yang dilakukan

guru dengan penuturan lisan secara langsung kepada siswa.

2) Metode Tanya Jawab

Yaitu cara penyampaian materi dengan tanya jawab (materi

disampaikan dengan dialog pertanyaan)

3) Metode Permainan

Yang dimaksud permainan di sini adalah permainan

matematika yaitu penyampaian materi dengan permainan. Pada

umumnya siswa akan tertarik sehingga pembelajaran akan

menyenangkan (mudah dipahami siswa)

4) Metode Penemuan

Yaitu dengan mengatur pembelajaran sedemikian rupa

sehingga siswa memperoleh pengetahuan yang sebelumnya belum

c. Metode Pembelajaran

Page 27: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

10

diketahui tanpa pemberitahuan, sebagaimana ditemukan oleh siswa.

5) Dengan Multimedia

Yang dimaksud multimedia di sini yaitu pembelajaran dengan

menggunakan komputer, sehingga pembelajaran akan bermakna

(menyenangkan dan tidak membosankan)

a. Hakekat Matematika

Matematik menurut Ebbut & Straker (Depdikbud. 2004 : 3) adalah :

1) Matematika sebagai kegiatan penulusuran pola dan hubungan.

2) Matematika sebagai kreatifitas yang memerlukan imajinasi, intuisi dan

penemuan.

3) Matematika sebagai kegiatan pemecahan masalah.

4) Matematika sebagai alat komunikasi.

Pada dasarnya obyek pembicaraan matematika adalah obyek

abstrak dan metodeloginya adalah deduktif. Ciri khas yang dapat dilihat dari

matematika (Sholeh M.2000 : 6) adalah:

1) Obyek pembicaraan abstrak.

2) Pembahasannya mengandalkan tata nalar.

3) Pengertian/konsep atau pernyataan/sifat jelas berjenjang dan terjaga

konsistensinya.

4) Melibatkan perhitungan atau pengerjaan/operasi.

5) Dapat dialih gunakan dalam berbagai aspek keilmuan maupun dalam

kehidupan sehari-hari.

2. Matematika

Page 28: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

11

Sementara Robert M. Gagne (Suwarsono, 2002 : 17) menyatakan bahwa

ada dua macam obyek matematika, yaitu :

1) Obyek langsung yang meliputi:

a) Fakta-fakta matematika.

b) Konsep-konsep matematika

c) Prinsip-prinsip matematika

d) Ketrampilan-ketrampilan matematika

2) Obyek tak langsung yang meliputi kemampuan berpikir logis,

kemampuan memecahkan masalah, kemampuan berpikir analitis, sikap

positif terhadap matematika, ketelitian, ketekunan, kedisiplinan dan

hal-hal lain yang diperoleh jika siswa mempelajari matematika.

Jadi matematika sekolah adalah salah satu mata pelajaran dalam

kurikulum pendidikan di Indonesia yang diajarkan mulai sekolah dasar, sekolah

menengah yang mempelajari bagian-bagian matematika yang telah dipilah

sesuai dengan perkembangan intelektual siswa atas pertimbangan pedagogik

sehingga memiliki karakteristik dan ciri khas yang berbeda dengan matematika

murni sebagai ilmu pengetahuan.

Sebagai bagian dari kurikulum maka matematika sekolah turut

mengalami perubahan seiring dengan perubahan kurikulum. Pendidikan

matematika menekankan pada kemampuan kompetensi yang mana matematika

sekolah dikembangkan dari standar kompetensi menjadi kompetensi dasar.

Standar kompetensi matematika adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta

didik yang menggambarkan penguasaan sikap, pengetahuan dan keterampilan

Page 29: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

12

yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat. Standar kompetensi terdiri dari

beberapa kompetensi dasar sebagai acuan baku yang harus dicapai dan berlaku

secara nasional. Kompetensi dasar matematika merupakan sejumlah

kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran matematika

sebagai rujukan untuk menyusun indikator kompetensi.

Sistem penilaian yang dikembangkan dalam matematika adalah sistem

penilaian berbasis kompetensi yang memperhatikan ranah kognitif yaitu

berhubungan dengan ingatan, afektif adalah pemahaman pada materi

pembelajaran dan psikomotor adalah ketrampilan siswa dalam pemecahan

masalah. Adapun fungsi dari pembelajaran matematika adalah mengembangkan

kemampuan menghitung, mengukur, menurunkan dan menggunakan

rumus-rumus matematika yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari melalui

materi pengukuran dan geometri, aljabar, trigonometri serta mengembangkan

kemampuan mengkomunikasikan gagasan dengan bahasa melalui model

matematika yang dapat berupa kalimat dan persamaan matematika.

b. Pengertian Prestasi Belajar Matematika

Suaru proses pembelajaran dikatakan berhasil apabila standar

kompetensi dan kompetensi dasarnya tercapai. Proses pembelajaran

menghasilkan perubahan pada siswa, dimana perubahan tersebut berupa

kemampuan di berbagai bidang yang sebelumnya tidak dimiliki siswa . Menurut

Gagne dan Winkel ( 1996:482 ), kemampuan-kemampuan itu digolongkan atas

kemampuan dalam hal informasi verbal, kemahiran intelektual, pengaturan

Page 30: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

13

kegiatan kognitif, kemampuan motorik, dan sikap. Kemampuan-kemampuan

tersebut merupakan kemampuan internal yang harus dinyatakan dalam suatu

prestasi.

Menurut Poerwadarminto (1997), "Prestasi belajar adalah penguasaan

pengetahuan atau ketrampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran,

lazimnya ditunjukkan dengan nilia tes atau angka yang diberikan guru".

Selain itu Sukardi dan Anton Sukarno ( 1995 : 14 ) mengemukakan

bahwa, hasil belajar dalam bentuk nilai atau indeks pretasi adalah merupakan

pertanda tingkat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran yang diikuti

selama proses belajar. Indeks prestasi akan membawa konsekuensi yang sangat

luas dalam perjalanan studi siswa.

Dari beberapa pendapat tentang prestai belajar, maka dapat diambil

kesimpulan bahwa prestasi belajar adalah hasil belajar yang dicapai siswa

selama proses pembelajaran, atau tingkat tingkat penguasaan yang dicapai siswa

dalam mengikuti proses pembelajaran yang ditunjukkan dengan nilai tes yang

diberikan oleh guru.

c. Guru Matematika

Menurut UU Nomor 16 tahun 2007, guru adalah pendidik profesional

dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih

dan menilai dan mengevaluasi peserta didik dan pendidikan anak usia dini jalur

pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Profesi guru merupakan pekerjaan khusus yang dilaksanakan

Page 31: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

14

berdasarkan prinsip sebagai berikut:

1) Memiliki bakat, minat, panggilan jiwa dan idealisme.

2) Memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, keimanan,

ketakwaan dan akhlak mulia.

3) Memiliki kualif ikasi akademik dan latar belakang pendidikan sesuai

dengan bidang tugas.

4) Memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas.

5) Memiliki tanggung jawab atas pelaksanaan tugas keprofesionalan.

6) Memperoleh penghasilan yang ditentukan sesuai dengan prestasi kerja.

7) Memiliki kesempatan untuk mengembangkan keprofesionalan secara

berkelanjutan dengan belajar sepanjang hayat.

8) Memiliki jaminan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas

keprofesionalan dan

9) Memiliki organisasi profesi yang mempunyai kewenangan mengatur

hal- hal yang berkaitan dengan tugas keprofesionalan guru.

Kewajiban guru menurut UU Nomor 16 tahun 2007

1) Merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran

yang bermutu, serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran.

2) Meningkatkan dan mengembangkan kualif ikasi akademik dan

kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu

pengetahuan, tekhnologi dan seni.

3) Bertindak objektif dan tidak diskriminatif atas dasar pertimbangan jenis

kelamin, agama, suku, ras dan kondisi f isik tertentu, atau latar

belakang keluarga dan status sosial ekonomi peserta didik dalam

Page 32: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

15

pembelajaran.

4) Menjunjung tinggi peraturan pendidikan perundang-undangan, hukum

dan kode etik guru, serta nilai - nilai agama dan etika dan

5) Memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa.

Hampir disetiap sekolah, sebagian besar dalam kegiatan pembelajaran,

guru masih menggunakan metode konvensional. Menurut Asep jihad (2008:24)

metode pembelajaran adalah cara menyampaikan materi pelajaran kepada

siswa yang diajar.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia (1005:593) menyebutkan bahwa

konvensional adalah tradisional. Dalam pembelajaran matematika yang disebut

metode konvensional adalah metode ekspositori. Hal ini sesuai pendapat

Purwoto (2003:69), cara mengajar matetematika yang pada umumnya

digunakan para guru matematika adalah lebih tepat dikatakan metode

ekspositori daripada metode ceramah. Metode ekspositori tidak sama dengan

metode ceramah.

Pada metode ekspositore proses pembelajaran berpusat pada guru, guru

memberikan informasi menerangkan suatu konsep, memberikan kesempatan

peserta didik bertanya, guru memberikan contoh soal dan siswa diminta

mengerjakan soal secara individu maupun secara berkelompok. Sedangkan

metode ceramah, dominasi guru pada metode ekspositore banyak dikurangi.

Guru tidak banyak berbicara tetapi guru memberi informasi hanya pada saat

tertentu misalnya pada topik, pada waktu memberikan contoh soal atau pada

3. Metode Pembelajaran

a. Metode Konvensional

Page 33: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

16

waktu permulaan pembelajaran.

Sedangkan kelebihan dan kekurangan metode konvensional menurut

Purwoto (2003: 67) adalah:

1) Dapat menampung kelas besar, tiap murid mempunyai kesempatan yang

sama untuk mendengarkan, dan karenanya biaya yang diperlukan menjadi

relatif lebih murah.

2) Bahan pelajaran atau keterangan dapat diberikan secara lebih urut oleh guru.

Konsep-konsep yang disajikan secara hirarki memberikan fasilitas belajar

kepada siswa.

3) Guru dapat memberi tekanan terhadap hal-hal yang penting, hingga waktu

dan energi dapat digunakan sebaik mungkin.

4) Isi silabus dapat diselesaikan dengan lebih mudah, karena guru tidak harus

menyesuaikan dengan kecepatan belajar siswa.

5) Kekurangan atau tidak adanya buku pelajaran dan alat bantu pelajaran, tidak

menghambat dilaksanakannya pelajaran dengan ceramah.

1) Pelajaran berjalan membosankan murid dan murid menjadi pasif, karena

tidak punya kesempatan untuk menentukan sendiri konsep yang diajarkan.

Murid hanya aktif membuat catatan saja.

2) Kepadatan konsep-konsep yang diberikan dapat berakibat murid tidak

mampu menguasai bahan yang diajarkan.

3) Pengetahuan yang diperoleh melalui ceramah lebih cepat terlupakan.

Kelebihannya:

Kekurangannya:

Page 34: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

17

4) Ceramah menyebabkan belajar murid menjadi “belajar menghafal” (rote

learning) yang tidak mengakibatkan timbulnya pengertian.

Dalam metode pembelajaran ini, proses belajar mengajar lebih banyak

terpusat pada guru sehingga siswa akan merasa cepat jenuh.

1) Konsep Dasar Pembelajaran Kooperatif.

Manusia mempunyai derajat potensi, latar belakang histories, serta

harapan masa depan yang berbeda-beda. Karena perbedaan itu manusia dapat

saling asah, asih, dan asuh (saling mencerdaskan). Pembelajaran kooperatif

menciptakan interaksi yang asah, asih, dan asuh sehingga tercipta masyarakat

belajar ( ). Siswa tidak hanya belajar dari guru, tetapi juga

dari sesama siswa. Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang secara

sadar dan sengaja mengembangkan interaksi yang saling asuh untuk

menghindari ketersinggungan dan kesalah pahaman yang dapat menimbulkan

permusuhan, sebagai latihan hidup di masyarakat.

2) Ciri-ciri Pembelajaran Kooperatif

Pembelajaran kooperatif adalah suatu sistem yang didalamnya terdapat

elemen-elemen yang saling terkait. Elemen-elemen pembelajaran kooperatif

menurut Lie (Sugiyanto, 2007: 22) adalah :

a) Saling ketergantungan positif

Dalam pembelajaran Kooperatif, guru menciptakan suasana yang

saling membutuhkan. Hubungan yang saling membutuhkan inilah yang

b. Pembelajaran Kooperatif

Learning community

Page 35: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

18

dimaksud dengan saling ketergantungan positif. Saling ketergantungan

dapat dicapai melalui: (1) saling ketergantungan mencapai tujuan, (2)

saling ketergantungan menyelesaikan tugas, (3) saling ketergantungan

bahan atau sumber, (4) saling ketergantungan peran, (5) saling

ketergantungan hadiah;

b) Interaksi tatap muka

Interaksi tatap muka akan memaksa siswa saling tatap muka dalam

kelompok, sehingga mereka dapat berdialog. Dialog tidak hanya

dilakukan dengan guru. Interaksi sernacam ini sangat penting karena

siswa merasa lebih mudah belajar dari sesamanya. Ini juga

mencerminkan konsep pembelajaran teman sebaya.

c) Akuntabilitas individual

Pembelajaran kooperatif menampilkan wujudnya dalam belajar

kelompok. Penilaian ditujukan untuk mengetahui penguasaan siswa

terhadap materi pelajaran secara individual. Hasil penilaian secara

individual selanjutnya disampaikan oleh guru kepada kelompok agar

semua anggota kelompok mengetahui siapa anggota kelompok yang

memerlukan bantuan dan siapa yang dapat memberikan bantuan. Nilai

kelompok didasarkan atas nilai rata-rata hasil belajar semua

anggotanya, karena itu setiap anggota kelompok harus memberikan

sumbangan demi kemajuan kelompok. Penilaian kelompok yang

didasarkan atas rata-rata penguasaan semua anggota kelompok secara

individual ini yang dimaksud dengan akuntabilitas individual,

Page 36: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

19

d) Ketrampilan menjalin hubungan antar

pribadi

Ketrampilan sosial seperti tenggang rasa, sikap sopan terhadap teman,

berani mempertahankan pikiran logis, tidak mendominasi orang lain,

mandiri, dan berbagiai sifat lain yang bermanfaat dalam menjalin

hubungan antar pribadi ( ) tidak hanya

diasumsikan tetapi secara sengaja diajarkan. Siswa yang tidak dapat

menjalin hubungan antar pribadi akan memperoleh teguran dari guru,

juga dari sesama siswa.

Ada banyak nilai pembelajaran kooperatif diantaranya adalah:

1) Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial

2) Memungkinkan para siswa mengenal saling belajar mengenai

sikap, ketrampilan, informasi, perilaku sosial, dan

pandangan-pandangan

3) Memudahkn siswa melakukan penyesuaian sosial

4) Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai-nilai sosial dan

komitmen.

5) Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri dan egois.

6) Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa.

7) Meningkatkan kemampuan memandang masalah dan situasi dari

berbagai perspektif.

8) Meningkatkan kesediaan menggunakan ide orang lain yang dirasakan

interpersonal relationship

c. Keuntungan Pembelajaran Kooperatif

Page 37: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

20

lebih baik.

Metode STAD dikembangkan oleh Robert Slavin dan kawan kawan

dari universitas John Hopkins. Metode ini dipandang paling sederhana dan

paling langsung dari pendekatan pembelajaran kooperatif. Para guru

menggunakan metode STAD untuk mengajarkan informasi akademik baru

kepada siswa setiap minggu, baik melalui penyajian verbal maupun tertulis.

Langkah-langkahnya:

1) Para siswa didalam kelas dibagi menjadi beberapa kelompok atau tim,

masing-masing terdiri atas 4 atau 5 anggota. Tiap tim memiliki anggota

yang heterogen, baik jenis kelamin, ras, etnik, maupun kemampuan (tinggi,

sedang, rendah).

2) Tiap anggota tim menggunakan lembar kerja akademik dan kemudian

saling membantu untuk mengetahui bahan ajar melalui tanya jawab atau

diskusi antar sesama anggota tim.

3) Secara individual atau tim, tiap minggu atau dua minggu guru

mengevaluasi untuk merngetahui penguasaan mereka terhadap bahan

akademik yang telah dipelajari.

4) Tiap siswa dan tiap tim diberi skor atas penguasaannya terhadap bahan ajar

dan kepada siswa secara individu atau tim yang meraih prestasi tinggi atau

meraih skor sempurna diberi penghargaan. Kadang-kadang beberapa atau

lebih semua tim memperoleh penghargaan jika mampu meraih suatu

kriteria atau standar tertentu.

d. Metode STAD ( )Student Teams Achievement Divisions

Page 38: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

21

Dari uraian di atas dapat disebutkan keunggulan dari metode STAD yaitu:

1) Dapat memberi keuntungan baik pada siswa pandai maupun kurang pandai

dalam kemampuan akademiknya.

2) Siswa belajar untuk saling menghargai satu sama lain meskipun berbeda

latar belakangnya.

3) Mengajarkan pada siswa keterampilan kerjasama dan kolaborasi.

4) Materi yang dipelajri siswa akan melekat untuk periode waktu yang lebih

lama.

:

1) Membutuhkan banyak waktu dalam mempersiapkan pembelajaran.

2) Membutuhkan lebih banyak biaya.

3) Guru dan siswa belum terbiasa dengan metode pembelajaran kooperatif

STAD.

Aktivitas sangat diperlukan dalam belajar, karena pada dasarnya belajar

adalah berbuat sesuatu untuk mengubah tingkah laku. Menurut kamus besar bahasa

Indonesia (1996:17), aktivitas berarti keaktivan, kegiatan atau kesibukan. Dalam

kegiatan pembelajaran, aktivitas yang dimaksud adalah aktivitas yang bersifat fisik

maupun mental. Keduanya harus selalu terkait (Nasution, 1995:89).

Pendapat yang dikemukakan oleh Montessori dalam Sardiman A,M

(1994:95) menegaskan bahwa anak-anak memiliki tenaga untuk berkembang

sendiri, membentuk sendiri. Pendidik akan berperan sebagai pembimbing dan

mengamati bagaimana perkembangan anak didiknya. Pernyataan Montessori

Sedangkan kelemahannya adalah

4. Aktivitas Belajar siswa

Page 39: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

22

tersebut memberikan petunjuk bahwa yang lebih banyak melakukan aktivitas di

dalam pembentukan diri anak itu sendiri, sedang pendidik hanya memberikan

bimbingan dan merencanakan segala kegiatan yang akan diperbuat oleh anak didik.

Pedapat lain yang dikemukakan oleh Rousseau dalam Sardiman A.M (1994:95)

memberikan penjelasan bahwa dalam kegiatan belajar segala pengetahuan harus

diperoleh dengan pengamatan sendiri, pengalaman sendiri, penyelidikan sendiri,

dengan bekerja sendiri, dengan fasilitas yang diciptakan sendiri, baik secara rohani

maupun teknis. Hal ini menunjukan bahwa setiap orang yang bekerja harus aktif

sendiri, tanpa andanya aktivitas maka proses belajar tidak mungkin terjadi.

Dari beberapa pendapat di atas diperoleh kesimpulan bahwa aktivitas

belajar siswa adalah kegiatan belajar yang dilakukan siswa dengan cara mengamati

sendiri, pengalaman sendiri, menyelidiki sendiri, dan bekerja secara aktif dengan

fasilitas yang diciptakan sendiri untuk berkembang sendiri dengan bimbingan dan

pengamatan dari guru.

Dalam mengajar guru hendaknya jangan aktif sendiri, tetapi guru harus

memberi kesempatan kepada siswa agar turut mengambil bagian yang aktif dalam

proses belajar mengajar. Guru harus berusaha membangkitkan aktivitas siswa

dalam menerima pelajaran baik aktivitas jasmani maupun rohani. Aktivitas jasmani

meliputi : melakukan percobaan, berkebun dan lain-lain, sedang aktivitas rohani

meliputi memecahkan persoalan, mengambil keputusan, dan lain-lain.

Untuk membangkitkan keaktivan rohani, guru perlu :

a. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan membimbing diskusi kepada

murid-murid.

b. Memberikan tugas-tugas untuk memecahkan masalah, menganalisis,

Page 40: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

23

mengambil keputusan dan sebagainya.

c. Menyelenggarakan berbagai percobaan dengan menyimpulkan keterangan,

memberikan pendapat dan sebagainya.

Untuk membangkitkan keaktifan jasmani, guru perlu :

a. Menyelenggarakan berbagai bentuk pekerjaan ketrampilan di laboratorium , dan

sebaginya.

b. Mengadakan pameran, karyawisata, dan sebagainya.

Berikut ini merupakan prinsip-prinsip aktivitas belajar dari sudut pandang

ilmu jiwa yang dibagi menjadi dua pandangan, yaitu :

a. Menurut Pandangan Ilmu Jiwa Lama.

Dalam proses belajar mengajar, guru senantiasa mendominasi kegiatan.

Dimana guru aktif dan segala inisiatif dari guru, tetapi siswa terlalu pasif.

Aktivitas siswa terbatas pada mendengarkan, mencatat dan menjawab jika

ditanya guru. Dalam hal ini, siswa bekerja atas perintah guru dan berfikir

menurut yang digariskan oleh guru. Pada proses belajar mengajar semacam ini

tidak mendorong anak didik untuk berfikir dan beraktivitas, sehingga tidak

sesuai dengan hakekat pribadi anak didik sebagai subjek belajar.

b. Menurut Pandangan Ilmu Jiwa Modern.

Aliran jiwa yang tergolong modern akan menerjemahkan jiwa manusia

itu sebagai sesuatu yang dinamis, memilik i potensi dan energi sendiri, sehingga

secara alami anak didik itu juga bisa menjadi aktif, karena adanya motivasi dan

dorongan oleh macam-macam kebutuhan. Anak didik dipandang mempunyai

potensi untuk berkembang. Tugas pendidik adalah membimbing dan

Page 41: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

24

menyediakan kondisi agar anak didik dapat mengembangkan bakat dan

potensinya. Dalam hal ini anaklah yang beraktivitas, berbuat dan aktif sendiri.

Aktivitas belajar siswa tidak cukup hanya mendengarkan dan

mencatat saja. Banyak jenis aktifitas yang dapat dilakukan oleh siswa di

sekolah. Paul B. Diedrch dalam Sardiman A.M (1994 : 99) membuat suatu

daftar aktivitas belajar yang dapat digolongkan sebagai berikut:

a. , yang termasuk didalamnya misalnya

membaca, memperhatikan gambar demonstrasi, percobaan,

pekerjaan orang lain.

b. , seperti : menyatakan, merumuskan, bertanya,

memberi saran, mengeluarkan pendapat, mengadakan wawancara,

diskusi, interupsi.

c. , sebagai conloh, mendengarkan : uraian,

percakapan, diskusi, musik, pidato.

d. , seperti misalnya : menulis cerita, karangan,

laporan, angket, menyalin.

e. , misalnya : menggambar, membuat grafik, peta,

diagram.

f. , termasuk di dalamnya antara lain : melakukan

percobaan, membuat konstruksi, model mereparasi, bermain,

berkebun, berternak.

g. sebagai contoh misalnya : menaggap, mengingat,

memecahkan soal, menganalisis, melihat hubungan, mengambil

Visual activities

Oral activities

Listening activities

Writing activities

Drawing activities

Motor activities yang

Mental activities,

Page 42: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

25

keputusan.

h. , seperti misalnya, menaruh minat, merasa bosan,

gembira, bersemangat, bergairah, berani, tenang, gugup.

Dengan klasifikasi aktivitas seperti yang diuraikan di atas,

menunjukkan bahwa aktivitas di sekolah bermacam-macam. Kalau berbagai

macam kegiatan tersebut dapat diciptakan di sekolah, tentu sekolah itu akan

lebih dinamis, dan menjadi pusat aktivitas belajar yang maksimal.

Dalam penelitian ini, aktivitas belajar siswa yang dimaksud adalah

segala kegiatan fisik/jasmani maupun mental/rohani dari diri seseorang dalam

rangka mendapatkan pengetahuan agar tujuan belajarnya tercapai, khususnya

pada pelajaran matematika.

Pentatito Gunowibowo (2008) dalam penelitiannya yang berjudul

"Efektivitas Pendekatan Realistik Dalam Meningkatkan Kemampuan

Menyelesaikan Soal Cerita dan Sikap Terhadap Matematika Ditinjau Dari

Kemampuan Awal Siswa Kelas IV SD Kecamatan Purworejo Kabupaten

Purworejo" menyimpulkan sikap siswa dari pembelajaran pendekatan realistik

lebih baik secara umum maupun ditinjau dari masing-masing kemampuan awal.

Demikian pula untuk kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita.

Sikap terhadap matematika siswa dengan kemampuan awal tinggi lebih baik

dengan siswa berkemampuan awal rendah dalam pembelajaran dengan

pendekatan realistik, Sikap terhadap matematika siswa dengan kemampuan

Emotional activities

B. Hasil Penelitian Yang Relevan

Page 43: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

26

awal tinggi lebih baik dengan siswa berkemampuan awal rendah dalam

pembelajaran dengan pendekatan mekanistik. Kemampuan menyelesaikan soal

cerita matematika dari siswa berkemampuan awal tinggi lebih baik dari siswa

berkemampuan awal rendah dengan pendekatan realistik dan pendekatan

mekanistik.

Ira Kurniawati (2003) dalam penelitiannya yang berjudul " Pengaruh

metode pembelajaran kooperatif jigsow terhadap prestasi belajar matematika

ditinjau dari aktifitas beiajar siswa ke!as II (kelas VIII) SLTP Negeri 5

Surakarta". Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan prestasi belajar

yang positif dan signifikan pada pokok bahasan bangun datar antara siswa yang

mempunyai aktivitas tinggi dibanding siswa yang mempunyai aktivitas rendah.

Hadi Wiyono (2008) dalam penelitiannya yang berjudul “Pembelajaran

Kooperatif Tipe STAD Pada Pokok Bahasa Faktorisasi Suku Aljabar Ditinjau

Dari Partisipasi Orang Tua Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri Se-Kabupaten

Ponorogo Tahun Pelajaran 2007 / 2008”. Kesimpulan dari penelitian ini adalah

bahwa siswa dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD mempunyai

mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik dari pada siswa dengan

metode pembelajaran tradisional

Dari beberapa penelitian di atas, terdapat beberapa perbedaan utama

dengan penelitian ini, yaitu materi pembelajaran untuk memperoleh prestasi

sebagai variabel terikat.

Sedangkan kesamaan penelitian ini dengan penelitian yang

dikemukakan sebelumnya adalah penggunaan pendekatan konvensional/

Page 44: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

27

mekanistik untuk pengajaran kelas kontrol, dan pendekatan pembelajaran

kooperatif atau pembelajaran PAIKEM (Pembelajaran aktif, inovatif, kreatif,

efektif, dan menyenangkan) yaitu pembelajaran yang dirancang agar

mengaktifkan siswa dan dengan ide-idenya dapat mengembangkan

kreatifitasnya sehingga pembelajaran efektif namun tetap menyenangkan untuk

pengajaran kelas eksperimen.

Pengajaran dengan pendekatan kooperatif dengan metode STAD

adalah sebuah proses pendidikan yang bertujuan menolong siswa melihat

makna didalam materi akademik yang mereka pelajari dengan cara

menghubungkan subyek-subyek akademik dengan konteks dalam kehidupan

keseharian mereka, yaitu dengan bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi

belajar untuk mencapai tujuan belajar.

Aktivitas siswa merupakan langkah untuk mengerti kondisi dasar siswa.

Aktivitas siswa ini dapat digolongkan dalam 3 kategori, yaitu ;

1. aktivitas tinggi

2. aktivitas sedang

3. aktivitas rendah

Dengan penggolongan tersebut nantinya akan terlihat pengaruh

masing-masing kategori terhadap prestasi matematika yaitu pada pokok

bahasan bilangan bulat.

Pembelajaran pada pokok bahasan bilangan bulat adalah materi yang

C. Kerangka Berpikir

Page 45: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

28

sangat penting di SMP karena banyak perhitungan pada pembelajaran mata

pelajaran lain yang merupakan terapan dari pembelajaran ini, baik secara teori

di kelas maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Pemilihan pendekatan pembelajaran yang cocok dengan materi ajar

dianggap perlu untuk meningkatkan prestasi pembelajaran matematika.

Penggunaan pendekatan pembelajaran kooperatif dengan metode STAD di

dalam proses pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan dalam memahami

konsep-konsep yang diajarkan sehingga siswa dapat dengan mudah

menyelesaikan permasalahan matematika yang dihadapinya dan nantinya

prestasi belajar meningkat.

Secara sederhana skema kerangka pemikiran dapat digambar sebagai

berikut:

Gambar 2.1 Skema Kerangka Pemikiran

Dengan demikian, nantinya penelitian ini dapat mengungkap

efektifitas pendekatan pembelajaran kooperatif dengan metode STAD dan

aktivitas siswa terhadap prestasi belajar siswa pokok bahasan bilangan bulat,

yang rinciannya sebagai berikut:

1. Kaitannya pendekatan pembelajaran kooperatif dengan metode STAD

Metode Pembelajaran

Prestasi Belajar

Aktivitas Siswa

Page 46: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

29

dan prestasi belajar bilangan bulat.

Bahwa pendekatan pembelajaran kooperatif dengan metode STAD

akan memberikan prestasi belajar bilangan bulat yang lebih baik dari

pendekatan konvensional, karena pendekatan pembelajaran kooperatif dengan

metode STAD memiliki karakteristik pembelajaran yang sangat kontras dengan

pendekatan konvensional. Dalam pendekatan pembelajaran kooperatif dengan

metode STAD menempatkan kerja sama saling ketergantungan positif, saling

membantu dan saling memberikan motivasi sehingga ada interaksi positif antar

siswa dalam pembelajaran guna mencapai tujuan belajar, sedangkan dalam

pendekatan konvensional kerja individunya lebih kuat, bahkan ada siswa yang

mendominasi kelompok atau menggantungkan diri pada kelompok. Sehingga

berpengaruh pada prestasi belajar.

2. Kaitannya aktivitas siswa dengan prestasi belajar bilangan bulat

Setiap kategori dari aktivitas siswa akan menghasilkan prestasi belajar

bilangan bulat yang berbeda. Sesuai dengan karakteristik pembelajaran

matematika, yang tersusun secara hirarkhis, bertahap tingkat kesulitannya dari

mudah sampai sukar, sedangkan perlakuannya sama maka konsekuensi

logisnya adalah

a) Secara umum aktivitas tinggi mempunyai prestasi lebih baik dari

aktivitas sedang dan aktivitas rendah.

b) Aktivitas sedang mempunyai prestasi lebih baik dari aktivitas

rendah.

3. Demikian pula kaitannya aktivitas siswa dan pendekatan konvensional

Page 47: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

30

terhadap prestasi belajar bilangan bulat

Setiap kategori dari aktivitas siswa dan pembelajaran dengan

pendekatan konvensional akan mempengaruhi prestasi sesuai dengan

kategorinya dengan alasan yang sama dengan kerangka berpikir nomor 2 di

atas.

Berdasarkan kerangka berpikir di atas, dapat diajukan hipotesis sebagai

berikut:

1. Prestasi belajar bilangan bulat dengan pendekatan pembelajaran kooperatif

dengan metode STAD lebih baik dari prestasi belajar bilangan bulat

dengan pendekatan konvensional pada setiap kategori.

2. Prestasi belajar bilangan bulat siswa dengan aktivitas tinggi lebih baik dari

pada siswa dengan aktivitas sedang dan aktivitas rendah, serta prestasi

belajar bilangan bulat siswa dengan aktivitas sedang lebih baik dari pada

siswa dengan aktivitas rendah.

3. Perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing pendekatan

pembelajaran konsisten pada masing-masing kategori aktivitas siswa dan

perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing kategori

aktivitas siswa konsisten pada masing-masing pendekatan pembelajaran.

D. Hipotesis Penelitian

Page 48: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

31

1. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Kota Surakarta. Subyek

penelitian adalah siswa kelas VII, semester gasal tahun pelajaran 2008/2009.

2. Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan pada semester gasal, selama 3 bulan yaitu

pada bulan Juli sampai Oktober 2008.

Penelitian ini adalah merupakan penelitian eksperimental semu. Alasan

digunakan penelitian eksperimental semu adalah peneliti tidak mungkin

mengontrol semua variabel yang relevan. Seperti yang dikemukakan Budiyono

(2003:82), "Tujuan eksperimental semu adalah untuk memperoleh informasi

yang merupakan perkiraan bagi informasi yang dapat diperoleh dengan

eksperimen yang sebenarnya dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk

mengontrol dan atau memanipulasi semua variable yang relevan". Langkah

dalam penelitian ini adalah dengan cara mengusahakan timbulnya

variabel-variabel dan selanjutnya dikontrol untuk dilihat pengaruhnya terhadap

prestasi belajar matematika sebagai variabel terikat. Sedangkan variabel bebas

yang dimaksud yaitu metode pembelajaran dan aktivitas siswa. Sebelum

memulai perlakuan, terlebih dahulu dilakukan uji keseimbangan dengan

31

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu Penelitian

B. Jenis Penelitian

Page 49: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

32

menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama. Hal ini bertujuan untuk

mengetahui apakah kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam keadaan

seimbang atau tidak. Data yang digunakan untuk menguji keseimbangan adalah

hasil UASBN SD.

Pada akhir eksperimen, kedua kelas tersebut diukur dengan

menggunakan alat ukur yang sama yaitu soal-soal tes prestasi belajar

matematika. Hasil pengukuran tersebut dianalisis dan dibandingkan dengan

tabel uji statistik yang digunakan.

1. Rancangan Penelitian

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan

faktorial 2 x 3. Rancangan dalam penelitian ini dapat digambarkan sebagai

berikut:

Tabel 3.1 Rancangan Penelitian

BA

b1 b2 b3

a1 a1b1 a1b2 a1b3

a2 a2b1 a2b2 a2b3

A : Metode pembelajaran

a1 : metode pembelajaran STAD.

a2 : metode pembelajaran konvensional

B : Aktivitas

b1 : Aktivitas tinggi

b2 : Aktivitas sedang

b3: Aktivitas rendah

Keterangan :

Page 50: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

33

2. Prosedur Penelitian

Pelaksanaan penelitian akan dilakukan secara bertahap dan

berkesinambungan. Urutan-urutan kegiatan yang akan dilakukan adalah

melakukan observasi yang meliputi observasi objek penelitian, pengajaran dan

fasilitas yang dimiliki.

a. Memilih kelas mana yang akan digunakan untuk penelitian dan kelas

untuk uji coba instumen.

b. Mengambil nilai kemampuan awal (UASBN SD) untuk uji keseimbangan.

c. Memberikah perlakuan berupa pengajaran dengan metode STAD dan

konvensional pada kelas yang telah dipilih.

1. Populasi

Menurut Suharsimi Arikunto (1998:115), " Populasi adalah keseluruhan

subyek yang akan diteliti ". Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa

kelas VII SMP Negeri dikota Surakarta tahun pelajaran 2008/2009.

2. Sampel

Suharsimi Arikunto (1998:115) mengemukakan bahwa, "Sampel

adalah sebagian atau wakil dari populasi yang akan diteliti". Dalam penelitian,

tidak selalu perlu untuk meneliti semua subyek dalam populasi, karena selain

membutuhkan biaya yang besar juga memerlukan waktu yang lama. Untuk itu

dengan mengambil sebagian subyek suatu populasi atau sering disebut dengan

pengambilan sampel diharapkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat

menggambarkan populasi yang bersangkutan.

C. Populasi dan Sampel

Page 51: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

34

Pengambilan sampel dilakukan dengan cara sampling random

stratifikasi ( ) dan sampling random kluster (

) dengan cara memandang populasi sebagai

kelompok-kelompok. Dalam hal ini, kita pisahkan sekolah-sekolah SMP

Negeri yang ada di kota Surakarta menjadi 3 kelompok berdasarkan nilai Ujian

Nasional 2007/2008, yaitu kelompok atas, kelompok menengah dan kelompok

rendah. Dari masing-masing kelompok diambil secara acak / diundi diambil 1

sekolah untuk dijadikan sekolah sampel. Untuk kelompok atas terpilih SMP

Negeri 9 Surakarta, kelompok sedang terpilih SMP Negeri 23 Surakarta dan

kelompok rendah terpilih SMP Negeri 17 Surakarta. Kemudian dari

masing-masing sekolah sampel yang terpilih, kelas yang ada di sekolah sampel

diambil secara acak / undi seperti pemilihan sampel sekolah, untuk

mendapatkan masing-masing 2 kelas yang akan dijadikan kelas eksperimen dan

kelas kontrol. Sehingga akhirnya kita dapatkan 6 kelas, yaitu 3 kelas

eksperimen dan 3 kelas kontrol.

Data yang diperoleh dalam penelitian ini pada awalnya dilakukan uji

keseimbangan uji beda rerata dengan menggunakan analisis uji-t. Kemudian

dilakukan uji prasarat analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas.

Pada penelitian ini terdapat tiga variabel bebas dan satu variabel terikat.

Variabel - variabel tersebut adalah sebagai berikut:

stratified random sampling cluster

random sampling

D. Teknik Pengumpulan Data

1. Variabel Penelitian

Page 52: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

35

a) Definisi Operasional: metode pembelajaran adalah cara yang

dipakai dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada

siswa.

b) Indikator: pembelajaran dengan menggunakan metode STAD

pada kelas eksperimen dan metode konvensional pada kelas

kontrol.

c) Skala pengukuran: nominal dengan dua kategori yaitu

pembelajaran dengan metode STAD dan metode konvensional.

d) Simbol: a1 untuk pembelajaran dengan metode STAD dan a2

untuk pembelajaran konvensional.

a) Definisi Operasional : Aktivitas belajar matematika adalah

segala kegiatan fisik/jasmani maupun mental/rohani dari diri

seseorang dalam rangka mendapatkan pengetahuan agar tujuan

belajarnya tercapai, yang terdiri dari aktivitas tinggi, aktivitas

sedang dan aktivitas rendah yang ditunjukkan dari Angket

Aktivitas Belajar Matematika.

b) Indikator : Nilai angket aktivitas belajar matematika siswa.

c) Skala Pengukuran : skala interval yang diubah dalam skala

ordinal dalam tiga kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah.

Skala interval yang diubah ke skala ordinal yang terdiri dari tiga

a. Variabel Bebas

1) Metode Pembelajaran

2) Aktivitas Siswa

Page 53: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

36

kategori yaitu kelompok tinggi dengan skor > + ½ s,

kelompok sedang dengan - ½ s = skor = + ½ s, sedangkan

kelompok rendah dengan skor < - ½ s.

d) dari diri seseorang Simbol : b1 untuk aktivitas tinggi, b2 untuk

aktivitas sedang, dan b3 untuk aktivitas rendah.

1) Definisi Operasional : Prestasi belajar adalah hasil yang

diperoleh siswa sebagai akibat dari aktivitas selama mengikuti

kegiatan belajar mengajar matematika

2) Indikator: nilai tes prestasi belajar matematika.

3) Skala Pengukuran : Interval

Dalam penelitian ini, metode yang digunakan dalam pengambilan data

adalah sebagai berikut:

Menurut Suharsimi Arikunto (1998:234), "...., metode dokumentasi

yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip,

buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, legger, agenda dan

sebagainya"

Fungsi dari metode dokumentasi pada penelitian ini adalah untuk

mendapatkan nilai ujian akhir SD tahun pelajaran 2007/2008 mata pelajaran

matematika yang digunakan untuk uji keseimbangan.

X

X X

X

b. Variabel Terikat Prestasi Belajar Siswa

Prestasi Belajar Siswa

2. Metode Pengumpulan Data

a. Metode Dokumentasi

Page 54: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

37

Metode angket merupakan metode pengumpulan data yang

dilaksanakan dengan cara mengajukan sejumlah daftar pertanyaan yang harus

dijawab oleh responden. Metode angket d igunakan untuk memperoleh

data ilmiah. Data yang diperoleh berupa skor hasil pengisian angket dari

responden. Sebelum digunakan untuk mengambil data penelitian, instrumen

tersebut diuji terlebih dahulu dengan uji validitas dan reliabilitas untk

mengetahui kualitas item angket. Sedangkan untuk menguji butir

instrumen digunakan uji konsistensi internal,

a) Reliabilitas

Digunakan untuk mengetahui sejauh mana pengukuran tersebut dapat

memberikan hasil relatif tidak berbeda bila dilakukan kembali kepada subyek

yang sama. Untuk mengetahui tingkat reliabilitas digunakan rumus Alpha.

Adapun rumus Alpha yang dimaksud adalah sebagai berikut:

dengan : 2

2

11 11

dengan :

r11 = indeks reliabilitas instrumen

n = banyaknya butir instrumen

si2 = variansi butir ke-i, i = 1, 2,……, n

st2 = variansi skor total yang diperoleh subyek uji coba

(Budiyono, 2003:70)

b. Metode Angket

1) Analisis Instrumen

= ∑t

i

s

s

nn

r

Page 55: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

38

Dalam penelitian ini disebut reliabel apabila indeks reliabilitas yang

diperoleh melebihi 0,70 ( r11 > 0,7 )

b) Uji Validitas Isi

Berdasarkan pada tujuan diadakannya tes hasil belajar yaitu untuk

mengetahui apakah prestasi belajar yang ditampakkan secara individual dapat

pula ditampakkan pada keseluruhan ( ) situasi, maka uji validitas yang

dilakukan pada metode tes ini adalah uji validitas isi dengan langkah-langkah

seperti yang dikemukakan Crocker dan Algina dalam Budiyono (2003:60)

sebagai berikut :

(1) Mendefinisikan domain kerja yang akan diukur (pada tes prestasi

dapat berupa serangkaian tujuan pembelajaran atau pokok-pokok

bahasan yang diwujudkan dalam kisi-kisi).

(2)Membentuk sebuah panel yang ahli ( ) dalam

domain-domain tersebut.

(3) Menyediakan kerangka terstruktur untuk proses pencocokan

butir-butir soal dengan domain performans yang terkait.

(4) Mengumpulkan data dan menyimpulkan berdasar data yang

diperoleh dari proses pencocokan pada langkah diatas.

Dalam penelitian ini disebut valid jika tandanya ( ) lebih dari 3

Konsistensi Internal

universe

qualified

2) Analisis Butir Soal

Page 56: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

39

Untuk mengetahui korelasi butir soal angket digunakan rumus

korelasi momen produk Karl Pearson, yaitu:

2 22 2.

Keterangan :

: indeks daya pembeda untuk butir ke-i

: cacah subjek yang dikenai tes (instrumen)

: skor untuk butir ke-i

: skor total ( dari subyek uji coba)

(Budiyono, 2003: 65)

Jika indeks konsistensi internal untuk butir ke-i kurang 0,3 maka butir

tersebut harus dibuang

Metode tes dalam penelitian ini digunakan untuk mengumpulkan

data mengenai prestasi belajar siswa. Tes yang digunakan berupa tes objektif

berbentuk pilihan ganda. Sebelum digunakan untuk mengambil data penelitian,

instrumen tersebut diuji terlebih dahulu dengan uji validitas dan reliabilitas

untuk mengetahui kualitas item soal. Sedangkan untuk menguji butir instrumen

digunakan uji daya pembeda, tingkat kesukaran, dan fungsi pengecoh.

a) Uji Valid itas Isi

Berdasarkan pada tujuan diadakannya tes hasil belajar yaitu untuk

mengetahui apakah prestasi belajar yang ditampakkan secara individual dapat

( )( )( )( ) ( )( )

−=

− −

∑ ∑ ∑

∑ ∑ ∑ ∑x y

n X Y X Yr

n X X n Y Y

xyr

n

X

Y

c. Metode Tes

1) Analisis Instrumen

Page 57: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

40

pula ditampakkan pada keseluruhan ( ) situasi, maka uji validitas yang

dilakukan pada metode tes ini adalah uji validitas isi dengan langkah-langkah

seperti yang dikemukakan Crocker dan Algina dalam Budiyono (2003:60)

sebagai berikut :

(1) Mendefinisikan domain kerja yang akan diukur (pada tes prestasi

dapat berupa serangkaian tujuan pembelajaran atau pokok-pokok

bahasan yang diwujudkan dalam kisi-kisi).

(2) Membentuk sebuah panel yang ahli ( ) dalam

domain-domain tersebut.

(3) Menyediakan kerangka terstruktur untuk proses pencocokan

butir-butir soal dengan domain performans yang terkait.

(4) Mengumpulkan data dan menyimpulkan berdasar data yang

diperoleh dari proses pencocokan pada langkah diatas.

Dalam penelitian ini disebut valid jika tandanya ( ) lebih dari 3

b) Reliabilitas

Untuk menghitung reliabilitas digunakan rumus yang

dikemukakan oleh Kuder dan Richardson yang diberi nama KR-20 sebagai

berikut :2

2

11 1

dengan :

11 : indeks reliabilitas instrumen

: cacah butir instrumen

: proporsi cacah subjek yang menjawab benar pada butir ke-i

universe

qualified

t

iit

s

qps

n

nr

r

n

ip

= ∑

Page 58: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

41

: ,1,1 2, …, n

2 : variansi total

(Budiyono, 2003:69)

Dalam penelitian ini d isebut reliabel apabila indeks reliabilitas yang diperoleh

melebihi 0,70 (r11>0,70)

a) Daya Pembeda

Suatu butir soal dikatakan mempunyai daya pembeda, jika

kelompok siswa yang pandai menjawab benar lebih banyak dari kelompok

siswa yang kurang pandai.

Untuk mengetahui daya beda suatu butir soal di sini digunakan

rumus korelasi momen produk Karl Pearson yaitu:

2 22 2.

Keterangan :

: indeks daya pembeda untuk butir ke-i

: cacah subjek yang dikenai tes (instrumen)

: skor untuk butir ke-i

: skor total ( dari subyek uji coba)

(Budiyono, 2003: 65)

iq ip i

ts

x y

n X Y X Yr

n X X n Y Y

xyr

n

X

Y

=−

( )( )( )( ) ( )( )

−=

− −

∑ ∑ ∑

∑ ∑ ∑ ∑

2) Analisis Butir Soal

Page 59: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

42

Dalam penelitian ini butir soal tes yang digunakan jika daya

pembedanya > 0,3.

b) Tingkat Kesukaran

Butir soal yang baik adalah butir soal yang mempunyai tingkat

kesukaran memadai, artinya tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sukar.

Untuk menentukan tingkat kesukaran tiap-tiap butir tes digunakan

rumus:

Keterangan :

: Indeks kesukaran

: Banyak peserta tes yang menjawab soal benar

: Jumlah seluruh peserta tes

(Suharsimi Arikunto, 1998:212)

Dalam penelitian ini butir soal dianggap baik jika 0,30 < 0,70.

Data yang diperoleh dalam penelitian ini pada awalnya dilakukan uji

keseimbangan dan uji beda rerata dengan menggunakan analisis uji-t.

Kemudian dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan uji

homogenitas.

Uji in i dilakukan pada saat kedua kelompok belum dikenai perlakuan,

bertujuan untuk mengetahui apakah kedua kelompok tersebut seimbang

rx y

S

BP

J

P

B

Js

P

=

E. Teknik Analis is Data

1. Uji Keseimbangan

Page 60: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

43

(kesamaan rerata) antara kemampuan awal kelas kontrol dan kelas eksperimen.

Secara statistik, apakah terdapat perbedaan mean yang berarti dari dua

kelompok sampel tersebut.

Langkah –langkahnya sebagai berikut:

a. Hipotesis

H0 : 21 µµ (kedua kelompok memiliki kemampuan awal sama)

H1 : 21 µµ (kedua kelompok memiliki kemampuan awal berbeda)

b. Taraf signifikansi a = 0,05

c. Statistik uji yang digunakan :

21p

21

n1

n1

s

XXt ~ t(n1+n2-2)

Keterangan :

X 1: mean dari sampel kelompok eksperimen

X 2: mean dari sampel kelompok kontrol

n1 : ukuran sampel kelompok eksperimen

n2 : ukuran sampel kelompok kontrol

:2 variansi gabungan

2

)1()1(

21

222

2112

d. Daerah Kritik

DK = { t|t < -ta /2; v atau t > ta /2; v }

e. Keputusan uji

H0 ditolak jika t DK

=

( )+

−=

−+

−+−=

ps

nn

snsns p

Page 61: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

44

f. Kesimpulan

1) Kedua kelompok memiliki kemampuan awal sama jika H0 diterima.

2) Kedua kelompok memiliki kemampuan awal berbeda jika H0 ditolak.

(Budiyono, 2004: 151)

Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah sampel penelitian ini dari

populasi distribusi normal atau tidak. Untuk menguji normalitas ini digunakan

metode Lilliefors dengan prosedur :

1) Hipotesis

H0 : sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal

H1 : sampel tidak berasal dari populasi yang berditribusi normal

2) Statistik Uji

L = Maks |F(zi) – S(zi)|

dengan :

F(zi): P(Z = zi) ; ~ N(0,1)

zi: skor standar

zi)( , s: standar deviasi

S(zi): proporsi cacah z = zi terhadap seluruh cacah zi

X i: skor item

3) Taraf signifikansi a = 0,05

4) Daerah Kritik (DK)

DK = { L| L L a ; n }

2. Uji Prasyarat

a. Uji Normalitas

Z

s

XX i −=

>

Page 62: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

45

5) Keputusan Uji

H0 ditolak jika Lhitung terletak di daerah kritik

6) Kesimpulan

a) Sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal jika H0

diterima

a) Sampel tidak berasal dari populasi yang berdistribusi normal jika H0

ditolak

(Budiyono, 2004:171)

Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah populasi penelitian

mempunyai variansi yang sama atau tidak. Untuk menguji homogenitas ini

digunakan metode Bartlett dengan statistik uji Chi kuadrat dengan prosedur

sebagai berikut :

1) Hipotesis

H0 : 222

21 ... (variansi populasi homogen)

k = 2 untuk metode pembelajaran

k = 3 untuk kategori aktivitas

H1 : tidak semua variansi sama (variansi populasi tidak homogen)

2) Statistik Uji yang digunakan :

303,22 ( f log MSerror - log 2 )

dengan :

2

1;

2~

b. Uji Homogenitas Variansi

k

c jf jS

k

sss

c

cca

===

= ∑

Page 63: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

46

f

1

f

1

)1k(3

11c

j

;

j

j

f

SSRKG ;

j

2

j2jj n

XXSS

K= banyaknya populasi = banyaknya sampel

f : derajad kebebasan RKG = N – k

N : cacah semua pengukuran

fj : derajad kebebasan untuk sj : nj – 1

j : 1,2,…,k

nj : cacah pengukuran pada sampel ke-j

3. Taraf signifikansi a = 0,05

4. Daerah Kritik (DK)

DK= 1:222 |

5. Keputusan uji

H0 ditolak jika 2 terletak di daerah kritik

6. Kesimpulan

Populasi-populasi mempunyai variansi homogen jika H0 diterima

Populasi-populasi mempunyai variansi tidak homogen jika H0 ditolak

(Budiyono, 2004: 176-177)

Untuk pengujian hipotesis digunakan analisis variansi dua jalan dengan sel

tak sama, dengan model sebagai berikut :

)(X

−+= ∑

∑∑=

( )∑∑ −=

{ }−>

++++=

k

hitung

ijkijjiijk

accc

c

eabbam

2. Pengujian Hipotesis

Page 64: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

47

dengan :

X : data amatan ke-k pada baris ke-i dan kolom ke-j

µ : rerata dari seluruh data (rerata besar, grand mean)

: efek baris ke-i pada variabel terikat

: efek baris ke-j pada variabel terikat

: kombinasi efek baris ke-i dan kolom ke-j pada variabel terikat

: deviasi data amatan terhadap rataan populasinya ijµ yang

berdistribusi normal rataan 0 dan variansi 2

i : 1, 2 ;

1 = metode pembelajaran STAD

2 = metode pembelajaran konvensional

j : 1, 2, 3 ;

1= aktivitas tinggi

2= aktivitas sedang

3= aktivitas rendah

k : 1, 2, .....,n ij : n ij : cacah data amatan pada setiap sel ij

(Budiyono, 2003:228)

Prosedur dalam pengujian dengan menggunakan analisis variansi

dua jalan dengan jalan sel tak sama, yaitu :

a. Hipotesis

H0A: a i = 0 untuk setiap i = 1, 2 (tidak ada perbedaan efek antara baris

terhadap variabel terikat)

ijk

i

j

ij

ijk

a

b

ab

e

s

( )

( )

Page 65: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

48

H1A: paling sedikit ada satu a i yang tidak nol (ada perbedaan efek antara

baris terhadap variabel terikat)

H0B: ß j = 0 untuk setiap j= 1, 2, 3, 4 (tidak ada perbedaan efek antar kolom

terhadap variabel terikat)

H1B: paling sedikit ada satu ßj yang tidak nol (ada perbedaan efek antar

kolom terhadap variabel terikat)

H0AB: = 0 untuk setiap i =1, 2 dan j = 1, 2, 3, 4 (tidak ada interaksi

baris dan kolom terhadap variabel terikat)

H1AB: paling sedikit ada satu yang tidak nol (ada interaksi baris

dan kolom terhadap variabel terikat)

(Budiyono,2004:211)

b.Komputasi

1) Pada analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama didefinisikan

notasi-notasi sebagai berikut:

nij = ukuran sel ij (sel pada baris ke-i kolom ke-j)

= cacah data amatan pada sel ij

= frekuensi sel ij

hn = rataan harmonik frekuensi seluruh sel =

j,i ijn1

pq

j,iijnN = banyaknya seluruh data amatan

( )

( )

∑=

ij

ij

ab

ab

Page 66: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

49

2

2 = jumlah kuadrat deviasi data amatan

pada sel ij

ijAB = rataan pada sel ij

i

iji ABA = jumlah rataan pada baris ke-i

j

ijj ABB = jumlah rataan pada baris ke-j

j,i

ijABG = jumlah rataan semua sel

Untuk memudahkan perhitungan, didefinisikan besaran-besaran (1), (2),

(3), (4), dan (5) sebagai berikut:

pqG

12

;j,i

ijSS2 ;i

2i

qA

3 ;

j

2j

p

B4 ;

j,i

2

ijAB5

2) Pada analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama terdapat lima

jumlah kuadrat, yaitu:

JKA = hn { (3) – (1) } JKG = (2)

JKB = hn { (4) – (1) }, JKT = JKA + JKB + JKAB + JKG

JKAB = hn { (1) + (5) – (3) – (4) }

dengan:

JKA = jumlah kuadrat baris

JKB = jumlah kuadrat kolom

ij

kijk

kijkij n

X

XSS

−=∑

∑=

∑=

∑=

( )= ( ) ∑= ( ) ∑=

( ) ∑= ( ) ( )∑=

Page 67: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

50

JKAB = jumlah kuadrat interaksi antara baris dan kolom

JKG = jumlah kuadrat galat

JKT = jumlah kuadrat total

3) Derajat kebebasan untuk masing-masing jumlah kuadrat tersebut adalah

dkA = p – 1 dkB = q – 1

dkAb = (p – 1) (q – 1) dkG = N – pq

dkT = N – 1

4) Rataan kuadrat

dkAJKA

RKAdkABJKAB

RKAB

dkBJKB

RKBdkGJKG

RKG

5) Statistik Uji

(a). Untuk H0A adalah RKGRKA

Fa yang merupakan nilai dari variabel

random yang berdistribusi F dengan derajat kebebasan p – 1 dan

N – pq.

(b). Untuk H0B adalah RKGRKB

Fb yang merupakan nilai dari variabel

random yang berdistribusi F dengan derajat kebebasan q – 1 dan

N – pq.

(c). Untuk H0AB adalah RKG

RKABFab yang merupakan nilai dari

variabel random yang berdistribusi F dengan derajat kebebasan (p – 1)

(q – 1) dan N – pq.

6) Taraf Signifikansi a = 0,05

= =

= =

=

=

=

Page 68: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

51

7) Daerah Kritik

(a) Daerah kritik untuk Fa adalah DK = { Fa | Fa > Fa ; p – 1, N – pq }

(b) Daerah kritik untuk Fb adalah DK = { Fb | Fb > Fa ; q – 1, N – pq }

(c) Daerah kritik untuk Fab adalah DK = { Fab | Fab > Fa ; (p – 1)(q – 1) , N – pq }

8) Keputusan Uji

H0 ditolak jika Fhitung terletak di daerah kritik.

9) Rangkuman Analisis

Sumber JK Dk RK Fhit Ftabel

Baris (A) JKA p – 1 RKA Fa Ftabel

Kolom (B) JKB q – 1 RKB Fb Ftabel

Interaksi (AB) JKAB (p – 1) (q – 1) RKAB Fab Ftabel

Galat (G) JKG N – pq RKG - -

Total JKT N – 1 - - -

(Budiyono, 2004: 229-233)

Pada praktiknya, peneliti menggunakan paket MINITAB untuk melakukan

analisis variansi.

Jika hasil analisis variansi menunjukkan H0 ditolak, maka selanjutnya

dilakukan uji komparasi ganda dengan menggunakan metode Sceffe’ yang

bertujuan untuk mengetahui perbedaan rerata setiap pasangan baris, setiap

pasangan kolom, dan setiap pasangan sel.

Langkah-langkah dalam menggunakan metode Sceffe’ adalah sebagai

berikut.

c. Uji Komparasi Ganda

Page 69: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

52

1) Mengidentifikasi semua pasangan komparasi rerata.

2) Merumuskan hipotesis yang bersesuaian dengan komparasi tersebut.

3) Menentukan taraf signifikansi a = 0,05

4) Mencari harga statistik uji F dengan rumus sebagai berikut.

a). Komparasi rataan antar baris

Tidak perlu karena hanya ada 2 metode / pendekatan.

b). Komparasi rataan antar kolom

Uji Sceffe’ untuk komparasi rataan antar kolom adalah:

j.i.

2j.i.

j.i.

n

1

n

1RKG

XXF

dengan:

F .. = nilai Fobs pada pembandingan kolom ke-i dan klom ke-j

X . i = rataan pada kolom ke-i

X.j = rataan pada kolom ke-j

RKG = rataan kuadrat galat, yang dipeoleh dari perhitungan Anava

n.i = ukuran sampel kolom ke-i

n.j = ukuran sampel kolom ke-j

Daerah kritik untuk uji itu ialah: DK ={ F.i-.j | F. i-.j > (q – 1)Fa; q – 1, N – pq }

c). Komparasi rataan antar sel pada kolom yang sama

Uji Sceffe’ untuk komparasi rataan antar sel pada kolom yang sama

adalah sebagai berikut:

( )

+

−=−

− ji

Page 70: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

53

kjij

2kjij

kjij

n

1

n

1RKG

XXF

dengan :

kjijF = nilai Fobs pada pembandingan rataan pada sel ij dan rataan

pada sel kj

ijX = rataan pada sel ij

kjX = rataan pada sel kj

RKG = rataan kuadrat galat yang diperoleh dari perhitungan

analisis variansi

ijn = ukuran sel ij

kjn = ukuran sel kj

Daerah kritik untuk uji itu ialah: DK ={Fij-kj | Fij-kj >(pq–1)Fa; pq – 1, N – pq}

d). Komparasi rataan antar sel pada baris yang sama

Uji Sceffe’ untuk komparasi rataan antar sel pada baris yang sama

adalah sebagai berikut:

ikij

2ikij

ikij

n1

n1

RKG

XXF

Daerah kritik untuk uji itu ialah: DK ={Fij- ik | F ij- ik >(pq–1)Fa; pq – 1,N – pq}.

5) Menentukan keputusan uji untuk masing komparasi ganda.

6) Menentukan kesimpulan dari keputusan uji yang sudah ada.

(Budiyono, 2004:214-215)

( )

+

−=−

( )

+

−=−

Page 71: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

54

Data yang digunakan untuk kemampuan awal adalah nilai mata pelajaran

matematika hasil UASBN SD tahun pelajaran 2007-2008 yang diskripsi

statistiknya dengan bantuan paket program statistik MINITAB didapat sebagai

berikut:

120 6,915 0,117 1,277 1,632 829,76 5931,706

116 7,065 0,113 1,221 1,492 819,59 5060,132

(lihat Lampiran 2)

Adapun hasil analisis uji pendahuluan untuk kemampuan awal pada

kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menunjukkan H0 diterima karena obs

= -0,93 = { 1,960 atau 1,960} (lihat Lampiran 2). Ini berarti

kelompok eksperimen dan kelompok kontrol mempunyai kemampuan awal yang

sama.

Untuk menilai apakah instrumen angket yang digunakan mempunyai

validitas isi yang tinggi, penulis mengkonsultasikan pada validator (

). Dalam penelitian ini validator yang ditunjuk adalah:

54

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Kemampuan Awal

Tabel 4.1 Descriptive Statistics: Kemampuan Awal

Variable N Mean SEMean

St Dev Variance Sun Sum ofSquares

Ekperimen

Kontrol

B. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Angket Aktivitas

1. Uji validitas isi

t

t t t

expert

judgement

? DK < − >

Page 72: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

55

Bapak Drs. Joko Slameto, M.Pd selaku Instruktur MGMP BK Kota Surakarta

dan Ibu Iswita Mulyahati, S.Pd selaku ketua MGMP BK Kota Surakarta (lihat

Lampiran 5). Pertimbangan ini d idasarkan bahwa guru yang bersangkutan

mempunyai jabatan, sehingga dapat dianggap sebagai ahli dalam bidangnya.

Hasil yang diperoleh adalah semua batir angket adalah valid sehingga dapat

digunakan untuj uji angket aktivitas.

Hasil uji coba 40 butir soal instrumen angket aktivitas terhadap 40

responden menunjukkan bahwa besarnya koefisien reliabilitasnya adalah

0,8901> 0,70 (lihat Lampiran 6). Oleh karena itu, angket tersebut reliabel dan

layak dipakai untuk uji angket aktivitas.

Hasil uji coba instumen angket aktivitas menunjukkan bahwa dari 40

uji coba butir angket aktivitas ada 8 butir soal yang harus dibuang karena tidak

memenuhi indeks konsistensi internal (minima l 0,3) yaitu butir no 2, 7, 22, 25,

26, 33, 35, dan 38 (lihat Lampiran 6), sehingga selain butir angket tersebut

dapat digunakan untuk uji angket aktivitas.

Untuk menilai apakah instrumen tes matematika yang digunakan

mempunyai validitas isi yang tinggi, penulis mengkonsultasikan pada validator

( ). Dalam penelitian ini validator yang ditunjuk adalah Ibu Hj.

Endang Mangularsih, S.Pd, MM, M.Pd selaku Konsultan MGMP matematika

2. Uji Reliabilitas

3. Konsisrensi Internal

C. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Tes Prestasi

1. Uji validitas isi

expert judgement

Page 73: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

56

Kota Surakarta dan Ibu Maryani S.Pd selaku Ketua MGMP matematika SMP

Negeri 17 Surakarta (lihat Lampiran 10). Pertimbangan ini didasarkan bahwa

yang bersangkutan mempunyai jabatan, sehingga dapat dianggap sebagai ahli

dalam bidangnya. Hasilnya menyatakan bahwa semua item soal tes prestasi

belajar adalah valid sehingga dapat digunakan untuk uji prestasi.

Hasil u ji coba 30 butir soal instrumen tes matematika terhadap 40

responden menunjukkan bahwa besarnya koefisien reliabilitasnya adalah

0,8628 > 0,70 (lihat Lampiran 11). Oleh karena itu, soal tersebut reliabel dan

layak dipakai untuk uji prestasi.

Hasil uji coba instrumen tes matematika menunjukkan bahwa dari 30

butir soal uji coba ada 2 butir soal yang tingkat kesukarannya di luar

0,30 < 0,70 yaitu no 29 dan 25 (lihat Lampiran 12), sehingga selain ke dua

butir soal tersebut tingkat kesukarannya tidak terlalu mudah ataupun terlalu

sukar.

Hasil penghitungan daya beda butir tes menunjukkan bahwa dari 30

butir soal yang di uji cobakan ada 4 butir soal yang tidak memenuhi kriteria

yaitu butir soal no 4, 25, 27, dan 30.

Dalam pengambilan soal untuk data prestasi, ada 5 butir soal yang

tidak dipakai yaitu nomor 4, 25, 27, 29 dan 30, untuk soal yang digunakan

pengambilan data prestasi hanya dipakai 25 butir soal (lihat Lampiran 12).

2. Uji Reliabilitas

3. Tingkat Kesukaran

4. Daya beda

≤ P

Page 74: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

57

Sehingga berdasarkan kriteria butir tes yang digunakan untuk mengambil data

prestasi maka butir tes tersebut memenuhi kriteria sebagai butir yang layak

digunakan.

Data prestasi belajar selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 16 Setelah

diolah dengan menggunakan paket program statistik MINITAB didapat

harga-harga sebagai berikut :

Eksperimen 120 6,888 0,122 1,339 1,782 826,50 5905,750

Kontrol 116 6,468 0,125 1,345 1,808 750,25 5060,133

AktivitasTinggi

78 7,272 0,147 1,296 1,681 568,00 4265,625

AktivitasSedang

72 6,726 0,136 1,151 1,324 484,25 3350,938

AktivitasRendah

86 6,099 0,144 1,331 1,772 524,50 3349,500

(lihat Lampiran 17)

Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah data sampel random berasal

dari populasi yang berdistribusi normal. Dalam penelitian ini uji normalitas yang

digunakan adalah uji normalitas Lilliefors dengan tingkat signifikan = 0,05.

Rangkuman hasil uji normalitas sebagai berikut:

D. Deskripsi Data Prestasi Belajar

.

Tabel 4.2 Descriptive Statistics Prestasi

Variable N Mean SEMean

St Dev

Variance

Sun Sum ofSquares

E. Analisis Variansi

1. Uji Prasyarat

a. Uji Normalitas

:

a

Page 75: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

58

0,0639 0,0809 diterima Berdistribusi Normal

0,0631 0,0823 diterima Berdistribusi Normal

0,0822 0,1003 diterima Berdistribusi Normal

0,0916 0,1044 diterima Berdistribusi Normal

0,0771 0,0955 diterima Berdistribusi Normal

(lihat Lampiran 18).

Dari hasil rangkuman hasil analisis uji normalitas menunjukkan bahwa

data kelompok eksperimen, kontrol, maupun setiap kategori aktivitas berasal dari

populasi yang berdistribusi normal .

Dalam penelitian ini uji homogenitas yang digunakan adalah uji Bartlet

dengan tingkat signifikan = 0,05. Rangkuman hasil penelitian untuk uji

homogenitas sebagai berikut:

2

0,002407 3,841 H0 diterimaKedua kelompok mempunyai variansi homogen

1,738751 5,991 H0 diterimaKetiga kelompok mempunyai variansi homogen

(lihat Lampiran 19)

Tabel 4.3 Rangkuman Hasil Uji Normalitas Prestasi

Kelompok Keputusan Kesimpulan

Eksperimen

Kontrol

Aktivitas Tinggi

Aktivitas Sedang

Aktivitas Rendah

b. Uji Homogenitas

Tabel 4.4 Rangkuman Hasil Uji Homegenitas

KelompokKeputusan Kesimpulan

Eksperimen dan kontrol

Aktivitas: Tinggi, Sedang, Rendah

Lobs DK

DK

a

c obs

Page 76: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

59

Berdasarkan hasil rangkuman tersebut menunjukkan bahwa data amatan

kelompok eksperimen dan kontrol, maupun kelompok masing-masing kategori

aktifitas mempunyai variansi yang sama.

Prosedur uji hipotesis ini menggunakan anava 2x3. Sedangkan Pengolahan

datanya dilakukan dengan menggunakan paket program statistik MINITAB..

Berdasarkan analisis uji persyaratan menunjukkan bahwa sampel random data

amatan berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan mempunyai variansi

yang sama. Dengan demikian analisis uji hipótesis dengan teknik analisis varian

dapat dilanjutkan. Rangkuman hasil uji hipotesis dengan tingkat signifikan

= 0,05 diperoleh hasil sebagai berikut:

10,396 1 10,930 6,96 3,84 Ho Ditolak

57,927 2 28,872 18,38 3,00 Ho Ditolak2,048 2 1,024 0,65 3,00 Ho Diterima

361,198 230 1,570 - - -431,569 235 - - - -

(lihat Lampiran 20)

Dari hasil rangkuman analisis varian menunjukkan bahwa:

1) Efek faktor A (pendekatan pembelajaran STAD dan Konvensional) terhadap

variabel terikat, H0(A) ditolak. Hal ini berarti terdapat perbedaan pengaruh

yang signifikan antara pendekatan pembelajaran STAD dan metode

konvensional terhadap prestasi belajar.

2. Uji Hipotesis Penelitian

Tabel 4.5 Rangkuman Hasil Uji Hipotesis

Sumber Variansi SS df MS F hit F tabelKeputusan

Uji

Pendekatan Pembelajaran(A)

Kategori aktivitas (B)Interaksi ABGalatTotal

a

Page 77: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

60

2) Efek faktor B (kategori Aktivitas) terhadap variabel terikat, H0(B) ditolak.

Berarti terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara tingkat aktivitas

siswa yaitu aktivitas tinggi, aktivitas sedang dan aktivitas rendah terhadap

prestasi belajar .

3) Kombinasi efek faktor A dan B terhadap variabel terikat, H0(AB) diterima.

Berarti tidak ada interaksi yang signifikan antara penggunaan pendekatan

pembelajaran dan kategori aktivitas terhadap prestasi belajar siswa.

Dari rangkuman Hasil Uji Hipotesis diatas telah ditunjukkan bahwa :

1) Ho(A) ditolak, maka perlu dilakukan komparasi pasca anava. Tetapi karena

variabel metode pembelajaran hanya mempunyai 2 nilai (metode STAD dan

Konvensional), maka untuk antar baris tidak perlu dilakukan komparasi

pasca anava.

2) Ho (B) ditolak, maka perlu dilakukan komparasi pasca anava. Adapun rataan

masing-masing sel serta rangkuman komparasi gandanya dengan

rumus-rumus Scheffe’ hasilnya terlihat pada tabel berikut :

Tinggi Sedang Rendah

7,628 6,885 6,233 6,915

6,936 6,557 5,958 6,484

7,282 6,721 6,096

(lihat Lampiran 21)

F. Uji Lanjut Pasca Anava

Tabel 4.6 Rataan masing-Masing Sel dari Data Uji Hipotesis

Metode Pembelajaran

Kategori AktivitasRataan

Marginal

STAD

Konvensional

Rataan Marginal

Page 78: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

61

1 2. . 2 3. . 1 3. .

7,5485 9,8069 36,8566

6 6 6

DITOLAK DITOLAK DITOLAK(lihat Lampiran 21)

3) Ho (AB) diterima, maka tidak perlu dilakukan komparasi pasca anava antar sel.

Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis Fa = 6,96 lebih dari Ftabel = 3,84

menunjukkan bahwa H0(A) ditolak. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa kedua

metode pembelajaran memberikan pengaruh yang berbeda tehadap prestasi

belajar pokok bahasan bilangan bulat

Dari rataan marginal menunjukkan bahwa rataan prestasi belajar pada

metode pembelajaran kooperatif STAD adalah 6,915 lebih besar dari rataan

prestasi belajar pada metode konvensional yaitu 6,484. Sehingga dapat

disimpulkan bahwa prestasi siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif

dengan metode STAD lebih baik dari prestasi siswa dengan metode

konvensional pokok bahasan bilangan bulat.

Hasil analisis uji hipotesis Fb = 18,38 lebih besar dari Ftabel = 3,00

menunjukkan bahwa H0(B) ditolak. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa

Tabel 4.7 Rangkuman Komparasi ganda antar kolom

F.1-.2 F.2-.3 F.1-.3

H0

F scheffe’

2F 0,05;2,144

Kesimpulan

G. Pembahasan

1. Perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang diajar dengan

pendekatan STAD dengan Pendekatan Konvensional

2. Perbedaan prestasi belajar matematika ditinjau dari kategori aktivitas

m m m m m m= = =

Page 79: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

62

kategori aktivitas memberikan pengaruh yang berbeda tehadap prestasi belajar

pokok bahasan bilangan bulat.

Dari hasil Komparasi ganda antar kolom dapat dilihat bahwa terdapat beda

rerata secara signif ikan antara aktivitas tinggi dan aktivitas sedang. Dari rataan

marginal dapat juga dilihat bahwa rataan untuk aktivitas tinggi lebih besar

daripada rataan untuk aktivitas sedang, maka dapat disimpulkan bahwa prestasi

belajar pokok bahasan bilangan bulat siswa dengan aktifitas tinggi lebih baik

daripada prestasi belajar pokok bahasan bilangan bulat siswa dengan aktivitas

sedang. Dapat dilihat pula bahwa terdapat beda rerata secara signifikan antara

aktivitas tinggi dan aktivitas rendah dan rataan marginal untuk aktivitas tinggi

lebih besar daripada rataan untuk aktivitas rendah, maka dapat disimpulkan

bahwa prestasi belajar pokok bahasan bilangan bulat siswa dengan aktivitas

tinggi lebih baik daripada prestasi belajar pokok bahasan bilangan bulat siswa

dengan aktivitas rendah. Dan dapat dilihat bahwa terdapat beda rerata secara

signifikan antara aktivitas sedang dan aktivitas rendah. Dari rataan marginal

dapat juga dilihat bahwa rataan untuk aktivitas sedang lebih besar daripada

rataan untuk aktivitas rendah, maka dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar

pokok bahasan bilangan bulat siswa dengan aktivitas sedang lebih baik daripada

prestasi belajar pokok bahasan bilangan bulat siswa dengan aktivitas rendah.

Hasil analisis uji hipótesis Fab = 0,65 kurang dari dari Ftabel = 3,00

menunjukkan bahwa H0(AB) diterima. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa

3. Perbedaan prestasi belajar matematika yang diajar dengan metode STAD

dan konvensional ditinjau dari kategori aktifitas

Page 80: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

63

tidak terdapat interaksi antara penggunaan metode pembelajaran dengan

kategori aktivitas terhadap prestasi belajar pokok bahasan bilangan bulat. Ini

berarti, perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing

pendekatan pembelajaran konsisten pada masing-masing kategori aktivitas

siswa dan perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing

kategori aktivitas siswa konsisten pada masing-masing pendekatan

pembelajaran.

Keterbatasan pada penelitian ini dapat diungkapkan sebagai berikut:

1. Data prestasi belajar yang digunakan untuk membahas perbedaan prestasi belajar

matematika bagi siswa yang diberi pembelajaran dengan metode STAD dan

konvensional, hanya terbatas pada pokok bahasan bilangan bulat. Untuk

penyempurnaan lebih lanjut penelitian ini perlu diujicobakan pada pokok

bahasan yang lain.

2. Pada uji keseimbangan, peneliti hanya mengambil data dari nilai ujian nasional

siswa. Sebaiknya, untuk menyempurnakan lebih lanjut penelitian ini perlu

dikembangkan instrumen tersendiri agar data yang diperoleh untuk mengetahui

keseimbangan kemampuan kedua kelompok sebelum eksperimen dilakukan

menjadi lebih baik saat diujicobakan pada pokok bahasan lain.

3. Meskipun koordinasi telah dilakukan dengan guru kelas eksperimen, dalam

pelaksanaannya masih terdapat banyak kekurangan karena terbatasnya vasilitas

sekolah serta situasi dan kondisi siswanya.

H. Keterbatasan Penelitian

Page 81: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

64

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan di atas dapat disimpulkan

bahwa :

4. Prestasi belajar bilangan bulat dengan pendekatan pembelajaran kooperatif

dengan metode STAD ( ) lebih baik

dari prestasi belajar bilangan bulat dengan pendekatan konvensional pada

setiap kategori.

5. Prestasi belajar bilangan bulat siswa dengan aktifitas tinggi lebih baik dari

pada siswa dengan aktifitas sedang dan aktifitas rendah, serta prestasi

belajar bilangan bulat siswa dengan aktifitas sedang lebih baik dari pada

siswa dengan aktifitas rendah.

6. Perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing pendekatan

pembelajaran konsisten pada masing-masing kategori aktifitas siswa dan

perbedaan prestasi belajar bilangan bulat dari masing-masing kategori

aktifitas siswa konsisten pada masing-masing pendekatan pembelajaran.

Jika dijabarkan sebagai berikut:

a. Siswa yang menggunakan model pembelajaran STAD, siswa dengan

aktivitas tinggi mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik

daripada siswa dengan aktivitas sedang dan rendah, begitu juga siswa

dengan aktivitas sedang mempunyai prestasi belajar matematika yang

lebih baik daripada siswa dengan aktivitas rendah.

64

BAB V

KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

A. Kesimpulan

Student Teams Achievement Divisions

Page 82: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

65

b. Siswa yang menggunakan metode konvensional, siswa dengan aktivitas

tinggi mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada

siswa dengan aktivitas sedang dan rendah, begitu juga siswa dengan

aktivitas sedang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik

daripada siswa dengan aktivitas rendah.

c. Siswa dengan aktivitas tinggi yang menggunakan metode pembelajaran

STAD mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada

metode konvensional.

d. Siswa dengan aktivitas sedang yang menggunakan metode pembelajaran

STAD mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada

metode konvensional.

e. Siswa dengan aktivitas rendah yang menggunakan metode pembelajaran

STAD mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik daripada

metode konvensional.

Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis akan menyampaikan implikasi

yang bermanfaat secara teoritis maupun praktis dalam upaya meningkatkan prestasi

belajar matematika.

Dari kesimpulan telah dinyatakan bahwa terdapat perbedaan pengaruh

yang signifikan antara pendekatan pembelajaran STAD dan konvensional

terhadap prestasi belajar matematika pokok bahasan bilangan bulat pada siswa

kelas VII SMP kota Surakarta, prestasi belajar matematika pokok bahasan

B. Implikasi

1. Implikasi Teoritis

Page 83: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

66

bilangan bulat kelompok siswa yang diajar dengan pendekatan STAD

cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi belajar matematika

kelompok siswa yang diajar dengan pendekatan konvensional. Hal ini

menunjukkan secara teoritis hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai salah

satu acuan untuk mengembangkan model pembelajaran STAD pada

pembelajaran matematika pokok bahasan bilangan bulat khususnya dan pokok

bahasan lain pada umumnya.

Di samping itu aktivitas siswa juga berpengaruh terhadap prestasi belajar

siswa sehingga perlu menumbuhkan , memberi dorongan agar siswa mempunyai

aktivitas tinggi supaya prestasi belajar bisa lebih baik.

Dari kedua hal tersebut (penerapan metode pembelajaran STAD dan

siswa yang mempunyai aktivitas tinggi) terbukti dapat dibenarkan secara teori.

Sehingga untuk masa yang akan datang dapat dikembangkan metode

pembelajaran lain yang dapat menyempurnakan kekurangan metode

pembelajaran STAD.

Karena telah terbukti bahwa prestasi belajar matematika pokok bahasan

bilangan bulat kelompok siswa yang diajar dengan pendekatan STAD

cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi belajar matematika

kelompok siswa yang diajar dengan pendekatan konvensional maka diharapkan

pihak sekolah bisa menerapkan metode pembelajaran STAD pada pokok

bahasan yang lain yang sesuai dengan menggunakan metode pembelajaran

2. Implikasi Praktis

Page 84: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

67

STAD. Dengan kata lain metode pembelajaran STAD menjadi salah satu

alternatif dalam peningkatan prestasi siswa.

Agar proses pembelajaran dengan penerapan metode pembelajaran

STAD dapat dilaksanakan secara optimal dalam mencapai tujuan pembelajaran,

ada hal-hal yang perlu diperhatikan oleh guru, antara lain:

1) Perlu diberikan penjelasan mengenai prosedur pembelajaran dengan metode

pembelajaran STAD sejelas-jelasnya kepada siswa, agar siswa dapat

melakukan proses pembelajaran secara terarah dalam mencapai tujuan

pembelajaran.

2) Diperlukan pengkondisian pembelajaran yang mendukung kegiatan belajar

siswa untuk menumbuhkan aktivitas siswa dalam mengikuti jalannya

pembelajaran, agar pembelajaran lebih hidup dan tidak membosankan

Agar prestasi belajar matematika dapat ditingkatkan, maka disarankan:

1. Kepada pengajar :

a. Dalam pembelajaran matematika menggunakan metode pembelajaran

STAD, dipersiapkan sebaik mungkin agar pembelajaran lancar dan sesuai

dengan tujuan pembelajaran.

b. Harus selalu kreatif dalam penyusun rencana pembelajaran, lebih banyak

melibatkan siswa, sehingga peran guru sebagai motivator dan fasilitator.

Agar siswa lebih aktif dan akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar

siswa.

C. Saran

Page 85: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

68

2. Kepada Pihak Sekolah

a. Memberi kesempatan guru agar aktif dalam mengikuti kegiatan-kegiatan

yang sifatnya menambah pengetahuan, baik itu dari materi maupun metode

pembelajaran.

b. Menyediakan fasilitas yang diperlukan dalam segala kegiatan yang

menunjang aktivitas siswa.

Page 86: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

69

Asep Jihad. 2008. : Multi Presindo.

Budiyono. 2003. . Surakarta: UNS Press.

2004. . Surakarta: UNS Press.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1997. . Jakarta: Balai Pustaka.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2008). Surakarta.

Endang Sri Ningsih. 2001. . Skripsi. Univet.

Hadi Wiyono. 2008.

. Tesis Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Ira Kurniawati. 2003.

. Tesis Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Moh. Uzer Usman. 2001. Bandung: Remaja Rosdakarya

Muslimin Ibrahim, dkk. 2001. : UNESA- University Press.

Novak, J. D & Grown D. B. 1984. . Cambride: University Press.

Nana Sudjana. 1997. . Bandung: Sinar Baru.

Nasution. 1995. . Jermmars. Bandung

Pentatito Gunowibowo. 2008.

. Tesis Universitas Sebelas Maret Surakarta.

69

DAFTAR PUSTAKA

Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta

Metodologi Penelitian Pendidikan

Statistika untuk Penelitian

Kamus Besar Bahasa Indonesia

. Sertifikasi Guru Rayon 13, Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG

Analisis Kesalahan Dalam Operasi Hitung Bilangan Bulat Kelas I SLTP Negeri 19 Surakarta

Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Pada pokok Bahasan Faktorisasi Suku Aljabar Ditinjau Dari Partisipasi Orang Tua Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri Se-Kabupaten Ponorogo Tahun Perlajaran 2007/2008

Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Aktifitas Siswa Kelas VIII SLTP Negeri 5 Surakarta

Menjadi Guru Profesional.

Pembelajaran Kooperatif

Learning How to Learn

Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses Belajar Mengajar

Dikdaktik Asas-Asas Mengajar

Efektivitas Pendekatan Realistik Dalam Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita dan Sikap Terhadap Matematika Ditinjau Dari Kemampuan Awal Siswa Kelas IV SD Di Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo

Page 87: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

70

(PISA, 2003) (http://www.suaramerdeka.com)

Purwoto. 2003. . Surakarta: UNS Press.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2005. . Jakarta: Balai Pustaka.

Roestiyah, dkk. 1991. . Jakarta: Erlangga.

Sardiman AM. 1994. . Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Singgih D. Gunarso. 1990. . PT. BPK Gunung Mulia, Jakarta.

Slameto. 2003. . Jakarta: Rineka Cipta.

Suharsimi Arikunto. 1998. . Jakarta: Rineka Cipta.

Tanwey Gerson Ratumanan. 2004. . Unesa University Press.

(TIMSS, 1999). (http://www.suaramerdeka.com/)

Yansen Marpaung. 2003Makalah Seminar Nasional Komperda Himpunan Matematika Indonesia Wialyah Jawa Tengah & DIY. Suraka

Winarno Surakhmad. 1975. . Bandung: Tarsito.

Programme for International Student Assesment

Strategi Belajar Mengajar Matematika

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Strategi Belajar Mengajar

Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar

Dasar dan Teori Perkembangan Anak

Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya

Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek

Belajar Dan Mengajar

Third International Mathematics and Science Study

. Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan,

rta.

Pengantar Interaksi Belajar Mengajar

Page 88: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

71

Lampiran 1 : DATA SETELAH DIKELOMPOKKAN

Kelompok eksperimen Kelompok KontrolUASBN

No No. Induk

UASBN NoNo.

Induk

1 4847 8.00 1 4807 6.00

2 4848 7.00 2 4808 5.75

3 4849 7.50 3 4809 8.00

4 4850 7.80 4 4810 7.75

5 4851 7.00 5 4811 6.50

6 4852 8.00 6 4812 6.45

7 4853 6.25 7 4813 7.00

8 4854 6.25 8 4814 5.25

9 4855 7.00 9 4815 6.25

10 4856 7.00 10 4816 6.57

11 4857 7.25 11 4817 6.75

12 4858 7.00 12 4818 8.00

13 4859 8.50 13 4819 8.25

14 4860 7.25 14 4820 9.00

15 4861 6.25 15 4821 7.25

16 4862 5.25 16 4822 6.00

17 4863 7.25 17 4823 8.50

18 4864 8.00 18 4824 6.25

19 4865 7.00 19 4825 8.50

20 4866 6.25 20 4826 7.25

21 4867 7.75 21 4827 7.75

22 4868 6.25 22 4828 6.50

23 4869 7.00 23 4829 5.75

24 4870 6.50 24 4830 7.50

25 4871 6.00 25 4831 9.00

26 4872 8.25 26 4832 9.25

27 4873 8.75 27 4833 7.20

28 4874 6.00 28 4834 8.00

29 4875 6.00 29 4835 7.75

30 4876 8.00 30 4836 5.75

31 4877 6.25 31 4837 6.40

Page 89: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

72

32 4878 7.25 32 4838 6.25

33 4879 6.50 33 4839 8.25

34 4880 5.50 34 4840 7.00

35 4881 7.75 35 4841 7.50

36 4882 6.00 36 4842 6.25

37 4883 6.00 37 4843 6.75

38 4884 5.50 38 4844 6.75

39 4885 6.25 39 4845 7.25

40 4886 6.75 40 4846 6.75

41 5161 8.00 41 5361 8.45

42 5162 8.00 42 5362 7.50

43 5163 8.75 43 5363 8.50

44 5164 8.75 44 5364 8.50

45 5165 8.50 45 5365 10.00

46 5166 7.00 46 5366 6.25

47 5167 9.25 47 5367 8.25

48 5168 8.25 48 5368 8.00

49 5169 7.25 49 5369 8.25

50 5170 6.35 50 5370 8.00

51 5171 8.00 51 5371 8.00

52 5172 9.00 52 5372 9.50

53 5173 8.75 53 5373 8.65

54 5174 5.00 54 5374 7.05

55 5175 6.75 55 5375 9.50

56 5176 8.25 56 5376 8.60

57 5177 9.25 57 5377 7.50

58 5178 8.00 58 5378 7.75

59 5179 8.00 59 5379 8.50

60 5180 7.75 60 5380 8.75

61 5181 7.50 61 5381 8.50

62 5182 6.25 62 5382 8.75

63 5183 8.75 63 5383 6.75

64 5184 7.00 64 5384 7.85

65 5185 6.75 65 5385 8.00

66 5186 6.25 66 5386 6.75

67 5187 8.00 67 5387 8.40

Page 90: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

73

68 5188 8.50 68 5388 8.50

69 5189 7.25 69 5389 7.50

70 5190 6.80 70 5390 7.00

71 5191 9.00 71 5391 7.50

72 5192 8.75 72 5392 9.00

73 5193 6.75 73 5393 8.25

74 5194 9.25 74 5394 7.50

75 5195 8.25 75 5395 8.50

76 5196 7.25 76 5396 7.00

77 5197 6.00 77 8395 6.50

78 5198 7.50 78 8396 7.00

79 5199 8.25 79 8397 5.00

80 5200 7.45 80 8398 5.57

81 8315 5.25 81 8399 8.00

82 8316 5.50 82 8400 6.25

83 8317 7.40 83 8401 6.00

84 8318 7.75 84 8402 5.00

85 8319 6.10 85 8403 8.00

86 8320 3.25 86 8404 6.25

87 8321 5.00 87 8405 6.60

88 8322 7.25 88 8406 7.20

89 8323 5.25 89 8407 3.75

90 8324 6.00 90 8408 7.75

91 8325 8.75 91 8409 5.75

92 8326 6.25 92 8410 6.00

93 8327 7.75 93 8411 7.25

94 8328 5.00 94 8412 7.00

95 8329 4.75 95 8413 6.25

96 8330 4.16 96 8414 6.25

97 8331 7.00 97 8415 6.00

98 8332 7.00 98 8416 7.00

99 8333 6.25 99 8417 5.00

100 8334 5.50 100 8418 7.00

101 8335 7.40 101 8419 6.00

102 8336 6.50 102 8420 6.50

103 8337 5.25 103 8421 5.25

Page 91: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

74

104 8338 7.25 104 8422 6.50

105 8339 7.25 105 8423 5.50

106 8340 6.75 106 8424 5.00

107 8341 5.25 107 8425 6.50

108 8342 6.75 108 8426 5.25

109 8343 3.50 109 8427 5.75

110 8344 8.00 110 8428 5.00

111 8345 4.25 111 8429 5.50

112 8346 4.55 112 8430 5.60

113 8347 7.25 113 8431 6.00

114 8348 4.75 114 8432 5.75

115 8349 6.25 115 8433 6.00

116 8350 7.25 116 8434 5.00

117 8351 5.00

118 8352 6.50

119 8353 5.25

120 8354 6.75

Page 92: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

75

Lampiran 2:

UJI PENDAHULUAN

Uji pendahuluan yang dimaksud adalah uji untuk kemampuan awal

yaitu dari nilai UASBN SD, dan yang diuji adalah :

Keseimbangan ( Uji kesamaan rerata dan Uji beda rerata)

UJI KESEIMBANGAN

(Uji Kesamaan Rerata dan Uji Beda Rerata)

Uji Kesamaan Rerata Kelompok Eksperimen dan Kontrol:

a. Hipotesis :

H0: 21

H1: 21

b. Tingkat signifikan 0,05

c. Statistik Uji :

21

21

11

nns

XXt

p

dengan:

2

11

21

222

2112

nn

snsns p

d. Komputasi :

Descriptive Statistics Kemampuan Awal Sum of

Variable N N* Mean SE Mean StDev Variance Sum Squares

Eksperimen 120 0 6,915 0,117 1,277 1,632 829,760 5931,706

Kontrol 116 0 7,065 0,113 1,221 1,492 819,590 5962,297

Page 93: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

76

21s = 1,632 X 1 = 6,915 n1 = 120

22s = 1,492 X 2 = 7,065 n2 = 116

2ps = 1,5630 ps = 1,2502 tobs = -0,93

e. Daerah kritik :

t0,025,234 = 1,960

DK = 221,2/{ nnttt atau }221,2/ nntt

= { 1,960t t atau 1,960}t

f. Keputusan uji : H0 diterima karena tobs = -0,93∉ DK

g. Kesimpulan : Kelompok eksperimen dan kontrol mempunyai

kemampuan awal yang sama.

Page 94: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

77

Lampiran 3:

KISI-KISI ANGKET AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA

BERDASARKAN INDIKATOR

Aspek Indikator No. Item + No. Item - Jumlah

Waktu untuk belajar Matematika

Frekuensi belajar Waktu yang digunakan

1, 24 3

22

Sikap dalam mengikuti Pelajaran Matematika

Partisipasi dalam mengikuti pelajaran Matematika

Mengikuti jam kosong Sikap dalam mengerjakan

setiap tugas di sekolah

5, 6, 8, 9, 10, 11, 15

1214

7

13

8

21

Belajar Matematika sendiri

Mengatasi kesulitan dalam belajar

Belajar Matematika di rumah

Belajar matematika di luar sekolah

16, 17, 18

20, 22

23

19

21

24

4

3

2

Belajar Matematika secara kelompok

Partisipasi dalam belajar kelompok

Mengatasi kesulitan dalam belajar kelompok

25, 27

30

26

28, 29

3

3

Mengerjakan tugas, latihan atau PR

Mengerjakan PR yang diberikan

Sikap dalam menghadapi PR yang sulit

31, 32, 34

35, 36

33

37

4

3

Mempelajari sumber pelajaran matematika selain buku paket

Belajar buku matematika selain buku paket

38, 39, 40 - 3

Jumlah 29 11 40

Page 95: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

78

Lampiran 4:

ANGKET AKTIFITAS BELAJAR MATEMATIKA

PETUNJUK PENGISIAN ANGKET:

1. Tulis nama, kelas dan nomor absent pada lembar jawab yang tersedia.

2. Bacalah dengan cermat setiap soal beserta pilihan jawabannya.

3. Pilihlah salah satu jawaban yang sesuai dengan kenyataan yang anda lakukan

dengan memberi tanda silang (X) pada lembar jawab yang tersedia.

4. Setiap jawaban anda adalah benar semua, sehingga jangan

terpengaruh dengan jawaban teman anda.

5. Jangan ragu-ragu dalam memilih jawaban, karena tidak akan

mempengaruhi nilai anda dalam mata pelajaran apapun.

6. Kerjakan semua nomor, jangan sampai ada nomor yang terlewatkan.

7. Tidak diperkenankan membuat coretan dalam bentuk apapun pada lembar

angket ini.

8. Setelah selesai kumpulkan angket ini beserta lembar jawapnya

1. Pada hari rnenjelang pelajaran matematika, apakah sebelumnya anda

mempersiapkan diri untuk mempelajari materi pelajaran matematika yang

akan diajarkan besuk?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

2. Apabila besuk ada jadwal pelajaran matematika dan ada ulangan mata

pelajaran lain, apakah anda tetap meluangkan waktu untuk belajar

matematika?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

3. Dalam satu minggu, berapa kali anda belajar matematika?

a. Dalam satu minggu terkadang saya tidak pernah belajar

matematika.

b. Hanya satu kali saja

Page 96: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

79

c. Dua kali

d. Tiga kali atau lebih

4. Berapa lama anda biasanya dalam satu kali belajar matematika?

a. Lebih dari 1, 5 jam.

b. Selama 1 sampai dengan 1,5 jam

c. Selama 0, 5 sampai 1 jam.

d. Kurang dari 0, 5 jam.

5. Pada saat pelajaran matematika sedang berlangsung, apakah anda

mengikutinya dengan penuh perhatian?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

6. Pada saat menerangkan materi pelajaran kemudian guru menanyakan kepada

siswa secara lisan, apakah anda menjawabnya?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

7. Jika guru sedang menerangkan pelajaran di depan kelas kemudian teman anda

mengajak berbicara, bagaimana sikap anda?

a. Berbicara dengan teman saja.

b. Saya memperhatikan guru didepan kelas setelah teman saya diam.

c. Saya berbicara dengan teman saya sebentar kemudian

memperhatikan guru.

d. Tetap memperhatikan guru di depan kelas.

8. Apabila guru menyuruh anda mengerjakan suatu soal matematika di papan

tulis, apakah anda maju kedepan dan mengerjakannya?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

9. Apabila teman anda disuruh mengerjakan soal matematika didepan kelas dan

ternyata tidak bisa, apakah anda membantunya?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

10. Pada sat menerangkan pelajaran, guru anda mencatatkan materi dipapan tulis.

Page 97: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

80

Apakah anda menyalin semua yang dituliskan guru di papan tulis tersebut

pada buku catatan anda?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

11. Apabila guru matematika sedang menjawab pertanyaan yang diajukan oleh

teman anda, apa yang anda lakukan?

a. Memperhatikan jawaban guru dan bila perlu mencatatnya.

b. Memperhatikan jawaban guru

c. Membuat pertanyaan lain untuk ditanyakan guru.

d. Tidak memperdulikan jawaban guru.

12. Pada waktu guru menerangkan jawaban matematika tetapi tina-tiba ada

keperluan dan siswa disuruh belajar sendiri, apakah anda belajar sendiri?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

13. Pada waktu jam pelajaran matematika kosong dan guru memberikan tugas

untuk dikumpulkan, bagaimana sikap anga?

a. Saya tidak pernah mengerjakan.

b. Kadang-kadang mengerjakan dan mengumpulkan.

c. Saya kerjakan semampu saya, yang penting mengumpulkan.

d. Saya selalu mengerjakan dan mengumpulkan.

14. Karena sesuatu hal guru tidak bisa mengajar, kemudian beliau memberi tugas

yang tidak harus dikumpulkan, apakah anda mengerjakannya dengan

sungguh-sungguh?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

15. Apabila anda mendapatkan nilai jelek pada ulangan matematika, apa yang

anda lakukan?

a. Saya teliti kembali jawaban saya, kemudian soal ulangan tersebut saya

kerjakan ulang.

b. Saya usahakan untuk belajar lebih giat lagi, supaya nilai ulangan

berikutnya bagus.

Page 98: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

81

c. Kadang-kadang soal ulangan tersebut saya kerjakan lagi.

d. Saya bersikap masa bodoh dengan nilai ulangan saya.

16. Apabila anda mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran

matematika, apa yang anda lakukan?

a. Saya selalu berusaha memahami dan memperbanyak mengerjakan latihan

soal.

b. Saya akan berusaha memahami materi tersebut.

c. Jika saya mau, saya mempelajarinya.

d. Saya biarkan saja.

17. Jika guru memberikan kesempatan bertanya, apakah anda menggunakan

kesempatan itu untuk menanyakan materi yang belum jelas?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

18. Pada waktu selesai pelajaran dan anda belum jelas tentang materi pelajaran

yang baru diterangkan oleh guru matematika, apakah anda bertanya pada

teman yang anda anggap tahu?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

19. Apabila anda dalam belajar matematika sendiri, kemudian anda mengalami

kesulitan. Apakah yang akan anda lakukan?

a. Saya biarkan saja

b. Jika saya mau, saya tanyakan pada teman.

c. Berusaha mengatasi kesulitan sendiri semampu saya.

d. Berusaha menanyakan pada teman atau guru.

20. Setelah guru menerangkan pelajaran matematika, apakah anda selalu

mengulangi lagi dirumah?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

21. Apakah anda selalu membuat catatan rangkuman (ringkasan) untuk

mempermudah anda dalam belajar?

Page 99: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

82

a. Saya tidak pernah membuatnya

b. Kadang-kadang saya membuatnya

c. Jika memang diperlukan saja, saya membuatnya.

d. Saya selalu membuatnya untuk tiap pokok bahasam.

22. Jika guru anda tidak memberi tugas atau PR matematika, apakah anda

mencoba mengerjakan latihan-latihan soal yang ada dalam buku paket?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak Pernah

23. Selain belajar matematika di rumah, apakah anda mengikuti les

matematika diluar sekolah?

a. Saya mengikuti les pelajaran matematika.

b. Saya mengikuti les pelajaran matematika jika diperintah orang tua.

c. Jika teman-teman saya ada yang mengikuti les, maka saya akan

mengikutinya.

d. Saya tidak pernah ikut les matematika diluar sekolah.

24. Apabila diluar sekolah ada yang mengadakan les matematika secara gratis

apakah anda mengikutinya?

a. Saya tidak akan mengikutinya.

b. Jika teman saya banyak yang mengikutinya, maka saya juga akan ikut.

c. Saya mengikuti karena diperintah oleh orang tua.

d. Saya akan mengikuti les matematika tersebut.

25. Selain belajar matematika sendiri di rumah, apakah anda juga belajar

matematika secara kelompok?

a. Disamping belajar sendiri, saya selalu belajar matematika secara

kelompok.

b. Kadang-kadang saja saya belajar kelompok.

c. Kalau ada tugas yang harus dikerjakan secara kelomok, saya baRU belajar

kelompok.

d. Saya tidak pernah belajar matematika secara kelompok.

26. Jika anda belajar matematika secara kelompok, bagaimana peran anda?

a. Saya berperan pasif dalam belajar kelompok.

Page 100: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

83

b. Jika persoalannya tidak begitu sulit, saya ikut aktif memecahkan masalah.

c. Saya akan aktif jika sekiranya saya dapat membantu memecahkan

masalah.

d. Saya turut memecahkan masalah.

27. Apabila dalam kelompok belajar anda, ada teman yang hanya selalu berperan

pasif dalam belajar kelompok, apa yang anda lakukan?

a. Saya tegur dia supaya berperan aktif.

b. Saya ajak dia perlahan-lahan untuk aktif dalam belajar kelompok.

c. Kadang-kadang saya menegurnya.

d. Saya biarkan saja asal tidak mengganggu.

28. Jika dalam belajar kelompok, teman anda mengalami kesulitan dan dia

meminta bantuan anda, apa yang anda lakukan?

a. Saya menyuruhnya untuk meminta bantuan pada teman yang lebih pandai

daripada saya.

b. Kadang-kadang saya membantunya.

c. Di samping saya membantunya, anggota kelompok yang lain juga saya

minta untuk membantu.

d. Saya berusaha membantu semampu saya.

29. Apabila anda belajar kelompok dan anda mengalami kesulitan, apakah anda

diam dan tidak bertanya pada teman anda?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

30. Jika anda mengalami kesulitan dalam belajar kelompok,

bagaimanakah usaha anda?

a. Saya berusaha mengatasinya secara kelompok, jika tidak bisa baru

ditanyakan kepada guru.

b. Diusahakan agar masing-masing anggota kelompok mencari

pemecahannya.

c. Saya serahkan pada teman-teman yang pandai dalam kelompok untuk

mengatasinya.

d. Saya biarkan saja.

Page 101: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

84

31. Setelah pelajaran matematika akan berakhir, guru menuliskan soal dipapan

tulis untuk dikerjakan di rumah, apakah anda juga mencatatnya?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

32. Apabila guru memberikan tugas rumah atau PR matematika, apakah anda

mengerjakannya?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

33. Jika guru anda memberikan PR matematika untuk dikumpulkan pada

pertemuan berikutnya, apakah anda mengerjakannya?

a. Saya tidak pernah mengerjakannya

b. Saya kadang-kadang mengerjakannya

c. Karena dikumpulkan, maka saya mengerjakannya.

d. Saya selalu mengerjakan, walaupun tidak dikumpulkan.

34. Pada setiap selesai pokok bahasan tertentu, apakah anda mengerjakan soal-

soal latihan untuk dikerjakan dirumah?

a. Selalu c.Kadang-kadang

b. Seting d.Tidak pernah

35. Apabila anda mengalami kesulitan dalam mengerjakan PR matematika,

apakah anda menanyakan kepada teman atau orang lain yang bisa sehingga

dapat memecahkannya?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering,. d. Tidak pernah

36. Jika ada teman yang mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal PR

matematika, kemudian bertanya pada anda. Apakah anda ikut membantu

memecahkan soal tersebut sampai bisa?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

37. Jika guru anda memberi PR matematika yang diambil dari buku selain buku

paket dan anda tidak mempunyai buku tersebut. Apakah anda mengerjakan

tugas tersebut?

Page 102: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

85

a. Saya tidak mengerjakan tugas tersebut.

b. Jika saya mau, saya mengerjakan tugas tersebut.

c. Jika saya punya buku tersebut, saya akan mengerjakan tugas tersebut.

d. Saya selalu berusaha mencari buku tersebut dan mengerjakan tugasnya

38. Bila anda mempunyai buku catatan atau ringkasan catatan, apakah anda

mempelajarinya?

a. Saya pelajari secara teratur.

b. Saya pelajari kalau ada PR dan ulangan.

c. Kadang-kadang saja saya pelajari.

d. Tidak pernah saya pelajari.

39. Di Perpustakaan tentunya banyak tersedia buku-buku matematika, apakah

anda meminjam dan mempelajarinya?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

40. Selain buku paket matematika, apakah anda memelajari buku lain yang

menunjang?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

Page 103: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

86

Page 104: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

87

Page 105: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

88

Lampiran 6 :

Uji Konsistensi Internal dan Reliabilitas Uji Coba Angket Aktifitas

No ButirRspdn

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 141 2 3 2 2 1 4 1 2 4 1 2 3 2 22 4 1 2 3 4 2 3 3 2 3 3 1 3 33 3 2 2 3 1 2 1 3 2 1 1 2 3 34 4 2 3 4 3 4 4 2 4 4 2 4 4 45 2 3 2 3 4 2 1 3 2 3 3 3 3 36 2 2 2 2 1 3 1 2 3 2 2 2 2 27 3 3 3 3 3 2 2 3 2 1 3 3 3 38 2 2 1 1 1 1 2 1 1 4 1 1 1 19 2 1 2 1 1 2 4 1 2 3 1 1 1 1

10 1 2 2 2 2 2 3 2 2 1 2 2 2 211 2 4 4 3 3 2 4 3 2 3 3 3 3 312 2 3 1 2 2 2 1 2 2 3 2 2 2 213 2 4 1 3 4 1 1 2 1 1 4 4 4 414 4 4 1 1 1 4 2 1 4 3 1 1 1 115 3 3 2 4 3 3 1 2 3 3 3 3 3 316 4 2 3 4 1 4 2 1 4 2 2 4 4 417 4 2 1 4 3 4 4 2 4 1 1 2 4 418 4 2 4 2 2 4 4 2 4 4 4 4 4 419 4 2 2 2 2 4 4 2 4 4 4 4 4 420 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 2 4 4 421 4 3 3 1 2 4 2 4 4 4 4 3 4 422 4 2 4 2 3 4 3 4 4 4 3 4 4 423 2 1 2 2 2 1 1 2 1 4 4 4 2 224 2 4 4 2 1 3 1 4 3 3 4 2 2 225 3 4 4 3 2 3 2 4 3 4 4 4 3 326 1 2 4 1 2 3 3 4 3 3 4 4 1 127 1 4 2 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 428 4 4 3 2 2 4 2 2 4 3 2 2 2 229 1 4 2 1 1 4 4 1 4 1 1 1 1 130 2 4 4 4 4 4 3 4 4 2 4 4 4 431 2 4 3 2 2 4 4 2 4 1 2 2 2 232 4 2 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 433 1 2 2 2 2 2 3 2 2 1 2 2 2 234 1 4 2 1 1 4 4 1 4 1 1 1 1 135 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 136 3 1 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 137 2 2 3 2 2 2 4 2 2 1 2 2 2 238 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 239 4 4 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 340 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

Si2 13.686 10.763 10.609 10.250 10.968 10.769 13.686 10.763 10.769 14.814 12.147 12.179 11.788 12.718

rminimal 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000

rhitung 0,6342 0,0911 0,6672 0,5238 0,4519 0,5797 0,2964 0,5563 0,5797 0,4880 0,4982 0,6514 0,7633 0,4321

Daya Beda Baik Buruk Baik Baik Baik Baik Buruk Baik Baik Baik Baik Baik Baik BaikKeputusan Pakai Tolak Pakai Pakai Pakai Pakai Tolak Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai

Page 106: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

89

No ButirRspdn

15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 281 3 2 2 3 3 4 2 2 2 2 1 2 1 22 4 3 3 3 3 2 2 1 3 2 2 3 1 43 1 3 3 2 2 4 3 1 2 3 1 2 2 34 2 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2 2 3 35 1 3 3 2 2 1 3 1 3 4 1 3 2 26 1 2 2 3 3 1 2 1 4 2 1 4 4 47 2 3 3 1 1 1 1 2 2 2 2 2 1 18 2 1 1 1 1 4 2 2 2 3 2 2 1 19 2 1 1 4 1 4 4 4 4 2 1 4 2 2

10 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 311 4 3 3 4 3 4 4 4 4 2 4 4 2 212 4 2 2 4 2 4 4 1 4 2 3 4 4 113 1 4 4 1 4 4 4 1 1 2 1 1 3 314 1 1 1 1 1 1 4 1 1 2 1 1 4 415 4 3 3 4 4 4 4 4 2 2 1 2 2 216 4 4 4 4 4 4 4 4 1 4 4 1 4 417 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 2 2 2 218 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 4 2 3 319 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 2 1 120 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 4 2 3 321 4 4 4 4 4 4 4 4 2 1 4 2 3 322 4 4 4 2 2 4 2 4 4 2 4 4 2 223 1 2 2 2 2 4 2 3 2 3 1 2 2 224 4 2 2 3 3 3 3 4 4 2 2 4 2 125 4 3 3 1 1 1 1 4 4 3 1 4 3 326 4 1 1 2 2 2 2 4 4 2 3 4 2 227 1 4 4 1 4 3 2 1 1 2 1 1 1 128 1 2 2 1 2 4 4 1 3 4 1 3 4 429 2 1 1 2 1 4 4 2 3 4 2 3 3 230 3 4 4 3 4 2 2 3 4 4 3 4 2 231 2 2 2 2 2 2 2 2 1 4 2 1 1 432 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 2 333 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 434 2 1 1 2 1 4 4 2 3 4 2 3 3 135 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 1 136 2 4 3 2 3 2 2 2 1 4 2 1 2 137 2 4 2 3 2 3 3 3 1 4 3 1 2 138 2 4 2 2 2 2 2 2 2 4 2 2 3 139 2 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 2 1

40 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2Si

2 14.462 13.019 11.788 12.814 12.763 12.506 0,9942 14.974 12.205 0,8615 13.615 12.205 0,9513 11.788

rminimal 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000

rhitung 0,3034 0,4478 0,5206 0,4753 0,4570 0,7022 0,3541 0,0201 0,4159 0,6424 0,2554 0,0078 0,7188 0,4369

Daya Beda Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Buruk Baik Baik Buruk Buruk Baik Baik

Keputusan Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Tolak Pakai Pakai Tolak Tolak Pakai Pakai

Page 107: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

90

No ButirRspdn

29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 JUMLAH1 3 2 4 1 1 2 1 2 2 4 1 2 1332 3 2 1 4 1 3 1 2 3 2 3 3 1783 4 4 1 2 2 3 2 4 3 2 1 4 1714 3 4 3 3 3 3 3 3 2 4 4 4 1515 2 1 2 2 2 1 2 1 3 2 3 1 646 4 3 4 2 2 2 4 2 2 3 2 3 1287 1 3 1 2 2 2 2 2 3 2 1 3 908 1 3 1 3 1 2 1 3 1 1 4 3 1069 2 2 2 4 3 3 3 2 1 2 3 2 104

10 3 2 3 2 2 2 4 3 2 2 1 2 10411 2 1 2 1 1 1 2 2 3 2 3 2 9712 3 2 1 4 4 4 4 1 2 2 3 1 15213 3 2 1 3 4 1 2 2 2 1 1 3 13014 4 2 3 2 2 2 2 1 1 4 3 3 13515 2 1 3 1 3 2 3 3 2 3 3 3 10516 4 1 3 3 3 3 4 4 1 4 2 2 14217 2 2 2 4 4 4 4 4 2 4 1 2 11518 3 3 2 4 4 1 2 4 2 4 4 3 13319 1 2 3 1 2 1 2 3 2 4 4 5 12420 3 4 3 4 1 2 3 4 4 4 4 2 14621 3 3 1 4 3 2 1 4 4 4 4 2 14122 2 4 2 2 3 4 1 2 4 4 4 2 13423 2 2 2 3 4 1 2 2 2 1 4 3 12824 4 3 3 2 2 2 2 2 4 3 3 2 15025 3 3 2 2 2 2 3 3 4 3 4 3 13326 2 4 3 3 3 3 1 1 4 3 3 2 12827 1 2 2 1 1 1 2 2 4 4 3 1 10228 4 4 1 2 2 2 2 2 2 4 3 2 10829 1 4 2 2 2 3 2 2 1 4 1 2 12630 2 3 4 1 2 4 2 3 4 4 2 2 13331 3 3 3 3 3 4 3 3 2 4 1 1 15932 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 2 14533 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 1 4 14534 4 2 1 3 1 4 2 3 1 4 1 2 15135 3 3 4 2 4 4 4 1 4 4 4 3 14536 3 3 4 1 2 3 3 4 3 3 1 2 14437 1 4 3 2 1 2 4 3 2 2 1 3 15738 4 1 2 3 4 1 4 2 2 2 2 1 14139 4 2 2 2 2 3 3 2 3 3 4 1 14740 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 107Si

2 10.359 10.026 10.667 10.769 11.256 10.744 10.231 0,9686 10.763 10.769 14.814 0,8558rminimal 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000 0,3000rhitung 0,6863 0,5226 0,6270 0,4675 0,2080 0,4708 0,2082 0,5188 0,4408 0,0746 0,5064 0,4092

Daya Beda Baik Baik Baik Baik Buruk Baik Buruk Baik Baik Buruk Baik BaikKeputusan Pakai Pakai Pakai Pakai Tolak Pakai Tolak Pakai Pakai Tolak Pakai Pakai

n 40Si

2 464.763St

2 3.516.763Indeks Reliabilitas Angket 0,8901Batas Minimal Reliabel 0,7000

ANGKET RELIABEL

Jumlah Soal Angket Dipakai 32Jumlah Soal Angket Ditolak 8Jumlah Total Soal Angket 40

Page 108: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

91

Lampiran 7:

KISI-KISI SOAL TRY OUTTES PRESTASI BELAJAR BILANGAN BULAT

Mata Pelajaran : MATEMATIKAKelas / Semester : VII / GasalStandar Kompetensi : Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat dan

penggunannya dalam pemecahan masalah Alokasi Waktu : 80 menitJumlah Soal : 30 soal

No.

Kompetensi Dasar

Materi pokok Pembelajaran

Kelas / Semeste

r

Uraian Materi

Indikator BentukSoal

No. Soal

1. 1.1. Melakukan operasi hitung bilangan bulat

Bilangan bulat

VII / Gasal

Bilangan bulat dan lambingnya

1. Siswa dapat memberikan contoh bilangan bulat.2. Siswa dapat menyatakan letak bilangan bulat pada garis bilangan.3. Siswa dapat melakukan operasi tambah, kurang, dan bagi bilangan bulat termasuk operasi campuran.4. Siswa dapat menghitung kuadra dan pangkat tiga bilangan bulat.5. Siswa dapat menyelesai kan operasi hitung bil. Bulat

PG

PG

PG

PG

PG

1, 16.

2,8,17,26, 27.

3, 4, 9,10, 14,15, 18,19, 28,29.

5, 6,30.

7, 11, 12, 13, 23, 25

Page 109: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

92

1.2. Mengguna kan sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat dalam pemecahan masalah

Bilangan bulat

VII / Gasal

Bilangan bulat dan lambingnya

1. Siswa dapat menemukan sifat-sifat operasi tambah, kurang, kali, bagi padabilangan bulat.2. Siswa dapat menggunakan sifat-sifat operasi tambah, kurang, kali, bagi pada bilangan.

PG

PG

20, 21, 22.

24

Page 110: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

93

Lampiran 8:

SOAL TRY OUT

TES PRESTASI BELAJAR

Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar dengan memberi tanda silang

(x) pada huruf a, b, c atau d pada lembar jawab !

1. Diantara bilangan berikut yang bukan merupakan bilangan bulat adalah …

a. -5

b. 0

c. 3

d. 6,5

2. Bilangan bulat kurang dari 3 adalah …

a. c.

b. d.

3. Hasil dari -21 + 8 – (-10) = …

a. -23

b. -3

c. 3

d. 23

4. Untuk x = -15, y = 3 dan z = -6, nilai dari y

zx 2= …

a. -12

b. -8

c. 8

d. 12

5. Jika p = 4 dan q = -3 maka p2 – q2 = ..

a. -2

b. -1

c. 7

d. 25

6. Hasil dari -33 – (-2)3 = …

a. -35

b. -19

c. -15

d. 14

7. Suhu mula-mula sebuah ruangan adalah -50C setelah penghangat ruangan

dihidupkan suhu naik menjadi 200C. Maka besar kenaikan suhunya…

a. -250C

b. -150C

c. 150C

d. 250C

-5- 4–3–2–1 0 1 2 3 4 5

-5- 4–3–2–1 0 1 2 3 4 5

-5- 4–3–2–1 0 1 2 3 4 5

-5- 4–3–2–1 0 1 2 3 4 5

Page 111: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

94

8. (i) 1, -1, -2, -1 (iii) 1,2,3,4

(ii) -1, -2, -3, -4 (iv) 4,3,2,1

Barisan bilangan yang disusun menurut aturan naik adalah …

a. (i)

b. (ii)

c. (iii)

d. (iv)

9. (i) 4 x (-2) = -8 (iii) (-8) x (-2) = 16

(ii) (-5) x 3 = -15 (iv) (-7) x (-3) = -21

Hitungan di atas yang benar adalah …

a. (i), (iii), (iv)

b. (ii), (iii), (iv)

c. (i), (ii), (iv)

d. (i), (ii), (iii)

10. Hasil dari (-3x5) – (2x6) = …

a. -3

b. 3

c. 27

d. -27

11. Suhu udara mula-mula suatu kota adalah -40C. kemudian turun 60C, maka

suhu sekarang

a. -20C

b. 20C

c. -100C

d. 60C

12. Jika a =-2, b = 1, dan c = 3, maka nilai dari 2a-3b+4ab adalah …

a. -15

b. 15

c. 21

d. -21

13. Suhu udara turun rata-rata 3 derajat per jam. Jika pada pukul 12.00 suhu udara

naik 35 derajat. Berapakah suhu udara pada pukul 15.00 sore hari

a. 24

b. 32

c. 62

d. 65

14. Hasil dari 24 x (56-23) adalah …

a. 57

b. 552

c. 792

d. 1896

15. Hasil dari -148 + (-101) adalah …

a. 249

b. -249

c. 47

d. -47

Page 112: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

95

16. Anggota dari bilangan bulat adalah …

a. 0, 2, 4, 6, ….

b. -3, -2, -1, 0, 1, 2, …

c. 0, 1, 2, 3, …

d. 1, 2, 3, 4, …

17.

Berdasarkan garis bilangan di atas, jika a terletak di sebelah kiri b, maka …

a. a adalah bilangan negatif

b. b adalah bilangan positif

c. a < b

d. a > b

18. Manakah pernyataan berikut yang benar …

a. -5 + 3 = - 6 = -2

b. 6 – (-3) + (-10) = -1

c. -10-3+5 = -12

d. 10 + (-7)-5 = 3

19. Hasil dari -180 : 90 x 3 – 2 + 16 = …

a. 8

b. 6

c. -6

d. -8

20. Perhatikan pengerjaan berikut !

28 + 46 + 72 = 46 + 28 + 72 …………… baris 1

= 46 + (28+73)……………. baris 2

= 46 + 100 ………………… baris 3

= 146 ……………………… baris 4

Penggunaan sifat asosiatif pada pengerjaan di atas terdapat pada

a. baris 1

b. baris 2

c. baris 3

d. baris 4

21. 13 x 28 = 13 x (30-2)

= 390 - 26

= 364

Pengerjaan di atas menggunakan sifat

a. komutatif

b. asosiatif

c. distributif

d. komutatif dan asosiatif

22. Sifat-sifat berikut merupakan sifat perkalian pada bilangan bulat, kecuali …

-4–3–2–1 0 1 2 3

Page 113: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

96

a. komutatif

b. asosiatif

c. transformasi

d. distributif

23. Operasi “#” berarti kalikan dengan bilangan pertama dengan 6. kemudian

jumlahkan hasilnya dengan bilangan kedua. Maka nilai 20 # 6 adalah …

a. 56

b. 86

c. 106

d. 126

24. C x (15 + 5) = (19 X 15) + (C x 5), maka nilai C adalah …

a. 5

b. 9

c. 15

d. 20

25. Operasi “*” berarti kuadratkan bilangan pertama, kemudian hasilnya

jumlahkan dengan tiga kali bilangan kedua. Maka nilai 4 * (5*6) adalah …

a. 120

b. 49

c. 59

d. 145

26. Himpunan bilangan bulan antara -4 dan 6 adalah …

a. {-4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6}

b. {-4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5}

c. {-3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6}

d. {-3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5}

27. Dari barisan berikut yang merupakan urutan turun adalah bilangan bulat …

a. -5, -4, -3, -2, -1

b. 0, 1, 2, 3, 4

c. 2, 1, 0, -1, -2

d. -2, -1, 0, 1, 2

28. Hasil dari 40 - {(-15) – (-30) + 10 }

a. -70

b. -65

c. 65

d. 70

29. Jika x = 8, y = -4 dan z = 2 maka nilai dari (3x-y) : 2 adalah …

a. -14

b. -7

c. 7

d. 14

30. Nilai dari (-8-2)2 adalah ….

a. 36

b. -36

c. 100

d. -100

Page 114: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

97

Lampiran 9 :

KUNCI JAWABAN

Soal Try Out Tes Prestasi

1. D 16. B

2. B 17. C

3. B 18. B

4. B 19. A

5. B 20. B

6. C 21. C

7. B 22. C

8. D 23. D

9. C 24. C

10. D 25. D

11. D 26. D

12. C 27. C

13. D 28. A

14. A 29. C

15. C 30. C

Page 115: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

98

Page 116: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

99

Page 117: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

100

Lampiran 11:

Uji Reliabilitas Soal Uji Coba Tes PrestasiNOMOR SOAL

Rspdn1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

1 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 1 02 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 1 13 1 0 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 0 04 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 05 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 16 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 07 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 08 1 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 09 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1

10 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 011 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 012 1 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 013 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 114 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 115 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 116 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 117 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 1 0 1 118 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 119 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 0 120 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 1 121 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 122 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 123 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 024 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 1 1 125 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 026 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 027 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 028 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 0 129 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 1 130 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 131 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 132 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 133 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 134 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 135 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 036 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 137 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 138 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 139 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 140 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1p 0,68 0,48 0,60 0,68 0,63 0,60 0,65 0,50 0,40 0,40 0,65 0,53 0,68 0,65q 0,33 0,53 0,40 0,33 0,38 0,40 0,35 0,50 0,60 0,60 0,35 0,48 0,33 0,35

pq 0,22 0,25 0,24 0,22 0,23 0,24 0,23 0,25 0,24 0,24 0,23 0,25 0,22 0,23

Page 118: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

101

NOMOR SOALRspdn

15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Y1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 112 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 143 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 104 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 115 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 1 1 106 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 1 97 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 0 88 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 89 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 10

10 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1511 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 912 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 813 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1114 0 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 1315 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1316 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1717 1 0 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1718 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2519 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1720 0 0 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1521 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1722 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1323 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 17

24 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 23

25 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 2026 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 2027 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1928 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1829 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 2330 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 2631 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 2532 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 2833 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 2534 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2735 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 2336 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 2637 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 2538 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 2739 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 2740 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 23p 0,53 0,60 0,43 0,63 0,33 0,58 0,68 0,65 0,38 0,63 0,65 0,68 0,58 0,53 0,88 0,78q 0,48 0,40 0,58 0,38 0,68 0,43 0,33 0,35 0,63 0,38 0,35 0,33 0,43 0,48 0,13 0,23

pq 0,25 0,24 0,24 0,23 0,22 0,24 0,22 0,23 0,23 0,23 0,23 0,22 0,24 0,25 0,11 0,17

n 40pq 6,8556

St2 43,1737

Indeks Reliabilitas KR-20 0,8628

Batas Minimal Reliabel 0,7000

SOAL RELIABEL

Page 119: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

102

Lampiran 12:

Daya Beda dan Tingkat Kesukaran Tes Prestasi

NOMOR SOALRspdn

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 141 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 1 02 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 1 13 1 0 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 0 04 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 05 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 16 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 07 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 08 1 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 09 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1

10 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 011 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 012 1 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 013 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 114 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 115 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 116 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1 117 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 1 0 1 118 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 119 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 0 120 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 1 121 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 122 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 123 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 024 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 1 1 125 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 026 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 027 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 028 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 0 129 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 1 130 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 131 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 132 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 133 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 134 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 135 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 036 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 137 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 138 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 139 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 140 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1

rminimal 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30rhitung 0,42 0,66 0,57 0,28 0,43 0,47 0,49 0,40 0,45 0,51 0,44 0,33 0,58 0,47Daya Beda

Baik Baik Baik Buruk Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik

B 27 19 24 27 25 24 26 20 16 16 26 21 27 26P 0,68 0,48 0,60 0,68 0,63 0,60 0,65 0,50 0,40 0,40 0,65 0,53 0,68 0,65

TK Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik BaikKeputusan Pakai Pakai Pakai Tolak Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai

Page 120: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

103

NOMOR SOALRspdn

15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Y1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 112 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 143 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 104 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 115 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 1 1 106 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 1 97 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 0 88 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 89 0 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 10

10 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1511 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 912 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 813 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1114 0 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 1315 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1316 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1717 1 0 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1718 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2519 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1720 0 0 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1521 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1722 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1323 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1724 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2325 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 2026 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 2027 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1928 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1829 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 2330 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 2631 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 2532 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 2833 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 2534 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2735 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 2336 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 2637 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 2538 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 2739 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 2740 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 23

rminimal 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30 0,30

rhitung 0,59 0,53 0,40 0,51 0,60 0,49 0,58 0,47 0,44 0,36 0,15 0,58 0,26 0,59 0,34 0,16Daya Beda

Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Buruk Baik Buruk Baik Baik Buruk

B 21 24 17 25 13 23 27 26 15 25 26 27 23 21 35 31P 0,53 0,60 0,43 0,63 0,33 0,58 0,68 0,65 0,38 0,63 0,65 0,68 0,58 0,53 0,88 0,78

TK Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Buruk Buruk

Keputusan Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Pakai Tolak Pakai Tolak Pakai Tolak Tolak

Page 121: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

104

Lampiran 13:

ANGKET AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA

PETUNJUK PENGISIAN ANGKET:

1. Tulis nama, kelas dan nomor absent pada lembar jawab yang tersedia.

2. Bacalah dengan cermat setiap soal beserta pilihan jawabannya.

3. Pilihlah salah satu jawaban yang sesuai dengan kenyataan yang anda lakukan

dengan memberi tanda silang (X) pada lembar jawab yang tersedia.

4. Setiap jawaban anda adalah benar semua, sehingga jangan

terpengaruh dengan jawaban teman anda.

5. Jangan ragu-ragu dalam memilih jawaban, karena tidak akan

mempengaruhi nilai anda dalam mata pelajaran apapun.

6. Kerjakan semua nomor, jangan sampai ada nomor yang terlewatkan.

7. Tidak diperkenankan membuat coretan dalam bentuk apapun pada lembar

angket ini.

8. Setelah selesai kumpulkan angket ini beserta lembar jawapnya

1. Pada hari rnenjelang pelajaran matematika, apakah sebelumnya anda

mempersiapkan diri untuk mempelajari materi pelajaran matematika yang

akan diajarkan besuk?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

2. Dalam satu minggu, berapa kali anda belajar matematika?

a. Dalam satu minggu terkadang saya tidak pernah belajar

matematika.

b. Hanya satu kali saja

c. Dua kali

d. Tiga kali atau lebih

3. Berapa lama anda biasanya dalam satu kali belajar matematika?

a. Lebih dari 1, 5 jam.

b. Selama 1 sampai dengan 1,5 jam

Page 122: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

105

c. Selama 0, 5 sampai 1 jam.

d. Kurang dari 0, 5 jam.

4. Pada saat pelajaran matematika sedang berlangsung, apakah anda

mengikutinya dengan penuh perhatian?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

5. Pada saat menerangkan materi pelajaran kemudian guru menanyakan kepada

siswa secara lisan, apakah anda menjawabnya?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

6. Apabila guru menyuruh anda mengerjakan suatu soal matematika di papan

tulis, apakah anda maju kedepan dan mengerjakannya?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

7. Apabila teman anda disuruh mengerjakan soal matematika didepan kelas dan

ternyata tidak bisa, apakah anda membantunya?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

8. Pada sat menerangkan pelajaran, guru anda mencatatkan materi dipapan tulis.

Apakah anda menyalin semua yang dituliskan guru di papan tulis tersebut

pada buku catatan anda?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

9. Apabila guru matematika sedang menjawab pertanyaan yang diajukan oleh

teman anda, apa yang anda lakukan?

a. Memperhatikan jawaban guru dan bila perlu mencatatnya.

b. Memperhatikan jawaban guru

c. Membuat pertanyaan lain untuk ditanyakan guru.

d. Tidak memperdulikan jawaban guru.

10. Pada waktu guru menerangkan jawaban matematika tetapi tina-tiba ada

keperluan dan siswa disuruh belajar sendiri, apakah anda belajar sendiri?

Page 123: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

106

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

11. Pada waktu jam pelajaran matematika kosong dan guru memberikan tugas

untuk dikumpulkan, bagaimana sikap anda?

a. Saya tidak pernah mengerjakan.

b. Kadang-kadang mengerjakan dan mengumpulkan.

c. Saya kerjakan semampu saya, yang penting mengumpulkan.

d. Saya selalu mengerjakan dan mengumpulkan.

12. Karena sesuatu hal guru tidak bisa mengajar, kemudian beliau memberi tugas

yang tidak harus dikumpulkan, apakah anda mengerjakannya dengan sungguh-

sungguh?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

13. Apabila anda mendapatkan nilai jelek pada ulangan matematika, apa yang

anda lakukan?

a. Saya teliti kembali jawaban saya, kemudian soal ulangan tersebut saya

kerjakan ulang.

b. Saya usahakan untuk belajar lebih giat lagi, supaya nilai ulangan

berikutnya

bagus.

c. Kadang-kadang soal ulangan tersebut saya kerjakan lagi.

d. Saya bersikap masa bodoh dengan nilai ulangan saya.

14. Apabila anda mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran

matematika, apa yang anda lakukan?

a. Saya selalu berusaha memahami dan memperbanyak mengerjakan latihan

soal.

b. Saya akan berusaha memahami materi tersebut.

c. Jika saya mau, saya mempelajarinya.

d. Saya biarkan saja.

15. Jika guru memberikan kesempatan bertanya, apakah anda menggunakan

kesempatan itu untuk menanyakan materi yang belum jelas?

Page 124: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

107

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

16. Pada waktu selesai pelajaran dan anda belum jelas tentang materi pelajaran

yang baru diterangkan oleh guru matematika, apakah anda bertanya pada

teman yang anda anggap tahu?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

17. Apabila anda dalam belajar matematika sendiri, kemudian anda mengalami

kesulitan. Apakah yang akan anda lakukan?

a. Saya biarkan saja

b. Jika saya mau, saya tanyakan pada teman.

c. Berusaha mengatasi kesulitan sendiri semampu saya.

d. Berusaha menanyakan pada teman atau guru.

18. Setelah guru menerangkan pelajaran matematika, apakah anda selalu

mengulangi lagi dirumah?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

19. Apakah anda selalu membuat catatan rangkuman (ringkasan) untuk

mempermudah anda dalam belajar?

a. Saya tidak pernah membuatnya

b. Kadang-kadang saya membuatnya

c. Jika memang diperlukan saja, saya membuatnya.

d. Saya selalu membuatnya untuk tiap pokok bahasam.

20. Selain belajar matematika di rumah, apakah anda mengikuti les

matematika diluar sekolah?

a. Saya mengikuti les pelajaran matematika.

b. Saya mengikuti les pelajaran matematika jika diperintah orang tua.

c. Jika teman-teman saya ada yang mengikuti les, maka saya akan

mengikutinya.

d. Saya tidak pernah ikut les matematika diluar sekolah.

Page 125: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

108

21. Apabila diluar sekolah ada yang mengadakan les matematika secara gratis

apakah anda mengikutinya?

a. Saya tidak akan mengikutinya.

b. Jika teman saya banyak yang mengikutinya, maka saya juga akan ikut.

c. Saya mengikuti karena diperintah oleh orang tua.

d. Saya akan mengikuti les matematika tersebut.

22. Apabila dalam kelompok belajar anda, ada teman yang hanya selalu berperan

pasif dalam belajar kelompok, apa yang anda lakukan?

a. Saya tegur dia supaya berperan aktif.

b. Saya ajak dia perlahan-lahan untuk aktif dalam belajar kelompok.

c. Kadang-kadang saya menegurnya.

d. Saya biarkan saja asal tidak mengganggu.

23. Jika dalam belajar kelompok, teman anda mengalami kesulitan dan dia

meminta bantuan anda, apa yang anda lakukan?

a. Saya menyuruhnya untuk meminta bantuan pada teman yang lebih pandai

daripada saya.

b. Kadang-kadang saya membantunya.

c. Di samping saya membantunya, anggota kelompok yang lain juga saya

minta untuk membantu.

d. Saya berusaha membantu semampu saya.

24. Apabila anda belajar kelompok dan anda mengalami kesulitan, apakah anda

diam dan tidak bertanya pada teman anda?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

25. Jika anda mengalami kesulitan dalam belajar kelompok, bagaimanakah usaha

anda?

a. Saya berusaha mengatasinya secara kelompok, jika tidak bisa baru

ditanyakan kepada guru.

b. Diusahakan agar masing-masing anggota kelompok mencari

pemecahannya.

c. Saya serahkan pada teman-teman yang pandai dalam kelompok untuk

Page 126: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

109

mengatasinya.

d. Saya biarkan saja.

26. Apabila guru memberikan tugas rumah atau PR matematika, apakah anda

mengerjakannya?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

27. Pada setiap selesai pokok bahasan tertentu, apakah anda mengerjakan soal-

soal latihan untuk dikerjakan di rumah?

a. Selalu c.Kadang-kadang

b. Seting d.Tidak pernah

28. Jika ada teman yang mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal PR

matematika, kemudian bertanya pada anda. Apakah anda ikut membantu

memecahkan soal tersebut sampai bisa?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

29. Jika guru anda memberi PR matematika yang diambil dari buku selain buku

paket dan anda tidak mempunyai buku tersebut. Apakah anda mengerjakan

tugas tersebut?

a. Saya tidak mengerjakan tugas tersebut.

b. Jika saya mau, saya mengerjakan tugas tersebut.

c. Jika saya punya buku tersebut, saya akan mengerjakan tugas tersebut.

d. Saya selalu berusaha mencari buku tersebut dan mengerjakan tugasnya

30. Di Perpustakaan tentunya banyak tersedia buku-buku matematika, apakah

anda meminjam dan mempelajarinya?

a. Selalu c. Kadang-kadang

b. Sering d. Tidak pernah

Page 127: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

110

Lampiran 14:

TES PRESTASI BELAJAR

Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar dengan memberi tanda silang

(x) pada huruf a, b, c atau d pada lembar jawab !

1. Diantara bilangan berikut yang bukan merupakan bilangan bulat adalah …

e. -5

f. 0

g. 3

h. 6,5

2. Bilangan bulat kurang dari 3 adalah …

a. c.

b. d.

3. Hasil dari -21 + 8 – (-10) = …

e. -23

f. -3

g. 3

h. 23

4. Jika p = 4 dan q = -3 maka p2 – q2 = ..

e. -2

f. -1

g. 7

h. 25

5. Hasil dari -33 – (-2)3 = …

e. -35

f. -19

g. -15

h. 14

6. Suhu mula-mula sebuah ruangan adalah -50C setelah penghangat ruangan

dihidupkan suhu naik menjadi 200C. Maka besar kenaikan suhu adalah…

e. -250C

f. -150C

g. 150C

h. 250C

7. (i) 1, -1, -2, -1 (iii) 1,2,3,4

(ii) -1, -2, -3, -4 (iv) 4,3,2,1

Barisan bilangan yang disusun menurut aturan naik adalah …

a. (i)

b. (ii)

c. (iii)

d. (iv)

-5- 4–3–2–1 0 1 2 3 4 5

-5- 4–3–2–1 0 1 2 3 4 5

-5- 4–3–2–1 0 1 2 3 4 5

-5- 4–3–2–1 0 1 2 3 4 5

Page 128: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

111

8. (i) 4 x (-2) = -8 (iii) (-8) x (-2) = 16

(ii) (-5) x 3 = -15 (iv) (-7) x (-3) = -21

Hitungan di atas yang benar adalah …

a. (i), (iii), (iv)

b. (ii), (iii), (iv)

c. (i), (ii), (iv)

d. (i), (ii), (iii)

9. Hasil dari (-3x5) – (2x6) = …

e. -3

f. 3

g. 27

h. -27

10. Suhu udara mula-mula suatu kota adalah -40C. kemudian turun 60C, maka

suhu sekarang

a. -20C

b. 20C

c. -100C

d. 60C

11. Jika a =-2, b = 1, dan c = 3, maka nilai dari 2a-3b+4ab adalah …

e. -15

f. 15

g. 21

h. -21

12.Suhu udara turun rata-rata 3 derajat per jam. Jika pada pukul 12.00 suhu udara

naik 35 derajat. Berapakah suhu udara pada pukul 15.00 sore hari

e. 24

f. 32

g. 62

h. 65

13. Hasil dari 24 x (56-23) adalah …

e. 57

f. 552

g. 792

h. 1896

14. Hasil dari -148 + (-101) adalah …

e. 249

f. -249

g. 47

h. -47

15. Anggota dari bilangan bulat adalah …

e. 0, 2, 4, 6, ….

f. -3, -2, -1, 0, 1, 2, …

g. 0, 1, 2, 3, …

h. 1, 2, 3, 4, …

Page 129: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

112

16.

Berdasarkan garis bilangan di atas, jika a terletak di sebelah kiri b, maka …

a. a adalah bilangan negatif

b. b adalah bilangan positif

c. a < b

d. a > b

17. Manakah pernyataan berikut yang benar …

a. -5 + 3 = - 6 = -2

b. 6 – (-3) + (-10) = -1

c. -10-3+5 = -12

d. 10 + (-7)-5 = 3

18. Hasil dari -180 : 90 x 3 – 2 + 16 = …

a. 8

b. 6

c. -6

d. -8

19. Perhatikan pengerjaan berikut !

28 + 46 + 72 = 46 + 28 + 72 …………… baris 1

= 46 + (28+73)……………. baris 2

= 46 + 100 ………………… baris 3

= 146 ……………………… baris 4

Penggunaan sifat asosiatif pada pengerjaan di atas terdapat pada

a. baris 1

b. baris 2

c. baris 3

d. baris 4

20. 13 x 28 = 13 x (30-2)

= 390 - 26

= 364

Pengerjaan di atas menggunakan sifat

a. komutatif

b. asosiatif

c. distributif

d. komutatif dan asosiatif

21. Sifat-sifat berikut merupakan sifat perkalian pada bilangan bulat, kecuali …

a. komutatif

b. asosiatif

c. transformasi

d. distributif

22. Operasi “#” berarti kalikan dengan bilangan pertama dengan 6 kemudian

jumlahkan hasilnya dengan bilangan kedua. Maka nilai 20 # 6 adalah …

-4–3–2–1 0 1 2 3

Page 130: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

113

a. 56

b. 86

c. 106

d. 126

23. C x (15 + 5) = (19 X 15) + (C x 5), maka nilai C adalah …

a. 5

b. 9

c. 15

d. 20

24. Himpunan bilangan bulan antara -4 dan 6 adalah …

a. {-4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6}

b. {-4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5}

c. {-3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6}

d. {-3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, 5}

25. Hasil dari 40 - {(-15) – (-30) + 10 }

a. -70

b. -65

c. 65

d. 70

Page 131: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

114

lAMPIRAN 15:

Instrumen Angket AktifitasNo ButirRspdn

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 131 1 1 4 3 3 1 4 2 1 4 4 1 42 2 1 2 2 2 1 1 2 2 2 4 4 23 2 3 3 4 4 1 3 4 4 3 4 4 24 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 3 45 3 1 3 3 2 3 2 2 3 3 4 3 36 1 4 1 1 2 3 3 2 1 1 3 4 17 2 2 4 2 1 3 1 4 2 4 4 4 28 1 2 4 2 1 2 2 3 2 4 1 2 29 2 3 3 1 1 2 3 1 1 3 1 1 210 3 3 3 1 1 3 3 1 1 3 1 1 211 3 4 4 3 3 3 1 3 3 4 3 3 212 4 4 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 313 4 4 4 3 4 2 4 3 3 4 3 1 314 2 4 4 3 3 2 4 3 3 4 3 3 315 2 2 2 5 1 2 4 4 2 2 5 2 416 4 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 117 4 1 3 4 4 4 3 4 4 3 4 4 218 2 1 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2 219 1 3 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 220 2 2 4 4 2 2 4 2 2 4 2 2 421 2 3 3 4 4 1 3 4 4 3 4 4 222 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 123 1 3 2 2 1 1 2 3 1 2 1 1 224 2 3 3 3 3 4 3 4 4 4 2 1 425 4 2 4 4 3 4 4 3 4 4 2 4 426 4 2 4 1 4 4 4 4 4 4 2 4 427 3 4 3 1 2 2 2 1 4 3 2 3 128 3 3 4 2 3 3 4 4 3 4 4 3 429 4 2 3 4 3 4 4 2 4 3 2 4 430 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 2 531 2 3 1 2 2 2 2 2 2 1 2 2 432 2 2 4 1 1 4 3 2 1 4 2 3 233 4 2 4 4 3 4 4 3 4 4 2 4 434 4 4 4 2 3 1 2 4 2 4 3 4 135 2 2 4 2 1 3 1 4 2 4 4 3 236 2 2 2 1 1 2 4 4 2 2 3 2 237 2 3 4 3 3 2 3 1 3 4 2 2 338 2 2 2 3 3 3 1 3 3 2 3 3 439 4 1 3 3 2 4 3 1 3 3 1 4 240 3 3 2 3 3 2 2 3 3 2 3 3 3

Page 132: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

115

No ButirRspdn14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 JML Aktfts

1 1 1 1 1 2 2 2 1 1 1 4 1 51 rendah2 2 1 2 2 2 2 2 2 3 1 1 1 48 rendah3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 1 3 3 81 tinggi4 3 3 3 4 4 4 1 2 2 4 4 4 85 tinggi5 3 2 3 3 1 1 2 3 1 2 2 1 59 rendah6 1 1 1 1 2 2 2 1 2 3 3 4 50 rendah7 2 4 2 2 3 3 4 2 4 3 1 2 67 sedang8 2 3 2 2 3 3 3 2 4 2 2 2 58 rendah9 1 3 1 1 3 1 1 1 3 2 3 3 47 rendah10 1 3 1 1 3 1 1 1 3 3 3 3 50 rendah11 3 4 3 3 4 3 3 3 1 3 1 2 72 sedang12 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 4 4 85 tinggi13 3 4 3 3 3 3 3 3 4 2 4 4 81 tinggi14 3 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 4 81 tinggi15 2 2 2 2 4 3 4 2 2 2 4 2 68 sedang16 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 49 rendah17 4 1 4 4 4 4 4 4 1 4 3 1 82 tinggi18 2 3 2 2 3 2 2 2 4 3 2 1 54 rendah19 4 3 4 4 2 3 4 4 3 1 4 3 82 tinggi20 2 2 2 2 4 4 2 2 2 2 4 2 66 sedang21 4 3 4 4 3 4 4 4 3 1 3 3 81 tinggi22 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 49 rendah23 1 2 1 1 2 3 3 1 2 1 2 3 44 rendah24 2 3 3 4 4 4 2 2 2 1 2 3 72 sedang25 4 2 4 4 4 2 3 4 2 4 4 2 85 tinggi26 4 2 4 4 4 3 4 4 2 4 4 2 86 tinggi27 4 4 3 2 1 4 1 4 4 2 2 4 66 sedang28 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 4 3 81 tinggi29 4 2 4 4 4 1 2 4 2 4 4 2 80 tinggi30 2 2 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 57 rendah31 2 3 2 2 2 2 2 2 3 2 2 3 54 rendah32 1 2 4 3 2 3 2 1 2 3 3 2 59 rendah33 4 2 4 4 4 2 3 4 2 4 4 2 85 tinggi34 2 3 4 1 2 2 4 2 3 1 2 4 68 sedang35 2 4 2 2 3 3 4 2 4 3 1 2 66 sedang36 2 2 2 2 4 3 4 2 2 2 3 2 59 rendah37 3 3 3 3 3 3 1 3 3 2 3 3 68 sedang38 3 2 3 3 2 3 3 3 2 3 1 2 64 sedang39 3 1 2 1 4 3 1 3 1 4 3 1 61 sedang40 3 3 3 3 3 1 3 3 3 2 2 3 67 sedang

Page 133: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

116

No ButirRspdn1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

41 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 142 3 4 2 2 3 3 3 1 3 2 3 3 243 2 1 2 3 4 2 1 3 3 2 3 3 344 3 4 4 3 3 3 1 3 3 4 3 3 245 1 3 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 246 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 2 447 2 3 1 2 2 2 2 2 2 1 2 2 448 1 2 4 1 4 4 4 4 4 4 2 4 449 3 3 4 2 3 3 4 4 3 4 4 3 450 2 2 2 4 1 2 4 4 2 2 4 2 451 1 1 4 3 3 1 4 2 1 4 4 1 452 4 2 3 4 3 4 4 2 4 3 2 4 453 4 2 4 4 3 4 4 3 4 4 2 4 454 2 2 4 4 2 2 4 2 2 4 2 2 455 3 3 3 4 2 4 4 3 4 4 4 4 456 3 4 4 4 4 3 4 2 3 4 3 3 357 4 1 3 2 2 4 2 2 2 3 2 2 258 3 3 3 4 4 4 4 2 4 4 1 2 459 2 2 4 2 2 4 4 2 3 4 4 2 360 3 2 1 2 2 4 4 2 3 2 4 4 461 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 2 3 462 2 2 3 1 2 4 2 4 3 3 4 3 463 3 2 1 2 3 4 4 4 4 4 3 2 264 2 4 2 2 2 1 1 4 2 2 4 4 265 2 2 4 2 1 3 1 4 2 4 4 4 266 3 1 4 3 2 3 2 4 3 4 4 4 367 1 4 4 1 2 3 3 4 1 4 4 4 168 4 2 3 4 3 4 4 2 4 3 2 4 469 1 4 4 2 4 2 4 4 2 4 4 4 270 4 1 3 2 2 4 2 2 2 3 2 2 271 3 1 4 3 4 2 2 1 3 4 2 2 372 2 4 4 2 4 4 1 2 2 4 2 3 273 4 4 4 3 4 2 4 3 3 4 3 1 374 3 1 4 3 1 2 1 3 3 4 1 2 375 4 3 3 2 2 4 3 2 2 3 2 2 376 2 1 2 3 4 2 1 3 3 2 3 3 377 2 1 2 2 4 3 1 2 2 2 2 2 278 3 2 3 3 5 2 2 3 3 3 3 3 379 1 2 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 180 2 1 2 3 4 2 1 3 3 2 3 3 3

Page 134: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

117

No ButirRspdn14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 JML Aktfts

41 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 49 rendah42 3 4 3 3 3 2 1 3 4 3 3 4 70 sedang43 3 1 3 3 2 2 3 3 1 2 1 1 57 rendah44 3 4 3 3 4 4 3 3 1 3 1 1 72 sedang45 2 3 2 2 3 2 2 2 3 2 3 3 56 rendah46 2 2 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 56 rendah47 2 3 2 2 2 2 2 2 3 2 2 3 54 rendah48 4 2 4 4 4 3 4 4 2 4 4 2 83 tinggi49 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 4 3 81 tinggi50 2 2 2 2 4 3 4 2 2 2 4 2 66 sedang51 1 1 1 1 2 2 2 1 1 1 4 1 51 rendah52 4 2 4 4 4 1 2 4 2 4 4 2 80 tinggi53 4 2 4 4 4 2 3 4 2 4 4 2 85 tinggi54 2 2 2 2 4 4 2 2 2 2 4 2 66 sedang55 2 2 4 4 3 3 3 2 1 4 4 4 82 tinggi56 3 4 3 3 4 4 2 3 4 3 4 4 85 tinggi57 2 1 2 2 1 2 2 2 1 4 2 1 53 rendah58 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 88 tinggi59 3 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 83 tinggi60 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 83 tinggi61 3 2 1 4 4 4 2 2 3 4 3 4 79 tinggi62 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 83 tinggi63 3 4 3 4 2 2 4 4 4 4 4 4 80 tinggi64 2 4 2 2 2 2 4 2 4 1 1 4 62 sedang65 2 4 2 2 3 3 4 2 4 3 1 2 67 sedang66 3 4 3 3 1 1 4 3 4 3 2 1 72 sedang67 1 4 1 1 2 2 4 1 4 3 3 4 66 sedang68 4 2 4 4 4 1 2 4 2 4 4 2 80 tinggi69 2 4 2 2 3 3 4 2 4 2 2 1 72 sedang70 2 1 2 2 1 2 2 2 1 4 2 1 53 rendah71 3 1 3 3 2 2 1 3 1 2 2 1 58 rendah72 2 4 2 2 3 3 2 2 4 4 1 4 69 sedang73 3 4 3 3 3 3 3 3 4 2 4 4 81 tinggi74 3 1 3 3 2 4 3 3 1 2 1 1 58 rendah75 2 3 2 2 1 3 2 2 3 4 3 3 65 sedang76 3 1 3 3 2 2 3 3 1 2 1 1 57 rendah77 2 1 2 2 3 3 2 2 1 3 1 1 50 rendah78 3 2 3 3 1 1 3 3 2 2 2 2 65 sedang79 1 2 1 1 1 1 1 1 2 1 2 2 31 rendah80 3 1 3 3 2 2 3 3 1 2 1 1 57 rendah

Page 135: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

118

No ButirRspdn1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

81 1 3 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 282 2 4 4 3 3 2 4 3 3 4 3 3 383 2 4 4 2 2 4 1 2 2 4 2 2 284 2 1 1 4 4 4 1 4 4 1 4 4 485 1 1 1 1 1 4 2 1 1 1 1 1 186 4 1 2 4 4 4 4 4 4 2 4 4 487 4 1 3 2 2 4 2 2 2 3 2 2 288 1 2 2 1 1 4 4 1 1 2 1 1 189 3 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 3 390 2 2 3 2 2 4 4 2 2 3 2 2 291 3 3 3 4 4 4 2 4 4 4 4 4 492 2 3 3 4 4 1 3 4 4 3 4 4 293 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 3 494 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 395 2 3 3 2 2 2 4 2 2 3 2 2 296 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 297 4 4 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 398 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 299 2 1 1 4 4 4 1 4 4 1 4 4 4100 1 1 1 1 1 4 2 1 1 1 1 1 1101 2 4 4 2 4 4 1 2 2 4 2 3 2102 4 4 4 3 4 2 4 3 3 4 3 1 3103 3 1 4 3 4 2 1 3 3 4 1 2 3104 1 1 1 1 1 4 2 1 1 1 1 1 1105 2 1 2 3 4 2 1 3 3 2 3 3 3106 2 1 2 2 4 3 1 2 2 2 2 2 2107 3 2 3 3 4 2 2 3 3 3 3 3 3108 1 2 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1109 2 1 2 3 4 2 1 3 3 2 3 3 3110 1 3 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2111 2 4 4 3 3 2 4 3 3 4 3 3 3112 2 4 4 2 2 4 1 2 2 4 2 2 2113 2 1 1 4 4 4 1 4 4 1 4 4 4114 1 1 1 1 1 4 2 1 1 1 1 1 1115 4 3 3 1 1 2 3 1 1 3 1 1 2116 3 3 3 1 1 3 3 1 1 3 1 1 4117 4 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 4118 2 2 2 3 3 4 1 3 3 2 3 3 4119 2 4 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2120 4 1 3 4 4 4 3 4 4 3 4 4 2

Page 136: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

119

No ButirRspdn14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Jml Aktfts

81 2 3 2 2 3 2 2 2 3 2 3 3 56 rendah82 3 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 4 81 tinggi83 2 4 2 2 4 2 2 2 4 4 1 4 66 sedang84 4 1 4 4 1 4 4 4 1 4 1 1 71 sedang85 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4 2 1 33 rendah86 4 1 4 4 1 4 4 4 1 4 4 1 81 tinggi87 2 1 2 2 1 2 2 2 1 4 2 1 53 rendah88 1 2 1 1 2 1 1 1 2 4 4 2 44 rendah89 2 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 3 87 tinggi90 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 4 2 59 rendah91 3 3 3 3 4 4 3 3 3 4 2 4 86 tinggi92 4 3 4 4 3 4 4 4 3 1 3 3 81 tinggi93 3 3 3 4 4 4 1 2 2 4 4 4 85 tinggi94 3 2 3 3 2 3 3 3 2 3 3 2 70 sedang95 2 3 2 2 3 2 2 2 3 2 4 3 61 sedang96 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 49 rendah97 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 4 4 85 tinggi98 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 49 rendah99 4 1 4 4 1 4 4 4 1 4 1 1 71 sedang100 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4 2 1 33 rendah101 2 4 2 2 3 3 2 2 4 4 1 4 69 sedang102 3 4 3 3 3 3 3 3 4 2 4 4 81 tinggi103 3 1 3 3 2 2 3 3 1 2 1 1 59 rendah104 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4 2 1 33 rendah105 3 1 3 3 2 2 3 3 1 2 1 1 57 rendah106 2 1 2 2 3 3 2 2 1 3 1 1 50 rendah107 3 2 3 3 1 1 3 3 2 2 2 2 64 sedang108 1 2 1 1 1 1 1 1 2 1 2 2 31 rendah109 3 1 3 3 2 2 3 3 1 2 1 1 57 rendah110 2 3 2 2 3 2 2 2 3 2 3 3 56 rendah111 3 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 4 81 tinggi112 2 4 2 2 4 2 2 2 4 4 1 4 66 sedang113 4 1 4 4 1 4 4 4 1 4 1 1 71 sedang114 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4 2 1 33 rendah115 1 3 1 1 3 1 1 1 3 2 3 3 50 rendah116 1 3 1 1 3 1 1 1 3 3 3 3 52 rendah117 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 52 rendah118 3 2 3 3 2 3 3 3 2 4 1 2 66 sedang119 2 4 2 2 4 2 2 2 4 3 2 4 62 sedang120 4 1 4 4 4 4 4 4 1 4 3 1 82 tinggi

Page 137: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

120

No ButirRspdn1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

121 3 3 2 3 3 2 2 3 3 2 3 3 3122 1 3 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 2123 4 3 3 2 2 4 3 2 2 3 2 2 3124 2 3 3 4 4 1 3 4 4 3 4 4 2125 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1126 3 4 2 2 3 3 3 1 3 2 3 3 2127 2 2 4 2 1 3 1 4 2 4 4 4 2128 3 4 4 3 3 3 1 3 3 4 3 3 2129 4 2 4 4 3 4 4 3 4 4 2 4 4130 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 2 4131 2 3 1 2 2 2 2 2 2 1 2 2 4132 4 2 4 1 4 4 4 4 4 4 2 4 4133 3 3 4 2 3 3 4 4 3 4 4 3 4134 2 2 2 4 1 2 4 4 2 2 4 2 4135 1 1 4 3 3 1 4 2 1 4 4 1 4136 4 2 3 4 3 4 4 2 4 3 2 4 4137 4 2 4 4 3 4 4 3 4 4 2 4 4138 2 2 4 4 2 2 4 2 2 4 2 2 4139 3 3 3 4 2 4 4 3 4 4 4 4 4140 3 4 4 4 4 3 4 2 3 4 3 3 3141 1 2 2 4 4 4 4 1 4 4 2 4 4142 1 2 2 4 4 4 4 2 4 4 1 2 2143 2 2 3 2 2 4 4 2 3 4 4 2 2144 3 3 3 2 2 4 4 2 4 2 4 4 4145 2 3 3 3 3 4 3 4 4 4 2 1 4146 3 4 3 1 2 2 2 1 4 3 2 3 1147 4 4 4 2 3 1 2 4 2 4 3 4 1148 2 1 2 2 2 1 1 2 2 2 4 4 2149 2 2 4 2 1 3 1 4 2 4 4 3 2150 3 1 3 3 2 3 2 2 3 3 4 3 3151 1 4 1 1 2 3 3 2 1 1 3 4 1152 4 2 3 4 3 4 4 2 4 3 2 4 4153 1 2 4 2 1 2 2 3 2 4 1 2 2154 2 3 4 3 3 2 3 1 3 4 2 2 3155 2 3 3 4 4 1 3 4 4 3 4 4 2156 2 3 3 1 1 2 3 1 1 3 1 1 2157 3 3 3 1 1 3 3 1 1 3 1 1 2158 4 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1159 2 2 2 3 3 3 1 3 3 2 3 3 4160 2 1 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2

Page 138: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

121

No ButirRspdn14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Jml Aktfts

121 3 3 3 3 4 1 3 3 3 2 2 3 68 sedang122 4 3 4 4 2 3 4 4 3 1 4 3 82 tinggi123 2 3 2 2 1 3 2 2 3 4 3 3 65 sedang124 4 3 4 4 3 4 4 4 3 1 3 3 81 tinggi125 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 49 rendah126 3 4 3 3 3 2 1 3 4 3 3 4 70 sedang127 2 4 2 2 3 3 4 2 4 3 1 2 67 sedang128 3 4 3 3 4 3 3 3 1 3 1 2 72 sedang129 4 2 4 4 4 2 3 4 2 4 4 2 85 tinggi130 2 2 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 56 rendah131 2 3 2 2 2 2 2 2 3 2 2 3 54 rendah132 4 2 4 4 4 3 4 4 2 4 4 2 86 tinggi133 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 4 3 81 tinggi134 2 2 2 2 4 3 4 2 2 2 4 2 67 sedang135 1 1 1 1 2 2 2 1 1 1 4 1 51 rendah136 4 2 4 4 4 1 2 4 2 4 4 2 80 tinggi137 4 2 4 4 4 2 3 4 2 4 4 2 85 tinggi138 2 2 2 2 4 4 2 2 2 2 4 2 66 sedang139 2 2 3 1 3 3 3 3 3 4 4 4 81 tinggi140 3 4 3 3 4 4 2 3 4 3 4 4 85 tinggi141 3 3 3 3 4 4 2 3 3 4 4 4 81 tinggi142 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 82 tinggi143 3 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 81 tinggi144 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 87 tinggi145 2 3 3 4 4 4 2 2 2 1 2 3 72 sedang146 4 4 3 2 1 4 1 4 4 2 2 4 66 sedang147 2 3 4 1 2 2 4 2 3 1 2 4 68 sedang148 2 1 2 2 2 2 2 2 3 1 1 1 48 rendah149 2 4 2 2 3 3 4 2 4 3 1 2 66 sedang150 3 2 3 3 1 1 2 3 1 2 2 1 59 rendah151 1 1 1 1 2 2 2 1 2 3 3 4 50 rendah152 4 2 4 4 4 1 2 4 2 4 4 2 80 tinggi153 2 3 2 2 3 3 3 2 4 2 2 2 58 rendah154 3 3 3 3 3 3 1 3 3 2 3 3 68 sedang155 4 3 4 4 3 4 4 4 3 1 3 3 81 tinggi156 1 3 1 1 3 1 1 1 3 2 3 3 47 rendah157 1 3 1 1 3 1 1 1 3 3 3 3 50 rendah158 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 49 rendah159 3 2 3 3 2 3 3 3 2 3 1 2 64 sedang160 2 3 2 2 3 2 2 2 4 3 2 1 54 rendah

Page 139: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

122

No ButirRspdn1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

161 4 1 3 3 2 4 3 1 3 3 1 4 2162 3 3 2 3 3 2 2 3 3 2 3 3 3163 1 3 3 4 4 1 2 4 4 3 4 4 2164 4 3 3 2 2 2 3 2 2 3 2 2 3165 2 3 3 4 4 1 3 4 4 3 4 4 2166 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1167 3 3 2 2 3 3 3 1 3 2 3 3 2168 1 3 2 2 1 1 2 3 1 2 1 1 2169 3 4 3 3 3 3 1 3 3 3 3 3 2170 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 2171 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 2 5172 2 3 1 2 2 2 2 2 2 1 2 2 4173 2 2 4 1 1 4 3 2 1 4 2 3 2174 3 3 1 2 3 3 2 3 3 1 1 3 4175 2 2 2 1 1 2 4 4 2 2 3 2 2176 1 1 2 3 3 1 3 2 1 2 1 1 2177 4 2 3 4 3 4 4 2 4 3 2 4 4178 1 2 4 4 3 2 3 3 2 4 2 4 1179 2 2 4 1 2 2 4 2 2 4 2 2 3180 2 2 4 1 2 2 4 3 4 4 1 2 3181 3 3 3 2 1 3 4 2 3 3 3 3 3182 4 4 2 3 4 4 1 1 4 2 2 4 4183 4 2 4 3 2 4 4 2 4 4 1 2 4184 2 4 4 2 2 3 4 2 2 4 4 4 1185 1 1 2 2 2 4 4 2 2 2 1 4 3186 2 2 4 3 3 1 3 2 3 4 2 1 2187 4 4 3 1 2 4 2 3 2 3 4 3 3188 1 1 4 2 3 2 3 4 3 4 3 4 2189 2 2 2 2 2 1 1 3 2 2 4 4 2190 2 2 4 2 1 3 1 4 2 4 4 1 2191 3 1 1 3 2 3 2 4 3 1 2 1 3192 1 3 3 1 2 3 3 1 1 3 2 3 1193 4 2 3 4 3 4 4 2 4 3 2 4 4194 1 3 4 2 2 2 3 4 2 4 2 3 2195 2 3 4 3 1 4 3 3 3 4 1 2 3196 3 1 2 3 4 3 2 1 3 2 2 2 3197 2 1 2 2 1 4 1 2 2 2 2 3 2198 4 2 2 3 4 2 3 3 3 2 3 1 3199 3 1 2 3 1 2 1 3 3 2 1 2 3200 4 2 3 4 3 4 4 2 4 3 2 4 4

Page 140: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

123

No ButirRspdn14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Jml Aktfts

161 3 1 2 1 4 3 1 3 1 4 3 1 61 sedang162 3 3 3 3 3 1 3 3 3 2 2 3 67 sedang163 4 3 4 4 2 3 4 4 2 1 1 1 72 sedang164 2 3 2 2 1 3 2 2 3 2 3 3 61 sedang165 4 3 4 4 3 4 4 4 3 1 3 3 81 tinggi166 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 49 rendah167 3 3 3 3 3 2 1 3 4 3 3 3 67 sedang168 1 2 1 1 2 3 3 1 2 1 2 3 44 rendah169 3 2 3 3 1 4 3 3 1 3 1 4 68 sedang170 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 67 sedang171 2 2 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 57 rendah172 2 3 2 2 2 2 2 2 3 2 2 3 54 rendah173 1 2 4 3 2 3 2 1 2 3 3 2 59 rendah174 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 66 sedang175 2 2 2 2 4 3 4 2 2 2 3 2 59 rendah176 1 1 1 1 2 2 2 1 1 1 3 1 40 rendah177 4 2 4 4 4 1 2 4 2 4 4 2 80 tinggi178 2 2 3 4 1 2 3 2 2 2 3 2 63 sedang179 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 4 2 57 rendah180 4 1 2 3 3 3 3 4 1 2 4 2 66 sedang181 3 3 3 3 4 4 2 3 1 3 4 3 72 sedang182 4 4 4 4 4 4 1 4 4 4 1 4 81 tinggi183 4 1 4 4 4 3 2 4 4 4 4 2 80 tinggi184 2 4 3 4 1 2 2 2 4 3 4 3 72 sedang185 2 1 4 3 2 1 2 2 2 4 4 1 58 rendah186 3 4 1 2 3 4 2 3 3 1 3 2 63 sedang187 2 4 1 4 3 2 3 2 4 4 2 3 72 sedang188 3 4 1 2 2 2 4 3 4 2 3 1 67 sedang189 2 2 2 2 2 2 3 2 4 1 1 2 54 rendah190 2 4 2 2 3 3 4 2 4 3 1 2 64 sedang191 3 4 3 3 1 1 4 3 3 3 1 1 59 rendah192 1 4 1 1 2 2 1 1 1 3 3 3 50 rendah193 4 2 4 4 4 1 2 4 2 4 4 2 80 tinggi194 2 4 2 2 3 3 4 2 1 2 3 3 65 sedang195 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2 72 sedang196 3 1 3 3 2 2 1 3 1 3 2 1 56 rendah197 2 3 2 2 3 3 2 2 2 4 1 1 53 rendah198 3 4 3 3 3 3 3 3 1 2 3 2 68 sedang199 3 1 3 3 2 2 3 3 1 2 1 1 52 rendah200 4 2 4 4 4 1 2 4 2 4 4 2 80 tinggi

Page 141: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

124

No ButirRspdn1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

201 2 1 2 3 4 2 1 3 3 2 3 3 3202 2 1 2 2 1 3 1 2 2 2 2 2 2203 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3204 1 2 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1205 1 1 2 1 1 2 4 1 1 2 1 1 1206 1 3 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2207 2 4 4 3 3 2 4 3 3 4 3 3 3208 2 3 1 2 2 2 1 2 2 1 2 2 2209 2 1 1 3 4 1 1 2 4 1 4 4 4210 1 1 1 1 1 4 2 1 1 1 1 1 1211 3 1 2 4 3 3 1 2 3 2 3 3 3212 4 4 3 4 1 4 2 1 4 3 2 4 4213 4 2 1 4 3 4 4 2 4 1 1 2 4214 3 3 3 2 2 4 4 2 3 4 4 3 3215 2 3 3 2 2 4 4 2 4 2 4 4 4216 2 2 3 3 3 4 3 4 4 4 2 3 4217 2 2 3 1 2 4 2 4 3 3 4 3 4218 2 2 3 2 3 4 3 4 4 4 3 4 4219 2 1 2 2 2 1 1 2 2 2 4 4 2220 2 2 4 2 1 3 1 4 2 4 4 2 2221 3 1 4 3 2 3 2 4 3 4 4 4 3222 1 4 4 1 2 3 3 4 1 4 4 4 1223 1 1 2 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4224 4 1 3 2 2 4 2 2 2 3 2 2 2225 1 2 2 1 1 4 4 1 1 2 1 1 1226 2 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 2227 2 2 3 2 2 4 4 2 2 3 2 2 2228 3 3 3 4 4 4 2 4 3 4 4 3 4229 1 3 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 2230 1 2 2 1 1 4 4 1 1 2 1 1 1231 1 2 2 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4232 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3233 2 3 3 2 2 2 4 2 2 3 2 2 2234 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2235 4 4 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3236 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2

Page 142: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

125

No ButirRspdn14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Jml Aktfts

201 3 1 3 3 2 2 3 3 1 2 1 1 57 rendah202 2 1 2 2 3 3 2 2 1 3 1 1 47 rendah203 3 2 3 3 1 1 3 3 2 2 2 2 63 sedang204 1 2 1 1 1 1 1 1 2 1 2 2 31 rendah205 1 2 1 1 4 1 1 1 4 2 4 1 42 rendah206 2 3 2 2 3 2 2 2 3 2 3 3 56 rendah207 3 4 3 3 4 3 3 3 4 2 4 4 81 tinggi208 2 4 2 2 4 2 2 2 1 2 1 3 51 rendah209 4 1 4 4 1 4 2 3 1 1 1 1 59 rendah210 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4 2 1 33 rendah211 3 4 3 3 4 4 2 3 4 3 1 1 68 sedang212 4 4 4 4 4 4 1 4 4 4 2 4 83 tinggi213 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 2 80 tinggi214 3 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 85 tinggi215 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 86 tinggi216 2 2 3 4 4 4 2 2 3 4 3 4 78 tinggi217 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 83 tinggi218 4 4 4 4 2 2 4 4 4 4 3 4 85 tinggi219 2 1 2 2 2 2 2 2 3 1 1 1 48 rendah220 2 4 2 2 3 3 4 2 4 3 1 2 65 sedang221 3 4 3 3 1 1 4 3 4 3 2 1 72 sedang222 1 4 1 1 2 2 4 1 4 3 3 4 66 sedang223 4 1 4 4 1 1 1 4 1 4 4 1 72 sedang224 2 1 2 2 1 2 2 2 1 4 2 1 53 rendah225 1 2 1 1 2 1 1 1 2 4 4 2 44 rendah226 1 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 3 85 tinggi227 2 2 2 2 2 2 2 1 2 4 4 2 59 rendah228 3 3 3 4 4 4 3 3 3 4 2 4 85 tinggi229 2 3 2 2 3 2 2 2 3 2 3 3 56 rendah230 1 2 1 1 2 1 1 1 2 4 4 2 44 rendah231 1 2 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 85 tinggi232 3 2 4 3 2 3 3 3 2 3 3 2 71 sedang233 2 2 4 2 3 2 2 2 3 2 4 3 62 sedang234 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 51 rendah235 3 2 4 3 4 3 3 3 4 3 4 4 84 tinggi236 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 51 rendah

Page 143: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

126

Lampiran 16:

Desain Data Prestasi

tinggi sedang rendah

5,75 7,00 8,25 4,75 6,25 7,50 3,00 6,00 7,005,75 7,50 8,50 5,00 6,25 7,75 3,75 6,00 7,006,00 7,50 8,50 5,00 6,50 8,00 4,00 6,00 7,00

S 6,00 7,25 8,50 5,25 6,50 8,00 4,25 6,00 7,00T 6,00 7,75 8,50 5,75 6,50 8,25 4,25 6,00 7,25A 6,25 7,75 8,50 5,75 6,50 8,25 4,50 6,25 7,75D 6,50 8,00 8,75 6,00 6,75 8,75 4,75 6,25 7,75

6,50 8,00 8,75 6,00 6,75 8,75 4,75 6,25 7,756,50 8,00 8,75 6,00 7,25 8,75 5,00 6,50 8,006,75 8,25 8,75 6,00 7,25 9,00 5,00 6,50 8,006,75 8,25 9,00 6,00 7,25 9,25 5,25 6,50 8,006,75 8,25 9,00 6,25 7,25 5,25 6,75 8,257,00 8,25 9,50 6,25 7,50 5,50 6,75 8,25

5,75 6,75 8,756,00 7,00

K 4,25 6,00 7,75 3,75 6,25 7,25 3,50 5,25 6,75O 4,50 6,25 7,75 4,25 6,25 7,25 3,75 5,50 6,75N 4,75 6,25 8,00 4,75 6,50 7,50 3,75 5,75 6,75V 5,00 6,50 8,00 4,75 6,50 7,50 4,25 6,00 6,75E 5,25 6,50 8,00 5,25 6,50 7,50 4,25 6,00 7,00N 5,25 6,75 8,25 5,75 6,50 7,50 4,50 6,00 7,00S 5,50 7,00 8,25 6,00 6,75 7,75 4,50 6,25 7,25I 5,75 7,25 8,25 6,00 6,75 7,75 4,50 6,25 7,25O 5,75 7,25 8,50 6,00 7,00 8,00 4,50 6,25 7,25N 6,00 7,50 9,00 6,00 7,25 8,00 4,75 6,25 7,50A 6,00 7,50 9,25 6,00 7,25 8,25 4,75 6,50 7,50L 6,00 7,50 9,75 6,00 7,25 4,75 6,50 7,75

6,00 7,75 9,75 5,00 6,50 8,255,25 6,50 9,00

Page 144: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

127

Lampiran 17:

DESCRIPTIVE STATISTICS PRESTASI

Descriptive Statistics: Eksperimen Sum ofVariable N N* Mean SE Mean StDev Variance Sum Squares

Eksp 120 0 6,888 0,122 1,339 1,782 826,500 5905,750

Descriptive Statistics: Kontrol Sum ofVariable N N* Mean SE Mean StDev Variance Sum Squares

Kontrol 116 0 6,468 0,125 1,345 1,808 750,250 5060,133

Descriptive Statistics: Aktivitas tinggi Sum ofVariable N N* Mean SE Mean StDev Variance Sum Squares

Tinggi 78 0 7,282 0,147 1,296 1,681 568,000 4265,625

Descriptive Statistics: Aktifitas sedang Sum ofVariable N N* Mean SE Mean StDev Variance Sum Squares

Sedang 72 0 6,726 0,136 1,151 1,324 484,250 3350,938

Descriptive Statistics: Aktifitas rendah Sum of Variable N N* Mean SE Mean StDev Variance Sum Squares

Rendah 86 0 6,099 0,144 1,331 1,772 524,500 3349,500

Page 145: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

128

Lampiran 18:

UJI PRASYARAT

1. UJI NORMALITAS

Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah sampel penelitian ini dari

populasi berdistribusi normal atau tidak. Statistik uji yang digunakan adalah:

metode Liliefors

A. Uji Normalitas Kelompok Eksperimen :

(1). Hipotesis:

H0: sampel berasal dari populasi berdistribusi normal

H1: sampel tidak berasal dari populasi berdistribusi normal

(2). = 0,05

(3). Statistik Uji yang digunakan:

L = Maks ii zSzF

(4). Komputasi:

Berdasarkan data induk penelitian diperoleh data sebagai berikut:

X = 826,500 N = 120 X = 6,888 s = 1,339

L = Maks ii zSzF = 0,0639

(5). Daerah Kritik:

L0.05;120 = 0,0809

DK = 0,0809L L

L0bs = DK

(6). Keputusan Uji : H0 diterima

Page 146: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

129

(7). Kesimpulan : Sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal.

Uji Normalitas Kelompok Eksperimen :

No Xizi =

F(zi)S(zi) / F(zi)-S(zi) /

1 3,00 -2,9041 0,0018 0,0083 0,0065

2 3,75 -2,3439 0,0095 0,0167 0,0071

3 4,00 -2,1571 0,0155 0,0250 0,0095

4 4,25 -1,9703 0,0244 0,0417 0,0173

5 4,25 -1,9703 0,0244 0,0417 0,0173

6 4,50 -1,7836 0,0372 0,0500 0,0128

7 4,75 -1,5968 0,0552 0,0750 0,01988 4,75 -1,5968 0,0552 0,0750 0,0198

9 4,75 -1,5968 0,0552 0,0750 0,0198

10 5,00 -1,4101 0,0793 0,1083 0,0291

11 5,00 -1,4101 0,0793 0,1083 0,0291

12 5,00 -1,4101 0,0793 0,1083 0,0291

13 5,00 -1,4101 0,0793 0,1083 0,0291

14 5,25 -1,2233 0,1106 0,1333 0,022715 5,25 -1,2233 0,1106 0,1333 0,022716 5,25 -1,2233 0,1106 0,1333 0,0227

17 5,50 -1,0365 0,1500 0,1417 0,0083

18 5,75 -0,8498 0,1977 0,1833 0,0144

19 5,75 -0,8498 0,1977 0,1833 0,0144

20 5,75 -0,8498 0,1977 0,1833 0,0144

21 5,75 -0,8498 0,1977 0,1833 0,0144

22 5,75 -0,8498 0,1977 0,1833 0,0144

23 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,046324 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,046325 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,046326 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,0463

27 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,046328 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,0463

s

XX i

Page 147: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

130

29 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,046330 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,0463

31 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,0463

32 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,0463

33 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,0463

34 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,046335 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,0463

36 6,00 -0,6630 0,2537 0,3000 0,0463

37 6,25 -0,4762 0,3170 0,3667 0,049738 6,25 -0,4762 0,3170 0,3667 0,049739 6,25 -0,4762 0,3170 0,3667 0,0497

40 6,25 -0,4762 0,3170 0,3667 0,0497

41 6,25 -0,4762 0,3170 0,3667 0,0497

42 6,25 -0,4762 0,3170 0,3667 0,049743 6,25 -0,4762 0,3170 0,3667 0,049744 6,25 -0,4762 0,3170 0,3667 0,049745 6,50 -0,2895 0,3861 0,4500 0,0639

46 6,50 -0,2895 0,3861 0,4500 0,0639

47 6,50 -0,2895 0,3861 0,4500 0,0639

48 6,50 -0,2895 0,3861 0,4500 0,063949 6,50 -0,2895 0,3861 0,4500 0,063950 6,50 -0,2895 0,3861 0,4500 0,0639

51 6,50 -0,2895 0,3861 0,4500 0,063952 6,50 -0,2895 0,3861 0,4500 0,0639

53 6,50 -0,2895 0,3861 0,4500 0,063954 6,50 -0,2895 0,3861 0,4500 0,063955 6,75 -0,1027 0,4591 0,5167 0,0576

56 6,75 -0,1027 0,4591 0,5167 0,057657 6,75 -0,1027 0,4591 0,5167 0,057658 6,75 -0,1027 0,4591 0,5167 0,0576

59 6,75 -0,1027 0,4591 0,5167 0,0576

60 6,75 -0,1027 0,4591 0,5167 0,0576

61 6,75 -0,1027 0,4591 0,5167 0,0576

62 6,75 -0,1027 0,4591 0,5167 0,0576

63 7,00 0,0840 0,5335 0,5750 0,0415

64 7,00 0,0840 0,5335 0,5750 0,041565 7,00 0,0840 0,5335 0,5750 0,041566 7,00 0,0840 0,5335 0,5750 0,0415

Page 148: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

131

67 7,00 0,0840 0,5335 0,5750 0,0415

68 7,00 0,0840 0,5335 0,5750 0,0415

69 7,00 0,0840 0,5335 0,5750 0,0415

70 7,25 0,2708 0,6067 0,6250 0,0183

71 7,25 0,2708 0,6067 0,6250 0,0183

72 7,25 0,2708 0,6067 0,6250 0,018373 7,25 0,2708 0,6067 0,6250 0,0183

74 7,25 0,2708 0,6067 0,6250 0,0183

75 7,25 0,2708 0,6067 0,6250 0,018376 7,50 0,4576 0,6764 0,6583 0,018077 7,50 0,4576 0,6764 0,6583 0,0180

78 7,50 0,4576 0,6764 0,6583 0,0180

79 7,50 0,4576 0,6764 0,6583 0,0180

80 7,75 0,6443 0,7403 0,7083 0,0320

81 7,75 0,6443 0,7403 0,7083 0,032082 7,75 0,6443 0,7403 0,7083 0,032083 7,75 0,6443 0,7403 0,7083 0,0320

84 7,75 0,6443 0,7403 0,7083 0,0320

85 7,75 0,6443 0,7403 0,7083 0,0320

86 8,00 0,8311 0,7970 0,7750 0,022087 8,00 0,8311 0,7970 0,7750 0,022088 8,00 0,8311 0,7970 0,7750 0,022089 8,00 0,8311 0,7970 0,7750 0,022090 8,00 0,8311 0,7970 0,7750 0,0220

91 8,00 0,8311 0,7970 0,7750 0,022092 8,00 0,8311 0,7970 0,7750 0,0220

93 8,00 0,8311 0,7970 0,7750 0,0220

94 8,25 1,0179 0,8456 0,8500 0,004495 8,25 1,0179 0,8456 0,8500 0,004496 8,25 1,0179 0,8456 0,8500 0,004497 8,25 1,0179 0,8456 0,8500 0,004498 8,25 1,0179 0,8456 0,8500 0,004499 8,25 1,0179 0,8456 0,8500 0,0044

100 8,25 1,0179 0,8456 0,8500 0,0044101 8,25 1,0179 0,8456 0,8500 0,0044102 8,25 1,0179 0,8456 0,8500 0,0044103 8,50 1,2046 0,8858 0,8917 0,0058104 8,50 1,2046 0,8858 0,8917 0,0058

Page 149: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

132

105 8,50 1,2046 0,8858 0,8917 0,0058106 8,50 1,2046 0,8858 0,8917 0,0058

107 8,50 1,2046 0,8858 0,8917 0,0058

108 8,75 1,3914 0,9179 0,9583 0,0404109 8,75 1,3914 0,9179 0,9583 0,0404110 8,75 1,3914 0,9179 0,9583 0,0404

111 8,75 1,3914 0,9179 0,9583 0,0404112 8,75 1,3914 0,9179 0,9583 0,0404

113 8,75 1,3914 0,9179 0,9583 0,0404

114 8,75 1,3914 0,9179 0,9583 0,0404

115 8,75 1,3914 0,9179 0,9583 0,0404

116 9,00 1,5781 0,9427 0,9833 0,0406117 9,00 1,5781 0,9427 0,9833 0,0406

118 9,00 1,5781 0,9427 0,9833 0,0406

119 9,25 1,7649 0,9612 0,9917 0,0305

120 9,50 1,9517 0,9745 1,0000 0,0255

B. Uji Normalitas Kelompok Kontrol

(1). Hipotesis:

H0: sampel berasal dari populasi berdistribusi normal

H1: sampel tidak berasal dari populasi berdistribusi normal

(2). = 0,05

(3). Statistik Uji yang digunakan:

L = Maks ii zSzF

(4). Komputasi:

Berdasarkan data induk penelitian diperoleh data sebagai berikut:

X = 750,250 N = 116 X = 6,468 s = 1,345

L = Maks ii zSzF = 0,0631

Page 150: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

133

(5). Daerah Kritik:

L0.05;116 = 0,0823

DK = 0,0823L L

L0bs = 0,0737 DK

(6). Keputusan Uji : H0 diterima

(7). Kesimpulan : Sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal.

Uji Normalitas Kelompok Kontrol :

No Xizi =

F(zi)S(zi) / F(zi)-S(zi) /

1 3,50 -2,2070 0,0137 0,0086 0,0050

2 3,75 -2,0210 0,0216 0,0345 0,0128

3 3,75 -2,0210 0,0216 0,0345 0,0128

4 3,75 -2,0210 0,0216 0,0345 0,0128

5 4,25 -1,6492 0,0496 0,0690 0,0194

6 4,25 -1,6492 0,0496 0,0690 0,0194

7 4,25 -1,6492 0,0496 0,0690 0,0194

8 4,25 -1,6492 0,0496 0,0690 0,0194

9 4,50 -1,4633 0,0717 0,1121 0,0404

10 4,50 -1,4633 0,0717 0,1121 0,0404

11 4,50 -1,4633 0,0717 0,1121 0,0404

12 4,50 -1,4633 0,0717 0,1121 0,0404

13 4,50 -1,4633 0,0717 0,1121 0,0404

14 4,75 -1,2774 0,1007 0,1638 0,0631

15 4,75 -1,2774 0,1007 0,1638 0,0631

16 4,75 -1,2774 0,1007 0,1638 0,0631

17 4,75 -1,2774 0,1007 0,1638 0,0631

18 4,75 -1,2774 0,1007 0,1638 0,0631

19 4,75 -1,2774 0,1007 0,1638 0,0631

20 5,00 -1,0915 0,1375 0,1810 0,0435

21 5,00 -1,0915 0,1375 0,1810 0,0435

22 5,25 -0,9055 0,1826 0,2241 0,0415

23 5,25 -0,9055 0,1826 0,2241 0,0415

s

XX i

Page 151: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

134

24 5,25 -0,9055 0,1826 0,2241 0,0415

25 5,25 -0,9055 0,1826 0,2241 0,0415

26 5,25 -0,9055 0,1826 0,2241 0,0415

27 5,50 -0,7196 0,2359 0,2414 0,0055

28 5,50 -0,7196 0,2359 0,2414 0,0055

29 5,75 -0,5337 0,2968 0,2759 0,0209

30 5,75 -0,5337 0,2968 0,2759 0,0209

31 5,75 -0,5337 0,2968 0,2759 0,0209

32 5,75 -0,5337 0,2968 0,2759 0,0209

33 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

34 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

35 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

36 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

37 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

38 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

39 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

40 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

41 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

42 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

43 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

44 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

45 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

46 6,00 -0,3478 0,3640 0,3966 0,0326

47 6,25 -0,1619 0,4357 0,4655 0,0298

48 6,25 -0,1619 0,4357 0,4655 0,0298

49 6,25 -0,1619 0,4357 0,4655 0,0298

50 6,25 -0,1619 0,4357 0,4655 0,0298

51 6,25 -0,1619 0,4357 0,4655 0,0298

52 6,25 -0,1619 0,4357 0,4655 0,0298

53 6,25 -0,1619 0,4357 0,4655 0,0298

54 6,25 -0,1619 0,4357 0,4655 0,0298

55 6,50 0,0240 0,5096 0,5517 0,0421

56 6,50 0,0240 0,5096 0,5517 0,0421

57 6,50 0,0240 0,5096 0,5517 0,0421

58 6,50 0,0240 0,5096 0,5517 0,0421

59 6,50 0,0240 0,5096 0,5517 0,0421

60 6,50 0,0240 0,5096 0,5517 0,0421

Page 152: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

135

61 6,50 0,0240 0,5096 0,5517 0,0421

62 6,50 0,0240 0,5096 0,5517 0,0421

63 6,50 0,0240 0,5096 0,5517 0,0421

64 6,50 0,0240 0,5096 0,5517 0,0421

65 6,75 0,2100 0,5831 0,6121 0,0289

66 6,75 0,2100 0,5831 0,6121 0,0289

67 6,75 0,2100 0,5831 0,6121 0,0289

68 6,75 0,2100 0,5831 0,6121 0,0289

69 6,75 0,2100 0,5831 0,6121 0,0289

70 6,75 0,2100 0,5831 0,6121 0,0289

71 6,75 0,2100 0,5831 0,6121 0,0289

72 7,00 0,3959 0,6539 0,6466 0,0073

73 7,00 0,3959 0,6539 0,6466 0,0073

74 7,00 0,3959 0,6539 0,6466 0,0073

75 7,00 0,3959 0,6539 0,6466 0,0073

76 7,25 0,5818 0,7196 0,7328 0,0131

77 7,25 0,5818 0,7196 0,7328 0,0131

78 7,25 0,5818 0,7196 0,7328 0,0131

79 7,25 0,5818 0,7196 0,7328 0,0131

80 7,25 0,5818 0,7196 0,7328 0,0131

81 7,25 0,5818 0,7196 0,7328 0,0131

82 7,25 0,5818 0,7196 0,7328 0,0131

83 7,25 0,5818 0,7196 0,7328 0,0131

84 7,25 0,5818 0,7196 0,7328 0,0131

85 7,25 0,5818 0,7196 0,7328 0,0131

86 7,50 0,7677 0,7787 0,8103 0,0317

87 7,50 0,7677 0,7787 0,8103 0,0317

88 7,50 0,7677 0,7787 0,8103 0,0317

89 7,50 0,7677 0,7787 0,8103 0,0317

90 7,50 0,7677 0,7787 0,8103 0,0317

91 7,50 0,7677 0,7787 0,8103 0,0317

92 7,50 0,7677 0,7787 0,8103 0,0317

93 7,50 0,7677 0,7787 0,8103 0,0317

94 7,50 0,7677 0,7787 0,8103 0,0317

95 7,75 0,9536 0,8299 0,8621 0,0322

96 7,75 0,9536 0,8299 0,8621 0,0322

97 7,75 0,9536 0,8299 0,8621 0,0322

Page 153: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

136

98 7,75 0,9536 0,8299 0,8621 0,0322

99 7,75 0,9536 0,8299 0,8621 0,0322

100 7,75 0,9536 0,8299 0,8621 0,0322

101 8,00 1,1395 0,8728 0,9052 0,0324

102 8,00 1,1395 0,8728 0,9052 0,0324

103 8,00 1,1395 0,8728 0,9052 0,0324

104 8,00 1,1395 0,8728 0,9052 0,0324

105 8,00 1,1395 0,8728 0,9052 0,0324

106 8,25 1,3255 0,9075 0,9483 0,0408

107 8,25 1,3255 0,9075 0,9483 0,0408

108 8,25 1,3255 0,9075 0,9483 0,0408

109 8,25 1,3255 0,9075 0,9483 0,0408

110 8,25 1,3255 0,9075 0,9483 0,0408

111 8,50 1,5114 0,9347 0,9569 0,0222

112 9,00 1,8832 0,9702 0,9741 0,0040

113 9,00 1,8832 0,9702 0,9741 0,0040

114 9,25 2,0691 0,9807 0,9828 0,0020

115 9,75 2,4410 0,9927 1,0000 0,0073

116 9,75 2,4410 0,9927 1,0000 0,0073

C. Uji Normalitas Kelompok Aktifitas Tinggi

Dengan metode Liliefors:

(1). Hipotesis:

H0: sampel berasal dari populasi berdistribusi normal

H1: sampel tidak berasal dari populasi berdistribusi normal

(2). = 0,05

(3). Statistik Uji yang digunakan:

L = Maks ii zSzF

(4). Komputasi:

Berdasarkan data induk penelitian diperoleh data sebagai berikut:

Page 154: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

137

X = 567,670 N = 78 X =7,278 s = 1,277

L = Maks ii zSzF = 0,0851

(5). Daerah Kritik:

L0.05;116 = 0,1003

DK = {L / L > 0,1003}

L0bs = 0,0804 DK

(6). Keputusan Uji : H0 diterima

(7). Kesimpulan : Sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal.

Uji Normalitas Kelompok Aktifitas Tinggi :

No Xizi =

F(zi)S(zi) / F(zi)-S(zi) /

1 4,33 -2,3082 0,0105 0,0128 0,0023

2 4,67 -2,0420 0,0206 0,0385 0,0179

3 4,67 -2,0420 0,0206 0,0385 0,0179

4 5,00 -1,7836 0,0372 0,0513 0,0140

5 5,33 -1,5252 0,0636 0,0769 0,0133

6 5,33 -1,5252 0,0636 0,0769 0,0133

7 5,67 -1,2590 0,1040 0,1410 0,0370

8 5,67 -1,2590 0,1040 0,1410 0,0370

9 5,67 -1,2590 0,1040 0,1410 0,0370

10 5,67 -1,2590 0,1040 0,1410 0,0370

11 5,67 -1,2590 0,1040 0,1410 0,0370

12 6,00 -1,0006 0,1585 0,2436 0,0851

13 6,00 -1,0006 0,1585 0,2436 0,0851

14 6,00 -1,0006 0,1585 0,2436 0,0851

15 6,00 -1,0006 0,1585 0,2436 0,0851

16 6,00 -1,0006 0,1585 0,2436 0,0851

17 6,00 -1,0006 0,1585 0,2436 0,0851

18 6,00 -1,0006 0,1585 0,2436 0,0851

19 6,00 -1,0006 0,1585 0,2436 0,0851

s

XX i

Page 155: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

138

20 6,33 -0,7422 0,2290 0,2949 0,0659

21 6,33 -0,7422 0,2290 0,2949 0,0659

22 6,33 -0,7422 0,2290 0,2949 0,0659

23 6,33 -0,7422 0,2290 0,2949 0,0659

24 6,67 -0,4759 0,3171 0,3974 0,0804

25 6,67 -0,4759 0,3171 0,3974 0,0804

26 6,67 -0,4759 0,3171 0,3974 0,0804

27 6,67 -0,4759 0,3171 0,3974 0,0804

28 6,67 -0,4759 0,3171 0,3974 0,0804

29 6,67 -0,4759 0,3171 0,3974 0,0804

30 6,67 -0,4759 0,3171 0,3974 0,0804

31 6,67 -0,4759 0,3171 0,3974 0,0804

32 7,00 -0,2175 0,4139 0,5128 0,0220

33 7,00 -0,2175 0,4139 0,5128 0,0220

34 7,00 -0,2175 0,4139 0,5128 0,0220

35 7,33 0,0409 0,5163 0,5128 0,0035

36 7,33 0,0409 0,5163 0,5128 0,0035

37 7,33 0,0409 0,5163 0,5128 0,0035

38 7,33 0,0409 0,5163 0,5128 0,0035

39 7,33 0,0409 0,5163 0,5128 0,0035

40 7,33 0,0409 0,5163 0,5128 0,0035

41 7,67 0,3071 0,6206 0,6026 0,0180

42 7,67 0,3071 0,6206 0,6026 0,0180

43 7,67 0,3071 0,6206 0,6026 0,0180

44 7,67 0,3071 0,6206 0,6026 0,0180

45 7,67 0,3071 0,6206 0,6026 0,0180

46 7,67 0,3071 0,6206 0,6026 0,0180

47 7,67 0,3071 0,6206 0,6026 0,0180

48 8,00 0,5655 0,7141 0,6795 0,0346

49 8,00 0,5655 0,7141 0,6795 0,0346

50 8,00 0,5655 0,7141 0,6795 0,0346

51 8,00 0,5655 0,7141 0,6795 0,0346

52 8,00 0,5655 0,7141 0,6795 0,0346

53 8,00 0,5655 0,7141 0,6795 0,0346

54 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

55 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

56 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

Page 156: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

139

57 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

58 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

59 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

60 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

61 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

62 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

63 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

64 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

65 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

66 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

67 8,33 0,8239 0,7950 0,8590 0,0640

68 8,67 1,0901 0,8622 0,9103 0,0481

69 8,67 1,0901 0,8622 0,9103 0,0481

70 8,67 1,0901 0,8622 0,9103 0,0481

71 8,67 1,0901 0,8622 0,9103 0,0481

72 9,00 1,3485 0,9113 0,9487 0,0375

73 9,00 1,3485 0,9113 0,9487 0,0375

74 9,00 1,3485 0,9113 0,9487 0,0375

75 9,33 1,6069 0,9460 0,9615 0,0156

76 9,67 1,8731 0,9695 1,0000 0,0305

77 9,67 1,8731 0,9695 1,0000 0,0305

78 9,67 1,8731 0,9695 1,0000 0,0305

D. Uji Normalitas Kelompok Aktifitas Sedang:

(1). Hipotesis:

H0: sampel berasal dari populasi berdistribusi normal

H1: sampel tidak berasal dari populasi berdistribusi normal

(2). = 0,05

(3). Statistik Uji yang digunakan:

L = Maks ii zSzF

Page 157: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

140

(4). Komputasi:

Berdasarkan data induk penelitian diperoleh data sebagai berikut:

X = 483,970 N = 72 X =6,722 s = 1,154

L = Maks ii zSzF = 0,0912

(5). Daerah Kritik:

L0.05;116 = 0,1044

DK = {L / L > 0,1044}

L0bs = 0,0912 DK

(6). Keputusan Uji : H0 diterima

(7). Kesimpulan : Sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal.

Uji Normalitas Kelompok Aktifitas Sedang:

No Xizi =

F(zi)S(zi) / F(zi)-S(zi) /

1 3,67 -2,6439 0,0041 0,0139 0,0098

2 4,33 -2,0721 0,0191 0,0278 0,0086

3 4,67 -1,7775 0,0377 0,0694 0,0317

4 4,67 -1,7775 0,0377 0,0694 0,0317

5 4,67 -1,7775 0,0377 0,0694 0,0317

6 5,00 -1,4917 0,0679 0,0972 0,0293

7 5,00 -1,4917 0,0679 0,0972 0,0293

8 5,33 -1,2058 0,1140 0,1250 0,0110

9 5,33 -1,2058 0,1140 0,1250 0,0110

10 5,67 -0,9112 0,1811 0,1667 0,0144

11 5,67 -0,9112 0,1811 0,1667 0,0144

12 5,67 -0,9112 0,1811 0,1667 0,0144

13 6,00 -0,6253 0,2659 0,3194 0,0536

14 6,00 -0,6253 0,2659 0,3194 0,0536

15 6,00 -0,6253 0,2659 0,3194 0,0536

16 6,00 -0,6253 0,2659 0,3194 0,0536

s

XX i

Page 158: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

141

17 6,00 -0,6253 0,2659 0,3194 0,0536

18 6,00 -0,6253 0,2659 0,3194 0,0536

19 6,00 -0,6253 0,2659 0,3194 0,0536

20 6,00 -0,6253 0,2659 0,3194 0,0536

21 6,00 -0,6253 0,2659 0,3194 0,0536

22 6,00 -0,6253 0,2659 0,3194 0,0536

23 6,00 -0,6253 0,2659 0,3194 0,0536

24 6,33 -0,3394 0,3671 0,4583 0,0912

25 6,33 -0,3394 0,3671 0,4583 0,0912

26 6,33 -0,3394 0,3671 0,4583 0,0912

27 6,33 -0,3394 0,3671 0,4583 0,0912

28 6,33 -0,3394 0,3671 0,4583 0,0912

29 6,33 -0,3394 0,3671 0,4583 0,0912

30 6,33 -0,3394 0,3671 0,4583 0,0912

31 6,33 -0,3394 0,3671 0,4583 0,0912

32 6,33 -0,3394 0,3671 0,4583 0,0912

33 6,33 -0,3394 0,3671 0,4583 0,0912

34 6,67 -0,0449 0,4821 0,5694 0,0873

35 6,67 -0,0449 0,4821 0,5694 0,0873

36 6,67 -0,0449 0,4821 0,5694 0,0873

37 6,67 -0,0449 0,4821 0,5694 0,0873

38 6,67 -0,0449 0,4821 0,5694 0,0873

39 6,67 -0,0449 0,4821 0,5694 0,0873

40 6,67 -0,0449 0,4821 0,5694 0,0873

41 6,67 -0,0449 0,4821 0,5694 0,0873

42 7,00 0,2410 0,5952 0,5833 0,0119

43 7,33 0,5269 0,7009 0,7778 0,0769

44 7,33 0,5269 0,7009 0,7778 0,0769

45 7,33 0,5269 0,7009 0,7778 0,0769

46 7,33 -5,8233 0,7009 0,7778 0,0769

47 7,33 -5,8233 0,7009 0,7778 0,0769

48 7,33 -5,8233 0,7009 0,7778 0,0769

49 7,33 -5,8233 0,7009 0,7778 0,0769

50 7,33 -5,8233 0,7009 0,7778 0,0769

51 7,33 -5,8233 0,7009 0,7778 0,0769

52 7,33 -5,8233 0,7009 0,7778 0,0769

53 7,33 -5,8233 0,7009 0,7778 0,0769

Page 159: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

142

54 7,33 -5,8233 0,7009 0,7778 0,0769

55 7,33 -5,8233 0,7009 0,7778 0,0769

56 7,33 -5,8233 0,7009 0,7778 0,0769

57 7,67 -5,8233 0,7943 0,8333 0,0390

58 7,67 -5,8233 0,7943 0,8333 0,0390

59 7,67 -5,8233 0,7943 0,8333 0,0390

60 7,67 -5,8233 0,7943 0,8333 0,0390

61 8,00 -5,8233 0,8659 0,8889 0,0230

62 8,00 -5,8233 0,8659 0,8889 0,0230

63 8,00 -5,8233 0,8659 0,8889 0,0230

64 8,00 -5,8233 0,8659 0,8889 0,0230

65 8,33 -5,8233 0,9182 0,9306 0,0123

66 8,33 -5,8233 0,9182 0,9306 0,0123

67 8,33 -5,8233 0,9182 0,9306 0,0123

68 8,67 -5,8233 0,9543 0,9722 0,0179

69 8,67 -5,8233 0,9543 0,9722 0,0179

70 8,67 -5,8233 0,9543 0,9722 0,0179

71 9,00 -5,8233 0,9758 0,9861 0,0103

72 9,33 -5,8233 0,9881 1,0000 0,0119

E. Uji Normalitas Kelompok Aktifitas Rendah:

(1). Hipotesis:

H0: sampel berasal dari populasi berdistribusi normal

H1: sampel tidak berasal dari populasi berdistribusi normal

(2). = 0,05

(3). Statistik Uji yang digunakan:

L = Maks ii zSzF

(4). Komputasi:

Berdasarkan data induk penelitian diperoleh data sebagai berikut:

Page 160: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

143

X = 523,650 N = 86 X = 6,089 s = 1,332

L = Maks ii zSzF = 0,0893

(5). Daerah Kritik:

L0.05;86 = 0,0955

DK = {L / L > 0,0955}

L0bs = 0,0893 DK

(6). Keputusan Uji : H0 diterima

(7). Kesimpulan : Sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal.

Uji Normalitas Kelompok Aktifitas Rendah:

No Xizi =

F(zi)S(zi) / F(zi)-S(zi) /

1 3,00 -2,3197 0,0102 0,0116 0,0014

2 3,67 -1,8166 0,0346 0,0581 0,0235

3 3,67 -1,8166 0,0346 0,0581 0,0235

4 3,67 -1,8166 0,0346 0,0581 0,0235

5 3,67 -1,8166 0,0346 0,0581 0,0235

6 4,00 -1,5687 0,0584 0,0698 0,0114

7 4,33 -1,3209 0,0933 0,1512 0,0579

8 4,33 -1,3209 0,0933 0,1512 0,0579

9 4,33 -1,3209 0,0933 0,1512 0,0579

10 4,33 -1,3209 0,0933 0,1512 0,0579

11 4,33 -1,3209 0,0933 0,1512 0,0579

12 4,33 -1,3209 0,0933 0,1512 0,0579

13 4,33 -1,3209 0,0933 0,1512 0,0579

14 4,67 -1,0656 0,1433 0,2326 0,0893

15 4,67 -1,0656 0,1433 0,2326 0,0893

16 4,67 -1,0656 0,1433 0,2326 0,0893

17 4,67 -1,0656 0,1433 0,2326 0,0893

18 4,67 -1,0656 0,1433 0,2326 0,0893

19 4,67 -1,0656 0,1433 0,2326 0,0893

s

XX i

Page 161: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

144

20 4,67 -1,0656 0,1433 0,2326 0,0893

21 5,00 -0,8178 0,2067 0,2674 0,0607

22 5,00 -0,8178 0,2067 0,2674 0,0607

23 5,00 -0,8178 0,2067 0,2674 0,0607

24 5,33 -0,5699 0,2844 0,3372 0,0529

25 5,33 -0,5699 0,2844 0,3372 0,0529

26 5,33 -0,5699 0,2844 0,3372 0,0529

27 5,33 -0,5699 0,2844 0,3372 0,0529

28 5,33 -0,5699 0,2844 0,3372 0,0529

29 5,33 -0,5699 0,2844 0,3372 0,0529

30 5,67 -0,3146 0,3765 0,3605 0,0161

31 5,67 -0,3146 0,3765 0,3605 0,0161

32 6,00 -0,0668 0,4734 0,4651 0,0083

33 6,00 -0,0668 0,4734 0,4651 0,0083

34 6,00 -0,0668 0,4734 0,4651 0,0083

35 6,00 -0,0668 0,4734 0,4651 0,0083

36 6,00 -0,0668 0,4734 0,4651 0,0083

37 6,00 -0,0668 0,4734 0,4651 0,0083

38 6,00 -0,0668 0,4734 0,4651 0,0083

39 6,00 -0,0668 0,4734 0,4651 0,0083

40 6,00 -0,0668 0,4734 0,4651 0,0083

41 6,33 0,1810 0,5718 0,5930 0,0212

42 6,33 0,1810 0,5718 0,5930 0,0212

43 6,33 0,1810 0,5718 0,5930 0,0212

44 6,33 0,1810 0,5718 0,5930 0,0212

45 6,33 0,1810 0,5718 0,5930 0,0212

46 6,33 0,1810 0,5718 0,5930 0,0212

47 6,33 0,1810 0,5718 0,5930 0,0212

48 6,33 0,1810 0,5718 0,5930 0,0212

49 6,33 0,1810 0,5718 0,5930 0,0212

50 6,33 0,1810 0,5718 0,5930 0,0212

51 6,33 0,1810 0,5718 0,7093 0,0212

52 6,67 0,4363 0,6687 0,7093 0,0406

53 6,67 0,4363 0,6687 0,7093 0,0406

54 6,67 0,4363 0,6687 0,7093 0,0406

55 6,67 0,4363 0,6687 0,7093 0,0406

56 6,67 0,4363 0,6687 0,7093 0,0406

Page 162: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

145

57 6,67 0,4363 0,6687 0,7093 0,0406

58 6,67 0,4363 0,6687 0,7093 0,0406

59 6,67 0,4363 0,6687 0,7093 0,0406

60 6,67 0,4363 0,6687 0,7093 0,0406

61 6,67 0,4363 0,6687 0,7093 0,0406

62 7,00 0,6842 0,7531 0,7907 0,0376

63 7,00 0,6842 0,7531 0,7907 0,0376

64 7,00 0,6842 0,7531 0,7907 0,0376

65 7,00 0,6842 0,7531 0,7907 0,0376

66 7,00 0,6842 0,7531 0,7907 0,0376

67 7,00 0,6842 0,7531 0,7907 0,0376

68 7,00 0,6842 0,7531 0,7907 0,0376

69 7,33 0,9320 0,8243 0,8605 0,0361

70 7,33 0,9320 0,8243 0,8605 0,0361

71 7,33 0,9320 0,8243 0,8605 0,0361

72 7,33 0,9320 0,8243 0,8605 0,0361

73 7,33 0,9320 0,8243 0,8605 0,0361

74 7,33 0,9320 0,8243 0,8605 0,0361

75 7,67 1,1873 0,8824 0,9070 0,0245

76 7,67 1,1873 0,8824 0,9070 0,0245

77 7,67 1,1873 0,8824 0,9070 0,0245

78 7,67 1,1873 0,8824 0,9070 0,0245

79 8,00 1,4351 0,9244 0,9419 0,0175

80 8,00 1,4351 0,9244 0,9419 0,0175

81 8,00 1,4351 0,9244 0,9419 0,0175

82 8,33 1,6830 0,9538 0,9767 0,0229

83 8,33 1,6830 0,9538 0,9767 0,0229

84 8,33 1,6830 0,9538 0,9767 0,0229

85 8,67 1,9383 0,9737 0,9884 0,0147

86 9,00 2,1861 0,9856 1,0000 0,0144

Page 163: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

146

Lampiran 19:

2. UJI HOMOGENITAS

Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah 2 atau lebih populasi pada

penelitian ini mempunyai variansi yang sama. Statistik uji yang digunakan adalah:

Uji Bartlet.

A. Uji Homogenitas Kelompok Eksperimen dan Kontrol :

a). Hipotesis:

H0: 2

22

1

H1: tidak demikian

b). Tingkat signifikan: 0,05

c). Statistik Uji:

c

303,22 ( f log MSerror - jf log 2jS )

fj = nj – 1 = df untuk 2jS

j = 1, 2.

f = jf = df untuk MSerror

k = 2 = cacah kelompok

ffkc

j

11

13

11 ; MSerror =

f

SSJ

n

XXSSJ

2

2 ; j

Jj f

SSS 2

Page 164: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

147

d). Komputasi:

Berdasarkan diskripsi statistik diperoleh data sebagai berikut:

f1 = 119 1X = 824,980 21X = 5883,810

f2 = 115 2X = 750,310 22X = 5060,132

2

21

XSS X

n

= 212,21

2

22

XSS X

n

= 206,9846

Tabel Kerja Untuk Menghitung 2obs

Populasi N fj 1 / fj SSj sj2 log sj

2 (fj)log sj2

1 120 119 0,0084 212,21 1,7833 0,2512 29,8950

2 116 115 0,0087 206,9846 1,7999 0,2552 29,3526

Jumlah 236 234 0,0171 419,1946 59,2477

RKG =f

SSJ = 1,79143f.log RKG = 59,24876 k = 2

ffkc

j

11

13

11 = 1

c

303,22 ( f log RKG - jf log 2jS )

= 0,002508

e). Daerah Kritik: { 2 2 20,05; 1k = 3,841 }; 2

0bs = 0,002508 DK

f). Keputusan Uji: H0 diterima

g). Kesimpulan:Variansi dari kedua populasi tersebut sama (homogen).

Page 165: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

148

B. Uji Homogenitas Kelompok Aktifitas :

a). Hipotesis:

H0: 2 2 2

1 2 3

H1: tidak demikian

b). Tingkat signifikan: 0,05

c). Statistik Uji:

c

303,22 ( f log MSerror - jf log 2jS )

fj = nj – 1 = df untuk 2jS

j = 1, 2, 3

f = jf = df untuk MSerror

k = 3 = cacah kelompok

ffkc

j

11

13

11 ; MSerror =

f

SSJ

n

XXSSJ

2

2 ; j

Jj f

SSS 2

d). Komputasi:

Berdasarkan diskripsi statistik diperoleh data sebagai berikut:

f1 = 78 ; 1X = 567,670 ; 21X = 4256,987

f2 = 72 ; 2X = 483,970 ; 22X = 3347,752

f3 = 86 ; 3X = 523,650 ; 23X = 3339,203

Page 166: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

149

2

21

XSS X

n

= 125,5866

2

22

XSS X

n

= 133,5836

2

23

XSS X

n

= 150,7225

Tabel Kerja Untuk Menghitung 2obs

Populasi N fj 1 / fj SSj sj2 log sj

2 (fj)log sj2

1 78 77 0,0130 125,5866 1,6310 0,2125 16,3589

2 72 71 0,0141 94,59977 1,3324 0,1246 8,8489

3 86 85 0,0118 150,7225 1,7732 0,2488 21,1445

Jumlah 236 233 0,0388 370,9089 46,3522

RKG = MSerror = f

SSJ = 1,591884 f.log RKG = 47,04534 ; k = 3

ffkc

j

11

13

11 = 1,005757

c

303,22 ( f log RKG - jf log 2jS ) = 1,587078

e). Daerah Kritik:

{ 2 2 20,05; 1k = 5,991}; 2

0bs = 1,587078 DK

f). Keputusan Uji: H0 diterima

g). Kesimpulan:Variansi dari kedua populasi tersebut sama (homogen).

Page 167: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

150

Lampiran 20:

ANALISIS VARIAN PRESTASI

1. Hipotesis

H0(A) : tidak terdapat pengaruh metode pembelajaran pada prestasi belajar

matematika

H1(A) : terdapat pengaruh metode pembelajaran pada prestasi belajar matematika

H0(B) : tidak terdapat pengaruh aktivitas siswa pada prestasi belajar matematika

H1(B) : terdapat pengaruh aktivitas siswa pada prestasi belajar matematika

H0(AB) : tidak terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan aktivitas siswa

pada prestasi belajar matematika

H1(AB): terdapat interaksi antara metode pembelajaran dengan aktivitas siswa

pada prestasi belajar matematika

2. Komputasi

Dengan menggunakan bantuan paket program statistik MINITAB diperoleh:

MTB > GLM Prestasi = Metode|Aktivitas;SUBC> Mean Metode|Aktivitas.

General Linear Model: Prestasi versus Pdkt, ktgr

Factor Type Levels ValuesMetode fixed 2 Kvsnl, STADAktivitas fixed 3 Rendah, Sedang, Tinggi

Analysis of Variance for prestasi, using Adjusted SS for Tests

Source DF Seq SS Adj SS Adj MS F P

Metode 1 10,396 10,930 10,930 6,96 0,009Aktvts 2 57,927 57,744 28,872 18,38 0,000Metode*Aktvts 2 2,048 2,048 1,024 0,65 0,522Error 230 361,198 361,198 1,570Total 235 431,569

3. Taraf signifikansi

= 0,05

Page 168: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

151

4. Statistik uji

Berdasarkan perhitungan paket program statistik MINITAB di atas:

Fa hitung = 6,96Fb hitung = 18,38Fab hitung = 0,65

5. Daerah kritik

Fa hitung > Fa tabel = F(; q-1; N-pq) = F(0,05; 1; 230) = 3,84

Fb hitung > Fb tabel = F(; p-1; N-pq) = F(0,05; 2; 230) = 3,00

Fab hitung < Fab tabel = F(; (p-1)(q-1); N-pq) = F(0,05; 2; 230) = 3,00

6. Keputusan uji

i. Fa hitung > Fa tabel

Maka H0(A) ditolak

Jadi terdapat pengaruh metode pembelajaran pada prestasi belajar

matematika

ii. Fb hitung > Fb tabel

Maka H0(B) ditolak

Jadi terdapat pengaruh aktivitas siswa pada prestasi belajar matematika

iii. Fab hitung < Fab tabel

Maka H0(AB) diterima

Jadi tidak terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan aktivitas siswa

pada prestasi belajar matematika

Page 169: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

152

Lampiran 21:

UJI LANJUT PASCA ANAVA

Dengan menggunakan MINITAB, maka hasil komputasinya adalah sebagai berikut.

Least Squares Means for prestasi

Aktvts Mean SE MeanRendah 6,096 0,1352Sedang 6,721 0,1477TinggiI 7,282 0,1419

MetodeKvsnl 6,484 0,1167STAD 6,915 0,1147

Metode*AktvtsKvsnl Rendah 5,958 0,1934Kvsnl Sedang 6,557 0,2118Kvsnl Tinggi 6,936 0,2007STAD Rendah 6,233 0,1889STAD Sedang 6,885 0,2060STAD Tinggi 7,628 0,2007

Komparasi Rataan Antar Kolom :

1. Rataan Masing-masing sel:

AKTIVITASPendekatan

Tinggi Sedang RendahRataan

Marginal

STAD 7,628 6,885 6,233 6,915

Konvensional 6,936 6,557 5,958 6,484Rataan

Marginal7,282 6,721 6,096

2. Komparasi dan Hipotesis:

Komparasi Ho H1

.1 .2vs 1 .2. . 1 .2.

.2 .3vs 2 .3. 2 .3.

.1 .3vs 1 .3. 1 .3.

3. 0,05

Page 170: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

153

4. Komputasi : 2

.1 . 2

7 , 2 8 2 6 , 7 2 1

1 11 , 5 6 1

7 8 7 2

F

= 7,5485

2

. 2 . 3

6 , 7 2 1 6 , 0 9 6

1 11 , 5 6 1

7 2 8 6

F

= 9,8069

2

. 1 . 2

7 , 2 8 2 6 , 0 9 6

1 11 , 5 6 1

7 8 8 6

F

= 36,85

5. Daerah kritik:

DK = { F.i-.j | F.i-.j > (q – 1)Fα; q – 1, N – pq }

= { F.i-.j | F.i-.j > 2F 0,05;2,230 }

= { F.i-.j | F.i-.j > 6}

6. Keputusan Uji :

Dengan membandingkan F obs dengan daerah kritik tampak bahwa

perbedaan yang signifikansi terjadi pada semua komparasi yaitu :

.1 .2vs ,

.2 .3vs dan .1 .3vs .

7. Kesimpulan :

Prestasi belajar aktivitas tinggi lebih baik dari aktivitas sedang,

aktivitas sedang lebih baik dari aktivitas rendah.

Page 171: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

154

Lampiran 22.a:

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(Kelompok Eksperimen)

Satuan Pendidikan : SMPMata Pelajaran : MatematikaKelas / Semester : VII/ Gasal

Standart Kompetensi : 1. Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan masalah

Kompetensi Dasar : 1.1 Melaqkukan operasi bilangan bulat

Indikator 1.1.1 Memberikan contoh bilangan bulat1.1.2 Menentukan letak bilangan bulat pada garis bilangan 1.1.3 Melakukan operasi tambah, kurang, kali, dan bagi termasuk operasi campuran1.1.4 Menghitung kuadrat dan pangkat tiga bilangan bulat

Alokasi Waktu : 6 Jam pelajaran

A. Tujuan Pembelajaran1. Siswa dapat memberi contoh bilangan bulat2. Siswa dapat menyatakan sebuah besaran sehari-hari yang menggunakan bilangan

negatif3. Siswa dapat menentukan letak bilangan bulat dalam garis bilangan.4. Siswa dapat menyelesaikan operasi tambah, kurang, kali, dan bagi serta pangkat

bilangan bulat termasuk operasi campuran.5. Siswa dapat menentukan sifat-sifat perkalian dan pembagian bilangan negatif

dengan negatif, positif dengan positif

B. Materi Pembelajaran Bilangan bulat

C. Metode Pembelajaran Metode STAD

D. Langkah-langkah kegiatan

Pertemuan pertamaPendahuluanApersepsi : Mengingat kembali tentang bilangan cacah, bilangan asli

Page 172: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

155

Motivasi : Apabila materi dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu siswa

Dalam menyelesaikan masalah sehari-hari

Kegiatan inti :1. Menginformasikan kepada siswa bahwa mereka akan bekerja

dalam kelompok dan setiap kelompok bertanggung jawab terhadap kelompoknya masing-masing dan terhadap dirinya sendiri.

2. Siswa di kondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok terdiri dari 4 –5 orang, dengan memperhatikan kepandaian, jenis kelamin, dan agama sehingga kelompok yang terbenyuk merupakan kelompok yang heterogen.

3. Menginformasikan kepada siswa materi yang akan dipelajari dengan menugaskan siswa membaca buku siswa.

4. Dengan diskusi dalam kelompok masing-masing siswa diharapkan dapat :a. menyebutkan jenis-jenis bilangan bulatb. mengidentifikasi besaran sehari-hari yang menggunakan

bilangan bulatc. menentukan letak bilangan bulat pada garis bilangan

5. Siswa mengerjakan LKS masalah 16. Menunjuk salah satu siswa untuk mempresentasikan hasil kerja

kelompoknya dan memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk memberikan tanggapan

Penutup : 1. Siswa membuat rangkuman dengan bimbingan guru2. Refleksi proses pembelajaran3. Siswa diberi tugas

Pertemuan KeduaPendahuluanApersepsi : a. Mengingat kembali tentang bilangan bulat

b. Mengingat kembali tentang sifat-sifat operasi hitung padabilangan bulat dan pecahan

Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan bilangan bulatKegiatan inti :1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-

masing kelompok terdiri dari 4 –5 orang.2. Dengan diskusi dalam kelompok masing-masing siswa diharapkan dapat

melakukan operasi pada bilangan bulat termasuk operasi bilangan campuran

3. Siswa mengerjakan LKS masalah 2

Page 173: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

156

4. Masing - masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusi sedang kelompok lain menanggapi.

Penutup : 1. Siswa membuat rangkuman dengan bimbingan guru2. Refleksi proses pembelajaran3. Siswa diberi tugas

Pertemuan ketigaPendahuluanApersepsi : Membahas PR, mengingat kembali tentang operasi hitung

bilangan bulat Motivasi : Operasi hitung bilangan bulat dalam kehidupan sehari-hari

Kegiatan inti : 1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok dari 4 –5 orang.

2. Dengan diskusi dalam kelompok masing-masing siswa diharapkandapat menghitung kuadrat dan pangkat tiga bilangan bulat.

3. Siswa mengerjakan LKS masalah 34. Masing - masing kelompok diminta menyampaikan hasil

diskusi sedang kelompok lain menanggapi.

Penutup : 1. Siswa membuat rangkuman dengan bimbingan guru2. Refleksi proses pembelajaran3. Siswa diberi tugas

E. Alat dan Sumber bahanBuku teks SMP kelas VII semester Gasal dan Contoh operasi hitung

F. PenilaianTeknik : kuis dan tes lisanBentuk Instrumen : pertanyaan lisan dan tertulis

Mengetahui, Surakarta, Agustus 2008 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Matematika

…………………. ……………………NIP NIP

Page 174: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

157

Lampiran 22.b:

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(Kelompok Eksperimen)

Satuan Pendidikan : SMPMata Pelajaran : MatematikaKelas / Semester : VII/ Gasal

Standart Kompetensi : 1. Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan masalah

Kompetensi Dasar : 1.2 Menggunakan sifat-sifat operasi bilangan Bulat dalam pemecahan masalah

Indikator 1.2.1 Menentukan sifat operasi +, - , x, : pada bilangan bulat1.2.2 Menggunakan sifat penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian pada

bilangan bulat1.2.3 Menggunakan sifat-sifat operasi +, -, x, atau : dan mengkaitkannya dalam

kehidupan sehari-hari

Alokasi Waktu : 6 Jam pelajaran

A. Tujuan Pembelajaran1. Siswa dapat menjelaskan penggunaan sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat n2. Siswa dapat menemukan sifat-sifat operasi hitung pada bilangan bula3.Siswa dapat menggunakan sifat-sifat operasi hitung pada bilangan bulat

B. Materi Pembelajaran1. Menentukan sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat

2. Menemukan dan menggunakan sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat

C. Metode PembelajaranMetode STAD

D. Langkah-langkah kegiatan

Pertemuan pertamaPendahuluan

Apersepsi: Mengingat kembali tentang sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat

Page 175: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

158

Motivasi: Apabila materi dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu siswa dalam menyelesaikan masalah sehari-hari

Kegiatan inti : 1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok dari 4 –5 orang.

2. Dengan diskusi dalam kelompok masing-masing siswa diharapkan dapat menentukan operasi hitung bilangan bulat.

3. Siswa mengerjakan LKS masalah 44. Masing - masing kelompok diminta menyampaikan hasil

diskusi sedang kelompok lain menanggapi.

Penutup : 1. Siswa membuat rangkuman dengan bimbingan guru2. Refleksi proses pembelajaran3. Siswa diberi tugas

Pertemuan KeduaPendahuluanApersepsi : a. Membahas Pekerjaan Rumah

b. Mengingat kembali tentang sifat-sifat operasi hitung pada bilangan bulat

Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan operasi hitungKegiatan inti : 1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi

dengan masing-masing kelompok terdiri dari 4 –5 orang.2. Dengan diskusi dalam kelompok masing-masing siswa

diharapkan dapat :a. menyebutkan beberapa contoh operasi bilangan bulat

yang terdapat dalam kelas.b. Menentukan sifat-sifat operasi bilangan bulat

3. siswa mengerjakan LKS masalah 44. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil

diskusi sedang kelompok lain menanggapi.

Penutup : 1. Siswa membuat rangkuman dengan bimbingan guru2. Refleksi proses pembelajaran3. Siswa diberi tugas

Pertemuan ketigaPendahuluanApersepsi: Mengingat kembali tentang sifat-sifat operasi hitung bilangan

bulatMotivasi : Konsep tentang operasi hitung pada kehidupan sehari-hariKegiatan inti : 1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi

dengan masing-masing kelompok terdiri dari 4 –5 orang. 2. Dengan diskusi dalam kelompok masing-masing siswa

diharapkan dapat mengerjakan tugas latihan tentang operasi

Page 176: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

159

hitung yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari

3. Siswa diminta mengerjakan LKS masalah 54. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil

diskusi sedang kelompok lain menanggapi.

Penutup : 1. Siswa membuat rangkuman dengan bimbingan guru2. Refleksi proses pembelajaran3. Siswa diberi tugas

E. Alat dan Sumber bahanBuku teks SMP kelas VII semester Gasal dan Contoh operasi hitung

F. PenilaianTeknik : kuis dan tes lisanBentuk Instrumen : pertanyaan lisan dan tertulis

Mengetahui, Surakarta, Agustus 2008 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Matematika

…………………. ……………………NIP NIP

Page 177: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

160

Lampiran 23.a:Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

(Kelompok Kontrol)

Satuan Pendidikan : SMPMata Pelajaran : MatematikaKelas / Semester : VII/ Gasal

Standart Kompetensi : 1. Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan masalah

Kompetensi Dasar : 1.1 Melakukan operasi hitung bilangan bulat

Indikator 1.1.1 Memberikan contoh bilangan bulat1.1.2 Menentukan letak bilangan bulat pada garis bilangan 1.1.3 Melakukan operasi tambah, kurang, kali, dan bagi termasuk operasi campuran1.1.4 Menghitung kuadrat dan pangkat tiga bilangan bulat

Alokasi Waktu : 6 Jam pelajaran

A. Tujuan Pembelajaran1. Siswa dapat memberi contoh bilangan bulat.2. Siswa dapat menentukan letak bilangan bulat pada garis bilangan 3. Siswa dapat melakukan operasi tambah, kurang, kali, dan bagi termasuk operasi

campuran4. Siswa dapat Menghitung kuadrat dan pangkat tiga bilangan bulat

B. Materi Pembelajaran1. Bilangan bulat

C. Metode PembelajaranDiskusi kelompok, demonstrasi, dan penemuan

D. Langkah-langkah kegiatan

Pertemuan pertamaPendahuluanApersepsi: Membahas PR, kemudian mengingat kembali tentang bilangan

bulat

Page 178: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

161

Motivasi : Apabila materi dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu siswa dalam menyelesaikan pecahan

Kegiatan inti : 1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok dari 3 –5 orang.

2. Dengan diskusi dalam kelompok masing-masing siswa diharapkan dapat :a. mengerti tentang jenis-jenis bilangan bulat

b. menentukan letak bilangan bulat pada garis bilangan 3. Siswa mengerjakan tugas soal-soal tentang operasi hitung

(terdapat pada buku sumber)

Penutup : 1. Siswa membuat rangkuman dengan bimbingan guru2. Refleksi proses pembelajaran3. Siswa diberi tugas

Pertemuan KeduaPendahuluanApersepsi : Membahas PR, mengingat kembali tentang bilangan bulatMotivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan bilangan bulat

Kegiatan inti : 1. Dengan teman sebangku, siswa diskusi tentang cara melakukan operasi tambah, kurang, kali, dan bagi termasuk operasi campuran

2. Beberapa siswa diminta menyampaikan hasil diskusi 3. Dengan bimbingan guru siswa dapat membuat kesimpulan

4. Siswa dapat mengerjakan tugas latihan tentang menghitung bilangan bulat (terdapat pada buku sumber)

Penutup : 1. Siswa membuat rangkuman dengan bimbingan guru2. Refleksi proses pembelajaran3. Siswa diberi tugas

Pertemuan KetigaPendahuluanApersepsi : Membahas PR, mengingat kembali tentang bilangan bulatMotivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan bilangan bulat Kegiatan inti: 1. Dengan teman sebangku, siswa diskusi tentang cara

menghitung kuadrat dan pangkat tiga bilangan bulat. 2. Beberapa siswa diminta menyampaikan hasil diskusi

3. Dengan bimbingan guru siswa dapat membuat kesimpulan4. Siswa dapat mengerjakan tugas latihan tentang

menghitung kuadrat dan pangkat tiga bilangan bulat (terdapat pada buku sumber)

Penutup : 1. Siswa membuat rangkuman dengan bimbingan guru2. Refleksi proses pembelajaran3. Siswa diberi tugas

Page 179: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

162

E. Alat dan Sumber bahanBuku teks SMP kelas VII semester Gasal dan Model pecahan

F. PenilaianTeknik : tes tulisBentuk Instrumen : tes isian

Mengetahui, Surakarta, Agustus 2008Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Matematika

…………………. ……………………NIP NIP

Page 180: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

163

Lampiran 23.b:

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(Kelompok Kontrol)

Satuan Pendidikan : SMPMata Pelajaran : MatematikaKelas / Semester : VII/ Gasal

Standart Kompetensi : 1. Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan dan penggunaannya dalam pemecahan masalah

Kompetensi Dasar : 1.2 Menggunakan sifat-sifat operasi bilangan Bulat dan pecahan dalam pemecahan masalah

Indikator 1.2.1 Menentukan sifat operasi +, - , x, : pada bilangan bulat1.2.2 Menggunakan sifat penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian pada

bilangan bulat1.2.3 Menggunakan sifat-sifat operasi +, -, x, atau : serta mengaitkannya dalam

kehidupan sehari-hari

Alokasi Waktu : 6 Jam pelajaran

A. Tujuan Pembelajaran1. Siswa dapat menjelaskan penggunaan sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat da2. Siswa dapat menemukan sifat-sifat operasi hitung pada bilangan bulat3. Siswa dapat menggunakan sifat-sifat operasi hitung pada bilangan bulat

B. Materi Pembelajaran1. Menentukan sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat2. Menemukan dan menggunakan sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat

C. Metode PembelajaranDiskusi kelompok, demonstrasi, dan penemuan

D. Langkah-langkah kegiatan

Pertemuan pertamaPendahuluanApersepsi : Mengingat kembali tentang sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat

Page 181: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

164

Motivasi : Apabila materi dikuasai dengan baik maka akan dapat membantu siswa dalam menyelesaikan masalah sehari-hari

Kegiatan inti : 1. Dengan berdialog siswa diminta dapat menggunakan sifat-sifat operasi hitung.

2. Guru dan siswa mendiskusikan tentang operasi hitung dan sifat-sifatnya

3. Siswa mengerjakan tugas latihan soal tentang operasi hitung pada bilangan bulat (terdapat pada buku sumber)

Penutup : 1. Siswa membuat rangkuman dengan bimbingan guru2. Refleksi proses pembelajaran3. Siswa diberi tugas

Pertemuan KeduaPendahuluanApersepsi : a. Membahas Pekerjaan Rumah

b. Mengingat kembali tentang sifat-sifat operasi hitung pada bilangan bulat

Motivasi : Banyak kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan operasi hitungKegiatan inti : 1. Dengan teman sebangku, siswa diskusi tentang sifat operasi

hitung2. Dengan diskusi masing-masing siswa diharapkan dapat :

a. menyebutkan beberapa contoh operasi bilangan bulat yang terdapat dalam kelas.

b. Menentukan sifat-sifat operasi bilangan bulat3. Beberapa siswa diminta menyampaikan hasil diskusi

sedang siswa lain menanggapi.4. Dengan demonstrasi, guru menunjukkan cara pengunaan

operasi hitung dengan menggunakan peragaan.5. Siswa diminta untuk menggunakan operasi hitung dalam

kehidupan sehari-hari6. Siswa mengerjakan tugas soal-soal tentang operasi hitung

pada bilangan bulat (terdapat pada buku sumber)

Penutup : 1. Siswa membuat rangkuman dengan bimbingan guru2. Refleksi proses pembelajaran3. Siswa diberi tugas

Pertemuan ketigaPendahuluanApersepsi: Mengingat kembali tentang sifat-sifat operasi hitung bilangan bulatMotivasi : Konsep tentang operasi hitung pada kehidupan sehari-hariKegiatan inti : 1. Dengan teman sebangku, siswa diskusi tentang sifat operasi

hitung2. beberapa siswa diminta menyampaikan hasil diskusi3. Dengan bimbingan guru siswa dapat membuat kesimpulan.

Page 182: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

165

4. Siswa dapat mengerjakan tugas latihan tentang operasi hitung yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari (terdapat pada buku sumber)

Penutup : 1. Siswa membuat rangkuman dengan bimbingan guru2. Refleksi proses pembelajaran3. Siswa diberi tugas

E. Alat dan Sumber bahanBuku teks SMP kelas VII semester Gasal dan Contoh operasi hitung

F. PenilaianTeknik : kuis dan tes lisanBentuk Instrumen : pertanyaan lisan dan tertulis

Mengetahui, Surakarta, Agustus 2008 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Matematika

…………………. ……………………NIP NIP

Page 183: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

166

Lampiran 24:

LEMBAR KERJA SISWALKS

Kelompok : _________________________Nama : _________________________No. Absen : _________________________

1.1. Operasi Hitung Bilangan BulatDalam pembelajaran ini siswa diharapkan dapat :

a. Memberikan contoh bilangan bulatb. Menentukan letak bilangan bulat pada garis bilanganc. Melakukan operasi tambah, kurang, kali, dan bagi termasuk operasi

campurand. Menghitung kuadrat dan pangkat tiga bilangan bulat

Petunjuk :1. Bekerjalah dengan teman dalam kelompokmu.2. Tanyakan kepada teman atau guru jika ada hal yang kurang jelas.

MASALAH I1. Tuliskan anggota-anggota dari bilangan-bilangan berikut :

a. Bilangan aslib. Bilangan cacahc. Bilangan bulat positifd. Bilangan bulat negatife. Bilangan bulatJawab : a. Bilangan asli : ……………………………………..b. Bilangan cacah : ……………………………………..c. Bilangan bulat positif : ……………………………………..d. Bilangan bulat negative :.……………………………………..e. Bilangan bulat :..……………………………………..

2. Tuliskan pada garis bilangan :a. 3 + 6 d. 5 + (-4)b. -3 – (-5) e. 2 + (-5)c. -4 – 2 f. -9 - 3 Jawab :a. ………………………………………………………………...b. ………………………………………………………………...c. ………………………………………………………………...d. ………………………………………………………………...e. …………………………………………………………………f. …………………………………………………………………

Page 184: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

167

3. Lengkapilah dengan tanda “>” untuk suhu yang lebih tinggi dan tanda “<” untuk suhu yang lebih rendah dari setiap pasangan suhu berikut :a. 6oC ……. 6oC d. 10oC ……. -10oCb. -8oC ……. 4oC e. -15oC ……. -10oC c. -6oC ……. -12oC f. 10oC ……. -20oC

MASALAH 21. Hitunglah! a. 125 + 35 =………… d. 25 + (-56 ) =……………. b. -78 + 45 =………… e. -40 + (-15) =……………. c. -12 + 58 =…………. f. -20 + (- 34) =…………….

2. Hitunglah ! a. 25 - 15 =………… d. 25 - (-56 ) =……………. b. -82 - 45 =………… e. -10 – 98 =……………. c. 92 - 58 =…………. f. -21 - (- 34) =…………….

3. Hitunglah ! a. 25 x 15 =………… d.- 25 x (-56 ) =……………. b. -8 x 45 =………… e. -105 : 5 =……………. c. 12 x (- 5) =…………. f. -84 : (- 3) =…………….

4. Jika a = 6, b = -2, dan c = -5, lengkapilah titik-titik berikut untuk menentukan nilai dari :a. a + b + c = ….. + (-2) + (-5) c. -3a + b + 4c = …(6) + … + (…)

= ….. = ….b. 2a – b + 3c = 2(…) – (…)+…(-5) d. –a – 2b – c = -(…) – 2(…) –(-5)

= …. - …. + (-15) = …. + 4 + …. = ….. = …..

MASALAH 31. Sederhanakanlah !

a. 33 x 32 = ( … x 3 x …) x (… x …) c. (5 x 3)2 = ( … x …) x (5 x 3) = … x … x 3 x 3 x … x … = 5 x … x 3 x … = ….. = 5… x 3…

Jadi 33 x 22 = …3+2 = …5 Jadi (5 x 3)2 = 5… x 3…

b. 44 x 42 = … x … x 4 x … … x …. = 4…

Jadi 44 : 42 = 4… - … = 4…

Page 185: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

168

2. Sederhanakanlah bentuk-bentuk berikut ini !

a. 62545 c. 3 1610004

b. 3 06 282 d. 122533753 Jawab :a. ………………………….b. ………………………….c. ………………………….d. ………………………….

Page 186: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

169

LEMBAR KERJA SISWALKS

Kelompok : _________________________Nama : _________________________No. Absen : _________________________

1.2. Menggunakan Sifat-sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat Dalam Pemecahan Masalah

Dalam pembelajaran ini siswa diharapkan dapat :a. Menjelaskan penggunaan sifat-sifat operasi hitung bilangan bulatb. Menemukan sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat.c. Menggunakan sifat-sifat operasi hitung bilangan bulat dalam pemecahan

masalah.Petunjuk :

1. Bekerjalah dengan teman dalam kelompokmu.2. Tanyakan kepada teman atau guru jika ada hal yang kurang jelas.

Masalah 41. Lengkapilah tabel berikut ini !

a b a + b b + a a - b b - a3-53-7

42-6-4

…………………………………………

…………………………………………

…………………………………………

…………………………………………

Kesimpulan apa yang kalian peroleh dari table di atas !……………………………………………………………………………………………..

2. Lengkapilah tabel-tabel berikut ini !a b c a + b b + a (a + b) + c a + (b + c)268-3-5

4-1-84-6

32-25-8

……………………………………………………

……………………………………………………

……………………………………………………

……………………………………………………

Kesimpulan apa yang kalian peroleh dari tabel di atas !……………………………………………………………………………………………..

Page 187: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

170

3. Lengkapilah tabel berikut ini !a b c b+ c b - c a (b + c) a x (b- c) (a x b)+(axc) (a x b) – (axc) 246-7-6

33-26-2

4-1-38-1

…………………………

…………………………

…………………………

…………………………

…………………………

…………………………

Kesimpulan apa yang kalian peroleh dari table di atas !……………………………………………………………………………………………..

3. Lengkapilah persegi ajaib berikut sehingga jumlah bilangan pada kolom baris dan diagonal sama!

a. b.

4. Bila operasi “ * “ berarti kuadratkan bilangan pertama, kemudian hasilnya jumlahkan dengan tiga kali bilangan kedua. Hitunglah !

a) 5 * 8 c) 4 * ( 5 * 6)b) 8 * 5 d) (4 * 5) * 6Apakah operasi “ * “ pada himpunan bilangan cacah berlaku sifat : i) komutatif ii) asosiatifJelaskan !Jawab : a) …………………………………………………………………………………………………..b) …………………………………………………………………………………………………..c) …………………………………………………………………………………………………..d) …………………………………………………………………………………………………..

…. …. ….

…. 5 ….

4 9 4

2 …. ….

7 …. ….

6 …. ….

Page 188: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

171

MASALAH 5

1. Gunakan sifat komutatif dan asosiatif untuk menghitung soal berikut : a. 5 x 85 x 20 c. 25 x 8 x 4 x 125b. 125 x 246 x 8Jawab :a. …………………………………………………………………………………………………..b. …………………………………………………………………………………………………..c. …………………………………………………………………………………………………..

2. Tentukan hasil dari operasi bilangan bulat berikut ini !a. (25 x 145) – (25 x 45) c. (35 x 65) – (15 x 65)b. (35 x 15) + (15 x 15)Jawab :a. …………………………………………………………………………………………………..b. …………………………………………………………………………………………………..c. …………………………………………………………………………………………………..

3. Gunakan sifat distributif untuk menghitung :a. 6 x (-288) c. -4 x (108)b. 13 x (-112)a. …………………………………………………………………………………………………..b. …………………………………………………………………………………………………..c. …………………………………………………………………………………………………..

Page 189: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD … · i efektivitas metode pembelajaran kooperatif stad (student teams achievement division) dalam meningkatkan prestasi belajar matematika

172