of 147/147
DAFTAR ISI Halaman Judul Daftar Isi.......................................................ii Unit 1 Pendahuluan.........................................................1 1.1 Model-model Komunikasi........................................1 1.2 KOMUNIKASI DATA...............................................4 1.3 JARINGAN KOMUNIKASI DATA......................................6 1.4 Protocol dan Arsitektur Protokol..............................7 Unit 2 Transmisi Data.....................................................10 2.1 Konsep dan terminologi.......................................10 Terminologi Transmisi..........................................10 Frekuensi, Spektrum, dan Bandwidth.............................11 Konsep Time-Domain.............................................11 Konsep Frequency-Domain........................................15 Hubungan antara Data Rate dan Bandwidth........................18 2.2 TRANSMISI DATA DIGITAL DAN ANALOG............................21 Data...........................................................21 Sinyal.........................................................22 Data dan Sinyal................................................22 Transmisi......................................................23 2.3 GANGGUAN TRANSMISI...........................................25 Atenuasi.......................................................25 Distorsi Tunda.................................................27 Derau..........................................................27 Crosstalk......................................................28 Derau impuls...................................................28 Unit 3 Transmisi Data.....................................................10 Media..............................................................29 Transmisi Data.....................................................29 3.1 Media Transmisi Guided.......................................29 Twisted Pair...................................................31 Deskripsi Fisik................................................32 Unshielded dan Shielded Twisted Pair...........................32 UTP Kategori 3 dan Kategori 5..................................32 Coaxial Cable..................................................33 Aplikasi.......................................................34 Serat Optik....................................................34 3.1 Media Transmisi Unguided.....................................35 TRANSMISI WIRELESS.............................................35 Gelombang Mikro Satelit........................................36 Unit 4 Transmisi Data.....................................................10 Pengkodean.........................................................38 Data...............................................................38 4.1 Data Digital, Sinyal-sinyal Digital..........................38 sttdb.ac.id

Diktat Mata Kuliah Komunikasi Data file · Web viewDiktat Mata Kuliah Komunikasi Data

  • View
    237

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of Diktat Mata Kuliah Komunikasi Data file · Web viewDiktat Mata Kuliah Komunikasi Data

Diktat Mata Kuliah Komunikasi Data

Daftar Isi

Halaman Judul

Daftar Isiii

Unit 1

Pendahuluan1

1.1 Model-model Komunikasi1

1.2 KOMUNIKASI DATA4

1.3 JARINGAN KOMUNIKASI DATA6

1.4 Protocol dan Arsitektur Protokol7

Unit 2

Transmisi Data10

2.1 Konsep dan terminologi10

Terminologi Transmisi10

Frekuensi, Spektrum, dan Bandwidth11

Konsep TimeDomain11

Konsep Frequency-Domain15

Hubungan antara Data Rate dan Bandwidth18

2.2 TRANSMISI DATA DIGITAL DAN ANALOG21

Data21

Sinyal22

Data dan Sinyal22

Transmisi23

2.3 GANGGUAN TRANSMISI25

Atenuasi25

Distorsi Tunda27

Derau27

Crosstalk28

Derau impuls28

Unit 3

Transmisi Data10

Media29

Transmisi Data29

3.1 Media Transmisi Guided29

Twisted Pair31

Deskripsi Fisik32

Unshielded dan Shielded Twisted Pair32

UTP Kategori 3 dan Kategori 532

Coaxial Cable33

Aplikasi34

Serat Optik34

3.1 Media Transmisi Unguided35

TRANSMISI WIRELESS35

Gelombang Mikro Satelit36

Unit 4

Transmisi Data10

Pengkodean38

Data38

4.1 Data Digital, Sinyal-sinyal Digital38

4.1 DATA DIGITAL, SINYAL-SINYAL DIGITAL40

Nonreturn to Zero-Level (NRZ-L)41

Nonreturn to Zero-Inverted (NRZ-I)41

Bipolar-AMI41

Pseudoternary42

Manchester42

Diferensial Manchester42

B8ZS42

HDB342

4.2 DATA DIGITAL, SINYAL-SINYAL ANALOG43

4.3 DATA ANALOG, SINYAL-SINYAL DIGITAL44

Modulasi Kode Pulsa (Pulse Code Modulation)44

Delta Modulation(DM)45

4.4 DATA ANALOG, SINYAL-SINYAL ANALOG45

Amplitudo Modulation46

Sudut Modulasi46

Unit 5

Transmisi Data10

Antarmuka47

Komunikasi Data47

5.1 Transmisi Syhchronous dan Asyhchronous47

TRANSMISI SYNCHRONOUS DAN ASYNCHRONUS48

Transmisi Synchronous49

5.2 KONFIGURASI SALURAN50

Topologi50

Full Duplex dan Half Duplex51

5.3 ANTARMUKA / PENGINTERFACEAN52

Unit 6

Transmisi Data10

Data Link54

Kontrol54

6.1 Flow Kontrol54

FLOW CONTROL56

6.2 PENDETEKSIAN KESALAHAN56

6.3 PENGONTROLAN KESALAHAN58

6.4 HIGH-LEVEL DATA LINK CONTROL (HDLG)58

Karakteristik Dasar59

6.5 PROTOCOL DATA LINK CONTROL LAINNYA60

LAPB60

LAPD60

Logical Link control (LLC)60

Unit 7

Transmisi Data10

Multiplexing62

7.1 Frequency-Division Multiplexing62

7.2 SYNCHRONOUS TIME-DIVISION MULTIPLEXING65

Karakteristik65

7.3 ASYMMETRIC DIGITAL SUBSCRIBER LINE65

Rancangan ADSL66

7.4 xDSL67

High Data Rate Digital Subscriber Line67

Single Line Digital Subscriber Line67

Very Data Rate Digital Subscriber Line67

Unit 8

Transmisi Data10

WAN69

Wide Area Network69

8.1 JARINGAN SWITCHING70

8.2 JARINGAN CIRCUIT-SWITCHING71

8.3 Konsep Circuit Switching75

8.4 ROUTING DALAM JARINGAN CIRCUITSWITCHING76

8.5 KONTROL PENSINYALAN79

Fungsi-Fungsi Pensinyalan79

Unit 9

Transmisi Data10

Paket83

Switching83

Paket Switching83

9.1 PRINSIP-PRINSIP PACKET SWITCHING84

9.2 ROUTING85

Karakteristik86

9.3 X.2587

Unit 10

Transmisi Data10

ATM &90

Frame Relay90

Wide Area Network90

10.1 ARSITEKTUR PROTOCOL91

10.2 KONEKSI LOGIK ATM92

10.3 CELL-CELL ATM93

Format Header94

10.4 TRANSMISI CELL-CELL ATM94

Lapisan Fisik Berbasis Cel94

10.5 KATEGORI LAYANAN ATM95

10.6 LAPISAN ADAPTASI ATM96

10.7 FRAME RELAY96

Latar belakang96

Unit 11

Transmisi Data10

ISDN &99

Broadband ISDN99

ISDN & Broadband ISDN99

11.1 TINJAUAN ISDN100

Konsep ISDN100

Prinsip-prinsip ISDN100

11.2 CHANNEL-CHANNEL ISDN101

11.3 AKSES PEMAKAI102

11.4 PROTOCOL-PROTOCOL ISDN103

Arsitektur Protocol ISDN103

11.5 BROADBAND ISDN104

Arsitektur Broadband ISDN105

Arsitektur Fungsional106

Kepustakaan:107

ii sttdb.ac.id

(1)

Pendahuluan

Setelah menyelesaikan unit ini diharapkan mahasiswa :

1. Dapat Menyebutkan Model-model Komunikasi

2. Dapat menyebutkan arti komunikasi data

3. Dapat menyebutkan arti Jaringan Komunikasi Data

4. Dapat menyebutkan arti Protokol dan Arsitektur Protokol

(Estimasi Penguasaan Materi 1 x Pertemuan)

1.1 Model-model Komunikasi

Kegunaan dasar dari suatu sistem komunikasi adalah menjalankan pertukaran data antara 2 pihak

Didalam contoh gambar ditampilkan satu contoh khusus, yaitu komunikasi antara sebuah workstation dan sebuah server yang dihubungkan dengan sebuah jaringan telepon umum .

Contoh lainnya adalah pertukaran sinyalsinyal suara antara 2 telepon pada satu jaringan yang sama. Berikut ini elemenelemen kunci model tersebut

1. Source ( Sumber): Alat ini membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan contoh : telepon don PC (Personal Computer).

2. Transmitter (Pengirim): Biasanya data yang dibangkitkan dari sistem sumber tidak ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmitter cukup memindah don menandai informasi dengan cara yang sama seperti menghasilkan sinyalsinyal elektromagnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa sistem transmisi berurutan Sebagai contoh sebuah modem tugasnya menyalurkan suatu digital bit stream dari suatu alat yang sebelumnya sudah dipersiapkan misalnya PC, dan mentransformasikan bit stream tersebut menjadi suatu sinyal analog yang dapat melintasi melalui jaringan telepon.

3. Transmission System (SistemTransmisi): Berupa jalur transmisi tunggal (single transmission line) atau jaringan kompleks (complex network) yang menghubungkan antara sumber dengan destination (tujuan).

4. Receiver (Penerima): Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan. Sebagai Contoh sebuah modem akan menerima suatu sinyal analog yang datang dari jaringan atau jalur transmisi dan mengubahnya menjadi suatu digital bit stream.

5. Destination (Tujuan):Menangkap data yang dihasilkan oleh receiver.

Gambar 1.1

Model komunikasi sederhana

Tabel 1.1 communication Task

Transmission system utilizationPengalamatan

InterlacingRouting

Pembangkit sinyalRecovery, pemulihan

SinkronisasiPembentukan pesan

Manajemen pertukaranPengamanan

Error detection and correctionManajemen jaringan

Flow control

Paparan sederhana ini mengandung kerumitan dari segi teknis. Untuk mendapatkan ide utamanya, dalam Tabel 1.1 terlampir daftar tugastugas kunci yang berkaitan dengan yang ditampilkan oleh sistem komunikasi data. Namun daftar tersebut masih dapat ditambah dengan beberapa elemen yang diperlukan, itemitem dalam daftar yang dapat digabungkan, serta itemitem lain yang dapat menampilkanbeberapa togas tertentu yang berasal dari level sistem yang berbeda. Meskipun begitu, daftar tersebut hanya sekedar tambahan yang dianjurkan dalam buku ini.

Item pertama, transmission system utilization, menunjuk pada kebutuhan untuk membuat supaya penggunaan fasilitas transmisi yang biasanya terbagi menjadi beberapa perangkat komunikasi, menjadi lebih efisien Beberapa teknik ditunjukkan (sebagai multiplexing) dipergunakan untuk mengalokasikan kapasitas total dari suatu medium transmisi di antara sejumlah user. Teknikteknik Congestion Control diperlukan untuk memastikan atau menjamin agar sistem tidak sampai kewalahan dibanjiri oleh permintaan yang berlebihan terhadap lawan transmisinya.

Agar dapat berhubungan, suatu perangkat harus bersifat interface dengan sistem transmisi. Seluruh bentuk komunikasi yang didiskusikan dalam buku ini tergantung pada penggunaan sinyalsinyal elektromagnetik yang disebarkan melalui suatu media transmisi. Jadi, sekali sebuah interface dibuat, diperlukan pembangkit sinyal (signal generation) agar terjadi proses komunikasi. Halhal yang berkaitan dengan sinyal, seperti bentuk dan intensitasnya, haruslah (1) memadai untuk disebarkan melalui sistem transmisi, dan (2) mampu diterjemahkan sebagai data pada perangkat receiver.

Sinyalsinyal tidak hanya harus sesuai dengan sistem transmisi dan receiver, namun juga harus ads sinkronisasi antara transmitter dan receiver

Di luar halhal dasar dalam memutuskan sifat dan timing sinyal, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar terjadi komunikasi antara dua pihak, yaitu dalam hal exchange management. bila main data dipindahkan ke dua arah (direction) selama beberepa waktu, kedua ujung harus kerjasama. Sebagai contoh bila dua orang melakukan percakapan melalui telepon, salah satu pihak harus menekan nomor pihak lain yang ingin dihubungi. Dalam hal ini sinyal yang digerakkan menghasilkan dering pada pesawat telepon yang dituju. Pihak yang dituju akan melengkapi koneksi tersebut dengan cara mengangkat atau membangkitkan receiver. Untuk perangkat proses pengolahan data, diperlukan koneksi yang sedikit lebih rumit karena harus dilakukan beberapa hal tertentu. Ketetuanketentuan ini meliputi apakah kedua perangkat tersebut dapat melakukan proses transmisi secara simultan atau dapat saling bergantian jumlah data yang dikirimkan pada saat yang sama, format data, serta apa yang harus dilakukan apabila terjadi kemungkinan adanya error.

Dan item berikunya termas