Contoh Makalah Sistem Informasi 3 Makalah

  • Published on
    10-Jul-2015

  • View
    722

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

MAKALAH SISTEM BOOKING PENJADWALAN PERSONAL ONLINE BERBASIS WAP

Di Susun Oleh : Kristianto Adi W 00/138944/TK/25843

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2005

HALAMAN PENGESAHAN

Di Susun Oleh : Kristianto Adi W 00/138944/TK/25843

Teleh Disahkan Dan Disetujui Oleh Dosen Pembimbing Dosen Pembimbing I : Dosen Pembimbing II :

Teguh Bharata Adji, ST, MT E NIP. 132 133 729

Ir. Markus Nurtiantara Aji, MT NIP. 132 133 731

SISTEM BOOKING PENJADWALAN PERSONAL ONLINE BERBASIS WAP

Kristianto Adi WJurusan Teknik Elektro Fakusltas Teknik Universitas Gadjah Mada Jln. Grafika 2 Yogyakarta 55281 krisadi@gmail.com

Teguh Bharata AdjiJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Jln. Grafika 2 Yogyakarta 55281 adji@mti.gadjahmada.edu

AbstraksiTeknologi WAP dapat menjembatani jarak antara dunia internet dengan dunia nirkabel. Teknologi WAP dapat digunakan oleh seorang pengguna telepon seluler untuk mendapatkan informasi dari internet kapan saja dan dimana saja. Sistem booking penjadwalan personal online ini menggunakan teknologi WAP sehingga dapat diakses melalui perangkat nirkabel seperti telepon seluler. Dengan sistem booking penjadwalan personal online ini, mempermudah seseorang dalam mengatur kegiatan-kegiatannya sehari-hari. Hasil pengujian menunjukkan biaya operasional murah dan pengoperasian sistem mudah. Kata kunci : WAP, telepon seluler

AbstractWAP bridge the gap between internet world and wireless world. WAP technology can be used by a cell-phone user to get information from the internet any where and any time.. The personal schedule online booking system use WAP technology, hence this system can be accessed by wireless device such as cell-phone. This system

cans simply some one to manage his daily activities. The test result show that operational cost is inexpensive and the system operational are simple. Key Word: WAP, cell-phone

PENDAHULUANSejak dahulu manusia memang sudah tidak dapat dipisahkan dari segala aktifitasnya baik yang mempunyai sifat rutinitas sehari-hari maupun yang bukan bersifat rutinitas. Segala aktifitas-aktifitas yang dilakukan tersebut sedikit banyak akan menyita waktu yang dimiliki oleh seorang manusia. Pada masa sekarang ini, waktu merupakan sesuatu yang berharga, maka dari itu diperlukan adanya pengaturan yang tepat. Salah satu bentuk pengaturan terhadap waktu tersebut adalah rencana atau jadwal pribadi dari aktifitas-aktifitas sehari-hari. Teknologi dari perangkat nirkabel (wireless) dewasa ini telah berkembang dengan sangat pesat. Salah satu teknologi tersebut adalah teknologi WAP. Dengan teknologi ini, perangkat-perangkat nirkabel seperti handphone atau telepon seluler dan PDA dapat digunakan sebagai browser untuk browsing di dunia internet. Dengan demikian peralatan tersebut dapat mengakses informasi dari dunia internet kapan saja dan dimana saja. Dengan keuntungan-keuntungan yang diberikan oleh teknologi internet dan teknologi WAP, maka kedua teknologi ini dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengorganisasian waktu yaitu dengan sistem penjadwalan personal secara online yang diakses melalui perangkat nirkabel sehingga sistem ini dapat diakses dimana pun dan kapan pun. Nantinya sistem ini diharapkan dapat menggantikan cara booking konvensional yang masih menggunakan cara-cara sebagai berikut yaitu : pertemuan empat mata, janji melalui telepon, penulisan janji pada secarik kertas, dan lain sebagainya.

TINJAUAN PUSTAKAWAP (Wireless Application Protocol) adalah standarisasi untuk informasi nirkabel dan layanan telepon pada telepon digital dan termindal lainnya[2]. WAP bertujuan untuk menjembatani jarak antara dunia nirkabel dan dunia internet. WAP proxy bersifat opsional, namun penggunaan WAP proxy akan menambah layanan[1]. Basis data adalah kumpulan data yang terintegrasi dan disimpan dalam tipe-tipe record yang berbeda, serta dapat diakses oleh aplikasi-aplikasi yang berbeda[4]. Model basis data yang sangat populer adalah model ER, model ini digunakan untuk menganalisa semantik dari aplikasi. Istilah dalam model ER adalah entiti, relasi, dan atribut. Model ER dinotasikan dalam diagram yang disebut ERD. Prototipe adalah model kerja dari aplikasi sistem informasi yang dikembangkan untuk mengetes ide dan asumsi tentang sistem yang baru[3]. Strategi yang digunakan untuk metode prototipe adalah strategi prototipe antarmuka, prototipe prosedur pemrosesan, dan prototipe fungsi utama.

Dasar TeoriSecara umum proses pengajuan booking jadwal yang terjadi dalam sistem ini seperti halnya dalam pengajuan janji secara konvensional. Yaitu pengaju booking melihat jadwal yang telah ada terlebih dahulu guna mengetahui alokasi waktu yang kosong. Selanjutnya pengaju booking dapat mengeset booking jadwal sesuai dengan waktu yang kosong dan yang dikehendaki. Pemilik jadwal dapat memilih booking mana yang akan dimasukan kedalam jadwal kegiatannya. Pertimbangan administrator dalam menyetujui suatu booking dapat diambil dari data-data seperti alokasi waktu, maksud dan tujuan seseorang melakukan booking, serta data diri dari pengguna tersebut. Seorang

pemilik jadwal dapat menambahkan jadwal ke dalam sistem dan juga dapat menghapus suatu jadwal yang telah dibuatnya dahulu. Gambaran umum mengenai proses teknis yang terjadi dalam sistem adalah sebagai berikut. Perangkat nirkabel seperti telepon seluler atau PDA mengirimkan permintaan suatu layanan ke web server dengan menggunakan protokol WAP. Permintaan ini oleh web server akan diteruskan ke pengompilasi PHP untuk diproses.

Gambaran Umum Sistem Booking Penjadwalan Personal Online Berbasis WAP

Apabila dalam proses dibutuhkan manipulasi data dari basis data, maka PHP akan melakukan koneksi ke basis data Oracle dan mengirim query untuk memanipulasi data yang terdapat pada basis data tersebut. Hasil pemrosesan oleh pengompilasi PHP akan dikembalikan ke web server yang untuk selanjutnya di teruskan ke piranti nirkabel.

Metodologi PenelitianJenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif, yaitu meneliti kualitas darai sistem booking penjadwalan personal online dengan berbasiskan WAP ini. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah kelayakan dari sistem booking penjadwalan personal online serta fungsi dari sistem ini

apakah dapat dipergunakan sebagai asisten pribadi dengan memberi kemudahankemudahan dalam mengatur jadwal kegiatan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara untuk mendapatkan kebutuhan dari pennguna perangkat lunak mengenai sistem yang dibuta. Selain itu juga menggunakan metode observasi pada sistem booking penjadwalan personal online dengan berbasiskan pada WAP ini.

Hasil Implementasi Dan PembahasanImplementasi sistem adalah proses menuliskan kode-kode program. Kode implementasi untuk basis data menggunakan bahasa SQL untuk mendefinisikan DDL. Sedangkan kode implementasi untuk antarmukas menggunakan bahasa markup XHTML-MP yang memang khusus untuk aplikasi nirkabel. Kode implementasi untuk fungsi-fungsi menggunakan bahasa PHP. Contoh hasil implementasi antarmuka dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Secara garis besar sistem dibagi menjadi dua sisi, yaitu sisi administrator dan sisi pengguna. Administrator adalah seseorang yang mempunyai jadwal kegiatan dan memegang kendali penuh terhadap jadwal kegiatannya tersebut. Tugas dari administrator adalah membuat jadwal, menghapus jadwal serta

memberikan persetujuan terhadap suatu booking jadwal. Sedangkan pengguna adalah seseorang yang melihat jadwal kegiatan dan dapat melakukan booking pada jadwal kegiatan tersebut. Pengguna diberi fasilitas untuk melihat jadwal yang telah ada dan mengisi booking jadwal. Sistem ini diuji dengan menggunakan metode pengujian black box. Metode black box adalah metode pengujian yang menguji suatu sistem tanpa harus mengetahui proses internal yang berada pada sistem tersebut. Penulis menguji sistem dengan menjalankannya pada server dengan sistem operasi Linux. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem telah dapat menangani kesalahan yang diakibatkan oleh kesalahan input data baik pada sisi administrator maupun pada sisi pengguna. Pengujian juga dilakukan pada waktu dan biaya operasional. Pada pengujian terhadap waktu akses mengambil sampel halaman halaman jadwal harian, mingguan, bulanan, booking 1 dan booking 2. Pengujian dilakukan dengan menggunakan server di student.te.ugm.ac.id. Hasil pengujian adalah sebagai berikutHasil Pengujian Waktu Akses Dengan Perangkat Yang Berbeda halaman jadwal harian jadwal mingguan jadwal bulanan Booking 1 Booking 2 Waktu N-3200 15 s 20 s 25 s 21 s 25 s N-3660 18 s 20 s 20 s 23 s 25 s

Dalam pengujian diatas dibandingkan waktu akses untuk perangkat nirkabel yang berbeda. Faktor lain yang mempengaruhi waktu akses adalah kecepatan dari provider yang digunakan. Dalam pengujian ini digunakan provider dari simPATI dan dari IM3. Hasil pengujian adalah sebagai berikut:

Hasil Pengujian Waktu Akses Dengan Provider Yang Berbeda Akses halaman Jadwal harian Jadwal mingguan Jadwal bulanan Booking 1 Booking 2 Provider IM3 18 s 20 s 20 s 23 s 25 s simPATI 21 s 23 s 23 s 21 s 24 s

Ukuran suatu halaman mempengaruhi waktu akses, semakin besar waktu akses yang diperlukan akan semakin lama sebaliknya semakin kecil ukuran halaman waktu yang diperlukan semakin singkat. Pengujian biaya dimaksudkan untuk memperoleh perkiraan biaya yang dikeluarkan oleh seorang pengguna dalam melakukan satu kali booking jadwal. Parameter dalam menentukan biaya tersebut adalah biaya akses GPRS dengan menggunakan provider simPATI dari PT. Telkomsel pada saat penulisan skripsi ini adalah sebesar Rp 30,-/Kb. Biaya minimal akan dicapai apabila seorang pengguna mengakses dengan total ukuran data yang di-download minimal. Urutan akses untuk proses booking adalah seperti pada Gambar 4.1. Dari hasil percobaan didapatkan biaya minimal adalah sebesar Rp. 240,- (percobaan menggunakan urutan halaman utama jadwal harian booking, pada saat ukuran minimal). Tabel 4.7 adalah rincian biaya secara teoritis untuk akses setiap halaman untuk sisi pengguna. Ukuran minimal adalah ukuran pada saat suatu halaman tidak menampilkan jadwal kegiatan, sebaliknya ukuran maksimal adalah ukuran pada saat suatu halaman menampilkan semua jadwal kegiatan.Daftar Harga Setiap Halaman Pada Sisi Pengguna Halaman utama jadwal harian jadwal mingguan jadwal bulanan booking 1 booking 2 Ukuran (Kb) minimal maksimal 1 1 2 4 2 3 2 4 2 2 3 5 Rp 30,-/Kb Biaya (Rp) minimal maksimal 30 30 60 120 60 90 60 120 60 60 90 150

KesimpulanSetelah menyelesaikan pembutan aplikasi sistem booking penjadwalan personal online yang dirancang dengan menggunakan teknologi WAP, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :. 1. Kekurangan sistem ini adalah sistem tidak dapat secara langsung menampilkan data jadwal pada tahun 2000, karena format input data tahun adalah hanya dua digit terakhir saja. 2. Sistem ini menggunakan halaman-halaman dengan jumlah yang sedikit yaitu total enam halaman pada sisi pengguna, seorang pengaju booking hanya mengakses minimal empat halaman dalam sekali proses booking sehingga memudahkan pengaju booking dalam melakukan proses booking. 3. 4. Dengan sedikit halaman yang diakses, maka waktu akses akan menjadi semakin singkat dan biaya yang dikeluarkan akan semakin kecil. Biaya minimal yang dikeluarkan oleh pengguna untuk melakukan sekali proses booking janji pertemuan adalah sebesar Rp 240,-. Sehingga biaya operasional sistem ini tergolong murah.

Daftar Pustaka[1] _______,Wireless Application Protocol WAP 2.0 Technical White Paper, WAP Forum, Januari 2002, URL : http://www.wapforum.org. [2] [3] [4] Ahmed Affan and Adeel Abbas, Wireless Application Protocol (WAP), Communication System Project Report, 2001. Senn, James A., Analysis And Design Of Information System, McGraw Hill, New York 1989. Stephens, Ryan K., Teach Yourself SQL In 21 Days, Second Edition,Group SAMS, 1997