BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode III.pdf¢  BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode

  • View
    3

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode III.pdf¢  BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode...

  • 37

    BAB III

    METODE PENELITIAN

    3.1 Metode Penelitian

    Metode penelitian merupakan hal penting dalam suatu penelitian, sebab

    dalam mengadakan suatu penelitian perlu ditetapkan terlebih dahulu metode yang

    akan digunakan, karena metode ini akan menentukan baik tidaknya suatu

    penelitian yang dilakukan. Hal ini sejalan dengan pendapat yang dikemukakan

    oleh Sugiyono (2016:3) secara umum metode penelitian diartikan cara ilmiah

    untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Oleh karena itu

    metode penelitian perlu dilakukan karena akan memberikan urutan dan

    menentukan serta prosedur yang akan digunakan. Sedangkan menurut Arikunto

    (2013:203) ―metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam

    mengumpulkan data penelitiannya‖.

    Adapun Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu (quasi

    experiment research). Menurut Sugiyono (2016:114) menyatakan bahwa

    ―Eksperimen semu merupakan jenis penelitian untuk memperoleh informasi yang

    diperoleh dengan eksperimen dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk

    mengontrol semua variabel-variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan

    eksperimen‖.

    Peneliti menggunakan jenis penelitian kuasi eksperimen dengan tujuan

    untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dan berapa besar pengaruh penggunaan

  • 38

    model pembelajaran Reciprocal Learning berbantukan media Lectora Inspire

    terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ekonomi.

    3.2 Desain Penelitian

    Menurut Sukardi, H.M (2015:27) mengemukakan pengertian desain

    penelitian adalah semua proses (persiapan, pelaksanaan, dan penulisan laporan)

    yang diperlukan oleh peneliti untuk memcahkan permasalahan dalam penelitian.

    Menurut Arikunto (2010:90) ―Desain penelitian adalah rencana atau

    rancangan yang dibuat oleh peneliti sebagai perencanaan kegiatan yang akan

    dilaksanakan‖. Atau dalam kata lain desain penelitian adalah pola atau rencana

    mengenai kegiatan yang akan dilakukan oleh peneliti dalam melaksanakan sebuah

    penelitian.

    Dapat disimpulkan bahwa desain penelitian merupakan merupakan sebuah

    gambaran yang akan dilakukan dalam proses penelitian untuk mencapai

    kesesuaian antara tujuan awal dengan penelitian hasil yang akan didapat.

    Desain dalam penelitian ini menggunakan model penelitian Quasi

    Eksperimen metode Nonequivalent Control Group Design, yang mana pada

    design ini kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol tidak dipilih secara

    random tetapi ditentukan sendiri oleh peneliti, Sugiyono (2012:79).

    Pada desain ini terdapat dua kelompok, sebelum dilakukan penelitian

    kedua kelompok diberi pretest (O1) untuk mengetahui keadaan awal atau hasil

    awalnya. Kelompok pertama yaitu kelompok eksperimen kelas X IPS 1 diberi

    perlakuan (X) yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Reciprocal

  • 39

    Learning dengan bantuan Lectora Inspire dan kelompok yang kedua yaitu kelas

    kontrol yaitu kelas X IPS 3 tidak diberi perlakuan artinya diberi pembelajaran

    langsung atau konvensional. Selanjutnya di akhir penelitian, kedua kelas diberi

    posttest (O2).

    Adapun gambaran mengenai rancangan Nonequivalent Control Group

    Design (Sugiyono, 2016:116) sebagai berikut:

    O1

    O3

    X O2

    O4

    Gambar 3.1

    Desain Penelitian

    Keterangan:

    O1 = Pengukuran keampuan awal kelas eksperimen

    = Pengukuran kemampuan akhir kelas eksperimen

    X = Pemberian perlakuan

    = Pengukuran kemampuan awal kelas kontrol

    = Pengukuran kemampuan akhir kelas kontrol

    3.3 Populasi dan Sampel

    3.3.1 Populasi

    Menurut Sugiyono (2016:117) ―populasi adalah wilayah generalisasi yang

    terdiri atas: onyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu

    yang ditetapkan oleh peneliti untuk dioelajari dan kemudian ditarik

    kesimpulannya‖.

  • 40

    Menurut Arikunto, Suharsimi (2013:173) populasi adalah keseluruhan

    subjek penelitian‖. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik

    kelas X IPSSMA Negeri 1Jatiwaras tahun pelajaran 2018/2019yang terdiri dari 4

    kelas dengan jumlah 140 orang.

    Tabel 3.1

    Populasi Penelitian

    No Kelas Jumlah Nilai

    Rata-rata

    1 IPS 1 32 67,10

    2 IPS 2 35 64,60

    3 IPS 3 35 63,60

    4 IPS 4 35 66,30

    Jumlah 137

    Sumber : Tata Usaha (TU) SMA Negeri 1 Jatiwaras

    3.3.2 Sampel

    Menurut Sugiyono (2016:118) ―sampel adalah bagian dari jumlah dan

    karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut‖. Bila populasi besar dan

    peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya

    karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu maka peneliti dapat menggunakan

    sampel yang diambil dalam populasi itu. Apa yang dipelajari dari sampel itu,

    kesimpulannya akan dapat diperlukan untuk populasi. Untuk itu sampel yang

    diambil dari populasi harus betul-betul representatif (mewakili).

    Teknik sampel penelitian ini adalah Nonprobability Sampling. Menurut

    Sugiyono (2016:122) Nonprobability Sampling adalah ―teknik pengambilan

    sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau

    anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel‖.

  • 41

    Teknik sampel yang digunakan dari Nonprobability Sampling adalah

    teknik Sampling Purposive. Dimana menurut Sugiyono (2016:124) ―teknik

    Sampling Purpose adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan

    tertentu‖.

    Adapun pertimbangan yang dilakukan peneliti yaitu dari nilai hasil belajar

    siswa pada mata pelajaran ekonomi yang rendah. Baik kelas eksperimen maupun

    kelas kontrol keduanya sama-sama meiliki perolehan nilai rata-rata yang rendah

    serta perbedaan nilai di antara kelas tersebut tidak terlalu jauh.

    Sampel dalam penelitian ini diambil dengan maksud atau tujuan tertentu.

    Jadi, dilakukan dengan pertimbangan, waktu dan kondisi yang diberikan oleh guru

    mata pelajaran Ekonomi agar proses pembelajaran berjalan secara efektif dan

    efisien.

    Sampel yang digunakan dalam penelitian ini dapat dilihat dalam tabel 3.2

    berikut:

    Tabel 3.2

    Sampel Penelitian

    No Kelas

    Jumlah

    Siswa

    Nilai Rata-

    rata

    Keterangan

    1 X IPS 2 35 64,60 Kelas Eksperimen

    2 X IPS 3 35 63,60 Kelas Kontrol

    Jumlah 70

    Sumber : dokumentasi Penilaian Akhir Sekolah semester ganjil TA. 2018/2019)

  • 42

    3.4 Variabel Penelitian

    3.4.1 Definisi Operasional

    Menurut Sugiyono (2016:60) variabel penelitian adalah ―segala sesuatu

    yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga

    diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulan‖.

    Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu:

    a. Variabel Independen (Variabel Bebas/X)

    Variabel bebas (X) menurut Sugiyono (2016:61) variabel bebas (variabel

    Independen) adalah ―variabel yang memengaruhi atau yang menjadi sebab

    perubahannya atau penyebab timbulnya variabel dependen (terikat)‖.

    Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Reciprocal

    Learning berbantukan media Lectora Inspire.

    b. Variabel Dependen (Variabel Terikat/Y)

    Variabel terikat (Y) sering disebut sebagai vaiabel output, kriteria,

    konsekuen. Menurut Sugiyono (2016:61) variabel terikat adalah ―variabel

    yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas‖.

    Purwanto (2016:54) ―hasil belajar adalah perubahan perilaku yang terjadi

    setelah mengikuti proses belajar mengajar sesuai dengan tujuan pendidikan.

    Manusia memiliki potensi perilaku kejiwaan yang dapat dididik dan diubah

    perilakunya yang meliputi domain kognitif, afektif dan psikomotorik‖.

  • 43

    3.4.2 Operasionalisasi Variabel

    Definisi operasional tentang variabel yang digunakan dalam penelitian ini

    dapat dilihat dalam tabel 3.4 berikut:

    Tabel 3.3

    Operasionalisasi Variabel

    Variabel Indikator Skala Data

    Hasil Belajar 1. Mengingat

    2. Memahami

    3. Mengaplikasikan

    4. Menganalisis

    5. Mengevaluasi

    6. Mencipta

    Interval

    3.5 Alat Penelitian

    3.5.1 Alat Tes

    Dalam penelitian ini, alat yang digunakan untuk memperoleh data adalah

    soal tes yang diberikan kepada sampel untuk dikerjakan secara individu. Arikunto

    (2010:193) berpendapat bahwa ―tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan serta

    alat lain yang digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan intelegensi,

    kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok‖.

    Untuk melihat peningkatan hasil belajar pada peserta didik di kelas

    eksperimen maupun di kelas kontrol dapat dilihat dari pretest dan posttest. Pretest

    diberikan kepada kelas eksperimen dan kelas kontrol sebelum perlakuan

  • 44

    (treatment) diberikan yang dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana

    kemampuan awal