Askep DM Bp

  • View
    61

  • Download
    3

Embed Size (px)

DESCRIPTION

KMB

Text of Askep DM Bp

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. SG DENGAN ULKUS DIABETIKUM STAGE IV PEDIS SINISTRA DI BANGSAL MELATI 2 RSUP DR SURADJI TIRTONEGORO

Disusun untuk Memenuhi Tugas Praktik Klinik KeperawatanMata Kuliah Keperawatan Medikal Bedah IV

Disusun oleh :1. Fania UtamiP071201110142. Anggar Dwi UntariP071201110023. Sunu WijayantoP07120111034

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIAPOLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTAJURUSAN KEPERAWATAN2013LEMBAR PENGESAHAN

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. SG DENGAN ULKUS DIABETIKUM STAGE IV PEDIS SINISTRA DI BANGSAL MELATI 2 RSUP DR SURADJI TIRTONEGORO

Disusun untuk Memenuhi Tugas Praktik Klinik KeperawatanMata Kuliah Keperawatan Medikal Bedah IV

Disusun Oleh:1. Fania UtamiP071201110142. Anggar Dwi UntariP071201110023. Sunu WijayantoP07120111034

TINGKAT II REGULER

Telah mendapat persetujuan pada tanggal ___ November 2013

Mengetahui,

Pembimbing Lapangan

Wakhid Rohmadi, AMK Pembimbing Pendidikan

Rosa Delima Ekwantini, S.Kp, M.Kes

BAB IITINJAUAN KASUSA. PengkajianPelaksanaan PengkajianHari, tanggal: Selasa, 05 November 2013Jam: 09.30 WIBOleh: Fania, Anggar, SunuSumber data : Pasien, keluarga pasien, dokumentasi status pasienMetode: Anamnesa, pemeriksaan fisik, observasi dan studi dokumen

1. Identitasa. Pasien1) Nama: Tn. SG2) Tanggal lahir: 01 Juli 19613) Umur: 52 tahun4) Jenis kelamin: Laki-laki5) Agama: Islam6) Status perkawinan: Kawin7) Pendidikan terakhir: SLTP8) Pekerjaan: buruh9) Suku: Jawa10) Alamat: Jambeyan RT 01/01, Karanganom, Klaten11) Diagnosa medis: Ulkus Diabetikum Stage IV Pedis Sinistra12) Nomor RM: 70969513) Tanggal masuk: 21 Oktober 2013

b. Keluarga/Penanggung jawab1) Nama: Ny. FH2) Umur: 33 tahun3) Jenis Kelamin: Perempuan4) Alamat: Jambeyan RT 01/01, Karanganom, Klaten5) Pendidikan terakhir: SMA6) Pekerjaan: Buruh7) Hubungan: Anak Klien

2. Riwayat Kesehatana. Kesehatan Pasien1) Riwayat Kesehatan Sekaranga) Keluhan UtamaKlien mengeluh ada luka dikaki kiri yang membusuk, berbau dan lama sembuh, kaki terasa tebal. Serta klien mengeluh badannya terasa lemas.b) Faktor PencetusKlien memiliki penyakit diabetes mellitus tipe II.c) Awal seranganKlien mengatakan awalnya sekitar 3 minggu yang lalu memotong kuku, tidak ada luka tetapi dua hari kemudian jari kaki tengah dan telunjuk kaki kirinya lengket dan terdapat luka, luka tidak terasa sakit sehingga klien tetap kerja namun lama-lama luka menjadi membusuk dan berbau. d) Timbulnya KeluhanKronise) Upaya PengobatanKlien mengatakan tahun 2011 pernah menjalani rawat inap di RS Suradji Tirtonegoro karena menjalani operasi luka benjolan di punggung yang tidak sembuh-sembuh dan gula darahnya meningkat hingga hampir 600 g/dL. Keluarga klien mengatakan klien mengkonsumsi obat pil diabetes rutin, sehingga pengobatan selama ini berdampak baik.2) Riwayat Kesehatan LaluKlien menyatakan mengetahui menderita diabetes sejak tahun 2009. Klien mengatakan gula darahnya pernah mencapai 600 g/dL dan rata-tata gula darahnya 200 g/dL. Klien mengatakan sebelumnya tidak pernah mempunyai luka yang seperti saat ini di kaki.Klien mengatakan tidak pernah menderita sakit apapun selain diabetes, namun setelah sakit diabetes ini tekanan darahnya sering tinggi, tidak memiliki asma maupun sakit jantung.b. Kesehatan Keluarga1) Genogram

klien

= Perempuan

= Laki-laki

= Laki-laki meninggal

= Perempuan meninggal

= Garis Perkawinan

= Garis keturunan = Tinggal serumah

2) Riwayat KesehatanKlien adalah anak pertama dari 5 bersaudara, klien mempunyai 2 orang anak. Saat ini klien tinggal bersama istri, anak pertama klien, menantu dan seorang cucu. Klien mengatakan dalam keluarga hanya klien yang menderita diabetes. Keluarga mengatakan dalam keluarga tidak ada riwayat penyakit menurun maupun menular, hanya saja istri klien menderita hipertensi.3. Pola Kebiasaan Pasiena. Aspek Fisik Biologis1) Pola Nutrisia) Sebelum sakit : Klien mengatakan makan 3 kali sehari dengan nasi, lauk dan sayur bersama keluarganya di rumah. Klien tidak mengkonsumsi makanan tambahan maupun vitamin, tidak ada makanan yang dipantang oleh klien dan klien tidak memiliki alergi terhadap makanan Klien mengatakan termasuk orang yang banyak minum air putih, minum air putih kurang lebih 6-8 gelas per hari, dahulu sebelum sakit setiap hari minum teh manis 1 gelas kecil.b) Selama sakit : keluarga klien mengatakan makan klien dibatasi. Klien mengatakan setelah tahu sakit diabetes, ia mengikuti saran dokter untuk membatasi makanan yang banyak mengandung gula. Klien minum air putih kurang lebih 6-8 gelas perhari, selama mengetahui sakit diabetes tidak minum teh manis lagi. Klien mengatakan selama dirawat malas makan, sehingga biasanya makanan dari rumah sakit hanya habis sampai porsi. 2) Pola Eliminasia) Sebelum sakit : keluarga klien menyatakan, klien buang air besar setiap pagi hari serta buang air kecil 5-7 kali perhari secara mandiri.b) Selama sakit : keluarga klien menyatakan selama dirawat buang air kecil dibantu dengan pispot 5-7 kali perhari, dan buang air besar setiap pagi hari. Klien mengatakan tidak memiliki gangguan buang air besar maupun buang air kecil.3) Pola Oksigenasia) Sebelum sakit : Klien menyatakan sebelum sakit tidak mempunyai gangguan pernafasan, tidak mempunyai sesak napas, maupun sakit di dada. Klien mengatakan sejak muda sudah merokok, setiap hari habis satu bungkus, tetapi sejak satu tahun yang lalu berhenti merokok karena sempat mengalami batuk-batuk.b) Selama sakit : klien menyatakan selama sakit pernafasannya tidak terganggu.4) Pola Aktivitas Istirahat Tidura) Sebelum sakit : (1) Keadaan aktifitas sehari-hariKlien menyatakan menjalani aktifitas sehari-hari secara mandiri, bekerja sebagai buruh setiap hari.(2) Keadaan kardiovaskulerKlien menyatakan tidak mempunyai riwayat hipertensi, tidak pernah sakit dada tidak merasa berdebar-berdebar. Klien mengatakan selama sakit diabetes sering merasa lemas, terkadang pusing dan berkeringat banyak.(3) Kebutuhan tidurKlien menyatakan tidur malam kurang lebih 8 jam perhari, tidak pernah tidur siang karena bekerja..b) Selama sakit : (1) Keadaan aktifitasKeluarga klien menyatakan selama sakit klien dibantu di tempat tidur untuk melakukan aktifitas sehari-hari seperti makan, mandi, buang air kecil dan buang air besar menggunakan pispot. Klien mengatakan selama sakit diabetes tetap bekerja, tetapi sejak mempunyai luka kaki dan luka mulai meluas klien berhenti bekerja. Keluarga menyatakan selama dirawat klien hanya berbaring di tempat tidur karena klien sering merasa lemas dan terdapat luka dikakinya.(2) Keadaan kardiovaskulerKlien menyatakan dadanya tidak berdebar-debar. Klien mengatakan tekanan darahnya sejak sakit diabetes sering tinggi.(3) Kebutuhan tidurKlien menyatakan selama di rawat tidak mempunyai gangguan tidur.5) Pola Kebersihan diria) Sebelum SakitKemampuan Perawatan diri 01234

Makan dan minum

Mandi

Toileting

Berpakaian

Mobilitas di tempat tidur

ROM

b) Selama Sakit ( selama dirawat)Kemampuan Perawatan diri 01234

Makan dan minum

Mandi

Toileting

Berpakaian

Mobilitas di tempat tidur

ROM

Keterangan :0 : Mandiri3 : Dibantu orang lain dan alat1 : Alat bantu4 : Tergantung total2 : Dibantu orang lainb. Aspek Mental-Intelektual-Sosial-Spiritual1) Psikologia) Sebelum sakitKlien menyatakan senang menjalani kehidupan sehari-harinya dengan keluarganya.b) Selama sakitKlien menyatakan sudah menerima sakitnya, namun merasa sedih karena lukanya bau dan lama sembuh. Keluarga klien mengatakan klien sering mengatakan tidak enak dengan pasien lain karena luka kakinya bau.2) Psikososiala) Sebelum sakitKeluarga klien mengatakan hubungan klien dengan masyarakat di sekitarnya sehari-hari baik.b) Selama SakitKeluarga klien menyatakan sejak sakit hubungan klien dengan masyarakat sekitar tetap baik.3) Data intelektualKlien mengtakan selama ia menderita diabetes ia pernah beberapa kali di beri pendidikan kesehatan tentang penyakit diabetes, diet diabetes, dan yang terakhir perawatan kaki diabetes sehingga ia sekarang tahu tentang penyakitnya.

4. Pemeriksaan Fisik a. Keadaan Umum1) Keadaan umum: cukup2) Kesadaran: composmetis3) Tanda-tanda vital: TD : 160/90 mmHgN: 82 kali /menitRR: 20 kali /menitT: 36,1 C4) Status gizi: TB : 170 cm, BB : 70 kg IMT : = 24,22b. Pemeriksaan secara sistematik (sepalo-caudal)a. KepalaInspeksi: bentuk kepala mesosepal, pertumbuhan rambut merata, rambut lurus, tidak ada lesi dan terlihat rapi dan bersih. b. MukaInspeksi: bentuk simetris, pigmentasi warna merata, dan tidak ada joundis, tidak ada lesi.c. MataInspeksi: mata simetris, konjungtiva pucat, tidak ada udem palpebra dan tidak ada descap.d. Hidung dan sinusInspeksi: tidak ada secret yang keluar dari hidung, tidak ada pernapasan cuping hidung.e. Mulut dan tenggorokanInspeksi: mulut bersih, gigi besih, tidak ada bau, bibir lembab, tidak terdapat luka , kemampuan bicara baik.f. LeherInspeksi: tidak ada perbesaran tyroid.g. KulitInspeksi: tidak ada sianosis, kulit kering, tidak ada joundis.Palpasi: hangat, turgor kulit baik, capilary reffil