Asuhan Keperawatan Gerontik Klien Ny

  • Upload
    -

  • View
    287

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

dghikjh

Citation preview

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK KLIEN NY BDENGAN MASALAH GOUT ARTRITISDESA SANRANGAN KEC. PALLANGGAKAB. GOWA

NAMA : DHIKA KURNIAWATI.K NIM : 70900114039

PROGRAM STUDI PROFESI NERS FAKULTAS ILMU KESEHATANUNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR2014

PENGKAJIAN KEPERAWATAN GERONTIK

A. Identitas1. Nama : Ny B2. Usia : 66 Tahun3. Alamat : Jenetallasa 4. Agama : Islam5. Suku: Bugis6. Pendidikan: SMP7. Pekerjaan: Petani8. Keluarga yang dapat di hubungi/penanggung jawab : AnakB. Fisik/Biologis1. Pandangan lansia tentang kesehatannya : Ny B merasa dirinya sakit, keluhannya nyeri pada daerah sendi, sakit perut, sakit tulang belakang, dan sakit sendi kaki.2. Kegiatan yang mampu di lakukan lansia : Ny B hanya mampu melakukan kegiatan yang rutin seperti mandi, BAB, BAK, dan menyapu3. Kebiasaan lansia merawat diri : Ny B masih sering merawat dirinya sendiri tanpa bantuan orang lain4. Kekuatan fisik lansia a. Kekuatan otot dan sendi : kekuatan pada masing-masing anggota ekstremitas berbeda-beda : Tangan kanan dan kiri kekuatannya cukup kuat Kaki kanan dan kiri kurang kuat untuk jalan dan tidak terlalu lama, sering sakit pada kedua lututb. Penglihatan : 5/6, mata tampak cekung, kelopak mata melengkung, refleks lambat, penurunan lapang pandang.c. Pendengaran : pendengaran kedua telinga cukup jelas, kecuali dengan frekuensi rendah.d. Kebiasaan makan ,minum,istirahat/tidur,buang air besar/kecil:a. Kebiasaan makan : selera makan klien baik, makanan yang dikomsumsi kadang-kadang nasi / bubur.b. Kebiasaan minum : minum klien tiap hari cukup banyak.c. Kebiasaan tidur : cukup, siang hari kadang-kadang tidur sebentar kemudian terbangun lagi dan pada malam hari tidur cukup mulai jam 20.00 05.00 namun malam juga sering terbangun karena sering buang air kecil.d. Kebiasaan BAB/BAK : klien mengatakan BAB teratur 1x sehari, BAK frekuensinya kadang-kadang 3-4x sehari.e. Kebiasaan lansia dalam berolahraga/gerak badan/senam lansia : klien jarang melakukan olah raga.f. Perubahan-perubahan fungsi tubuh yang sangat bermakna dirasakan : klien mengatakan bahwa kemampuannya untuk berjalan sudah berkurang, sering terasa kaku pada kedua lututnya, sakit pada persendian bertambah saat malam/dinging. Perubahan-perubahan dalam memelihara kesehatan dan kebiasaan minum obat : klien mengatakan bahwa minum obatnya teraturC. Pemeriksaan FisikKeadaan Umum :TD : 165/100 mmHg Nadi : 82x/i Pernapasan : 25x/i Suhu : 37cGCS : 15 (composmentis) BB : 60kg TB : 155 cmPemeriksaan inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi 1. Sistem persyarafan : Tangan kanan tampak tremor2. Fungsi sensoris Penglihatan : pandangan berkurang pada jarak 6 meter Pendengaran : agak berkurang dengan frekuensi yang rendah Pengecapan : sensitivitas pengecapan baik, tidak terjadi perubahan nafsu makan Penciuman : dapat membedakan bau dengan benar3. Sistem Kardiovaskuler : tidak ada keluhan yang berarti4. Sistem Gastrointestinal : tidak ada keluhan yang berarti5. Sistem Genitourinarius : tidak ada keluhan yang berarti6. Sistem Integumen : terjadi perubahan pada kulit yaitu tampak keriput, perubahan pigmentasi, turgor dan tekstur cukup baik7. Sistem Muskuloskeletal : terjadi kekakuan pada lutut kaki, berjalan pelan, kekuatan otot berkurang, kelemahan otot ada, posisi tubuh bungkuk (skifosis)D. Psikologis 1. Daya ingat : Cukup baik pada masalah jangka pendek, dan janganka panjang kadang-kadang ada yang terlupakan2. Proses Fikir : cukup baik3. Alam Perasaan : cukup baik4. Orientasi : cukup baikE. Sosial Ekonomi1. Kesibukan lansia mengisi waktu luang : menonton tv dan menjahit2. Sumber keuangan : anak-anaknya3. Tempat tinggal sebelumnya : menetap4. Kegiatan organisasi : tidak ada5. Pandangan lansia terhadap lingkungan sekitarnya : cukup baik dan merasa nyamanF. Spiritual1. Kegiatan Ibadah : klien adalah orang yang taat beribadah dan menjalankan puasa senin kamis2. Kegiatan keagamaan yang diikuti oleh lansia : klien jarang mengikuti kegiatan keagamaan karena kelemahan sendi yang terjadi3. Penyelesaian masalah yang dihadapi oleh lansia : dalam menyelesaikan masalah klien berdoa dan sholat4. Harapan klien dalam kehidupan yang dijalani : klien sangat optimis dan klien berharap diakhir hidupnya klien tetap bahagia.Penilaian indeks KATZMandi : ABerpakaian : AKekamar kecil ; ABerpindah : AKontinensia : AMakan : APengkajian status kognitif dan afektifShort portable mental status questionnaire (SPMSQ)scoreNoPertanyaanJawaban

+-

1Tanggal berapa hari ini ?Tgl 3 oktober 2014

2Hari apa sekarang ini ?Jumad

3Apa nama tempat ini ?Rumah

4aBerapa nomor telepon anda ?085255342672

4bDimana alamat anda (ditanyakan jika klien tidak memiliki no tlp)

5Berapa umur anda ?66 tahun

6Kapan anda lahir ?lupa

7Siapa presiden sekarang ?SBY

8Siapa presiden sebelumnya ?lupa

9Siapa nama kecil ibu anda ?nginga

10Kurangi 3 dari 20 dan tetap pengurangan 3 dari setiap angka baru, semua secara menurunTidak bisa

Penilaian : Kesalahan 3-4 : Fungsi intelegtual ringanSkala depresi geriatrik yesavage(Short Form)NoPertanyaanYaTidak

1Apakah pada dasarnya anda puas dengan kehidupan anda?0

2Sudahkah anda mengeluarkan aktifitas dan minat anda?1

3Apakah anda merasa hidup anda kosong?0

4Apakah anda sering bosan?0

5Apakah anda mempunyai semangat yang baik setiap waktu?0

6Apakah anda takut sesuatu akan terjadi kepada anda?1

7Apakah anda merasa bahagia disetipa waktu?0

8Apakah anda lebih suka tinggal dirumah pada malam hari, daripada pergi melakukan sesuatu yang baru1

9Apakah anda merasa bahwa anda mempunyai lebih banyak masalah dengan ingatan anda dari pada yang lainnya?0

10Apakah anda berfikir hidup sekarang ini menyenangkan? 0

11Apakah anda merasa tidak berguna saat sekarang ini ?0

12Apakah anda merasa penuh berenergi ?0

13Apakah anda berfikir situasi anda tak ada harapan ?0

14Apakah anda berfikir bahwa banyak orang yang lebih baik dari pada anda?1

Skor40

Penilaian : klien tdk mengalami depresiPengkajian Status SosialAPGAR KeluargaNoFungsiUraianSelaluKadang-kadangTidakPernah

210

1AdaptasiSaya puas bahwa saya kembali pada keluarga (teman-teman) saya untuk membantu pada waktu sesuatu menyusahkan saya

2HubunganSaya puas dengan cara keluarga (teman-teman) saya membicarakan sesuatu dengan saya dan mengungkapkan masalah dengan saya

3PertumbuhanSaya puas bahwa keluarga (teman-teman) saya menerima dan mendukung keinginan saya untuk melakukan aktifitas atau arah baru

4AfeksiSaya puas dengan cara keluarga (teman-teman) saya mengekspresikan afek dan berespon terhadap emosi-emosi saya, seperti marah, sedih dan mencintai

5PemecahanSaya puas dengan cara teman-teman saya dan saya menyediakan waktu bersama-sama

Score620

Penilaian : 6-10 : fungsi sosial baikANALISA DATANODATAETIOLOGIMASALAH KEPERAWATAN

1DS : klien mengatakan kaku pada persendian terutama pada lutut, kadang-kadang tidak bisa bergerak apa lagi bengkak.DO : terjadi kekakuan pada gerakan tubuh, perubahan poster tubuh agak sedikit membungkuk, kelemahan, dan klien tidak pernah melakukan aktivitas seperti latihan gerak sendi, keluhan tersebut diatas sangat berpengaruh terhadap kegiatan sehari-hari klien.Proses penuaan

Penurunan fungsi tubuh

Terganggu sistem muskuloskeletal

Berkurangnya masa ototperubahan degeneratif jar. Connective

Kekuatan otot menurun edurance dan koordinasi menurun.ROM terbatas

Gangguan mobilitas fisik

Gangguan mobilitas fisik

PENYIMPANGAN KDM

RENCANA KEPERAWATANNoDiagnosa KeperawatanKriteria evaluasiIntervensiRasional

1Gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan fungsi sistem muskuloskeletal ditandai dengan :DS : klien mengatakan kaku pada persendian terutama pada lutut, kadang-kadang tidak bisa bergerak apa lagi bengkak.DO : terjadi kekakuan pada gerakan tubuh, perubahan poster tubuh agak sedikit membungkuk, kelemahan, dan klien tidak pernah melakukan aktivitas seperti latihan gerak sendi, keluhan tersebut diatas sangat berpengaruh terhadap kegiatan sehari-hari klien.

Gangguan mobilitas fisik dapat berkurang, dengan kriteria : Keluhan klien berkurang Tidak terjadi kekakuan gerakan lagi Kelemahan berkurang Aktivitas sehari-hari tidak terganggu lagi1. Bina hubungan saling percaya2. Kaji kemampuan dan kelemahan secara fungsional3. Kaji derajat mobilitas klien dengan menggunakan skala ketergantungan (0-4) atau dengan tingkat skala kemandirian (0-5) atau (A-E)4. Jelaskan pada klien tentang proses penuaan dan manfaat latihan bagi tubuh5. Ajarkan dan demonstrasikan latihan ROM aktif dan pasif6. Ajarkan tehnik relaksasi1. Hubungan saling percaya mempermudah penggalian masalah lebih lanjut2. Pengkajian kemampuan dan kelemahan berguna untuk pengambilan intervensi selanjutnya3. Mengetahui sejauh mana batas kemandirian klien4. Dengan penjelasan akan meningkatkan pengetahuan dan klien akan mau mengikuti anjuran5. Klien dapat mencontoh dan melaksanakan latihan secara mandiri6. Relaksasi akan mengurangi nyeri yang dirasakan sehingga klien tidak takut melakukan latihan

Implementasi dan EvaluasiNo DxHari/tanggalimplementasiEvaluasi

12 oktober 2014Jam : 10.001. Membina hubungan saling percayaHasil : klien mampu menyambut dengan baik mahasiswi yang datang untuk melakukan asuhan keperawatanJam : 10.152. Mengkaji kemampuan dan kelemahan secara fungsionalHasil : kemampuan klien hanya mampu mandi, makan, BAB, BAK, dan memakai pakaian sendiriJam : 10.453. Mengkaji derajat mobilitas klien dengan menggunakan skala ketergantungan (0-4) atau dengan tingkat skala kemandirian (0-5) atau (A-E)Hasil : derajat kemandirian klien 5/AJam : 11.134. Menjelaskan pada klien tentang proses penuaan dan manfaat latihan bagi tubuhHasil : klien memahamiJam : 11. 405. Mengajarkan dan mendemonstrasikan latihan ROM aktif dan pasifHasil : klien bisa melakukan latihan yang ringan sajaJam : 12.106. Mengajarkan tehnik relaksasiHasil : klien mengikuti apa yang diajarkan dan klien merasa lebih nyaman dan enak.Jam : 12.20

S : Klien mengatakan masih merasakan kaku pada persendiannya

O : Masih terjadi kekakuan gerakan, kelemahan masih ada sedikit, kekuatan otot masih kurang, bisa melakukan aktivitas yang ringan.

A : gangguan mobilitas fisik masih terjadi

P : Pertahankan intervensi

DOKUMENTASI