BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil ... - .BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1

  • View
    221

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil ... - .BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1

46

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yaitu pengembangan model

pembelajaran kooperatif berbasis karakteristik belajar siswa, yang telah dilaksanakan

di SMA Prasetya Gorontalo. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk

dalam bidang pendidikan yaitu pengembangan model pembelajaran kooperatif

berbasis karakteristik belajar siswa pada pembelajaran fisika materi listrik dinamis

kelas X. penelitian ini menggunakan desain model Four-D terdiri 4 tahap yaitu

pendefinisian (define) perancangan (design) pengembangan (develop) dan penyebaran

(disseminate), dalam penelitian ini tidak dilkukan tahap dessiminate karena tujuan

penelitian ini adalah mengembangkan model pembelajaran kooperatif pada

pembelajaran fisika yang baik. Penelitian tidak melakukan penyebaran ataupun

penjualan produk.

Deskripsi pengembangan model pembelajaran kooperatif berbasis karakteristik

belajar siswa dan hasil pengembangan model pembelajaran kooperatif akan disajikan

pada bagian-bagian dibawah ini:

4.1.1 Penyusunan Model Konseptual

Model pengembangan 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu define (pendefinisian),

design (perancangan),develop (pengembangan),dan desseminate (penyebaran).

47

1. Define (Pendefinisian)

Kegiatan pada tahap ini dilakukan untuk menetapkan dan mendefinisikan

syarat-syarat pengembangan, dalam model lain, tahap ini sering dinamakan analisis

kebutuhan. Tiap-tiap produk tentu membutuhkan analisis yang berbeda-beda. Secara

umum, dalam pendefinisian ini dilakukan kegiatan analisis kebutuhan

pengembangan, syarat-syarat pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan

pengguna serta model penelitian dan pengembangan (model R & D) yang cocok

digunakan untuk mengembangkan produk.

Analisis bisa dilakukan melalui studi literatur atau penelitian pendahuluan.

Thiagrajan menganalisis 5 kegiatan yang dilakukan pada tahap define yaitu:

a. Front analysis

Pada tahap ini, guru melakukan diagnosis awal untuk meningkatkan efisiensi

dan efektivitas pembelajaran. Tahap ini dilakukan peneliti adalah dengan cara

memilih model yang digunakan dalam pembelajaran agar proses pembelajaran dapat

berlangsung dengan baik, dan model yang digunakan peneliti adalah model

kooperatif berbasis karakteristik belajar siswa yang dimodifikasi dari model

pembelajran kooperatif.

b. Learner analysis

Pada tahap ini dipelajari karakteristik peserta didik. Karakter yang diperhatikan

dalam penelitian ini adalah karakteristik belajar siswa dalam proses pembelajaran

misalnya seperti keseriusan dalam mengikuti proses pembelajaran kemampuan

menerima pelajaran, motivasi belajar, latar belakang pengalaman belajar, keaktifan

48

dalam pembelajaran dan lain-lain, yang dilakukan dengan cara melihat kerakteristik

belajar siswa dalam proses pembelajaran berlangsung melalui pengamatan peneliti

secara langsung dan pengamatan pengamat dalam lembaran aktivitas belajar siswa.

c. Task analysis

Guru menganalisis tugas-tugas pokok yang harus dikuasai peserta didik agar

peserta didik dapat mencapai kompetensi minimal. Tugas dalam pembelajaran ini

adalah dalam mengerjakan tes evaluasi, yang di analisis oleh guru pada tujuan

pembelajaran yang tercantum pada rencana pelaksanaan pembelajaran dengan materi

yang diajarkan pada saat proses pembelajaran agar kompetensi minimal yang

diharapkan dapat tercapai atau sesuai yang diharapkan.

d. Concept anaysis

Menganalisis konsep yang akan diajarkan, menyusun langkah-langkah yang

akan dilakukan secara rasional, dalam hal ini guru menganalisis konsep-konsep atau

bagian-bagian pokok pada materi pembelajaran yang akan diajarkan pada saat

pembelajaran berupa pengetahuan terhadap materi pelajaran dan langkah-langkah

untuk proses pembelajaran, dalam hal ini langkah-langkah proses pembelajaran

tercantum pada rencana pelaksanaan pembelajaran.

e. Specifying instructional objectives

Menulis tujuan pembelajaran, perubahan perilaku yang diharapkan setelah

belajar dengan kata kerja operasional, dalam konteks pengembangan model

pembelajaran kooperatif, tahap pendefinisian dilakukan dengan cara:

49

1) Analisis kurikulum

Peneliti perlu mengkaji kurikulum yang berlaku pada saat itu pada awal

penelitian, karena dalam kurikulum terdapat kompetensi yang ingin dicapai dalam

suatu tujuan. Dalam mengembangkan perangkat pembelajaran harus menace pada

kurikulum KTSP. Analisis kurikulum berguna untuk menetapkan pada sandar

kompetensi dan kompetensi dasar yang mana model pembelajaran tersebut akan

dikembangkan. Hal ini dilakukan karena ada kemungkinan tidak semua standar

kompetensi dasar dan standar kompetensi yang ada dalam kurikulum KTSP dapat

disediakan pada Modelnya. Berikut ini merupakan hasil analisis kurikulum KTSP

pada mata pelajaran fisika materi listrik dinamis yang disediakan pada table dibawah

ini:

Table 1. SK dan KD pada Materi Listrik Dinamis

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

5 Menerapkan konsep kelistrikan dalam berbagai penyelesaian masalah dan berbagai produk teknologi

5.1 Memformulasikan besaran-besaran listrik rangkaian tertutup sederhana (satu loop)

5.2 Mengidentifikasi penerapan listrik AC dan DC dalam kehidupan sehari-hari

5.3 Menggunakan alat ukur listrik

2) Analisis karakteristik belajar peserta didik

Pada proses pembelajaran yang sedang berlangsung, guru harus mengenali

karakteristik belajar peserta didik dalam setiap proses pembelajaran, karena semua

50

proses pembelajaran harus disesuaikan dengan karakteristik belajar dari peserta didik

itu sendiri sehingga tujuan yang diianginkan dalam proses pembelajaran dapat

tercapai. Karakteristik belajar siswa yang perlu diperhatikan adalah: cara siswa

menerima materi, perhatian siswa pada saat menerima materi, posisi dan tempat

duduk dalam menerima materi dan lain-lain, serta ada hal lain yang perlu

dipertimbangkan untuk mengetahui karakteristik peserta didik antara lain:

kemampuan akademik dalam menerima materi, karakteristik fisik peserta didik itu

sendiri, kemampuan kerja kelompok, motivasi belajar, latar belakang ekonomi dan

sosial, pengalaman belajar sebelumnya, dalam kaitannya dengan pengembangan

model pembelajaran kooperatif berbasis karakteristik belajar peserta didik perlu

diketahui untuk menyusun model pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar dari

tiap-tiap siswa. Pada saat peneliti melakukan penelitian, menurut pengamatan peneliti

secara langsung pada saat pembelajaran dan berdasarkan hasil pengamatan pengamat

yang mengacu pada lembaran aktifitas belajar siswa, karakteristik belajar siswa

kurang baik yang banyak muncul adalah kurangnya perhatian siswa dalam menerima

materi, sehingga peneliti harus lebih memberikan perhatian yang lebih pada tiap-tiap

siswa yang perhatiannya kurang terhadap materi yang disampaikan, sehingga tujuan

peneliti dalam penelitian dapat tercapai.

3) Analisis materi

Materi yang diajarkan dalam penelitian harus dilakukan analisis materi

dengan cara mengidentifikasi materi utama yang perlu diajarkan, mengumpulkan dan

memilih materi yang relevan, dan menyusunnya kembali secara sistematis serta

51

pemahaman konsep yang sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap peserta didik. Materi

yang diajarkan pada penelitian ini adalah listrik dinamis dengan standar kompetensi:

Menerapkan konsep kelistrikan dalam berbagai penyelesaian masalah dan berbagai

produk teknologi dan kompetensi dasar: Memformulasikan besaran-besaran listrik

rangkaian tertutup sederhana (satu loop). Batasan-batasan materi: arus listrik,

hambatan listrik, dan rangkaian hambatan listrik.

4) Merumuskan tujuan

Penyusunan model pembelajaran, tujuan pembelajaran dan kompetensi yang

hendak diajarkkan perlu dirumuskan. terlebih dahulu, hal ini berguna untuk

membatasi peneliti supaya tidak menyimpang dari tujuan semula pada saat guru

mengajar. Tujuan pembelajaran yang akan dicapai harus mengacu pada indicator

pembelajaran dengan materi listrik dinamis adalah:

Indicator pembelajaran:

1. Memahami dan memformulasikan arus listrik

2. Menerangkan Hambatan Listrik suatu benda.

3. Menerapkan Hukum Ohm dalam pemecahan masalah rangkaian listrik

tertutup sederhana.

Karakter: bekerja teliti, jujur, dan bertanggung jawab.

Keterampilan sosial: bekerjasama, menyampaikan pendapat, menjadi

pendengar yang baik, dan menanggapi pendapat orang lain.

52

Tujuan pembelajaran:

1. Menjelaskan pengertian kuat arus listrik

2. Menghitung kuat arus pada suatu benda

3. Menjelaskan hukum 1 Kirchhoff

4. Menjelaskan hubungan tentang tegangan, kuat arus listrik, dan hambatan

listrik.

5. Menentukan hambatan listrik suatu penghantar melalui contoh soal.

6. Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi hambatan sebuah konduktor.

7. Menjelaskan bunyi hukum Ohm.

8. Mengaplikasikan rangkaian hambatan seri dan paral