2
DAMPAK MENCONTEK Dampak dari kebiasaan mencontek adalah anak menjadi tidak mandiri / suka bergantung pada orang lain, menjaadi mudah putus asa, dan gampang untuk ditipu 1 [4]. Suka mencontek berarti dia selalu bergantung pada orang lain, termasuk buku atau referensi lainnya, yang menyebabkan anak menjadi tidak mandiri dan seandainya orang ini kelak dewasa dan bekerja, dia akan sulit untuk bekerja sendiri, karena harus selalu ditemani dan ada pembimbing. Sedangkan kalau kerjanya kelompok, dia hanya bisa mengandalkan orang lain. Padahal seharusnya, sebagai individu kita dituntut untuk mampu mandiri. Selanjutnya adalah mudah putus asa / mudah menyerah. Orang yang suka bergantung pada orang lain, lalu akan kebingungan saat tidak ada satu orangpun yang bisa menolongnya dan dimintai pertolongan. Sehingga ia menjadi ketergantungan dan akhirnya dia akan menjadi mudah putus asa, menyerah, dsb. Sehingga tidak adanya kegiatan yang berlanjut karena tidak ada orang lain disampingnya, padahal tidak semua orang bisa selalu ada disampingnya. Dan yang selanjutnya, anak akan gampang ditipu atau dibohongi orang lain. Pertama kali seseorang minta pertolongan pada orang lain, mungkin orang yang dimintai pertolongan akan memberikan pertolongan. Namun semakin sering dia minta pertolongan, lama2 kalau orang yang dimintai pertolongan tidak 1

DAMPAK MENCONTEK.doc

Embed Size (px)

DESCRIPTION

bd

Citation preview

Page 1: DAMPAK MENCONTEK.doc

DAMPAK MENCONTEK

Dampak dari kebiasaan mencontek adalah anak menjadi tidak mandiri / suka bergantung

pada orang lain, menjaadi mudah putus asa, dan gampang untuk ditipu1[4].

Suka mencontek berarti dia selalu bergantung pada orang lain, termasuk buku atau

referensi lainnya, yang menyebabkan anak menjadi tidak mandiri dan seandainya orang ini kelak

dewasa dan bekerja, dia akan sulit untuk bekerja sendiri, karena harus selalu ditemani dan ada

pembimbing. Sedangkan kalau kerjanya kelompok, dia hanya bisa mengandalkan orang lain.

Padahal seharusnya, sebagai individu kita dituntut untuk mampu mandiri.

Selanjutnya adalah mudah putus asa / mudah menyerah. Orang yang suka bergantung pada

orang lain, lalu akan kebingungan saat tidak ada satu orangpun yang bisa menolongnya dan

dimintai pertolongan. Sehingga ia menjadi ketergantungan dan akhirnya dia akan menjadi mudah

putus asa, menyerah, dsb. Sehingga tidak adanya kegiatan yang berlanjut karena tidak ada orang

lain disampingnya, padahal tidak semua orang bisa selalu ada disampingnya.

Dan yang selanjutnya, anak akan gampang ditipu atau dibohongi orang lain. Pertama kali

seseorang minta pertolongan pada orang lain, mungkin orang yang dimintai pertolongan akan

memberikan pertolongan. Namun semakin sering dia minta pertolongan, lama2 kalau orang yang

dimintai pertolongan tidak ikhlas karena Allah SWT, akan menyebabkan orang tersub menjadi

sebel dan malah memberikan jawaban yang tidak benar dan cenderung menyesatkan.

1