BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil - .HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil 4.1.1 Penelitian dan Pengumpulan

  • View
    220

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil - .HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil 4.1.1 Penelitian dan...

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil

4.1.1 Penelitian dan Pengumpulan Data

Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu gejala-gejala dari

osteoporosis yang di dapat dari salah satu dokter spesialis tulang yang ada pada

Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Prof. Dr. H Aloei

Saboe. Nantinya data tersebut akan diolah dengan menggunakan metode nave

bayes sehingga dapat menentukan apakah seseorang terkena osteoporosis atau

tidak osteoporosis.

4.1.2 Analisis Sistem

A. Analisis Permasalahan

Indonesia merupakan negara yang penderita osteoporosisnya meningkat

tiap tahunnya. Hal ini akibat dari meningkatnya harapan hidup yang menyebabkan

manula makin banyak, serta kurangnya pengetahuan tentang gejala dini dari

osteoporosis karena banyak orang yang berpendapat bahwa osteoporosis

merupakan gejala alam yang pasti di alami oleh setiap orang yang berusia diatas

30 tahun. Namun osteoporosis juga dapat menyerang semua umur termaksud pada

remaja dan anak-anak.

B. Analisis Kebutuhan

Untuk mengatasi permasalahan yang ada diperlukannya suatu aplikasi

yang dapat mendiagnosa osteoporosis, sehingga dalam penelitian ini peneliti

membuat suatu aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa osteoporosis untuk

mempermudah masyarakat dalam mengetahui apakah mereka terkena

osteoporosis atau tidak dengan menggunakan metode nave bayes. Adapun yang

diperlukan dalam analisis kebutuhan, yaitu :

1. Analisis Kebutuhan Input

Pada analisis ini data-data yang perlu dimasukan yaitu user harus melakukan

registrasi terlebih dahulu sehingga nantinya user akan mendapatkan username

dan password, kemudian user bisa melakukan konsultasi (pilih gejala) yang

nantinya akan menghasilkan hasil diagnosa apakah user tersebut terkena

osteoporosis atau tidak osteoporosis.

2. Analisis Proses Sistem

Pada analisis ini data-data yang diperlukan yaitu konsultasi (pilih gejala),

selanjutnya data tersebut akan dihitung probabilitasnya dengan menggunakan

metode nave bayes sehingga akan mendapatkan hasil apakah seseorang

terkena osteoporosis atau tidak.

Penerapan metode nave bayes dalam menentukan apakah seseorang terkena

osteoporosis atau tidak osteoporosis, perhitungannya sama dengan pada Table

2.1 dan Tabel 2.2, terletak pada Bab II dan mempunyai nomor urut 14 dan 15.

4.1.3 Perancangan Sistem

A. Identifikasi External Entity

Tabel 4.1 Identifikasi External Entity

No External Entity Input Output

1 User - Registrasi

- Konsultasi

- Data User

- Hasil konsultasi

2 Admin - Data Gejala

- Data Rule

- Informasi Gejala

- Informasi User

- Informasi Rule

B. Diagram Konteks

Diagram Konteks merupakan arus data yang berfungsi untuk menggambarkan

keterkaitan aliran-aliran data antara sistem dengan bagian-bagian luar (kesatuan

luar). Kesatuan luar ini merupakan sumber arus data atau tujuan data yang

berhubungan dengan sistem informasi tersebut. Diagram konteks memberikan

batasan yang jelas mengenai besaran-besaran entitas yang berada diluar sistem

yang sedang dibuat.

Gambar 4.1 Diagram Konteks

SISTEM PAKAR

MENDIAGNOSA

OSTEOPOROSIS

Admin User

Data Gejala

Data Rule

Informasi Gejala

Informasi Rule

Hasil Konsultasi

Registrasi

Data User

Konsultasi

Diagram konteks diatas menerangkan terdapat dua entitas yang saling

berhubungan yaitu

a. User disini merupakan masyarakat yang akan melakukan diagnosa terhadap

osteoporosis, pada entitas user terdapat 4 aliran data dimana 3 aliran data

merupakan inputan yang dilakukan user ke sistem, sedangkan 1 aliran data

merupakan output yang diberikan sistem ke user.

b. Admin disini merupakan pakar yang paham akan osteoporosis sehingga

nantinya pakar dapat memasukan data gejala yang dapat digunakan oleh

sistem, pada entitas admin terdapat 5 aliran data dimana 2 aliran data

merupakan inputan yang dilakukan admin ke sistem, sedangkan 3 aliran data

dari sistem ke admin.

C. Data Flow Diagram (DFD)

Data Flow Diagram menjelaskan proses yang ada pada Aplikasi Sistem Pakar

Untuk Mendiagnosa Osteoporosis menggunakan Metode Nave Bayes.

a. DFD Level 0

b. DFD Level 1 Proses 1

User Registrasi Registrasi Registrasi

1.2

Inputan Data

Registrasi

2.0

Penentuan

Osteoporosis dan

Tidak

Osteoporosis

Gambar 4.2 DFD Level 0

1.0

Inputan Data Admin

User

Rule

Gejala

Registrasi Data Gejala

Data Rule

Registrasi

Konsultasi

Informasi Gejala

Hasil Konsultasi

Informasi Rule

Data User

Data User

Informasi User

Data User

Rule

c. DFD Level 1 Proses 2

2.2

User Registrasi Data User Registrasi

2.1

Penyelah

Data User

Rule

Konsultasi

HasilKonsultasi

D. Struktur Basis Data

1. Rule

Tabel 4.2 Rule

No Nama Tipe Size Keterangan

2. Registrasi Peserta

Tabel 4.3 Registrasi Peserta

Field Type

Id_user Int (5)

Nama Varchar (50)

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

Id_rule

Tidak mengalami menstruasi

Tidak mengalami menstruasi slma 2 bulan

Ras

Nyeri tulang belakang

Nyeri pada kaki

Nyeri pada betis

Nyeri pada paha

Tinggi badan menurun

Nyeri pada tangan

Riwayat operasi sel indung telur

Riwayat mengkonsumsi obat-obatan

Riwayat mengkonsumsi alcohol

Riwayat merokok

Bentuk kaki X dan O

Riwayat keluarga

Pikun

Diare

Integer

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

varchar

5

5

5

5

5

5

5

5

5

5

5

5

5

5

5

5

5

5

Tgl-lahir Varchar (17)

Umur Int (5)

Alamat Varchar (50)

Telepon Varchar (20)

Username Varchar (30)

Password Varchar (32)

3. Gejala

Tabel 4.4 Gejala

Field Type

Id_gejala Int(4)

Nama Varchar (50)

E. Entity Relationship Diagram (ERD)

Entity Relationship Diagram (ERD) digunakan untuk menunjukkan hubungan

antara entity dengandatabase dan objekobjek (himpunan entitas) apa saja yang

ingin dilibatkan dalam sebuah basis data dan bagaimana hubungan yang terjadi

diantara objek-objek tersebut.

Entity Relationship Diagram (ERD) yang berisi komponen-komponen

himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan

Tidakmengala

mi menstruasi

beberapa atribut yang mempresentasikan seluruh fakta yang ditinjau dari keadaan

yang nyata. Dimana dapat digambarkan secara lebih sistimatis dengan

menggunakan ERD. Adapun perancangan ERD sistem ini adalah :

F. Perancangan Antar Muka (interface)

1. Struktur Menu Program Pengguna

Menu

Konsultasi

Gejala

Logi

n Pilih

v Username l

Password l

Logi

n

Home Tentang Help

Sistem Pakar Mendiagnosa

Osteoporosis

2. Struktur Registrasi

3. Login User dan Admin

4. Halaman Konsultasi

Registrasi

Pendaftaran Member

Nama

Tanggal lahir

Umur

Alamat

Telpon

Tahun v Bulan v Tanggal v

Username

Password

Daftar

Username

Password

Login

Pilih v

Login

Gambar 4.6 Struktur Menu Program Pengguna

Gambar 4.7 Struktur Registrasi

Gambar 4.8 Login User dan Admin

GEJALA YA TIDAK

Apakah menstruasi anda sudah berhenti ?

Apakah menstruasi anda sering terhenti selama 2 bulan ?

Apakah anda dari suku asia atau suku kulit putih ?

Apakah anda merasakan nyeri pada tulang belakang ?

Apakah anda merasakan nyeri pada kaki ?

Apakah anda merasakan nyeri pada betis ?

5. Hasil Konsultasi

Nama : indri

Tanggal lahir : 4 oktober 1991

Umur : 22

Alamat : jln.jeruk

Telepon : 08658176878

Komputasi osteoporosis

Tidak mengalami menstruasi: 4/6

Ras : 2/6

Nyeri pada paha : 4/6

Tinggi badan menurun : 6/6

4/6*2/6*4/6*6/6

Hasil ya = 0,14814815

Komputasi tidak osteoporosis

Tidak mengalami menstruasi: 2/6

Ras : 3/6

Nyeri pada paha : 5/6

Tinggi badan menurun : 2/6

2/