BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil ... IV.pdfBAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1

  • View
    212

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil ... IV.pdfBAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN...

90

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

4.1.1 Deskripsi Data

Prestasi belajar siswa merupakan aspek kognitif yang diukur dengan memberikan

test yang terdiri dari 5 soal pre test dan 5 soal post test pada siswa kelas VIII B

dan VIII C. Kelas VIII B merupakan kelas yang akan dilakukan intervensi

pembelajaran model Team Games Tournament dan Kelas VIII C adalah kelas

yang dilakukan intervensi pembelajaran Number Heads Together. Keseluruh

siswa berjumlah 62 yang terdiri dari 30 siswa kelas VIII B dan 32 siswa kelas VIII

C.

Dilaksanakannya pre test dimaksudkan untuk mengetahui interaksi antara

pembelajaran dengan tingkat kemampuan awal dalam peningkatan prestasi belajar

bahasa inggris. Adapun post test dimaksudkan untuk mengetahui perbedaan

prestasi belajar bahasa inggris siswa yang pembelajarannya menggunakan

Number Heads Together dan Team Games Tournament dan perbedaan

peningkatan prestasi belajar bahasa inggris siswa yang pembelajarannya

menggunakan Number Heads Together dan Team Games Tournament pada siswa

91

yang memiliki kemampuan awal rendah dan kemampuan awal yang tinggi.

Pemaparan dari deskripsi data ini adalah sebagai berikut:

1. Deskripsi Prestasi Belajar Kelas Eksperimen 1

Untuk mengetahui gambaran prestasi belajar maka perlu dideskripsikan

kemampuan bahasa inggris siswa yang diukur dari 4 indikator pengukuran

yakni idea/content, structure schematic, linguistic features, dan punctuation

and grammar. Keempat pengukuran tersebut diimplementasikan pada 5 soal

wacana yang diberikan kepada siswa. Hasil pengukuran kemampuan siswa

adalah sebagai berikut:

Gambar 4.1 Kemampuan Menulis Bahasa Inggris Siswa Kelas Eksperimen 1

Berdasarkan tabel grafik di atas terlihat adanya peningkatan kemampuan siswa

pada masing-masing indikator pengukuran dimana nilai rata-rata kemampuan

idea/content sebelum dilakukan pembelajaran model NHT adalah 14 dan

setelah dilakukan pembelajaran NHT meningkat menjadi 15, demikian juga

rata-rata kemampuan structure schematic siswa dari 13 menjadi 20, rata-rata

kemampuan linguistic features dari 13 menjadi 18 dan rata-rata kemampuan

14 15

13

20

13

18

15

17

0

5

10

15

20

25

Pre test NHT Post Test NHT

Idea/ content Structure Schematic

Linguistic Features Punctuation & Grammar

92

punctuation and grammar dari 15 menjadi 17. Nilai dari kemampuan tersebut

tergabung dalam 5 soal sehingga menghasilkan nilai yang dapat memberikan

gambaran prestasi belajar siswa kelas eksperimen 1 sebagaimana terdistribusi

pada tabel di bawah ini:

Tabel 4.1 Deskripsi Prestasi Belajar Kelas Eksperimen 1

Hasil Hasil Pre test Hasil Post test

Mean 61.62 74.67

Median 62.75 75.00

Mode 70 70

Std. Deviation 10.25 10.33

Variance 105.20 106.78

Minimum 40 55

Maximum 80 95

Dari hasil perhitungan penelitian yang didapat dari pre test pada kelas

eksperimen 1 diperoleh nilai tertinggi sebesar 80 dan nilai terendah adalah 40.

Nilai rata-rata (mean) sebesar 61,62, standar deviasi (s) sebesar 10,25 dan

varian (S2) sebesar 105,20. Adapun hasil post test pada kelas eksperimen 1

diperoleh nilai tertinggi sebesar 95 dan nilai terendah adalah 55. Nilai rata-

rata (mean) sebesar 74,67, standar deviasi (s) sebesar 10,33 dan varian (S2)

sebesar 106,78. Dilihat dari hasil penelitian tersebut maka dapat diketahui ada

peningkatan rata-rata prestasi belajar pr test dan post test sebagaimana

digambarkan pada grafik di bawah ini:

93

Gambar 4.2 Perbedaan Rata-rata Hasil Pretest dan Post Test Bahasa Inggris pada

Kelas Eksperimen 1

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata prestasi belajar

(keterampilan menulis) siswa sebelum dilakukan model pembelajaran NHT

adalah 61,6

2. Deskripsi Prestasi Belajar Kelas Eksperimen 2

Untuk mengetahui gambaran prestasi belajar maka perlu dideskripsikan

kemampuan bahasa inggris siswa yang diukur dari 4 indikator pengukuran

yakni idea/content, structure schematic, linguistic features, dan punctuation

and grammar. Keempat pengukuran tersebut diimplementasikan pada 5 soal

wacana yang diberikan kepada siswa. Hasil pengukuran kemampuan siswa

adalah sebagai berikut:

0.0

20.0

40.0

60.0

80.0

pre post

61.6

74.7

94

Gambar 4.3 Kemampuan Menulis Bahasa Inggris Siswa Kelas Eksperimen 2

Berdasarkan tabel grafik di atas terlihat adanya peningkatan kemampuan siswa

pada masing-masing indikator pengukuran dimana nilai rata-rata kemampuan

idea/content sebelum dilakukan pembelajaran model TGT adalah 14 dan

setelah dilakukan pembelajaran NHT meningkat menjadi 17, demikian juga

rata-rata kemampuan structure schematic siswadari 13 menjadi 19, rata-rata

kemampuan linguistic features dari 11 menjadi 17 dan rata-rata kemampuan

punctuation and grammar dari 15 menjadi 18. Nilai dari kemampuan tersebut

tergabung dalam 5 soal sehingga menghasilkan nilai yang dapat memberikan

gambaran prestasi belajar siswa kelas eksperimen 1 sebagaimana terdistribusi

pada tabel di bawah ini:

14

17

13

19

11

17 15

18

0

2

4

6

8

10

12

14

16

18

20

Pre test TGT Post Test TGT

Idea/ content Structure Schematic

Linguistic Features Punctuation & Grammar

95

Tabel 4.2 Deskripsi Prestasi Belajar Kelas Eksperimen 2

Hasil Hasil Pre test Hasil Post test

Mean 63,91 77,42

Median 66,25 80,00

Mode 55 65

Std. Deviation 10,01 10,42

Variance 100,37 108,66

Minimum 48 60

Maximum 80 95

Dari hasil perhitungan penelitian yang didapat dari pre test pada kelas

eksperimen 2 diperoleh nilai tertinggi sebesar 80 dan nilai terendah adalah 48.

Nilai rata-rata (mean) sebesar 63,91, standar deviasi (s) sebesar 10,01 dan

varian (S2) sebesar 105,37. Adapun hasil post test pada kelas eksperimen 2

diperoleh nilai tertinggi sebesar 95 dan nilai terendah adalah 60. Nilai rata-

rata (mean) sebesar 77,42, standar deviasi (s) sebesar 10,42 dan varian (S2)

sebesar 108,66. Dilihat dari hasil penelitian tersebut maka dapat diketahui ada

peningkatan rata-rata prestasi belajar pr test dan post test sebagaimana

digambarkan pada grafik di bawah ini:

Gambar 4.4 Perbedaan Rata-rata Hasil Pretest dan Post Test Bahasa Inggris

pada Kelas Eksperimen 1

0.0

20.0

40.0

60.0

80.0

pre post

63.9

77.4

96

3. Deskripsi Gain Score Prestasi Belajar Kelas Eksperimen 1 dan 2

Gambaran prestasi belajar terdeskripsi dari kemampuan bahasa inggris siswa

yang diukur dari 4 indikator pengukuran yakni idea/content, structure

schematic, linguistic features, dan punctuation and grammar. Keempat

pengukuran menghasilkan nilai kepada masing-masing siswa. Rata-rata nilai

siswa yang diukur dari 4 indikator kemampuan menulis adalah sebagai

berikut:

Gambar 4.5 Kemampuan Menulis Bahasa Inggris Siswa Kelas Eksperimen 2

Berdasarkan tabel grafik di atas terlihat adanya peningkatan kemampuan siswa

dimana nilai rata-rata kemampuan sebelum dilakukan pembelajaran model

TGT adalah 54 dan setelah dilakukan pembelajaran TGT meningkat menjadi

70, demikian juga rata-rata kemampuan sebelum dilakukan pembelajaran

model NHT adalah 54 dan setelah dilakukan pembelajaran NHT meningkat

menjadi 71, nilai dari kemampuan tersebut tergabung dalam 5 soal sehingga

menghasilkan nilai gain score yang dapat memberikan gambaran prestasi

54

70

54

71

0

10

20

30

40

50

60

70

80

Pre test TGT Post Test TGT Pre test NHT Post Test NHT

97

belajar siswa kelas eksperimen 1 sebagaimana terdistribusi pada tabel di

bawah ini:

Tabel 4.3 Deskripsi Prestasi Belajar Kelas Eksperimen 2

Hasil Gain skor

Ekperimen 1

Gain skor

Eksperimen 2

Mean 13,87 14,66

Median 13,00 13,00

Std. Deviation 8,541 7,91

Variance 72,94 62,68

Minimum 0 3

Maximum 30 38

Dari hasil perhitungan penelitian yang didapat dari gain score kelas

eksperimen 1 diperoleh nilai tertinggi sebesar 30 dan terendah adalah 0. Nilai

rata-rata (mean) sebesar 13,87, standar deviasi (s) sebesar 8,54 dan varian (S2)

sebesar 72,94. Adapun hasil prestasi belajar pada kelas eksperimen 2

diperoleh nilai tertinggi sebesar 38 dan nilai terendah adalah 3. Nilai rata-rata

(mean) sebesar 14,66, standar deviasi (s) sebesar 7,91 dan varian (S2) sebesar

62,68. Dilihat dari hasil penelitian tersebut maka dapat diketahui nilai gain

score kelas eksperimen 2 lebih tinggi dibandingkan dengan nilai gain score

pada kelas eksperimen 1 sebagaimana digambarkan pada grafik di bawah