Click here to load reader

Definisi Sistem Operasi - modul. Web viewSistem operasi umumnya mempunyai komponen-komponen seperti manajemen proses, manajemen memori utama ... yang kompatible dengan Microsoft Word

  • View
    220

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Definisi Sistem Operasi - modul. Web viewSistem operasi umumnya mempunyai komponen-komponen seperti...

MODUL PERKULIAHAN

Aplikasi Komputer

Pengoperasian Sistem Operasi & Sistem Operasi Windows

Fakultas

Program Studi

Online

Kode MK

Disusun Oleh

Fakultas Ilmu Komunikasi

Public Relation

04

D11421EL

Eppstian Syah Asari, M.Si

Abstract

Kompetensi

Pengertian dan fungsi sistem operasi. Sistem operasi Microsoft Windows. Sistem Operasi Linux. Sistem Operasi Mac OS. Keunggulan Sistem Operasi

Mahasiswa Memahami sistem operasi sebagai pengendali internal. Menjelaskan sistem operasi sebagai pengendali internal

Definisi Sistem Operasi

Sistem operasi (bahasa Inggris: operating system ; OS) adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak.

Sistem operasi adalah jenis perangkat lunak sistem yang paling penting dalam sistem komputer.

Tanpa sistem operasi, pengguna (user) tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting.

Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.

Menurut (Kusumadewi, 2005), terdapat beberapa definisi yang dapat diberikan untuk sistem operasi, antara lain :

Software yang mengontrol hardware, hanya berupa program yang biasa (seperti beberapa file pada DOS).

Program yang menjadikan hardware lebih mudah untuk digunakan.

Kumpulan hardware yang mengatur kerja hardware (seperti : permintaan user).

Resource manager atau resource allocator (seperti : mengatur memori, printer dll).

Sebagai program pengontrol (program yang digunakan untuk mengontrol program yang lainnya).

Sebagai kernel, yaitu program yang terus-menerus running selama komputer dihidupkan.

Sebagai guardian, yaitu mengatur atau menjaga komputer dari berbagai kejahatan computer

Contoh Sistem Operasi

Contoh Sistem Operasi

Unix

Linux

Microsoft Windows

Mac OS

Fungsi Sistem Operasi

Tujuan adanya sistem operasi antara lain yaitu :

Sistem operasi menjadi basis (dasar) untuk menjalankan software lain (aplikasi).

Sebagai antarmuka antara hardware dan user.

Sebagai pengatur penjadwalan resource bagi user (seperti pemakaian hardware dan input/output secara bergantian, dengan adanya memori manager sehingga dapat menjalankan beberapa program dengan memori yang kecil).

Konsep Dasar Sistem Operasi

Sistem operasi umumnya mempunyai komponen-komponen seperti manajemen proses, manajemen memori utama, manajemen berkas, manajemen sistem I/O, manajemen sistem penyimpanan sekunder, sistem proteksi, jaringan, command interpreter system.

Sistem operasi mempunyai empat komponen utama yaitu manajemen proses, manajemen input/output, manajemen memori dan manajemen file (sistem berkas) (Andrew S. Tanembaum, 1992 : 42).

Manajemen Proses

Proses merupakan sebuah program yang sedang dieksekusi. Supaya sebuah proses dapat berjalan dengan baik dibutuhkan beberapa sumber daya seperti CPU time, memori, berkas-berkas dan alat input/output.

Proses bertanggung jawab terhadap aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manajemen proses seperti :

Membuat dan menghapus proses pengguna dan sistem proses.

Menunda dan melanjutkan suatu proses.

Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi, deadlock dan sinkronisasi.

Manajemen Memori Utama

Memori utama berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan instruksi/data yang akan diproses oleh CPU dan alat I/O.

Memori utama bersifat volatile (tidak permanen) dimana data akan hilang jika komputer dimatikan.

Memori utama bertanggung jawab terhadap aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manajemen memori seperti :

Memilih program yang akan diload ke memori.

Menjaga track terhadap memori yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakannya.Manajemen Memori Utama

Memori utama berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan instruksi/data yang akan diproses oleh CPU dan alat I/O.

Memori utama bersifat volatile (tidak permanen) dimana data akan hilang jika komputer dimatikan.

Memori utama bertanggung jawab terhadap aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manajemen memori seperti :

Memilih program yang akan diload ke memori.

Menjaga track terhadap memori yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakannya.

Manajemen Berkas

Berkas merupakan sekumpulan informasi yang saling terrelasi, sesuai dengan tujuan pembuatan berkas tersebut.

Sistem operasi akan mengimplementasikan konsep abstract dari berkas dengan mengatur media penyimpan seperti harddisk.

Berkas bertanggung jawab terhadap aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manajemen berkas antara lain :

Pembuatan dan penghapusan berkas dan direktori.

Mendukung manipulasi berkas dan direktori.

Memetakan berkas membackup berkas ke memori sekunder (secondary storage).

Manajemen Sistem I/O

Sistem I/O atau sering disebut device menager berfungsi sebagai penyedia driver untuk alat Input/Output sehingga dapat membuka, membaca, menulisi dan menutup.

Komponen-komponen untuk sistem operasi untuk sistem I/O antara lain :

Sebagai penyangga untuk menyimpan data dari atau ke perangkat I/O.

Spooling yaitu melakukan penjadualan pemakaian perangkat I/O agar lebih efisien dalam penggunaan.

Sebagai penyedia driver perangkat I/O sehingga dapat melakukan operasi yang lebih rinci.

Manajemen Penyimpanan Sekunder

Sistem penyimpanan sekunder bersifat permanen (non volatile) sehingga sistem penyimpanan sekunder bertanggung jawab terhadap manajemen penyimpan sekunder seperti :

Free-space management.

Alokasi penyimpanan.

Penjadualan penyimpanan sekunder.

Sistem Proteksi

Sistem proteksi merupakan suatu mekanisme untuk mengontrol akses yang dilakukan oleh program, procecor maupun pengguna sistem ke sumber daya.

Mekanisme sistem proteksi seharusnya :

Dapat membedakan antara user atau pengguna yang sudah diberi ijin dan yang belum.

Menyediakan alat yang dapat digunakan sebagai pemberlakuan sistem.

Menspesifikasikan kontrol agar dapat diberikan tugas.

Jaringan

Jaringan merupakan suatu komunikasi sistem yang terdistribusi sebagai penyedia akses pengguna ke beberapa sumber daya sistem.

Command Interpreter System

Sistem operasi akan menunggu pengguna (command driven) untuk memberikan instruksi/program yang nantinya akan di terjemaahkan dan dibaca oleh program (control card interpreter).

Graphical User Interface

GUI merupakan sebuah antar muka atau interface untuk kepentingan grafis yang disediakan dengan pilihan dinamis,

GUI merupakan istilah yang digunakan pada sistem operasi Windows sedangkan sistem operasi Linux menggunakan istilah X-Window System.

Fitur 3D merupakan fitur grafik baru dari sebuah sistem operasi modern.

Klasifikasi Sistem Operasi

Sejarah Perkembangan Ms. Windows

Ms. Windows Version

Release

Windows 1.0

1985

Windows 2.0

1987

Windows 3.0

1990

Windows 3.1, 3.11

1992

Windows 95, 95A, 95B

1995

Windows 98

1998

Windows ME

2000

Windows XP

2002

Windows Vista

2006

Windows 7

2010

Windows 8

2012

Microsoft Windows adalah sistem operasi komputer berbasiskan GUI (Graphic User Interface) yang paling banyak digunakan dalam komputer pribadi di seluruh dunia, untuk versi dari sistem operasi Microsoft Windows yang telah ada antara lain:

Microsoft Windows 1.0

Pengembangan Interface Manager yang kemudian dirubah namanya menjadi Microsoft.

Menggunakan menu seperti Multiplan (menu muncul dari bawah ke atas), namun tahun 1982 dirubah menjadi pull-down menu (menu menyusur dari atas ke bawah) seperti yang digunakan Xerox Star.

Tampilannya masih sangat sederhana dan lamban.

Microsoft Windows 2.0

Tampilannya menyerupai sistem operasi pada komputer MacIntosh, yaitu menggunakan icon-icon untuk mewakili suatu program atau file.

mendukung penggunaan expanded memory dan tampilan jendela program yang dapat saling tumpang tindih.

Microsoft Windows 3.0

Windows 3.0 dengan kode nama "Chicago".

Kemampuan mengakses memory diatas 640 Kb (conventional memory) dan user-interface yang lebih canggih.

Program manager baru yang lebih cepat, penggunaan sistem icon dan lain-lain.

Microsoft Windows 3.1

Mendukung jenis huruf True Type.

Kemampuan multimedia.

Mendukung Object linking and Embendding (OLE).

Kemampuan mengenali diagnostik kerusakan yang lebih baik.

Kemampuan jaringan.

Microsoft Windows 3.11 / Windows for Workgroup 3.11

Tidak ada tambahan fasilitas, namun memperbaiki sejumlah bug (masalah) yang ada yang ditemui pada Windows 3.1, yang pada umumnya berhubungan dengan kemampuan jaringan. Kemudian namanya diubah menjadi Windows for Workgroup 3.11.

Microsoft Windows 95

Windows 95 tetap dianggap sebagai sistem operasi yang sangat mudah dioperasikan, termasuk protokol TCP/IP yang terintegrasi, mendukung pemakaian nama panjang 32 karakter (sebelumnya DOS hanya 8 karakter). Windows 95 juga tidak memerlukan lagi DOS dalam peng-installannya.

Program Manager yang dulu terdapat pada Windows 3 dan 3.11 kini digantikan dengan Windows Explorer.

Menyediakan fungsi Recycle Bin yaitu berf

Search related