31
DERMATOMIKOSIS

Dermatomikosis

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kulit

Citation preview

DERMATOMIKOSIS

DERMATOMIKOSISKlasifikasiMikosis ProfundaMikosis Intermediate : kandidosis / kandidiasisMikosis SuperfisialisMIKOSIS PROFUNDAMikosis yang mengenai alat dalam dan kulitEtiologi :Jamur dimorfik Suhu 37C Ragi kamar MiseliumPatogenesisInhalasi + lukaReaksi radang kronis

GEJALA KLINISRADANG KRONISMUNCULAN: Granuloma Tumor Fistel Ulkus PERABAAN KERASMYCETOMA KAKIPHYCOMYCOSIS SUBCUTANEUS SUBKUTANCHROMOMYCOSIS LENGAN & TUNGKAISPOROTRICHOSIS LIMFERHINOSPORIDIOSIS HIDUNGACTYNOMYCOSIS LEHERHISTOPLASMOSIS ALAT DALAM

MIKOSIS SUPERFISIALISDERMATOFITOSISTinea kapitisTinea korporisTinea krurisTinea pedis dan manusTinea unguiumTinea barbaeTinea imbrikata

NON DERMATOFITOSIS:Ptiriasis versikolorPiedra Tinea nigraOtomikosisDERMATOFITOSISInfeksi jamur yang mengenai epidermis, kulit, rambut dan kuku

Etiologi: Mikrosporum, Trchophyton, Epidermophyton

Tinea KapitisInfeksi jamur pada kulit , rambut kepala, alis & bulu mataEtio: Trichophyton, MicrosporumDitandai dengan: lesi bersisik, kemerah-merahan, alopesiaBentuk Klinis:1. Patch Ring Worm: Disebabkan oleh genus mikrosporumTerjadi pada anak-anakPapul merah kecil di sekitar rambut melebar bercak pucat dan bersisikGatalRambut berwarna abu-abu, mudah patah, terlepas dari akarnya alopesia setempat gray patch

2. KerionReaksi peradangan yang berat pada T. kapitisPembengkakan menyerupai sarang lebah dengan serbukan sel radang disekitarnyaMenyebabkan jaringan parut alopesia setempat

3. Black Dot Ring WormDisebabkan oleh TrychophytonRambut yang terkena infeksi patah, tepat pada muara folikel yang tertinggal ujung rambut yang penuh sporaujung rambut yang hitam di folikel rambut gambaran black dotLab: KOH, kultur jamur, lampu woodsDD: dermatitis seboroik, alopesia areata, psoriasis, trikotilomaniaTerapi: Griseovulvin, Gol. Azol, TerbinafinTINEA KRURISInfeksi jamur dermatofita pada lipat paha, daerah perineum, dan sekitar anusKelainan kulit pada lipat paha biasanya berbatas tegasPeradangan pada tepi biasanya lebih terlihat dibanding daerah tengahEfloresensi: primer dan sekunder (polimorfi)Menahun bercak hitam + bersisikGarukan erosi dan keluar cairanTINEA KORPORISInfeksi jamur dermatofit pada daerah yang tidak berambutLesi bulat atau lonjing, batas tegas, terdiri atas eritema, skuama, dan kadang vesikel atau papul di tepiDaerah tengah terlihat lebih tenangGatal ringanT. korporis menahun: etiologi: T. rubrum. Tanda radang akut tdk terlihat lagiT. favus: merupakan T.korporis disertai kelainan pada rambutTerdapat skutula (krusta berbentuk cawan) + mousy odorT. concentricum T. imbrikatamulai dengan bentuk papul warna coklat membesarTINEA PEDISInfeksi dermatofit pada kaki, terutama di sela jari dan telapak kakiPredisposisi: panas, lembab, keringat berlebih3 jenis T. Pedis:Tipe interdigitalis: diantara jari 4 dan 5 terdapat fisura yang dikelilingi sisik halusMoccasin foot: terjadi pada seluruh telapak kaki, tepi sampai punggung kaki menebal dan bersisikSubakut/ tipe inflamasi: terlihat vesikel, veskulo-pustul dan terkadan gbulla.Kelainan dimulai dari daerah sela jari lalu meluas ke punggung kaki atau telapak kaki

TINEA UNGUIUMKelainan kuku akibat infeksi jamurBentuk klinis:Subungual distalis: dari tepi distal kuku proksimal da di bawah kuku terbentuk kuku yang rapuhWhite superficial/leukonika trikofita: keputihan di permukaan kuku yang dapat dikerokSubungual proksimalis: dimulai dari pangkal kuku bagian proksimal. Terutama menyerang kuku dan terlihat kuku di bagian distal masih utuh, sedangkan proksimal rusakLab: KOH hifa panjang, bersekat, spora di dalam hifa. kultur menggunakan saboraud dextrose agar

Tinea BarbaeMengenai janggut, kumis, atau jambangPredisposisi: sering pada petaniGejala:Gatal, nyeriPapul eritematous atau pustul yang ditengahnya terdapat folikel rambutRambut yang terkena rontok dan mudah dicabutPenyakitTerapi TopikalTerapi SistemikT. kapitis(adjuvan)Selenium sulfidaKetokonazoleGriseovulfin 20-25mg/kgBB/hariFluconazole 6mg/kgBB/hariItraconazole 3-5mg/kgBB/hariTerbinafine 3-6 mg/kgBB/hari

T. Barbae(adjuvan)Antifungal topikalGriseovulfin 1gr/hariFluconazole 200mg/hariItraconazole 200mg/hariTerbinafine 250mg/hari

T.corporisAllylamineImidazoleTolnoftateButenafinCyclopirox Dewasa: Griseovulfin 500mg/hari Fluconazole 150mg/minggu Itraconazole 100mg/hari Terbinafine 250mg/hariAnak: Griseovulfin 10-20mg/kgbb/hari Itraconazole 5mg/kgbb/hari Terbinafine 3-5mg/kgbb/hari

PenyakitTerapi topikalTerapi sistemikT. PedisAllylamineAzole TolnoftateBenzylalamineCyclopirox

Dewasa: Fluconazole 150mg/minggu Itraconazole 200mg/2x/hari Terbinafine 250mg/hariAnak: Itraconazole 5mg/kgbb/hariT. unguiumCyclopirox AmorolfineFluconazole 150-300mg/mingguItraconazole 200mg/2x/hariTerbinafine 250mg/hari

PITYRIASIS VERSIKOLOREtiologi: Malassezia furfur P.orbiculare/ovale) GK: bercak berwarna putih, bentuknya biasanya teratur, batas jelas sampai difuse, gatal ringanpredileksi: ketiak, lipat paha, lengan, tungkai atas, leher, muka, kulit kepalaPP: lampu wood: lesi berwarna kuning keemasanKOH 20%: hifa pendek, spora berkelompok, spaghetti and meatballs appearanceTerapi: topikal: selenium sulfida 2-3 kali seminggu dan ketokonazol krim 2x1Sistemik: imidazole dan ketokonazole 1x200mgPiedraInfeksi jamur pada rambut yang ditandai dengan benjolan di sepanjang rambutEtiologi: Piedraia hortai (black); Trichosporon bigelli (white)GK: bila rambut diraba akan terasa kasar dan terdengar bunyi klikPiedra hitam: hanya menyerang rambut kepala.Membentuk benjolan tengguli dan hitamPiedra putih: menyerang janggut dan kumis. Benjolan berwarna coklat muda tidak begitu enempel pada rambutHanya menyerang rambut yang sudah rusakPP: KOH 10%

Tinea NigraInfeksi jamur asimtomatik yang mengenai stratum korneumGk: biasanya pada telapak tanganBercak tengguli hitam dan kadang bersisikPP: KOH 10%: terlhat hifa bercabang, bersekat, berwarna coklat muda sampai hijau tuaOtomikosis Infeksi jamur yang mengenai liang telinga luar dan lubang telinga luarGk: rasa penuh dan sangat gatal dalam telinga, liang telinga merah sembab dan banyak krustaPP: KOH 20%: terlihat hifa tanpa sporaKANDIDIASISInfeksi jamur yang disebabkan oleh Candida, terutama C. albicansJamur saprofit pada lipatan kulit, mulut, tenggorok, sal. cerna, vaginaJamur dimorfik : pengaruh lingkunganMekanisme imun humoral & selulerFaktor pencetusEndogenPerubahan fisiologi: kehamilan kegemukan, dllUmurimunologiEksogenIklim, panas, kelebapanKebersihan kulitKontak dengan penderitaTanda khasBatas / tepi tidak jelasEritema makin ke tengah makin jelasTepi: papul papul yang mengelilingi lesi induk: lesi satelitGejala KlinisKandidiasis kutaneusKandididiasis intertriginosaKandidiasis perianal (diaper rash)Kandidiasis kuku / k. paronichiaKandidiasis mukokutaneusKandidiasis oralPerlecheVulvovaginitisBalanitis Kandidiasis IntertriginosaLokasi: lipat paha, sela jari, lipat mamae, ketiakGk: eritema, basah, maserasi, lesi satelit eluruh sela jari (+)

Kandidiasis perianalBayi akibat popok yang selalu basahMulai dari perianal lipat paha seluruh tubuh

Kandidiasis KukuKuku tetap mengkilat, warna kecoklatanLesi mulai dari proksimal gg. Pertumbuhan, menebal, keras, tidak rapuh, tepi kuku bengkakKandidiasis oral/ Oral trushBiasanya mengenai bayiPseudomembran pada palatum

Perleche Retakan kulit pada sudut mulut, pedih dan nyeriBalanitisLesi berupa papul atau pustul yang dindingnya tipis, contohnya pada daerah glans penisKANDIDOSIS VULVOVAGINALISGejala klinis:GatalDuh tubuh sedikitLabia mayora,kulit erosi & lesi satelitMukosa vagina eritemaBercak-bercak seperti susu/bubuk,lengket sukar lepasKandidiasis vulvovaginalisSangat gatal dan pedihKeluar cairan putih mirip susu/ kejuPseudomembran putihSangat eritemLesi satelit

LABORATORIUMKerokan kulit + larutan KOH 10 %Kultur: dengan sbaroud dextrose agarPemeriksaan histopatologi : typical budding yeast dengan hifa atau pseudohifaPENATALAKSANAANTopikal:Larutan gentian violet 0,5 1% untuk selaput lendir, 1-2% untuk kulit. Dioles 2x1 selama 3 hariNistatin: krim, salep, emulsiAmfoterisin BAzol: mikonazol 2%, klotrimazol 1%SistemikNistatin: KS sistemikdewasa: 3x 500.000 U/harianak: 3 x 50.000-100.000 U/hariKetokonazolevaginal: 400 mg = 2 tab/hari selama 5 hariItrakonazol:vaginal: 2 x 200mg/hari = hanya 1 hariFlukonazol: 1 x 150mg dosis tunggal