Buku 3 Paket B.pdf

  • View
    223

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of Buku 3 Paket B.pdf

  • Kementerian Pendidikan dan KebudayaanDirektorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat

    Direktorat Pembinaan Pendidikan MasyarakatTahun 2015

  • dan Prosedur Memperoleh Bantuan Operasional Kegiatan iKementerian Pendidikan dan Kebudayaan

    Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan MasyarakatDirektorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat

    Tahun 2015

  • Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Prosedur Memperoleh Bantuan Operasional Kegiatanii iii

    KATA SAMBUTANDirektur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat

    Pertumbuhan penduduk Indonesia yang semakin besar perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas melalui pendidikan sebagai proses utama pengembangan sumber daya manusia. Jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 236 juta pada tahun 2010 (Sensus Penduduk 2010), dan diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 274 juta orang pada tahun 2025. Pengendalian laju pertumbuhan penduduk penting diperhatikan agar tumbuh seimbang menyongsong terjadinya bonus demografi yang ditandai dengan jumlah penduduk usia produktif lebih besar dari pada jumlah penduduk usia nonproduktif. Kondisi tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, daya saing, dan kesejahteraan rakyat.

    Dalam rangka menjalankan amanat UUD 1945, pembangunan pendidikan nasional diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam pasal 13 ayat (1) UU tersebut ditegaskan bahwa jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, non formal, dan informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya. Artinya, ketiga jalur pendidikan tersebut merupakan satu kesatuan layanan pendidikan kepada masyarakat. Khusus berkaitan dengan jalur pendidikan nonformal ditegaskan pada pasal 26 ayat (1) bahwa pendidikan nonformal berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan atau pelengkap pendidikan formal dalam mendukung pendidikan sepanjang hayat.

    Berkenaan dengan hal tersebut, berbagai upaya telah dan akan ditempuh pemerintah untuk memperluas akses pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap peserta didik atau masyarakat. Pendidikan berlangsung dan dapat diikuti sepanjang hayat (lifelong learning and education) dalam rangka membangun masyarakat pembelajar (the learning society) perlu terus diupayakan dan dicarikan inovasi pembelajarannya.

  • Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Prosedur Memperoleh Bantuan Operasional Kegiataniv v

    Salah satu usaha yang ditempuh adalah melalui pendidikan kesetaraan. Pendidikan kesetaraan adalah program pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan umum, yang mencakup program paket A setara SD/MI, Paket B setara SMP/MTs dan Paket C setara SMA/MA. Program ini ditujukan bagi peserta didik yang berasal dari masyarakat yang karena berbagai faktor tidak dapat dapat mengikuti pendidikan di bangku sekolah, putus sekolah dan putus lanjut di berbagai jenjang pendidikan, serta usia produktif yang ingin meningkatkan pengetahuan dan kecakapan hidupnya, serta masyarakat lain yang memerlukan layanan khusus dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai dampak dari peningkatan taraf hidup dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui pengembangan program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C ini diharapkan semakin memperluas layanan pendidikan bagi masyarakat melalui layanan pendidikan nonformal. Diharapkan petunjuk teknis ini dapat menjadi acuan bagi lembaga/organisasi mitra dalam mengakses bantuan operasional penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan pendidikan kesetaraan.

    Jakarta, April 2015Plt. Direktur Jenderal,

    Dr. Ir. Taufi k Hanafi , M.U.P.NIP. 196308281990031002Dr. Ir. Taufik Han

    KATA PENGANTARDirektur Pembinaan Pendidikan Masyarakat

    Penyelenggaraan program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C berfungsi untuk menguatkan (reinforcement) kreatifi tas dan produktifi tas peserta didik melalui pembelajaran kecakapan hidup. Pendidikan Kesetaraan berperan secara terus menerus dan terarah dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat untuk menyelesaikan pendidikan.

    Program pendidikan kesetaraan perlu terus dikembangkan sejalan dengan tuntutan perkembangan kebutuhan masyarakat dan untuk meningkatkan mutu sumberdaya manusia, serta sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2015 mengembalikan pembinaan program pendidikan kesetaraan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat. Pengembangan program pendidikan kesetaraan dapat dilakukan melalui pengembangan orientasi pendidikan kesetaraan ke arah pendidikan yang lebih berfungsi dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Orientasikan pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan dengan; a) pemberdayaan potensi peserta didik dengan mengoptimalkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta kepribadian professional; b) peningkatan kecakapan hidup peserta didik dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan produktivitas dan taraf hidup masyarakat, dan c) pelayanan masyarakat yang belum beruntung dalam memperoleh pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

  • Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Prosedur Memperoleh Bantuan Operasional Kegiatanvi vii

    DAFTAR ISI

    KATA SAMBUTAN ............................................................................... iii

    KATA PENGANTAR .............................................................................. v

    DAFTAR ISI ............................................................................................ vii

    BAB I PENDAHULUAN .................................................................... 1A. Latar Belakang .................................................................... 1B. Dasar Hukum ...................................................................... 2C. Tujuan Petunjuk Teknis ...................................................... 4

    BAB II PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B ......................................................... 5A. Pengertian ........................................................................... 5B. Maksud dan Tujuan Program .............................................. 6C. Hasil yang Diharapkan ............................................................ 6D. Mekanisme Penyelenggaraan Program ................................ 7

    1. Lembaga Penyelenggara ................................................ 72. Sasaran Program (Warga Belajar) .................................. 83. Kriteria Tutor dan Narasumber Teknis ............................ 84. Sarana dan Prasarana .................................................... 85. Materi Pembelajaran dan Pelatihan ............................... 96. Tahapan Pelaksanaan Program ...................................... 10

    BAB III PROSEDUR MEMPEROLEH BANTUAN OPERASIONAL KEGIATAN ..................................................... 19

    A. Pengertian Bantuan ............................................................ 19B. Jumlah Dana dan Pemanfaatannya ......................................... 19C. Tahapan Penyaluran Bantuan ............................................ 20

    1. Sosialisasi Program ........................................................ 202. Mengajukan Proposal ................................................... 203. Penilaian Proposal .......................................................... 21

    Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Prosedur Memperoleh Bantuan Operasional Kegiatan ini, diharapkan dapat digunakan sebagai acuan bagi para pembina, pengelola, atau penyelenggara program pendidikan kesetaraan, serta pemangku kepentingan lainnya dalam upaya perluasan akses dan layanan penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan kepada masyarakat yang membutuhkannya. Kami ucapkan terima kasih kepada berbagai pihak atas konstribusi dan perannya dalam penyusunan petunjuk teknis ini..

    Jakarta, April 2015Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat

    Dr. WartantoNIP. 196310091989031001

    rektur Pembinaan Pendidikan M

    DrDrDrDrDrDrDrDrDrDrDrDrDrrDrDrDrDrDrDrDrDrDrDrDrDDDrDrDrDDDrDrDrrDrDrDrDrDrDrrrrrrrrrrrrrrDDr. WWWWaWWWWWWWWWWWW rtanto

  • Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Prosedur Memperoleh Bantuan Operasional Kegiatanviii 1

    4. Verifi kasi Lembaga ....................................................... 215. Penetapan Lembaga Penerima Bantuan ........................ 226. Penyaluran Bantuan ..................................................... 22

    BAB IV MONITORING, SUPERVISI DAN PELAPORAN ................ 24A. Monitoring dan Supervisi ................................................... 24B. Pelaporan ............................................................................. 24

    1. Laporan Awal ............................................................... 242. Laporan Akhir .............................................................. 25

    C. Catatan Khusus .................................................................. 25

    BAB V PENUTUP ............................................................................... 26

    LampiranLampiran ............................................................................... 27

    Lampiran 1. Contoh Isi Proposal ............................................................ 27

    Lampiran 2. Contoh Surat Rekomendasi Dinas Pendidikan Kab/Kota .... 36

    Lampiran 3. Contoh Pakta Integritas ...................................................... 37

    Lampiran 4. Contoh Laporan Awal .........................................