Buletin Terobosan Edisi 352

  • View
    227

  • Download
    10

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Buletin Terobosan adalah media independen yang dikelola oleh mahasiswa Indonesia yang berdomisili di Mesir. Terbit pertama kali sejak 21 Oktober 1990.

Text of Buletin Terobosan Edisi 352

Opick: Bangsa kita sangat butuh kepada kalian!

Edisi 352 10 April 2013

Semester Olahraga MasisirSemester ini berbagai event olahraga diadakan. Ribuan Pound dana mengalir demi kelancaran kegiatan-kegiatan ini...Simak Laporan Utama hal 4

Sekapur Sirih, Terimakasih, Halaman 2 Sikap, Gerakan Tujuh Belas, Halaman 3 Laporan Utama, Semester Olahraga Masisir, Halaman 4 Laporan Utama, Melirik Fenomena HUT Kekeluargaan, Halaman 5 Komentar Peristiwa, Hubungan Kekeluargaan dan Pemerintah Daerah, Halaman 6 Wawancara, Opick: Bangsa Kita Sangat Butuh Kepada Kalian!, Halaman 8 Seputar Kita, PPMI Menggelar ASEAN Student Gathering 2013, Halaman 9 Opini, Kekeluargaan dan Wajah PPMI, Halaman 10 Kolom, Dua Dunia, Halaman 11

Selamat Membaca! Santai dan penting dibaca Tajam tanpa melukai Kritis tanpa menelanjangi

TROBOSAN ADVERSITING

Media ini dikelola oleh Pelajar dan Mahasiswa Indonesia sebagai media informasi, opini dan komunikasi mahasiswa Indonesia di Mesir. Redaksi menerima tulisan dari pelbagai pihak dan berhak mengeditnya tanpa menghilangkan makna dan tujuan.Doc: www.facebook.com/anakbasketcairo

Sekapur Sirihujian, manusia pun pasti akan berbuat kesalahan dalam jalan hidupnya. Kesalahan bukanlah sebuah pukulan agar kita berhenti untuk mencoba dan berkarya, kesalahan justru sebuah tamparan agar kita terus mencoba dan berbuat. Seorang anak menyemprotkan selai kacang ke seantero ruang makan karena semprotan selainya rusak. Bukan marah yang ia dapatkan, justru seluruh keluarga itu tertawa dan memberinya semangat untuk terus mencoba. Itu adalah sedikit cuplikan dari film Meet the Robinson. Film tentang anak yang jenius namun aneh. Salah satu pelajaran yang bisa kita ambil dari film itu adalah kita harus terus mencoba dan tidak menyerah karena kesalahan. Pada edisi kali ini kami mencoba untuk mengadakan riset ke hampir seluruh kekeluargaan. Ya, riset ini memang kami rasa berat dan melelahkan. Terlebih harus mengganggu para ketua kekeluargaan agar bersedia untuk diwawacara dan dimintai keterangan. Namun akhirnya keringat kami membuahkan hasil. Setidaknya, saat ini kami bisa menghidangkan kepada anda sebuah laporan tentang peringatan hari jadi masing-masing kekeluargaan disertai dengan jenis kegiatan dan keperluan dana dari masing-masing kekeluargaan. Ternyata, jika dikalkulasikan seluruh kegiatan peringatan hari jadi kekeluargaan bisa menghabiskan dana hingga seratus ribu pound lebih. Sebuah dana yang sangat besar untuk kegiatan komunitas Masisir. Survey lain kami lakukan untuk mengetahui sejauh mana hubungan kekeluargaan dengan daerah masing-masing. Kami ingin menginformasikan kepada pembaca bahwa di seluruh penjuru Indonesia saat ini telah berdiri ikatan-ikatan alumni al-Azhar tempat para alumni al-Azhar berkiprah. Kami pun ingin menginformasikan sejauh mana kontribusi masing-masing pemeritah provinsi kepada putra daerahnya di negeri ini. Akhirnya, kami ucapkan terimakasih kepada beberapa pihak yang telah membantu kami dalam penerbitan kali ini maupun dalam terbitan-terbitan lain. Selamat membaca! []

Permohonan MaafKami segenap keluarga besar buletin TROBOSAN memohon maaf atas dimuatnya tulisan dalam buletin kami yang dikhawatirkan akan memicu ketidaknyamanan atau melukai perasaan beberapa pihak.

Belajar dari KesalahanKami ucapkan selamat kepada kekeluargaan KSW dan KSMR yang telah berhasil menjuarai ajang olahraga bergengsi Jawa Cup dan Sumatera Cup. Semoga dengan adanya kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang bergengsi antar kekeluargaan, namun juga menjadi wahana untuk saling bersilaturahmi dan berkomunikasi antar kekeluargaan. Kami pun tak lupa mengucapkan selamat hari jadi kepada beberapa kekeluargaan yang baru saja memperingati hari jadinya. Semoga dengan bertambahnya umur organisasi anda semakin menjadikan ikatan kekeluargaan antar anggota dan kekeluargaan lain menjadi lebih kuat. Beberapa waktu lalu, salah seorang senior TROBOSAN berkunjung ke negeri ini. Zainur Rofieq, pemimpin redaksi buletin TROBOSAN tahun 1996-1997 dan Ketua PPMI tahun 19981999. Di tengah perbincangan antara tim TROBOSAN dengannya, ia sempat berbicara, Di TROBOSANlah saya mendapatkan pengalaman yang sebenarnya. Membaca lembaran-lembaran buletin TROBOSAN lama dalam arsip seolah membawa kami kepada zaman saat TROBOSAN menjadi penerobos kebekuan aktifitas jurnalistik di kala itu. Tidak terasa memang, buletin yang anda pegang saat ini hampir memasuki umur yang ke dua puluh tiga, bahkan mungkin umur buletin ini lebih tua dari umur sebagian pembaca. Namun bukan umur yang kami pentingkan. TROBOSAN tidak lain adalah tempat bagi kami untuk belajar, belajar menulis, belajar membaca dan belajar untuk peka terhadap masalah sosial. Tidak jarang, dalam masa pembelajaran manusia akan mendapatkan berbagai macam

RALATPada buletin TROBOSAN edisi 351, 15 Maret 2013, rubrik Seputar Kita yang berjudul PPMI mengadakan Halaqoh Ilmiyah kedua, terdapat sebuah kesalahan. Di sana tertulis Syaikh Yusri Rusydi Jabar al-Husny. Seharusnya tertulis: Syaikh Yusri Rusydi Jabar al-Hasany. Kami memohon maaf yang sebesarbesarnya atas kesalahan ini.

Express CopyMenerima segala jenis fotokopi Mahatthah Mutsallas, Hay `Asyir Building 102 Sweesry. Hp: 01001726484

Terbit perdana pada 21 Oktober 1990. Pendiri: Syarifuddin Abdullah, Tabrani Sabirin. Pemimpin Umum: Tsabit Qodami. Pemimpin Redaksi: Fahmi Hasan Nugroho. Pemimpin Perusahaan: Erika Nadarul Khoir. Dewan Redaksi: Abdul Majid, M. Hadi Bakri. Reportase: M. Ainul Yaqien, M. Zainuddin, Dirga Zabrian, Luthfiatul Fuadah Al Hasan, Ainun Mardiah, Heni Septiani. Editor: Zulfahani Hasyim. Pembantu Umum: Keluarga TROBOSAN. Alamat Redaksi: Indonesian Hostel-302 Floor 04, 08 el-Wahran St. Rabea el-Adawea, Nasr City Cairo-Egypt. Telepon: 22609228, E-mail: terobosanmasisir@yahoo.com. Facebook : Terobosan Masisir. Untuk pemasangan Iklan dan Layanan Pelanggan silakan menghubungi nomor telpon : 01159319878 (Tsabit) atau 01122217176 (Fahmi)

02

TROBOSAN, Edisi 352, 10 April 2013

Sikap

Gerakan Tujuh BelasAngka tujuh belas telah menjadi warna sejarah tersendiri yang berperan dalam menghiasi mozaik perjalanan Masisir. Bagaimana tidak, angka tujuh belas adalah sejumlah angka yang mewakili perwajahan Masisir. Untuk merujuk pernyataan di atas, organisasi kekeluargaan adalah alasannya. Mereka yang berjumlah tujuh belas itu adalah mesin penggerak Masisir untuk meraup kekuatan anggotanya. Tujuh belas organisasi kekeluargaan yang hadir di hadapan kita bukanlah organisasi yang secara tidak sengaja menjadi perwakilan suara ataupun aspirasi. Mereka telah ada sejak lama, umurnya bukan lagi seumuran pohon jagung. Itu seharusnya menandakan mereka sebagai organisasi yang sudah mapan secara turun-temurun. Jika sebuah acara sekelas Masisir dijadwalkan, maka deretan utama yang akan mendapatkan undangan adalah tujuh belas alamat di atas. Hal ini dikarenakan mereka sebagai penggerak masa yang dianggap ampuh. Bahkan akhir-akhir ini merekalah pemain utama di panggung Masisir, organisasi lain tergeser perannya menjadi hanya pemeran figuran. Contoh yang bisa kita ambil adalah organisasi senat. Jika di Indonesia, senat adalah organisasi tulang punggung mahasiswanya. Namun tidak demikian dengan nasib senat di Masisir. Beberapa kali senat harus tepinggirkan karena keadaan alam sekitarnya. Landasan logisnya sederhana, karena dianggap tidak memenuhi kriteria organisasi ideal Masisir dianggap tidak bisa menjaring masa. Itulah dia alasan yang mungkin paling bisa ditangkap logika kita. Barangkali anggota bisa saja menunjukkan angka banyak, namun partisipasi aktif perlu dijadikan acuan untuk melihat besar tidaknya sebuah organisasi. Rasanya cukup patut menyorot sepak terjang tujuh belas sekawan di atas setelah kita melihat ketidakberdayaan organisasi yang terpinggirkan semisal tadi atau yang lainnya. Penting bagi kita melakukan usulan ini, setidaknya untuk mengukur sejauh mana roda peradaban Masisir ini melaju. Sudahkah program yang diadakan mereka searah dengan yang kita cita-citakan bersama? Atau malah jauh melenceng? Selama gelaran semester ini kita bisa melihat keadaan Masisir yang penuh dengan pergerakan di lapangan. Berbagai macam bentuk di lapangan bisa kita dapatkan. Semuanya itu diadakan dalam bentuk kegiatan Masisir. Misal pada perlombaan yang diadakan dalam rangka menyambut hari jadi organisasi terkait atau agenda rutinan yang diadakan atas nama organisasi. Misalkan saja Jawa Cup yang diadakan setiap tahun oleh forum Jawa, juga demikian Sumatera Cup. Sedangkan acara yang diadakan Namun akan sangat membahayakan, bahkan bisa menimbulkan virus yang mematikan jika seandainya gerakan menumbuhkembangkan kesadaran ikhlas guna membangun sosial semacam tersebut kemudian dibelokkan arahnya. Jika saja program dan kegiatan tersebut kemudian berseberangan dengan keyakinan individu, maka yang dirasakan adalah publik merasa tidak adanya kesesuaian dengan norma dasarnya. Terlebih akan sangat menakutkan, jika program ini dianggap menghianati kepercayaan dan kebutuhan publik. Menimbang. Masisir bergelora. Mungkin itulah yang pantas untuk kita apresiasikan atas nama rentetan kegiatan di atas yang begitu banyak, khususnya selama semester ini. Saking bergeliatnya Masisir kali tekadang kawan-kawan aktifis sampai rela begadang mengejar deadline. Sudah menjadi cerita lumrah karena seringnya cerita yang kita temukan semacam ini. Hampir setiap minggunya ada sebuah event besar di Masisir, khususnya olahraga. Pastilah ada kerja keras panitia maupun pihak yang bersinggungan di dalamnya. Maka bisa kita katakan, Masisir bergelora. Jika sebuah kata mutiara latin mengatakan: men sana in corpore sano (dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat). Mungkin kutipan ini harus mempunyai porsi besar dalam pembicaraan kita kali ini. Sebuah slogan yang akan selalu melekat pada setiap insan yang menginginkan keselamatan jasmani dan rohani. Tapi benarkah slogan ini mutlak benar diterapkan