CPRO InitialCov 170608 - PT Central Proteina Prima Tbk beku, pembibitan benur udang serta infrastruktur. Berikut beberapa foto hasil revitalisasi yang telah selesai dilakukan : Source : CPRO ISU PENTING : PETAMBAK PLASMA. Waktu pertama mendengar CPRO akan 3 2

Embed Size (px)

Text of CPRO InitialCov 170608 - PT Central Proteina Prima Tbk beku, pembibitan benur udang serta...

  • Initial Coverage | 17 Juni 2008 | Ticker : CPRO

    Central Proteinaprima Recommendation : 12-mo Target Price : BUY Rp 560 Key Stock Statistics

    Source : Bloomberg

    Current Price Rp260 (as 9 Juni08) 52-Wk Range Rp245-770 Trailing 12-mo EPS Rp20 Trailing 12-mo P/E 13x

    Market Cap Rp5144.51B Share Out 20578.03M Free Float 32%

    Price Performance

    Revenue 1Q 2Q 3Q 4Q Year

    2008 1,767 -- -- -- 9,263E 2007 1,221 1,369 1,602 1,899 6,091 2006 1,156 1,235 1,256 1,251 4,898 2005 na na na na 5,004

    (In BillionRp) EPS 1Q 2Q 3Q 4Q Year

    2008 5.00 -- -- -- 22.94E 2007 4.00 5.00 1.00 10.00 20.00 2006 77.00 (58.00) (2.00) 1.00 18.00 2005 na na na na 195.00

    Companys Address : 19th fl Wisma GKBI Jl. Jend. Sudirman no 28 Jakarta 10210 Contact : Email : investor.relation@cpp.co.idPhone : 021-57851788 Fax : 021-57851808 Website : www.cpp.co.id Board of Commissioners : Benjamin Jiaravanon, Franciscus Affandy, Djoko Muhammad Basoeki Board of Directors : Jiacipto Jiaravanon, Harjono Djanoko, Achmad Wahyudi, Soetresno Sentosa, Gunawan Taslim, Erwin Sutanto, Mahar Atanta Sembiring, Isman Hariyanto

    Kami memproyeksi EPS09E sebesar Rp 22.93/lbr dan PER rata2 untuk industri aquaculture sebesar 24.4x.

    Dengan demikian target price 12-mo kami proyeksikan sebesar Rp 560.

    Saat riset ini dibuat harga CPRO sebesar Rp 260 sehingga masih terdapat upside potential sebesar 115%. Kami rekomendasikan BUY.

    Entry poin kami rekomendasikan paling tinggi Rp 420 shg terdapat margin of safety 25%.

    Corporate Information

    Valuation & Recommendation

    Investment Highlights

    Revenue/Earnings Data

    Prepared by :

    Danny Eugene dannyeugene@sarijayasecurities.com

    0811-861813

    Revitalisasi 2 tambak ex-Dipasena (WN & AWS) meningkatkan tambak produksi CPRO dr 3520 tambak menjadi 11775 tambak pada akhir 2008. Jadwal revitalisasi akan selesai pada 2009 dgn jumlah tambak menjadi 14137 tambak.

    Dgn revitalisasi tambak ini maka produksi udang beku CPRO kami prediksikan naik menjadi 77200 ton pada 2008 (vs 36200 ton pada 2007). Akhir 2010 proyeksi udang beku sebesar 92000 ton.

    Menurut PER CPRO sebesar 13x saat ini membuat harga saham CPRO sangat undervalued jika membandingkan dengan PER perusahaan sejenis sebesar 24.4x. Hal ini membuat CPRO menarik untuk dikoleksi.

    Namun terdapat resiko likuiditas dimana perdagangan saham CPRO kurang likuid. Selain itu kami melihat pasar kurang antusias atas saham ini sehinggi kinerja operasi dan keuangan tidak tercermin pada pergerakan harga sahamnya.

    Untuk value-investor yang berorientasi jangka panjang kami merekomendasi CPRO sebagai portfolio investasi anda.

    Redistribution or reproduction is prohibited without written permission. Page 1 of 14 Copyright 2008 PT Sarijaya Permana Sekuritas

    mailto:dannyeugene@sarijayasecurities.commailto:investor.relation@cpp.co.idhttp://www.cpp.co.id/

  • Initial Coverage | 17 Juni 2008 | Ticker : CPRO

    Central Proteinaprima Recommendation : 12-mo Target Price : BUY Rp 560 JEWELS FROM WATERWORLD

    WATERWORLD. Mungkin banyak yang bertanya tanya mengapa saya memberi judul riset ini Jewels From Waterworld. Semua bermula dari kunjungan ke tambak CPRO yang baru, hasil akuisisi asset Dipasena. Perjalanan dimulai dari Branti Airport Lampung dengan menggunakan mobil sekitar 3 jam. Dari sini dilanjutkan menggunakan speed boat menuju tambak Wahyuni Mandiri (WM) sekitar 2 jam lebih. Lalu kami mengelilingi dua tambak CPRO lainnya Aruna Wijaya Sakti (AWS) dan Central Pertiwi Bahari (CPB) dengan speed boat total memakan waktu sekitar 2 jam. Total sekitar 4 jam lebih kami berada di atas air. Tambak udang milik CPRO ini memang unik, dimana lokasi WM & AWS hanya bisa dicapai dengan menggunakan boat (karena tidak ada jalan darat). Dan lokasi di dalam tambak itu sendiri hanya dapat dilewati dengan boat, sehingga anda akan berpikir ulang jika ingin membuka show room mobil atau motor. Pemandangan di sekitar tambak memang unik, namun jangan tanya apakah saya ingin tinggal di sana. Kunjungan setengah hari memang asik, namun tidak untuk tinggal di sana. Sebagai gambaran umum, berikut saya berikan image tambak CPRO yang diambil dari Google Earth :

    Source : CPRO Wahyuni Mandiri & Aruna Wijaya Sakti merupakan tambak ex-Dipasena sedangkan Central Pertiwi Bahari adalah milik CPRO. Sebagai informasi, jarak antara WM dan CPB sekitar 100 km. REVITALISASI TAMBAK EX-DIPASENA. Yang menjadi tema utama dari riset ini adalah bagaimana CPRO melakukan revitalisasi atas tambak ex-Dipasena yang mereka akuisisi, kemajuan revitalisasi tersebut serta dampaknya terhadap kinerja keuangan CPRO. Revitalisasi (baca : pemberdayaan kembali tambak udang serta pabrik yang telah ada) dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah revitalisasi WN yang dimulai sejak Juni 2007 dan telah selesai pada December 2007. CPRO berhasil memberdayakan kembali sekitar 4700 tambak udang WN. Sedangkan tahap dua adalah revitalisasi AWS yang rencananya akan dimulai pada Juni 2008 ini hingga Juni 2009. Diharapkan tahun depan CPRO berhasil merevitalisasi 5900 tambak AWS. CPRO sendiri sebelum mengakuisisi WN & AWS telah memiliki 3500 tambak melalui CPB. Dengan berhasilnya revitalisasi tahap pertama ini maka CPRO memiliki 8200 tambak produktif saat ini. Dan dengan berhasilnya revitalisasi tahap dua pertengahan tahun depan maka diharapkan CPRO akan memiliki 14000 tambak produktif.

    Redistribution or reproduction is prohibited without written permission. Page 2 of 14 Copyright 2008 PT Sarijaya Permana Sekuritas

  • Initial Coverage | 17 Juni 2008 | Ticker : CPRO

    Central Proteinaprima Recommendation : 12-mo Target Price : BUY Rp 560 Berikut grafik jadwal revitalisasi WN & AWS :

    3,52000

    3,52000

    3,520

    4,709

    0

    3,520

    4,709

    3,546

    3,520

    4,709

    4,728

    3,520

    4,709

    5,908

    0

    5,000

    10,000

    15,000

    FY05 FY06 FY07 FY08E FY09E FY10E

    CPRO Ponds Development

    Central Pertiwi Bahari Wahyuni Mandiri Aruna Wijaya Sakti

    Source : CPRO, Tim Riset SP Dengan bertambahnya tambak produktif ini kami memproyeksikan akan terjadi peningkatan produksi udang beku yang merupakan produk utama CPRO. Jika sebelum tambak ex-Dipasena ini beroperasi produksi udang beku CPRO berada pada kisaran 30 ribu ton maka dengan selesainya revitalisasi tahap satu diharapkan produksi udang beku CPRO sebesar 70 ribu ton pada 2008 (naik sekitar 130%) dan setelah revitalisasi tahap dua selesai kami memproyeksikan produksi udang beku CPRO sebanyak 90 ribu ton pada 2009 (naik sekitar 200%).

    33,294

    20,446

    36,221

    77,20084,949

    92,685

    0

    20,000

    40,000

    60,000

    80,000

    100,000

    FY05 FY06 FY07 FY08E FY09E FY10E

    CPRO Frozen Shrimp Production

    Source : CPRO, Tim Riset SP CAPITAL EXPENDITURE. Untuk merealisasi revitalisasi tambak ex-Dipasena tersebut manajemen CPRO telah menganggarkan capital expenditure sebesar USD 158 juta untuk tahun 2008-2010 dengan perincian 2008 : USD 74 juta, 2009 : USD 55.4 juta dan 2010 : USD 28.6 juta. Dengan dana yang digelontorkan sejumlah sekian CPRO mengharapkan terjadi kenaikan kapasitas produksi untuk processing plant udang beku, makanan udang, makanan ikan dan benur ikan dengan matrix sebagai berikut :

    Redistribution or reproduction is prohibited without written permission. Page 3 of 14 Copyright 2008 PT Sarijaya Permana Sekuritas

  • Initial Coverage | 17 Juni 2008 | Ticker : CPRO

    Central Proteinaprima Recommendation : 12-mo Target Price : BUY Rp 560

    Production Capacity 2008 2009 2010 Processing Plant (Ton) Dipasena 70,560 107,520 137,760 CPP 84,480 84,481 84,482 Total Processing Plant 155,040 192,001 222,242 Shrimp Feedmill (Ton) Dipasena 123,000 237,000 237,000 CPP 211,200 211,201 211,202 Total Shrimp Feedmill 334,200 448,201 448,202 Fish Feedmill (Ton) CPP 413,724 413,725 413,726 Total Fish Feedmill 413,724 413,725 413,726 Hatchery (mm fry) Dipasena 14,500 14,500 14,500 CPP 13,896 13,896 13,896 Total Hatchery 28,396 28,396 28,396 Source : CPRO

    Dana capex tersebut digunakan untuk revitalisasi selain tambak udang juga untuk processing plant udang beku, pembibitan benur udang serta infrastruktur. Berikut beberapa foto hasil revitalisasi yang telah selesai dilakukan :

    Source : CPRO ISU PENTING : PETAMBAK PLASMA. Waktu pertama mendengar CPRO akan akuisisi Dipasena reaksi pertama saya adalah negatif. Hal ini disebabkan pemberitaan media selalu negatif terhadap tambak udang ini terutama sejak krisis ekonomi. Mulai dari penjarahan udang, pertikaian dengan p