Click here to load reader

ASKEP KOMUNITAS 3

  • View
    369

  • Download
    49

Embed Size (px)

DESCRIPTION

askep komunitas

Text of ASKEP KOMUNITAS 3

ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS AGREGATPOS PAUD NUSA INDAHRW.07 KELURAHAN TLOGOMASMALANG

Oleh :Deny Pratama Putra (201110420311046)Miftachul Ilma (201110420311047)Dedy Irawan(201110420311048)Lukman Hakim(201110420311049)Inten Manis Januarum (201110420311050)Firmaningsih Abd Haris (201110420311051)Melani Novita Sari (201110420311052)Rizal Ibnu Hidayat (201110420311053)SDA Murti Nagari (201110420311054)Nurbaiti Marufah (201110420311055)Kiki Kusdiahsari(201110420311057)Eriana Try Anggraeni (201110420311058)Rizky Octavia Zuhdi (201110420311059)Fera Firdausy (201110420311060)

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATANFAKULTAS ILMU KESEHATANUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG2014LEMBAR PENGESAHANLAPORAN KEGIATAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS AGREGAT POS PAUD NUSA INDAH RW.07 KELURAHAN TLOGOMAS MALANG

Disahkan Oleh:Hari:Tanggal:

FasilitatorPembimbing Lahan

Chairul Huda Al-Huda S.Kep.NsLina

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat taufik dan hidayahnya sehingga kelompok kami dapat menyelesaikan tugas Project Based Learning (PJBL) Asuhan Keperawatan Komunitas POS PAUD Nusa Indah dengan baik dan tepat waktu. Ini disusun sebagai bukti laporan telah melaksanakan asuhan keperawatan komunitas di POS PAUD Nusa Indah Tlogomas.Laporan ini dapat terselesaikan atas partisipasi dan sumbangsih dari berbagai pihak, sehingga kami tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru-guru PAUD, Lina S selaku pembimbing lahan, Chairul Huda Al-Husna S.Kep.Ns selaku fasilitator dan teman-teman anggota kelompok 4 yang terus bekerja sama dalam menyelesaikan laporan ini.Kami menyadari bahwa penyusunan laporan ini masih jauh dari sempurna, itu semua tidak luput dari kodrat kami sebagai manusia yang tak luput dari suatu kesalahan dan kekeliruan.Sihinnga kami membutuhkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan kedepannya.Semoga laporan ini bermanfaat untuk kita semua.

Malang, Maret 2014-03-18

Penulis

BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar BelakangMenurut WHO (1959), keperawatan komunitas adalah bidang perawat yang merupakan gabungan keterampilan ilmu keperawatan, ilmu kesehatan masyarakat, dan bantuan sosial, sebagai bagian dari program kesehatan masyarakat secara keseluruhan yang meningkatkan kesehatan, penyempurnaan kondisi sosial, perbaikan lingkungan fisik, rehabilitasi, pencegahan penyakit, dan bahaya yang lebih besar ditujukan kepada individu, keluarga yang mempunyai masalah dimana hal itu mempengaruhi masyarakat.Pelayanan keperawatan profesional yang ditujukan pada masyarakat dengan penekanan kelompok risiko tinggi dalam upaya pencapaian derajat kesehatan optimal melalui peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, pemeliharaan & rehabilitasi dengan menjamin keterjangkauan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dan melibatkan klien sebagai mitra dalam perencanaan pelaksanaan, dan evaluasi pelayanan keperawatan (CHS, 1997).Keperawatan kesehatan komunitas menurut ANA (1973) adalah suatu sintesa dari praktik kesehatan masyarakat yangdilakukan untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan masyarakat.Praktik keperawatan kesehatan komunitas ini bersifat menyeluruh dengan tidak membatasi pelayanan yang diberikan kepada kelompok umur tertentu, berkelanjutan dan melibatkan masyarakat.Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa perawatan kesehatan komunitas adalah suatu bidang dalam ilmu keperawatan yang merupakan keterpaduan antara keperawtan dan kesehatan masyarakat dengan dukungan peran serta masyarakat, serta mengutamakan pelayanan promotif dan preventif secara berkesinambungan dengan tanpa mengabaikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif, secara menyeluruh dan terpadu ditujukan kesatuan yang utuh memalalui proses keperawatan untuk ikut meningkatkan fungsi kehidupan manusia secara optimal.Populasi komunitas merujuk pada semua khlayak masyarakat yang menempati area dengan satu / lebih karakteristik sedangkan agregat merujuk pada MASS atau group.Fokus praktik keperawatan komunitas adalah komunitas secara keseluruhan, dengan keperawatan yang diberikan kepada individu, keluarga dan kelompok dalam konteks penigkatan dan pemeliharaan secara komunitas.Pada agregat anak, masa keemasan anak dicapai pada usia 3 6 tahun dimana pada tingkat usia tersebut anak-anak telah memasuki pendidikan anak usia dini (PAUD), dimana pada usia ini merupakan usia yang paling tepat untuk orang tua dalam menanamkan potensi-potensi yang baik dan akan berpengaruh kedepan demi perkembangan dan pertumbuhan anak.Sekarang ini banyak sekali sekolah-sekolah untuk balita seperti pendidikan anak usia dini (PAUD).Dimana masyarakat sekarang mulai memikirkan pendidikan anak sejak dini.Bagi mereka pendidikan adalah suatu yang sangat penting maka dari itu mereka berlomba-lomba untuk mencari sekolah yang terbaik untuk anak-anak mereka.Dengan peningkatan kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan untuk anak-anak sudah seharusnya kesadran ini di iringi dengan sadar akan penerapan kehidupan yang sehat pada anak-anak sejak dini dikarenakan anak-anak usia dini memiliki risiko mengalami gangguan kesehatan.Peran perawat komunitas adalah salah satunya memberikan asuhan keperawatan komunitas kepada sekelompok siswa atau lingkungan sekolah seperti yang kami lakukan sekarang yang melibatkan POS PAUD Nusa Indah Tlogomas Malang.

1.2 Rumusan MasalahAdapun rumusan masalah Projectt Based learning (PJBL) keperawatan komunitas yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana keadaan kesehatan POS PAUD Nusa Indah Tlogomas Malang.1.3 Tujuan1.3.1 Tujuan umumUntuk mengetahui tentang status kesehatan di POS PAUD Nusa Indah Tlogomas Malang1.3.2 Tujuan khusus Siswa PAUD dapat mempraktekkan cara gosok gigi yang benar Wali murid dain siswa mengetahui tentang kesehatan gigi Guru dan siswa PAUD mengetahui pentingnya PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)

1.4 Manfaat Mahasisa Memberikan pengalaman belajar untuk mahasiswa sehingga dapat mengenali berbagai masalah kesehatan dalam ruang lingkup usia pra-sekolah atau pendidikan usia dini serta dapat menentukan penyelesaian dengan mengaplikasikan ilmu yang di dapatkan pada sekolah khusus tentang kesehatan gigi ( caries gigi). Bagi PAUD Nusa IndahMembantu guru dan orang tua siswa guna memberi gambaran mengenai kesehatan gigi dan menyadari permasalahan kesehatan yang ada serta adanya keinginan untuk mengatasi masalah tersebut.

BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1 Konsep Anak Sekolah 2.1.1 Pengertian Anak Pra SekolahAnak prasekolah adalah mereka yang usia antara tiga sampai enam tahun (patmonodewo , 1995 ). Anak prasekolah adalah pribadi yang mempunyai berbagai macam potensi. Potensi-potensi itu dirancang dan dikembangkan agar berkembang secara optimal. Tertunda atau terhambatnya pengembangan potensi-potensi itu akan mengakibatkan timbulnya masalah. Taman kanak-kanak adalah salah satu bentuk pendidikan prasekolah yang menyediakan program pendidikan dini bagi anak usia 4 tahun sampai memasuki pendidikan dasar ( Supartini, 2004).Masa prasekolah menurut munandar ( 1992 ) merupakan masa-masa untuk bermain dan mulai memasuki taman kanak-kanak. Waktu bermain merupakan sarana untuk tumbuh dalam lingkungan dan kesiapanya dalam belajar formal ( Gunarsa, 2004 ). Pada tahap perkembangan anak usia prasekolah ini , anak mulai menguasai berbagai ketrampilan fisik ,bahasa dan anak pun mulai memiliki rasa percaya diri untuk mengeksplorasi kemandiriannya ( Hurlock 1997 ). Tim pengembangan mata kuliah dasar kependidikan Matono 1997 berpendapat bahwa pada masa prasekolaha akan timbul dorongan yang sangat kuat untuk menuntun pengakuan dirinya. Kemauannya harus selalu dituruti dan emosinya sering meluap-luap disertai dengan perilaku agresif yang sangat kuat terutama kalau keinginannya tidak dituruti, biasanya anak akan sadar ingin melepaskan diridari pengaruh ibunya dan mau berdiri sendiri, sebab di dorong oleh gairah hidup yang positif dan kuat ( Hartono 1997).Menurut ( Hurlock 1997 ) ciri-ciri anak usia prasekolah meliputi fisik motork dan intelektual dan social. Ciri Fisik anak Prasekolah yaitu otot-otot lebih kuat dan pertumbuhan tulang menjadi besar dan keras. Selain itu anak juga mempunyai anak ingin tahu , rasa emosi, iri dan cemburu. Hal ini timbul karena anak tidak memiliki hal-hal yang dimiliki oleh teman sebayanya. Sedangkan secara social anak mampu menjalani kontak social dengan orang-orang yang ada di luar rumah sehingga anak mempunyai minat untuk bermain dengan temannya, orang dewasa, saudara kandung di dalam keluarganya.

2.1.2 Tahap-tahap perkembangan usian pra sekolahPerkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari proses kematangan. Disini menyangkut adanya proses diferensiasi dari seluruh tubuh,jaringan tubuh , organ-organ dan system organ yang berkembang sedemikian rupa , sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya.Periode penting dalam tumbuhn kembang anak adalah masa balita. Karena pada masa ini pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Pada masa ini perkembangan kemampuan berbahasa, kreatifitas, kesehatan social, kesadaran emosional dan intelegensia berjalan sangat cepat, perkembangan psikososial social sangat dipengaruhi lingkungan dan interaksi antara anak dan orangtuanya.Perkembangan adalah perubahan psikologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi psikis dan fisik pada diri anak, yang akan ditunjang oleh factor lingkungan dan proses belajar dalam peredaran waktu tertentu menuju kedewasaana dari lingkungan yang banyak berpengaruh dalam kehidupan anak menuju dewasa.

2.1.3 Factor-faktor yang mempengaruhi perkembangan1.factor intrinsic Factor intinsik yhang mempengaruhi kegagalan berkembang terutama yang berkaitan dengan terjadinya penyakit pada anak yaitu: Kelainan kromosom Kelainan pada system endokrin, misalnya k