BAB 1 2 KP

  • Upload
    risaldi

  • View
    325

  • Download
    21

Embed Size (px)

DESCRIPTION

fdsfs

Citation preview

vi

v

33

33

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas berkat dan anugerahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan Kerja Praktek ini. Pada kesempatan ini penulis juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu selama proses kerja praktek ini berlangsung sampai pada proses pengerjaan laporan ini.

Laporan kerja praktek ini disusun sedemikian rupa dengan dasar ilmu perkuliahan dan juga berdasarkan pengamatan langsung di PT. Equiport Inti Indonesia baik secara langsung maupun juga melalui tanya jawab dengan staff serta karyawan PT. Equiport Inti Indonesia. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kata sempurna maka dari itu saran dan kritik dari pembaca sangat diharapkan. akhir kata semoga laporan kerja prakek ini dapat bermanfaat.

Makassar,

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Membentuk sumber daya manusia yang profesional dan terampil di bidangnya adalah salah satu dari tujuan utama pendidikan saat ini. Untuk itu mahasiswa diharuskan memiliki pengetahuan yang memadai sehingga kerjasama antar sektor industri ( dunia usaha ) dengan sektor edukatif ( dunia pendidikan ) sangat diperlukan karena dunia pendidikan tidak sepenuhnya bisa memberikan pengalaman yang diperlukan mahasiswa sehingga peran dunia industri sangatlah vital untuk mengasah potensi yang dimiliki oleh mahasiswa yang bersangkutan.

Praktek Kerja Lapangan ini merupakan ruang gerak mahasiswa untuk dapat membandingkan dan menerapkan teori dan praktek selama perkuliahan dengan keadaan dan kenyataan pada tempat praktek, melalui PT. Equiport Inti Indonesia yang ada dilingkungan PT. Pelabuhan Indonesia IV ( Persero ) dimana didalamnya terdapat pengelolaan Terminal Petikemas memiliki sistem semi otomatis untuk handling petikemas dimana diperlukan kendali manual dalam operasinya. Sistem ini sangat diperlukan untuk pengembangan industri di Indonesia sekarang ini dimana terdapat penggabungan fungsi teknologi dan sumber daya manusia yang bermutu, hal inilah yang membuat kami ingin melaksanakan KP dengan judul Fungsi dan Sistem Kerja RTG (Ruber Tyred Gantry) Pada Praktek Kerja Lapangan ini mahasiswa banyak mempelajari kerja motor listrik dalam kerja RTG pada PT. Equiport Inti Indonesia, Makassar.

1.2. Tujuan Kerja Praktek

Tujuan yang ingin didapat dalam Praktek Kerja lapangan adalah sebagai berikut:

Untuk memadukan ilmu pengetahuan yang kami dapatkan di bangku kuliah dengan apa yang kami dapatkan di lapangan sebagai objek penerapan teori.Dapat memahami dan mengerti secara garis besar mengenai sistem dan cara pengoperasian RTG.Sebagai suatu persyaratan utuk memenuhi kurikulum pada Jurusan Mesin Universitas Hasanuddin Makassar.

1.3. Manfaat Kerja Praktek

a. Bagi mahasiswa

Mendapatkan pengalaman yang sangat berharga terutama mengenai pengoperasian peralatan yang digunakan oleh perusahaan.Mengetahui terapan teori dan relevansinya.Merasakan atmosfer dunia kerja yang nyata.Menambah sikap profesionalisme dan disiplin.

b. Bagi PT. Equiport Inti Indonesia

Membantu dunia edukatif dalam menambah wawasan mengenai aplikasi- aplikasi secara langsung yang ada saat ini.Memacu perusahaan untuk lebih produktif dan lebih profesional.

c. Bagi Universitas Hasanuddin

Meningkatkan hubungan kerja sama dengan pihak atau instansi dari tempat Praktek Kerja Lapangan.Sebagai masukan untuk meningkatkan kualitas sistem pedidikan di Universitas HasanuddinSebagai tolok ukur untuk mengetahui kualitas serta kesiapan mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam menghadapi dunia kerja yang sebenarnya.

1.4. Batasan Masalah

Pada laporan Kerja Praktek ini masalah yang akan dipelajari dan dibahas meliputi:

Menjelaskan cara kerja dari RTG Menjelaskan cara kerja, fungsi dan spesifikasi mesin RTG Menghitung efisiensi mesin dan maintenance pada RTG

1.5. Tempat Dan Waktu Pelaksanaan

Adapun tempat serta waktu pelaksanaan Kerja Praktek yaitu :

Tempat:Jl. Soekarno No. 1 Teminal Penumpang Lt. II Kav. 1 Makassar, Sulawesi Selatan.

Waktu : Januari 2014

BAB II

TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

2.1. Sejarah Perusahaan

Perkembangan Makassar sangat berperan dalam simpul transportasi yaitu disamping jaringan transportasi darat, transportasi udara juga pelabuhan laut tidak kalah pentingnya dalam menunjang kekuatan perhubungan antar pulau yang melewati Makassar dengan luar pulau Sulawesi atau dengan luar negeri.

Pelabuhan Soekarno Hatta sebagai salah satu pelabuhan besar yang ada dilingkungan PT. Pelabuhan Indonesia IV (Persero) di mana didalamnya terdapat pengelolaan Terminal Peti Kemas yang dikelola oleh PT Equiport Inti Indonesia yang merupakan anak perusahaan di bidang Jasa Maintenance alat berat yang diresmikan pada tanggal 11 Februari 2012 hasil kerjasama antara PT. Pelindo IV dengan PT. Kuda Inti Samudera yang diberi nama PT. Equiport Inti Indonesia ( PT. EQUIN ). Anak perusahaan pertama hasil kerjasama Pelindo IV dan swasta ini memiliki segmen usaha utama untuk penyediaan, pengoperasian, dan pemeliharaan peralatan bongkar muat sehingga memiliki peranan penting dalam menunjang kegiatan Regional dan Internasional.

PT. EQUIN yang merupakan Joint Venture dari dua perusahaan tadi yang menghandling Listrik, Mesin dan Kontraktor Teknik, Alat Berat Pemeliharaan Kontraktor, General Trading dan Supplier, Dry Bulk dan Bongkar Muat Cargo, Operator Alat Berat dan Perlengkapan di wilayah Terminal Petikemas Makassar yang dibentuk sebagai langkah antisipasi terhadap pertumbuhan angkutan petikemas di Pelabuhan Soekarno Hatta. Dengan hadirnya PT. EQUIN diharapkan mutu pelayanan handling petikemas menjadi lebih baik.

2.2. Lokasi Perusahaan

PT. Equiport Inti Indonesia ( PT. EQUIN ) terletak di Jl. Soekarno No. 1 Teminal Penumpang Lt. II Kav. 1 Makassar, Sulawesi Selatan. Perusahaan ini berdiri diatas wilayah Pelabuhan Makassar, berada di area Terminal Petikemas Pelabuhan Makassar. Letak PT. Equiport yang cukup strategis karena kegiatan bongkar muat Petikemas jauh dari masyarakat sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat setempat, juga dapat dengan mudah dijangkau dengan transportasi umum.

2.3 Struktur Organisasi

Struktur adalah sekumpulan variabel yang masing-masing dapat berbeda tipe, dan dikelompokkan dalam satu nama. Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.

PT.Equiport Inti Indonesia dipimpin oleh seorang Presiden Direktur yang membawahi beberapa Direktur, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini: