2
H. asumsi dan Keterbatasan Pengembangan Asumsi yang dipergunakan dalam penelitian dan pengembangan software multimedia pembelajaran ini adalah: 1. Software multimedia pembelajaran ini dapat digunakan sebagai sumber belajar siswa secara mandiri. 2. Software multimedia pembelajaran ini dapat digunakan untuk membantu mengatasi keterbatasan waktu yang dialalokasikan dalam pembelajaran. 3. Software multimedia pembelajaran ini menjadikan proses pembelajaran lebih menarik dan efektif. 4. Siswa sudah dapat mengoperasikan komputer. 5. Guru BK yang memberikan layanan bimbingan dan konseling dengan multimedia pembelajaran ini dapat mengoperasikan komputer. 6. Software Multimedia pembelajaran ini dapat menjadikan siswa aktif dalam proses layanan bimbingan dan konseling. 7. Software multimedia pembelajaran ini mampu melibatkan secara aktif minimal indera penglihatan, dan pendengaran siswa, yaitu melalui teks, gambar, animasi, dan suara sehingga dapat menarik perhatian siswa, memudahkan memahami materi pembelajaran dan mendapatkan informasi. 8. Software multimedia pembelajaran ini dikemas dalam bentuk CD (compact disc) interaktif yang mudah dalam instalasi. Keterbatasan pengembangan software pembelajaran dalam penelitian dan pengembangan ini adalah : 1. Software multimedia pembelajaran ini tidak dilengkapi dengan suara narator. 2. Software multimedia pembelajaran ini hanya membantu penguasaan konsep-konsep dasar belum membantu penguasaan keterampilan berpidato bahasa inggris 3. Software multimedia pembelajaran ini tidak dilengkapi dengan tes untuk kerja (performance test) siswa dalam......

Asumsi Dan Keterbatasan Pengembagan

Embed Size (px)

Citation preview

H. asumsi dan Keterbatasan Pengembangan Asumsi yang dipergunakan dalam penelitian dan pengembangan software multimedia pembelajaran ini adalah:1. Software multimedia pembelajaran ini dapat digunakan sebagai sumber belajar siswa secara mandiri.2. Software multimedia pembelajaran ini dapat digunakan untuk membantu mengatasi keterbatasan waktu yang dialalokasikan dalam pembelajaran.3. Software multimedia pembelajaran ini menjadikan proses pembelajaran lebih menarik dan efektif.4. Siswa sudah dapat mengoperasikan komputer.5. Guru BK yang memberikan layanan bimbingan dan konseling dengan multimedia pembelajaran ini dapat mengoperasikan komputer.6. Software Multimedia pembelajaran ini dapat menjadikan siswa aktif dalam proses layanan bimbingan dan konseling.7. Software multimedia pembelajaran ini mampu melibatkan secara aktif minimal indera penglihatan, dan pendengaran siswa, yaitu melalui teks, gambar, animasi, dan suara sehingga dapat menarik perhatian siswa, memudahkan memahami materi pembelajaran dan mendapatkan informasi.8. Software multimedia pembelajaran ini dikemas dalam bentuk CD (compact disc) interaktif yang mudah dalam instalasi.

Keterbatasan pengembangan software pembelajaran dalam penelitian dan pengembangan ini adalah :1. Software multimedia pembelajaran ini tidak dilengkapi dengan suara narator.2. Software multimedia pembelajaran ini hanya membantu penguasaan konsep-konsep dasar belum membantu penguasaan keterampilan berpidato bahasa inggris3. Software multimedia pembelajaran ini tidak dilengkapi dengan tes untuk kerja (performance test) siswa dalam......B. Kajian Penelitian yang relevanBeberapa hasil penelitian yang mendukung berhasilnya peggunaan media pembelajaran berbantuan komputer antara lain : 1. Penelitian yang dilakukan oleh Endra Prasetyana dengan judul Pengembangan Multimedia berbasis komputer untuk pelatihan debat bahasa Inggris bagi sisa SMA tahun 2006 menyimpulkan bahwa multimedia berbasis komputer untuk pelatihan debat bahasa Inggris bagi iswa SMA, dinilai baik dengan skor rata-rata 4,05 dalam table skala 5.2. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Mimi Miyoung Lee & Deborah S. Hutton dipublikasikan melalui International Journa of Instructional Technology and Distance Learning Volume 4 Number 8 (2007), berjudul Using Interactive Video Conferencing Technology for International Education : The Case of ISIS menunjukkan bahwa teknologi video conferns interaktif memberikan cara yang menakjubkan dalam menhubungkan kelas di pedesaan dengan pembicara yang berada di tempat yang berbeda. Program ideo conferen ini dilaksanakan oleh sebuah Universitas International Studies In School (ISIS) merancang pendidikan internasional bagi daerah belajar yang jauh dari Indiana dan berjalan dengan sukses dalam penerapannya di kelas-kelas. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan dimasa datang penerapan program ISIS dapat dilakukan pada daerah atau lingkungan belajar di pedesaan.