Click here to load reader

Askep Keluarga DM

  • View
    14

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

asuhankeperawatan keluarga dengan dm

Text of Askep Keluarga DM

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA Bpk N KHUSUSNYA NY.F DENGAN DIABETES MELLITUS RT 02/ 08

DI KELURAHAN SUKARAJA CILUAR BOGOR

DISUSUN OLEH :KELOMPOK III

1.ERLIN.W2.ERLYKA

3.ERNAWATI.S

4.ERWAN.H

5.I WAYAN W

6.YULIUS.R

RUMAH SAKIT PUSAT ANGKATAN DARAT GATOT SOEBROTO AKADEMI KEPERAWATAN PROGRAM KHUSUSJAKARTA

2008ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Pada bab ini penulis akan menguraikan asuhan keperawatan keluarga dengan Diabetes Mellitus dimulai pada tanggal 27 maret 2008 sampai dengan 28 maret 2008. Dalam memberikan asuhan keperawatan keluarga, pendekatan yang digunakan adalah proses keperawatan .

A. Pengkajian

1. Data Dasar Keluargaa. Nama kepala keluarga Bp. N, usia 57, 5 tahun, pendidikan terakhir yaitu STM, pekerjaan sebagai satpam dan tinggal dirumah sendiri dengan alamat kelurahan sukaraja RT 02 / 08 cimandala Bogor.b. Komposisi Keluarga

NoNamaKelaminHub. Dg KKTTL/UmurPendidikanPekerjaan

1

2

3

4Ny. M

An. R

An. N

Ny. FP

L

P

PIstri

Anak

Anak

Mertua45

22

4

74SMA

SMIP

-

Tidak sekolahSwasta

Swasta

-

IRT

c. Genogram

klien

stroke

Hypertensi sehat

57, 5 th

45 th

Hypertensi

sehat

22 th

sehat

4 th

sehat

Keterangan :

= Laki-laki = Meninggal

= Perempuan = Tinggal serumah

= Klien = Sakit

Keterangan : Ny. F tidak mengetahui atau lupa dengan riwayat keluarga sebelumnya. Pada riwayat keluarga Ny. M dan Bp. N didapatkan riwayat Hypertensi.

d. Tipe Keluarga, Keluarga Bp. N merupakan keluarga dengan tipe extended family dimana dalam satu rumah terdapat ayah, ibu, anak, dan mertua.

e. Suku Bangsa, Bp. N berasal dari Jawa Tengah ( Purworejo ) sedangkan Ny. M berasal dari Jakarta. Bahasa yang digunakan dalam keluarga yaitu Bahasa Indonesia. Dalam berhubungan social, keluarga tidak memandang etnis dan saling bekerjasama antara satu dengan yang lainnya, tempat tinggal keluarga berbentuk rumah dan tidak dipengaruhi oleh budaya tradisional ataupun modern. Dalam keluarga ada kebiasaan untuk diit yaitu mengurangi makanan asin dan manis, serta cara berpakaian tidak dipengaruhi oleh budaya tradisional ataupun modern.

f. Agama, Seluruh anggota keluarga Bp. N beragama Islam dan dalam pelaksanaan kegiatan beribadah sesuai dengan agama yang dianut yaitu shalat dan berdoa. Agama dijadikan sebagai dasar keyakinan oleh keluarga Bp. N dalam membina hubungan baik dengan sesama.

g. Status sosial ekonomi keluarga, Bp. N bekerja sebagai satpam suatu perusahaan sedangkan Ny. M bekerja di butik ( swasta ), Ny. F tidak bekerja, An. R bekerja di perhotelan. Total pendapatan keluarga perbulan yaitu di antara Rp. 1.000.000 Rp. 2.000.000. Dalam satu hari, keluarga Bp. N mengeluarkan biaya sehari-hari sebesar Rp. 50.000. Penghasilan yang didapatkan keluarga Bp. N mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari dan memiliki tabungan. Pengelola keungan dalam keluarga yaitu Ny. M.

h. Aktivitas Rekreasi Keluarga, Bp. N mengatakan jarang berekreasi, dan bila ada waktu senggang digunakan untuk menonton TV dan menonton TV bersama.

i. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga, Tahap perkembangan keluarga Bp. N saat ini, berada pada tahap keluarga dengan anak dewasa dimana tugas perkembangannya yaitu menata kembali fasilitas dan sumber, penataan tanggung jawab antar anak, mempertahankan komunikasi terbuka, melepaskan anak dan mendapatkan menantu. sedangkan tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi adalah melepaskan anak dan mendapatkan menantu karena anak pertama keluarga Bp. N yaitu An. R belum menikah dan berusia 22 tahun.

j. Riwayat Keluarga Inti, Bp. N memiliki penyakit Hypertensi dengan mengatakan leher belakangnya sering terasa sakit dan mungkin karena kecapekan, makan makanan sesukanya ( tidak dipantang ), jarang berobat dan kontrol penyakitnya serta menganggap hal tersebut biasa saja dan tidak terlalu dipikirkan. Ny. M memiliki riwayat penyakit Hypertensi dan DM dari orangtuanya, tetapi menurut keluarga, saat ini Ny. M dalam keadaan sehat. An. R dan An. N juga dalam keadaan sehat.

k. Riwayat keluarga sebelumnya, Dalam riwayat keluarga Bp. N mengatakan tidak mengetahui tentang penyakit dari keluarga sebelum dirinya. Ny. M memiliki riwayat Hypertensi dari ayahnya dan DM dari ibunya. Bapak Ny. M meninggal akibat stroke, kakak Ny. M menderita stroke, adik Ny. M menderita Hypertensi. Anggota keluarga lainnya dalam keadaan sehat.

2. Lingkungan

a. Perumahan, jenis perumahan yaitu permanen dengan luas bangunan 3 x 10 m2, tidak memiliki perkarangan rumah, rumah adalah milik Ibu.I sendiri, atap rumah terbuat dari genteng, terdapat ventilasi rumah dengan luas < 10 % luas lantai, cahaya matahari dapat masuk ke rumah pada pagi, siang dan sore hari ( walaupun sedikit karena jarak antar rumah sangat berdekatan ), penerangan dalam rumah menggunakan cahaya matahari dan listrik, lantai rumah terbuat dari keramik, kondisi rumah secara keseluruhan dengan lantai bersih, perabotan berdebu dan kurang rapi.

b. Denah Rumah

1

Skala : 1 : 100

Keterangan :

1. Ruang tamu dan tempat tdur

2. Tempat tidur

3. Kamar mandi

4. Dapur

c. Pengelolaan sampah, Keluarga tidak mempunyai tempat pembuangan sampah sendiri. Menurut keluarga, sampah yang ada sementara ditampung didalam rumah kemudian dibungkus dalam plastik dan dibuang di tempat pembuangan sampah sementara yang ada di sekitar lingkungan rumah, kemudian sampah tersebut diangkut oleh petugas kebersihan.

d. Sumber air, Sumber air yang digunakan keluargapompa tangan dan sumber air minum yang digunakan adalah PAM.

e. Jamban Keluarga, Keluarga Bp. N tidak memiliki WC sendiri ( hanya kamar mandi ) dan menggunakan MCK yang terdapat di pinggir kali dan jenis WC adalah WC cemplung.

f. Pembuangan air limbah, keluarga Bp. N mempunyai saluran tempat pembuangan air limbah yang mengalir langsung keselokan dan jaraknya sangat dekat dari rumah. Kondisi air selokan hitam dan dapat mengalir lancar.

g. Fasilitas sosial dan fasilitas kesehatan, Di daerah tempat tinggal Bp. N terdapat perkumpulan social seperti kegiatan pengajian dan kegiatan Posyandu. Fasilitas kesehatan yang terdapat di masyarakat yaitu Posyandu, Puskesmas, Rumah sakit dan Puskesmas keliling. Keluarga Bp. N jarang memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada dan memeriksakan kesehatan bila sakit saja. Fasilitas kesehatan yang ada dapat dijangkau oleh keluarga dengan jalan kaki, motor angkutan umum atau ojek.

h. Karakteristik tetangga dan komunitas, Di lingkungan RT 01 / 08 kelurahan kebon sirih penduduknya cukup padat, jarak antar rumah tetangga berdempetan dan terlihat sesak, jarak ke jalan raya cukup jauh, dan letak rumah berada di gang sempit serta hanya bisa dilewati oleh motor saja. Kondisi lingkungan bersih dan tidak terdapat sumber polusi dari pabrik. Fasilitas yang terdapat di komunitas yaitu fasilitas kesehatan, pasar, mesjid, sekolah dan transportasi.

i. Mobilitas geografis keluarga, Keluarga Bp. N sudah tinggal di lingkungan ini sejak 60 tahun yang lalu.

j. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat, Ny. F mengikuti kegiatan pengkaijan setiap malam pada pukul 19.00 bersama warga lainnya.

k. Sistem pendukung keluarga, Hubungan keluarga dengan tetangga atau lingkungan sekitar baik, cukup erat, saling membantu dan menghargai. Keluarga memeriksakan kesehatannya bila ada keluhan sakit saja. Transportasi mudah didapatkan seperti angkutan umum, bajaj, ojek dan lain-lain. Di dalam masyarakat terdapat struktur organisasi yaitu RW, RT.

3. Struktur Keluarga,

a. Pola komunikasi keluarga. Keluarga Bp. N berkomuniasi secara dua arah, saling menghargai bila ada anggota keluarga sedang berbicara. Bila ada anggotakeluarga yang sedang menghadapi masalah, dibicarakan secara terbuka sehingga masalah dapat diselesaikan ( dengan cara mengalah ). Keluarga melibatkan emosi dalam penyampaian pesan atau mengobrol.

b. Struktur kekuatan keluarga, dalam keluarga Bp. N, pengambil keputusan yaitu Ny. M dan mengatur tentang anggaran belanja. Dalam proses pengambilan keputusan dengan cara dimusyawarakan dahulu sebelumnya.

c. Struktur peran, Bp. N sebagai kepala keluarga yang memimpin keluarga dan mencari nafkah, sedangkan Ny. M sebagai istri yang bertugas mengatur keuangan. An. R bekerja dan An. N masih balita. Ny. F membantu dalam merawat cucu-cucunya. Keluarga Bp. N melaksanakan perannya dengan baik.

d. Nilai dan Norma budaya, Nilai dan norma budaya yang dianut oleh keluarga Bp. N adalah budaya Sunda dan tidak memiliki nilai-nilai kepercayaan serta kebudayaan yang bertentangan dengan kesehatan.

4. Fungsi keluarga

a. Fungsi afektif, Keluarga Bp. N berusaha untuk memenuhi kebutuhan setiap anggota keluarga, saling membantu jika ada anggota keluarga yang mengalami kesulitan, saling menghargai, memperhatikan dan percaya antara satu dengan yang lainnya. Setiap hari keluarga dari Ny. M ( adik-adiknya dan keponakannya ) datang ke rumah untuk menemani Ny. F yang sudah lanjut usia dan An> N yang masih balita.

b. Fungsi sosialisasi, Seluruh anggota keluarga Bp. N dapat berinteraksi dengan baik di dalam lingkungannya. Tanggung jawab dalam keluarga dijalankan dengan baik seperti Bp. N, Ny. M dan An. R bekerja mencari nafkah. Bpk. P dan Ny. M memebesarkan anak-anaknya d