BAB 1 nervus cranialis nervus cranialis nervus cranialis

  • Published on
    04-Dec-2015

  • View
    27

  • Download
    13

DESCRIPTION

nervus cranialis, nervus cranialis, health neurology olfaktory nervus, nervus optalamikus

Transcript

2

BAB IPENDAHULUAN

Nervus kranialis adalah saraf perifer yang berpangkal pada batang otak dan otak. Fungsinya sebagai sensorik, motorik dan khusus. Fungsi khusus adalah fungsi yang bersifat panca indera, seperti penghidu, penglihatan, pengecapan, pendengaran dan keseimbangan.Nervus cranialis terdiri atas 12 pasang, saraf otak pertama langsung berhubungan dengan otak tanpa melalui batang otak, saraf otak kedua sampai kedua belas semuanya berasal dari batang otak. Saraf otak kedua dan ketiga berpangkal di mesensefalon, saraf otak keempat, lima, enam dan tujuh berinduk di pons, dan saraf otak kedelapan sampai ke dua belas berasaldari medulla oblongata.Nervus I (nervus olfaktorius) dan nervus II (nervus optikus) merupakan bagian dari saraf kranial. Nervus olfaktorius berupa serabut-serabut saraf yang menghubungkan mukosa ruang hidung dan bulbus olfaktorius. Nervus optikus terdiri dari akson sel ganglion retina dan sel glia serta membentang dari retina melewati foramen sklera posterior hingga ganglion genikulatum lateral di thalamus. Kedua nervus ini masing-masing memberikan informasi sensorik ke otak. Nervus olfaktorius berperan dalam proses penghidu/penciuman serta berperan juga dalam menentukan rasa, aroma dan palatabilitas dari makanan dan minuman. Sedangkan nervus optikus berfungsi untuk mentransmisikan informasi visual berupa persepsi cahaya, persepsi warna, kontras, dan lapangan pandang dari retina ke otak.Pada manusia, fungsi sensoris penghidu dan pengelihatan sangat berperan penting. Gangguan penghidu dapat menyebabkan seseorang tidak dapat mendeteksi kebocoran gas, tidak dapat membedakan makanan basi, mempengaruhi selera makan, mempengaruhi psikis, dan kualitas hidup seseorang. Sedangkan gangguan pengelihatan seperti penurunan visus, penurunan lapangan pandang, hingga kebutaan tentu akan sangat mempengaruhi kualitas hidup dan psikis seseorang.Peran nervus olfaktorius dan nervus optikus pada manusia sangat penting sehingga para dokter diharapkan memahami anatomi, fisiologi serta cara diagnosik klinik yang baik. Untuk itulah dibuat referat mengenai nervus olfaktorius dan nervus optikus ini.1