nbsp; Web viewSecara sederhana tipografi memiliki pengertian sebagai ilmu tentang huruf. Tipografi adalah rangkaian huruf dalam sebuah kata atau kalimat yang ... Counter: lubang

  • View
    224

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of nbsp; Web viewSecara sederhana tipografi memiliki pengertian sebagai ilmu tentang huruf. Tipografi...

28

DESAIN GRAFIS | COREL DRAW GRAPHIC SUIT

ARI SUHARTANTO SMKN 1 GEGER

http://aritapi.wordpress.com

Chapter 1

Pengenalan Basic Drawing Tools

CorelDRAW ?

CorelDRAW adalah sebuah drawing software yang serbaguna dan dimanfaatkan oleh para desainer dari berbagai aliran: seni murni, desain logo, desain ikon dan karakter, desain poster, brosur, kartu nama, cover buku dan sebagainya. Digemari oleh desainer cetak karena memiliki palet warna yang mendekati warna yang dihasilkan oleh mesin cetak. Pertama kali muncul pada tahun 1987, versi terakhir yang dirilis adalah X6 (16) pada Februari 2012.

Drawing dan Painting, Apa Bedanya?

Painting berarti bahwa ketika anda menambahkan sesuatu apakah itu titik, garis, bangun, coretan dan sebagainya ke atas bidang gambar, anda mengubah warna bidang gambar tersebut, sehingga coretan yang anda buat tidak dapat digeser atau diubah kecuali dihapus. Pada painting, manipulasi individual terhadap coretan dicapai dengan sistem layering. Ukuran file citra hasil painting akan membesar seiring dengan ukuran bidang gambar dan jumlah layernya.

Drawing berarti bahwa apa yang anda tambahkan ke bidang gambar sebenarnya adalah sebuah objek, apapun yang pernah anda lihat berada di atas bidang gambar, baik itu titik, garis, bangun, citra (image), teks dan lain-lain, yang meskipun seolah-olah membentuk sebuah kesatuan komposisi, sebenarnya adalah entitas-entitas terpisah yang saling bebas satu sama lain. ukuran file gambar hasil drawing tergantung pada banyaknya objek di dalamnya sehingga perlu rendering (proses penggambaran) setiap kali kita ingin melihat hasilnya.

Project 1 : Card Name

Langkah-langkah pengerjaan pembuatan kartu nama:

1. Buka CorelDRAW > New > ubah satuan unit menjadi centimeter.

2. Menggunakan Rectangle Tool buat ukuran 9 x 5,5 cm (salah satu ukuran standart kartu nama)

3. Pada propertis Corner Roundness ganti 0 menjadi 5 yang bertujuan agar sisi pojok pada kotak agar lebih melengkung.

4. Klik Fill Tool - Pilih Fountain Fill Dialog (memberikan warna gradient pada objek). Setelah itu muncul panel sebagai berikut:

Ganti beberapa propertis yang diberi tanda diatas :

- Type : Gradient

- Angle : -90

- From : Blue

- To : Cyan

- Tekan tombol OK

5. Butlah persegi panjang (kotak dengan garis kuning) dengan menggunakan BEZIER TOOL Sehingga membentuk objek seperti gambar dibawah ini:

6. Klil Pada SHAPE TOOL kemudian Blok Objek (1) > KLIK KANAN > TO CURVE (agar garis tersebut dapat dilengkungkan).

7. Tarik Garis Lurus tersebut hingga melengkung sesuai dengan keinginan anda.

8. Beri warna pada objek tersebut sesuai keingginan anda, Pilih INTERACTIVE TRANSPARENCY TOOL untuk memberikan efek transparan pada objek (1)

9. Klik pada Objek 1 kemudian Tarik Garis hingga membentuk transparansi objek seperti dibawah ini:

10. Kemudian buat 2 garis Lurus menggunakan BEZIER TOOL seperti gambar dibawah dan ulang efek seperti langkah di atas:

11. Apabila anda ingin mengatur ketebalan garis maka ubah width pen sesuai yang anda butuhkan

12. Terakhir tambahkan komponen pendukung Text sesuai dengan apa yang ingin anda isikan dalam kartu nama tersebut

13. Hasil akhir dari project card name adalah seperti gambar dibawah ini:

Chapter 2

Teknik Shaping

Teknik Shaping

Teknik Shaping adalah teknik untuk menggabungkan 2 object atau lebih. Proses shaping yang paling sering digunakan:

1. Weld: untuk menggabungkan dua bangun menjadi satu kesatuan

2. Trim: untuk memotong suatu object gambar dengan menggunakan object gambar lainnya

3. Simplify: Objek depan memotong objek didepannya, sedangkan object pemotong tetap utuh

4. Front Minus Back: Objek posisi depan akan terpotong oleh objek yang terletak dibelakangnya, dan objek pemotong akan menghilang

5. Back Minus Front: Objek depan akan memotong objek yang terletak dibelakangnya dan objek pemotong akan hilang

6. Intersect: membuat bangun baru dari perpotongan kedua bangun atau lebih / irisan bangun

Project 2 : Flash Disk

1. Buka Program CorelDRAW > Pilih New

2. Buat 2 Buah lingkaran dan 1 Kotak pada kertas kerja CorelDRAW, seperti gambar dibawa ini:

3. Kemudian gabungkan ke-2 object tersebut seperti berikut

4. Tekan CTRL + A untuk menyeleksi semua object > klik Weld > klik Fill > Fountain Fill > kemudian atur seperti berikut:

5. Hasilnya menjadi

6. Kemudian duplikat object > Copy (Ctrl+C) > beri warna putih > klik Outline > pilih None untuk menghilangkan garis border object > gunakan Interactive Transparency Tool untuk mengatur warna > Hasilnya akan sepeti ini:

7. Kemudian Kemudian Tekan [CTRL] + [A] dan [CTRL] + [G] untuk Group

8. Langkah selanjutnya adalah melakukan proses Shaping > Duplikat object tersebut (Ctrl+C) > buat object kotak, letakkan di object Flash Disk (1) >seleksi keduanya > klik Trim, Lakukan dengan langkah yang sama untuk object Flash Disk (2) seperti gambar dibawah ini:

(1) (2)

9. Kemudian klik object kotak > tekan Delete untuk menghapus object kotak bantuan Trim, maka hasilnya seperti berikut:

10. Kemudian sejajarkan posisi kedua object > beri komponen pendukung berupa object kotak sehingga bentuknya menyerupai Flash Disk, perhatikan gambar dibawah ini:

11. Tambahkan Aksesoris tali, Teks pendukung sesuai kreatifitas dan imajinasi anda, perhatikan hasil Akhir berikut ini:

Chapter 3

Typography

Pengertian Tipografi

Secara sederhana tipografi memiliki pengertian sebagai ilmu tentang huruf. Tipografi adalah rangkaian huruf dalam sebuah kata atau kalimat yang memberikan makna dengan mengacu pada sebuah obyek atau ide sehingga memiliki kemampuan menyuarakan suatu kesan visual yag mempunyai perpaduan nilai fungsional dan nilai estetik.

Anatomi Huruf

(10) (6) (1)

(Typography) (2)

(9) (8) (7) (5) (4) (3)

Keterangan:

1. Caps: huruf besar

2. Lower Case: huruf kecil

3. Cap Height: tinggi huruf besar

4. Base line: garis batas maya horizontal

5. Descender: tongkat bawah

6. Counter: lubang putih.

7. Serif: kaitan

8. X-height: tinggi huruf kecil

9. Type Size: ukuran huruf

10. Ascender: tongkat atas

Klasifikasi Huruf

a. Berdasarkan Style/Gaya

1. Serif

Biasa disebut sirip, yaitu tipe huruf yang memiliki kelebihan pada garis dasarnya.

Contoh: Courier New, Century, Dolphin

2. Sans Serif

Tipe huruf tanpa sirip, yaitu tidak memiliki kelebihan pada garis dasarnya

Contoh: Futura, Bauhaus, Zurich

3. Script

Karakteristiknya meniru tulisan tangan

Contoh: Script, Stacato 222, Vladimir

b. Berdasarkan Fungsi

1. Display Teks

Ukuran huruf lebih besar atau sama dengan 14 point

Digunakan sebagai judul dan tidak menciptakan paragraph

Memiliki potensi yang kuat untuk menarik perhatian mata

2. Paragraph Teks

Ukuran huruf kurang atau sama dengan 12 point

Digunakan untuk menuliskan penjabaran judul, susunan huruf membentuk paragraph

Menjelaskan display lines.

Tipografi Digital

Teknologi komputer memberikan solusi yang lebih bersifat teknis bagi perkembangan dunia tipografi. Konsep tipografi digital adalah teknik skala (scaling), dimana huruf dapat dengan mudah diperbesar dan diperkecil pada layar monitor dan menghasilkan kualitas ketajaman yang sempurna

Ketepatan Desain Huruf

Faktor-faktor yang harus diperhatikan desainer guna mendapatkan susunan desain yang tepat adalah:

Memperhatikan makna dari sebuah naskah

Alasan yang tepat mengapa naskah tersebut harus dibaca

Siapa yang akan membacanya

Pemilihan jenis huruf menentukan kenyamanan pembaca menerima pesan.

Project 3 : Chairil Anwar

Langkah-langkah pengerjaan project 2 adalah sebagai berikut:

1. Buka CorelDRAW > buat dokumen baru

2. Import file gambar Chairil_Anwar.jpg

3. Kemudian klik Bitmaps > Convert to Bitmaps > Color mode : Black and White (1 bit)

4. Kemudian Klik kanan pada image tadi, lalu pilih Trace Bitmap > Line Art.

5. Perhatikan yang saya tandai biru diatas, Pada Trace Control, sesuaikan dengan kehendak anda > kolom Color, ubah color modenya menjadi Black and White > Pada kolom Option, cek remove background > klik OK.

6. Pindahkan image traced > Ungroup image Traced(hasil Trace) > lalu warnai dengan warna biru, satu-satu agar nanti kita bisa me-Weldkan mana yang seharusnya di Weld dan mana yang tidak.

7. Maka hasilnya adalah sebagai berikut, dimana image traced diberi warna biru

8. Klik Bagian lain yang belum terwarnai biru atau masih berwarna hitam, kemudian tekan Shift > Tahan dan klik yang berwarna biru > lalu klik Weld

9. Jika anda benar maka warna hitam tadi akan berubah menjadi biru seperti warna biru yang di pakai tadi.

10. Setelah itu, kita benahi image ini agar tepiannya halus, kita gunakan Shape Tool (F10)

11. Duplicate / Copy image tersebut menjadi dua, kemudian kita tutup bagian putih pada image copy, dengan menggunakan Bezier Tool , seperti gambar dibawah ini

12. Perhatikan Garis Hitam, berada dalam object berwarna biru, karena memang harus bersinggungan, kemudian klik object yang kita buat dengan bezier tool ini kemudian tekan Shift tahan dan Klik di object berwarna biru, lalu klik Weld maka akan jadi seperti gambar dibawah ini ( gambar merah adalah hasilnya)