of 117 /117
BUKU PANDUAN PENULISAN TESIS DESIGN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK ARSITEKTUR MEDAN

BUKU PANDUAN PENULISAN TESIS DESIGN - mta.usu.ac.idmta.usu.ac.id/images/Panduan_Tesis_Design.pdf · 7.6.1.4 Nama dengan Garis Penghubung ... Lampiran 32 Formulir Komentar Penguji

  • Author
    dinhthu

  • View
    325

  • Download
    15

Embed Size (px)

Text of BUKU PANDUAN PENULISAN TESIS DESIGN - mta.usu.ac.idmta.usu.ac.id/images/Panduan_Tesis_Design.pdf ·...

BUKU PANDUANPENULISAN TESIS DESIGN

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGIUNIVERSITAS SUMATERA UTARA

FAKULTAS TEKNIKPROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK ARSITEKTUR

MEDAN

BUKU INI DITERBITKAN PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK ARSITEKTURFAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA DAN DIJADIKANSEBAGAI PANDUAN DALAM PROSEDUR PENYUSUNAN TESIS DESIGN

SEKALIGUS MEMBUAT PENULISANNYA

BUKU INI DIGUNAKAN UNTUK KALANGAN SENDIRI

TIM PENYUSUNDwira N. Aulia

Beny O.Y MarpaungM. Nawawiy Loebis

Achmad Delianur Nasution

Pelaksana Tata UsahaNovi Yanthi

Alamat Penyunting dan Tata Usaha:Gedung J7 Lantai II, Fakultas Teknik

Jalan Perpustakaan Kampus USU Medan 20155Telepon/Fax. 061-8219525

Email: [email protected]; [email protected]: http://mta.usu.ac.id

Medan

i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

BAB I. KETENTUAN UMUM 11.1 Pendahuluan1.2 Persyaratan1.3 Prosedur Penulisan Proposal dan Tesis1.4 Komisi Pembimbing1.5 Tanggung Jawab dan Wewenang Komisi Pembimbing

1.5.1 Ketua Komisi Pembimbing (PembimbingUtama/Dosen Pembimbing 1)

1.5.2 Anggota Komisi Pembimbing (Dosen Pembimbing IIdan III)

1.6 Prosedur Penilaian

133677

8

9

BAB II. FORMAT PENULISAN PROPOSAL 102.1 Bagian Awal

2.1.1 Halaman Judul (Sampul Depan)2.1.2 Halaman Judul (Sampul Dalam)2.1.3 Halaman Persetujuan2.1.4 Daftar Isi2.1.5 Daftar Tabel2.1.6 Daftar Gambar2.1.7 Daftar Lampiran2.1.8 Daftar Istilah

2.2 Bagian Utama2.3 Bagian Akhir

2.3.1 Daftar Kepustakaan2.3.2 Lampiran

10101111111212121213141415

BAB III. SEMINAR PROPOSAL (KOLOKIUM) 163.1 Persyaratan3.2 Komisi Pembimbing3.3 Seminar Proposal/Kolokium3.4 Kelengkapan Surat-surat3.5 Penilaian Seminar Proposal/Kolokium

1616161717

BAB IV. FORMAT PENULISAN TESIS 184.1 Bagian Awal

4.1.1 Halaman Judul (Sampul Depan)4.1.2 Halaman Judul (Sampul Dalam)4.1.3 Halaman Penyataan4.1.4 Halaman Persetujuan4.1.5 Daftar Isi4.1.6 Daftar Tabel4.1.7 Daftar Gambar4.1.8 Daftar Lampiran4.1.9 Daftar Istilah

18181919191921212121

ii

4.1.10 Intisari/Ringkasan/Abstrak4.2 Bagian Utama Tesis Desain4.3 Bagian Akhir

4.3.1 Daftar Kepustakaan4.3.2 Lampiran

2222282929

BAB V. SEMINAR HASIL (SHs) 305.1 Penelitian Tesis5.2 Penulisan Tesis5.3 Seminar Hasil5.4 Kelengkapan Surat-surat5.5 Penilaian Seminar Hasil

3030303031

BAB VI. UJIAN TESIS 346.1 Persyaratan6.2 Komisi Penguji6.3 Kelulusan6.4 Kelengkapan Surat-surat6.5 Penilaian Ujian Tesis

3434343435

BAB VII. TATA CARA PENULISAN 387.1 Penjilidan7.2 Panjang Tesis7.3 Kertas dan Penggandaan7.4 Pengetikan

7.4.1 Kualitas Pengetikan7.4.2 Spasi7.4.3 Tepi7.4.4 Penomoran Halaman7.4.5 Sub Judul7.4.6 Nota dan Catatan Kaki7.4.7 Tabel7.4.8 Gambar7.4.9 Gambar Foto

7.5 Bahasa7.5.1 Bahasa yang Dipakai7.5.2 Bentuk Kalimat7.5.3 Istilah7.5.4 Kesalahan yang Sering Terjadi

7.6 Penulisan Nama7.6.1 Cara Penulisan Nama

7.6.1.1 Nama Penulis yang diacu Dalam Uraian7.6.1.2 Nama Penulis dalam Daftar Pustaka7.6.1.3 Nama Penulis Lebih dari Satu Suku Kata7.6.1.4 Nama dengan Garis Penghubung7.6.1.5 Narna yang Diikuti dengan Singkatan7.6.1.6 Gelar Kesarjanaan

7.6.2 Cara Perujukan Sumber Pustaka7.6.2.1 Nama Penulis pada Bagian Permulaan

Kalimat

3838383838393939394040414142424242424242434343434344

4444

iii

7.6.2.2 Nama Penulis pada Bagian Tengah Kalimat7.6.2.3 Nama Penulis pada Bagian Akhir Kalimat7.6.2.4 Penulis Dua Orang7.6.2.5 Penulis Lebih dari Dua Orang7.6.2.6 Yang diacu Lebih dari Dua Sumber7.6.2.7 Pengutipan dan Sumber Kedua

7.7 Kutipan7.7.1 Kutipan Langsung7.7.2 Kutipan Tidak Langsung7.7.3 Sumber Kutipan

7.8 Cara Menulis Daftar Pustaka7.8.1 Rujukan dari Buku7.8.2 Rujukan dari Buku yang Berisi Kumpulan Artikel

(Ada Editornya)7.8.3 Rujukan dari Artikel dalam Buku Kumpulan Artikel

(Ada Editornya)7.8.4 Rujukan dari Artikel dalam Jurnal7.8.5 Rujukan dari Artikel dalam Jurnal dari CD-ROM7.8.6 Rujukan dari Artikel dalam Jurnal dari Majalah atau

Koran7.8.7 Rujukan dari Koran Tanpa Penulis7.8.8 Rujukan dari Lembaga yang Ditulis Atas Nama

Lembaga Tersebut7.8.9 Rujukan Berupa Karya Terjemahan7.8.10 Rujukan Berupa Skripsi, Tesis, atau Disertasi7.8.11 Rujukan dari Internet berupa Karya Individual7.8.12 Rujukan dari Internet berupa Artikel dari Jurnal7.8.13 Rujukan dari Internet berupa Bahan Diskusi7.8.14 Rujukan dari Internet berupa E-mail Pribadi

44444444454545454646464647

47

474848

4849

494950505051

iv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Formulir Tentatif Usulan Judul Tesis dan Komisi Pembimbing 53Lampiran 2 Formulir Pengesahan Susunan Komisi Pembimbing 54Lampiran 3 Contoh Halaman Sampul Luar Proposal 55Lampiran 4 Contoh Halaman Persetujuan Proposal 56Lampiran 5 Contoh Halaman Daftar Isi 57

Contoh Model A 57Contoh Model B 60Contoh Model C 63Contoh Daftar Tabel 65

Lampiran 7 Contoh Daftar Gambar 66Lampiran 8 Contoh Daftar Lampiran 67Lampiran 9 Contoh Halaman Sampul Luar Tesis 68Lampiran 10 Contoh Tulisan Pada Sisi Buku Tesis 69Lampiran 11 Contoh Halaman Sampul Dalam Tesis 70Lampiran 12 Contoh Halaman Pernyataan 71Lampiran 13 Contoh Halaman Pengesahan 72Lampiran 14 Contoh Halaman Tim Penguji 73Lampiran 15 Pedoman Pengiriman Naskah Jurnal Arsitektur dan Perkotaan

KORIDOR74

Lampiran 16 Formulir Pendaftaran Kolokium 75Lampiran 17 Contoh Undangan Kolokium 76Lampiran 18 Contoh Nilai Kolokium Model A 77Lampiran 19 Contoh Nilai Kolokium Model B 78Lampiran 20 Contoh Nilai Kolokium Model C 79Lampiran 21 Formulir Pendaftaran Seminar Hasil 80Lampiran 22 Contoh Undangan Seminar Hasil 81Lampiran 23 Contoh Nilai Seminar Hasil Model A 82Lampiran 24 Contoh Nilai Seminar Hasil Model B 83Lampiran 25 Contoh Nilai Seminar Hasil Model C 84Lampiran 26 Formulir Pendaftaran Ujian Tesis 85Lampiran 27 Contoh Undangan Ujian Tesis 86Lampiran 28 Contoh Laporan Hasil Ujian Tesis 87Lampiran 29 Formulir Berita Acara Ujian Tesis 88Lampiran 30 Formulir Komentar Penguji dan Rekomendasi Perbaikan

Model A89

Lampiran 31 Formulir Komentar Penguji dan Rekomendasi PerbaikanModel B

90

Lampiran 32 Formulir Komentar Penguji dan Rekomendasi PerbaikanModel C

91

v

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan rahmat-Nya

sehingga kami, Program Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas

Sumatera Utara dapat menerbitkan buku Panduan Penulisan Tesis Desain.

Buku ini merupakan pedoman bagi mahasiswa peserta Tesis Program Studi

Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara dalam menyusun

laporan Tesis Desain. Buku ini sebagai pedoman bagi mahasiswa peserta Tesis Desain

dan Pembimbing Tesis dalam melakukan proses pembimbingan. Buku ini hanya

dipergunakan untuk Peserta Tesis Program Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas

Teknik Universitas Sumatera Utara saja. Melalui Buku Panduan ini, mahasiswa peserta

Tesis harus mengikuti urutan sistem pembuatan laporan Tesis Desain sebagai persyaratan

untuk mengikuti Kolokium, Seminar Hasil, dan Ujian Tesis.

Akhirnya, kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat

dalam pembuatan Buku Pedoman Tesis Desain ini. Harapan kami agar buku ini dapat

dipergunakan sebagaimana mestinya oleh pihak-pihak yang terkait.

Medan, Nopember 2016

Ketua Program Studi,

Ir. Dwira Nirfalini Aulia, M.Sc, PhD, IPM

NIP. 196305271993032005

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

1

BAB IKETENTUAN UMUM

1.1. PendahuluanTesis Desain adalah suatu hasil penelitian ilmiah yang berisikan pernyataan atau

argumentasi mengenai suatu teori yang berkenaan dengan suatu perencanaan, perancangan,

model, konsep dan sebagainya yang dikaji, serta didukung oleh bukti-bukti berupa

keterangan-keterangan yang telah diperoleh dari suatu hasil penelitian ilmiah, pemecahan

masalah, evaluasi rancangan, implementasi dan monitoring proyek, serta rancangan

skematik. Adapun bentuk keluaran dari tesis desain adalah perencanaan dan atau

perancangan yang diusulkan seperti konsep, kriteria/panduan, model penerapan/pengujian,

atau lainnya). Dalam menyelesaikan tesis desain diperlukan pengetahuan yang cukup, baik

dalam hal teori perencanaan dan perancangan maupun metodologi. Pembuatan tesis desain

ini mengharuskan mahasiswa untuk mampu melakukan identifikasi masalah dan kebutuhan,

mendeskripsikan rancangan, implementasi dan monitoring proyek serta mendeskripsikan

tema apabila tesis desain berupa rancangan tematik. Tesis desain ini hanya dikhususkan

pada mahasiswa yang telah menduduki pendidikan jenjang terakhir Program Studi Magister

Teknik Arsitektur USU Bidang Kekhususan Studi-studi Arsitektur (Alur Desain). Hal ini

didasarkan pada anggapan bahwa mereka telah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai

teori-teori yang ada dalam bidang ilmu pengetahuan perencanaan dan perancangan

Arsitektur, juga pengetahuan tentang metodologi perencanaan dan perancangan.

Disamping itu, mereka juga telah dianggap telah memiliki kesanggupan untuk menyeleksi

teori-teori yang diketahuinya dan dapat menggunakannya untuk mengkaji dan memahami

masalah perencanaan dan perancangan yang dihadapi. Tesis desain adalah suatu tahapan

akhir dari suatu kegiatan untuk memahami suatu masalah perencanaan dan perancangan,

yang terwujud dalam bentuk laporan tesis desain yang diperoleh dari hasil identifikasi

masalah, kebutuhan, perancangan, implementasi dan monitoring proyek, deskripsi tema,

penelitian lapangan atau kepustakaan dan atau kombinasi dari semuanya.

Kurikulum Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU mewajibkan mahasiswa

melakukan penulisan tesis desain pada akhir masa studi. Kewajiban menulis tesis desain ini

didasarkan pada pertimbangan manfaat yang didapatkan, dimana tesis desain dapat

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

2

memberikan manfaat ganda, baik bagi mahasiswa maupun bagi instansi

(pemerintah/swasta) serta masyarakat yang menjadi objek penelitian mahasiswa Program

Studi Magister Teknik Arsitektur USU terkait dengan masalah dan isu perancangan

arsitektur.

Kegiatan penulisan tesis desain yang dimulai dari penulisan proposal tesis desain, penelitian

lapangan dan penulisan laporan hasil perancangan berupa tesis desain pada hakekatnya

merupakan peluang dan kesempatan untuk menghayati, menerapkan dan menggunakan

konsep, teori dan kemampuan analisis yang telah diperoleh selama proses belajar-mengajar

guna memahami permasalahan arsitektur dan perancangannya. Kegiatan tesis desain juga

merupakan wahana yang tepat bagi para mahasiswa untuk dapat melakukan diagnosis

masalah dalam bidang perancangan Arsitektur atau yang bersifat lebih spesifik,

memanfaatkan dan mengembangkan metode dan instrument perancangan untuk

menganalisis, mencari alternative pemecahan, menentukan pilihan pemecahan masalah

perancangan dan pada akhirnya menyusun suatu laporan tesis desain yang terbaik. Dalam

mengkaji permasalahan pada perancangan Arsitektur haruslah dikaitkan dengan fenomena

yang terjadi di masyarakat, sehingga analisa dapat dilakukan secara komprehensif. Hasil

tesis desain diharapkan dapat membantu menambah perkembangan ilmu Arsitektur dalam

perkembangan perancangan baik yang bersifat nyata maupun tematik. Selain itu tesis desain

diharapkan juga bermanfaat untuk instansi pemerintah/swasta atau stakeholder lainnya dalam

menganalisis permasalahan sehingga mampu memberikan rekomendasi untuk memecahkan

masalah yang dihadapi.

Buku pedoman format penulisan tesis desain Program Studi Magister Teknik Arsitektur

USU ini, untuk seterusnya disebut buku pedoman yang disusun dengan tujuan untuk

memudahkan mahasiswa bidang studi-studi Arsitektur alur profesi menulis tesis desain.

Buku pedoman ini hanya mengatur cara dan format penulisan tesis desain dan hanya

berlaku di Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU Bidang Kekhususan Studi-studi

Arsitektur (Alur Desain). Jika setelah penulisan tesis desain mahasiswa S2 ingin

menerbitkan tesis atau sebagian dari tesisnya dalam suatu majalah ilmiah, pedoman beserta

ketentuan-ketentuan dari majalah ilmiah itulah yang harus diikuti. Dalam buku pedoman ini

tidak diatur batasan jumlah halaman tesis desain, namun sangat dianjurkan untuk

mengusahakan menulis tesis desain yang efisien dan tidak bertele-tele, fokus pada

permasalahan perancangan, analisis konsep perancangan serta kesimpulan, sehingga

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

3

menghasilkan sebuah tesis yang komprehensif dengan jumlah halaman yang tidak

(harus/terlalu) tebal. Ketentuan dalam buku pedoman ini, beserta semua format yang

terkandung di dalamnya, harus diikuti dalam penulisan tesis desain Program Studi Magister

Teknik Arsitektur USU. Buku pedoman ini berusaha mencakup semua segi yang berkaitan

dengan penulisan tesis desain meskipun dari semula sudah disadari masih terdapat

kekurangan.

1.2. PersyaratanAda sejumlah yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa Program Studi Magister Teknik

Arsitektur USU Bidang Kekhususan Studi-studi Arsitektur (Alur Desain)dalam rangka

penulisan tesis desain, yaitu:

1. Pelaksanaan penelitian tesis desain harus didahului dengan penulisan proposal (PP).

2. Penulisan Proposal (PP) dapat disusun dan diajukan kepada Ketua Program Studi

Magister Teknik Arsitektur USU, setelah calon peserta memenuhi persyaratan berikut:

Menyelesaikan mata kuliah paling sedikit 21 Satuan Kredit Semester (SKS)

termasuk mata kuliah Metode Penelitian dengan indeks prestasi kumulatip (IPK)

3,00.

Menyelesaikan kewajiban-kewajiban administrasi.

3. Proposal selambat-lambatnya diajukan pada akhir semester ke-tiga.

4. Penulisan Proposal (PP) baru dapat dilanjutkan dengan kegiatan penelitian

perancangan untuk Penyusunan Tesis Desain setelah dinyatakan lulus oleh Komisi

Pembimbing dan Dosen Pembanding.

1.3. Prosedur Penulisan Proposal dan Tesis DesainTesis Desain adalah karya tulis ilmiah hasil penelitian perancangan dari mahasiswa Program

Studi Magister Teknik Arsitektur USU bidang studi-studi Arsitektur alur profesi, dalam

usahanya memenuhi sebagian persyaratan untuk memperoleh gelar Magister Teknik (MT).

Setelah peserta program dianggap sudah memenuhi syarat untuk menyusun Penulisan

Proposal (PP), maka kepada mereka disarankan untuk membuat/memilih satu atau lebih

judul penelitian Tesis Desain yang berkaitan dengan permasalahan arsitekur dan

perancangan kepada Ketua Program Studi. Setelah pengajuan judul tersebut, Ketua

Program Studi akan meminta calon pembimbing atau pembimbing akademik untuk

mendiskusikan judul dan permasalahan tersebut dengan mahasiswa bersangkutan.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

4

Apabila proposal disetujui, akan ditindaklanjuti oleh Ketua Program Studi untuk

menentukan Komisi Pembimbing yang akan ditetapkan oleh Fakultasi Teknik USU.

Langkah selanjutnya setelah penetapan Komisi Pembimbing adalah Penulisan Proposal

(PP) oleh mahasiswa bersangkutan dengan mendapat bimbingan dari Komisi Pembimbing.

Proposal yang telah disetujui oleh Komisi Pembimbing dapat diajukan kepada Program

Studi Magister Teknik Arsitektur USU untuk diseminarkan (Kolokium/Seminar Proposal).

Apabila dalam seminar proposal (kolokium) dinyatakan tidak lulus oleh tim penguji, maka

mahasiswa harus menempuh kembali jalur penulisan proposal dari awal. Sebaliknya, apabila

dalam seminar proposal (kolokium) dinyatakan lulus, maka langkah berikutnya adalah

melakukan penelitian perancangan di lokasi sebagaimana tertuang dalam proposal tesis

desain. Setelah penelitian dilakukan, langkah selanjutnya adalah penulisan Tesis Desain yang

harus didiskusikan dengan Komisi Pembimbing. Penulisan Tesis Desain yang sudah

disetujui oleh Komisi Pembimbing dapat diajukan untuk mengikuti Seminar Hasil melalui

Ketua Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU. Program Studi Magister Teknik

Arsitektur USU menetapkan Komisi Penguji. Pelaksanaan Seminar Hasil (SHs) bersifat

terbuka. Artinya, dosen dan mahasiswa diperkenankan menghadiri dan memberi

sumbangan pemikiran dan pendapat dalam Seminar Hasil (SHs) tersebut.

Bagi mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus dalam Seminar Hasil (SHs), maka mahasiswa

yang bersangkutan harus kembali berkonsultasi dengan Komisi Pembimbing hingga Komisi

Pembimbing menyetujui untuk diseminarkan kembali. Sedangkan untuk mahasiswa yang

dinyatakan lulus dalam Seminar Hasil (SHs), harus segera berkonsultasi kembali dengan

Komisi Pembimbing dan segera mempersiapkan diri untuk mengikuti Ujian Tesis. Setelah

Komisi Pembimbing menyetujui untuk pelaksanaan Ujian Tesis, mahasiswa dapat

mengajukan Ujian Tesis kepada Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU melalui

Ketua Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU. Program Studi Magister Teknik

Arsitektur USU menetapkan Komisi Penguji Pelaksanaan Ujian Tesis dan bersifat tertutup.

Apabila pada Ujian Tesis dinyatakan tidak lulus, maka mahasiswa harus kembali

berkonsultasi dengan Komisi Pembimbing hingga disetujui untuk kembali mengikuti Ujian

Tesis. Sedangkan bagi mahasiswa yang dinyatakan lulus dalam Ujian Tesis dapat

mempersiapkan diri untuk mengikuti Wisuda. Bagi mahasiswa yang dinyatakan lulus

dengan perbaikan dalam Ujian Tesis, harus memperbaiki tesis dalam jangka waktu tidak

lebih dari 3 (tiga) bulan, dan apabila perbaikan sudah disetujui Komisi Pembimbing maka

mahasiswa dinyatakan lulus dan berhak mengikuti wisuda.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

5

Hal-hal yang berkaitan dengan topik, judul, dan Komisi Pembimbing dapat dikonsultasikan

dengan Ketua Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU. Proses konsultasi ini akan

mengarah kepada mahasiswa pada hal-hal yang berkaitan dengan sisi akademik pelaksanaan

penelitian perancangan dan penetapan objek permasalahan yang diinginkan oleh

mahasiswa. Formulir Tentatif Usulan Judul Tesis Desain dan Komisi Pembimbing dapat

diminta pada sekretariat Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU. Jika Ketua

Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU menyetujui usulan yang diajukan,

mahasiswa diminta langsung mengisi formulir penunjukan Komisi Pembimbing untuk

meminta persetujuan dari Komisi Pembimbing.

Setelah Komisi Pembimbing menyatakan persetujuan, peserta diminta untuk mengajukan

permohonan tertulis kepada Ketua Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU untuk

mengurus penerbitan SK Komisi Pembimbing. Diagram alir proses penyusunan proposal,

tesis dan ujian dapat dilihat pada Gambar 1. 1.

Gambar 1.1

Diagram Alir Proses Penulisan Proposal dan Tesis

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

6

1.4. Komisi PembimbingKomisi pembimbing penulisan proposal dan tesis desain adalah suatu panel yang terdiri

dari dua orang pembimbing dari dosen Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU.

Komisi Pembimbing penulisan proposal dan tesis akan ditetapkan dengan SK Fakultas

Teknik USU atas pengusulan Ketua Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU,

seperti tercantum dalam Gambar 1.2.

Gambar 1.2

Bagan Alir Proses Penunjukan Komisi Pembimbing

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

7

1.5. Tanggung Jawab dan Wewenang Komisi Pembimbing1.5.1. Ketua Komisi Pembimbing (Pembimbing Utama/Dosen Pembimbing 1)Secara umum, Ketua Komisi Pembimbing merupakan penanggung jawab utama atas

seluruh kegiatan penulisan Tesis Desain, mulai dari penyusunan/penulisan proposal,

Seminar dan ujian. Sebagai Ketua Komisi Pembimbing adalah dosen berpendidikan S2

dengan jabatan fungsional minimal Lektor Kepala atau bergelar Doktor (S3) yang

kepakarannya diakui secara akademik oleh Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU.

Proses bimbingan dalam penelitian perancangan dan penulisan Tesis Desain akan dapat

berjalan lancar apabila terpenuhinya beberapa hal berikut:

1. Pembimbing yang bersangkutan betul-betul memahami bidang ilmu pengetahuan

dengan baik.

2. Mahasiswa yang bersangkutan betul-betul telah menguasai ilmu pengetahuan sesuai

dengan yang diharapkan dari tingkat pendidikannya, dan betul-betul mengetahui apa

yang diinginkan untuk ditulisnya dalam tesis.

3. Mahasiswa yang bersangkutan harus bersungguh-sungguh melakukan penelitian dengan

sebaik-baiknya dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga telah memiliki data yang

lengkap berkenaan dengan masalah yang akan dibahas dalam Tesisnya.

Pembimbingan Tesis Desain memerlukan ketekunan dan kesabaran, disamping cara-cara

tesebut diatas, yang mirip dengan kuliah pribadi (antara dosen pembimbing dan mahasiswa

yang bersangkutan). Proses bimbingan dalam penulisan Tesis Desain tidak hanya dilakukan

seperti memberikan kuliah lalu selesai, tetapi juga menyangkut kadar pemahaman

mahasiswa akan kuliah/petunjuk yang diberikan, bacaan yang harus dibaca mahasiswa, dan

kesanggupan mahasiswa dalam merangkum pengetahuan yang diperolehnya tersebut dan

mewujudkannya dalam bentuk pikiran-pikirn ilmiah yang berupa pernyataan ilmiah.

Pernyataan ilmiah ini dapat dalam bentuk tersurat (suatu pernyataan teori atau hipotesa)

dan dapat pula terwujud dalam bentuk tersirat (pengorganisasian data untuk mendukung

atau menentang atau memperbaiki sesuatu teori yang sudah ada).

Dalam proses bimbingan masih diperlukan pengetahuan pembimbing dalam hal

penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, karena pernyataan pikiran berkenaan

dengan sesuatu masalah haruslah dinyatakan dalam bentuk kata-kata dan kalimat yang pasti

dan tepat serta tidak berkepanjangan sehingga tidak ada interpretasi lain selain dari yang

dimaksudkan oleh penulis. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa sebagian besar

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

8

mahasiswa masih rendah pengetahuan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar

sebagai bahasa ilmiah.

Secara khusus, tanggungjawab Ketua Komisi Pembimbing dapat diuraikan sebagai berikut:

1 Bertanggung jawab terhadap kesesuaian topik, judul, perumusan masalah, dan

pemecahannya, penyelesaian penulisan tesis dan ujian tesis.

2. Bertanggung jawab terhadap pemilihan alat bantu dan metode penelitian yang dapat

dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

3. Ketua Komisi Pembimbing beserta anggota bertanggung jawab atas keabsahan tesis

peserta bimbingan, dengan memperhatikan penulisan ilmiah dan mengantisipasi

kemungkinan terjadinya plagiat/pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI).

4. Bertanggung jawab terhadap keseluruhan bobot pekerjaan sehingga memenuhi 8

(delapan) SKS, serta berhak menolak tesis bila dinilai tidak memenuhi syarat 8 (delapan)

SKS tersebut.

5. Menentukan penilaian akhir dan keputusan-keputusan lain bersama-sama dengan

Anggota Komisi Pembimbing.

6. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Ujian Tesis.

7. Menentukan apakah peserta siap melaksanakan Ujian Tesis dari sisi kesiapan akademik

dengan memperhatikan persyaratan penyelesaian administratif dan persyaratan lain.

Apabila penguji berhalangan atau salah seorang Anggota Komisi Pembimbing

berhalangan maka pelaksanaan seminar perlu dicarikan waktu yang lain.

8. Hal-hal lain yang belum diatur, akan ditentukan melalui Surat Keputusan khusus oleh

Program Studi Magister Teknik Arsitektur-USU.

1.5.2. Anggota Komisi Pembimbing (Dosen Pembimbing II)Kualifikasi Anggota Komisi Pembimbing sekurang-kurangnya dosen bergelar/setara

Magister dengan jabatan Lektor atau ahli bergelar Magister yang kepakarannya diakui secara

akademik. Tanggung jawab anggota Komisi Pembimbing, antara lain:

1. Membantu tugas Ketua Komisi Pembimbing seperti diutarakan di atas.

2. Turut serta dalam memantau dan mengusahakan kelancaran penulisan Proposal,

kegiatan penelitian dan penulisan Tesis.

3. Berwenang memberikan persetujuan dan menandatangani Lembar Pengesahan pada

Seminar Proposal, Seminar Hasil dan Ujian Tesis.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

9

4. Secara umum menjadi penasehat atau narasumber untuk lebih menyempurnakan

penyajian Seminar Proposal, Seminar Hasil dan Ujian Tesis.

1.6. Prosedur PenilaianProposal tesis desain mempunyai bobot 10 (sepuluh) SKS. Kegiatan penyusunan proposal

tesis desain dibagi 6 (enam) tahap, yaitu:

1. PP, persiapan penulisan proposal.2. SP, pelaksanaan seminar proposal (kolokium) dengan beban 1 SKS.3. pelaksanaan penelitian untuk mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan dalam

penulisan Tesis.

4. Penulisan Tesis Desain, penulisan hasil penelitian.

5. Seminar Hasil (SH), pelaksanaan seminar hasil penelitian tesis desain dengan beban 1SKS.

6. Ujian Tesis, pelaksanaannya di depan Komisi Pembimbing dan Tim Penguji.

Nilai SKS terhadap, proposal penelitian dan tesis dan ujian komprehensif ditunjukkan

dalam Tabel 1.1.

Tabel 1.1. Nilai SKS untuk Kegiatan Penulisan Proposal,Tesis dan Ujian Komprehensif

Kegiatan SKSKolokium 1Seminar Tesis 1Ujian Tesis 6

Total 8

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

10

BAB IIFORMAT PENULISAN PROPOSAL TESIS DESAIN

Proposal terdiri atas: Bagian Awal, Bagian Utama, dan Bagian Akhir, dengan jumlah kata

minimal 5.500 (lima ribu lima ratus) kata, tidak termasuk lampiran.

2.1. Bagian AwalBagian awal dari proposal penelitian mencakup halaman judul dan halaman persetujuan.

2.1.1 Halaman Judul (Sampul Depan)Halaman ini memuat berturut-turut: judul, lambang Universitas Sumatera Utara, nama dan

nomor induk mahasiswa, kalimat "Program Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas

Sumatera Utara", dan tahun proposal diseminarkan. Halaman ini dicetak di atas kertas

dengan bahan linen sejenis dan berwarna merah hati. Secara umum halaman sampul depan

ini memuat:

1. Judul proposal, dibuat secara singkat dan jelas.

Pemilihan suatu judul proposal atau judul Tesis bisanya mengikuti judul yang telah

dipilih menjadi topik masalah penelitian yang menjadi landasan bagi pembuatan Tesis

tersebut. Walaupun demikian, tidak jarang terjadi bahwa suatu judul Tesis telah dibuat

secara berbeda dari judul masalah penelitian yang menjadi landasan bagi pembuatan

Tesis tersebut. Sehubungan dengan itu, hendaklah diingat bahwa sebuah judul Tesis

yang baik adalah mencerminkan masalah yang dikaji dalam Tesis tersebut dan

sederhana serta tidak bertele-tele. Dengan demikian dihrapkan bahwa para pembaca

Tesis, begitu melihat judul Tesis tersebut akan langsung dapat memperkirakan isinya

mengenai apa, dan bagaimana para pemeriksa/pembimbing Tesis akan akan lebih

memudahkan dalam kegiatan pembimbingan dan pemeriksanaannya.

2. Tujuan proposal, yaitu sebagai kerangka acuan Penyusunan Tesis pada Program

Magister Teknik Arsitektur Program Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas

Sumatera Utara.

3. Lambang Universitas Sumatera Utara, berbentuk bundar (bukan segi lima) dengan

diameter sekitar 5,5 cm.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

11

4. Nama mahasiswa yang mengajukan proposal, ditulis lengkap (tidak boleh memakai

singkatan) dan tanpa gelar kesarjanaan.

5. Nomor induk mahasiswa dicantumkan di bawah nama.

6. Institusi pendidikan, yaitu Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara Medan.

7. Waktu pengajuan, ditunjukkan dengan menulis tahun di bawah kata "Medan".

8. Tahun penyelesaian proposal, ditempatkan di bawah kata "Medan".

2.1.2. Halaman Judul (Sampul Dalam)Halaman ini sama dengan halaman sampul depan, tetapi di atas kertas putih sesuai dengan

ketentuan.

2.1.3. Halaman PersetujuanHalaman ini berisi persetujuan Komisi Pembimbing yang terdiri dari ketua dan anggota-

anggotanya, lengkap dengan tanda tangan dan tanggal persetujuan.

2.1.4. Daftar IsiDaftar isi disusun berurutan menurut nomor halaman, daftar tabel, daftar gambar dan judul

dari bab dan anak bab. Dalam daftar isi dimuat pula daftar pustaka yang digunakan dalam

penyusunan proposal dan lampiran. Keterangan-keterangan yang mendahului daftar isi

tidak perlu dimuat dalam daftar isi.

Daftar isi diketik dengan huruf besar tanpa diakhiri titik dan ditempatkan ditengah-tengah

kertas dua spasi di bawah nomor halaman. Perkataan "Halaman" diketik di pinggir kanan,

dua spasi di bawah daftar isi dan tiga sentimeter dari sisi kanan. Susunan daftar isi menyusul

dua spasi di bawahnya. Bila daftar isi memerlukan lebih dari satu halaman maka diteruskan

pada halaman berikutnya. Pembagian atau penyusunan dari bab, anak bab dan seterusnya

tergantung dari daftar isi. Pada umumnya antara bab dan anak bab dan antara bagian dan

anak bagian diperlukan dua spasi dan antar anak bab satu spasi. Judul dari tiap bab diketik

dengan huruf besar. Huruf pertama setiap kata di dalam judul anak bab ini diketik dengan

huruf besar, kecuali kata depan dan kata penghubung.

Daftar isi ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara menyeluruh tentang isi

proposal dan sebagai petunjuk bagi pembaca yang ingin langsung melihat suatu bab atau

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

12

anak/sub bab. Daftar ini memuat urutan Bab, Sub Bab dan Anak Bab dengan nomor

halamannya.

2.1.5. Daftar TabelJika dalam proposal terdapat banyak tabel (daftar), perlu adanya daftar tabel yang memuat

urutan judul tabel (daftar) beserta lengkap nomor halamannya. Tetapi kalau hanya ada

beberapa tabel (daftar) saja, daftar ini tidak perlu dibuat. Daftar tabel diketik seperti

mengetik daftar isi. Nomor tabel menggunakan angka Arab. "Nomor" diketik tepat pada

permulaan batas pinggir kiri, dua spasi di bawah daftar tabel. Jarak dari daftar tabel ke tabel

pertama adalah empat spasi. Dua spasi di bawah daftar tabel, di pinggir kanan diketik

perkataan "Halaman". Judul tabel dalam daftar harus sama dengan judul tabel dalam teks.

Akhir dari setiap judul tabel dihubungkan dengan titik-titik dengan nomor halaman tempat

tabel tersebut dijumpai dalam teks proposal. Judul yang memerlukan lebih dari satu baris

diketik satu spasi dan dimulai di bawah huruf kelima kata pertama baris kalimat di atasnya.

Antara judul tabel dipakai dua spasi. Daftar tabel mernuat nomor urut tabel, judul tabel dan

nornor halaman..

2.1.6. Daftar GambarPerlu tidaknya suatu daftar gambar tersendiri, sama persyaratannya dengan daftar tabel.

Daftar gambar diketik pada halaman baru, tersendiri dan disusun seperti daftar tabel. Tidak

dibedakan antara grafik, peta atau potret, semua bernomor urut angka Arab. Semua tabel

dan gambar ditempatkan seperti teks, terkecuali bila ukuran tabel atau gambar

mengharuskan penempatannya sepanjang kertas. Daftar gambar memuat nomor urut

gambar, judul gambar dan nomor halaman..

2.1.7. Daftar LampiranSama halnya dengan daftar tabel dan daftar gambar, daftar lampiran ini dimuat bila

proposal dilengkapi dengan lampiran yang banyak. Daftar lampiran memuat nomor urut

lampiran, judul lampiran dan nomor halamannya dibuat dengan angka Arab..

2.1.8. Daftar IstilahDaftar ini memuat arti lambang, singkatan dan istilah yang dipergunakan dalam proposal,

daftar ini dibuat bila dalam usulan banyak memuat lambang dan singkatan.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

13

2.2. Bagian UtamaBagian utama proposal antara lain memuat bagian-bagian sebagai berikut:

1. JUDUL proposal, dibuat secara singkat dan jelas.Judul hendaknya singkat dan spesifik, cukup jelas untuk memberikan gambaran

mengenai kegiatan perencanaan dan atau perancangan yang diusulkan

2. LATAR BELAKANG, Gambarkan kondisi, situasi, potensi, dan kendala dari kasusproyek/komunitas/lingkungan yang menjadi sasaran atau relevan dengan judul

3. ALASAN PEMILIHAN TOPIK PERMASALAHAN/KASUSPROYEK/TEMA, Kemukakan alasan pemilihan topik permasalahan/kasusproyek/tema, termasuk motivasi serta argumentasi tentang pentingnya kegiatan

perencanaan dan atau perancangan yang diusulkan.

4. KAJIAN PUSTAKA, Uraikan dengan singkat tetapi jelas acuan pustaka (buku, artikelilmiah, dokumen perencanaan dan perancangan, manifesto, dll) yang relevan atau

melandasi gagasan kegiatan perencanan dan atau perancangan, boleh mencakupi: teori,

konsep pendekatan, kerangka dan teknik diagnosis/analisis, dan lain-lain

5. PERUMUSAN MASALAH, Rumuskan masalah secara konkrit dan tajam. Jelaskandefenisi, asumsi dan lingkup yang menjadi batasan kegiatan perencanaan dan atau

perancangan

6. TUJUAN, Rumuskan tujuan secara spesifik, yaitu kondisi baru yang diharapkan dapatdicapai sebagai hasil dari kegiatan perencanaan dan atau perancangan yang diusulkan.

Rumusan Tujuan hendaknya eksplisit dan terukur.

7. MANFAAT, Gambarkan manfaat bagi komunitas sasaran/lembaga terkait apabilaperubahan kondisi terjadi sebagai hasil dari kegiatan perencanan dan atau perancangan

yang diusulkan

8. KELUARAN, Jelaskan secara spesifik bentuk keluaran dari kegiatan perencanan danatau perancangan yang diusulkan (konsep, kriteria/panduan, model

penerapan/pengujian, dan lain-lain)

9. METODOLOGI, Uraikan secara rinci langkah-langkah kegiatan perencanaan dan atauperancangan yang akan ditempuh. Jelaskan kerangka pendekatan, metode, dan teknik

diagnosis/analisis yang akan digunakan dalam tiap tahapan.

10. RENCANA DAN JADUAL KERJA, Uraikan bar-chart untuk menjelaskan secaraspesifik tahap-tahap kegiatan perencanaan dan atau perancangan, serta jadual

pelaksanaan. Batas waktu pelaksanaan adalah 1 (satu) semester, atau maksimum 6

(enam) bulan

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

14

11. DAFTAR PUSTAKA12. LAMPIRAN-LAMPIRAN

Deskripsi kawasan perancangan (jika sudah ada).

2.3. Bagian AkhirBagian akhir dari proposal ini terdiri dari daftar pustaka dan lampiran (kalau ada).

2.3.1. Daftar KepustakaanDaftar kepustakaan ini hanya memuat perbendaharaan pustaka yang benar-benar diacu

dalam proposal tersebut. Cara penulisannya diurut ke bawah menurut abjad nama akhir

penulis pertama dan tahun penerbitannya. Dalam Daftar Pustaka, pustaka yang berupa

makalah di majalah ilmiah, jurnal, buletin, atau prosiding ditulis sebagai berikut:

1. Jika rujukan terkutip dalam teks tesis terdiri atas penulis tunggal, maka yang ditulis

dalam Daftar Pustaka adalah nama keluarga penulis, yang ditulis di depan dan diakhiri

dengan sebuah koma, kemudian disusul dengan inisial/singkatan nama kecilnya atau

misalnya yang diakhiri dengan sebuah titik diikuti oleh sebuah koma (jika tidak ada

nama pertama/nama kecil), kemudian tahun publikasi yang ditulis dalam kurung lalu

diikuti titik ganda, disusul judul makalah yang dituliskan dengan huruf kecil kecuali

huruf pertama judul yang ditulis dengan huruf kapital dan diakhiri dengan sebuah

koma, kemudian nama jurnal dan halaman publikasinya; sebagai contoh:

Cotton: F.A. (1998): Kinetics of Gasification of Brown Coal, Journal of American

Chemical Society, 54, 38 43.

2. Jika penulis teridiri atas dua penulis, untuk penulis pertama ditulis seperti pada butir (1)

kemudian diikuti kata dan (tidak dengan kata and atau tanda &), disusul nama keluarga

penulis kedua sesudah penulis pertama kemudian disusul dengan inisial nama kecilnya,

kemudian tahun publikasi yang ditulis dalam kurung lalu diikuti titik dua, disusul judul

makalah yang dituliskan dengan huruf kecil kecuali huruf pertama judul yang ditulis

dengan huruf kapital dan diakhiri dengan sebuah koma, kemudian nama jurnal dan

halaman publikasinya; sebagai contoh:

Tarub, J. dan Tingkir, D. (1999): Dampak Penebangan Hutan dan Erosi di Hulu Aliran

Sungai Bengawan Solo Terhadap Potensi Banjir di Sekitar Muaranya, Majalah

Kehutanan, 7, 12 22.

3. Jika rujukan terkutip dalam teks tesis terdiri lebih dari dua orang penulis, atau yang

dituliskan dengan dkk., maka dalam Daftar Pustaka seluruh nama pengarang harus

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

15

dituliskan, diawali oleh nama keluarga dari penulis pertama sebagaimana pada butir (1)

di atas, lalu penulis-penulis berikutnya sebagaimana pada butir (2), sebelum nama

penulis terakhir diikuti kata dan (tidak dengan kata and atau tanda &). Sebagai contoh,

dalam tesis dituliskan Kramer dkk. (2005), maka penulisan dalam daftar pustaka nama-

nama pengarang harus ditulis lengkap seperti berikut:

Kramer, A., Djubiantono, T., Aziz, F., Bogard, J.S., Weeks, R. A., Weinand, D.C.,

Hames, W.E., Elam, J.M., Durband, A.C, dan Agus (2005): The First Hominid

Fossil Recovered from West Java, Indonesia, Journal of Human Evolution, 48, 661-

667.

Dari beberapa panduan dan contoh penulisan dalam Daftar Pustaka di atas, masih ada

beberapa hal penting yang harus diperhatikan dan diingat sebagai berikut:

1. Nama majalah atau jurnal ditulis dengan huruf miring (italic) dengan huruf kecil kecuali

huruf pertama dari setiap kata yang ditulis dengan huruf kapital dan disingkat sesuai

dengan kebiasaan internasional dan diakhiri dengan sebuah koma, disusul oleh

2. Nomor jilid atau volume dicetak tebal, diakhiri dengan sebuah koma, disusul oleh

3. Halaman awal disusul oleh garis datar dan diikuti oleh halaman akhir makalah.

Antara berbagai bidang ilmu ada perbedaan sedikit-sedikit dalam cara penulisan daftar

kepustakaan, meskipun perbedaan tersebut tidak substansial, misalnya dalam penggunaan

tanda baca, tetapi garis besarnya tetap sama. Oleh karena itu perbedaan yang tidak

substansial tersebut tetap diperkenankan, asalkan tetap taat asas untuk seluruh penulisan.

2.3.2. LampiranDalam lampiran (kalau ada) terdapat keterangan atau informasi yang diperlukan pada

pelaksanaan kegiatan, misalnya rencana anggaran biaya, lembar kuesioner yang

dipergunakan dalam penelitian, dan sifatnya hanya melengkapi proposal.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

16

BAB IIISEMINAR PROPOSAL (KOLOKIUM)

3.1 PersyaratanMahasiswa telah melakukan asistensi dengan masing-masing dosen pembimbing sebanyak

minimal 2 kali. Komisi pembimbing telah menyetujui proposal tesis desain yang disajikan

dalam Seminar Proposal/Kolokium serta tertuang dalam Formulir Pendaftaran Kolokium.

Setelah Formulir Pendaftaran Kolokium ditandatangani oleh Komisi Pembimbing, maka

Program Studi Magister Teknik Arsitektur akan menetapkan waktu penyelenggaraan

Seminar Proposal/Kolokium. Usulan tesis desain harus disajikan dalam Seminar

Proposal/Kolokium. Adapun bobot seminar Kolokium adalah 1 SKS. Kegiatan tesis desain

untuk Magister baru dilaksanakan setelah dinyatakan layak oleh Komisi Pembimbing yang

dinyatakan dengan lulus dalam Seminar Proposal/Kolokium.

3.2 Komisi PembimbingAdapun komisi pembimbing adalah sebagai berikut:

1. Beranggotakan 1 orang dan diketuai oleh Ketua Komisi Pembimbing/Pembimbing

Utama.

2. Susunan Komisi pembimbing dikonsultasikan oleh peserta kepada Ketua Program

Studi .

3. Komisi pembimbing harus sudah terbentuk pada Semester kedua dan paling lambat

pada awal Semester ketiga.

4. Perubahan susunan Komisi pembimbing harus didasarkan pada persetujuan Komisi

pembimbing lama, Ketua Program Studi dan Dekan Fakultas Teknik USU

3.3 Seminar Proposal/KolokiumPelaksanaan seminar proposal atau kolokium dilaksanakan dengan mengikuti ketentuan

sebagai berikut:

1. Dilaksanakan oleh Program Studi dan dihadiri oleh Komisi Pembimbing dan Dosen

Pembanding

2. Seminar dilaksanakan secara terbuka

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

17

3. Mahasiswa diwajibkan mempresentasikan proposal tesis desain didalam Seminar

Proposal/Kolokium

3.4 Kelengkapan Surat-surat1. Tentative usulan judul Tesis dari Komisi Dosen Pembimbing.

2. Pengesahan susunan Komisi Pembimbing.

3. Lembar persetujuan pelaksanaan Seminar Proposal/Kolokium

3.5 Penilaian Seminar Proposal/KolokiumAspek-aspek penilaian penulisan proposal dan seminar Proposal/Kolokium:

Model A1. Latar belakang, alasan pemilihan topik pemecahan permasalahan

2. Identifikasi permasalahan dan kebutuhan perencanaan dan atau perancangan

3. Ketepatan dalam pemilihan landasan teori terkait dengan pemecahan permasalahan

perencanaan dan atau perancangan.

4. Kecanggihan metodologi tesis desain yang diciptakan dalam pemecahan permasalahan

perencanaan dan atau perancangan.

5. Sistematika pemikiran dan penelitian pemecahan permasalahan perencanaan dan atau

perancangan.

6. Keluaran dari gagasan pemecahan permasalahan perencanaan dan atau perancangan

7. Kaitan produk keluaran dengan tujuan penelitian perencanaan dan atau perancangan

8. Teknik Presentasi

Model B1. Latar belakang, alasan pemilihan kasus proyek

2. Perumusan masalah

3. Ketepatan dalam pemilihan landasan teori terkait dengan evaluasi rancangan,

implementasi dan monitoring proyek.

4. Kecanggihan metodologi tesis desain yang diciptakan dalam evaluasi rancangan,

implementasi dan monitoring proyek.

5. Sistematika pemikiran dan penelitian evaluasi rancangan, implementasi dan monitoring

proyek.

6. Produk keluaran dari gagasan evaluasi rancangan, implementasi dan monitoring proyek

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

18

7. Kaitan produk keluaran dengan tujuan evaluasi rancangan, implementasi dan

monitoring proyek

8. Teknik Presentasi

Model C1. Latar belakang, alasan pemilihan tema

2. Perumusan masalah

3. Ketepatan dalam pemilihan landasan teori terkait dengan perencanaan dan atau

perancangan tematik.

4. Kecanggihan metodologi tesis desain yang diciptakan dalam perencanaan dan atau

perancangan tematik.

5. Sistematika pemikiran perencanaan dan atau perancangan tematik.

6. Produk keluaran dari gagasan perencanaan dan atau perancangan tematik

7. Kaitan produk keluaran dengan tujuan penelitian perencanaan dan atau perancangan

tematik

8. Teknik Presentasi

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

19

BAB IVFORMAT PENULISAN TESIS

Sebuah Tesis terdiri atas: Bagian Awal, Bagian Utama, dan Bagian Akhir.

4.1. Bagian AwalBagian awal dari Tesis Desain mencakup halaman, judul dan halaman persetujuan.

4.1.1. Halaman Judul (Sampul Depan)Halaman ini memuat berturut-turut: judul, lambang Universitas Sumatera Utara, nama dan

nomor induk mahasiswa, kalimat "Program Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas

Sumatera Utara", dan tahun Tesis diseminarkan. Halaman ini dicetak di atas kertas dengan

bahan linen Margono atau linen Holland atau linen sejenis dan berwarna -merah hati.

Secara umum halaman sampul depan ini memuat:

a. Judul Tesis, dibuat secara singkat dan jelas.

Pemilihan suatu judul proposal atau judul Tesis Desain biasanya mengikuti judul yang

telah dipilih menjadi topik masalah penelitian yang menjadi landasan bagi pembuatan

Tesis tersebut. Walaupun demikian, tidak jarang terjadi bahwa suatu judul Tesis telah

dibuat secara berbeda dari judul masalah penelitian yang menjadi landasan bagi

pembuatanTesis tersebut. Sehubungan dengan itu, haruslah diingat bahwa sebuah judul

Tesis yang baik adalah mencerminkan masalah yang dikaji dalam Tesis tersebut serta

sederhana dan tidak bertele-tele. Dengan demikian diharapkan bahwa para pembaca

Tesis, begitu melihat judul Tesis tersebut akan langsung dapat memperkirakan isinya

mengenai apa, dan bagaimana para pemeriksa/pembimbing Tesis akan lebih

memudahkan dalam kegiatan pembimbingan dan pemeriksanaanya.

b. Maksud Tesis, yaitu untuk memperoleh gelar Magister Teknik (MT) pada Program

Studi Magister Teknik Arsitektur Universitas Sumatera Utara.

c. Lambang Universitas Sumatera Utara, berbentuk bundar (bukan segi lima) dengan

diameter sekitar 5,5 cm.

d. Nama mahasiswa yang mengajukan Tesis, ditulis lengkap (tidak boleh memakai

singkatan) dan tanpa gelar kesarjanaan.

e. Nomor induk mahasiswa dicantumkan di bawah nama.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

20

f. Institusi pendidikan, yaitu Program Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, Medan.

g. Tahun penyelesaian Tesis, yaitu tahun Tesis diseminarkan dan ditempatkan di bawah

kata "Medan".

h. Pada sisi buku laporan Tesis dicetak Singkatan: Program Studi, Judul Tesis, Nama dan

Nomor Induk Mahasiswa, Lambang USU dan Tahun Penyelesaian.

4.1.2. Halaman Judul (Sampul Dalam)Halaman judul (sampul dalam) terdiri atas dua lembar. Sampul dalam yang pertama isinya

sama dengan sampul luar. Sedangkan sampul dalam kedua isinya diberi tambahan kalimat

seperti ditunjukkan pada contoh halaman judul (lihat lampiran)

4.1.3. Halaman PernyataanHalaman ini berisikan pernyataan dari peneliti/mahasiswa bahwa hasil karya ini belum

pernah dilaksanakan ataupun diperlihatkan oleh peneliti/mahasiswa lain.

4.1.4. Halaman PersetujuanHalaman ini berisi persetujuan Komisi Pembimbing yang terdiri dari ketua dan anggota-

anggotanya, lengkap dengan tanda tangan dan tanggal persetujuan.

4.1.5. Daftar IsiDaftar isi disusun berurutan menurut nomor halaman, daftar tabel, daftar gambar dan judul

dari bab dan anak bab. Dalam daftar isi dimuat pula daftar pustaka yang digunakan dalam

penyusunan Tesis dan lampiran. Keterangan-keterangan yang mendahului daftar isi tidak

perlu dimuat dalam daftar isi.

Daftar isi diketik dengan huruf besar tanpa diakhiri titik dan ditempatkan ditengah-tengah

kertas dua spasi di bawah nomor halaman. Perkataan "Halaman" diketik di pinggir kanan,

dua spasi di bawah daftar isi dan tiga sentimeter dari sisi kanan. Susunan daftar isi menyusul

dua spasi di bawahnya. Bila daftar isi memerlukan lebih dari satu halaman maka diteruskan

pada halaman berikutnya. Pembagian atau penyusunan dari bab, anak bab dan seterusnya

tergantung dari daftar isi. Pada umumnya antara bab dan anak bab dan antara bagian dan

anak bagian diperlukan dua spasi, dan antar anak bab satu spasi. Judul dari tiap bab diketik

dengan huruf besar. Huruf pertarna setiap kata di dalam judul anak bab ini ketik dengan

huruf besar, kecuali kata depan dan kata penghubung.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

21

Daftar isi ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara menyeluruh tentang isi

Tesis dan sebagai petunjuk bagi pembaca yang ingin langsung melihat suatu bab atau sub

anak bab. Daftar ini mernuat urutan Bab, Sub Bab dan Anak Bab dengan nomor

halamannya.

4.1.6. Daftar TabelDaftar tabel diketik seperti mengetik daftar isi. Nomor tabel menggunakan angka Arab.

Nomor diketik tepat pada permulaan batas pinggir kiri, dua spasi dibawah daftar tabel.

Jarak dari daftar tabel ke tabel pertama adalah empat spasi. Dua spasi di bawah daftar tabel,

di pinggir kanan diketik perkataan "Halaman". Judul Jabel dalam daftar harus sama dengan

judul tabel dalam teks. Akhir dari setiap judul tabel dihubungkan dengan titik-titik dengan

nomor halaman tempat tabel tersebut dijumpai dalam teks. Judul yang memerlukan lebih

dari satu baris diketik satu spasi dan dimulai di bawah huruf kelima kata pertama baris

kalimat di atasnya. Antara judul tabel dipakai dua spasi.

Jika dalam Tesis terdapat banyak tabel (daftar), perlu adanya daftar tabel yang memuat

urutan judul tabel (daftar) beserta lengkap nomor halamannya. Tetapi kalau hanya ada

beberapa tabel (daftar) saja, daftar ini tidak perlu dibuat. Daftar tabel memuat nomor urut

tabel, judul tabel dan nomor halaman.

4.1.7. Daftar GambarDaftar gambar diketik pada halaman baru, tersendiri dan disusun seperti daftar tabel. Tidak

dibedakan antara grafik, peta atau potret, setnua bemomor urut angka Arab. Semuajudul

gambar ditulis seperti dalam teks.

Perlu tidaknya suatu daftar gambar tersendiri, sama persyaratannya dengan daftar tabel.

Daftar gambar memuat nomor urut gambar, judul gambar dan nomor halaman.

4.1.8. Daftar LampiranDaftar lampiran memuat nomor urut lampiran, judul lampiran dan nomor halamannya

dibuat dengan angka Arab.

4.1.9. Daftar IstilahDaftar ini memuat arti lambang, singkatan dan istilah yang dipergunakan dalam Tesis,

dibuat bila dalam laporan banyak memuat lambang dan singkatan.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

22

4.1.10. Intisari/Ringkasan/AbstrakPada bagian intisari ini memuat ringkasan dan abstrak. Intisari merupakan uraian singkat

masalah yang dipelajari, hasil yang menonjol sampai implikasinya. Intisari ditempatkan pada

permulaan tulisan dan sebelum halaman daftar isi.

Bagian intisari ini ditulis dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris,

disertai kata-kata kunci (keywords) dan merupakan uraian singkat tetapi lengkap tentang

latar belakang, tujuan penelitian, cara, dan hasil penelitian. Tujuan penelitian disarikan dari

tujuan penelitian pada pengantar, cara penelitian dipadatkan dari jalan penelitian, dan hasil

penelitian dari kesimpulan. Karena itu, umumnya intisari terdari atas tiga alinea dan

panjangnya tidak lebih dari dua halaman dan ditulis satu spasi.

4.2. Bagian Utama Tesis DesainBagian utama Tesis Desain terdiri dari 3 model. Mahasiswa dapat memilih model mana

yang paling tepat dalam gagasan perencanaan dan atau perancangan yang akan diusulkan.

Tiga model tersebu adalah sebagai berikut:

MODEL A adalah Tesis Desain yang berhubungan dengan PEMECAHAN MASALAH.Adapun bagian utama dari tesis desain model ini terdiri dari:

BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang

1.2 Alasan Pemilihan Topik Permasalahan

1.3 Perumusan Masalah

1.4 Tujuan

1.5 Manfaat

1.6 Keluaran

1.7 Metodologi

1.8 Sistematika Penulisan Tesis

BAB II IDENTIFIKASI MASALAH DAN KEBUTUHAN2.1 Deskripsi Kasus Proyek (lokasi, luas, status, kepemilikan, peraturan, kondisi fisik,

kegiatan, dll)

2.2 Kerangka Pendekatan danMetoda Identifikasi Masalah dan Kebutuhan

2.3 Identifikasi Masalah

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

23

2.3.1 tajuk (1)

2.3.2 tajuk (2)

2.3.3 tajuk (3), dst

2.4 Identifikasi Kebutuhan

2.4.1 tajuk (1)

2.4.2 tajuk (2)

2.4.3 tajuk (3), dst

BAB III DIAGNOSIS MASALAH DAN ANALISIS KEBUTUHAN3.1 Teknik Diagnosis Masalah dan Analisis Kebutuhan (Analisis SWAT): potensi, kendala,

peluang, prasyarat/batasan)

3.2 Diagnosis Masalah dan Prospek Perkembangannya

3.2.1 tajuk (1)

3.2.2 tajuk (2)

3.2.3 tajuk (3), dst

3.3 Analisis Kebutuhan dan Proyeksi ke depan

3.3.1 tajuk (1)

3.3.2 tajuk (2)

3.3.3 tajuk (3), dst

3.4 Studi Banding Penunjang

3.5 Rangkuman Hasil Diagnosis dan Analisis

BAB IV RUMUSAN KRITERIA PERENCANAAN DAN PERANCANGANFISIK

5.1 Asumsi/Premis. Anggapan Dasar

5.2 tajuk (1)

5.3 tajuk (2)

5.4 tajuk (3), dst

BAB V PENERAPAN/PENGUJIAN KRITERIA PERENCANAAN DANPERANCANGAN FISIK

5.1 Rencana/rancangan Skematik

5.1.1 tajuk (1)

5.1.2 tajuk (2)

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

24

5.1.3 tajuk (3), dst

(Produk: dokumentasi tekstural, peta, gambar, diagram, tabel, sketsa, maket studi, foto,

slide, dll)

5.2 Model Penerapan/Pengujian

5.2.1 tajuk (1)

5.2.2 tajuk (2)

5.2.3 tajuk (3), dst

(Produk: presentasi akhir, peta, gambar terukur, diagram, tabel, sketsa suasana, maket

studi, simulasi komputer, foto, slide, dll)

BAB VI EVALUASI AKHIR DAN REKOMENDASI6.1 Evaluasi Akhir

6.2 Rekomendasi

MODEL B adalah Tesis Desain yang berhubungan dengan EVALUASIRANCANGAN, IMPLEMENTASI DAN MONITORING PROYEK. Adapunbagian utama dari tesis desain model ini terdiri dari:

BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang

1.2 Alasan Pemilihan Topik Permasalahan

1.3 Perumusan Masalah

1.4 Tujuan

1.5 Manfaat

1.6 Keluaran

1.7 Metodologi

1.8 Sistematika Penulisan Tesis

BAB II DESKRIPSI RANCANGAN, IMPLEMENTASI DAN MONITORINGPROYEK

2.1 Rancangan Proyek

2.1.1 tajuk (1)

2.1.2 tajuk (2)

2.1.3 tajuk (3), dst

2.2 Implementasi Proyek

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

25

2.2.1 tajuk (1)

2.2.2 tajuk (2)

2.2.3 tajuk (3), dst

2.3 Monitoring Proyek

2.3.1 tajuk (1)

2.3.2 tajuk (2)

2.3.3 tajuk (3), dst

BAB III DIAGNOSIS MASALAH RANCANGAN IMPLEMENTASI DANMONITORING PROYEK

3.1 Diagnosis Masalah Rancangan Proyek

3.1.1 tajuk (1)

3.1.2 tajuk (2)

3.1.3 tajuk (3), dst

3.2 Diagnosis Masalah Implementasi Proyek

3.2.1 tajuk (1)

3.2.2 tajuk (2)

3.2.3 tajuk (3), dst

3.3 Diagnosis Masalah Monitoring Proyek

3.3.1 tajuk (1)

3.3.2 tajuk (2)

3.3.3 tajuk (3), dst

3.4 Rangkuman Hasil Diagnosis

BAB IV RUMUSAN KRITERIA REKTIFIKASI PROYEK4.1 Kriteria Rektifikasi Rancangan Proyek

4.2 Kriteria Rektifikasi Implementasi Proyek

4.3 Kriteria Rektifikasi Monitoring Proyek

BAB V PENGUJIAN KRITERIA REKTIFIKASI5.1 Rancangan Proyek

5.1.1 tajuk (1)

5.1.2 tajuk (2)

5.1.3 tajuk (3), dst

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

26

(produk: sesuaikan dengan tuntutan proyek)

5.2 Implementasi Proyek

5.2.1 tajuk (1)

5.2.2 tajuk (2)

5.2.3 tajuk (3), dst

(produk: sesuaikan dengan tuntutan proyek)

5.3 Monitoring Proyek

5.3.1 tajuk (1)

5.3.2 tajuk (2)

5.3.3 tajuk (3), dst

(produk: sesuaikan dengan tuntutan proyek)

BAB VI EVALUASI AKHIR DAN REKOMENDASI6.1Evaluasi Akhir

6.2Rekomendasi

MODEL C adalah Tesis Desain yang berhubungan dengan RANCANGAN TEMATIK.Adapun bagian utama dari tesis desain model ini terdiri dari:

BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang

1.2 Alasan Pemilihan Topik Permasalahan

1.3 Perumusan Masalah

1.4 Tujuan

1.5 Manfaat

1.6 Keluaran

1.7 Metodologi

1.8 Sistematika Penulisan Tesis

BAB II DESKRIPSI TEMA2.1 Pengertian Tema

2.2 Elaborasi Tema (Landasan Teoritis)

2.2.1 tajuk (1)

2.2.2 tajuk (2)

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

27

2.2.3 tajuk (3), dst

2.3 Studi Banding Tematik

2.3.1 tajuk (1)

2.3.2 tajuk (2)

2.3.3 tajuk (3), dst

BAB III PENERAPAN TEMA KE DALAM KASUS PROYEK3.1 Deskripsi Kasus Proyek (lokasi, luas, status, kepemilikan, peraturan, kondisi fisik,

kegiatan, dll)

3.2 Studi Banding Kasus Proyek Sejenis

3.2.1 tajuk (1)

3.2.2 tajuk (2)

3.2.3 tajuk (3), dst

3.3 Relevansi Tema Terhadap Kasus Proyek

3.4 Eksplorasi Penerapan Tema ke Dalam Kasus Proyek

3.4.1 tajuk (1)

3.4.2 tajuk (2)

3.4.3 tajuk (3), dst

3.5 Rangkuman Hasil Eksplorasi

BAB IV RUMUSAN KRITERIA PERANCANGAN FISIK4.1 Asumsi/Premis. Anggapan Dasar

4.2 tajuk (1)

4.3 tajuk (2)

4.4 tajuk (3), dst

BAB V PENERAPAN/PENGUJIAN KRITERIA PERENCANAAN DANPERANCANGAN FISIK

5.1 Rencana/Rancangan Skematik

6.1.1 tajuk (1)

6.1.2 tajuk (2)

6.1.3 tajuk (3), dst

(produk: dokumentasi tekstural, peta, gambar, diagram, tabel, sketsa, maket studi, foto,

slide, dll)

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

28

52 Model Penerapan/Pengujian

5.2.1 tajuk (1)

5.2.2 tajuk (2)

5.2.3 tajuk (3), dst

(produk: presentasi akhir, peta, gambar terukur, diagram, tabel, sketsa suasana, maket studi,

simulasi komputer, foto, slide, dll)

BAB VI EVALUASI AKHIR DAN REKOMENDASI6.1Evaluasi Akhir

6.2Rekomendasi

4.3. Bagian AkhirBagian akhir dari usulan penelitian ini terdiri dari daftar pustaka dan lampiran (kalau ada).

4.3.1. Daftar KepustakaanDaftar kepustakaan pada tahap penulisan tesis ini mengacu pada sub bab 2.3.1 yang telahdisebutkan sebelumnya.

4.3.2. LampiranDalam lampiran (kalau ada) terdapat keterangan atau informasi yang diperlukan pada

pelaksanaan kegiatan, misalnya rencana anggaran biaya, lembar kuesioner yang

dipergunakan dalam penelitian, dan sifatnya hanya melengkapi proposal.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

29

BAB VSEMINAR HASIL

5.1 Penelitian Tesis1. Dilaksanakan dibawah bimbingan Komisi Pembimbing.2. Komisi pembimbing melakukan verifikasi terhadap kemajuan dan hasil penelitian yang

telah dicapai secara berkala.

3. Didalam proses penelitian Tesis, mahasiswa diwajibkan melakukan asistensi dengankomisis pembimbing masing-masing minimal 3 kali.

5.2 Penulisan Tesis1. Format Tesis dibakukan sesuai dengan tata cara yang terdapat didalam Buku Panduan

menulis tesis desain Program Studi Magister Teknik Arsitektur USU.

2. Setelah Tesis selesai disusun dan ditulis serta disetujui oleh seluruh Komisi

pembimbing, maka melalui ketua program studi Tesis diajukan untuk dilaksanakan

Seminar Tesis.

5.3 Seminar Hasil1. Tesis disajikan dalam Seminar Hasil dengan bobot 1 SKS

2. Seminar Hasil dapat dilaksanakan sesudah mendapat persetujuan dari Komisi

Pembimbing yang tertuang dalam Formulir Pendaftaran Seminar Hasil

3. Program Studi Magister Teknik Arsitektur akan menetapkan waktu penyelenggaraan

Seminar Hasil setelah Formulir Pendaftaran Seminar hasil disetujui oleh Komisi

Pembimbing.

4. Nilai lulus untuk Seminar Hasil adalah A, B+ atau B.

5. Seminar Hasil dihadiri oleh Komisi Pembimbing, Dosen Pembanding, para Dosen dan

Mahasiswa.

5.4 Kelengkapan Surat-surat1. Tetative usulan judul Tesis dari Komisi Dosen Pembimbing

2. Pengesahan susunan Komisi Pembimbing

3. Lembar persetujuan pelaksanaan Seminar Proposal/Kolokium

4. Berita Acara Seminar Proposal/Kolokium

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

30

5.5 Penilaian Seminar HasilAspek-aspek penilaian Seminar Hasil adalah:

Model A1. Latar belakang, alasan pemilihan topik permasalahan

2. Tujuan penelitian pemecahan permasalahan perencanaan dan atau perancangan

3. Motodologi pemecahan masalah penelitian perencanaan dan atau perancangan

4. Identifikasi permasalahan penelitian perencanaan dan atau perancangan

5. Proses mendiagnosis masalah dan kebutuhan

6. Konsep pemecahan permasalahan perencanaan dan atau perancangan

7. Rumusan kriteria perencanaan dan atau perancangan fisik

8. Penerapan/pengujian kriteria perencanaan dan atau perancangan fisik

9. Rekomendasi

10. Kesimpulan

Mahasiswa harus mampu menjelaskan kesimpulan tesis desain sebagai berikut:

a. Apakah konsep pemecahan permasalahan sudah menjawab tujuan penelitian

perencanaan dan atau perancangan

b. Apakah kriteria perencanaan dan atau perancangan sudah menjawab rumusan

masalah

c. Apakah metodologi tesis desain yang digunakan merupakan cara yang paling tepat

dalam menjawab permasalahan penelitian perencanaan dan atau perancangan

d. dsb

11. Teknik Presentasi

Model B1. Latar belakang, alasan pemilihan kasus proyek

2. Tujuan melakukan evaluasi rancangan, implementasi dan monitoring proyek

3. Motodologi penelitian yang sifatnya mengevaluasi rancangan, implementasi dan

monitoring proyek

4. Perumusan masalah penelitian evaluasi rancangan, implementasi dan monitoring proyek

5. Analisa permasalahan rancangan, implementasi dan monitoring proyek

6. Konsep usulan pembetulan rancangan, implementasi dan monitoring proyek

7. Rumusan kriteria rancangan, implementasi dan monitoring proyek

8. Penerapan/pengujian kriteria rancangan, implementasi dan monitoring proyek

9. Rekomendasi

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

31

10. Kesimpulan

Mahasiswa harus mampu menjelaskan kesimpulan tesis desain sebagai berikut:

a. Apakah konsep rancangan, implementasi dan monitoring proyek sudah menjawab

tujuan penelitian perencanaan dan atau perancangan

b. Apakah kriteria rancangan, implementasi dan monitoring proyek sudah menjawab

rumusan masalah

c. Apakah metodologi tesis desain yang digunakan merupakan cara yang paling tepat

dalam menjawab permasalahan penelitian evaluasi rancangan, implementasi dan

monitoring proyek

d. dsb

11. Teknik Presentasi

Model C1. Latar belakang, alasan pemilihan tema tesis desain

2. Tujuan melakukan penelitian perencanaan dan atau perancangan tematik

3. Motodologi penelitian perencanaan dan atau perancangan tematik

4. Rumusan masalah penelitian perencanaan dan atau perancangan tematik

5. Analisa perencanaan dan atau perancangan tematik (pengertian tema, elaborasi tema,

studi banding tematik, dsb)

6. Penerapan tema ke dalam kasus proyek

7. Konsep perencanaan dan perancangan fisik

8. Rumusan kriteria perencanaan dan atau perancangan tematik

9. Penerapan/pengujian kriteria perencanaan dan atau perancangan tematik

10. Rekomendasi

11. Kesimpulan

Mahasiswa harus mampu menjelaskan kesimpulan tesis desain sebagai berikut:

a. Apakah konsep perencanaan dan atau perancangan tematik sudah menjawab tujuan

perancangan

b. Apakah kriteria perencanaan dan atau perancangan tematik sudah menjawab

rumusan masalah

c. Apakah metodologi tesis desain yang digunakan merupakan cara yang paling tepat

dalam menjawab permasalahan penelitian perencanaan dan atau perancangan

tematik

12. Teknik Presentasi

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

32

BAB VIUJIAN TESIS

6.1 Persyaratan1. Sebelum ujian, mahasiswa diwajibkan menulis dan menyerahkan satu artikel dalam

format jurnal yang diambil dari Tesis untuk dapat dipublikasikan.

2. Telah lulus Seminar Tesis

3. Persetujuan dari Komisi Pembimbing untuk melaksanakan Ujian Tesis yang tertuang

dalam Formulir Pendaftaran Ujian Tesis.

4. Program Studi Magister Teknik Arsitektur akan menetapkan waktu pelaksanaan Ujian

Tesis setelah Formulir Pendaftaran Ujian Tesis disetujui oleh Komisi Pembimbing.

6.2 Komisi Penguji1. Terdiri dari 5 orang yaitu: Komisi Pembimbing dan anggota komisi penguji

lainnya/Penguji luar.

2. Komisi Penguji bertugas untuk menguji pengetahuan yang bertalian dengan Program

Studi termasuk Isi Tesis.

6.3 Kelulusan1. Persetujuan lengkap semua komisi penguji diperlukan untuk dapat lulus dari Ujian

Tesis/ujian Komprehensif

2. Nilai lulus Ujian Tesis/Ujian Komprehensif adalah A, B+ dan B

3. Nilai Lulus dengan Perbaikan, diharuskan menyelesaikan perbaikan tesisnya dalam

waktu tdk lebih dari 3 bulan.

4. Gagal, dapat mengulang sekali lagi dalam jangka waktu tidak lebih dari 1 semester

6.4 Kelengkapan Surat-surat1. Tentative usulan Judul tesis dan dosen pembimbing

2. Pengesahan Susunan Komisi Pembimbing

3. Lembar persetujuan pelaksanaan Seminar Proposal/Kolokium

4. Berita Acara Seminar Proposal/Kolokium

5. Lembar persetujuan pelaksanaan Seminar Hasil

6. Berita Acara Seminar Hasil

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

33

7. Lembar persetujuan pelaksanaan Ujian Tesis/Ujian Komprehensif

6.5 Penilaian Ujian TesisAdapun aspek-aspek penilaian seminar tesis tidak berbeda dengan penilaian seminar hasil,

kerena dianggap bahwa isi dari seminar tesis merupakan perbaikan daripada seminar hasil.

Oleh karena itu, kriteria hal-hal yang masuk dalam penilaian seminar tesis sama dengan

seminar hasil. Adapun penilaian seminar tesis adalah sebagai berikut:

Model A1. Latar belakang, alasan pemilihan topik permasalahan

2. Tujuan penelitian pemecahan permasalahan perencanaan dan atau perancangan

3. Motodologi pemecahan masalah penelitian perencanaan dan atau perancangan

4. Identifikasi permasalahan penelitian perencanaan dan atau perancangan

5. Proses mendiagnosis masalah dan kebutuhan

6. Kajian Pustaka

7. Konsep pemecahan permasalahan perencanaan dan atau perancangan

8. Rumusan kriteria perencanaan dan atau perancangan fisik

9. Penerapan/pengujian kriteria perencanaan dan atau perancangan fisik

10. Rekomendasi

11. Kesimpulan

Mahasiswa harus mampu menjelaskan kesimpulan tesis desain sebagai berikut:

2. Apakah konsep pemecahan permasalahan sudah menjawab tujuan penelitian

perencanaan dan atau perancangan

3. Apakah kriteria perencanaan dan atau perancangan sudah menjawab rumusan

masalah

4. Apakah metodologi tesis desain yang digunakan merupakan cara yang paling tepat

dalam menjawab permasalahan penelitian perencanaan dan atau perancangan

5. dsb

12. Teknik Presentasi

Model B1. Latar belakang, alasan pemilihan kasus proyek

2. Tujuan melakukan evaluasi rancangan, implementasi dan monitoring proyek

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

34

3. Motodologi penelitian yang sifatnya mengevaluasi rancangan, implementasi dan

monitoring proyek

4. Perumusan masalah penelitian evaluasi rancangan, implementasi dan monitoring proyek

5. Kajian Pustaka

6. Analisa permasalahan rancangan, implementasi dan monitoring proyek

7. Konsep usulan pembetulan rancangan, implementasi dan monitoring proyek

8. Rumusan kriteria rancangan, implementasi dan monitoring proyek

9. Penerapan/pengujian kriteria rancangan, implementasi dan monitoring proyek

10. Rekomendasi

11. Kesimpulan

Mahasiswa harus mampu menjelaskan kesimpulan tesis desain sebagai berikut:

6. Apakah konsep rancangan, implementasi dan monitoring proyek sudah menjawab

tujuan penelitian perencanaan dan atau perancangan

7. Apakah kriteria rancangan, implementasi dan monitoring proyek sudah menjawab

rumusan masalah

8. Apakah metodologi tesis desain yang digunakan merupakan cara yang paling tepat

dalam menjawab permasalahan penelitian evaluasi rancangan, implementasi dan

monitoring proyek

9. dsb

12. Teknik Presentasi

Model C1. Latar belakang, alasan pemilihan tema tesis desain

2. Tujuan melakukan penelitian perencanaan dan atau perancangan tematik

3. Motodologi penelitian perencanaan dan atau perancangan tematik

4. Rumusan masalah penelitian perencanaan dan atau perancangan tematik

5. Kajian Pustaka

6. Analisa perencanaan dan atau perancangan tematik (pengertian tema, elaborasi tema,

studi banding tematik, dsb)

7. Penerapan tema ke dalam kasus proyek

8. Konsep perencanaan dan perancangan fisik

9. Rumusan kriteria perencanaan dan atau perancangan tematik

10. Penerapan/pengujian kriteria perencanaan dan atau perancangan tematik

11. Rekomendasi

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

35

12. Kesimpulan

Mahasiswa harus mampu menjelaskan kesimpulan tesis desain sebagai berikut:

10. Apakah konsep perencanaan dan atau perancangan tematik sudah menjawab tujuan

perancangan

11. Apakah kriteria perencanaan dan atau perancangan tematik sudah menjawab

rumusan masalah

12. Apakah metodologi tesis desain yang digunakan merupakan cara yang paling tepat

dalam menjawab permasalahan penelitian perencanaan dan atau perancangan

tematik

13. dsb

13. Teknik Presentasi

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

36

BAB VIITATA CARA PENULISAN

7.1 PenjilidanSebanyak 6 (enam) naskah tesis yang diserahkan itu haruslah dijilid dengan hardcover. Judul

yang lengkap, nama penulis, nama Universitas dan tahun penyerahan tesis haruslah diketik

pada halaman depan.

Judul tesis yang lengkap, nama pengarang, nama Universitas serta tahun penyerahan tesis

haruslah dicetak dengan huruf besar berukuran 18 poin berwarna emas pada halaman

depan dan sebaliknya nama pengarang, judul yang lengkap, tahun penyerahan tesis dan

gelar Magister yang akan diberikan di cetak dengan huruf besar berwarna emas dengan

ukuran huruf yang sesuai dengan tulang belakang. Seandainya judul tesis terlalu panjang,

mahasiswa tidak perlu memasukannya di bagian tulang belakang.

7.2 Panjang Tesis

Sebagai panduan, panjang tesis Magister tidak lebih dari 50.000 patah kata.

7.3 Kertas dan PenggandaanGunakan kertas putih ukuran Kwarto (QS) yang bermutu baik (80 g/m2) saja.

Tesis pertama yang diserahkan sebanyak sepuluh naskah, dicetak dan dijilid dengan

hardcover dan harus menggunakan lazer printer serta dibuat fotocopy yang standard

untuk menjamin kualitas percetakan.

7.4 Pengetikan7.4.1 Kualitas PengetikanSemua tesis harus diketik dua spasi dengan menggunakan mesin tik elektrik/elektronik atau

pemproses kata. Cetakan komputer haruslah mempunyai satu standard kualitas yang

minimum. Calon diharuskan menulis tesis dengan menggunakan huruf Times New

Roman. Tulisan skrip tidak diterima. Ukuran huruf pada keseluruhan tesis ialah 10-12 poin.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

37

Lambang atau symbol khusus yang tidak ada pada mesin tik atau keybord komputer yang

digunakan, haruslah dibuat dengan panduan mekanikal dan dengan menggunakan tinta

yang serupa.

7.4.2 SpasiDua spasi teks haruslah digunakan pada keseluruhannya. Satu spasi juga bisa digunakan

waktu membuat table yang panjang, petikan yang panjang, catatan, catatan kaki, keterangan

yang mengandung beberapa banyak baris dan daftar bibliografi.

7.4.3. TepiTepi yang ditetapkan bagi teks adalah seperti yang berikut:

Tepi sebelah atas : 4 cm

Tepi sebelah kanan : 3 cm

Tepi sebelah kiri : 4 cm

Tepi sebelah bawah : 3 cm

Selain yang diatas, pedoman yang berikut ini harus juga diikuti :

1. Jangan diketik di bawah baris tepi. Walau bagaimanapun, jika diperlukan hanya sebaris

saja dibenarkan yang bertujuan untuk melengkapi catatan kaki ataupun baris akhir suatu

bab, sub bab, atau keterangan gambar.

2. Semua table dan gambar, termasuk keterangan, haruslah mengikuti format tepi.

3. Suatu paragraf yang baru pada bagian bawah suatu halaman haruslah mengandung

sekurang-kurang dua baris yang lengkap diketik, jika tidak harus dimulai pada halaman

yang baru.

7.4.4. Penomoran HalamanSemua nomor halaman dicetak sudut atas sebelah kanan halaman dengan digit terakhirnya

sejajar dengan tepi sebelah kanan. Kecuali pada lembar Judul bab, nomor halaman dicetak

pada sudut bawah sebelah kanan halaman.

Bagian pertama diberi nomor kecil Roman secara berurutan (i, ii, iii, dll). Judul Halaman pada

halaman depan tesis dianggap sebagai halaman i. Nomor Roman ii terletak pada halaman

pertama setelah judul halaman.

Teks dan semua halaman daftar pustaka termasuk Lampiran diberi nomor Arab berturut

turut (1, 2, 3, dsb), dimulai dengan 1 pada halaman pertama teks itu.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

38

Tiap-tiap halaman yang telah diketik termasuk halaman yang ada garis haruslah mempunyai

satu nomor kecuali judul halaman (lihat di atas).

7.4.5. Sub Judul

7.4.6 Nota dan Catatan KakiAda banyak perbedaan tentang daftar isi dan catatan-catatan kaki di dalam penerbitan

karangan ilmiah. Dalam bidang Sains, catatan kaki tidak diharuskan. Ukuran huruf yang

digunakan pada catatan dan catatan kaki harus lebih kecil dari ukuran huruf yang digunakan

di dalam teks biasa. Namun, suatu sistem yang dipilih haruslah digunakan secara konsisten

pada keseluruhan tesis.

7.4.7 TabelTabel memang layak dibuat di dalam tesis. Tabel-tabel ini harus benar-benar dibuat

ditengah halaman di dalam tepi yang telah ditetapkan. Setiap tabel harus ada satu kerangka

rujukan (nomor Arab). Kerangka ini harus ada nomor bab dan diiringi dengan nomor tabel

dari keterangan judul tabel. Semua tabel di dalam satu bab diberi tabel dan disusun dalam

bab tertentu secara berurutan seiring dengan teks. Sebagai contoh, tabel-tabel yang terdapat

di dalam Bab 4 dapat diberi nomor Tabel 4.1, Tabel 4.2, Tabel 4.3, dan seterusnya.

Kata Tabel atau TABEL, nomor dan keterangannya dicetak pada sebelah atas tabel itu.Jika suatu tabel bersambungan pada halaman-halaman berikutnya, baris atas halaman baru

hendaknya berbunyi (sebagi contoh) Tabel 1.6 (Lanjutan). Keterangan tidak diulang.Jika suatu tabel merupakan kutipan, rujukannya haruslah dicatat.Tabel haruslah dibuat

BAB I. PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang Permasalahan

I.1.1 Latar Belakanga. Isu yang mendorong penelitian ini antara lain terjadinya krisis

ekonomi yang berkepanjangan menyebabkan timbulnya kemiskinanperancangan. Kemiskinan ini telah memaksa penduduk kota untukberkreasi dalam mencari nafkahnya, salah satunya..

Anak sub judul Judul babSub judul

Sub anak sub judul

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

39

dengan garis lurus yang jelas digaris. Garis miring dan garis lurus yang tidak diperlukan,

harus ada judul yang jelas dan angka yang disusun dengan teratur.

7.4.8. GambarGambar merupakan ilustrasi, graf atau gambar yang sebenarnya yang dicetak pada halaman.

Gambar adalah bukan merupakan skrip atau tabel. Penomoran Gambar di buat dalamnomor Arab mengikuti bab secara berurutan (contoh Gambar 2.1, Gambar 2.2, Gambar

2.3) Kata Gambar, nomor gambar dan keterangannya diletakkan di bawah gambar itu(Gambar 7.2). Layaknya, suatu gambar tidak boleh lebih dari satu halaman. Jika gambar itu

bersambung pada halaman berikutnya, peraturannya sama dengan penulisan tabel. Seperti

tabel tadi, gambar juga disusun berdekatan dengan teks yang dibahas.

Gambar 2.2 Contoh Sculpture Sekaligus Menjadi Node dari Kawasan

Gambar 7.1 Ilustrasi pembuatan dan penulisan gambar

7.4.9. Gambar FotoGambar foto yang lebih kecil dari ukuran satu halaman hendaknya dicetak pada kertas yang

sama seperti yang digunakan untuk tesis. Gambar foto dicetak pada halaman yang diberikan

penomoran seperti tabel/gambar, penomoran dan keterangannya diletakkan di bawah

gambar foto itu. Garis gambar haruslah dibuat dengan bantuan computer atau bantuan

mekanik, pada kertas putih dengan menggunakan tinta yang serupa. Ilustrasi penulisan dan

perletakkan gambar foto sama dengan yang tertera pada gambar 7.2.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

40

7.5. Bahasa7.5.1. Bahasa yang DipakaiBahasa yang dipakai adalah bahasa Indonesia yang baku yang sesuai dengan kaidah Ejaan

Yang Disempurnakan (EYD), yaitu ada subyek dan predikat, dan supaya lebih sempurna,

ditambah dengan objek dan keterangan, bahasa yang digunakan sederhana, lugas, objektif

7. 5.2. Bentuk KalimatKalimat-kalimat tidak boleh menampilkan orang pertama dan atau orang kedua (saya, aku,

kami, engkau, dan lain-lain), tetapi dibuat dalam bentuk pasif pada penyajian ucapan terima

kasih pada prakata, "saya" diganti dengan "penulis".

7.5.3. IstilahIstilah yang dipakai ialah istilah Indonesia atau yang sudah dilndonesiakan. Jika terpaksa

harus memakai istilah asing, cantumkan dengan cetak miring. Pada lampiran harus

ditambahkan daftar istilah dan penjelasannya yang dipakai pada penulisan tesis..

7.5.4. Kesalahan yang Sering TeriadiKata penghubung seperti "sehingga", dan "sedangkan", tidak boleh dipakai untuk memulai

suatu kalimat. Kata depan misalnya "pada", sering dipakai tidak pada tempatnya, misalnya

diletakkan di depan subjek (merusak susunan kalimat). Kata "dimana" dan "dari" sering

kurang tepat pemakaiannya dan hanya dipakai seperti penggunaan kata "where" dan of

dalam bahasa Inggris. Dalam bahasa Indonesia bentuk yang demikian tidaklah baku dan

jangan dipakai. Awalan "ke" dan "di" harus dibedakan dengan kata depan "ke" dan "di".

Tanda baca harus dipergunakan dengan tepat.

7.6. Penulisan Nama7.6.1. Cara Penulisan NamaPenulisan nama mencakup nama penulis yang diacu dalam uraian, daftar pustaka, nama

yang lebih dari suku kata, nama dengan garis penghubung, nama yang diikuti dengan

singkatan, dan gelar kesarjanaan.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

41

7.6.1.1. Nama Penulis yang Diacu Dalam UraianPenulis yang tulisannya diacu dalam uraian hanya disebutkan nama akhimya saja, dan kalau

lebih dari dua orang, hanya nama akhir penulis pertama yang dicantumkan diikuti dengan

dkk atau et.al.

a. Menurut Calvin (1978) ......

b. Kegagalan pasar swasta dalam pelayanan kesehatan (Rahardja dan Manurung, 2000)

umumnya menimbulkan .......

c. Perencanaan sumber daya manusia mempunyai peranan (Walker, 1992) .......

Yang membuat tulisan pada contoh C berjumlah 4 orang, yaitu Meisel, S.L.; McCullough,

J.P.; Leckthaler, C.H., dan Weisz, P.B.

7.6.1.2. Nama Penulis Dalam Daftar PustakaDalam daftar pustaka, semua penulis harus dicantumkan namanya dan tidak boleh hanya

penulis pertama ditambah dkk atau et.al. saja. Contoh Meisel, S.L.; McCullough, J.P.;

Leckthaler, C.H., and Weisz, P.B., 1976, tidak boleh hanya Meisel, S.L., et.al.

7.6.1.3. Nama Penulis Lebih Dari Satu Suku KataJika nama penulis lebih dari 2 suku kata atau lebih, cara penulisannya ialah nama akhir

diikuti dengan korna, singkatan. nama depan, tengah dan seterusnya yang semuanya diberi

titik, atau nama akhir diikuti dengan suku kata nama depan, tengah dan seterusnya.

Contoh:

a. Sutan Takdir Alisyahbana ditulis: Alisyahbana, S.T., atau Alisyahbana, Sutan Takdir.

b. Donald Fitzgerald Othmer ditulis: Othmer, D.F.

7.6.1.4. Nama dengan Garis PenghubungKalau nama penulis dalam sumber aslinya ditulis dengan garis penghubung antara. dua suku

katanya, maka keduanya dianggap satu kesatuan,

Contoh: Sulastin-Sutrisno ditulis Sulastin-Sutrisno.

7.6.1.5. Nama yang Diikuti dengan SingkatanNama yang diikuiti dengan singkatan, dianggap bahwa singkatan itu menjadi satu dengan

suku kata yang didepannya.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

42

Contoh:

a. Mawardi A.Iditulis: Mawardi A.I.

b. Williams D. Ross Jr. ditulis: Ross Jr., W.D.

7.6.1.6. Gelar KesarjanaanGelar kesarjanaan tidak boleh dicantumkan.

7.6.2. Cara Perujukan Sumber PustakaDapat dilihat pada lembar lampiran.

7.6.2.1. Nama Penulis pada Bagian Permulaan KalimatDillon (1991) menyatakan lebih dari 64 % tenaga kerja mengeluh adanya perasaan lelah.

7.6.2.2. Nama Penulis pada Bagian Tengah KalimatPartisipasi masyarakat perlu ditingkatkan dalam konteks masyarakat madani seperti yang

dinyatakan oleh Nugroho (2000) walaupun sudah terdapat penilaian awal tentang

meningkatnya partisipasi itu.

7.6.2.3. Nama Penulis pada Bagian Akhir KalimatSelain itu, ekosistem terumbu karang ini berfungsi sebagai pencegah erosi dan pelindung

pantai dari hempasan ombak dan keganasan badai, sehingga mampu menjadi pelindung

usaha perikanan laguna dan pelabuhan-pelabuhan kecil (Nybakken, 1992).

7.6.2.4. Penulis Dua orangJika penulis terdiri dari 2 orang, maka kedua-duanya harus disebutkan.

Contoh: Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi seseorang dalam mengikuti kegiatan

dilingkungannya antara lain: umur, pendidikan, dan lama tinggal (Murray dan Lappin,

1967).

7.6.2.5. Penulis Lebih dari Dua OrangJika penulis terdiri dari lebih 2 orang, maka yang dicantumkan hanya penulis diikuti dengan

dkk atau et.al..

Contoh: "Engel Curve menggambarkan hubungan antara perubahan income dengan quantiti

dari barang yang akan dibeli (Mc Guire dkk, 1988) atau (McGuire et at 1988 )

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

43

7.6.2.6. Yang Diacu Lebih dari Dua Sumbera. Kalau nama penulis rnasuk dalam uraian semua sumber disebutkan dan tersusun

menurut tahun terbit .

Contoh: "Menurut Davis dan Heywood (1973), Heywood 11976). dan Shukla clan

Misra (1979). telah menemukan bahwa kira-kira 7,% dan kelelahan para manajer

disebabkan oleh faktor psikis".

b. Jika penulis tidak masuk dalam uraian maka antara sumber-sumber itu dipasang tanda

titik koma .

Contoh: Karena jasanya yang besar dalam pengembangan ilmu administrasi ;Henri

Fayol dianggap sebagai Bapak Ilmu Administrasi (Self. 1979)

7.6.2.7. Pengutipan dan Sumber KeduaPengutipan dan sumber kedua harus menyebutkan nama penulis yang buku dan majalahnya

dibaca hasil yang sama ditujukan pula .

Contoh: oleh Vasil dan Hildebrandt (Steves. 1972). Dalam hal ini yang terdapat dalam

daftar pustaka hanyalah tulisan Stevens (1972) Sedapat-dapatnya yang dibaca adalah sumber

aslinya.

7.7. Kutipan7.7. 1. Kutipan LangsungMengutip secara langsung dilakukan dengan cara menyalin kata demi kata yang sama bunyi

dan ejaarmya

a. Kutipan pendek yaitu kutipan yang tidak lebih dari lima baris, maka dapat ditulis

langsung pada teks dengan tanda kutip diantara bagian yang dikutip. Contoh Undang-

undang Kesehatan 1992 pasal 7 menyebutkan: "Pemerintah bertugas menyelanggarakan

upaya kesehatan yang merata dan terjangkau oleh masyarakat

b. Kutipan panjang lebih dari lima baris ditulis tanpa tanda kutip, tetapi dimulai di baris

baru enam ketukan untuk baris pertama dan tiga ketukan untuk baris selanjutnya

dengan hanya satu spasi.

Contoh Undang-undang Kesehatan tahun 1992 menyebutkan:

"Untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat, diselenggarakanupaya kesehatan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif).pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihankesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu, dan

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

44

berkesinambungan. Dalam pelaksanaan undang-undang tersebut dinyatakan bahwa:Kewajiban pengusaha untuk membayar retribusi yaitu sejumlah uang sebagai imbalanjasa pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah".

7 .7.2. Kutipan Tidak LangsungKutipan tidak langsung adalah kutipan yang dibuat penulis dalam mengutip karangan yang

diolah memakai bahasa sendiri (tanpa memasukkan pribadi penulis). Kutipan ini ditulis

tanpa menggunakan tanda kutip. Tentang suatu masalah yang sama penulis dapat

mengambil dari beberapa sumber, sepanjang isi, maksud dan jiwa yang dikutip sama.

7.7.3. Sumber KutipanSetiap kutipan disebut sumbernya. Penunjukan sumber kutipan dapat berupa bodynote,

footnote, atau endnote. Bila kutipan panjang dianjurkan memilih metode endnote atau

dalam lampiran. Model penulisannya disesuaikan sesuai kebiasaan Pembimbing, yang

penting adalah taat asas, tidak campur aduk.

7.8. Cara Menulis Daftar Pustaka7.8.1 Rujukan dari BukuTahun penerbitan ditulis setelah nama penulis, diakhiri dengan titik. Judul buku ditulis

dengan huruf miring, dengan huruf besar pada awal setiap kata, kecuali kata hubung.

Tempat penerbitan dan nama penerbit dipisahkan dengan titik dua (:).

Contoh:

Untermann, Richard K (1984) Accomodating the Pedestrian, Van Nostrand Reinhold

Company, New York.

Shirvani, Hamid (1985) The Urban Design Process, Van Nostrand Reinhold Company, New

York.

Jika ada beberapa buku yang dijadikan sumber yang ditulis oleh orang yang sama dan

diterbitkan dalam tahun yang sama pula, data tahun penerbitan diikuti oleh a,b,c, dan

seterusnya yang urutannya ditentukan secara kronologis atau berdasarkan abjad judul buku-

bukunya.

Contoh:

Cornet, L. & Weeks, K. 1985a. Career Ladder Plans: Trends and Emerging Issues-1985. Atlanta,

GA: Career Ladder Clearinghouse.

Buku Panduan Tesis DesignProgram Studi Magister Teknik Arsitektur Fakultas Teknik USU

45

7.8.2 Rujukan dari Buku yang Berisi Kumpulan Artikel (Ada Editornya)Seperti menulis rujukan dari buku tambahan dengan tulisan (Ed.) jika ada satu editor dan

(Eds.) jika editornya lebih dari satu, diantara nama penulis dan tahun penerbitan.

Contoh:

Ulrich Conrads (ed), (1970) Programmes and Manifestoes on 20th Century Architecture,

Lund Humprhries, London 1970.

Cheema, G. Shabbir and Hosaka, Mitsuhiko. (Eds.) 1983. Administration of Regional and Local

Development, Nagoya: The United Nations Centre for Regional Development.

7.8.3 Rujukan dari Artikel dalam Buku Kumpulan Artikel (Ada Editornya)Nama penulis artikel ditulis didepan diikuti dengan tahun penerbitan. Judul artikel ditulis

tanpa cetak miring. Nama editor ditulis seperti menulis nama biasa, diberi keterangan (Ed.)

bila hanya satu editor, dan (Eds.) bila lebih dari satu editor. Judul buku kumpulan ditulis

dengan huruf miring, dan nomor halamannya disebutkan dalam kurung.

Contoh:

Hartley, J.T., Harker, J.O. & Walsh, D.A. (1980). Contemporariy Issues and New

Directions in Adult Development of Learning and Memory. Dlam L.W. Poon (Ed.),

Aging in The 1980s: Psychological Issues (hlm. 239-252). Washington D.C:

American Psychological Association.

Hasan, M.Z. 1990. Karakteristik Penelitian Kualitatif Dalam Aminuddin (Ed.),

Pengembangan Penelitian Kualitatif dalam Bidang Ilmu Sosial (hlm. 12-25). Malang:

HISKI Komisariat Malang dan YA3.

7.8.4 Rujukan dari Artikel dalam JurnalNama penulis ditulis paling depan diikuti dengan tahun dan judul artikel yang ditulis dengan

cetak biasa, dan huruf besar pada setaiap awal kata. Nama jurnal ditulis dengan cetak

miring, dan huruf awal d