of 33 /33
CORPUS ALIENUM PADA KONJUNGTIVA DAN PERDARAHAN SUBKONJUNGTIVA TUGAS PEMBACAAN

CORPUS ALIENUM PADA KONJUNGTIVA DAN PERDARAHAN SUBKONJUNGTIVA

Embed Size (px)

DESCRIPTION

corpus alienum atau benda asing merupakan salah satu penyebab cedera mata yang paling sering mengenai sklera, kornea dan konjungtiva.apabila korpus alienum masuk ke dlm bola mata maka biasanya terjadi reaksi infeksi yg hebat serta timbul kerusakan dr isi bola mata dan iridocylitis

Text of CORPUS ALIENUM PADA KONJUNGTIVA DAN PERDARAHAN SUBKONJUNGTIVA

  • CORPUS ALIENUM PADA KONJUNGTIVA DAN PERDARAHAN SUBKONJUNGTIVATUGAS PEMBACAAN

  • salah satu penyebab cedera mata yang paling sering mengenai sklera, kornea dan konjungtiva.apabila korpus alienum masuk ke dlm bola mata maka biasanya terjadi reaksi infeksi yg hebat serta timbul kerusakan dr isi bola mata dan iridocylitisCorpus alienum : benda asing.

  • Beratnya kerusakan pd organ di dlm bola mata tergantung pada:Besarnya corpus alienum, kecepatan masuknya, ada /tidaknya proses infeksi jenis bendanya sendiri.

  • Jika suatu benda masuk ke dlm bola mata maka akan terjadi salah satu dr ketiga perubahan berikut :Mecanical effectPermulaan terjadinya proses infeksiTerjadi perubahan spesifik pada jaringan mata krn proses kimiawi.

  • Jenis benda asing pada mataBenda logam : emas, perak, timah hitam, seng, nikel, aluminium, tembaga dan besi Benda bukan logam : batu, kaca, porselin, karbon, bahan pakaian dan bulu mata.Benda insert : benda yg terdiri atas bahan yg tdk menimbulkan reaksi jaringan mata ataupun jika ada reaksinya sangat ringan dan tdk mgganggu fungsi mata.

  • Tanda dan gejalahEkstra okular mendadak merasa tdk enak ketika mengedipkan mata ekskoriasi kornea trjadi bila benda asing menggesek kornea oleh kedipan bola mata lakrimasi hebat benda asing dpt bersarang di konjungtiva nyeri

    Intra okuler Kerusakan pd tempat masuknya, mungkin dpt terlihat di kornea, tetapi benda asing bisa sj masuk ke ruang posterior mll konjungtiva maupun sklera. Bila menembus lensa/iris, lubang mungkin terlihat dan dpt terjadi katarak.

  • Benda Asing Pada MataAnamnesa: when, what, how, material??, energy??

    Keluhan : Rasa tidak enak pada mata

    Penglihatn kabur

    Riwayat pekerjaan

  • Benda Asing Pada Mata

  • Benda asing Konjungtiva

  • PenatalaksanaanAnestesi topikal

    Gunakan cotton-tipped applicator atau jarum 30 gauge

    Berikan antibiotik topikal

  • Benda Asing Pada KorneaBenda asing pada kornea bisa akibat trauma minor (partikel kecil pada epitel kornea) atau trauma mayor (kail )

    Merupakan kasus ke-2 terbanyak trauma pada mata

    Aktivitas beresiko tinggi: pemahat, pekerja bor, gerinda, tukang las

  • PenatalaksanaanAnestesi topikal pada kasus ringanBenda asing superfisial: cotton-tipped applicator atau jarum 30 gauge gentle

    Benda asing yang dalam:Jika materi kecil, non toksik, tidak nyeri, tidak mengganggu visualisasi dibiarkanMateri yg beresiko antigenik dan cendrung menimbulkan infeksi diangkatBerikan antibiotik

  • IOFB ( IntraOcular Foreign Body)Benda asing intraokulerInsiden: 18-41 % pada trauma mataUsia: rata-rata 29-38 th, range: 3-79 th dengan 66% pada usia diantara 21 dan 40 thLaki-laki ( 92-100% )KejadianPenyebab: memahat 60-80%, perkakas/peralatan 18-25%Jarang ditemukan pada orang yang memakai proteksi

  • IOFBSiderosis: Disebabkan interaksi antara ion trivalen zat besi dan protein pada mataGejala klinis : deposit zat besi pada endotel kornea Iris kecoklatan Katarak dengan deposit kecoklatan pada kapsul anterior Pigmen pada retina

  • ChalcosisTembaga cendrung mempunyai deposit pada membran, ex: descemets, kapsul lensa, ILMGejala klinis:Partikel tembaga di aqueousIris kehijauanKatarak sunflower dengan deposit tembagaPartikel tembaga pada vitreousDeposit tembaga pada permukaan retina

  • Substansi InnertSubstansi ini biasanya dapat ditoleransi di dalam mata, misalnya gold, plastik,kaca, porselen

  • EvaluasiAdakah benda asing??Benda asing intraokuler?? Atau Intraorbita???Satu atau banyak??Lokasi IOFB Bagaimana keadaan sekitar lukaKondisi klinis lain yang menyertai misalnya: endoftalmitis, perdarahan vitreous, atau ablasio retina

  • PemeriksaanPemeriksaan Slit lampOftalmoskop: dapat melihat kerusakan jar. IntraokulerUltrsonografi: efektif mendeteksi benda asing intraokuler, perdarahan vitreous atau ablasio retinaRadiologi: X-Ray, CT-Scan, MRI

  • PenatalaksanaanAntibiotik: topikal, sistemik: IV atau oral, intra vitrealJika benda asing terletak di segmen anterior, dikeluarkan melalui insisi limbus dari kamera anteriorJika benda asing di belakang lensa dan di sebelah anterior ekuator, pengeluaran dilakukan melalui pars plana secara vitrektomi

  • KomplikasiPerdarahan subkonjungtivaToksik IOFBEndoftalmitisKerusakan jaringanAblasio retina

  • PERDARAHAN SUBKONJUNGTIVA

  • Konjungtiva >> saraf dan pembuluh darah kecil yang rapuh.Pecah => perdarahan subkonjungtiva sehingga tampaksebagai patch merah terang/merah gelap.

  • EtiologiSpontan /idiopatik biasanya yang ruptur adalah p.darah konjungtiva.Batuk, berusaha, bersih muntah.Hipertensi.TraumaInfeksi sistemik, dll.

  • Tanda dan GejalahKonjungtiva merahPusingberair

  • PEMERIKSAANAnamnesisPemeriksaan Fisik =>Penlight.Pemeriksaan darah rutin.

  • TerapiTidak ada terapi khusus.Berikan vasokonstriktor (Vasacon)MultivitaminAirmata buatan.Obati faktor risiko.

  • PognosisAd vitam: bonamAd sanam: bonamAd visam: bonamAd komestika: bonam

  • **