BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 IV.pdf  BAB IV . HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN . 4.1

  • View
    214

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 IV.pdf  BAB IV . HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ....

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan tindakan ini mengenai deskripsi pra siklus, deskripsi siklus 1,

dan deskripsi siklus 2. Deskripsi siklus 1 tentang perencanaan, tindakan dan

observasi, dan hasil observasi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di bawah ini.

4.1.1 Deskripsi Pra Siklus

Kondisi awal pelaksanaan pembelajaran, guru masih menggunakan metode

konvensional dan hanya menyuruh siswa untuk mencatat kemudian siswa diberi

penjelasan sedikit, pada batas tuntas hasil belajar 65, masih banyak siswa yang

belum tuntas. Hasil belajar bahasa Indonesia belum tuntas berjumlah 10 atau

55.5% dan siswa tuntas berjumlah 8 dengan persentase 44.4%. Observasi tersebut

maka peneliti bersama guru kelas mengadakan tindakan kelas untuk

meningkatkan hasil belajar.

4.1.2 Deskripsi Siklus 1

Deskripsi siklus pertama ini mengenai tahap perencanaan, pelaksanaan

tindakan dan observasi, hasil tindakan, dan refleksi. Untuk lebih jelasnya dapat

dilihat di bawah ini.

4.1.2.1 Tahap Perencanaan

Siklus 1 terdapat 3 kali pertemuan dengan rincian sebagai berikut:

1) Pertemuan Pertama

Pertemuan pertama dilaksanakan pada minggu pertama bulan April.

Persiapan sebelum pembelajaran tentang materi membaca teks pengumuman,

kolaborator bersama peneliti mempersiapkan media berupa teks pengumuman.

Selanjutnya kolaborator mempersiapkan RPP, daftar presensi siswa, lembar

pengamatan berupa rubrik penilaian, serta ruang yang akan digunakan dalam

proses pembelajaran.

42

2) Pertemuan kedua

Perencanaan pada pertemuan kedua sebagai perbaikan pada pertemuan

pertama yang membedakan dari pertemuan pertama yaitu tentang materi membaca

pengumuman sesuai lafal dan intonasi yang tepat.

3) Pertemuan Ketiga

Perencanaan pembelajaran pada pertemuan ketiga sebagai perbaikan pada

pertemuan pertama dan kedua. Pada pertemuan ketiga digunakan untuk tes

membaca pengumuman dengan materi yang sudah dipelajari.

4.1.2.2 Pelaksanaan Tindakan dan Observasi

Pelaksanaan tindakan dan observasi mengenai pertemuan pertama, kedua

dan ketiga, dan hasil observasi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di bawah ini.

a) Pertemuan Pertama

1) Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan tindakan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 2 April 2013

kegiatan tersebut adalah pada kegiatan awal Pembelajaran ruang telah ditata rapi

sesuai persiapan pembelajaran, siswa duduk dengan pasangannya masing-masing

yang berjumlah 2 siswa dan mereka masing-masing berpikir sesuai dengan materi

dan atau pertanyaan yang diberikan oleh guru. Untuk mengawali pembelajaran ini

guru mengucapkan salam, melakukan apersepsi dengan bertanya pada siswa,

Apakah kalian pernah membaca teks pengumuman? Mengapa pada saat

membaca teks pengumuman tersebut kita harus membaca nyaring suatu

pengumuman dengan lafal dan intonasi yang tepat? Guru menginformasikan

tetang materi yang akan dipelajari, yaitu membaca teks pengumuman.

Sebelumnya guru menjelaskan model pembelajaran yang akan digunakan yakni

metode berpikir berpasangan berbagi.

Kegiatan inti meliputi guru meminta setiap pasangan siswa untuk maju ke

depan kelas untuk berbagi dengan cara berpasangan mengumumkan teks

pengumuman, siswa saling mencermati cara mengumumkan dari segi intonasi,

lafal, dan volume suara. Siswa secara bergantian saling mengoreksi cara

mengumumkan yang benar. Siswa secara bergantian menilai temannya yang

43

tampil dan memberikan komentar. Guru meminta siswa satu persatu

mengumumkan di depan teman-temannya yang lain. Siswa dan guru memberikan

komentar dan penilaian kepada penyampai pengumuman. Siswa terbaik pertama

diberi penghargaan dari guru dan teman-teman.

Kegiatan akhir siswa bersama guru merangkum dan menyimpulkan cara

mengumumkan yang benar. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk

bertanya tentang hal-hal yang belum jelas, dari materi yang telah dipelajari. Guru

mengadakan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilakukan.

2) Hasil observasi

Pertemuan pertama untuk hasil observasi kinerja guru dengan kriteria baik

dengan skor 93 dan hasil observasi kinerja siswa dengan kriteria cukup dengan

skor 72.

b) Pertemuan Kedua

1) Pelaksanaan Tindakan

Tindakan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 9 April 2013 kegiatan tersebut

adalah pada pertemuan ini berlangsung pada pukul 07.35-08.45 WIB. Sebelum

pembelajaran, guru memberikan materi tambahan yaitu tentang bagaimana cara

membaca yang tepat sesuai intonasi pada kalimat. Pada pertemuan ini guru juga

memberikan tujuan pembelajaran yaitu tentang bagaimana cara membaca nyaring,

siswa berpendapat secara berpasangan dan masing-masing siswa wajib

membacakan teks pengumuman tersebut.

Kegiatan inti meliputi setiap pasangan berdiskusi, kemudian siswa maju ke

depan kelas untuk berbagi dalam membaca pengumuman, setiap siswa wajib

memberikan pendapat dan menentukan pasangan selanjutnya untuk menyajikan

pengumuman. Siswa yang banyak menanggapi pendapat teman maka guru wajib

memberikan sanjungan.

Kegiatan akhir yaitu siwa diwajibkan bertanya kemudian menyimpulkan

bersama guru, masing-masing siswa diberi tugas rumah sebagai mengenai cara-

cara membaca nyaring.

2) Hasil observasi

Hasil observasi kinerja guru dengan kriteria baik dengan skor 108 dan hasil

44

observasi kinerja siswa pada pertemuan kedua adalah berkriteria baik yaitu

dengan skor 97.

c) Pertemuan Ketiga

Tindakan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 16 April 2013 kegiatan tersebut

adalah untuk kegiatan awal yaitu masing-masing siswa menerima materi dan

mempelajari sesuai teks yang telah diberikan. Guru mengulas pelajaran membaca

dan menanyakan kepada seluruh siswa, Apakah kalian sudah banyak latihan

membaca nyaring di rumah yang telah Bapak berikan?. Guru menyampaikan

tujuan pembelajaran berupa: Seluruh siswa wajib memberikan pendapat dan

menerima pendapat. Kemudian masing-masing siswa wajib membaca individu.

Kegiatan inti meliputi: Siswa dengan pasangannya masing-masing ke depan

kelas untuk menyampaikan pengumuman yang benar. Masing-masing siswa wajib

memberikan menanggapi teman yang menyampaikan pengumuman. Siswa saling

mencermati cara mengumumkan dari segi kenyaringan dan volume suara. Siswa

diwajibkan menjadi yang terbaik ketika membaca nyaring dan guru memberikan

penghargaan kepada seluruh siswa.

Pada kegiatan akhir yaitu: Beberapa siswa mengusulkan tentang membaca

pengumuman. Guru mengadakan refleksi terhadap pembelajaran yang telah

dilakukan. Guru meminta masing-masing siswa membaca teks pengumuman di

depan kelas sebagai tes lisan.

4.1.2.3 Hasil Tindakan

Hasil tindakan diperoleh dari hasil observasi kinerja guru dan siswa, dan

hasil tes membaca. Penilaian observasi kinerja guru dan siswa dilakukan oleh

observer. Sedangkan hasil tes membaca digunakan untuk mengukur hasil belajar

bahasa Indonesia dengan menggunakan rubrik penilaian.

4.1.2.4 Refleksi

Refleksi kegiatan pembelajaran pada siklus pertama diambil dari hasil

observasi kinerja guru dan siswa, dan hasil belajar bahasa Indonesia yaitu

membaca nyaring suatu pengumuman dengan lafal dan ketepatan intonasi.

45

Refleksi ini adalah sebagai perbaikan dalam proses pembelajaran yang sudah

berlangsung dengan kesesuaian indikator kinerja. Berdasarkan hasil belajar bahasa

Indonesia dan hasil observasi kinerja guru dan siswa adalah sebagai berikut:

Hasil belajar bahasa Indonesia menunjukkan bahwa pada siklus pertama

mengalami peningkatan dari kondisi awal yaitu 64.1 menjadi 67.6. Siswa yang

mendapat nilai di bawah KKM sejumlah 4 siswa. Siklus pertama sudah selesai

maka dilaksanakan evaluasi untuk mengukur keberhasilan siswa dalam

penguasaan materi. Hasil evaluasi yang diperoleh siswa dengan ketuntasan belajar

nilai 65 maka di peroleh dari seluruh jumlah siswa yang berjumlah 18 siswa

dalam belajarnya sebanyak 14 siswa yang tuntas dengan mendapat nilai 65 dan 4

siswa tidak tuntas dengan mendapat nilai di bawah KKM. Berdasarkan indikator

kinerja yang telah ditentukan yaitu ketercapaian KKM pada hasil belajar siswa

penulis memberikan patokan 75% dari jumlah keseluruhan siswa hasil

belajarnya meningkat dengan mencapai nilai di atas KKM=65 berdasarkan hasil

evaluasi siswa. Berdasaran hasil evaluasi siswa, ketuntasan yang ditentukan telah

meningkat, semula 44.4% menjadi 77.7% dengan jumlah keseluruhan siswa

dengan nilai maksimal 83.3 dan minimal 58.3.

Hasil observasi kinerja guru dan siswa diperoleh dari lembar observasi dari

pertemuan pertama sampai ketiga yaitu dengan kriteria baik. Hasil refleksi yang

diperoleh pada siklus pertama terdapat beberapa hambatan yaitu: a. Hambatan

penggunaan metode Berpikir Berpasangan Berbagi dalam penerapannya masih

banyak kekurangan yang terjadi, saat siswa melakukan diskusi guru hanya

memantau beberapa pasangan siswa, siswa saat melakukan diskusi cenderun