Click here to load reader

Bab Viii Geostrategi Indonesia

  • View
    48

  • Download
    11

Embed Size (px)

DESCRIPTION

pkn

Text of Bab Viii Geostrategi Indonesia

  • PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

    JURUSAN SASTRA INGGRIS FAKULTAS SASTRA DAN SENI RUPA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2008

  • BAB VIIIGEOSTRATEGI INDONESIAA. Latar Belakang

    Indonesia selalu diterpa masalah yang membahayakan kelangsungan hidup dan eksistensi NKRI sejak proklamasi kemerdekaan, baik yang berwujud gejolak maupun ancaman dari dalam maupun luar negeri.

    Namun bangsa Indonesia masih mampu tegak berdiri dan mampu menunjukkan pada dunia, sebagai suatu bangsa dan negara yang merdeka, bersatu, dan berdaulat.

  • Keuletan dan ketangguhan Indonesia tersebut membuktikan bahwa Indonesia memiliki wawasan nasional yang baik.

    Wawasan nasional yang baik ini perlu ditunjang dengan adanya konsepsi ketahanan nasional, agar tujuan nasional Indonesia dapat terwujud dengan sempurna.

    Untuk menciptakan kondisi ketahanan bangsa Indonesia yang handal dan dinamik harus diupayakan untuk mewujudkan segenap aspek kehidupan nasional, baik aspek alamiah maupun aspek sosial.

  • Aspek alamiah tersebut antara lain;1. Letak Geografis2. Keadaan SDA3. Faktor demografi / kependudukan

    Aspek sosial (Panca Gatra) tersebut antara lain;1. Ideologi2. Politik3. Ekonomi4. Sosial Budaya5. Pertahanan Keamanan

    Dan seluruh aspek ini biasa disebut dengan Hasta Gatra

  • Gatra Geografi,

    Indonesia memiliki peranan penting dalam percaturan dunia politik regional maupun internasional, karena letaknya yang strategis, Indonesia terletak di posisi silang, mempunyai kekayaan hasil budidaya laut yang belum dimaksimalkan potensinya, serta iklim yang sangat menguntungkan.

  • 2. Gatra SDA

    Sumber kekayaan alam dilihat dari segi jenisnya meliputi;1. Kekayaan alam hayati2. Kekayaan alam non hayatiSumber kekayaan alam dilihat dari sifatnya meliputi;1. SDA tak terbarukan (unrenewable resources)2. SDA terbarukan (renewable resources)3. SDA abadi

  • Kekayaan alam hayati, terdiri dari,a. Nabati: pertanian, kehutanan.b. Hewani: peternakan, perikanan.

    Kekayaan alam non hayati, terdiri dari,a. Airb. Energi non mineral dan airc. Mineral;- Mineral energi (radio aktif, minyak bumi, panas bumi, gas bumi, batu bara)- Mineral logam (besi dan non besi)- Mineral industrid. Tanahe. Ruang angkasa

  • - SDA tak terbarukan, terdiri dari:bahan tambang, galian, fosil.

    - SDA terbarukan, terdiri dari:flora dan fauna.

    - SDA abadi, terdiri dari:- Bersyarat, contohnya;panas matahari, air hujan, iklim.- Tak bersyarat, contohnya;panas bumi, sumber daya air laut / samudera , udara.

  • 3. Gatra demografi / kependudukan

    Ada 4 masalah pokok di dalam bidang kependudukan, yaitu;a. Jumlah besar dengan pertumbuhan yang tinggi.b. Komposisi penduduk: umur, grup etnik, agama, sex, pendidikan, profesi.c. Sebaran, ketidakmerataan penduduk (terpusat di Pulau Jawa dan Madura)d. Kualitas penduduk.

  • Gatra ideologi,

    Indonesia menggunakan Pancasila sebagai ideologi negara, yang mengandung unsur multi dimensional,

    a. Dimensi realitas (mengandung nilai-nilai yang hidup dan ada di masyarakat)b. Dimensi idealitas (memberikan identitas terhadap setiap golongan yang ada dalam masyarakat agar memiliki kehidupan yang lebih baik)c. Dimensi fleksibilitas (memiliki kemampuan dalam mewarnai proses perkembangan masyarakat dan menemukan pengertian baru terhadap nilai-nilai dasar)

  • 2. Gatra Politik

    Secara umum politik adalah bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem negara yang menyangkut;- Proses pembentukan tujuan negara.- Penentuan kebijakan umum (public policies)- Pembagian dan pengaturan kekuasaan (distribution allocation).

  • Cara pelaksanaan kebijakan sistem politik;a. Melalui Persuasi / meyakinkan.b. Melalui Coertion / paksaan.

    Definisi ilmu politik menurut Prof. Miriam Budiharjo tentang unsur konsep politik, antara lain;a. Negara (state)b. Kekuasaan (power)c. Pengambilan keputusan (decision making)d. Kebijakan umum (public policy)e. Pembagian (distribution) dan alokasi (allocation)

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan politik, antara lain:

    Mempertahankan pola sistem politik Pengaturan dan penyelesaian konflik Kemampuan mengintegrasikan potensi nasional Penyesuaian perbedaan Pencapaian tujuan nasional

  • 3. Gatra ekonomi, Kondisi dinamik kehidupan ekonomi suatu bangsa tercermin pada keseimbangan struktur ekonomi bersama dengan tersedianya kebutuhan hidup sehari-hari secara merata dan terjangkau oleh rakyat banyak.

    Tercermin dari Pasal 33 UUD 1945 (berisi 5 ayat), yang mengatur tentang Perekonomian Nasional yang tak terpisahkan dengan kesejahteraan nasional.

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan ekonomi, antara lain: Sifat keterbukaan ekonomi Struktur ekonomi Kemampuan pengelolaan potensi SDA Kemampuan pengelolaan potensi SDM Kemampuan pengelolaan potensi sumber Teknologi Birokrasi dan sikap masyarakat Manajemen Infrastruktur Hubungan ekonomi luar negri Diversifikasi pemasaran.

  • 4. Gatra Sosial Budaya

    Pluralitas bangsa Indonesia dilihat dari berbagai bidang dan kekayaan budaya merupakan aset, tetapi juga sangat potensial untuk menyulut adanya konflik dan perpecahan. Terlebih lagi pada era demokratisasi dan era kehidupan global saat ini.

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan sosial budaya: Kehidupan beragama. Tradisi Pendidikan Kepemimpinan nasional Kondisi sosial ekonomi Kepribadian nasional Tujuan nasional

  • 5. Gatra Pertahanan Keamanan

    Konflik yang terjadi antar negara pada saat sekarang ini, banyak disebabkan oleh:Setiap negara punya kepentingan nasionalSetiap negara selalu berusaha keras untuk memperjuangkan kepentingan merekaAdanya perbedaan kepentingan yang diwarnai dengan pemaksaan kehendak

  • Situasi konflik antar negara dapat dipetakan sebagai berikut;

    Konflik antar negara industriKonflik antar negara industri dengan negara berkembangKonflik antar negara berkembang

  • 1. Konflik antar negara industriPenyebabnya, antara lain:1. Pengaruh globalisasi ekonomi2. Tindakan proteksi negara industriAkibat timbulnya permasalahan tersebut:1. Neraca perdagangan tidak seimbang2. Perebutan pasar hasil industri3. Persaingan penguasaan teknologi industri

  • 2. Konflik antar negara industri dengan negara berkembangPenyebabnya, antara lain:a. Ketidakseimbangan perdagangan hasil industri dan pertanian.b. Proteksi negara industri maju terhadap negara berkembangc. Kesulitan membayar hutang luar negeri bagi negara berkembangd. Dominasi penguasaan teknologi informasi oleh negara maju.

  • 3. Konflik antar negara berkembang

    Penyebabnya, antara lain:1. Perbedaan / solidaritas SARA2. Perbedaan interpretasi batas wilayah3. Persaingan perdagangan hasil pertanian dan industri sejenis.

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan sosial budaya: Doktrin Wawasan Nasional Sistem pertahanan keamanan Geografi Manusia Kesempatan upaya pertahanan keamanan Pendidikan Bela Negara Materiil Ilmu pengetahuan dan teknologi Manajemen

  • B. Peranan Indonesia Dalam Menciptakan Perdamaian Dunia

    Indonesia menganut kebijakan politik luar negeri bebas aktif, sehingga Indonesia berperan aktif dalam upaya penciptaan perdamaian dunia.

    Indonesia merupakan salah satu anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dalam usaha menciptakan perdamaian dunia.

  • Beberapa contoh keikutsertaan Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia, baik dalam lingkup regional maupun internasional:Mensponsori pembentukan GNB (Gerakan Non Blok) Pembentukan JIM (Jakarta Informal Meeting) dalam mengatasi konflik di KambojaPengiriman misi pasukan perdamaian di bawah PBB