Click here to load reader

ASI Eksklusif Complete

  • View
    267

  • Download
    12

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Asi

Text of ASI Eksklusif Complete

  • Anatomi payudara struktur internalStruktur internal payudara terdiri dari kulit jaringan dibawah kulit korpus terdiri dari parenkim atau jaringan kelenjar dan stroma atau jaringan penunjang.

  • lanjutanParenkim merupakan struktur yang terdiri dari :saluran kelenjar: duktulus, duktus dan sinus laktiferus. Sinus laktiferus yaitu duktus yang melebar tempat ASI mengumpul (reservoir ASI), selanjutnya saluran mengecil dan bermuara pada puting. Ada 15 - 25 sinus laktiferus.alveoli yang terdiri dari set kelenjar yang memproduksi ASI

  • lanjutanTiap duktus bercabang menjadi duktulus, tiap duktulus bercabang menjadi alveolus yang semuanya merupakan satu kesatuan kelenjar. Duktus membentuk lobus sedangkan duktulus dan alveolus membentuk lobulus. Sinus duktus dan alveolus dilapisi epitel otot (myoepithel) yang dapat berkontraksi. Alveolus juga dikelilingi pembuluh darah yang membawa zat gizi kepada sel kelenjar untuk diproses sintesa menjadi ASIStroma terdiri dari : jaringan ikat, jaringan lemak, pembuluh darah syaraf dan lymfa.

  • 2. Struktur Externalputing dan areola yaitu bagian lebih hitam sekitar puting. pada areola terdapat beberapa kelenjar Montgomery yang mengeluarkan cairan untuk membuat puting lunak dan lentur.

  • Peran awal bidan dalam pemberian ASIYakinkan bahwa bayi memeperoleh makanan yang mencukupi dari payudara ibunyaBantulah ibu sedemikian rupa agar dapat menyusui bayinya sendiri

  • Dukungan Bidan bagi pemberian ASI1.biarkan bayi bersama ibunya segera sesudah lahir lakukan dalam 30 menit I membina hubungan/ikatan disamping pemberian ASI Bayi masuk masa tidur pulasMenyusui saat bayi terbangunPerawatan mata pada jam pertama sebelum atau sesudah bayi menyusui pertama kaliBayi akan merasa hangat dengan kontak skin to skin dengan ibunya

  • Ajarkan cara merawat payudara untuk mencegah masalah umum yang timbulTangan selalu bersihPuting payudara selalu bersihPayudara dibersihkan minimal sekali sehariTidak boleh mengoleskan krim, minyak, alkohol dan sabun pada putingnya

  • 3. Bantu ibu saat pertama kali menyusui Posisi yang benar saat menyusuiberbaring miring ibu lelah atau nyeri duduk beri topangan pada punggung tegak lurus terhadap pangkuannyaTanda bayi dengan posisi yang benar saat menyusui:Seluruh tubuhnya berdekatan dan terarah pada ibuMulut dan dagunya berdekatan dengan payudaraAreola tidak akan bisa terlihat dengan jelasBayi menghisap dan menelan denngan lamban dan dalambayi terlihat tenang dan senangTidak ada nyeri pada puting susu

  • 4. Bayi rawat gabung/rooming in Rawat gabung adalah suatu cara perawatan bbl yang ditempatkan dalam suatu ruangan disamping ibunya bila mungkin bersama ibunya (bed-sharing), sehingga setiap kali bayi memerlukan, ibunya dapat segera memberikan perhatian termasuk kebutuhan menyusui.

    Ibu dapat mengenali tanda-tanda bila bayinya lapar

  • 5. Berikan ASI sesering mungkin - minimal setiap 4 jam - bila tidur bangunkan bayi untuk menyusui6. Hanya berikan kolostrum dan ASI saja Semakin sering hisapan bayi semakin banyak produksi ASI7. Hindari susu botol dan dot kempeng bayi bingung puting

    Ibu PP ASI belum keluar. Ibu ingin berikan susu botol, air putih atau madu. A pa yang Anda sarankan ??

  • Fisiologi laktasiPada masa hamil, ukuran payudara bertambah besar karena:proliferasi sel duktus laktiferus dan sel kelenjar pembuat ASI. pengaruh hormon yang dibuat placenta yaitu laktogen, prolaktin koriogonadotropin, estrogen dan progesteron. bertambahnya pembuluh darah.lima bulan mulai keluar cairan yang disebut kolostrum karena pengaruh hormon laktogen dari plasenta dan hormon prolaktin dari kelenjar hipofise. Produksi cairan tidak berlebihan karena meski selama hamil kadar prolaktin cukup tinggi terlepasnya plasenta, kadar estrogen dan progesteron menurun, sedangkan prolaktin tetap tinggi.

  • Volume ASIHari I : 10-100 cc konstan hari 10-14Konsumsi 700-800 perharivolume dipengaruhi oleh status gisi ibu.Volume ASI 6 bulan I: 500-700 cc6 bulan kedua 400-600 ccTahun kedua: 300-500 cc

  • reflek prolaktin

  • mekanisme reflek prolaktinrangsangan isapan bayi melalui serabut saraf akan memacu hypophise anterior untuk mengeluarkan hormon prolaktin kedalam aliran darah.prolaktin memacu sel kelenjar untuk sekresi ASI.makin sering isapan bayi makin banyak produksi ASI karena banyak prolaktin yang dilepas dari hypophise begitupun sebaliknya yang disebut dengan mekanisme supply and demand

  • reflek oksitosin

  • Reflek oksitosin/Let Down ReflekRangsangan isapan bayi melalui serabut saraf memacu hypophise posterior untuk melepaskan hormon oksitosin dalam darah. Oksitosin memacu sel-sel myoepithel yang mengelilingi alveoli dan duktuli untuk berkontraksi, sehingga mengalirkan ASI dari alveoli ke duktuli menuju sinus dan puting.Menyusui sering penting untuk pengosongan payudara agar tidak terjadi engorgement tetapi justru memperlancar pengaliran ASI

  • Faktor yang mempengaruhi reflek oksitosinMenghambat reflek oksitosin: rasa khawatir rasa sakit kurang percaya diriMembantu reflek oksitosin:suara bayimelihat bayirangsangan puting susu

  • Tanda reflek oksitosinTingling pada mamaeASI keluar bila ibu mendengar tangisan atau melihat bayiASI menetes pada payudara yang lain bila bayi menetekRasa sakit pada kontraksi uterus saat menyusui bayinyaIsapan pelan dan dalam serta menelan menunjukkan ASI mengalir kedalam mulut bayi.

  • Sistim Autokrindidalam ASI ada zat yang dapat menurunkan atau menghambat produksi ASI. Bila ASI masih tertinggal banyak dalam kelenjar payudara zat penghambat tersebut menghentikan sekresi ASI oleh sel kelenjar. Ini membantu melindungi payudara supaya tidak terlalu penuh, misalnya bila bayi meninggal. Bila ASI dikeluarkan dengan memerah atau isapan bayi maka zat penghambat tersebut keluar dan terjadilah produksi ASI.

  • Reflek pada bayi Refleks mencari puting (rooting reflex) Bila pipi bayi disentuh, ia akan menoleh kearah sentuhan. Bila bibir bayi disentuh ia akan membuka mulut dan berusaha untuk mencari puting untuk menetek. Lidah keluar dan melengkung menangkap puting dan areola.Refleks menghisap (suckling reflex) Refleks terjadi karena rangsangan puting pada palatum durum bayi bila areola masuk ke dalam mulut bayi. Areola dan puting tertekan gusi, lidah dan langit-langit, sehingga menekan sinus laktiferus yang berada dibawah areola. Selanjutnya terjadi gerakan peristaltik yang mengalirkan ASI keluar/ kemulut bayi.Refleks menelan (swallowing reflex)

  • Reflek menelan ( swallowing reflek ) Reflek mencari

    Refleks menghisap

    Refleks menelan

    Ketrampilan:Ibu belajar meletakkan dan melekatkan bayiBayi belajar menyusu

  • Jawablah pertanyaan dibawah ini !Apa yang terjadi bila bayi diberi makanan tambahan, tidak disusui atau dengan aturan menyusui yanng kaku ? apa yang anda lakukan bila ibu tidak mau memberikan kolostrum pada bayinya berdasar reflek laktasi apa tanda sudah terjadi pelepasa ASI ? apa yan dinilai pada ibu nifas yang mempunyai masalah lpelepasan ASI ?

  • Manfaat pemberian ASIAspek giziManfaat kolostrum mengandung zat kekebakan (Ig A ) jumlah bervariasi tergantung hisapan bayi protein dan vit A tinggi Lemak dan karbohidrat rendah membantu pengeluaran mekoneumMudah dicerna, mengandung zat gizi, mengandung Whei & Casein (65:35) sehingga lebih mudah diserapMengandung taurine, DHA dan AA

  • Aspek ImonologikAsi bebas dari kontaminasiMengandung Ig AMengandung laktoferinMengandung lysosimMengandung sel darah putih yaitu BALT, MALT, GALTMengandung faktor bifidus

  • Aspek psikologis1.Rasa percaya diri ibu untuk menyusui pengaruh emosi, kemauan dan kasih sayang.2.Hubungan interaksi ibu dan bayi terjadi dalam 30 menit pertama3.Pengaruh kontak langsung ibu dan bayi skin to skin kontak memberikan kepuasan ibu dan bayi

  • Aspek kecerdasanInteraksi ibu dan bayi serta gizi memepengaruhi kecerdasanEvidence based: IQ 4.3 > usia 18 bulan, 4-6 usia 8.5 tahunAspek neurologisKoordinasi saraf menghisap, menelan dan bernapas menjadi lebih sempurnaAspek ekonomis hemat, irit, ekonomis sedia setiap saat

  • Aspek Penundaan Kehamilan

    dapat menunda haid dan kehamilanmetode amenorrhea laktasiKriteria MAL:Tidak haidMenyusui ekslusifUmur bayi kurang dari 6 bulan

  • bahaya pemberian susu botoldiare batuk berulangPilekalergiRuam kulitsakit perut asthmaSembelitmuntah

  • Kerugian pemberian susu botolBotol susu sulit dibersihkan dan mudah tercemar bakteriTidak mengandung zat kekebalanMahalPerlu peralatan banyakResiko besar terjadi alergi

  • Komposisi ASI Kolostrum Asi hari 1-3 ASI masa transisi ASI hari ke 4-10ASI mature ASI hari 10- seterusnya

  • Manfaat kolostromSebagai pembersih selaput usus bayi yang baru alhir sehingga saluran pencernaan siap untuk menerima makananMengandung kadar protein yang tinggi terutama gama globulinMemberikan daya perlindungan tubuh terhadap infeksiMengandung antibody ampai 6 bulan

  • Komposisi kandunganASI

    kandunganKolostrumtransisiASI MatureEnergi(kg kla)Laktosa(gr/100 ml)Lemak(gr/100ml)Protein(gr/100mlMineral(gr/100ml)Immunoglobulin:IG A( mg/100ml)IG G ( mg/100ml) IG M ( mg/100ml) Lisosim(mg/100ml)Laktoferin57.06.52.91.1950.3

    335.95.917.114.2-16.4420-52063.06.73.60.9650.3

    -----65.07.03.81.3240.2

    119.62.92.924.3-27.5250-270

  • Hal yang mempengaruhi produksi ASIAsupan makanan dan gisi ibu 1. cukup kalori, protein, lemak, vitamin dan mineral 2. minum 8-12 gelas sehari 3. hindari makanan merangsang, membuat kembung dan makanan yang banyak mengandung gula dan lemak

  • Ketenangan jiwa dan pikiran ingat adanya reflek pada masa laktasi

    Penggunaan alat kontrasepsi kontrasepsi mempengaruhi jumlah produksi ASI yang dikeluarkan dari kelenjar.

  • Upaya memperbanyak ASIMasa KehamilanSaat segera setelah bayi lahirMasa neonatusMasa post neonatal

  • Masa antenatalInformasi, komunikasi dan edukasiMeyakinkan ibu hamil agar ibu mau dan mampu menyusui bayinnyaMelakukan pemeriksaan kesehatan, kehamilan dan payudara. Pantau kenaikan berat badan ibu hamil selama kehamilan.Perhatikan kecukupan gizi Menciptakan suasana keluarga yang menyenangkan.

  • Saat segera setelah bayi lahirDalam waktu 30 menit setelah melahirkan, ibu dibantu dan dimotivasi agar mulai kontak dengan bayi (skin to skin contact) dan mulai menyusui bayi. Karena saat ini bayi dalam keadaan paling peka terhadap rangsangan, selanjutnya bayi akan mencari payudara ibu secara naluriahMembantu kontak langsung ibu-bayi sedini mungkin untuk memberikan rasa aman dan kehangatan.

  • Masa neonatusASI Eksklusif Ibu selalu dekat dengan bayi atau di rawat gabungMenyusui tanpa dijadwal atau setiap kali bayi meminta (on demand)Melaksanakan cara menyusui (meletakkan dan melekatkan) yang baik dan benarBila bayi terpaksa dipisah dari ibu karena indikasi medik, bayi harus tetap mendapat ASI dengan cara memerah ASI untuk mempertahankan agar produksi ASI tetap lancarIbu nifas diberi kapsul Vitamin A dosis tinggi (200.000 SI) dalam waktu kurang dari 30 hari setelah melahirkan

  • Masa post neonatalASI ekslusifMemperhatikan kecukupan gizi dalam makanan ibu menyusui sehari-hari. Cukup istirahat menjaga ketenangan pikiran menghindarkan kelelahan fisik yang berlebihan agar produksi ASI tidak terhambat.Pengertian dan dukungan keluarga Mengatasi bila ada masalah menyusui Memperhatikan kecukupan gizi makanan bayi, terutama setelah bayi berumur 4 bulan

  • Meletakkan dan melekatkan bayiMeletakkan bayi: bayi dekat dan menghadap perut ibu, perut bayi menempel ke perut ibu, telinga bayi segaris dengan lenganMelekatkan bayi mulut bayi terbuka lebar, bibir melengkung keluar, dagu menempel pada payudara, sebagian areola tak kelihatan, pipi tidak cekung, irama menghisap dalam

  • Salah dalam perlekatan dan meletakkanNyeri dan puting lecetHisapan bayi tidak efektif menyebabkan payudara bengkak, pengaliran ASI tidak optimal, produksi ASI menjadi berkurang Bayi rewelBayi tidak puas menyusu

  • Gambar posisi perlekatan

  • Menyendawakan bayiLetakkan bayi tegak lurus pada bahu dan perlahan diusap pinggung bayi sampai bersendawa. Bila bayi tertidur baringkan miring kanan atau tengkurap. Udara akan keluar dengan sendirinya.

  • lanjutanMenyendawakan bayi dengan cara bayi diletakkan secara tengkurap dalam pangkuan ibunya dan ditepuk-tepuk halus pada punggung bayi sampai bersendawa

  • Tanda bayi cukup ASIMenimbang pertambahan berat badan bayi setiap bulannyaMenimbang BB bayi sebelum dan setelah bayi ditetekiBayi tampak puas menyusuBayi tidur nyenyak setelah menyusuIbu merasakn perubahan ketegangan pada payudara setelah menyusuiIbu merasakan aliran ASI yang deras saat menyusui

  • Kebutuhan ASI bayi

    Usia BayiKebutuhan perhariMinggu IMinggu 2-3Minggu 4-7Minggu 8-12Minggu 12-24100-450 ml450-600 ml600-650 ml650-750 ml750-850 ml

  • Kenaikan Berat badan bayi perbulan

    Usia BayiKenaikan BB rata-rata/bulan1-3 bulan 4-6 bulan7-9 bulan10-12 bulan700-1000 gram500-600 gram350-450 gram250-350 gram

  • ASI ekslusifAdalah pemberian ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa pemberian makanan dan minuman lainSampai 6 bulan zat gizi dalam ASI dapat memenuhi kebutuhan bayi.Setelah 6 bulan dapat diberikan makanan tambahan secara bertahap

  • Pemberian Makanan tambahantujuan pemberian makanan tambahan:Melengkapi zat gizi yang sudah mulai berkurangMengembangkan kemampuan bayi untuk menerima berbagai macam makanan dalam berbagai bentuk dan rasaMengembangkan kemampuan bayi untuk mengunyah dan menelanMencoba adaptasi terhadap makanan yang mengandung kadar energi yang tinggi

  • Tahap pemberian Makanan tambahanBerikan bertahap dari bentuk encer kebentuk yang lebih kental secara berangsur-angsurMakanan dikenalkan satu persatu sampai bayi dapat menerimanyaMakanan yang dapat menyebabkan alergi diberikan paling akhirTidak memaksa dalam memberikan makanan sebaiknya diberikan waktu bayi sudah merasa lapar

  • Pola pemberian makanan pada bayi0-6 bulan: ASI saja6-8 bulan : ASI, buah, bubur susu8-10 bulan: ASI,buah, bubur susu, tim halus10-12 bulan: ASI, buah, nasi tim/ makanan keluarga12-24 bulan ASI, Buah, Nasi tim/mkann klg, makanan kecil

  • Pemberian susu formulaIndikasi:Ibu meninggal saat bayi lahir atau masih menetekASI tidak keluar/ tidak mencukupi kebutuhan bayiIbu mengalami sakit berat sehingga tidak dapat menyusuiHarus diperhatikan:Susu formula cocok untuk bayinyaIbu mengetahui cara menyiapkan dan cara memberikan susu formulaIbu mengetahui cara membersihkan dan cara mensterilkan alat-alat yang digunakanTersedia cukup air bersih

  • Menghentikan pemberian ASIFaktor yang perlu diperhatikan tidak mendadak berhenti menyusu berarti putusnya kaish sayang bayi dengan ibunyaMudah infeksi karena pemberian makanan dan susu formula penyapihan terlalu awal dapat mempengaruhi pertumbuhan bayiWaktu penyapihan tidak ada batasan. Sebaiknya 2 tahun

  • Cara menyusui yang baik dan benarPosisi badan ibu dan badan bayiIbu harus duduk atau berbaring dengan santaiPegang bayi pada belakang bahunya, tidak pada dasar kepalaPutar seluruh badan bayi sehingga menghadap ke ibuRapatkan dada bayi dengan dada ibu atau bagian bawah payudara ibuTempelkan dagu bayi pada payudara ibuDengan posisi seperti ini maka telinga bayi akan berada dalam satu garis dengan leher dan lengan bayiJauhkan hidung bayi dari payudara ibu dengan cara menekan pantat bayi dengan lengan ibu bagian dalam

  • Posisi mulut bayi dan puting susu ibuPayudara dipegang dengan ibu jari diatas jari yang lain menopang dibawah (bentuk C) atau dengan menjepit payudara dengan jari telunjuk dan jari tengah (bentuk gunting), dibelakang areola (kalang payudara)Bayi diberi rangsangan agar membuka mulut (rooting reflex) dengan cara : - Menyentuh pipi dengan puting susu - menyentuh sisi mulut puting susu

  • lanjutanTunggu sampai bayi bereaksi dengan membuka mulutnya lebar dan lidah kebawahDengan cepat dekatkan bayi ke payudara ibu dengan cara menekan bahu betakang bayi bukan bagian belakang kepalaPosisikan puting susu diatas bibir atas bayi dan berhadap-hadapan dengan hidung bayiKemudian masukkan puting susu ibu menelusuri langit-langit mulut bayiUsahakan sebagian besar areola (kalang payudara) masuk kemulut bayi, sehingga puting susu berada diantara pertemuan langit-langit yang keras (palatum durum) dan langit-langit yang lunak (palatum molle)

  • Lidah bayi akan menekan dinding bawah payudara dengan gerakan memerah sehingga ASI akan keluar dari sinus lactiferous yang terletak dibawah kalang payudaraSetelah bayi menyusu atau menghisap payudara dengan baik, payudara tidak perlu dipegang atau disangga lagiBeberapa ibu sering meletakkan jarinya pada payudara dengan hidung bayi dengan maksud untuk memudahkan bayi bernafas. Hal ini tidak perlu karena hidung bayi telah dijauhkan dari payudara dengan cara menekan pantat bayi dengan lengan ibu Dianjurkan tangan ibu yang bebas dipergunakan untuk mengelus-elus bayi

  • tanda-tanda posisi menyusui yang benarTubuh bagian depan bayi menempel pada tubuh ibuDagu bayi menempel pada payudara ibuDada bayi menempel pada dada ibu yang berada di dasar payudara (payudara bagian bawah) Telinga bayi berada dalam satu garis dengan leher dan lenganMulut bayi terbuka lebar dengan bibir bawah yang terbukaSebagian besar areola tidak tampakBayi mengisap dalam dan periahanBayi puas dan tenang pada akhir menyusuTerkadang terdengar suara bayi menelanPuting susu tidak terasa sakit atau lecet

  • posisi menyusui yang salah

    Mulut tidak terbuka lebar, dagu tidak menempel pada payudara Dada bayi tidak menempel pada dada ibu, sehingga leher bayi terputarSebagian besar daerah areola masih teriihatBayi mengisap sebentar-sebentarBayi tetap gelisah pada akhir menyusuKadang-kadang bayi minum berjam-jamPuting susu ibu lecet dan sakit

  • Cara menyimpan ASI udara kamar/ luar akan tahan 6-8 jam pada suhu 26C atau lebih rendahtermos berisi es batu tahan 24 jamlemari es di tempat buah dibagian paling dalam dimana tempat yang terdingin tahan 2 - 3 x 24 jam (4C atau lebih rendah)freezer yakni lemari es dengan satu pintu,tahan 2 minggufreezer yang mempunyai pintu terpisah sendiri, tahan 3 bulandeep freezer (- 18C atau lebih rendah) akan tahan selama 6 -12 bulanSebelum diminumkan dengan sendok atau gelas plastik, ASI dapat dihangatkan didalam mangkok berisi air hangat. Jangan dihangatkan di atas api karena beberapa zat kekebalan dan enzim dapat berkurang.

  • Masalah dalam pemberian ASIPuting Susu Datar atau Terbenam - dirawat sejak kehamilan timester III bila tidak ada riwayat prematuritas teknik dengan gerakan Hoffman - masa nifas susui bayi segera setelah lahir, on demand, massage payudara, mengeluarkan ASI manual, menggunakan pompa yang efektif untuk mengeluarkan puting yang masuk

  • Puting susu nyeriPastikan posisi menyusui sudah benarMulailah menyusui pada puting susu yang tidak sakit, gunamembantu mengurangi sakit pada puting susu yang sakitSegera setelah minum, keluarkan sedikit ASI, oleskan diputing susu dan biarkan payudara terbuka untuk beberapa waktu sampai puting susu keringJangan membersihkan puting susu dengan sabunHindarkan puting susu menjadi lembab

  • Puting susu lecetPenyebab: 1. posisi menyusui yang salah 2. thrush (candidiasis) atau dermatitis.

  • PenangananCari penyebab puting lecet Obati penyebab puting lecet Kerjakan semua cara-cara menangani puting susu nyeriBila sangat menyakitkan, berhenti menyusui sementaraKeluarkan ASI dari payudara yang sakit dengan tangan (jangan dengan pompa ASI) untuk tetap mempertahankan kelancaran pembentukan ASIBerikan ASI perah dengan sendok atau gelas ianqan dengan dotSetelah terasa membaik, mulai menyusui kembali mula- mula dengan waktu yang lebih singkat Bila lecet tidak sembuh dalam 1 minggu, rujuk ke Puskesmas

  • 4. Payudara bengkakPenyebab payudara bengkak :Posisi mulut bayi dan puting susu ibu yang salahProduksi ASI berlebihTerlambat menyusuiPengeluaran ASI yang jarangWaktu menyusui yang terbatas

  • Cara mengatasinya :Susui bayinya semau dia sesering mungkin tanpa jadwal dan tanpa batas waktuBila bayi sukar mengisap, keluarkan ASI dengan bantuan tangan atau pompa ASI yang effektifSebelum menyusui untuk merangsang reflex oksitosin dapat dilakukan : kompres hangat untuk mengurangi rasa sakit, massage payudara, massage leher dan punggungSetelah menyusui, kompres air dingin untuk mengurangi oedema

  • Budaya yang mendukung ASIKebiasaan minum jamuKepercayan minum wejahanMencuci payudara setelah bepergianASI tidak boleh dibuang percumaTidak memisahkan bayi dari ibunya

    Budaya yang merugikan dalam pemberian ASI: kolostrum dibuang ASI diseling dengan susu atau makanan tambahanPantang makanan pada masa nifasmerokok

  • Faktor yang mempengaruhi keberhasilan menyusuiCara menyusui yang benarMasalah yang terjadi pada masa menyusuiCara pengeluaran ASIAdanya budaya pada masa menyusuiKondisi Ibu dan bayi

  • Kondisi ibu Sectio caesarianIbu sedang sakitKesundulanAktivitas sehari-hari yang penuhDukungan keluarga dan masyarakat

    Kondisi Bayi:Bayi sakitBayi kembarBayi prematur

  • 10 langkah menuju keberhasilan menyusuiMemiliki kebijakan tertulis tentang menyusuiMelatih semua petugas dengan ketrampilanInformasi kepada ibu hamilMebantu ibu menyusukan bayinya dalam 30menit setelah lahirMembantu ibu cara menysuui yang benarTidak memberikan makanan selain ASIRawat gabungMemberikan ASI on demandTidak memberikan dot atau kempengMembentuk kelompok pendukung ASI

  • Cara memerah ASI

  • Football position