of 22 /22
 Asuhan Keperawa tan Gagal Ginj al Kronis BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Ginjal mer upak an or gan vit al yan g ber per an sangat penting sangat pent ing dal am memper tahanka n kesta bilan lingkungan dalam tubuh. Ginjal mengat ur kesei mbanga n caira n tubuh dan elektrolit dan asam basa dengan cara menyaring darah yang melalui ginjal, reabsorbsi selektif air, elektrolit dan non-elektrolit, serta mengekskresi kelebihannya sebagai kemih. Fungsi primer ginjal adalah mempertahankan volume dan komposisi cairan ekstra sel dalam batas-batas normal. Komposisi dan volume cairan ekstrasel ini dikontrol oleh filtrasi glomerulus, reabsorbsi dan sekresi tubulus. Ginjal dilalui oleh sekitar 1.2 ml darah per menit, suatu volume yang sama dengan 2 sampai 2! persen curah jantung "!. ml per menit#. $ebih %& darah yang masuk ke ginjal berada  pada korteks, sedangkan sisanya dialirkan ke medulla. 'i nega ra maj u, peny aki t kronik tid ak menu lar "cro nic non-co mmunic able disea ses # terutama penyakit kardiovaskuler, hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit ginjal kronik, sudah menggantikan penyakit menular " communicable diseases # sebagai masalah kesehatan masyarakat utama. Gangguan fungsi ginjal dapat menggambarkan kondisi sistem vaskuler sehingga dapat membantu upaya pencegahan penyakit lebih dini sebelum pasien mengalami komplikasi yang lebih parah seperti stroke, penyakit jantung koroner, gagal ginjal, dan penyakit pembuluh darah  perifer. (ada penyakit ginjal kronik terjadi penurunan fungsi ginjal yang memerlukan terapi pengganti yang membut uhka n biay a yang mahal. (eny aki t ginjal kronik bia sany a des ert ai ber bagai komplikasi seper ti penyaki t kardiovaskuler, penyakit saluran napas, penyakit saluran cerna, kelainan di tulang dan otot serta anemia. )el ama ini , pengel ola an peny aki t ginjal kro nik lebih men gut ama kan dia gnosis dan  pengobatan terhadap penyakit ginjal spesifik yang merupakan penyebab penyakit ginjal kronik serta dialisis atau transplantasi ginjal jika sudah terjadi gagal ginjal. *ukti ilmiah menunjukkan  bah+a komplikasi penyakit ginjal kronik, tidak bergantung pada etiologi, dapat dicegah atau dihambat jika dilakukan penanganan secara dini. leh karena itu, upaya yang harus dilaksanakan adalah diagnosis dini dan pencegahan yang efektif terhadap penyakit ginjal kronik, dan hal ini dimungkinkan karena berbagai faktor risiko untuk penyakit ginjal kronik dapat dikendalikan. 1.2 Tujuan Penulisan

Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

Embed Size (px)

Text of Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    1/22

    Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Ginjal merupakan organ vital yang berperan sangat penting sangat penting dalam

    mempertahankan kestabilan lingkungan dalam tubuh. Ginjal mengatur keseimbangan cairan

    tubuh dan elektrolit dan asam basa dengan cara menyaring darah yang melalui ginjal, reabsorbsi

    selektif air, elektrolit dan non-elektrolit, serta mengekskresi kelebihannya sebagai kemih.

    Fungsi primer ginjal adalah mempertahankan volume dan komposisi cairan ekstra sel

    dalam batas-batas normal. Komposisi dan volume cairan ekstrasel ini dikontrol oleh filtrasi

    glomerulus, reabsorbsi dan sekresi tubulus.

    Ginjal dilalui oleh sekitar 1.2 ml darah per menit, suatu volume yang sama dengan 2 sampai

    2! persen curah jantung "!. ml per menit#. $ebih %& darah yang masuk ke ginjal berada

    pada korteks, sedangkan sisanya dialirkan ke medulla.

    'i negara maju, penyakit kronik tidak menular "cronic non-communicable diseases#

    terutama penyakit kardiovaskuler, hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit ginjal kronik, sudah

    menggantikan penyakit menular "communicable diseases# sebagai masalah kesehatan masyarakat

    utama.

    Gangguan fungsi ginjal dapat menggambarkan kondisi sistem vaskuler sehingga dapat

    membantu upaya pencegahan penyakit lebih dini sebelum pasien mengalami komplikasi yang

    lebih parah seperti stroke, penyakit jantung koroner, gagal ginjal, dan penyakit pembuluh darah

    perifer.

    (ada penyakit ginjal kronik terjadi penurunan fungsi ginjal yang memerlukan terapi pengganti

    yang membutuhkan biaya yang mahal. (enyakit ginjal kronik biasanya desertai berbagai

    komplikasi seperti penyakit kardiovaskuler, penyakit saluran napas, penyakit saluran cerna,

    kelainan di tulang dan otot serta anemia.

    )elama ini, pengelolaan penyakit ginjal kronik lebih mengutamakan diagnosis dan

    pengobatan terhadap penyakit ginjal spesifik yang merupakan penyebab penyakit ginjal kronik

    serta dialisis atau transplantasi ginjal jika sudah terjadi gagal ginjal. *ukti ilmiah menunjukkan

    bah+a komplikasi penyakit ginjal kronik, tidak bergantung pada etiologi, dapat dicegah atau

    dihambat jika dilakukan penanganan secara dini. leh karena itu, upaya yang harus dilaksanakanadalah diagnosis dini dan pencegahan yang efektif terhadap penyakit ginjal kronik, dan hal ini

    dimungkinkan karena berbagai faktor risiko untuk penyakit ginjal kronik dapat dikendalikan.

    1.2 Tujuan Penulisan

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    2/22

    Adapun tujuan dari makalah ini kami bedakan menjadi tujuan umum dan tujuan khusus.

    Untuk tujuan umum dari penyusunan makalah ini yaitu untuk memberikan pemahaman mengenai

    gangguan system perkemihan akibat gagal ginjal kronis, dan untuk mengetahui bagaimana

    penerapan asuhan keperawatan terhadap klien dengan gangguan system perkemihan akibat gagal

    ginjal kronis. Sedangkan tujuan khususnya yaitu:

    1. Mengetahui mengenai pengertian, etiologi, patoisiologi, maniestasi klinis, pemeriksaan diagnosti!

    dan penatalaksanaan medis yang terjadi pada penyakit gagal ginjal kronis.

    ". Mengetahui pengkajian pada pasien dengan gangguan sitem perkemihan akibat gagal ginjal kronis,

    mengetahui !ara menegakkan diagnosa keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem

    perkemihan akibat gagal ginjal kronis, dapat mengetahui !ara membuat ren!ana tindakan

    keperawatan yang akan dilakukan pada pasien dengan gagal ginjal kronis, dan dapat mengetahui

    inter#ensi keperawatan dan menge#aluasi pasien dengan gangguan sistem perkemihan akibat gagal

    ginjal kronis.

    1.3 Manfaat Penulisan

    dapun manfaat penulisan dari makalah yang kami susun adalah sebagai berikut

    1. /anfaat pengetahuan

    /enambah keragaman ilmu pengetahuan bagi dunia kepera+atan umumnya, khususnya adalah

    kepera+atan medical bedah.

    2. /anfaat pendidikan

    /emberikan referensi mengenai pembahasan yang menyeluruh meliputi berbagai hal yang

    berkaitan dengan gangguan pada system perkemihan yang dibahas.

    0. /anfaat praktis

    a. *agi profesi

    )ebagai salah satu sumber literature dalam pengembangan bidang profesi kepera+atan

    khususnya kepera+atan medical bedah tentang penyakit gagal ginjal kronis.

    b. *agi peneliti

    /enambah khasanah ilmu pengetahuan tentang pembahasan dan proses kepera+atan yang

    dilakukan pada klien dengan gangguan system perkemihan.

    1.4 Metodologi Penulisan

    dapun metode penulisan yang digunakan dalam pembuatan makalah ini adalah dengan

    menggunakan metode kepustakaan yaitu dengan mencari sumber dari berbagai literature baik itu

    buku maupun dari berbagai media elektronik.

    1.5 iste!atika Penulisan

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    3/22

    dapun sistematika dari penulisan makalah ini terdiri dari

    K (3G34

    'F4 5)5

    ** 5 (3'67$73

    1.1

    $atar belakang1.2 ujuan penulisan

    1.0 /anfaat penulisan

    1.8 /etodologi penulisan

    1.! )istematika penulisan

    ** 55 (/*6)3

    ** 555 K)5/(7$3

    )43

    'F4 (7)K

    BAB II

    PEMBAHAAN

    ".1 Definisi

    Gagal ginjal kronik biasanya akibat akhir dari kehilangan fungsi ginjal lanjut secara

    bertahap "'oenges, 1%%%9 :2:#

    Kegagalan ginjal kronis terjadi bila ginjal sudah tidak mampu mempertahankan

    lingkungan internal yang konsisten dengan kehidupan dan pemulihan fungsi tidak dimulai. (ada

    kebanyakan individu transisi dari sehat ke status kronis atau penyakit yang menetap sangat

    lamban dan menunggu beberapa tahun. "*arbara ; $ong, 1%%:9 0:

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    4/22

    manifestasi penumpukan sisa metabolit " toksik uremik # di dalam darah. "rif /utta>in,2119

    1::#

    Gagal ginjal kronik "GGK# adalah suatu sindrom klinis yang disebabkan penurunan

    fungsi ginjal yang bersifat menahun, berlangsung progresif, dan cukup lanjut. 6al ini terjadi

    apabila laju filtrasi glomerulus kurang dari ! ml?menit. "rjatmo jokonegoro,[email protected]#"." Etiologi

    *egitu banyak kondisi klinis yang bisa menyebabkan terjadinya gagal ginjal kronis. kan

    tetapi apapun sebabnya, respon yang terjadi adalah penurunan fungsi ginjal secara progresif.

    Kondisi klinis yang memungkinkan dapat mengakibatkan GGK bisa disebabkan dari ginjal

    sendiri dan dari luar ginjal.

    1. (enyakit dari ginjal

    a. penyakit pada saringan "glomerulus# glomerulonefritis

    b. infeksi kuman pyelonefritis, ureteritis

    c. batu ginjal nefrolitiasis

    d. kista di ginjal polcystis kidney

    e. trauma langsung pada ginjal

    f. keganasan pada ginjal

    g. sumbatan tumor, batu, penyempitan?striktur

    2. (enyakit umum di luar ginjal

    a. penyakit sistemik diabetes mellitus, hipertensi, kolesterol tinggi

    b. dyslipidemia

    c. infeksi di badan tbc paru, sifilis, malaria, hepatitis

    d. preeklamsi

    e. obat-obatanf. kehilangan banyak cairan yang mendadak " luka bakar #

    ".3 Patofisiologi

    (ada +aktu terjadi kegagalan ginjal sebagian nefron "termasuk glomerulus dan tubulus#

    diduga utuh sedangkan yang lain rusak "hipotesa nefron utuh#. 3efron-nefron yang utuh

    hipertrofi dan memproduksi volume filtrasi yang meningkat disertai reabsorpsi +alaupun dalam

    keadaan penurunan GF4 ? daya saring. /etode adaptif ini memungkinkan ginjal untuk berfungsi

    sampai A dari nefronBnefron rusak. *eban bahan yang harus dilarut menjadi lebih besar daripada

    yang bisa direabsorpsi berakibat diuresis osmotik disertai poliuri dan haus.

    )elanjutnya karena jumlah nefron yang rusak bertambah banyak oliguri timbul disertai

    retensi produk sisa. itik dimana timbulnya gejala-gejala pada pasien menjadi lebih jelas dan

    muncul gejala-gejala khas kegagalan ginjal bila kira-kira fungsi ginjal telah hilang

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    5/22

    Fungsi renal menurun, produk akhir metabolisme protein "yang normalnya diekskresikan

    ke dalam urin# tertimbun dalam darah. erjadi uremia dan mempengaruhi setiap sistem tubuh.

    )emakin banyak timbunan produk sampah maka gejala akan semakin berat. *anyak gejala

    uremia membaik setelah dialisis. "*runner = )uddarth, 21 188

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    6/22

    kongestif dan udem pulmoner "akibat cairan berlebihan# dan perikarditis "akibat iriotasi pada

    lapisan perikardial oleh toksik, pruritis, anoreksia, mual, muntah, dan cegukan, kedutan otot,

    kejang, perubahan tingkat kesadaran, tidak mampu berkonsentrasi#.

    /anifestasi klinik menurut )uyono "21# adalah sebagai berikut

    a.

    )istem kardiovaskulerD6ipertensi

    D (itting edema

    D dema periorbital

    D (embesaran vena leher

    D Friction sub pericardial

    b. )istem (ulmoner

    D Krekel

    D 3afas dangkal

    D Kusmaull

    D )putum kental dan liat

    c. )istem gastrointestinal

    D noreksia, mual dan muntah

    D (erdarahan saluran G5

    D 7lserasi dan pardarahan mulut

    D 3afas berbau ammonia

    d. )istem musculoskeletal

    D Kram otot

    D Kehilangan kekuatan otot

    D Fraktur tulange. )istem 5ntegumen

    D Earna kulit abu-abu mengkilat

    D (ruritis

    D Kulit kering bersisik

    D kimosis

    D Kuku tipis dan rapuh

    D 4ambut tipis dan kasar

    f. )istem 4eproduksi

    D menore

    D trofi testis

    /ekanisme yang pasti untuk setiap manifestasi tersebut belum dapat diidentifikasi.

    3amun demikian produk sampah uremik sangat dimungkinkan sebagai penyebabnya.

    ".5 Pe!eriksaan Diagnosti$

    1. $aboratorium

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    7/22

    a. $aju ndap 'arah /eninggi yang diperberat oleh adanya anemia, dan

    hipoalbuminemia. nemia normositer normokrom, dan jumlah retikulosit yang rendah.

    b. 7reum dan kreatini /eninggi, biasanya perbandingan antara ureum dan kreatinin

    kurang lebih 2 1. (erbandingat meninggi akibat pendarahan saluran cerna, demam, luka bakar

    luas, pengobatan steroid, dan obstruksi saluran kemih. (erbandingan ini berkurang ketika ureumlebih kecil dari kreatinin, pada diet rendah protein, dan tes Klirens Kreatinin yang menurun.

    c. 6iponatremi 7mumnya karena kelebihan cairan. 6iperkalemia biasanya terjadi pada

    gagal ginjal lanjut bersama dengan menurunya dieresis

    d. 6ipokalemia dan hiperfosfatemia terjadi karena berkurangnya sintesis vitamin '0 pada

    GGK.

    e. (hosphate alkaline meninggi akibat gangguan metabolisme tulang, terutama isoenCim

    fosfatase lindi tulang.

    f. 6ipoalbuminemia dan hipokolesterolemia umunya disebabkan gangguan metabolisme

    dan diet rendah protein.

    g. (eninggian gula darah, akibat gangguan metabolism karbohidrat pada gagal ginjal

    " resistensi terhadap pengaruh insulin pada jaringan perifer #.

    h.6ipertrigliserida, akibat gangguan metabolisme lemak, disebabkan peninggian hormone

    insulin dan menurunnya lipoprotein lipase.

    i. sidosis metabolic dengan kompensasi respirasi menunjukan (h yang menurun, * yang

    menurun, 6;0 yang menurun, (;2 yang menurun, semuanya disebabkan retensi asam-asam

    organic pada gagal ginjal.

    2. 4adiology

    Foto polos abdomen untuk menilai bentuk dan besar ginjal " adanya batu atau adanya suatu

    obstruksi #. 'ehidrasi karena proses diagnostic akan memperburuk keadaan ginjal, oleh sebab itupenderita diharapkan tidak puasa.

    0. 55ntra ena (ielografi "5(#

    7ntuk menilai system pelviokalisisdan ureter.

    8. 7)G

    7ntuk menilai besar dan bentuk ginjal, tebal parenkim ginjal, kepadatan parenkim ginjal,

    anatomi system pelviokalises, ureter proksimal, kandung kemih dan prostat.

    !. KG

    7ntuk melihat kemungkinan hipertropi ventrikel kiri, tanda-tanda perikarditis, aritmia, gangguan

    elektrolit "hiperkalemia#

    ".% Penatalaksanaan Medis

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    8/22

    ujuan penatalaksanaan pada gagal ginjal kronik adalah untuk mempertahankan fungsi

    ginjal dan homeostasis selama mungkin. )emua factor yang berperan dalam terjadinya gagal

    ginjal kronik dicari dan diatasi.

    dapun penatalaksanaannya yaitu (enatalaksanaan konservatif, /eliputi pengaturan

    diet, cairan dan garam, memperbaiki ketidakseimbangan elektrolit dan asam basa,mengendalikan hiperensi, penanggulangan asidosis, pengobatan neuropati, deteksi dan mengatasi

    komplikasi. 'an penatalaksanaan pengganti diantaranya dialysis "hemodialisis, peritoneal

    dialysis# transplantasi ginjal.

    )elain itu tujuan penatalaksanaan adalah menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dan

    mencegah komplikasi yaitu sebagai berikut

    1. 'ialisis

    'ialysis dapat dlakukan untuk mencegah komplikasi gagal ginjal yang serius, seperti

    hiperkalemia, perikarditis, dan kejang. 'ialysis memperbaiki abnormalitas biokimia,

    menyebabkan cairan, protein, dan natrium dapat dikonsumsi sevara bebas, menghilangkan

    kecenderungan pendarahan, dan membantu menyembuhkan luka.

    2. Koreksi hiperkalemi

    /engendalikan kalium darah sangat penting karena hiperkalemi dapat menimbulkan kematian

    mendadak. 6al yang pertama harus diingat adalah jangan menimbulkan hiperkalemia. )elain

    dengan pemeriksaan darah, hiperkalemia juga dapat didiagnosis dengan G dan KG. *ila

    terjadi hiperkalemia, maka pengobatannya adalah dengan mengurangi intake kalium, pemberian

    3a *ikarbonat, dan pemberian infuse glukosa.

    0. Koreksi anemia

    (engendalian gagal ginjal pada keseluruhan akan dapat meninggikan 6b. ransfusi darah hanya

    dapat diberikan bila ada indikasi yang kuat, missal pada adanya insufisiensi koroner.8. Koreksi asidosis.

    (emberian asam melalui makanan dan obat-obatan harus dihindari. 3atrium bikarbonat dapat

    diberikan peroral atau parenteral. 6emodialisis dan dialysis peritoneal dapat juga mengatasi

    asidosis

    !. (engendalian hipertensi

    (emberian obat beta bloker, alpa metildopa, dan vasodilator dilakukan. /engurangi intake

    garam dalam mengendalikan hipertensi harus hati-hati karena tidak semua gagal ginjal disertai

    retensi natrium.

    :. ransplantasi ginjal

    'engan pencangkokan ginjal yang sehat ke pasien GGK, maka seluruh faal ginjal diganti oleh

    ginjal yang baru.

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    9/22

    BAB III

    AUHAN #EPE&A'A(AN

    PADA #LIEN )A)AL )IN*AL #&+NI ,))#-

    3.1 Pengu!ulan data

    namnesa

    namnesa adalah mengetahui kondisi pasien dengan cara +a+ancara atau intervie+.

    /engetahui kondisi pasien untuk saat ini dan masa yang lalu.

    namnesa mencakup identitas pasien, keluhan utama, ri+ayat kesehatan sekarang,

    ri+ayat kesehatan dahulu, ri+ayat kesehatan keluarga, ri+ayat imunisasi, ri+ayat kesehatan

    lingkungan dan tempat tinggal.

    1. 5dentitas

    /eliputi identitas klien yaitu nama lengkap, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, agama,

    pendidikan, pekerjaan, status perka+inan, suku?bangsa, golongan darah, tanggal masuk 4),

    tanggal pengkajian, 3o. 4/, diagnose medis, dan alamat.

    5dentitas penanggung ja+ab nama, umur, jenis kelamin, agama, pendidikan, pekerjaan,

    hubungan dengan klien, dan alamat.

    2. Keluhan utama

    Kapan keluhan mulai berkembang, bagaimana terjadinya, apakah secara tiba-tiba atau berangsur-

    angsur, apa tindakan yang dilakukan untuk mengurangi keluhan, obat apa yang digunakan.

    Keluhan utama yang didapat biasanya bervariasi, mulai dari urine output sedikit sampai tidak

    dapat *K, gelisah sampai penurunan kesadaran, tidak selera makan "anoreksia#, mual, muntah,

    mulut terasa kering, rasa lelah, napas berbau " ureum #, dan gatal pada kulit.

    0. 4i+ayat Kesehatan )ekarang " (4) #

    /engkaji keluhan kesehatan yang dirasakan pasien pada saat di anamnesa meliputi palliative,

    provocative, >uality, >uantity, region, radiaton, severity scala dan time.

    7ntuk kasus gagal ginjal kronis, kaji onet penurunan urine output, penurunan kesadaran,

    perubahan pola nafas, kelemahan fisik, adanya perubahan kulit, adanya nafas berbau ammonia,dan perubahan pemenuhan nutrisi. Kaji pula sudah kemana saja klien meminta pertolongan

    untuk mengatasi masalahnya dan mendapat pengobatn apa.

    8. 4i+ayat (enyakit 'ahulu

    Kaji adanya penyakit gagal ginjal akut, infeksi saluran kemih, payah jantung, penggunaan obat-

    obat nefrotoksik, *enign prostatic hyperplasia, dan prostektomi. Kaji adanya ri+ayat penyakit

    batu saluran kemih, infeksi system prkemihan yang berulang, penyakit diabetes mellitus, dan

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    10/22

    penyakit hipertensi pada masa sebelumnya yang menjadi predisposisi penyebab. (enting untuk

    dikaji mengenai ri+ayat pemakaian obat-obatan masa lalu dan adanya ri+ayat alergi terhadap

    jenis obat kemudian dokumentasikan.

    !.

    4i+ayat Kesehatan Keluarga/engkaji ada atau tidak salah satu keluarga yang mengalami penyakit yang sama. *agaimana

    pola hidup yang biasa di terapkan dalam keluarga, ada atau tidaknya ri+ayat infeksi

    system perkemihan yang berulang dan ri+ayat alergi, penyakit hereditas dan penyakit menular

    pada keluarga.

    :. 4i+ayat (sikososial

    danya perubahan fungsi struktur tubuh dan adanya tindakan dialysis akan menyebabkan

    penderita mengalami gangguan pada gambaran diri. $amanya pera+atan, banyaknya biaya

    pera+atan dan pengobatan menyebabkan pasien mengalami kecemasan, gangguan konsep diri

    " gambaran diri # dan gangguan peran pada keluarga.

    @. $ingkungan dan tempat tinggal

    /engkaji lingkungan tempat tinggal klien, mengenai kebersihan lingkungan tempat tinggal, area

    lingkungan rumah, dll.

    (emeriksaan Fisik

    1. Keadaan umum dan $$%

    Keadaan umum : Klien lemah dan terlihat sakit berat

    $ingkat Kesadaran : Menurun sesuai dengan tingkat uremia dimana dapat mempengaruhi system

    sara pusat

    $$% : Sering didapatkan adanya perubahan && meningkat, tekanan darah terjadi perubahan dari

    hipertensi ringan sampai berat

    ". Sistem 'ernaasan

    Klien bernaas dengan bau urine (etor uremik), respon uremia didapatkan adanya pernaasankussmaul. 'ola naas !epat dan dalam merupakan upaya untuk melakukan pembuangan karbon

    dioksida yang menumpuk di sirkulasi

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    11/22

    *. Sistem +ematologi

    'ada kondisi uremia berat tindakan auskultasi akan menemukan adanya ri!tion rub yang

    merupakan tanda khas eusi peri!ardial. idapatkan tanda dan gejala gagal jantung kongesti, $meningkat, akral dingin, -&$ * detik, palpitasi, nyeri dada dan sesak naas, gangguan irama

    jantung, edema penurunan perusiperier sekunder dari penurunan !urah jantungakibat

    hiperkalemi, dan gangguan kondisi elektrikal otot #entikel.

    'ada system hematologi sering didapatkan adanya anemia. Anemia sebagai akibat dari

    penurunan produksi eritropoetin, lesi gastrointestinal uremik, penurunan usia sel darah merah, dan

    kehilangan darah, biasanya dari saluran G/, ke!enderungan mengalami perdarahan sekunder dari

    trombositopenia.

    0. System euromuskular

    idapatkan penurunan tingkat kesadaran, disungsi serebral, seperti perubahan proses

    berikir dan disorientasi. Klien sering didapatkan adanya kejang, adanya neuropati perier, burning

    eet syndrome, restless leg syndrome, kram otot, dan nyeri otot.

    2. Sistem Kardio#askuler

    +ipertensi akibat penimbunan !airan dan garam atau peningkatan akti#itas system rennin3

    angiostensin3 aldosteron. yeri dada dan sesak naas akibat perikarditis, eusi peri!ardial, penyakit

    jantung koroner akibat aterosklerosis yang timbul dini, dan gagal jantung akibat penimbunan !airan

    dan hipertensi.

    4. Sistem 5ndokrin

    Gangguan seksual : libido, ertilisasi dan ereksi menurun pada laki3laki akibat produksi

    testosterone dan spermatogenesis yang menurun. Sebab lain juga dihubungkan dengan metaboli!

    tertentu. 'ada wanita timbul gangguan menstruasi, gangguan o#ulasi sampaiamenorea.

    Angguan metabolism glukosa, resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin. 'ada gagal

    ginjal yang lanjut (klirens kreatinin 6 12 ml7menit) terjadi penuruna klirens metaboli! insulin

    menyebabkan waktu paruh hormon akti memanjang. Keadaan ini dapat menyebabkan kebutuhanobat penurunan glukosa darah akan berkurang. Gangguan metaboli! lemak, dan gangguan

    metabolism #itamin .

    8. Sistem 'erkemihan

    'enurunan urine output 6 099 ml7 hari sampai anuri, terjadi penurunan libido berat

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    12/22

    . Sistem pen!ernaan

    idapatkan adanya mual dan muntah, anoreksia, dan diare sekunder dari bau mulut

    ammonia, peradangan mukosa mulut, dan ulkus saluran !erna sehingga sering di dapatkan

    penurunan intake nutrisi dari kebutuhan.

    ;. Sistem Muskuloskeletal

    i dapatkan adanya nyeri panggul, sakit kepala, kram otot, nyeri kaki (memburuk saat malam

    hari), kulit gatal, ada7 berulangnya ineksi, pruritus, demam ( sepsis, dehidrasi ), petekie, area

    ekimosis pada kulit, raktur tulang, deposit osat kalsium pada kulit jaringan lunak dan sendi,

    keterbatasan gerak sendi.

    idapatkan adanya kelemahan isik se!ara umum sekunder dari anemia dan penurunan

    perusi perier dari hipertensi.

    3." Diagnosa #eera/atan

    1. Kelebihan volume cairan berhubungan dengan penurunan keluaran urine, diet berlebih

    dan retensi cairan dan natrium

    ". (erubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan anoreksia, mual,

    muntah, pembatasan diet dan perubahan membrane mukosa mulut.

    *. Gangguan integritas kulit berhubungan dengan gangguan status metabolic,

    sirkulasi,sensasi, penurunan turgor kulit, penurunan aktivitas, akumulasi ureum dalam kulit.

    0. 5ntoleransi aktivitas berhubungan dengan keletihan, anemia, retensi produk sampah dan

    prosedur

    2. Gangguan konsep diri " gambaran diri # berhubungan dengan penurunan fungsi tubuh,

    tindakan dialysis, koping maladaptif

    4. Kurangnya pengetahuan tentang kondisi , prognosis, dan kebutuhan pengobatan

    berhubungan dengan kurangnya informasi.

    3.3 Peren$anaan #eera/atan

    1. Diagnosa #eera/atan 0Kelebihan volume cairan berhubungan dengan penurunan keluaran

    urine, diet berlebih dan retensi cairan dan natrium

    (uuan 0/empertahankan berat tubuh ideal tanpa kelebihan cairan

    #riteria Hasil 0Klien tidak sesak nafas, edema ekstermitas berkurang, piting edema "-#,

    produksi urine H :ml?hr

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    13/22

    Inter2ensi &asional

    Kaji status cairan

    a. imbang berat badan harian

    b. Keseimbangan masukan dan

    pengeluaranc. urgor kulit dan adanya edema

    d. 'istensi vena leher

    e. ekanan darah, denyut dan

    irama nadi

    *atasi masukan cairan

    5dentifikasi sumber potensial

    cairan

    a. /edikasi dan cairan yang

    digunakan untuk pengobatan

    oral dan intravena

    b. /akanan

    Ielaskan pada pasien dan

    keluarga rasional pembatasan

    *antu pasien dalam

    menghadapi ketidak nyamanan

    dalam pembatasan cairan

    ingkatkan dan dorong hygiene

    oral dengan sering

    Kolaborasi

    *erikan diuretic, contoh

    furosemide, spironolakton,

    hidronolakton

    (engkajian merupakan dasar dan data

    dasar berkelanjutan untuk memantau

    perubahan dan mengevaluasi

    intervensi

    (embatasan cairan akan menentukan

    berat tubuh ideal, keluaran urine, dan

    respon terhadap terapi

    )umber kelebihan cairan yang tidak

    diketahui dapat diidentifikasi

    (emahaman meningkatkan kerjasama

    pasien dan keluarga dalam

    pembatasan cairan

    Kenyamanan pasien meningkatkan

    kepatuhan terhadap pembatasan diet.

    6igiene oral mengurangi kekeringan

    membrane mukosa mulut

    'iuretic bertujuan untuk menurunkan

    volume plasma dan menurunkan

    retensi cairan di jaringan sehingga

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    14/22

    denokortikosteroid, golongan

    prednisone

    $akukan dialisis

    menurunkan resikoterjadinya edema

    paru

    denokortikosteroid, golongan

    predison digunakan untuk

    menurunkan proteinuri

    'ialysis akan menurunkan volume

    cairan yang berlebih.

    2. Diagnosa #eera/atan 0(erubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan

    anoreksia, mual, muntah, pembatasan diet dan perubahan membrane mukosa mulut.

    (uuan 0/empertahankan masukan nutrisi yang adekuat

    #riteria Hasil 0/empertahankan ? meningkatkan berat badan seperti yang diindikasikan oleh

    situasi individu, bebas edema.

    Inter2ensi &asional

    Kaji status nutrisi

    a. (erubahan berat badan

    b. (engukuran antopometrik

    c. 3ilai laboratorium "elektrolit

    seru, *73, kreatinin,

    protein,transferin, dan kadar

    besi#

    Kaji pola diet nutrisi pasien

    a. 4i+ayat dietb. /akanan kesukaan

    c. 6itung kalori

    Kaji faktor yang berperan

    dalam merubah masukan nutrisi

    /enyediakan data dasar untuk

    memantau perubahan dan

    mengevaluasi intervensi

    (ola diet dahulu dan sekarang dapatdipertimbangkan dalam menyusun

    menu

    /enyediakan informasi mengenai

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    15/22

    a. noreksia, mual, atau muntah

    b. 'iet yang tidak menyenangkan

    bagi pasien

    c. 'epresi

    d. Kuran memahami pembatasandiet

    e. )tomatitis

    /enyediakan makanan

    kesukaan pasien dalam batas-

    batas diet

    ingkatkan masukan protein

    yang mengandung nilai biologis

    tinggi seperti telur, produk

    susu, dan daging

    njurkan camilan tinggi kalori,

    rendah protein, rendah natrium,

    diantara +aktu makan

    ;iptakan lingkungan yang

    menyenangkan selama +aktu

    makan

    imbang berat badan harian

    Kaji bukti adanya masukan

    protein yang tidak adekuat

    a. (embentukan edema

    b. (enyembuhan yang lambat

    c. (enurunan kadar albumin

    serum

    faktor lain yang dapat diubah atau

    dihilangkan untuk meningkatkan

    masukan diet

    /endorong peningkatan masukan

    diet

    (rotein lengkap diberikan untuk

    mencapai keseimbangan nitrogen

    yang diperlukan untuk pertumbuhan

    dan penyembuhan

    /engurangi makanan dan protein

    yang dibatasi dan menyediakan kalori

    untuk energy, membagi protein untukpertumbuhan dan pertumbuhan

    jaringan

    Faktor yang tidak menyenangkan

    yang berperan menimbulkan anoreksia

    dihilangkan.

    7ntuk memantau status cairan dan

    nutris

    /asukan protein yang tidak adekuat

    dapat menyebabkan penurunan

    albumin dan protein lain,pembentukan edema, dan perlambatan

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    16/22

    penyembuhan

    0. Diagnosa #eera/atan 0. Gangguan integritas kulit berhubungan dengan gangguan status

    metabolic, sirkulasi,sensasi, penurunan turgor kulit, penurunan aktivitas, akumulasi ureum dalam

    kulit.

    (uuan 0idak terjadi kerusakan integritas kulit

    #riteria Hasil 0 Kulit tidak kering, hiperpigmentasi berkurang, memar pada kulit berkurang

    Inter2ensi &asional

    Kaji terhadap kekeringan kulit,

    pruritis, ekskoriasi, dan infeksi

    Kaji terhadap adanya petekie

    dan purpura

    /onitor lipatan kulit dan area

    yang edema

    Gunting kuku dan pertahankan

    kuku terpotong pendek dan

    bersih

    Kolaborasi

    *erikan pengobatan

    antipruritis sesuai pesanan.

    (erubahan mungkin disebabkan oleh

    penurunan aktivitas kelenjar keringat

    atau pengumpulan kalsium dan posfat

    pada lapisan kutaneus.

    (erdarahan yang abnormal sering

    dihubungkan dengan penurunan

    jumlah dan fungsi platelet akibat

    uremia

    rea-area ini sangat mudah terjadinya

    injuri

    (enurunan curah jantung

    mengakibatkan gangguan perfusi

    ginjal, retensi natrium ? air, danpenurunan urine output.

    /engurangi stimulus gatal pada kulit

    8. Diagnosa #eera/atan 05ntoleransi aktivitas berhubungan dengan keletihan, anemia, retensi

    produk sampah dan prosedur dialysis.

    (uuan 0*erpartisipasi dalam aktivitas yang dapat ditoleransi

    #riteria Hasil 0 /eningkatkan rasa sejahtera, dan dapat berpartisipasi dalam aktivitas

    pera+atan mandiri yang dipilih

    Inter2ensi &asional

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    17/22

    Kaji faktor yang menimbulkan

    keletihan

    a. nemia

    b. Ketidakseimbangan cairan dan

    elektrolitc. 4etensi produk sampah

    d. 'epresi

    ingkatkan kemandirian dalam

    aktivitas pera+atan diri yang

    dapat ditoleransi, bantu jika

    keletihan terjadi

    njurkan aktivitas alternative

    sambil istirahat

    njurkan untuk beristirahat

    setelah dialisis

    /enyediakan informasi tentang

    indikasi tingkat keletihan

    /eningkatkan aktivitas ringan?sedang

    dan memperbaiki harga diri

    /endorong latihan dan aktivitas

    dalam batas-batas yang dapat

    ditoleransi dan istirahat yang adekuat

    5stirahat yang adekuat dianjurkan

    setelah dialysis yang bagi banyak

    pasien sangat melelahkan.

    !. Diagnosa #eera/atan 0. Gangguan konsep diri " gambaran diri # berhubungan dengan

    penurunan fungsi tubuh, tindakan dialysis, koping maladaptif(uuan 0(asien mampu mengembangkan koping yang positif

    #riteria Hasil 0-(asien kooperatif pada setiap intervensi kepera+atan,

    - /ampu menyatakan atau mengomunikaasikan dengan orang terdekat tentang situasi dan

    perubahan yang sedang terjadi

    - /ampu menyatakan penerimaan diri terhadap komunikasi

    - /engakui dan menggabungkan perubahan kedalam konsep diri dengan cara yang akurat tanpa

    harga diri yang negatif

    Inter2ensi &asional Kaji perubahan dari gangguan

    persepsi dan hubungan dengan

    derajat ketidak mampuan

    5dentifikasi arti dari kehilangan

    atau disfungsi pada pasi

    /enentukan bantuan individual

    dalam menyusun rencana pera+atan

    atau pemilihan intervensi

    /ekanisme koping pada beberapa

    pasien dapat menerima dan mengatur

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    18/22

    njurkan klien untuk

    mengekspresikan perasaan

    *antu dan anjurkan pera+atan

    yang baik dan memperbaiki

    kebiasaan

    njurkan orang yang terdekat

    untuk mengijinkan pasien

    melakukan sebanyak-

    banyaknya hal-hal untuk

    dirinya

    'ukung perilaku atau usaha

    seperti peningkatan minat atau

    partisipasi dalam aktivitas

    rehabilitasi

    perubahan fungsi secara efektif

    dengan sedikit penyesuaian diri,

    sedangkan yang lain mengalami

    koping maladaptive dan mempunyai

    kesulitan dalam membandingkan,mengenal, dan mengatur, kekurangan

    yang terdapat pada dirinya

    /enunjukan penerimaan, dan

    membantu pasien untuk mengenal dan

    mulai menyesuaikan dengan perasaan

    tersebut

    /embantu meningkatkan perasaan

    harga diri dan mengontrol lebih dari

    satu area kehidupan

    /enghidupkan kembali perasaan

    kemandirian dan membantu

    erkembangan harga diri, serta

    memengaruhi proses rehabilitasi

    (asien dapat beradaptasi terhadap

    perubahan dan pengertian tentang

    peran individu masa mendatang

    :. Diagnosa #eera/atan 0Kurangnya pengetahuan tentang kondisi , prognosis, dan kebutuhan

    pengobatan berhubungan dengan kurangnya informasi.

    (uuan 0/eningkatkan pengetahuan tentang kondisi, prognosis, dan kebutuhan pengobatan

    #riteria Hasil 0 /eningkatkan pengetahuan pasien mengenai penyakit yang dideritanya.

    Inter2ensi &asional

    Kaji pemahaman mengenai

    penyebab gagal ginjal,

    konsekuensinya dan

    penanganannya

    a. (enyebab gagal ginjal pasien

    b. (engertian gagal ginjal

    /erupakan instruksi dasar untuk

    penjelasan dan penyuluhan lebih

    lanjut

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    19/22

    c. (emahaman mengenai fungsi

    renal

    d. 6ubungan antara cairan,

    pembatasan diet dengan gagal

    ginjale. 4asional penanganan

    "hemodialisis, dialysis

    peritoneal, transplantasi#

    Ielaskan fungsi renal dan

    konsekuensi gagal ginjal sesuai

    dengan tingkat pemahaman dan

    kesiapan pasien untuk belajar

    *antu pasien untuk

    mengidentifikasi cara-cara

    untuk memahami berbagai

    perubahan akibat penyakit dan

    penanganan yang

    mempengaruhi hidupnya

    )ediakan informasi baik tertulis

    maupun secara oral dengan

    tepat tentang a. Fungsi dan kegagalan renal

    b. (embatasan cairan dan diet

    c. /edikasi

    d. /elaporkan masalah, tanda dan

    gejala

    e. Iad+al tindak lanjut

    f. )umber di komunitas

    g. (ilihan terapi

    (asien dapat belajar tentang gagal

    ginjal dan penanganan setelah mereka

    siap untuk memahami dan menerima

    diagnosis dan konsekuensinya

    (asien dapat melihat bah+a

    kehidupannya tidak harus berubah

    akibat penyakit

    (asien memiliki informasi yang dapat

    digunakan untuk klarifikasi

    selanjutnya di rumah

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    20/22

    BAB IPENU(UP

    4.1 #esi!ulan

    Gangguan ungsi ginjal yang menahun bersiat progresi dan irre#ersibel, dimana

    kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan !airan dan

    elektrolit, menyebabkan uremia(retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah)

    'enyebab

    < /neksi misalnya pieloneritis kronik

    < 'enyakit peradangan misalnya glomeruloneritis

    < 'enyakit #askuler hipertensi

    < Gangguan jaringan penambung

    < Gangguan kongenital dan herediter

    < 'enyakit metaboli!

    < eropati toksik

    < eropati obstrukti

    $anda dan gejala

    < Gangguan pernaasan

    < Udema

    < +ipertensi

    < Anoreksia

    < Ulserasi usus

    < Stomatitis

    < 'roteinuria

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    21/22

    < +ematuria

    < =etargi, apatis, penurunan konsentrasi

    < Anemi

    < 'erdarahan

    < $urgor kulit jelek

    < Gatal3gatal pada kulit

    < istroi renal

    < +iperkalemia

    < Asidosis metaboli!

    $ransplantasi ginjal merupakan terapi pengganti yang paling baik, akan tetapi mempunyai

    beberapa kendala seperti keterbatasan donor, biaya mahal, eek samping obat3obatan imunosupresi

    dan rejeksi kronik yang belum bisa diatasi. Keuntungan transplantasi ginjal ialah menghasilkan

    rehabilitas paling baik dibandingkan dialysis.

    4.2 Saran

    iharapkan makalah ini bisa memerikan masukan bagi rekan3 rekan mahasiswa

    !alon perawat, sebagai bekal untuk dapat memahami mengenai penyakit gagal ginjal kronis menjadi

    bekalkan dalam pengaplikasian dan praktik bila menghadapi kasus yang kami bahas ini.

    DA(A& PU(A#A

    ;arpenito, $ynda Iuall. "2#.Buku Saku Diagnosa Keperawatan. disi

  • 7/25/2019 Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronis

    22/22

    'oenges, /arilynn . "1%%%#.Rencana Asuhan Keperawatan. Iakarta G;

    )upartondo. " 21 #.Buku A)ar ,lmu Pen'akit Dalam.Iakarta *alai (enerbit FK75