18
DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL....................................... i KATA PENGANTAR...................................... ii DAFTAR ISI.......................................... iii LAPORAN PENDAHULUAN 1. Definisi .......................................1 2. Etiologi .......................................1 3. Tanda dan gejala ................................ 1 4. Siklus penularan ................................ 2 5. Pencegahan ...................................... 2 ASUAHAN KEPERAWATAN 1. Pengkajian ..................................3 2. Perencanan keperawatan .......................... 8 3. Evaluasi ..................................8 4. Implementasi ..................................10 5. Catatan Keperawatan ............................. 12

ASKEP DBD

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: ASKEP DBD

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL.......................................................................................... i

KATA PENGANTAR....................................................................................... ii

DAFTAR ISI...................................................................................................... iii

LAPORAN PENDAHULUAN

1. Definisi ...............................................................................................1

2. Etiologi ...............................................................................................1

3. Tanda dan gejala ........................................................................................ 1

4. Siklus penularan ......................................................................................... 2

5. Pencegahan ...............................................................................................2

ASUAHAN KEPERAWATAN

1. Pengkajian ...................................................................................3

2. Perencanan keperawatan ........................................................................... 8

3. Evaluasi ...................................................................................8

4. Implementasi ...................................................................................10

5. Catatan Keperawatan ................................................................................ 12

Page 2: ASKEP DBD

LAPORAN PENDAHULUAN

1. Definisi

Demam berdarah dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue I, II,

III, dan IV yang ditularkan oleh nyamuk aides aegypti dan aides albopictus. (Soegijanto,

2006: 61)

Demam berdarah dengue adalah penyakit yang terutama terdapat pada anak

remaja atau orang dewasa, dengan tanda-tanda klinis demam, nyeri otot atau nyeri sendi

yang disertai leukopenia, nyeri pada penggerakan bola mata, trombositopenia ringan dan

bintik-bintik pendarahan (petekie) spontan. (Hendrawanto, 2004: 417)

2. Etiologi

Virus dengue tergolong dalam family / suku / grup flaviviridae dan dikenal ada

empat serotipe.

Dengue I dan H ditemukan di Irian ketika berlangsungnya perang dunia ke-II,

sedangkan dengue III dan IV dimukan pada saat wabah di Filipina tahun 1953-1954.

Virus dengue berbentuk batang, bersifat termolabil, sensitif terhadap inaktivasi oleh

dietileter dan natrimdioksikolat, stabil pada suhu 70°C.

Keempat serotipe telah ditemukan pada pasien-pasien di Indonesia. Dengue III

merupakan serotipe yang banyak beredar. (Hendrawanto, 2004: 417)

3. Tanda dan Gejala

Gejala klinis utama pada DBD adalah demam dan manifestasi pendarahan baik

yang timbul secara spontan maupun uji torniquet. Tanda dan gejala DBD berdasarkan

pembagian derajat.

- Derajat I

Demam dan uji torniquet

- Derajat II

Demam pendarahan spontan, pada umumnya dikulit atau pendarahan lainnya.

Page 3: ASKEP DBD

- Derajat III

Demam, pendarahan spontan, disertai atau tidak disertai hepatomegali dan

ditemukan gejala-gejala kegagalan sirkulasi meliputi nadi yang cepat dan lemah,

tekanan nadi menurun (< 20 mmhg) atau hipotensi disertai ekstremitas dingin dan

anak gelisa.

- Derajat IV

Demam, pendarahan spontan, disertai atau tidak disertai hepatomegali dan

ditemukan gejala renjatan hebat (naditak teraba dan tekanan darah tak terukur).

(Soegianto, 2006: 85-87)

4. Siklus Penularan

1. Vektor: Aedes Aegypti, spesies aedes (stegomya) lain.

2. Masa inkubasi ekstrinsik berlangsung selama 8-10 hari.

3. Infeksi virus dengue pada manusia disebabkan oleh gigitan nyamuk.

4. Masa inkubasi instrinsik sekitar 3-14 hari (rata-rata 4-7 hari).

5. Viraemia tampak sebelum awitan gejala dan berlangsung selama rata-rata lima

hari setelah awitan.

6. Penularan vertikal dapat terjadi, yang mungkin penting bagi kelangsungan hidup

virus, tetapi tidak dalam siklus epidemi. (Widyaastuti, 2004: 11)

5. Pencegahan

Metode manajemen lingkungan terdiri dari:

1. Modifikasi lingkungan

Adalah pengubahan fisik habitat larva yang tahan lama.

2. Perbaikan persendian air

Jika persendian air berpipa tidak adekuat dan hanya keluar pada jam-jam tertentu

atau tekanan airnya rendah, ada anjuran untuk menyimpan air dalam berbagai

jenis wadah. Sebagian besar wadah yang digunakan memiliki ukuran yang besar

dan berat (misalnya gentong air) dan tidak mudah untuk dibuang atau dibersihkan.

Page 4: ASKEP DBD

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN “ T ”

DENGAN KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI RUMAH SAKIT UMUM

I. PENGKAJIAN

A. IDENTITAS

Nama : Tn “T”

Umur : 32 tahun

Jenis Kelamin : laki-laki

Suku Bangsa : Indonesia

Agama : Islam

Alamat : Lahat

Tanggal MRS : 25 Desember 2008

Tanggal pengkajian : 26 Desember 2008

No.Register : 08028678

Diagnosa : Demam Berdarah Dengue (DBD)

B. IDENTITAS PENANGGUNG JAWAB

Nama : Ny “ S “

Umur : 27 tahun

Suku Bangsa : Indonesia

Agama : Islam

Pendidikan : SMA

Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga

Alamat : Lahat

Hubungan : Istri

C. STATUS KESEHATAN SAAT INI

1. Keluhan Utama : Badan panas

2. Keluhan Tambahan : Sakit kepala, mual muntah, nyeri.

Page 5: ASKEP DBD

D. RIWAYAT PERJALANAN PENYAKIT

Sejak ± 3 hari yang lalu sebelum ke rumah sakit klien demam tinggi tidak

teratur, badan lemah, sakit kepala, mual – muntah, nafsu makan

berkurang, ± 4 jam penderita timbul bintik merah pada kulit, klien dibawa

ke Instalasi Gawat Derurat (IGD) Rumah Sakit Umum Mohammad

Hoesin Palembang.

E. RIWAYAT KESEHATAN YANG LALU

a. Penyakit yang pernah dialami : tidak ada

b. Imunisasi : Lengkap (DPT,BCG, campak,folio)

c. Riwayat penyakit keluarga : Ada anggota keluarga klien yang

pernah menderita sakit seperti klien.

F. GENOGRAM

Ket:

: Meninggal : Perempuan - - - : Tinggal serumah

: Laki-laki : Klien

Page 6: ASKEP DBD

G. PEMERIKSAAN FISIK (Data Obyektif)

Tanda-tanda vital

Denyut Nadi : 110 X/Menit

Pernafasan : 24 X/Menit

Suhu : 39 ºC

BB : 20 Kg

Kepala

Bentuk : Oval, simetris

Rambut : Hitam

Tekstur : Tidak mudah dicabut

Kebersihan : Cukup

Mata

Bentuk : Simetris

Pupil : Isokor

Sklera : Normal

Konjungtiva : Tidak pucat

Kelainan : Tidak ada

Kebersihan : Cukup

Telinga

Bentuk : Simetris

Kelainan : Tidak ada

Sekret : Tidak ada

Kebersihan : Cukup

Hidung

Bentuk : Simetris

Kebersihan : Cukup

Page 7: ASKEP DBD

Mulut

Bentuk : Simetris

Warna Bibir : Pucat dan kering

Kebersihan : Cukup

Leher

Bentuk : Normal

Kebersihan : Cukup

Kulit

Warna : Sawo matang

Oedema : Tidak ada

Turgor : Elastis

Kebersihan : Cukup

Dada

Inspeksi : Simetris

Palpasi : Tidak ada pembesaran

Perkusi : Sonor

Auskultasi : Vesikuler

Ekstremitas

Ekstremitas Bawah : Simetris

Ekstremitas Atas : Simetris

Abdomen

Inspeksi : Simetris

Palpasi : Nyeri tekan dan kembung

Perkusi : Tympani

Auskultasi : Bising usus (+)

Genetalia

Kelainan : Tidak ada

Pengeluaran : - BAB : 1 x sehari

- BAK : 4 – 5 x sehari

Page 8: ASKEP DBD

RENCANA KEPERAWATAN

Nama Klien : Tn “ T ”

Umur : 32 Tahun

N

o

Diagnosa

Keperawatan

Tujuan Intervensi Rasionalisasi

1

.

DP I :

Peningkatan

suhu tubuh

berhubungan

dengan proses

infeksi virus

dengue

Tupan :

Suhu tubuh kembali

normal

Tupen :

-

24 jam

-

-

-

N : 80 – 90 x/mnt

RR : 24 x/mnt

T : 36 - 37°C

1. Berikan kompres

hangat

2. Anjurkan klien

banyak minum

3. Observasi tanda-

tanda vital

4. Kolaborasi dengan

tim medis

1. Kompres hangat

akan mendorong

terjadinya proses

vasodilatasi dan

meningkatkan sikulasi

tubuh sehingga

mempercepat

penguapan panas tubuh

2. Dengan banyak

minum maka asupan

cairan tubuh tetap

adekuat sehingga dapat

mengimbangi

penguapan suhu tubuh

3. Mengkaji vital sign

merupakan ecuan untuk

mengetahui keadaan

umum klien

4. Mengetahui tindakan

yang dapat dilakukan

2

.

DP II :

Gangguan

perubahan

nutrisi kurang

dari kebutuhan

tubuh

Tupan :

Kebutuhan nutrisi

klien terpenuhi

Tupen :

- Dalam waktu 1 x

24 jam

1. Kaji mual muntah yang

dialami klien

2. Sajikan diet dalam

1. Mengkaji mual –

muntah yang dialami

klien diharapkan dapat

menetapkan cara

mengatasi

2. Makan hangat dan

Page 9: ASKEP DBD

berhubungan

dengan intake

yang tidak

adekuat

-

-

meningkat

-

dihabiskan

-

-

keadaan hangat dan disukai

klien

3. Kolaborasi dengan tim

gizi

makanan kesukaan

klien dapat

meningkatkan nafsu

makan sehingga

kebutuhan nutrisi

terpenuhi

3. Memberi bantuan

dalam perencanaan diet

dengan nutrisi adekuat

untuk kebutuhan nutrisi

tubuh

3

.

DP III :

Ansietas

berhubungan

dengan kurang

informasi

tentang proses

penyakit

Tupan :

Ibu mengetahui

tentang penyakit

anaknya

Tupen :

Ibu klien mengetahui

tentang penyakit

anaknya dengan

kriteria:

- Mengetahui

penyebab penularan

dan cara

pencegahannya

1. Berikan informasi

kepada keluarga klien

tentang penyakit

2. Berikan suport mental

kepada keluarga klien

3. Dorong keluarga klien

untuk menyatakan takut

atau masalah

1. Memberikan

informasi kepada

keluarga klien tentang

penyakit sehingga

dapat menambah

pengetahuan

2. Suport mental dapat

mengurangi beban

psikis klien/keluarga

3. Memberikan

kesempatan untuk

memperbaiki kesalahan

konsepsi atau

peningkatan ansietas

Page 10: ASKEP DBD

IMPLEMENTASI

Nama Klien : Tn “ T ”

Umur : 32 Tahun

Tanggal Pukul No DP Tindakan keperawatan dan respon

26 desember

2008

16.30

WIB

16.40

WIB

16.35

WIB

I - Memberikan kompres hangat pada bagian frontal

klien

Respon :

- Ibu klien mengompres daerah frontal dan suhu

berangsur turun (T : 37,6°C)

- Anjurkan klien banyak minum ±2,5 ltr

Respon :

- Klien diberi banyak minum oleh ibunya

- Observasi tanda - tanda vital

Respon :

- Vital Sign:

N : 96 x/mnt

RR : 20 x/mnt

T : 37,6°C

26 desember

2008

16.30

WIB

15.00

WIB

II - Kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian terapi

Respon :

- Klien terpasang IVFD ringer laktat (RL) & natrium

clorida (NaCL)

- Mengkaji keluhan mual - muntah yang dialami klien

dengan cara melihat frekuensi muntah

Respon :

- Klien masih terlihat mual – muntah

- Sajikan diet dalam keadaan hangat dan disukai klien

Respon :

Page 11: ASKEP DBD

15.10

WIB

15.00

WIB

- Ibu klien memberikan makanan yang disukai klien

dalam keadaan hangat

- Kolaborasi dengan tim gizi

Respon :

- Klien memakan nasi lunak yang diberikan

26 desember

2008

15.10

WIB

15.30

WIB

15.10

WIB

III - Berikan informasi kepada keluarga klien tentang

penyakit

Respon :

- Ibu klien dapat menjelaskan tentang penyakit

- Berikan suport mental kepada keluarga klien

Respon :

- Stres keluarga terhadap hospitalisasi berkurang

- Dorong keluarga klien untuk menyatakan takut atau

masalah

Respon :

- Cemas hilang

Page 12: ASKEP DBD

CATATAN PERKEMBANGAN

Nama Klien : Tn “ T ”

Umur : 32 Tahun

Tanggal DP Perkembangan

26-12-2008 I S : Ibu klien mengatakan suhu tubuh anaknya mulai turun

O :

- KU : Baik

- Tanda-tanda vital :

- RR : 20x/mnt

- Nadi : 96x/mnt

- Suhu : 37,6º C

A : Masalah teratasi

P : Intervesi dihentikan

27-12-2008 II S : Ibu klien mengatakan anaknya ada nafsu makan

O : Klien mampu menghabiskan porsi makan yang diberikan

A : Masalah teratasi

P : Intervensi dihentikan

28-12-2008 III S :

- Ibu klien tidak bertanya lagi tentang penyakit anaknya

- Ibu klien mengatakan mengerti dengan penjelasan perawat

O: Ekspresi wajah ibu klien tenang

A : Masalah teratasi

P : Intervensi dihentikan

Page 13: ASKEP DBD

DAFTAR PUSTAKA

Hendrayanto. 2004. Ilmu Penyakait Dalam : jilid 1. Jakarta : FKUI

M, Nursalam. 2005. Asuhan Keperawatan Bayi Dan Anak. Jakarta : Salemba Medik

Soegijarto, Soegeng. 2002. Ilmu Penyakit Anak (diagnosa dan penatalaksanaan). Jakarta

: Salemba Medik

Soegijarto, Soegeng. 2006. Demam Berdarah Dengue : edisi ke-2. Surabaya : Aerlangga

Widyastuti, Palupi. 2004. Pencegahan, Pengendalian Dengue Dan Demam Berdarah.

Jakarta : EGC