of 18 /18
Cedera Saraf Cedera Saraf Perifer Perifer Syaiful Saanin Syaiful Saanin SMF Bedah Saraf SMF Bedah Saraf RSUP Dr. M. Djamil Padang RSUP Dr. M. Djamil Padang http://www.angelfire.com/nc/neurosurgery http://www.angelfire.com/nc/neurosurgery

Cedera saraf tepi

Embed Size (px)

DESCRIPTION

af

Citation preview

Cedera Saraf PeriferCedera Saraf PeriferSyaiful SaaninSyaiful Saanin

SMF Bedah Saraf SMF Bedah Saraf RSUP Dr. M. Djamil PadangRSUP Dr. M. Djamil Padang

http://www.angelfire.com/nc/neurosurgeryhttp://www.angelfire.com/nc/neurosurgery

Jenis CSPJenis CSP1.1. Traumatika / Non TraumatikaTraumatika / Non Traumatika2.2. A. DiskontinuA. Diskontinu• B. Kontinuitas utuh :B. Kontinuitas utuh :• a. Kompresi kronis karena a. Kompresi kronis karena

jeratanjeratan • strukturstruktur

• b. Kompresi pada sindroma b. Kompresi pada sindroma • kompartemenkompartemen

• c. Kompresi oleh c. Kompresi oleh tumortumor sekitar sekitar• d. Kompresi akut d. Kompresi akut mekanismekanis• e. Regangan / kompresi daerah e. Regangan / kompresi daerah

• frakturafraktura• f. f. InjeksiInjeksi pada serabut saraf, dll. pada serabut saraf, dll.

Klasifikasi Klasifikasi HistopatologisHistopatologis

SeddonSeddon SunderlandSunderland

NeurapraksiaNeurapraksia II

VIVI{kombinasi {kombinasi dari semua dari semua Sunderland Sunderland

(I-V)}(I-V)}

AksonotmesisAksonotmesis IIII

IIIIII

IVIV

NeurotmesisNeurotmesis VV

KlasifikasiKlasifikasi

Perubahan histopatologis

Derajat cedera Mielin Akson Endonr Perinr Epinr

Neurapraksia I +/-

Aksonotmesis II + +III + + +IV + + + +

Neurotmesis V + + + + +VI

Berbagai perubahan serabut-fasikel

Degenerasi Wallerian

Patofisiologi CST

Pengelolaan cedera STPengelolaan cedera ST

1.1. Mekanisme cederaMekanisme cedera

2.2. Respons patologisRespons patologis

3.3. Kapasitas regenerasiKapasitas regenerasi

4.4. Pemeriksaan klinisPemeriksaan klinis

5.5. Pemeriksaan penunjangPemeriksaan penunjang

PemeriksaanPemeriksaan

1.1. Klinis : Motor, Sensori, Tinel, KeringatKlinis : Motor, Sensori, Tinel, Keringat2.2. Elektrofisiologis :Elektrofisiologis :

1.1. EMGEMG2.2. SNAPSNAP3.3. SSEPSSEP4.4. NAP IntrabedahNAP Intrabedah

3.3. Pemeriksaan Radiologis :Pemeriksaan Radiologis :1.1. X-rayX-ray2.2. MielografiMielografi3.3. CT ScanCT Scan4.4. MRIMRI

Cedera Saraf PeriferCedera Saraf Perifer

Tajam, Laserasi, Regang, Kontusi, Kompresi-iskemia, Listrik, Iatrogenik,

dll.

Cedera terbukaLaserasi/tr

anseksi

Cedera terbukaLaserasi/tr

anseksiCedera

TertutupKontinuitas (+)

Cedera TertutupKontinuit

as (+)

Eksplorasi Akut/Subakut

Eksplorasi Akut/Subakut

Ujung Saraf Kasar dan

Kontusi

Ujung Saraf Kasar dan

KontusiUjung Saraf Terpotong

Tajam

Ujung Saraf Terpotong

Tajam

Reparasi Tunda(end-end; tandur

auto)

Reparasi Tunda(end-end; tandur

auto)Reparasi(en

d-end)

Reparasi(end-end)

Penilaian Cedera

Penilaian Cedera

Tidak ada bukti regenerasi

Tidak ada bukti regenerasi

Ada bukti regenerasi

Ada bukti regenerasi

Tingkat Non Proksimal

Tingkat Non Proksimal

Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan Penunjang

Tingkat Proksimal

Tingkat Proksimal

Tidak Ada Bukti RegenerasiTidak Ada Bukti Regenerasi

Dari Pemeriksaan

tsb. :

Kontusi Fokal(diikuti 2-3

bulan)

Kontusi Fokal(diikuti 2-3

bulan)Lesi

Panjang(diikuti 4-5 bulan)

Lesi Panjang(diikuti 4-

5 bulan)

Eksplorasi Eksplorasi

NAP Intra Operasi

NAP Intra Operasi Tak Ada

Respons

Tak Ada ResponsAda

Respons

Ada Respons

Neurolisis (ekst/int)/repar

asi split

Neurolisis (ekst/int)/repar

asi split

Reseksi dan Reparasi(end-end / tandur

autolog)

Reseksi dan Reparasi(end-end / tandur

autolog)

Dari Pemeriksaan tsb. :Dari Pemeriksaan tsb. :

Terdapat Bukti Regenerasi

Teruskan Tindakan Konservatif dan Terapi Fisik

Dari Pemeriksaan tsb. :Dari Pemeriksaan tsb. :

Tingkat Non Proksimal

Teruskan Pemantauan Mencari Bukti Adanya Regenerasi

Dari Pemeriksaan tsb. :Dari Pemeriksaan tsb. :

Tingkat Proksimal

Cedera Mungkin Tidak Bisa Direparasi

Kemungkinan Tindakan Neurotisasi

Jenis tindakan Jenis tindakan tergantung :tergantung :

1.1. UsiaUsia

2.2. Jarak dari end organJarak dari end organ

3.3. Cedera yang menyertaiCedera yang menyertai

4.4. Mekanisme cederaMekanisme cedera

5.5. Tehnik operasiTehnik operasi

6.6. Faktor trofikFaktor trofik

Rencana operasiRencana operasi

1.1. Mekanisme cederaMekanisme cedera

2.2. Beratnya kerusakan neurologisBeratnya kerusakan neurologis

3.3. Adanya nyeri hebatAdanya nyeri hebat

SekianSekian

• éLearning :éLearning :

• http://www.angelfire.com/nc/http://www.angelfire.com/nc/neurosurgeryneurosurgery