Click here to load reader

BAB III METODOLOGI PENELITIAN - fileBAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini berisi tentang metode penelitian yang digunakan dalam penelitian. Antara lain membahas tentang lokasi penelitian,

  • View
    222

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of BAB III METODOLOGI PENELITIAN - fileBAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini berisi tentang metode...

32

Erwan Nur Arief, 2014 Penerapan Software Netsupport School Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran TIK di SMAN 6 Garut Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

Bab ini berisi tentang metode penelitian yang digunakan dalam penelitian.

Antara lain membahas tentang lokasi penelitian, populasi penelitian, sampel

penelitian, desain penelitian, metode penelitian, definisi operasional, teknik

pengumpulan data, teknik analisis instrumen penelitian, dan teknik analisis data

penelitian.

A. Lokasi, Populasi dan Sampel Penelitian

1. Desain Lokasi

Penelitian ini dilakukan di SMAN 6 Garut Jl. Guntur Melati Tarogong Kaler-

Garut 44151 Tlp: 0262 231509

2. Populasi Penelitian

Menurut Sugiyono (2011:80) Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri

atas : obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang

ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.

Berdasarkan hal tersebut, yang menjadi populasi penelitian ini adalah siswa

kelas XI. Seluruh kelas XI berjumlah 13 kelas, dari kelas IPA 9 kelas, kelas IPS 3

kelas dan kelas bahasa 1 kelas.

3. Sampel Penelitian

Sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang diteliti. Menurut

Sugiyono (2011:81) sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang

dimiliki oleh populasi tersebut. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu

probability sampling dengan menggunakan simple random sampling yaitu

pengambilan sampel dari populasi yang dilakukan secara acak tanpa

memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu, maka dari 13 kelas XI yang

ada, peneliti telah mengacak sampel sehingga terpilih dua kelas, yaitu kelas XI

IPA 6 sebagai kelas eksperimen sebanyak 35 siswa dan kelas XI IPA 1 sebagai

kelas kontrol sebanyak 35 siswa.

33

Erwan Nur Arief, 2014 Penerapan Software Netsupport School Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran TIK di SMAN 6 Garut Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

B. Metode Penelitian

Metode penelitian adalah cara yang digunakan dalam penelitian untuk

mencapai tujuan penelitian. Metode penelitian atau sering disebut dengan

metodologi penelitian adalah berupa rancangan atau desain penelitian. Menurut

Nana Sudjana (2007:16) metode mengandung makna yang lebih luas menyangkut

prosedur dan cara melakukan verifikasi data yang diperlukan untuk memecahkan

atau menjawab masalah penelitian, termasuk untuk menguji. Metode yang

digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen.

Metode yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Metode ini, peneliti

tidak melakukan penugasan random melainkan menggunakan kelompok yang

telah terbentuk (intact Group). Alasannya, apabila pengambilan sampel secara

individu dikhawatirkan akan hilang suasana alamiah satu kelas tersebut. Hal ini,

sesuai dengan pendapat yang dikemukakan Zainal Arifin (2011:86) bahwa

penelitian eksperimen kuasi menggunakan seluruh subjek dalam kelompok

belajar (intact Group) untuk diberi perlakuan (treatment), bukan menggunakan

subjek secara acak, sedangkan pendekatan yang digunakan dalam menyelesaikan

masalah penelitian hasil belajar ini menggunakan pendekatan kuantitatif.

Metode kuasi eksperimen ini digunakan untuk mengetahui karakteristik

variabel penelitian dan memperoleh informasi terhadap media pembelajaran yang

diterapkan, yaitu penggunaan Sofware NetSupport School dalam pembelajaran

TIK dan hubungannya dengan hasil belajar siswa ranah kognitif. Untuk

mengetahui jawaban tentang pengaruh suatu perlakuan, maka terdapat variabel

yang mempengaruhi (sebab) dan variabel dipengaruhi (akibat).

Variabel dalam penelitian ini terdiri atas variabel bebas (X) dan variabel

terikat (Y). Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi

sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). Variabel bebas

dalam penelitian ini adalah penerapan software NetSupport School, sedangkan

variabel terikatnya adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi antar

variabel dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:

34

Erwan Nur Arief, 2014 Penerapan Software Netsupport School Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran TIK di SMAN 6 Garut Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Tabel 3.1

Hubungan Antar Variabel

Keterangan:

X1Y1 : Hubungan penerapan software NetSupport School terhadap hasil

belajar ranah kognitif aspek memahami (C2).

X2Y2 : Hubungan penerapan software NetSupport School terhadap hasil

belajar ranah kognitif aspek menerapkan (C3)

X3Y3 : Hubungan penerapan software NetSupport School terhadap hasil

belajar ranah kognitif aspek menganalisis (C4)

C. Desain Penelitian

Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah non equivalent

control group design (Sugiyono, 2011:79), tujuannya untuk meneliti hubungan

sebab akibat yang menggunakan perlakuan ke salah satu kelompok, serta

membandingkan hasilnya dengan kelompok lain yang tidak diberi perlakuan.

Masing-masing kelompok mendapatkan pretest (O1) dan posttest (O2). Tabel

desain penelitian ini adalah sebagai berikut:

Tabel 3.2

Desain Penelitian

Kelompok Pretest Perlakuan Posttest

Eksperimen O1 X O2

Kontrol O1 O2

Variabel bebas

Variabel terikat

Penerapan software

NetSupport School

(X)

Hasil Belajar

Ranah

Kognitif (Y)

Kemampuan Aspek Memahami (Y1) XY1

Kemampuan Aspek Menerapkan (Y2) XY2

Kemampuan Aspek Menganalisis (Y3) XY3

35

Erwan Nur Arief, 2014 Penerapan Software Netsupport School Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran TIK di SMAN 6 Garut Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Keterangan:

O1 = Pretest

O2 = Posttest

X = Perlakuan (pembelajaran menggunakan NetSupport School)

Hal pertama yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah menetapkan

kelompok yang akan dijadikan sebagai kelompok eksperimen dan sebagai

kelompok kontrol. Kelompok yang menggunakan NetSupport School ditetapkan

sebagai kelompok eksperimen, sedangkan kelompok kontrol dilakukan

pembelajaran konvensional.

Langkah pertama kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diberikan

pretest terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan memberikan perlakuan pada

kelompok eksperimen yang menggunakan NetSupport School dalam pembelajaran

sedangkan kelompok kontrol belajar dengan metode konvensional. Tahap

selanjutnya adalah kedua kelompok diberikan posttest, hasilnya akan

dibandingkan dengan skor pretest, sehingga diperoleh gain atau selisih antara skor

pretest dan posttest.

D. Definisi Operasional

1. Software NetSupport School

NetSupport School adalah program aplikasi jenis remote desktop yang berjalan

pada sistem LAN dan memiliki banyak fungsi. Fungsi utamanya adalah dapat

mengendalikan, memonitor, dan sharing data dari jarak jauh melalui jaringan

komputer. NetSupport School pada penelitian ini berkedudukan sebagai model

pembelajaran, sehingga semua proses pembelajaran dimulai dari komunikasi

antara guru dan murid ataupun sesama murid, mengabsen, penyampaian materi,

tanya jawab, dan proses evaluasi terjadi pada Software NetSupport School.

2. Hasil Belajar

Hasil belajar adalah hasil akhir dari proses belajar yang merupakan bukti dari

usaha yang telah dilakukan dalam bentuk nilai. Hasil belajar diperoleh dan diukur

dalam bentuk perubahan pengetahuan, sikap dan keterampilan dengan proses

evaluasi tertentu. Hasil belajar yang dicapai siswa pada hakikatnya adalah

36

Erwan Nur Arief, 2014 Penerapan Software Netsupport School Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran TIK di SMAN 6 Garut Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

perubahan-perubahan dari tingkah lakunya. Perubahan tersebut mencakup ranah

kognitif, afektif, dan psikomotor. Hasil belajar yang diteliti dalam penelitian ini

adalah hasil belajar ranah kognitif aspek memahami (C2), menerapkan (C3) serta

menganalisis (C4).

3. Mata Pelajaran TIK

Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah mata

pelajaran yang mempelajari tentang pemanfaatan TIK dan perkembangannya.

Pada mata pelajaran ini siswa dituntut untuk mengenal, menggunakan, dan

merawat peralatan TIK, serta menggunakan segala potensi yang ada untuk

mengembangkan kemampuan diri. Standar Kompetensi mata pelajaran TIK untuk

Sekolah Menengah Atas kelas XI (sebelas) semester II (dua), yang diteliti dalam

penelitian ini adalah Menggunakan perangkat lunak pengolah angka untuk

menghasilkan informasi. Kompetensi dasarnya adalah Mengolah dokumen

pengolah angka dengan teks, tabel, grafik, gambar dan diagram.

E. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti

dala

Search related