BAB IV. VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, STRATEGIS DAN ... mencapai tujuan/sasaran yang tetapkan. Visi…

  • Published on
    14-Jun-2019

  • View
    213

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

RENSTRA Pertanian, Perkebunan, Peternakan & Kehutanan IV -1 Kabupaten Cirebon

BAB IV. VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN, STRATEGIS

DAN KEBIJAKAN DINAS PERTANIAN

PERKEBUNAN PETERNAKAN DAN KEHUTANAN

KABUPATEN CIREBON

4.1. Visi dan Misi Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan

Kabupaten Cirebon

Perencanaan strategis pembangunan pertanian perkebunan peternakan dan

kehutanan Kabupaten Cirebon merupakan suatu proses yang berorientasi pada

hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 (lima) tahun dengan

memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada atau mungkin timbul

perencanaan strategis mengandung visi, misi, tujuan, sasaran, dan dan strategi

untuk mencapai tujuan/sasaran yang tetapkan. Visi meliputi cara pandang jauh ke

depan kemana organisasi harus dibawa agar dapat eksis, antisipatif dan inovatif.

Mengacu pada konsep visi diatas, Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan

dan Kehutanan Kabupaten Cirebon yaitu :

Misi adalah tindakan nyata yang harus dilaksanakan oleh organisasi agar tujuan

organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Beberapa pendekatan dalam

penetapan misi pembangunan pertanian, perkebunan, peternakan dan kehutanan

yakni sebagai berikut :

Misi yang ditetapkan merupakan hal yang sangat penting untuk mengarahkan

operasional Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Kehutanan

Terwujudnya Pertanian,

Perkebunan, Peternakan dan

Kehutanan yang Maju, dan Lestari

Menuju Masyarakat Kabupaten

Cirebon Yang Sejahtera

RENSTRA Pertanian, Perkebunan, Peternakan & Kehutanan IV -2 Kabupaten Cirebon

Kabupaten Cirebon, sehingga dapat dijalankan dalam berbagai kondisi dan

dinamika keadaan.

Sasaran utama yang ditetapkan merupakan target bagi segenap komponen

pelaksana pembangunan pertanian, perkebunan, peternakan dan kehutanan di

Kabupaten Cirebon.

Dengan misi yang telah ditetapkan, organisasi dapat mengkoordinasikan segala

tindakan dan usaha-usaha untuk mencapai misi Dinas Pertanian, Perkebunan,

Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Cirebon.

Pernyataan misi akan membawa Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan

Kehutanan Kabupaten Cirebon ke dalam suatu fokus yang akan dicapainya di

masa yang akan datang.

Dengan pernyataan misi ini, maka organisasi memasuki tahapan untuk

konsisten menuju pencapaian hasil.

Misi yang ditetapkan besifat umum namun mengandung pernyataan tentang

filsafat aktivitas organisasi, memberikan gambaran tentang citra yang akan

diproyeksikan agar dikenali oleh berbagai pihak yang berkepentingan,

mencerminkan pandangan organisasi tentang dirinya sendiri, dan bidang aktivitas

yang ditekuni. Dengan demikian misi merupakan maksud dan kegiatan utama yang

membuat organisasi memiliki jati diri yang khas dan sekaligus membedakannya

dari organisasi lain yang mengelola sumber daya manusia.

Misi yang telah dirumuskan oleh Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan

dan Kehutanan Kabupaten Cirebon adalah sebagai berikut :

1. Mendorong peningkatan produksi, produktivitas pertanian, perkebunan, peternakan, dan kehutanan yang

ramah lingkungan.

2. Mendorong akses pemasaran hasil produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan kehutanan.

3. Mengoptimalkan pengelolaan sumberdaya alam yang

ramah lingkungan dan berkelanjutan.

RENSTRA Pertanian, Perkebunan, Peternakan & Kehutanan IV -3 Kabupaten Cirebon

4.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Pertanian Perkebunan

Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Cirebon

Pernyataan visi dan misi dicapai melalui pencapaian tujuan. Tujuan

merupakan implementasi dari pernyataan misi organisasi. Tujuan yang merupakan

penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi, adalah hasil akhir yang akan

dicapai pada jangka waktu tertentu. Dalam hal ini penetapan jangka waktu

pencapain tujuan adalah tujuan 2014 sampai dengan tahun 2019. Penetapan

tujuan harus dapat menggambarkan isu-isu strategis yang ingin dicapai oleh semua

unit-unit kerja dalam suatu organisasi. Penetapan tujuan tidaklah mutlak harus

terukur atau kuantitatif, namun setidaknya dapat memberikan gambaran yang

jelas mengenai apa yang dicapai di masa mendatang.

Penjabaran dari tujuan secara spesifik dan terukur dirumuskan ke dalam

sasaran. Sasaran merupakan bagian integral dari proses perencanaan strategis

organisasi. Fokus utama penentuan sasaran adalah tindakan dan alokasi sumber

daya organisasi. Oleh karena itu, sasaran harus lebih fokus, bersifat spesifik,

terinci dan dapat terukur.

Pernyataan tujuan yang ingin dicapai oleh Dinas Pertanian Perkebunan

Peternakan dan kehutanan Kabupaten Cirebon berdasarkan rumusan misi beserta

indikator kinerja sasaran sebagai tolok ukur kinerja adalah sebagai berikut : 1. Mendorong peningkatan produksi, produktivitas pertanian, perkebunan,

peternakan, dan kehutanan yang ramah lingkungan.

2. Mendorong akses pemasaran hasil produksi pertanian, perkebunan,

peternakan dan kehutanan.

3. Mengoptimalkan pengelolaan sumberdaya alam yang ramah lingkungan

dan berkelanjutan.

Sedangkan sasaran yang ingin dicapai oleh Dinas Pertanian Perkebunan

Peternakan dan kehutanan Kabupaten Cirebon adalah sebagai berikut :

1. Meningkatnya Ketersediaan produk tanbunakhut di masyarakat.

2. Meningkatnya Pemasaran produk tanbunakhut.

3. Meningkatnya pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan.

RENSTRA Pertanian, Perkebunan, Peternakan & Kehutanan IV -4 Kabupaten Cirebon

Visi Misi No Tujuan Sasaran Indikator

Sasaran

Target Kinerja Sasaran Pada Tahun

2015 2016 2017 2018 2019

Terwujudnya Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Kehutanan yang Maju serta Lestari Dalam Rangka Mencapai Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Cirebon

Mendorong Peningkatan Produksi, Produktivitas Pertanian Perkebunan, Peternakan, dan Kehutanan yang ramah lingkungan

1

Mendorong pemenuhan kecukupan bahan pangan di masyarakat

Meningkatnya ketersediaan Produk Tanbunnakhut di Masyarakat

Meningkatnya produksi pertanian perkebunan peternakan dan kehutana:

Produksi:

Beras (ton) GKG

369,091 376,473 384,002 391,182 399,843

Kacang hijau (ton)

23,93 24,41 24,98 25,48 25,99

Kedelai (ton)

8,35 8,43 8,57 8,59 8,67

Bawang Merah (Ton)

31.027 31.337 31.651 31.967 32.287

Cabai Besar (Ton)

3.166 3.198 3.30 3.262 3.295

Mangga (Ton)

37.382 38.130 38.892 39.670 40.463

Jamur Merang (Ton)

255 258 260 263 265

Gula (ton)

34.965 36.343 37.755 39.201 40.680

Kelapa (Ton)

250 260 270 280 290

Rempah dan Penyegar (ton)

7.500 8.250 9.000 9.750 10.500

Produktivitas:

Padi (ku/ha)

62,53 63,17 63,80 64,43 65,07

Kacang hijau (ton)

1,2 1,3 1,35 1,4 1,5

Kedelai (ton)

1,4 1,5 1,55 1,59 1,6

Bawang Merah (Ku/Ha)

46,96 97,93 98,90 98,89 10,08

RENSTRA Pertanian, Perkebunan, Peternakan & Kehutanan IV -5 Kabupaten Cirebon

Cabai Besar (Ku/Ha)

75,75 76,50 77,27 78,04 78,82

Mangga (Kg/Phn)

45,90 46,82 47,75 48,71 49,68

Jamur Merang (M2/Kg)

2,55 2,57 2,60 2,62 2,65

Bibit tebu konvensional (ha)

10,00 10,5 11,00 11,5 12,00

Gula (ton)

6,01 6,13 6,26 6,40 6,53

Kelapa (Ton/ha)

1,00 1,05 1,10 1,15 1,20

Rempah dan Penyegar (Ton/Ha)

10,00 11,00 12,00 13,00 14,00

Daging

Sapi potong : 4.221.800 kg/th

3.820.000 4.011.000 4.212.000 4.422.000 4.644.000

Kerbau:

127.200 Kg/th

115.000 121.000 127.000 133.000 140.000

Domba dan Kambing : 3.265.800 kg/th

2.955.000 3.103.000 3.258.000 3.421.000 3.592.000

Ayam Ras: 4.689.200 kg/th

4.243.000 4.455.000 4.678.000 4.912.000 5.158.000

Unggas lokal (itik, ayam buras): 1.657.600 kg/th

1.500.000 1.575.000 1.654.000 1.736.000 1.823.000

Kelinci: 3.548 kg/th

3.210 3.370 3.540 3.720 3.900

Telur :

Ayam Ras: 431.459 kg/th

390.000 410.000 430.000 452.000 475.000

Unggas lokal (itik, ayam buras): 7.284.997 kg/th

6.592.000 6.922.000 7.268.000 7.631.000 8.013.000

Susu: 746.453.000 ltr/th

675.446.000 709.218.000 744.679.000 781.913.000 821.009.000

Lebah madu

- - - 12 12

Jamur Tiram unit/thn

2 - - 2 2

RENSTRA Pertanian, Perkebunan, Peternakan & Kehutanan IV -6 Kabupaten Cirebon

Meningkatnya jaringan irigasi dan jalan usaha tani yang dimanfaatkan

Jides (Ha) 1.000 1.000 1.000 1.000 1.000

JUT(m2) 22.000 22.000 22.000 22.000 22.000

Jalan produksi (KM)

20 20 20 20 20

Air Permukaan (Unit)

20 20 20 20 20

Sumur Resapan (Unit)

50 55 60 65 70

Sumur Pantek/Tanah Dangkal (Unit)

110 121 132 143 154

Dam Parit (Unit)

5 5 5 5 5

Pompa Air (Unit)

39 40 43 45 45

Mendorong Akses Pemasaran Hasil Produksi Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Kehutanan

2

Meningkatkan nilai tambah produk pertanian perkebunan peternakan dan kehutanan

Meningkatnya Pemasaran Produk Tanbunnakhut

Meningkatnya kelompok tani/pelaku usaha yang mengembangkan komoditas dan produk pengolahan (MoU)

5% 5% 5% 5% 5%

Mengoptimalkan pengelolaan sumberdaya alam yang ramah lingkungan dan berkelanjutan

3

Meningkatnya Penerapan sistem teknologi pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan

Meningkatnya Pengelolaan Sumber Daya Alam Yang Ramah Lingkungan

Meningkatnya penerapan PTT pada kelompok tani

35 kel. tani 40 kel. tani 45 kel. tani 50. kel. tani 55 kel. Tani

Meningkatnya kesehatan hewan

Vaksinasi AI & ND (Dosis)

75.000 75.000 75.000 75.000 75.000

Vaksinasi Rabies

2.000 2.000 2.000 2.000 2.000

RENSTRA Pertanian, Perkebunan, Peternakan & Kehutanan IV -7 Kabupaten Cirebon

(Dosis)

Meningkatkan Pengawasan Peredaran Bahan Asal Hewan dan Hasil Bahan Asal Hewan (Sampel)

612 630 661 679 699

Meningkatnya Kualiatas sumber daya alam:

Menurunya luas lahan kritis

400 Ha

450 Ha

500 Ha

550 Ha

550 Ha

Meningkatnya luas hutan Rakyat

200 Ha

250 Ha

250 Ha

300 Ha

300 Ha

Mengendalikan Erosi Jurang (Gully Control)

900 m2

200 m2

200 m2

200 m2

200 m2

3.3. Strategi dan Kebijakan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan

Kehutanan Kabupaten Cirebon

Strategi dan kebijakan pembangunan pertanian yang akan dilaksanakan

oleh Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Cirebon

yaitu :

Misi 1 : Mendorong peningkatan produksi, produktivitas pertanian, perkebunan, peternakan, dan kehutanan yang ramah lingkungan.

Strategi : Pemenuhan kecukupan bahan pangan di masyarakat

Kebijakan : Meningkatan bahan pangan pokok dan aneka ragam bahan

pangan di masyarakat

RENSTRA Pertanian, Perkebunan, Peternakan & Kehutanan IV -8 Kabupaten Cirebon

Misi 2 : Mendorong akses pemasaran hasil produksi pertanian,

perkebunan peternakan dan kehutanan.

Strategi : Peningkatan pemanfaatan sumberdaya alam yang

berwawasan lingkungan

Kebijakan : Memfasilitasi ketersediaan sarana dan prasarana dan

permodalan untuk budidaya, panen, pasca panen dan

pengolahan hasil

Memfasilitasi pengembangan konservasi lahan dan air

Misi 3 : Mengoptimalkan pengelolaan sumberdaya alam yang ramah

lingkungan dan berkelanjutan

Strategi : Peningkatan penerapan teknologi budidaya, panen dan pasca

panen dan pengolahan yang ramah lingkungan

Kebijakan : Memfasilitasi ketersediaan teknologi budidaya, sarana

prasarana dan permodalan untuk usaha budidaya, panen,

pasca panen dan pengolahan hasil yang ramah lingkungan

Recommended

View more >