Bab IV Kelompok Sosial dalam Masyarakat Mult SMA Kelas 11/Sosiologi/Bab 4 Kelompok Sosial dalam... ·…

  • View
    223

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

Sosiologi SMA/MA XI 99

Bab IVKelompok Sosial dalamMasyarakat Multikultural

Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat multi-kultural karena terdiri atas bermacam-macam suku bangsadengan perbedaan adat istiadat, kebudayaan, agama, sistemsosial, dan bahasa daerah. Struktur masyarakat Indonesia yangmajemuk berpotensi untuk menimbulkan konflik danpersoalan integrasi nasional.

Sumber : www.foto-foto.com

Gambar 4.1. Masyarakat multikultur dapat dilihat dari pakaian adat suku bangsa

Di unduh dari : Bukupaket.com

100 Sosiologi SMA/MA XI

Konsep Inti

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat :- mendeskripsikan faktor terbentuknya masyarakat multikultural;- mendeskripsikan macam-macam multikultural;- menentukan sikap yang kritis terhadap hubungan keanekaragaman dan perubahan

kebudayaan; dan- mengembangkan sikap toleransi dan empati sosial terhadap hubungan

keanekaragaman dan perubahan kebudayaan.

Tujuan Pembelajaran

Masyarakatmultikultural

Faktor-faktorterbentuknyamasyarakatmultikultural

Letak wilayah Indonesia

Keadaan dan letakgeografis yang berbeda

Perkembangan daerahyang tidak sama

Perbedaan sikap dalammenyerap unsur budayaasing

Perbedaan sistem religiyang dianut

Asal-usul masyarakatyang berbeda

Macam-macamdiferensiasi sosial

Diferensiasi ras

Diferensiasi etnis

Diferensiasi agama

Diferensiasi jenis kelamin

Terd

iri a

tas

Mel

iput

i

Di unduh dari : Bukupaket.com

Sosiologi SMA/MA XI 101

Istilah masyarakat majemuk mula-mula diperkenalkanoleh Furnivall untuk menggambarkan masyarakat Indone-sia pada masa Hindia Belanda. Menurut Clifford Geertz,masyarakat majemuk merupakan masyarakat yang terbagi-bagi ke dalam sub-sub sistem yang kurang lebih berdiri sendiri-sendiri yang mana masing-masing subsistem terikat ke dalamoleh ikatan-ikatan primordial.

multikultural, ras, etnis, agama, diferensiasi sosial, sistem relegi

Struktur masyarakat Indonesia yang multikultural dapatdilihat dari dua ciri yang bersifat unik. Secara horizontal,masyarakat Indonesia dicirikan oleh kenyataan-kenyataanadanya kesatuan-kesatuan sosial berdasarkan perbedaan sukubangsa, agama, dan adat istiadat serta perbedaan-perbedaankedaerahan lainnya. Secara vertikal, struktur masyarakatIndonesia dicirikan oleh adanya perbedaan-perbedaan vertikalantara lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam.

Struktur masyarakat Indonesia yang majemuk me-nimbulkan masalah tentang bagaimana masyarakat Indonesiaterintegrasi pada tingkat nasional. Kemajemukan masyarakatyang bersifat multidimensional itu akan dan telah menimbul-kan masalah tentang bagaimana masyarakat Indonesiaterintegrasi secara horizontal. Sementara itu, stratifikasi sosialsebagaimana yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesiaakan memberi bentuk pada integrasi nasional yang bersifatvertikal.

Keadaan multikultural dalam masyarakat Indonesiaantara lain disebabkan oleh faktor letak wilayah Indonesia,letak dan keadaan geografis setiap wilayah berbeda, per-kembangan dan kemampuan daerah yang tidak sama, danperbedaan sikap dalam menyerap unsur budaya asing.

A. Faktor-Faktor Terbentuknya MasyarakatMultikultural

Kata Kunci

Di unduh dari : Bukupaket.com

102 Sosiologi SMA/MA XI

1. Letak Wilayah Indonesia

Letak wilayah Indonesia digolongkan menjadi letakastronomis dan letak geografis. Letak astronomis Indonesiaadalah letak Indonesia berdasarkan garis lintangnya dan garisbujurnya. Secara astronomis, Indonesia terletak antara6oLU - 11o LS dan 95oBT - 141oBT. Indonesia merupakannegara kepulauan yang terletak di antara Benua Asia dan BenuaAustralia serta antara Samudra Indonesia dan Samudra Pasifik.Kondisi tersebut menyebabkan pulau-pulau di Indonesiamemiliki keragaman alam dan budaya.

2. Letak dan Keadaan Geografis SetiapWilayah BerbedaWilayah-wilayah Indonesia berada di tempat yang

berbeda-beda. Ada yang berada di dataran rendah, pe-gunungan, pantai, dan di hutan pedalaman. Perbedaan itumenyebabkan corak dan tradisi antarpenduduk atau sukubangsa di Indonesia dari daerah satu ke daerah lain berbeda.

Peta Indonesia

Di unduh dari : Bukupaket.com

Sosiologi SMA/MA XI 103

3. Perkembangan dan KemampuanDaerah yang Tidak SamaKemampuan daerah di Indonesia antara satu dengan

lainnya berbeda. Daerah yang memiliki banyak kekayaan alamakan berbeda dengan daerah yang tidak memiliki kekayaanalam yang cukup. Daerah yang memiliki banyak kekayaanalam akan cenderung lebih cepat mengalami perubahankarena banyaknya penduduk pendatang yang mengeksplorasikekayaan alam wilayah tersebut. Dengan demikian, terjadiasimilasi kebudayaan.

4. Perbedaan Sikap dalam MenyerapUnsur Budaya AsingMasyarakat yang berpikiran maju akan lebih cepat me-

nerima adanya perubahan dibandingkan dengan masyarakattradisional. Kemudahan menerima pengaruh kebudayaanasing menyebabkan mereka memiliki kebudayaan yangberagam.

Sumber : Kompas

Gambar 4.2. Kelompok masyarakat modern dan kelompok masyarakat tradisional memiliki perbedaan dalam menyerapunsur budaya asing

5. Perbedaan Sistem Religi yang DianutMasyarakatMasyarakat Indonesia memiliki agama dan kepercayaan

terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang berbeda-beda. Tiap-tiapagama dan kepercayaan tersebut memiliki tata cara beribadahyang berbeda-beda pula.

Di unduh dari : Bukupaket.com

104 Sosiologi SMA/MA XI

Dalam masyarakat banyak dijumpai keadaan multikulturalberdasarkan ras, suku bangsa, daerah, dan agama.

1. Diferensiasi (Perbedaan) RasBanyak ahli mendefinisikan tentang ras. Pendapat mereka

tentang ras adalah sebagai berikut.

a. Horton dan HuntMereka berpendapat bahwa yang dimaksud ras adalah

suatu kelompok manusia yang agak berbeda dengankelompok-kelompok lainnya selain dari segi ciri-ciri fisikbawaan.

B. Macam-Macam Diferensiasi Sosial

Robert Ezra Park

Keingintahuan : Informasi

6. Asal-Usul Warga Masyarakat yang Ber-lainanAnggota masyarakat dalam suatu wilayah tidak mungkin

hanya terdiri atas sekelompok warga saja. Mereka pasti datangdari berbagai wilayah yang berbeda adat istiadat dan budaya-nya.

Robert Ezra Park (1864-1944)Park dianggap sebagai pelopor mazhab ekologi yangdiakui sebagai cabang sosiologi pada tahun 1925.Pokok ajaran Park adalah suatu pendapat yangmenyatakan bahwa sosiologi meneliti masyarakatsetempat dari sudut hubungan antarmanusia. NamaPark terkenal setelah menyusun buku dengan judulIntroduction to the Science of Sociology pada tahun1921. Dalam buku ini Park membahas semuapersoalan sosiologi. Di samping buku di atas, Parkjuga menyusun buku berjudul Race and Culture danOld Worldstraits Transplanted.

Di unduh dari : Bukupaket.com

Sosiologi SMA/MA XI 105

b. KoentjaraningratKoentjaraningrat menyatakan bahwa ras adalah suatu

golongan manusia yang menunjukkan berbagai ciri tubuhyang tertentu dengan frekuensi yang besar.

c. GrosseGrosse mengemukakan bahwa ras adalah segolongan

manusia yang merupakan satu kesatuan karena kesamaansifat jasmani dan rohani yang diturunkan sehingga dapatdibedakan dengan kesatuan lain.

d. KohlbruggeKohlbrugge menyatakan bahwa ras adalah manusia yang

memiliki kesamaan ciri-ciri jasmani karena diturunkan,sedangkan sifat-sifat kerohaniannya diabaikan.

Dapat disimpulkan bahwa ras adalah golongan manusiadengan ciri fisik yang sama. Para ahli antropologi fisikumumnya membedakan ras berdasarkan lokasi geografis, ciri-ciri fisik, dan prinsip evolusi rasial.

Adapun ciri-ciri fisik sebagai dasar pembagian ras meliputiciri-ciri kualitas dan kuantitas. Ciri kualitas meliputi warnakulit, bentuk rambut, bentuk lipatan mata, dan bentuk bibir.Sedangkan ciri-ciri kuantitas meliputi bentuk badan, beratbadan, dan indeks kepala.

Wawasan Kebinekaan : Sara

Ras mengandung pengertian secara biologis dan fisik serta tidak termasuksifat-sifat budayanya. Berikan definisi ras menurut pendapatmu sendiriberdasarkan materi yang telah diberikan. Kerjakan di buku kerjamu!Hasilnya diskusikan dalam diskusi kelas!

Dilihat dari sudut geografis, ras berarti kumpulan individuatau kelompok yang serupa dalam sejumlah ciri dan menghunisuatu wilayah dan terkadang berasal dari wilayah yang sama.a. G. Cuvier membedakan masyarakat ke dalam tiga

kelompok ras yaitu :1) ras putih (Kaukasoid);2) ras kuning (Mongoloid dan Amerika);3) ras hitam (Etiopid, Australid, dan Amerika).

Di unduh dari : Bukupaket.com

106 Sosiologi SMA/MA XI

Pembagian ras menurut G. Cuvier dalam perkembangan-nya disempurnakan oleh E. Von Eikstedt.

b. E. Von Eikstedt membedakan masyarakat atas dasarprinsip evolusi rasial. Ras-ras tersebut adalah leukoderm,melanoderm, dan xantoderm.1) Leukoderm

Leuko berarti putih. Ras yang termasuk dalamleukoderm adalah Europid, Polinesid, Weddid, danAinud. Penduduk yang termasuk dalam ras ini,antara lain orang-orang Eropa dan Polinesia. RasLeukoderm memiliki ciri-ciri sebagai berikut:a) wajah dan bagian-bagiannya menonjol;b) rambut lurus hingga berombak;c) hidung sempit;d) tinggi;e) pigmentasi agak terang.

2) MelanodermMelano berarti hitam. Ras yang termasuk melano-derm Negrid, Melanesid, Pigmid, Australid.Penduduk yang termasuk dalam ras ini, antara lainorang Afrika, Aborigin, dan Melanesia. Ciri-ciri rasmelanoderm, antara lain :a) warna kulit agak gelap;b) rambut agak keriting;c) hidung sangat lebar;d) wajah prognat;e) bibir sangat tebal.

3) XantodermXanto berarti kuning. Ras yang termasuk xantoderm,yaitu Mongoloid, Indianid, dan Khoisanid. Pendudukyang termasuk dalam ras xantoderm, antara lainorang As